en
Feedback

Don't get caught by a cheater! Telemetrio finds and tags such channels 👉 If you want to see the tag, subscribe 👈

Phillip Sekuritas Indonesia Research

Phillip Sekuritas Indonesia Research

Open in Telegram

PSI Research Official Account - Disclaimer On http://bit.ly/DisclaimerPSI

Show more

📈 Analytical overview of Telegram channel Phillip Sekuritas Indonesia Research

Channel Phillip Sekuritas Indonesia Research (@research_psi) in the Indonesian language segment is an active participant. Currently, the community unites 12 457 subscribers, ranking 9 416 in the Economy & Finance category and 5 199 in the Indonesia region.

📊 Audience metrics and dynamics

Since its creation on невідомо, the project has demonstrated rapid growth, gathering an audience of 12 457 subscribers.

According to the latest data from 11 October, 2026, the channel demonstrates stable activity. Although there has been a change in the number of participants by -97 over the last 30 days and by 0 over the last 24 hours, overall reach remains high.

  • Verification status: Verified (Officially confirmed by Telegram)
  • Engagement rate (ER): The average audience engagement rate is 6.20%. Within the first 24 hours after publication, content typically collects 4.55% reactions from the total number of subscribers.
  • Post reach: On average, each post receives 773 views. Within the first day, a publication typically gains 568 views.
  • Reactions and interaction: The audience actively supports content: the average number of reactions per post is 1.
  • Thematic interests: Content is focused on key topics such as iran, y/y, senjata, idr, saham.

📝 Description and content policy

The author describes the resource as a platform for expressing subjective opinions:
“PSI Research Official Account - Disclaimer On http://bit.ly/DisclaimerPSI”

Thanks to the high frequency of updates (latest data received on 12 October, 2026), the channel maintains relevance and a high level of publication reach. Analytics show that the audience actively interacts with content, making it an important point of influence in the Economy & Finance category.

12 457
Subscribers
No data24 hours
-217 days
-9730 days
Posts Archive
📩Phillip Sekuritas Indonesia📩 Market Review Oktober 12, 2026 Indeks saham di Asia Senin sore (12/10) ditutup beragam (mixed) dengan pasarsaham di jeoang tutup karena hari libur sementara indeks KOSPI jatuh 3.65% di tengah ketidakpastian harga minyak mentah. Di pasar komoditas, harga kontraj berjangka (Futures) minyak mentah jenis Brent stabil di USD104.5 per barel setelah rencana Presiden AS Donald trump untuk membeli minyak silar dari Rusia mendapat kecaman dari sejumlah Senator AS. Harga minyak mentah sempat turun sebagai reaksi awal dari serangan kelompok Houthi di Yaman terhadap Arab Saudi akhir pekan lalu. Presiden Trump mengejutkan para anggota parlemen AS ketika ia mengumumkan di media sosial pada hari Jumat bahwa melalui percakapan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin ia telah mencapai kesepakatan untuk membeli solar Rusia, dengan tujuan meredam lonjakan harga bahan bakar menjelang pemilihan umum sela AS pada tanggal 3 November. Presiden Trump menyatakan bahwa Rusia akan segera memasok lebih dari 300.000 ton solar ke pasar AS dan global, diikuti dengan tambahan 500.000 ton pada bulan November dan 1 juta ton segera setelahnya. Lebih lanjut, Trump mengatakan bahwa Rusia juga akan mengirimkan tambahan 3 juta ton dalam waktu singkat setelah itu. Rencana ini bertentangan dengan upaya AS untuk memangkas aliran dana yang diperoleh Rusia dari penjualan minyak dan gas (migas), dana yang dapat digunakan untuk membiayai perang melawan Ukraina. Pengumuman Presiden Trump ini disampaikan hanya beberapa minggu setelah Kongres AS mengesahkan Undang-Undang (UU) yang menginstruksikan Presiden Trump untuk mengenakan tarif besar terhadap importir utama minyak atau gas alam Rusia, dengan pengecualian bagi negara-negara yang mengimpor kurang dari 15% dari total ekspor gas alam Rusia dan telah mengambil langkah signifikan untuk mengurangi impor tersebut. Managing Director Dana Monterer Internasional atau International Monetary Fund (IMF) Kristalina Georgieva mengatakan investasi besar-besaran pada infrastruktur Kecerdasan Buatan (AI) menjaga pertumbuhan global tetap di kisaran 3%, serta memberikan manfaat signifikan bagi banyak negara Asia yang memasok perangkat keras untuk AI. Pada bulan Juli lalu, IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global sebesar 3% di tahun 2026. IMF akan merilis pembaruan dari proyeksi pertumbuhan ekonomi globalmnya pada hari Selasa. 📌 Statistik IHSG: 5,937.147 | -157.612 poin | (-2.59%) Volume (Shares) : 62.180 Billion Total Value (IDR) :13.738 Trillion Market Cap (IDR) : 10,426.083 Trillion Saham naik : 114 Saham turun : 602 Tiga Sektor yang menjadi penekan IHSG: a. Energy: -39.408 b. Basic Material: -20.873 c. Infrastructure: -11.830 Top Gainers: PKPK :7,650 | +575 | +8.13% BIKE :2,670 | +530 | +24.77% INKP :8,675 | +400 | +4.83% IFSH :2,410 | +390 | +19.31% ITMG :25,725 | +350 | +1.38% Top Losers: SINI :13,700 | -2,100 | -13.29% MGLV :12,300 | -1,100 | -8.21% PTRO :4,040 | -710 | -14.95% MBSS :3,910 | -690 | -15.00% ADES :34,150 | -675 | -1.94% Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB. Melalui Zoom Webinar: https://bit.ly/PhillipWebinar *Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900. www.poems.co.id

