en
Feedback
Phillip Sekuritas Indonesia Research

Phillip Sekuritas Indonesia Research

Open in Telegram

PSI Research Official Account - Disclaimer On http://bit.ly/DisclaimerPSI

Show more

šŸ“ˆ Analytical overview of Telegram channel Phillip Sekuritas Indonesia Research

Channel Phillip Sekuritas Indonesia Research (@research_psi) in the Indonesian language segment is an active participant. Currently, the community unites 12 574 subscribers, ranking 9 489 in the Economy & Finance category and 5 347 in the Indonesia region.

šŸ“Š Audience metrics and dynamics

Since its creation on невіГомо, the project has demonstrated rapid growth, gathering an audience of 12 574 subscribers.

According to the latest data from 06 September, 2026, the channel demonstrates stable activity. Although there has been a change in the number of participants by -12 over the last 30 days and by 4 over the last 24 hours, overall reach remains high.

  • Verification status: Verified (Officially confirmed by Telegram)
  • Engagement rate (ER): The average audience engagement rate is 6.90%. Within the first 24 hours after publication, content typically collects 5.04% reactions from the total number of subscribers.
  • Post reach: On average, each post receives 868 views. Within the first day, a publication typically gains 634 views.
  • Reactions and interaction: The audience actively supports content: the average number of reactions per post is 1.
  • Thematic interests: Content is focused on key topics such as iran, y/y, senjata, idr, saham.

šŸ“ Description and content policy

The author describes the resource as a platform for expressing subjective opinions:
ā€œPSI Research Official Account - Disclaimer On http://bit.ly/DisclaimerPSIā€

Thanks to the high frequency of updates (latest data received on 07 September, 2026), the channel maintains relevance and a high level of publication reach. Analytics show that the audience actively interacts with content, making it an important point of influence in the Economy & Finance category.

