fa
Feedback

فریب کلاهبرداران را نخورید! تل‌متریو این کانال‌ها را شناسایی و برچسب‌گذاری می‌کند 👉 برای مشاهده برچسب، اشتراک تهیه کنید 👈

Phillip Sekuritas Indonesia Research

Phillip Sekuritas Indonesia Research

رفتن به کانال در Telegram

PSI Research Official Account - Disclaimer On http://bit.ly/DisclaimerPSI

نمایش بیشتر

📈 تحلیل کانال تلگرام Phillip Sekuritas Indonesia Research

کانال Phillip Sekuritas Indonesia Research (@research_psi) در بخش زبانی اندونزیایی بازیگری فعال است. در حال حاضر جامعه شامل 12 470 مشترک است و جایگاه 9 384 را در دسته اقتصاد و امور مالی و رتبه 5 158 را در منطقه اندونيسيا دارد.

📊 شاخص‌های مخاطب و پویایی

از زمان ایجاد در невідомо، پروژه رشد سریعی داشته و 12 470 مشترک جذب کرده است.

بر اساس آخرین داده‌ها در تاریخ 09 اکتبر, 2026، کانال فعالیت پایداری دارد. در ۳۰ روز گذشته تغییر اعضا برابر -90 و در ۲۴ ساعت گذشته برابر 0 بوده و همچنان دسترسی گسترده‌ای حفظ شده است.

  • وضعیت تأیید: تأیید شده (به صورت رسمی توسط تلگرام)
  • نرخ تعامل (ER): میانگین تعامل مخاطب 6.27% است و در ۲۴ ساعت نخست پس از انتشار، محتوا معمولاً 4.62% واکنش نسبت به کل مشترکان کسب می‌کند.
  • دسترسی پست‌ها: هر پست به طور میانگین 783 بازدید دریافت می‌کند. در اولین روز معمولاً 577 بازدید جمع‌آوری می‌شود.
  • واکنش‌ها و تعامل: مخاطبان به‌طور فعال حمایت می‌کنند؛ میانگین واکنش به هر پست 1 است.
  • علایق موضوعی: محتوا بر موضوعات کلیدی مانند iran, y/y, senjata, idr, saham تمرکز دارد.

📝 توضیح و سیاست محتوایی

نویسنده این فضا را محل بیان دیدگاه‌های شخصی توصیف می‌کند:
“PSI Research Official Account - Disclaimer On http://bit.ly/DisclaimerPSI”

به لطف به‌روزرسانی‌های پرتکرار (آخرین داده در تاریخ 10 اکتبر, 2026)، کانال همواره به‌روز و دارای دسترسی بالاست. تحلیل‌ها نشان می‌دهد مخاطبان به‌طور فعال با محتوا تعامل دارند و آن را به نقطه اثرگذاری مهم در دسته اقتصاد و امور مالی تبدیل کرده‌اند.