Tiga Sektor yang menjadi penekan IHSG: a. Energy: -23.919 b. Basic Material: -19.476 c. Infrastructure: -8.357
Tiga Sektor yang menjadi penekan IHSG: a. Energy: -23.919 b. Basic Material: -19.476 c. Infrastructure: -8.357

hit target 1

Hit Target 1

Phillip Sekuritas Indonesia JCI Indication (October 12, 2026) Bullish Support: 5,970; Resistance: 6,220 Indeks saham di Asia Senin pagi (12/10) dibuka beragam (mixed) seiring dengan penurunan lebih dari 1.5% pada harga kontrak berjangka (Futures) minyak mentah ditengah eskalasi konflik Timur Tengah setelah kelompok Houthi Yaman meningkatkan serangan ke Arab Saudi sementara dua kapal tanker diserang akhir pekan lalu yang pada akhirnya memicu kekhawatiran mengenai pasokan dari kawasan tersebut. Indeks saham utama di Wall Street akhir pekan lalu ditutup naik seiring dengan melemahnya harga minyak mentah dan reboundnya saham-saham di sektor teknologi. Secara mingguan, ketiga indeks mencatatkan kenaikan dengan DJIA dan NASDAQ masingt-masing bertambah 0.93% dan 0.64% sementara S&P 500 lompat 1.15%. Harga minyak mentah sempat turun tipis akhir pekan lalu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin telah setuju untuk melepas pasokan minyak solar ke AS dan pasar global. Usulan Presiden Trump agar Rusia menambah ekspor solar mendapat kritikan tajam baik dari para senator Partai Republik maupun Partai Demokrat karena dinilai berpotensi melanggar hukum Harga minyak yang tinggi serta tekanan inflasi lainnya terus membebani rumah tangga di AS pada bulan Oktober, sebagaimana ditunjukkan oleh perhitungan awal (Preliminary) data survey Consumer Sentiment Index (CSI) yang turun ke level terendah dalam lima bulan terakhir. CSI turun ke level 46.3, terendah sejak bulan Mei dan jauh di bawah ekspektasi pasar 47.6. Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini atau Current Economic Condition Index (CECI) anjlok ke level 44.7, terendah dalam sejarah seiring memburuknya kondisi pembelian barang tahan lama (Durable Goods) akibat harga dan biaya pinjaman yang tinggi. Fokus perhatian investor kini beralih ke musim laporan keuangan (earnings season) 3Q26 di AS yang dimulai minggu ini. Analis memperkirakan perolehan laba korporasi 3Q26 yang luar biasa didorong oleh trend investasi terkait Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI). Laba emiten dalam indeks S&P 500 diperkirakan melonjak lebih dari 30% di 3Q26, meskipun sebagian besar kenaikan tersebut berasal dari sektor teknologi. Dari sisi ekonomi, investor minggu ini menamtikan rilis data ekonomi AS, khususnya Inflasi (CPI dan PPI) dan Penjualan Eceran. Kenaikan harga bahan energi diperkirakan akan mendorong kenaikan signifikan, +0.6% M/M (+3.7% Y/Y) pada Inflasi Utama (Headline CPI) meskipun angka Inflasi Inti (Core CPI) diperkirakan sedkiti melamnbat menjadi 0.2% M/M (+2.5% Y/Y). News PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) akan melakukan private placement IDR 1.72 triliun. PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA) mengamankan kontrak strategis pengangkutan batu bara senilai IDR 2.2 triliun. PT Falmaco Tbk (FLMC) mencatatkan pembengkakan rugi bersih sebesar 680.87% menjadi IDR 23.37 miliar di semester I 2026. Technical Recommendations (Swing Trading) ARCI (Sharia) Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 1285 Target Price 1 : 1390 (+8.17%) Target Price 2 : 1465 (+14.01%) Stop Loss : 1180 (-8.17%) SINI Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 15450 Target Price 1 : 17550 (+13.59%) Target Price 2 : 18300 (+18.45%) Stop Loss : 13475 (-12.78%) Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB melalui Zoom https://bit.ly/PhillipWebinar Pembukaan rekening: https://www.poems.co.id/Home/OpenAccount Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900. www.poems.co.id