12 574
Subscribers
+424 hours
+47 days
-1230 days
Attracting Subscribers
September '26
September '26
+24
in 0 channels
August '26
+78
in 0 channels
Get PRO
July '26
+63
in 0 channels
Get PRO
June '26
+51
in 0 channels
Get PRO
May '26
+51
in 0 channels
Get PRO
April '26
+96
in 0 channels
Get PRO
March '26
+21
in 0 channels
Get PRO
February '26
+114
in 0 channels
Get PRO
January '26
+250
in 0 channels
Get PRO
December '25
+149
in 0 channels
Get PRO
November '25
+92
in 0 channels
Get PRO
October '25
+189
in 0 channels
Get PRO
September '25
+169
in 0 channels
Get PRO
August '25
+121
in 0 channels
Get PRO
July '25
+102
in 0 channels
Get PRO
June '25
+73
in 0 channels
Get PRO
May '25
+65
in 0 channels
Get PRO
April '25
+47
in 0 channels
Get PRO
March '25
+31
in 0 channels
Get PRO
February '25
+60
in 0 channels
Get PRO
January '25
+101
in 0 channels
Get PRO
December '24
+45
in 0 channels
Get PRO
November '24
+58
in 0 channels
Get PRO
October '24
+134
in 0 channels
Get PRO
September '24
+106
in 0 channels
Get PRO
August '24
+79
in 0 channels
Get PRO
July '24
+50
in 0 channels
Get PRO
June '24
+46
in 0 channels
Get PRO
May '24
+109
in 0 channels
Get PRO
April '24
+92
in 0 channels
Get PRO
March '24
+122
in 0 channels
Get PRO
February '24
+868
in 0 channels
Get PRO
January '24
+155
in 0 channels
Get PRO
December '23
+124
in 0 channels
Get PRO
November '23
+145
in 0 channels
Get PRO
October '23
+143
in 0 channels
Get PRO
September '23
+134
in 0 channels
Get PRO
August '23
+119
in 0 channels
Get PRO
July '23
+141
in 0 channels
Get PRO
June '23
+161
in 0 channels
Get PRO
May '23
+116
in 0 channels
Get PRO
April '23
+143
in 0 channels
Get PRO
March '23
+285
in 0 channels
Get PRO
February '23
+1 112
in 0 channels
Get PRO
January '23
+183
in 0 channels
Get PRO
December '22
+70
in 0 channels
Get PRO
November '22
+79
in 0 channels
Get PRO
October '22
+91
in 0 channels
Get PRO
September '22
+109
in 0 channels
Get PRO
August '22
+86
in 0 channels
Get PRO
July '22
+42
in 0 channels
Get PRO
June '22
+117
in 0 channels
Get PRO
May '22
+86
in 0 channels
Get PRO
April '22
+172
in 0 channels
Get PRO
March '22
+236
in 0 channels
Get PRO
February '22
+38
in 0 channels
Get PRO
January '22
+71
in 0 channels
Get PRO
December '21
+58
in 0 channels
Get PRO
November '21
+53
in 0 channels
Get PRO
October '21
+130
in 0 channels
Get PRO
September '21
+81
in 0 channels
Get PRO
August '21
+115
in 0 channels
Get PRO
July '21
+111
in 0 channels
Get PRO
June '21
+122
in 0 channels
Get PRO
May '21
+94
in 0 channels
Get PRO
April '21
+144
in 0 channels
Get PRO
March '21
+321
in 0 channels
Get PRO
February '21
+478
in 0 channels
Get PRO
January '21
+1 468
in 0 channels
Get PRO
December '20
+9 572
in 0 channels
Date
Subscriber Growth
Mentions
Channels
06 September+5
05 September0
04 September0
03 September+11
02 September+7
01 September+1
Channel Posts
2
Updated September 7, 2026: - 08.12 WIB šŸ”“ Suspend: PPGL, NATO 🟢 Unsuspend: ASLI, NICK 🟔 UMA: UANG šŸ”“ FCA IN: - 🟢 FCA OUT: -
225
3
+3
No text...
301
4
Selamat pagi😁, Phillip Morning Webinar akan live pukul 08.30 WIB. Simak pembahasan pasar dan ikuti sesi tanya jawab teknikal
Selamat pagi😁, Phillip Morning Webinar akan live pukul 08.30 WIB. Simak pembahasan pasar dan ikuti sesi tanya jawab teknikal bersama analis kami. Zoom : bit.ly/PhillipWebinar
129
5
No text...
746
6
