en
Feedback
Phillip Sekuritas Indonesia Research

Phillip Sekuritas Indonesia Research

Open in Telegram

PSI Research Official Account - Disclaimer On http://bit.ly/DisclaimerPSI

Show more

📈 Analytical overview of Telegram channel Phillip Sekuritas Indonesia Research

Channel Phillip Sekuritas Indonesia Research (@research_psi) in the Indonesian language segment is an active participant. Currently, the community unites 12 574 subscribers, ranking 9 489 in the Economy & Finance category and 5 347 in the Indonesia region.

📊 Audience metrics and dynamics

Since its creation on невідомо, the project has demonstrated rapid growth, gathering an audience of 12 574 subscribers.

According to the latest data from 06 September, 2026, the channel demonstrates stable activity. Although there has been a change in the number of participants by -12 over the last 30 days and by 4 over the last 24 hours, overall reach remains high.

  • Verification status: Verified (Officially confirmed by Telegram)
  • Engagement rate (ER): The average audience engagement rate is 6.90%. Within the first 24 hours after publication, content typically collects 5.04% reactions from the total number of subscribers.
  • Post reach: On average, each post receives 868 views. Within the first day, a publication typically gains 634 views.
  • Reactions and interaction: The audience actively supports content: the average number of reactions per post is 1.
  • Thematic interests: Content is focused on key topics such as iran, y/y, senjata, idr, saham.

📝 Description and content policy

The author describes the resource as a platform for expressing subjective opinions:
PSI Research Official Account - Disclaimer On http://bit.ly/DisclaimerPSI

Thanks to the high frequency of updates (latest data received on 07 September, 2026), the channel maintains relevance and a high level of publication reach. Analytics show that the audience actively interacts with content, making it an important point of influence in the Economy & Finance category.

12 574
Subscribers
+424 hours
+47 days
-1230 days
Posts Archive
PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk - SIDO.IJ Earnings Hit by Herbal Normalisation SIDO's 1H26 revenue fell 19.8% YoY to IDR 1.47 trillion, representing 40.4% of our FY26F projection. 2Q26 revenue was IDR 826.2 billion, up 29% QoQ, due to the four-month normalisation of Tolak Angin distributor inventories. We reiterate our Buy rating with a target price of IDR 420 per share, corresponding to 18.0% potential upside and implying an FY26F P/E of 13.6x and FY26F P/BV of 3.8x. Our investment highlights are: 1) market leadership in the herbal cold- symptoms product category, with a 71% market share; and 2) promising growth in exports. Key risks to our recommendation include weaker consumer demand. Full Report: https://www.poems.co.id/research/CF/090726.pdf Equity Analyst Helen | helen@phillip.co.id ======================================================== Talk to Us. Talk to Phillip. Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900 www.poems.co.id

