Phillip Sekuritas Indonesia Research
PSI Research Official Account - Disclaimer On http://bit.ly/DisclaimerPSI
Mostrar más📈 Análisis del canal de Telegram Phillip Sekuritas Indonesia Research
El canal Phillip Sekuritas Indonesia Research (@research_psi) en el segmento lingüístico de Indonesio es un actor destacado. Actualmente la comunidad reúne a 12 574 suscriptores, ocupando la posición 9 487 en la categoría Economía y Finanzas y el puesto 5 358 en la región Indonesia.
📊 Métricas de audiencia y dinámica
Desde su creación el невідомо, el proyecto ha mostrado un crecimiento acelerado, reuniendo a 12 574 suscriptores.
Según los últimos datos del 04 septiembre, 2026, el canal mantiene una actividad estable. En los últimos 30 días la variación de miembros fue de -18, y en las últimas 24 horas de -5, conservando un alto alcance.
- Estado de verificación: Verificado (confirmado oficialmente por Telegram)
- Tasa de interacción (ER): El promedio de interacción de la audiencia es 7.07%. Durante las primeras 24 horas tras publicar, el contenido suele obtener 5.02% de reacciones respecto al total de suscriptores.
- Alcance de las publicaciones: Cada publicación recibe en promedio 889 visualizaciones. En el primer día suele acumular 631 visualizaciones.
- Reacciones e interacción: La audiencia responde de forma activa: el promedio de reacciones por publicación es 1.
- Intereses temáticos: El contenido se centra en temas clave como iran, y/y, senjata, idr, saham.
📝 Descripción y política de contenido
El autor describe el recurso como un espacio para expresar opiniones subjetivas:
“PSI Research Official Account - Disclaimer On
http://bit.ly/DisclaimerPSI”
Gracias a la alta frecuencia de actualizaciones (últimos datos recibidos el 05 septiembre, 2026), el canal mantiene la vigencia y un amplio alcance. La analítica demuestra que la audiencia interactúa activamente con el contenido, lo que lo convierte en un punto de referencia dentro de la categoría Economía y Finanzas.
Carga de datos en curso...
| Fecha | Crecimiento de Suscriptores | Menciones | Canales | |
| 05 septiembre | 0 | |||
| 04 septiembre | 0 | |||
| 03 septiembre | +11 | |||
| 02 septiembre | +7 | |||
| 01 septiembre | +1 |
| 2 | 📩Phillip Sekuritas Indonesia📩
Market Review September 3, 2026
Indeks saham di Asia Jumat sore (4/9) mayoritas ditutup menguat menjelang rilis data pasar tenaga kerja (Non-Farm Payrolls) AS malam ini dan setelah komentar dari salah datu pejabat tinggi bank sentral AS (Federal Reserve) meredakan kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga dalam pertemuan kebijakan bulan ini.
Namun, investor masih merasa cemas dan harga minyak mentah kembali naik setelah AS dan Iran akhir pekan lalu saling berbalas serangan, menyusul eskalasi konflik yang telah berlangsung selama enam bulan di antara kedua negara.
Gubernur Federal Reserve Christopher Waller kemarin mengatakan bahwa keputusannya terkait langkah kebijakan tanggal 16 September nanti akan bergantung pada data yang masuk, dan angka inflasi yang lebih rendah akan mendorongnya untuk cenderung mempertahankan suku bunga.
Sebelumnya, Presiden Federal Reserve Bank di New York, John Williams mengatakan kepada CNBC bahwa para pembuat kebijakan perlu mengambil sikap sabar atau wait and see.
Williams menjelaskan bahwa sekarang belum ada tanda-tanda yang jelas apakah kebijakan moneter saat ini sudah cukup untuk memastikan inflasi kembali ke target dalam satu atau dua tahun ke depan, atau apakah Federal Reserve perlu mengambil tindakan lebih lanjut untuk mencapai penurunan inflasi.
Pasar global sempat terguncang pekan ini akibat krisis di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak mentah sekitar 10%, sehingga memperparah kekhawatiran akan inflasi dan memberi tekanan pada bank sentral untuk menaikkan suku bunga.
Situasi ini mengerek imbal hasil (yield) surat utang Pemerintah ke tingkat tertinggi dalam beberapa dekade, sementara para analis juga menyoroti lonjakan pinjaman korporasi untuk mendanai investasi di Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) serta kekhawatiran terkait kondisi fidkal Pemerintah AS.
