Phillip Sekuritas Indonesia Research
PSI Research Official Account - Disclaimer On http://bit.ly/DisclaimerPSI
نمایش بیشتر📈 تحلیل کانال تلگرام Phillip Sekuritas Indonesia Research
کانال Phillip Sekuritas Indonesia Research (@research_psi) در بخش زبانی اندونزیایی بازیگری فعال است. در حال حاضر جامعه شامل 12 566 مشترک است و جایگاه 9 732 را در دسته اقتصاد و امور مالی و رتبه 5 630 را در منطقه اندونيسيا دارد.
📊 شاخصهای مخاطب و پویایی
از زمان ایجاد در невідомо، پروژه رشد سریعی داشته و 12 566 مشترک جذب کرده است.
بر اساس آخرین دادهها در تاریخ 26 ژوئیه, 2026، کانال فعالیت پایداری دارد. در ۳۰ روز گذشته تغییر اعضا برابر -32 و در ۲۴ ساعت گذشته برابر -5 بوده و همچنان دسترسی گستردهای حفظ شده است.
- وضعیت تأیید: تأیید شده (به صورت رسمی توسط تلگرام)
- نرخ تعامل (ER): میانگین تعامل مخاطب 6.63% است و در ۲۴ ساعت نخست پس از انتشار، محتوا معمولاً 5.17% واکنش نسبت به کل مشترکان کسب میکند.
- دسترسی پستها: هر پست به طور میانگین 833 بازدید دریافت میکند. در اولین روز معمولاً 649 بازدید جمعآوری میشود.
- واکنشها و تعامل: مخاطبان بهطور فعال حمایت میکنند؛ میانگین واکنش به هر پست 1 است.
- علایق موضوعی: محتوا بر موضوعات کلیدی مانند iran, y/y, senjata, idr, saham تمرکز دارد.
📝 توضیح و سیاست محتوایی
نویسنده این فضا را محل بیان دیدگاههای شخصی توصیف میکند:
“PSI Research Official Account - Disclaimer On
http://bit.ly/DisclaimerPSI”
به لطف بهروزرسانیهای پرتکرار (آخرین داده در تاریخ 27 ژوئیه, 2026)، کانال همواره بهروز و دارای دسترسی بالاست. تحلیلها نشان میدهد مخاطبان بهطور فعال با محتوا تعامل دارند و آن را به نقطه اثرگذاری مهم در دسته اقتصاد و امور مالی تبدیل کردهاند.
در حال بارگیری داده...
| تاریخ | رشد مشترکین | اشارات | کانالها | |
| 27 ژوئیه | +1 | |||
| 26 ژوئیه | 0 | |||
| 25 ژوئیه | +2 | |||
| 24 ژوئیه | +3 | |||
| 23 ژوئیه | +9 | |||
| 22 ژوئیه | +7 | |||
| 21 ژوئیه | 0 | |||
| 20 ژوئیه | +1 | |||
| 19 ژوئیه | 0 | |||
| 18 ژوئیه | +5 | |||
| 17 ژوئیه | +3 | |||
| 16 ژوئیه | +1 | |||
| 15 ژوئیه | 0 | |||
| 14 ژوئیه | +3 | |||
| 13 ژوئیه | +3 | |||
| 12 ژوئیه | 0 | |||
| 11 ژوئیه | 0 | |||
| 10 ژوئیه | +4 | |||
| 09 ژوئیه | 0 | |||
| 08 ژوئیه | +6 | |||
| 07 ژوئیه | +2 | |||
| 06 ژوئیه | 0 | |||
| 05 ژوئیه | 0 | |||
| 04 ژوئیه | 0 | |||
| 03 ژوئیه | 0 | |||
| 02 ژوئیه | 0 | |||
| 01 ژوئیه | +1 |
| 2 | 📩Phillip Sekuritas Indonesia📩
Market Review 27 July 2026
Indeks saham di Asia Senin sore (27/7) ditutup menguat seiring dengan penurunan lebih dari 5% pada harga minyak mentah setelah AS dan Iran menahan diri untuk tidaksaling serang sambil membahas kemungkinan dimulainya kembali negosiasi tentang kesepakatan gencatan senjata sementara.
Iran menyatakan pada hari Minggu bahwa mereka akan menghentikan serangan selama AS melakukan hal yang sama, dengan militer AS dilaporkan khawatir tentang menipisnya persediaan amunisi.