Phillip Sekuritas Indonesia JCI Indication (September 7, 2026) Bearish Support: 6,470; Resistance: 6,850 Indeks saham di Asia Senin pagi (7/9) dibuka menguat meskipun indeks saham utama di Wall Street akhir pekan lalu ditutup turun, tertekan oleh data pasar tenaga kerja AS yang keluar lebih baik dari ekspektasi sehingga memperkuat spekulasi bahwa bank sentral AS (Federal Reserve) terpaksa menaikkan suku bunga acuan bulan ini. Data Non-Farm Payrolls (NFP) memperlihatkan bahwa ekonomi AS mencatat pertumbuhan pesat dalam perekrutan tenaga kerja di bulan Agustus, bangkit dari kelesuan pertumbuhan lapangan kerja selama musim panas, sementara tingkat pengangguran tetap tidak berubah. Menurut data NFP, ekonomi AS menambah 162,000 pekerja bulan lalu, terbesar dalam lia bulan terakhir setelah hanya menambah 23,000 pekerja di bulan Juli dan jauh laebih baik dari penambahan 56,000 pekerja yang diekspektasikan oleh pasar. Tingkat Pengangguran tidaj berubah atau bertahan di 4.1%, sesuai dengan ekspeltasi pasar Rata-rata Upah Per Jam (Average Hourly Earnings) naik 0.3% M/M menjadi USD37.75 di bulan Agustus menyusul kenaikan 0.2% M/M di bulan sebelumnya dan sesuai dengan ekspektasi pasar. Secara tahunan (Y/Y). Average Hourly Earnings naik 3.1%, terkecil sejak bulan Nei 2021 setelah tumbuh 3.1% di bulan sebelumnya dan sedikit di atas ramalan pasar yang tumbuh 3.0%. Investor di pasar kontrak berjangka (Futures) dan di pasar obligasi kini menatap kemunginan kenaikan suku bunga yang lebih besar. Pasar Futures saat ini memperkirakan adanya 59.4% peluang bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps pada pertemuan tanggal 16 September yang akan datang, naik dari 49.4% sebelum data NFP dirilis. Pasar Futures juga melihat adanya 44% peluang untuk Federal Reserve kembali menaikkan suku bunga sebelum akhir tahun. Di pasar obligasi, imbal hasil (yield) surat utang Pemerintah AS (US Treasury note) bertenor 2 tahun yang pergerakannya sangat sensitif terhadap ekspektasi pergerakan suku bunga acuan dalam jangka pendek, naik lebih dari 4 bps menjadi 4.37%, tertinggi sejak bulan Januari 2025. Sementara itu, yield US Treasury note bertenor 10 tahun, acuan utama bagi suku bunga KPR, Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), dan Kartu Kredit, naik lebih dari 2 bps menjadi 4,78%. News PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 24% menjadi USD 174.18 juta di semester I 2026. PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) telah melakukan Private Placement dengan menerbitkan 640 juta lembar saham baru. PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) mencatatkan pembengkakan rugi usaha sebesar 67.20% menjadi IDR 16.95 miliar di semester I 2026. Technical Recommendations (Swing Trading) CLEO (Sharia) Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bearish Trading Buy : 418 Target Price 1 : 446 (+6.70%) Target Price 2 : 470 (+12.44%) Stop Loss : 392 (-6.22%) RLCO Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 4620 Target Price 1 : 4930 (+6.71%) Target Price 2 : 5200 (+12.55%) Stop Loss : 4330 (-6.28%) Sell on Strength (SoS) BDMN: September 3, 2026 Hit Target 1 4490 (+3.70%) SMIL: August 27, 2026 Hit Target 1 430 (+9.69%) Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB melalui Zoom https://bit.ly/PhillipWebinar Pembukaan rekening: https://www.poems.co.id/Home/OpenAccount Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900. www.poems.co.id

Updated September 7, 2026: - 08.12 WIB 🔴 Suspend: PPGL, NATO 🟢 Unsuspend: ASLI, NICK 🟡 UMA: UANG 🔴 FCA IN: - 🟢 FCA OUT: -

Selamat pagi😁, Phillip Morning Webinar akan live pukul 08.30 WIB. Simak pembahasan pasar dan ikuti sesi tanya jawab teknikal
Selamat pagi😁, Phillip Morning Webinar akan live pukul 08.30 WIB. Simak pembahasan pasar dan ikuti sesi tanya jawab teknikal bersama analis kami. Zoom : bit.ly/PhillipWebinar