12 470
مشترکین
اطلاعاتی وجود ندارد24 ساعت
-297 روز
-9030 روز
آرشیو پست ها
📩Phillip Sekuritas Indonesia📩 Market Review Oktober 9, 2026 Indeks saham di Asia Jumat sore (9/10) ditutup naik seiring penurunan lebih dari 1% pada harga minyak di tengah harapan akan adanya jeda dalam perang di Timur Tengah dan juga meredanya kekhawatiran mengenai prospek pendapatan OpenAI. Indeks MSCI Asia-Pasifik di luar Jepang naik sekitar 0.5% di tengah kondisi likuiditas yang rendah akibat tutupnya pasar saham di Korea Selatan dan Taiwan karena hari libur. Sebagian besar perhatian pasar tertuju pada OpenAI, setelah media massa memberikan gambaran mengenai pendapatan yang diperoleh pemilik ChatGPT tersebut. Sura kabar harian the Financial Times menyebutkan bahwa OpenAI telah memberi tahu para investor bahwa pendapatan tahunannya mendekati angka USD50 miliar di akhir bulan September, di bawah perkiraan USD70 miliar yang sebelumnya diberitakan oleh berbagai media massa. Namun, laporan Bloomberg pada Jumat pagi menunjukkan bahwa pendapatan tahunan OpenAI memang berada di kisaran USD50 miliar pada akhir September, dan pertumbuhan bisnis korporatnya diperkirakan akan mendorong angka tersebut mencapai USD70 miliar atau lebih di akhir tahun ini. Di pasar komoditas, harga minyak mentah turun lebih 1% seiring meredanya kekhawatiran pasokan dari Timur Tengah, setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan tidak akan menyerang Iran sebelum pemilihan umum paruh waktu (Midterm Election) AS bulan depan. Hal ini membantu meredakan kekhawatiran bahwa lonjakan harga minyak mentah dapat memicu tekanan inflasi dan memaksa bank-bank sentral utama di dunia untuk memperketat kebijakan moneter secara agresif. Investor sekarang menantikan dimulainya musim laporan keuangan (earnings season 3Q26 minggu depan saat bank-bank besar di AS dijadwalkan untuk merilis laporan keuangan mereka. Dari dalam negeri, Penjualan Eceran meningkat 1.3% Y/Y di bulan Agustu, lebih cepat dibandingkan laju kenaikan 1.1% Y/Y di bulan sebelumnya dan melanjutkan trend pertumbuhan menjadi dua bulan beruntun. Ini adalah laju pertumbuhan Penjualan Eceran tercepat sejak bulan Maret, didukung oleh langkah-langkah yang berkelanjutan dari Pemerintah Indonesxia untuk melindungi masyarakat dari tekanan inflasi yang masih cukup tinggi. 📌 Statistik IHSG: 6,093.759 | +62.475 poin | (+1.04%) Volume (Shares) : 38.383 Billion Total Value (IDR) : 9.952 Trillion Market Cap (IDR) : 10,724.457 Trillion Saham naik : 381 Saham turun : 238 Tiga Sektor yang menjadi penopang IHSG: a. Basic Material: +11.546 b. Financial: +5.799 c. Energy: +4.690 Top Gainers: LIFE :10,850 | +1800 | +19.89% GGRM :18,000 | +1025 | +6.04% MGLV :13,400 | +900 | +7.20% SINI :15,800 | +800 | +5.33% MBSS :4,600 | +600 | +15.00% Top Losers: ALKA :7,125 | -1025 | -12.58% GEMS :7,900 | -875 | -9.97% BYAN :11,775 | -500 | -4.07% RDTX :12,225 | -300 | -2.40% DNET :9,800 | -275 | -2.73% Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB. Melalui Zoom Webinar: https://bit.ly/PhillipWebinar *Disclaimer on |

Tiga Sektor yang menjadi penopang IHSG: a. Basic Material: +6.481 b. Financial: +3.995 c. Non Siklikal: +0.975

Phillip Sekuritas Indonesia JCI Indication (October 9, 2026) Bearish Support: 5,900; Resistance: 6,220 Indeks saham di Asia Jumat pagi (9/10) dibuka beragam (mixed) dan bergerak dalam kisaran sempit setelah indeks saham utama di Wall Street berakhir variatif dengan S&P 500 dan NASDAQ memperpanjang penurunan menjadi dua hari beruntun. Saham-saham chip komputer berada di bawah tekanan jual dengan Philadelphia Semiconductor Index anjlok 3.39% setelah beredar berita bahwa pendapatan OpenAi lebih rendah dari estimasi. Surat kabar harian Financial Times (FT) melaporkan bahwa pendapatan tahunan OpenAi lebih rendah USD20 miliar dibandingkan perkiraan sebelumnya. Investor bersiap menghadapi musim laporan keuangan (earnings season) 3Q26, dengan laporan keuangan PepsiCo sebagai pembukanya. FactSet memperkirakan laba emiten yang tergabung dalam indeks S&P 500 tumbuh 29.5% di 3Q26. Jika angka tersebut terealisasi, ini akan menandai tiga kuartal beruntun di mana pertumbuhan laba melampaui 25%. Di pasar obligasi, imbal hasil (yield) surat utang Pemrintah AS (US Treasury note) bertenor 10 tahun turun menjadi 5.23% seiring dengan mulai melandanya laju kenikan harga minyak mentah setelah Presdien AS Donald trump menegaskan bahwa AS tidak akan menyerang Iran sebelum Pemilihan Umum Paruh Waktu (Midterm Election) di AS bulan depan. Gubernur bank sentral AS (Federal Reserve) Christopher Waller mengatakan bahwa kenaikan suku bunga lebih lanjut diperlukan untuk menurunkan inflasi yang telah berada di atas target 2% bank sentral selama sekitar lima setengah tahun. Namun, Waller mengisyaratkan bahwa suku bunga tidak perlu segera dinaikkan. Dari sisi ekonomi, data klaim awal tunjangan pengangguran (Initial Jobless Claims) sedikit menurun menjadi 197.000 untuk minggu yang berakhir tanggal 3 Oktober, mengindikasikan bahwa tingkat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tetap rendah. News PT United Tractors Tbk (UNTR) akan melakukan buyback saham sebesar IDR 5.6 triliun. PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) akan membagikan dividen interim dengan nilai total sebesar IDR 20 miliar atau IDR 10 per saham. PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) akan melakukan stock split dengan rasio 1:2. Technical Recommendations (Swing Trading) ACES (Sharia): Speculative on the support area Short Term Trend : Bearish Medium Term Trend : Bearish Trading Buy : 326 Target Price 1 : 336 (+3.07%) Target Price 2 : 342 (+4.91%) Stop Loss : 316 (-3.07%) AGII (Sharia) Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 3450 Target Price 1 : 3720 (+7.83%) Target Price 2 : 3860 (+11.88%) Stop Loss : 3190 (-7.54%) Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB melalui Zoom https://bit.ly/PhillipWebinar Pembukaan rekening: https://www.poems.co.id/Home/OpenAccount Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900. www.poems.co.id