šŸ“©Phillip Sekuritas IndonesiašŸ“© Market Review September 3, 2026 Ā  Indeks saham di Asia Jumat sore (4/9) mayoritas ditutup menguat menjelang rilis data pasar tenaga kerja (Non-Farm Payrolls) AS malam ini dan setelah komentar dari salah datu pejabat tinggi bank sentral AS (Federal Reserve) meredakan kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga dalam pertemuan kebijakan bulan ini. Ā  Namun, investor masih merasa cemas dan harga minyak mentah kembali naik setelah AS dan Iran akhir pekan lalu saling berbalas serangan, menyusul eskalasi konflik yang telah berlangsung selama enam bulan di antara kedua negara. Ā  Gubernur Federal Reserve Christopher Waller kemarin mengatakan bahwa keputusannya terkait langkah kebijakan tanggal 16 September nanti akan bergantung pada data yang masuk, dan angka inflasi yang lebih rendah akan mendorongnya untuk cenderung mempertahankan suku bunga. Ā  Sebelumnya, Presiden Federal Reserve Bank di New York, John Williams mengatakan kepada CNBC bahwa para pembuat kebijakan perlu mengambil sikap sabar atau wait and see. Williams menjelaskan bahwa sekarang belum ada tanda-tanda yang jelas apakah kebijakan moneter saat ini sudah cukup untuk memastikan inflasi kembali ke target dalam satu atau dua tahun ke depan, atau apakah Federal Reserve perlu mengambil tindakan lebih lanjut untuk mencapai penurunan inflasi. Ā  Pasar global sempat terguncang pekan ini akibat krisis di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak mentah sekitar 10%, sehingga memperparah kekhawatiran akan inflasi dan memberi tekanan pada bank sentral untuk menaikkan suku bunga. Ā  Situasi ini mengerek imbal hasil (yield) surat utang Pemerintah ke tingkat tertinggi dalam beberapa dekade, sementara para analis juga menyoroti lonjakan pinjaman korporasi untuk mendanai investasi di Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) serta kekhawatiran terkait kondisi fidkal Pemerintah AS. Ā  Data Non-Farm Payrolls (NFP) diperkirakan akan memperlihatkan bahwa ekonomi AS menambah 56,000 pekerja bulan lalu setelah mengurangi jumlah pekerja hingga 23,000 di bulan Juli. Tingkat Pengangguran diyakini stabil di 4.1%. Ā  Lebih lanjut, Rata-rata Upah Per Jam (Average Hourly Earnings) diramalkan naik 0.3% M/M (+3.0% Y/Y), lebih cepat dari kenaikan 0.1% M/M (+3.2% Y/Y) di bulan Juli. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja atau Labor Force Participation Rate (LFPR) kemungkinan besar bertahan di 61.4%. Ā  šŸ“Œ StatistikĀ  IHSG: 6,636.475 | -31.416 poin | (-0.47%)Ā Ā  Volume (Shares) : 35.793 BillionĀ  Total Value (IDR) :15.034 Trillion Market Cap (IDR) : 11,624.511 Trillion Saham naik : 256 Saham turun: 363 Ā  šŸ“Š Sektor Penekan (Bloomberg) Non SiklikalĀ Ā  : -4.816 Basic Material : -2.988 TechnologyĀ Ā Ā Ā  : -1.386 Ā  Top Gainers: MGLV :12,275 | +1100 | +9.84% UANG :4,010 | +800 | +24.92% SURE :3,280 | +650 | +24.71% PKPK :4,380 | +650 | +17.43% SMMT :2,610 | +520 | +24.88% Ā  Top Losers: UNTR :24,950 | -350 | -1.38% CMRY :4,570 | -260 | -5.38% PTSP :1,390 | -245 | -14.98% GGRM :20,075 | -225 | -1.11% SINI :14,500 | -200 | -1.36% Ā  Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB.Ā Ā  Melalui Zoom Webinar:Ā  https://bit.ly/PhillipWebinar *Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900. www.poems.co.id
849
7