📩Phillip Sekuritas Indonesia📩 Market Review September 3, 2026   Indeks saham di Asia Jumat sore (4/9) mayoritas ditutup menguat menjelang rilis data pasar tenaga kerja (Non-Farm Payrolls) AS malam ini dan setelah komentar dari salah datu pejabat tinggi bank sentral AS (Federal Reserve) meredakan kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga dalam pertemuan kebijakan bulan ini.   Namun, investor masih merasa cemas dan harga minyak mentah kembali naik setelah AS dan Iran akhir pekan lalu saling berbalas serangan, menyusul eskalasi konflik yang telah berlangsung selama enam bulan di antara kedua negara.   Gubernur Federal Reserve Christopher Waller kemarin mengatakan bahwa keputusannya terkait langkah kebijakan tanggal 16 September nanti akan bergantung pada data yang masuk, dan angka inflasi yang lebih rendah akan mendorongnya untuk cenderung mempertahankan suku bunga.   Sebelumnya, Presiden Federal Reserve Bank di New York, John Williams mengatakan kepada CNBC bahwa para pembuat kebijakan perlu mengambil sikap sabar atau wait and see. Williams menjelaskan bahwa sekarang belum ada tanda-tanda yang jelas apakah kebijakan moneter saat ini sudah cukup untuk memastikan inflasi kembali ke target dalam satu atau dua tahun ke depan, atau apakah Federal Reserve perlu mengambil tindakan lebih lanjut untuk mencapai penurunan inflasi.   Pasar global sempat terguncang pekan ini akibat krisis di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak mentah sekitar 10%, sehingga memperparah kekhawatiran akan inflasi dan memberi tekanan pada bank sentral untuk menaikkan suku bunga.   Situasi ini mengerek imbal hasil (yield) surat utang Pemerintah ke tingkat tertinggi dalam beberapa dekade, sementara para analis juga menyoroti lonjakan pinjaman korporasi untuk mendanai investasi di Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) serta kekhawatiran terkait kondisi fidkal Pemerintah AS.   Data Non-Farm Payrolls (NFP) diperkirakan akan memperlihatkan bahwa ekonomi AS menambah 56,000 pekerja bulan lalu setelah mengurangi jumlah pekerja hingga 23,000 di bulan Juli. Tingkat Pengangguran diyakini stabil di 4.1%.   Lebih lanjut, Rata-rata Upah Per Jam (Average Hourly Earnings) diramalkan naik 0.3% M/M (+3.0% Y/Y), lebih cepat dari kenaikan 0.1% M/M (+3.2% Y/Y) di bulan Juli. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja atau Labor Force Participation Rate (LFPR) kemungkinan besar bertahan di 61.4%.   📌 Statistik  IHSG: 6,636.475 | -31.416 poin | (-0.47%)   Volume (Shares) : 35.793 Billion  Total Value (IDR) :15.034 Trillion Market Cap (IDR) : 11,624.511 Trillion Saham naik : 256 Saham turun: 363   📊 Sektor Penekan (Bloomberg) Non Siklikal   : -4.816 Basic Material : -2.988 Technology     : -1.386   Top Gainers: MGLV :12,275 | +1100 | +9.84% UANG :4,010 | +800 | +24.92% SURE :3,280 | +650 | +24.71% PKPK :4,380 | +650 | +17.43% SMMT :2,610 | +520 | +24.88%   Top Losers: UNTR :24,950 | -350 | -1.38% CMRY :4,570 | -260 | -5.38% PTSP :1,390 | -245 | -14.98% GGRM :20,075 | -225 | -1.11% SINI :14,500 | -200 | -1.36%   Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB.   Melalui Zoom Webinar:  https://bit.ly/PhillipWebinar *Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900. www.poems.co.id