Selamat pagi😁, Phillip Morning Webinar akan live pukul 08.30 WIB. Simak pembahasan pasar dan ikuti sesi tanya jawab teknikal
Selamat pagi😁, Phillip Morning Webinar akan live pukul 08.30 WIB. Simak pembahasan pasar dan ikuti sesi tanya jawab teknikal bersama analis kami. Zoom : bit.ly/PhillipWebinar

Selamat Pagi

📩Phillip Sekuritas Indonesia📩 Market Review Oktober 8, 2026 Indeks saham di Asia Kamis sore (8/10) ditutup turun seiring dengan lonjakan sekitar 4% pada harga minyak mentah. Setelah sebelumnya terpukul oleh oleh kekhawatiran mengenai lonjakan imbal hasil (yield) obligasi dan ketidakpastian geopolitik, investor sekarang mengadapi kekhawatiran baru mengenai inflasi setelah Presiden AS Donald Trump dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk melancarkan serangan terbaru terhadap Iran menjelang Pemilihan Umum Paruh Waktu (Midterm) AS bulan depan. Harga minyak mentah juga terdorong naik akibat gangguan pasokan yang disebabkan oleh penghentian sebagian produksi di Teluk Meksiko seiring mendekatnya Badai Tropis Isaias. Harga minyak mentah sempat melemah di awal minggu ini akibat adanya tanda-tanda bahwa ekspor dari Timur Tengah kembali mendekati tingkat sebelum perang AS-Iran dan kesepakatan negara-negara G7 untuk melepas ke pasar cadangan minyak strategis mereka. Namun, kekhawatiran kembali muncul setelah data menunjukkan Iran meningkatkan serangan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz dan kelompok Houthi di Yaman membantah klaim hilangnya wilayah strategis mereka, serta para pejabat tinggi organisasi perminyakan memperingatkan bahwa cadangan global kian menipis hingga ke tingkat yang mengkhawatirkan. Majalh The Atlantic melaporkan bahwa Gedung Putih telah meminta Kementerian Pertahanan AS (Pentagon) untuk menyusun opsi serangan terhadap sejumlah lokasi di Iran menjelang pemilihan paruh waktu, di tengah risiko Partai Republik kubu Trump kehilangan kendali atas kedua majelis Kongres, yaitu DPD (Senate) dan DPR (House of Representatives). Artikel di majalah tersebut menyebutkan bahwa cakupan dan target serangan masih dalam pembahasan, namun menambahkan bahwa operasi yang lebih luas mungkin akan dilakukan setelah pemungutan suara pada tanggal 3 November. Ke depan, investor bersiap menghadapi musim laporan keuangan (earnings season) 3Q26, dengan perusahaan teknologi menjadi sorotan di tengah munculnya berbagai pertanyaan mengenai profitabilitas dan valuasi mereka yang tinggi, mengingat besarnya dana yang telah mereka gelontorkan ke sektor Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI). 📌 Statistik IHSG: 6,031.284 | -115.440 poin | (-1.88%) Volume (Shares) : 63.190 Billion Total Value (IDR) : 12.791 Trillion Market Cap (IDR) : 10,629.520 Trillion Saham naik : 171 Saham turun : 497 Tiga Sektor yang menjadi penekan IHSG: a. Energy: -18.926 b. Basic Material: -14.432 c. Financial: -9.066 Top Gainers: ALKA :8,150 | +600 | +7.95% SMMT :3,600 | +360 | +11.11% AGII :3,550 | +330 | +10.25% BIKE :1,715 | +210 | +13.95% SAFE :905 | +180 | +24.83% Top Losers: SINI :15,000 | -1750 | -10.45% UNTR :24,350 | -1000 | -3.94% MGLV :12,500 | -800 | -6.02% LIFE :9,050 | -625 | -6.46% ITMG :25,325 | -600 | -2.31% Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB. Melalui Zoom Webinar: https://bit.ly/PhillipWebinar *Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900. www.poems.co.id