šŸ“©Phillip Sekuritas IndonesiašŸ“© Market Review September 3, 2026 Indeks saham di Asia Jumat sore (4/9) mayoritas ditutup menguat menjelang rilis data pasar tenaga kerja (Non-Farm Payrolls) AS malam ini dan setelah komentar dari salah datu pejabat tinggi bank sentral AS (Federal Reserve) meredakan kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga dalam pertemuan kebijakan bulan ini. Namun, investor masih merasa cemas dan harga minyak mentah kembali naik setelah AS dan Iran akhir pekan lalu saling berbalas serangan, menyusul eskalasi konflik yang telah berlangsung selama enam bulan di antara kedua negara. Gubernur Federal Reserve Christopher Waller kemarin mengatakan bahwa keputusannya terkait langkah kebijakan tanggal 16 September nanti akan bergantung pada data yang masuk, dan angka inflasi yang lebih rendah akan mendorongnya untuk cenderung mempertahankan suku bunga. Sebelumnya, Presiden Federal Reserve Bank di New York, John Williams mengatakan kepada CNBC bahwa para pembuat kebijakan perlu mengambil sikap sabar atau wait and see. Williams menjelaskan bahwa sekarang belum ada tanda-tanda yang jelas apakah kebijakan moneter saat ini sudah cukup untuk memastikan inflasi kembali ke target dalam satu atau dua tahun ke depan, atau apakah Federal Reserve perlu mengambil tindakan lebih lanjut untuk mencapai penurunan inflasi. Pasar global sempat terguncang pekan ini akibat krisis di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak mentah sekitar 10%, sehingga memperparah kekhawatiran akan inflasi dan memberi tekanan pada bank sentral untuk menaikkan suku bunga. Situasi ini mengerek imbal hasil (yield) surat utang Pemerintah ke tingkat tertinggi dalam beberapa dekade, sementara para analis juga menyoroti lonjakan pinjaman korporasi untuk mendanai investasi di Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) serta kekhawatiran terkait kondisi fidkal Pemerintah AS. Data Non-Farm Payrolls (NFP) diperkirakan akan memperlihatkan bahwa ekonomi AS menambah 56,000 pekerja bulan lalu setelah mengurangi jumlah pekerja hingga 23,000 di bulan Juli. Tingkat Pengangguran diyakini stabil di 4.1%. Lebih lanjut, Rata-rata Upah Per Jam (Average Hourly Earnings) diramalkan naik 0.3% M/M (+3.0% Y/Y), lebih cepat dari kenaikan 0.1% M/M (+3.2% Y/Y) di bulan Juli. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja atau Labor Force Participation Rate (LFPR) kemungkinan besar bertahan di 61.4%. šŸ“Œ Statistik IHSG: 6,636.475 | -31.416 poin | (-0.47%) Volume (Shares) : 35.793 Billion Total Value (IDR) :15.034 Trillion Market Cap (IDR) : 11,624.511 Trillion Saham naik : 256 Saham turun: 363 šŸ“Š Sektor Penekan (Bloomberg) Non Siklikal : -4.816 Basic Material : -2.988 Technology : -1.386 Top Gainers: MGLV :12,275 | +1100 | +9.84% UANG :4,010 | +800 | +24.92% SURE :3,280 | +650 | +24.71% PKPK :4,380 | +650 | +17.43% SMMT :2,610 | +520 | +24.88% Top Losers: UNTR :24,950 | -350 | -1.38% CMRY :4,570 | -260 | -5.38% PTSP :1,390 | -245 | -14.98% GGRM :20,075 | -225 | -1.11% SINI :14,500 | -200 | -1.36% Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB. Melalui Zoom Webinar: https://bit.ly/PhillipWebinar *Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900. www.poems.co.id
1
8
Tiga Sektor yang menjadi penekan IHSG: a. Basic Material: -2.638 b. Non Siklikal: -2.436 c. Siklikal: -1.338
Tiga Sektor yang menjadi penekan IHSG: a. Basic Material: -2.638 b. Non Siklikal: -2.436 c. Siklikal: -1.338
712
9
Investasi hari ini, langkah bermakna untuk esok. ✨ Sudah tahu bagaimana Sukuk Ritel (SR025) bisa menjadi salah satu pilihan i