🔴 Live Phillip Morning Market Call juga dapat diakses melalui: 👉🏻Zoom : bit.ly/PhillipWebinar

Updated October 10, 2026: - 08.13 WIB 🔴 Suspend: - 🟢 Unsuspend: ASPI 🟡 UMA: TRIN, NAYZ, FLMC, PCAR 🔴 FCA IN: - 🟢 FCA OUT: -

Selamat pagi😁, Phillip Morning Webinar akan live pukul 08.30 WIB. Simak pembahasan pasar dan ikuti sesi tanya jawab teknikal
Selamat pagi😁, Phillip Morning Webinar akan live pukul 08.30 WIB. Simak pembahasan pasar dan ikuti sesi tanya jawab teknikal bersama analis kami. Zoom : bit.ly/PhillipWebinar

📩Phillip Sekuritas Indonesia📩 Market Review Oktober 9, 2026 Indeks saham di Asia Jumat sore (9/10) ditutup naik seiring penurunan lebih dari 1% pada harga minyak di tengah harapan akan adanya jeda dalam perang di Timur Tengah dan juga meredanya kekhawatiran mengenai prospek pendapatan OpenAI. Indeks MSCI Asia-Pasifik di luar Jepang naik sekitar 0.5% di tengah kondisi likuiditas yang rendah akibat tutupnya pasar saham di Korea Selatan dan Taiwan karena hari libur. Sebagian besar perhatian pasar tertuju pada OpenAI, setelah media massa memberikan gambaran mengenai pendapatan yang diperoleh pemilik ChatGPT tersebut. Sura kabar harian the Financial Times menyebutkan bahwa OpenAI telah memberi tahu para investor bahwa pendapatan tahunannya mendekati angka USD50 miliar di akhir bulan September, di bawah perkiraan USD70 miliar yang sebelumnya diberitakan oleh berbagai media massa. Namun, laporan Bloomberg pada Jumat pagi menunjukkan bahwa pendapatan tahunan OpenAI memang berada di kisaran USD50 miliar pada akhir September, dan pertumbuhan bisnis korporatnya diperkirakan akan mendorong angka tersebut mencapai USD70 miliar atau lebih di akhir tahun ini. Di pasar komoditas, harga minyak mentah turun lebih 1% seiring meredanya kekhawatiran pasokan dari Timur Tengah, setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan tidak akan menyerang Iran sebelum pemilihan umum paruh waktu (Midterm Election) AS bulan depan. Hal ini membantu meredakan kekhawatiran bahwa lonjakan harga minyak mentah dapat memicu tekanan inflasi dan memaksa bank-bank sentral utama di dunia untuk memperketat kebijakan moneter secara agresif. Investor sekarang menantikan dimulainya musim laporan keuangan (earnings season 3Q26 minggu depan saat bank-bank besar di AS dijadwalkan untuk merilis laporan keuangan mereka. Dari dalam negeri, Penjualan Eceran meningkat 1.3% Y/Y di bulan Agustu, lebih cepat dibandingkan laju kenaikan 1.1% Y/Y di bulan sebelumnya dan melanjutkan trend pertumbuhan menjadi dua bulan beruntun. Ini adalah laju pertumbuhan Penjualan Eceran tercepat sejak bulan Maret, didukung oleh langkah-langkah yang berkelanjutan dari Pemerintah Indonesxia untuk melindungi masyarakat dari tekanan inflasi yang masih cukup tinggi. 📌 Statistik IHSG: 6,093.759 | +62.475 poin | (+1.04%) Volume (Shares) : 38.383 Billion Total Value (IDR) : 9.952 Trillion Market Cap (IDR) : 10,724.457 Trillion Saham naik : 381 Saham turun : 238 Tiga Sektor yang menjadi penopang IHSG: a. Basic Material: +11.546 b. Financial: +5.799 c. Energy: +4.690 Top Gainers: LIFE :10,850 | +1800 | +19.89% GGRM :18,000 | +1025 | +6.04% MGLV :13,400 | +900 | +7.20% SINI :15,800 | +800 | +5.33% MBSS :4,600 | +600 | +15.00% Top Losers: ALKA :7,125 | -1025 | -12.58% GEMS :7,900 | -875 | -9.97% BYAN :11,775 | -500 | -4.07% RDTX :12,225 | -300 | -2.40% DNET :9,800 | -275 | -2.73% Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB. Melalui Zoom Webinar: https://bit.ly/PhillipWebinar *Disclaimer on |

Tiga Sektor yang menjadi penopang IHSG: a. Basic Material: +6.481 b. Financial: +3.995 c. Non Siklikal: +0.975