Tiga Sektor yang menjadi penekan IHSG: a. Energy: -11.808 b. Basic Material: -5.608 c. Infrastructure: -3.819
Tiga Sektor yang menjadi penekan IHSG: a. Energy: -11.808 b. Basic Material: -5.608 c. Infrastructure: -3.819

Phillip Sekuritas Indonesia JCI Indication (October 8, 2026) Bearish Support: 6,040; Resistance: 6,260 Indeks saham di Asia Kamis pagi (8/10) dibuka melemah mengikuti pergrekan indeks saham utama di Wall Street semalam seiring terus naiknya imbal hasil (yield) surat utang Pemerintah AS (US Treasury) bertenor panjang sehingga membangkitkan ketakutan mengenai tekanan inflasi dan beban utang Pemerintah AS S&P 500 dan DJIA memutus rangkaian kenaikan selama empat hari beruntun sementara NASDAQ menderita penurunan pertama dalam enam hari terakhir. Di pasar obligasi, yield US Treasury note bertenor 10 tahun berakhir di 5.29% setelah di awal sesi perdagangan sempat mencapai 5.35%, tertinggi sejak tahun 2002. Investor mencerna FOMC Meeting Minutes atau risalah (notulen) rapat bank sentral AS (Federal Reserve) pada tanggal 16 Seprember yang lalu. Dokumen ini memperlihatkan para pejabat tinggi Federal Reserve menilai akan ada satu lagi kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun ini meskipun tidak ada jadwal pasti yang disebutkan. Namun, data ekonomi yang dirilis dalam beberapa minggu terakhir telah mengubah gambaran situasi ekonomi AS secara signifikan. Core PCE Price Index, ukuran inflasi yang menjadi acuan utama Federal Reserve, naik 3% Y/Y di bulan Agustus; tergolong moderat karena berada di bawah perkiraan kenaikan 3.3% Y/Y sekaligus menunjukkan penurunan dari 3.3% Y/Y pada bulan Juli. Sementara itu, data ketenagakerjaan (Non-Farm Payrolls) AS untuk bulan September keluar jauh di bawah ekspektasi pasar, dengan penambahan lapangan kerja hanya sebanyak 29.000, sedangkan tingkat pengangguran naik tipis menjadi 4.2% dari sebelumnya 4.1%. Pasar tenaga kerja yang kurang cerah, ditambah lagi dengan indikator inflasi yang masih tinggi, membuat para analis dan bahkan sejumlah pejabat tinggi Federal Reserve mendinginkan wacana mengenai kenaikan suku bunga lanjutan pada pertemuan kebijakan Federal Reserve tanggal 27-28 Oktober yang akan datang. Pasar kontrak berjangka (Futures) memperkirakan hanya ada peluang 17% untuk kenaikan suku bunga bulan ini, namun peluang kenaikan suku bunga mencapai sekitar 70% di bulan Desember. News PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) akan membagikan dividen interim sebesar IDR 268.7 miliar. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) akan melunasi obligasi sebesar IDR 74.0 miliar. PT Airasia Tbk (CMPP) mencatatkan pembengkakan rugi bersih sebesar 85.89% menjadi IDR 1.45 triliun di semester I 2026. Technical Recommendations (Swing Trading) HOPE (Sharia) - Last Daily Transaction Only Around IDR 3.6 Bio Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 272 Target Price 1 : 314 (+15.44%) Target Price 2 : 340 (+25.00%) Stop Loss : 236 (-13.24%) SMIL (Sharia) Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 466 Target Price 1 : 505 (+8.37%) Target Price 2 : 535 (+14.81%) Stop Loss : 430 (-7.73%) Sell on Strength (SoS) MARK: September 25, 2026 Hit Target 1 1230 (+6.03%) Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB melalui Zoom https://bit.ly/PhillipWebinar Pembukaan rekening: https://www.poems.co.id/Home/OpenAccount Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900. www.poems.co.id

🔴 Live Phillip Morning Market Call juga dapat diakses melalui: 👉🏻Zoom : bit.ly/PhillipWebinar

Updated October 8, 2026: - 08.10 WIB 🔴 Suspend: IFSH, MPXL, PGLI, AIMS 🟢 Unsuspend: NICK, BIKE, POLA 🟡 UMA: - 🔴 FCA IN: - 🟢 FCA OUT: -