Investasi hari ini, langkah bermakna untuk esok. ✨ Sudah tahu bagaimana Sukuk Ritel (SR025) bisa menjadi salah satu pilihan investasi untuk membantu merencanakan masa depan sekaligus berkontribusi pada pembangunan negeri? Yuk, temukan jawabannya dalam Talkshow SR025: ā€œInvestasi Hari Ini, Langkah Bermakna untuk Esokā€ bersama narasumber dari DJPPR Kementerian Keuangan RI dan POEMS Syariah. šŸ“… Sabtu, 5 September 2026 ā° 09.30 WIB – selesai šŸ“ Teater Lt. 2 FEB Pascasarjana (Kampus 1), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Narasumber: Dr. Muhammad Iqbal Balative, SE, MBA Kasubdit Program dan Manajemen Pengetahuan Direktorat Pembiayaan Syariah, DJPPR, Kementerian Keuangan RI Zainal Falah POEMS Syariah – PT Phillip Sekuritas Indonesia GRATIS! Jangan lewatkan kesempatan untuk berdiskusi dan mengenal lebih dekat SR025. šŸ‘‰ Registrasi sekarang: link.poems.id/talkshowsr025
735
10
https://www.idxchannel.com/market-news/bank-mandiri-bmri-umumkan-dividen-interim-rp616-triliun
636
11
Phillip Sekuritas Indonesia JCI Indication (September 4, 2026) Bullish Support: 6,480; Resistance: 6,840 Indeks saham di Asia Jumat pagi (4/9) dibuka menguat mengikuti pergerakan indeks saham utama di Wall Street semalam setelah komentar Gubernur bank sentral AS (Federal Reserve) Christopher Waller mengisyaratkan kesediaan untuk tetap bersabar dalam menaikkan suku bunga. Namun, pelaku pasar tetap merasa cemas di tengah serangan terbaru Iran terhadap pangkalan atau fasilitas militer AS di kawasan Teluk Persia. Waller mengatakan bahwa jika data ekonomi mendatang mengkonfirmasi meredanya tekanan inflasi, ia cenderung mendukung langkah untuk mempertahankan suku bunga pada pertemuan kebijakan Federal Reserve berikutnya. Awal minggu ini, imbal hasil (yield) obligasi global melonjak seiring meningkatnya kekhawatiran akan inflasi dan lonjakan harga minyak mentah, menyusul eskalasi terbesar sejak Juli dalam konflik AS-Israel melawan Iran. Di pasar obligasi, yield surat utang Pemerintah AS (US Treasury note) bertenor 10 tahun turun 3.8 bps menjadi 4.76% setelah sehari sebelumnya sempat menyentuh 4.82%, tertinggi sejak bulan November 2023. Pasca komentar dari Waller, ekspektasi kenaikan suku bunga di pertengahan September menurun dengan pelaku pasar kontrak berjanka (Furtures) melihat 50% peluang kenaikan suku bunga, turun dari 63% sehari sebelumnya. Investor menantikan rilis data Non-Farm Payrolls (NFP) AS malam ini untuk menilai kondisi terkini pasar tenaga kerja AS setelah sejumlah data yang di rilis minggu ini memperkuat pandangan bahwa pasar tenaga kerja smasih stabil meskipun edang mengalami perlambatan. Data NFP diperkirakan akan memperlihatkan bahwa ekonomi AS menambah 56,000 pekerja bulan lalu setelah mengurangi jumlah pekerja hingga 23,000 di bulan Juli. Tingkat Pengangguran diyakini stabil di 4.1%. Rata-rata Upah Per Jam (Average Hourly Earnings) diramalkan naik 0.3% M/M (+3.0% Y/Y), lebih cepat dari kenaikan 0.1% M/M (+3.2% Y/Y) di bulan Juli. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja atau Labor Force Participation Rate (LFPR): kemungkinan besar bertahan di 61.4%. Dari sektor Jasa (Services), perhitungan akhir (Final) data S&P Global US Services PMI naik ke level 56.5 di bulan Agustus dari level 54.6 di bulan sebelumnya. Ini adalah revisi turun dari estimasi awal 56.8 namun jauh melampaui ekspektasi pasar yang berada di level 54.0. Pencapaian ini menandai ekspansi paling cepat dalam aktivitas sektor Jasa sejak Desember 2020, yang mencerminkan ketahanan sektor tersebut di tengah lonjakan harga energi akibat perang di Timur Tengah. Secara terpisah, data ISM Services PMI naik ke level 55.4 di bulan Agustus, tertinggi dalam enam bulan, dari level 54.1 di bulan Juli. News PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) akan melakukan private placement sebanyak 271.5 juta saham. PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) mencatat peningkatan laba bersih menjadi 547.5% menjadi IDR 20.33 miliar di semester I 2026. PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) mencatat peningkatan laba bersih menjadi 34% menjadi IDR 6.91 triliun di semester I 2026. Technical Recommendations (Swing Trading) CBDK Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bearish Trading Buy : 3990 Target Price 1 : 4370 (+9.52%) Target Price 2 : 4580 (+14.79%) Stop Loss : 3680 (-7.77%) INDF (Sharia) Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 7200 Target Price 1 : 7400 (+2.78%) Target Price 2 : 7500 (+4.17%) Stop Loss : 7050 (-2.08%) PSAB (Sharia) Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 575 Target Price 1 : 610 (+6.09%) Target Price 2 : 635 (+10.43%) Stop Loss : 545 (-5.22%) Sell on Strength (SoS) SMGR: August 6, 2026 Hit Target 2 1735 (+11.94%) Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB melalui Zoom https://bit.ly/PhillipWebinar Pembukaan rekening: https://www.poems.co.id/Home/OpenAccount Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900. www.poems.co.id
591
12
https://www.youtube.com/watch?v=zzPutm_eb4k
551
13
šŸ”“ Live Phillip Morning Market Call juga dapat diakses melalui: šŸ‘‰šŸ»Zoom : bit.ly/PhillipWebinar
641
14
Updated September 4, 2026: - 08.20 WIB šŸ”“ Suspend: NICK. ASLI, LIFE, TRUK 🟢 Unsuspend: GTBO 🟔 UMA: SINI, GRPH, PTSP šŸ”“ FCA IN: - 🟢 FCA OUT: -
693
15
No text...
690
16
+3
No text...
765
17
Selamat pagi😁, Phillip Morning Webinar akan live pukul 08.30 WIB. Simak pembahasan pasar dan ikuti sesi tanya jawab teknikal
Selamat pagi😁, Phillip Morning Webinar akan live pukul 08.30 WIB. Simak pembahasan pasar dan ikuti sesi tanya jawab teknikal bersama analis kami. Zoom : bit.ly/PhillipWebinar
748
18
šŸ“©Phillip Sekuritas IndonesiašŸ“© Market Review September 3, 2026 Ā  Indeks saham di Asia Kamis sore (3/9) mayoritas ditutup naik seiring meredanya aksi jual di pasar obligasi global, sementara para investor menantikan rilis data pasar tenaga kerja AS (Non-Farm Payrolls) pada hari Jumat untuk mendapatkan petunjuk mengenai langkah kebijakan bank sentral AS (Federal Reserve) selanjutnya. Ā  Rilis data ADP Employment Change semalam memperlihatkan sektor swasta di AS menambah 38,000 pekerja di bulan Agustus, lebih rendah dari penambahan sebanyak 46,000 di bulan sebelumnyaĀ  dan ekspektasi pasar yang bertambah 48,000. Secara umum, data ini merefleksikan adanya perlambatan di pasar tenaga kerja AS. Ā  Sebelumnya, pada hari Selasa data Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTS) memperlihatkan lowongan pekerjaan bertambah 89,000 menjadi 7.27 juta di bulan Juli dari 7.18 juta di bulan sebelumnya, lebih rendah dari ekspektasi pasar yang bertambah menjadi 7.3 juta. Ā  Jumlah pekerja yang secara sukarela meninggalkan pekerjaan mereka turun 157.000 menjadi 3.06 juta dari 3.21 juta di bulan Juni. Ā  Dari Asia, investor hari ini mencerna rilis data