Namun, kelompok Houthi Yaman yang bersekutu dengan Iran masih menyerang instalasi minyak Saudi di sepanjang pantai Laut Merah, mengancam jalur air alternatif yang vital bagi perdagangan minyak global.
Iran dan Oman juga sedang bernegosiasi, dengan potensi kesepakatan yang akan terwujud berpusat pada pengaturan transit kapal melalui Selat Hormuz oleh Iran dengan pembatasan yang lebih sedikit bagi kapal-kapal.
AS dan negara-negara Teluk tetangga Iran kemungkinan besar tidak akan menerima kesepakatan apa pun yang mengakui kendali Iran atas Selat Hormuz.
Namun, Presiden AS Donald Trump mulai kehabisan pilihan untuk meredakan tekanan di pasar minyak, yang sedang menuju krisis karena persediaan mencapai tingkat yang sangat rendah.
Penurunan harga minyak mentah yang berkelanjutan dapat mengurangi tekanan pada bank sentral AS (Federal Reserve), yang dijadwalkan akan mengeluarkan keputusan suku bunga pada hari Rabu.
Federal Reserve diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan Federal Fund Rate (FFR) sambil memantau perkembangan inflasi, meskipun kenaikan suku bunga tidak bisa sepenuhnyai dikesampingkan.
Dari sisi ekonomi, laba perusahaan-perusahaan industri Tiongkok tumbuh dengan laju yang solid, meskipun lebih lambat, karena ketangguhan kinerja ekspor membantu meredam permintaan domestik yang lesu, sinyal bahwa pemulihan ekonomi Tiongkok tidak merata meskipun ada upaya dari para pembuat kebijakan untuk mendorong konsumsi.
Data Industrial Profit Tiongkok naik 15.1% Y/Y di bulan Juni, mrlambat dari 21.1% Y/Y di bulan sebelumnya dan tumbuh 18.5% Y/Y selama 1H26 menyusul pertumbuhan 18.8% Y/Y selama periode 5M26.
📌 Statistik
IHSG: 6,185.78 | -10.646 poin | (-0.17%)
Volume (Shares) : 27.775 Billion
Total Value (IDR) : 12.178 Trillion
Market Cap (IDR) : 10,874.025 Trillion
Saham naik : 307
Saham turun : 341
📊 Sektor Penekan (Bloomberg)
Infrastructure : -3.146 poin
Energy : -3.018 poin
Basic Material : -2.609 poin
Top Gainers:
DCII :191,375 | +4625| +2.46%
ADES 38,950 | +2575| +7.10%
TKIM : 6,225 | +300 | +5.06%
INKP : 7,950 | +275 | +3.58%
RLCO : 4,780 | +270 | +5.99%
Top Losers:
ARKO : 5,125 | -575| -10.09%
POLU :12,000 | -400 | -3.23%
STTP : 9,775 | -275 | -2.25%
FORU : 3,430 | -220 | -6.81%
TCPI : 4,660 | -200 | -3.60%
Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB.
Melalui Zoom Webinar: https://bit.ly/PhillipWebinar
*Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id | 340 |
| 3 | 📩Phillip Sekuritas Indonesia📩
Market Review 27 July 2026
Indeks saham di Asia Senin pagi (27/7) mayoritas di buka beragam (mkxed) dengan kecenderungan melemah setelah indeks saham utama di Wall Street akhir pekan lalu juga dirtutup beragam (mixed) dengan NASDAQ turun sementara DJIA dan S&P 500 naik di tengah Msih berlangsungnya tekanan jual atas saham-saham semikonduktor.
Sepanjang minggu lalu, DJIA dan S&P 500 menciut 0.38% dan 0.61% sementara NAADAQ jatuh 2.13%, menandakan penuruna selama dua minggu beruntun bagi ketiga indeks.
Di pasar obligasi, imbal hasil (yield) surat utang Pemerintah AS (US Treasury note) bertenor 10 Tahun mundur menjadi 4.68%, turun sekitar 2 bps setelah mencapai level tertingginya sejak bulan Januari 2025 di 4.72% sehari sebelumnya di tengaj ketakutan mengenai inflasi.
Di pasar komoditas, harga minyak mentah akhir pekan lalu anjlok lebih dari 3% setelah Reuters memberitakan bahwa Pakistan sedang mengusahakan pembicaraan damai terbaru antara AS dan Iran.
Pada hari Minggu, harga minyak mentah merosot lebih dalam lagi, menjauh dari level tertinggi dalam dua bulan yang dicapai pekan lalu, setelah AS dan Iran menahan diri untuk tidak melancarkan serangan militer di Teluk Persia untuk hari kedua berturut-turut.