📩Phillip Sekuritas Indonesia📩 Market Review September 3, 2026 Indeks saham di Asia Jumat sore (4/9) mayoritas ditutup menguat menjelang rilis data pasar tenaga kerja (Non-Farm Payrolls) AS malam ini dan setelah komentar dari salah datu pejabat tinggi bank sentral AS (Federal Reserve) meredakan kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga dalam pertemuan kebijakan bulan ini. Namun, investor masih merasa cemas dan harga minyak mentah kembali naik setelah AS dan Iran akhir pekan lalu saling berbalas serangan, menyusul eskalasi konflik yang telah berlangsung selama enam bulan di antara kedua negara. Gubernur Federal Reserve Christopher Waller kemarin mengatakan bahwa keputusannya terkait langkah kebijakan tanggal 16 September nanti akan bergantung pada data yang masuk, dan angka inflasi yang lebih rendah akan mendorongnya untuk cenderung mempertahankan suku bunga. Sebelumnya, Presiden Federal Reserve Bank di New York, John Williams mengatakan kepada CNBC bahwa para pembuat kebijakan perlu mengambil sikap sabar atau wait and see. Williams menjelaskan bahwa sekarang belum ada tanda-tanda yang jelas apakah kebijakan moneter saat ini sudah cukup untuk memastikan inflasi kembali ke target dalam satu atau dua tahun ke depan, atau apakah Federal Reserve perlu mengambil tindakan lebih lanjut untuk mencapai penurunan inflasi. Pasar global sempat terguncang pekan ini akibat krisis di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak mentah sekitar 10%, sehingga memperparah kekhawatiran akan inflasi dan memberi tekanan pada bank sentral untuk menaikkan suku bunga. Situasi ini mengerek imbal hasil (yield) surat utang Pemerintah ke tingkat tertinggi dalam beberapa dekade, sementara para analis juga menyoroti lonjakan pinjaman korporasi untuk mendanai investasi di Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) serta kekhawatiran terkait kondisi fidkal Pemerintah AS. Data Non-Farm Payrolls (NFP) diperkirakan akan memperlihatkan bahwa ekonomi AS menambah 56,000 pekerja bulan lalu setelah mengurangi jumlah pekerja hingga 23,000 di bulan Juli. Tingkat Pengangguran diyakini stabil di 4.1%. Lebih lanjut, Rata-rata Upah Per Jam (Average Hourly Earnings) diramalkan naik 0.3% M/M (+3.0% Y/Y), lebih cepat dari kenaikan 0.1% M/M (+3.2% Y/Y) di bulan Juli. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja atau Labor Force Participation Rate (LFPR) kemungkinan besar bertahan di 61.4%. 📌 Statistik IHSG: 6,636.475 | -31.416 poin | (-0.47%) Volume (Shares) : 35.793 Billion Total Value (IDR) :15.034 Trillion Market Cap (IDR) : 11,624.511 Trillion Saham naik : 256 Saham turun: 363 📊 Sektor Penekan (Bloomberg) Non Siklikal : -4.816 Basic Material : -2.988 Technology : -1.386 Top Gainers: MGLV :12,275 | +1100 | +9.84% UANG :4,010 | +800 | +24.92% SURE :3,280 | +650 | +24.71% PKPK :4,380 | +650 | +17.43% SMMT :2,610 | +520 | +24.88% Top Losers: UNTR :24,950 | -350 | -1.38% CMRY :4,570 | -260 | -5.38% PTSP :1,390 | -245 | -14.98% GGRM :20,075 | -225 | -1.11% SINI :14,500 | -200 | -1.36% Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB. Melalui Zoom Webinar: https://bit.ly/PhillipWebinar *Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900. www.poems.co.id

Tiga Sektor yang menjadi penekan IHSG: a. Basic Material: -2.638 b. Non Siklikal: -2.436 c. Siklikal: -1.338
Tiga Sektor yang menjadi penekan IHSG: a. Basic Material: -2.638 b. Non Siklikal: -2.436 c. Siklikal: -1.338

Investasi hari ini, langkah bermakna untuk esok. ✨ Sudah tahu bagaimana Sukuk Ritel (SR025) bisa menjadi salah satu pilihan i
Investasi hari ini, langkah bermakna untuk esok. ✨ Sudah tahu bagaimana Sukuk Ritel (SR025) bisa menjadi salah satu pilihan investasi untuk membantu merencanakan masa depan sekaligus berkontribusi pada pembangunan negeri? Yuk, temukan jawabannya dalam Talkshow SR025: “Investasi Hari Ini, Langkah Bermakna untuk Esok” bersama narasumber dari DJPPR Kementerian Keuangan RI dan POEMS Syariah. 📅 Sabtu, 5 September 2026 ⏰ 09.30 WIB – selesai 📍 Teater Lt. 2 FEB Pascasarjana (Kampus 1), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Narasumber: Dr. Muhammad Iqbal Balative, SE, MBA Kasubdit Program dan Manajemen Pengetahuan Direktorat Pembiayaan Syariah, DJPPR, Kementerian Keuangan RI Zainal Falah POEMS Syariah – PT Phillip Sekuritas Indonesia GRATIS! Jangan lewatkan kesempatan untuk berdiskusi dan mengenal lebih dekat SR025. 👉 Registrasi sekarang: link.poems.id/talkshowsr025