ekonomi dari Jepang, Australia, Singapura dan Korea Selatan. Ā  Perhitungan akhir (Final) data S&P Global Composite PMI Jepang di revisi naik ke level 53.5 di bulan Agustus, tertinggi sejak bulan Februari, dari estimasi awal 53.4 dan lebih tinggi dari level 52.7 yang tercatat di bulan Juli. Hal ini menandai ekspansi selama 17 bulan berturut-turut dalam aktivitas sektor swasta Jepang. Ā  Perhitungan akhir (Final) data S&P Global Services PMI Jepang di revisi naik ke level 52.5 di bulan Agustus, tertinggi sejak bulan Maret, dari estimasi awal 52.3 dan lebih tinggi dari level 51.2 yag tercatat di bulan Juli. Ā  Menurut perhitungan akhir (Final), data S&P Global Composite PMI Australia naik tipis ke level 52.7 di bulan Agustus dari perhitungan awal 52.5, namun melandai dari level 53.2 di bulan Juli. Ā  Menurut perhitungan akhir (Final), data S&P Global Services PMI Australia naik ke level 53.2 di bulan Agustus, lebih tinggi dari estimasi awal 52.9 namun melambat dari level tertinggi dalam enam bulan, 53.6 di bulan Juli. Ā  Data S&P Global PMI Singapura naik tipis ke level 59.4 di bulan Agustus dari level 59.2, menandakan peningkatan kondisi dunia usaha yang paling signifikan sejak bulan Mei 2022. Di Korea Selatan, Cadangan Devisa Korea melonjak menjadi USD442.3 miliar di akhir bulan Agustus dari USD428.0 miliar di bulan sebelumnya. Peningkatan sebesar USD14.3 miliar ini tercatat sebagai kenaikan bulanan terbesar dalam sejarah negara itu. Ā  šŸ“Œ StatistikĀ  IHSG: 6,667.891 | +72.115 poin | (+1.09%)Ā Ā  Volume (Shares) : 40.798 BillionĀ  Total Value (IDR) : 18.640 Trillion Market Cap (IDR) : 11,666.578 Trillion Saham naik : 402 Saham turun : 213 Ā  šŸ“Š Sektor Penopang (Bloomberg) Basic MaterialĀ Ā  : +10.508 EnergyĀ Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā Ā  : +9.455 Non SiklikalĀ Ā Ā Ā  : +7.160 Ā  Top Gainers: SINI :14,700 | +1950 | +15.29% LIFE :12,725 | +1175 | +10.17% FORU :3,220 | +640 | +24.81% UANG :3,210 | +640 | +24.90% AADI :11,175 | +525 | +4.93% Ā  Top Losers: POLU :18,600 | -775 | -4.00% SRAJ :13,400 | -650 | -4.63% ALKA :4,130 | -450 | -9.83% RDTX :13,325 | -425 | -3.09% AGAR :1,630 | -180 | -9.94% Ā  Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB.Ā Ā  Melalui Zoom Webinar:Ā  https://bit.ly/PhillipWebinar *Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900. www.poems.co.id
762
19
No text...
589
20
Investasi hari ini, langkah bermakna untuk esok. ✨ Sudah tahu bagaimana Sukuk Ritel (SR025) bisa menjadi salah satu pilihan i
Investasi hari ini, langkah bermakna untuk esok. ✨ Sudah tahu bagaimana Sukuk Ritel (SR025) bisa menjadi salah satu pilihan investasi untuk membantu merencanakan masa depan sekaligus berkontribusi pada pembangunan negeri? Yuk, temukan jawabannya dalam Talkshow SR025: ā€œInvestasi Hari Ini, Langkah Bermakna untuk Esokā€ bersama narasumber dari DJPPR Kementerian Keuangan RI dan POEMS Syariah. šŸ“… Sabtu, 5 September 2026 ā° 09.30 WIB – selesai šŸ“ Teater Lt. 2 FEB Pascasarjana (Kampus 1), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Narasumber: *Dr. Muhammad Iqbal Balative, SE, MBA* Kasubdit Program dan Manajemen Pengetahuan Direktorat Pembiayaan Syariah, DJPPR, Kementerian Keuangan RI *Zainal Falah* POEMS Syariah – PT Phillip Sekuritas Indonesia GRATIS! Jangan lewatkan kesempatan untuk berdiskusi dan mengenal lebih dekat SR025. šŸ‘‰ Registrasi sekarang: link.poems.id/talkshowsr025
684