Meskipun turun tajam, secara mingguan harga minyak mentah untuk jenis WTI dan Brent masing-masing melonjak 9.9% dan 8.3%, refleksi dari volatilitas yang dipicu oleh ketegangan di Timur Tengah.
Harga minyak mentah mengalami lonjakan bulan ini dipicu oleh meningkatnya pertempuran di Timur Tengah dan kekhawatiran bahwa kembalinya perang secara terbuka akan semakin memperlambat aliran minyak mentah global.
Dari sisi ekonomi, Singapura pagi ini memperketat kebijakan moneter untuk dua bulan berturut-turut, sebagai langkah antisipasi (preemtive) terhadap lonjakan harga minyak mentah yang kembali terjadi meskipun inflasi tetap terkendali.
Bank sentral Singapura atau Monetary Authority of Singapore (MAS) mengatakan akan sedikit menaikkan kisaran apresiasi nilai tukar efektif nominal atau Nominal Effective Exchange Rate (NEER) mata uang SGD, dengan penyesuaian yang lebih kecil daripada di bulan April.
Berbeda dengan bank sentral pada umumnya, MAS menjalankan kebijakan moneter dengan mengelola nilai tukar SGD terhadap sekeranjang mata uang yang bobotnya diukur berdasarkan perdagangan dalamrentang atau kisaran yang tidak diungkapkan, alih-alih menetapkan suku bunga.
📌 Statistik
IHSG: 6,185.78 | -10.646 poin | (-0.17%)
Volume (Shares) : 27.775 Billion
Total Value (IDR) : 12.178 Trillion
Market Cap (IDR) : 10,874.025 Trillion
Saham naik : 307
Saham turun : 341
📊 Sektor Penekan (Bloomberg)
Infrastructure : -3.146 poin
Energy : -3.018 poin
Basic Material : -2.609 poin
Top Gainers:
DCII :191,375 | +4625| +2.46%
ADES 38,950 | +2575| +7.10%
TKIM : 6,225 | +300 | +5.06%
INKP : 7,950 | +275 | +3.58%
RLCO : 4,780 | +270 | +5.99%
Top Losers:
ARKO : 5,125 | -575| -10.09%
POLU :12,000 | -400 | -3.23%
STTP : 9,775 | -275 | -2.25%
FORU : 3,430 | -220 | -6.81%
TCPI : 4,660 | -200 | -3.60%
Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB.
Melalui Zoom Webinar: https://bit.ly/PhillipWebinar
*Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id | 1 |
| 4 | https://industri.kontan.co.id/news/antam-antm-berencana-masuk-ekosistem-baterai-hingga-bangun-pabrik-emas-di-gresik | 334 |
| 5 | https://market.bisnis.com/read/20260727/192/1991336/astra-otoparts-auto-kantongi-laba-rp12-triliun-di-semester-i2026 | 403 |
| 6 | https://market.bisnis.com/read/20260727/192/1991376/laba-alfamidi-midi-naik-244-semester-i2026-pendapatan-tembus-rp1124-triliun | 387 |
| 7 | بدون متن... | 541 |
| 8 | https://nasional.kontan.co.id/news/ditunjuk-jadi-plt-gubernur-bi-destry-kami-akan-jaga-mandat-stabilitas-rupiah | 641 |
| 9 | https://www.youtube.com/watch?v=P15GoYw4kLw | 606 |
| 10 | Prediksi IHSG
Bullish
Support: 6000 Resistance: 6,400
Indeks saham di Asia Senin pagi (27/7) mayoritas di buka beragam (mkxed) dengan kecenderungan melemah setelah indeks saham utama di Wall Street akhir pekan lalu juga dirtutup beragam (mixed) dengan NASDAQ turun sementara DJIA dan S&P 500 naik di tengah Msih berlangsungnya tekanan jual atas saham-saham semikonduktor.
Sepanjang minggu lalu, DJIA dan S&P 500 menciut 0.38% dan 0.61% sementara NAADAQ jatuh 2.13%, menandakan penuruna selama dua minggu beruntun bagi ketiga indeks.
Di pasar obligasi, imbal hasil (yield) surat utang Pemerintah AS (US Treasury note) bertenor 10 Tahun mundur menjadi 4.68%, turun sekitar 2 bps setelah mencapai level tertingginya sejak bulan Januari 2025 di 4.72% sehari sebelumnya di tengaj ketakutan mengenai inflasi.