Phillip Sekuritas Indonesia JCI Indication (September 4, 2026) Bullish Support: 6,480; Resistance: 6,840 Indeks saham di Asia Jumat pagi (4/9) dibuka menguat mengikuti pergerakan indeks saham utama di Wall Street semalam setelah komentar Gubernur bank sentral AS (Federal Reserve) Christopher Waller mengisyaratkan kesediaan untuk tetap bersabar dalam menaikkan suku bunga. Namun, pelaku pasar tetap merasa cemas di tengah serangan terbaru Iran terhadap pangkalan atau fasilitas militer AS di kawasan Teluk Persia. Waller mengatakan bahwa jika data ekonomi mendatang mengkonfirmasi meredanya tekanan inflasi, ia cenderung mendukung langkah untuk mempertahankan suku bunga pada pertemuan kebijakan Federal Reserve berikutnya. Awal minggu ini, imbal hasil (yield) obligasi global melonjak seiring meningkatnya kekhawatiran akan inflasi dan lonjakan harga minyak mentah, menyusul eskalasi terbesar sejak Juli dalam konflik AS-Israel melawan Iran. Di pasar obligasi, yield surat utang Pemerintah AS (US Treasury note) bertenor 10 tahun turun 3.8 bps menjadi 4.76% setelah sehari sebelumnya sempat menyentuh 4.82%, tertinggi sejak bulan November 2023. Pasca komentar dari Waller, ekspektasi kenaikan suku bunga di pertengahan September menurun dengan pelaku pasar kontrak berjanka (Furtures) melihat 50% peluang kenaikan suku bunga, turun dari 63% sehari sebelumnya. Investor menantikan rilis data Non-Farm Payrolls (NFP) AS malam ini untuk menilai kondisi terkini pasar tenaga kerja AS setelah sejumlah data yang di rilis minggu ini memperkuat pandangan bahwa pasar tenaga kerja smasih stabil meskipun edang mengalami perlambatan. Data NFP diperkirakan akan memperlihatkan bahwa ekonomi AS menambah 56,000 pekerja bulan lalu setelah mengurangi jumlah pekerja hingga 23,000 di bulan Juli. Tingkat Pengangguran diyakini stabil di 4.1%. Rata-rata Upah Per Jam (Average Hourly Earnings) diramalkan naik 0.3% M/M (+3.0% Y/Y), lebih cepat dari kenaikan 0.1% M/M (+3.2% Y/Y) di bulan Juli. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja atau Labor Force Participation Rate (LFPR): kemungkinan besar bertahan di 61.4%. Dari sektor Jasa (Services), perhitungan akhir (Final) data S&P Global US Services PMI naik ke level 56.5 di bulan Agustus dari level 54.6 di bulan sebelumnya. Ini adalah revisi turun dari estimasi awal 56.8 namun jauh melampaui ekspektasi pasar yang berada di level 54.0. Pencapaian ini menandai ekspansi paling cepat dalam aktivitas sektor Jasa sejak Desember 2020, yang mencerminkan ketahanan sektor tersebut di tengah lonjakan harga energi akibat perang di Timur Tengah. Secara terpisah, data ISM Services PMI naik ke level 55.4 di bulan Agustus, tertinggi dalam enam bulan, dari level 54.1 di bulan Juli. News PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) akan melakukan private placement sebanyak 271.5 juta saham. PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) mencatat peningkatan laba bersih menjadi 547.5% menjadi IDR 20.33 miliar di semester I 2026. PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) mencatat peningkatan laba bersih menjadi 34% menjadi IDR 6.91 triliun di semester I 2026. Technical Recommendations (Swing Trading) CBDK Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bearish Trading Buy : 3990 Target Price 1 : 4370 (+9.52%) Target Price 2 : 4580 (+14.79%) Stop Loss : 3680 (-7.77%) INDF (Sharia) Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 7200 Target Price 1 : 7400 (+2.78%) Target Price 2 : 7500 (+4.17%) Stop Loss : 7050 (-2.08%) PSAB (Sharia) Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 575 Target Price 1 : 610 (+6.09%) Target Price 2 : 635 (+10.43%) Stop Loss : 545 (-5.22%) Sell on Strength (SoS) SMGR: August 6, 2026 Hit Target 2 1735 (+11.94%) Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB melalui Zoom https://bit.ly/PhillipWebinar Pembukaan rekening: https://www.poems.co.id/Home/OpenAccount Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900. www.poems.co.id

🔴 Live Phillip Morning Market Call juga dapat diakses melalui: 👉🏻Zoom : bit.ly/PhillipWebinar

Updated September 4, 2026: - 08.20 WIB 🔴 Suspend: NICK. ASLI, LIFE, TRUK 🟢 Unsuspend: GTBO 🟡 UMA: SINI, GRPH, PTSP 🔴 FCA IN: - 🟢 FCA OUT: -

Phillip Sekuritas Indonesia Research - Statistics & analytics of Telegram channel @research_psi