Di pasar komoditas, harga minyak mentah akhir pekan lalu anjlok lebih dari 3% setelah Reuters memberitakan bahwa Pakistan sedang mengusahakan pembicaraan damai terbaru antara AS dan Iran.
Pada hari Minggu, harga minyak mentah merosot lebih dalam lagi, menjauh dari level tertinggi dalam dua bulan yang dicapai pekan lalu, setelah AS dan Iran menahan diri untuk tidak melancarkan serangan militer di Teluk Persia untuk hari kedua berturut-turut.
Meskipun turun tajam, secara mingguan harga minyak mentah untuk jenis WTI dan Brent masing-masing melonjak 9.9% dan 8.3%, refleksi dari volatilitas yang dipicu oleh ketegangan di Timur Tengah.
Harga minyak mentah mengalami lonjakan bulan ini dipicu oleh meningkatnya pertempuran di Timur Tengah dan kekhawatiran bahwa kembalinya perang secara terbuka akan semakin memperlambat aliran minyak mentah global.
Dari sisi ekonomi, Singapura pagi ini memperketat kebijakan moneter untuk dua bulan berturut-turut, sebagai langkah antisipasi (preemtive) terhadap lonjakan harga minyak mentah yang kembali terjadi meskipun inflasi tetap terkendali.
Bank sentral Singapura atau Monetary Authority of Singapore (MAS) mengatakan akan sedikit menaikkan kisaran apresiasi nilai tukar efektif nominal atau Nominal Effective Exchange Rate (NEER) mata uang SGD, dengan penyesuaian yang lebih kecil daripada di bulan April.
Berbeda dengan bank sentral pada umumnya, MAS menjalankan kebijakan moneter dengan mengelola nilai tukar SGD terhadap sekeranjang mata uang yang bobotnya diukur berdasarkan perdagangan dalamrentang atau kisaran yang tidak diungkapkan, alih-alih menetapkan suku bunga.
Berita
PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 6.45% menjadi IDR 334.56 miliar di semester I 2026.
PT Bank JTrust Tbk (BCIC) mencatatkan penyusutan laba bersih sebesar 28.9% menjadi IDR 80.23 miliar di semester I 2026.
PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) mencatatkan penyusutan laba bersih sebesar 8.8% menjadi IDR 828.97 miliar di semester I 2026.
Technical Recommendations (Swing Trading)
EMAS
Short Term Trend : Bearish
Medium Term Trend : Bearish
Trading Buy : 6025
Target Price 1 : 6625 (+9.96%)
Target Price 2 : 7000
Stop Loss : 5425 (-9.96%)
MMIX- Highly Volatile Stock
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 660
Target Price 1 : 800 (+21.21%)
Target Price 2 : 905
Stop Loss : 545 (-17.42%)
*Disclaimer: Investasi dan perdagangan saham mengandung resiko tinggi. Setiap keputusan transaksi saham merupakan tanggung jawab masing-masing investor. Segala tulisan, materi, dan informasi, baik verbal maupun tertulis yang dibuat oleh bagian riset Phillip Sekuritas Indonesia merupakan hasil riset internal yang independent tanpa dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan saran, rekomendasi, usulan, anjuran, maupun paksaan untuk melakukan transaksi. Investor sangat dihimbau untuk melakukan analisa dan pengambilan keputusan perdagangan atau investasi saham dengan pertimbangan yang penuh kehati-hatian | 541 |
| 11 | https://finansial.bisnis.com/read/20260727/11/1991235/breaking-perry-warjiyo-mundur-dari-bank-indonesia | 651 |
| 12 | بدون متن... | 760 |
| 13 | Selamat pagi😁,
Phillip Morning Webinar akan live pukul 08.30 WIB. Simak pembahasan pasar dan ikuti sesi tanya jawab teknikal bersama analis kami.
Zoom : bit.ly/PhillipWebinar2 | 759 |
| 14 | بدون متن... | 1 024 |
| 15 | بدون متن... | 1 |
| 16 | 📩Phillip Sekuritas Indonesia📩
Market Review 24 July 2026
Indeks saham di Asia Selasa sore (24/7) di tutup melemah, dipimpin oleh KOSPI (-5.72%), Nikkei 225 (-2.73%) and TAIEX (-2.67%), tertekan oleh Krisis yang semakin dalam di Timur Tengah, kekhawatiran atas potensi gelembung (bubble) investasi di bidang Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan putaran terbaru kenaikan tarif perdagangan AS oleh Presiden Donald Trump.
Kekhawatiran kembali muncul mengenai apakah belanja besar untuk infrastruktur AI akan berkelanjutan (sustainable) setelah Alphabet dan Tesla memaparkan rencana belaja modal (Capex) mereka untuk AI.
Alphabet menaikkan proyeksi belanja modalnya (Capex) untuk tahun ini menjadi USD195 miliar hingga USD205 miliar dan memperingatkan angka Capex yang lebih tinggi di tahun 2027. Proyeksi Capex sebelumnya berada di kisaran USD180 miliar dan USD190 miliar.
Sementara itu, CEO Tesla, Elon Musk mengatakan bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun belanja modal besar-besaran bagi perusahaan, dengan fokus pada robot Optimus, taksi robot, dan pusat data.
Tesla mengatakan Capex 2Q26 melonjak 142% Y/Y menjadi USD5.79 miliar.dan memprediksi Capex lebih dari USD25 miliar tahun ini.
Dari sisi perang dagang, Pemerintah AS memberlakukan pajak sebesar 10% hingga 12,5% pada barang impor dari 60 negara mitra dagang AS yang mencakup 99% impor AS, dengan alasan bahwa mereka gagal sepenuhnya menegakkan larangan atas barang-barang yang diproduksi oleh praktik kerja paksa.
Langkah itu dilakukan tepat ketika hampir habis waktu untuk pungutan tarif sementara yang diberlakukan Presiden Trump setelah kekalahan telak di Mahkamah Agung (MA) AS.
Harga kontrak berjangka (Futures) minyak mentah jenis Brent melonjak ke level tertinggi sejak bulan Mei karena pertempuran sengit di Timur Tengah kembali mengancam memperlambat aliran minyak dan gas global.
Penyebab lonjakan harga ini adalah serangan kelompok pemberontak Houthi di Yaman terhadap dua kapal tanker minyak Saudi di Laut Merah. Hal itu mengancam jalur alternatif dari Selat Hormuz yang selama ini digunakan perusahaan minyak untuk mengangkut minyak mentah mereka dari Timur Tengah ke pelanggan di seluruh dunia.
Sadar betapa pentingnya jalur laut bagi perekonomian global, Presiden Trump mengancam akan memberikan hukuman militer besar bagi kelompok Houthi, yang didukung oleh Iran, jika mereka terus menyerang kapa tanker minyak.
📌 Statistik
IHSG: 6,196.43 | -118.880 poin | (-1.88%)
Volume (Shares) : 37.918 Billion
Total Value (IDR) : 17.726 Trillion
Market Cap (IDR) : 10,894.118 Trillion
Saham naik : 104
Saham turun : 587
📊 Sektor Penekan (Bloomberg)
Basic Material : -20.086 poin
Energy : -18.229 poin
Financial : -15.274 poin
Top Gainers:
ADES :36,275 | +875 | +2.47%
SINI : 7,475 | +675 | +9.93%
MPRO :14,425 | +550 | +3.96%
ALKA : 1,375 | +275 | +25.00%
MORA : 6,600 | +250 | +3.94%
Top Losers:
DCII :186,750| -3250| -1.71%
POLU :12,400 | -300 | -2.36%
MGLV : 8,400 | -275 | -3.17%
TINS : 3,430 | -250 | -7.05%
BMRI : 4,660 | -250 | -2.91%
Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB.
Melalui Zoom Webinar: https://bit.ly/PhillipWebinar
*Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id | 943 |
| 17 | بدون متن... | 79 |
| 18 | ECONOMIC PULSE
Interest Rate Decision
INDONESIA | MACRO
Key Highlights:
Bank Indonesia held the BI-Rate at 5.75%, while also maintained the Deposit Facility (DF) rate at 4.75% and the Lending Facility (LF) rate at 6.50%
In case of persistently high inflationary pressure, we expect Bank Indonesia to tighten monetary policy further, nudging BI Rate to 6.0%
We revised down our FY2026 forecast for the Jakarta Composite Index (JCI) to 7571 from previously 9461
We forecast USD/IDR spot rate to stubbornly stay above 17,800 in the foreseeable future.
Full Report: https://www.poems.co.id/research/DN/072426.pdf
Economist
Jasa Adhimulya | jamulya@phillip.co.id
========================================================
Talk to Us. Talk to Phillip.
*Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900 www.poems.co.id | 861 |
| 19 | بدون متن... | 807 |
| 20 | https://www.youtube.com/watch?v=rCapxZqK1-g | 869 |