Data Non-Farm Payrolls (NFP) diperkirakan akan memperlihatkan bahwa ekonomi AS menambah 56,000 pekerja bulan lalu setelah mengurangi jumlah pekerja hingga 23,000 di bulan Juli. Tingkat Pengangguran diyakini stabil di 4.1%.
Lebih lanjut, Rata-rata Upah Per Jam (Average Hourly Earnings) diramalkan naik 0.3% M/M (+3.0% Y/Y), lebih cepat dari kenaikan 0.1% M/M (+3.2% Y/Y) di bulan Juli. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja atau Labor Force Participation Rate (LFPR) kemungkinan besar bertahan di 61.4%.
📌 Statistik
IHSG: 6,636.475 | -31.416 poin | (-0.47%)
Volume (Shares) : 35.793 Billion
Total Value (IDR) :15.034 Trillion
Market Cap (IDR) : 11,624.511 Trillion
Saham naik : 256
Saham turun: 363
📊 Sektor Penekan (Bloomberg)
Non Siklikal : -4.816
Basic Material : -2.988
Technology : -1.386
Top Gainers:
MGLV :12,275 | +1100 | +9.84%
UANG :4,010 | +800 | +24.92%
SURE :3,280 | +650 | +24.71%
PKPK :4,380 | +650 | +17.43%
SMMT :2,610 | +520 | +24.88%
Top Losers:
UNTR :24,950 | -350 | -1.38%
CMRY :4,570 | -260 | -5.38%
PTSP :1,390 | -245 | -14.98%
GGRM :20,075 | -225 | -1.11%
SINI :14,500 | -200 | -1.36%
Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB.
Melalui Zoom Webinar: https://bit.ly/PhillipWebinar
*Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id | 575 |
| 3 | 📩Phillip Sekuritas Indonesia📩
Market Review September 3, 2026
Indeks saham di Asia Jumat sore (4/9) mayoritas ditutup menguat menjelang rilis data pasar tenaga kerja (Non-Farm Payrolls) AS malam ini dan setelah komentar dari salah datu pejabat tinggi bank sentral AS (Federal Reserve) meredakan kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga dalam pertemuan kebijakan bulan ini.
Namun, investor masih merasa cemas dan harga minyak mentah kembali naik setelah AS dan Iran akhir pekan lalu saling berbalas serangan, menyusul eskalasi konflik yang telah berlangsung selama enam bulan di antara kedua negara.
Gubernur Federal Reserve Christopher Waller kemarin mengatakan bahwa keputusannya terkait langkah kebijakan tanggal 16 September nanti akan bergantung pada data yang masuk, dan angka inflasi yang lebih rendah akan mendorongnya untuk cenderung mempertahankan suku bunga.
Sebelumnya, Presiden Federal Reserve Bank di New York, John Williams mengatakan kepada CNBC bahwa para pembuat kebijakan perlu mengambil sikap sabar atau wait and see.
Williams menjelaskan bahwa sekarang belum ada tanda-tanda yang jelas apakah kebijakan moneter saat ini sudah cukup untuk memastikan inflasi kembali ke target dalam satu atau dua tahun ke depan, atau apakah Federal Reserve perlu mengambil tindakan lebih lanjut untuk mencapai penurunan inflasi.
Pasar global sempat terguncang pekan ini akibat krisis di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak mentah sekitar 10%, sehingga memperparah kekhawatiran akan inflasi dan memberi tekanan pada bank sentral untuk menaikkan suku bunga.
Situasi ini mengerek imbal hasil (yield) surat utang Pemerintah ke tingkat tertinggi dalam beberapa dekade, sementara para analis juga menyoroti lonjakan pinjaman korporasi untuk mendanai investasi di Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) serta kekhawatiran terkait kondisi fidkal Pemerintah AS.
Data Non-Farm Payrolls (NFP) diperkirakan akan memperlihatkan bahwa ekonomi AS menambah 56,000 pekerja bulan lalu setelah mengurangi jumlah pekerja hingga 23,000 di bulan Juli. Tingkat Pengangguran diyakini stabil di 4.1%.
Lebih lanjut, Rata-rata Upah Per Jam (Average Hourly Earnings) diramalkan naik 0.3% M/M (+3.0% Y/Y), lebih cepat dari kenaikan 0.1% M/M (+3.2% Y/Y) di bulan Juli. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja atau Labor Force Participation Rate (LFPR) kemungkinan besar bertahan di 61.4%.
📌 Statistik
IHSG: 6,636.475 | -31.416 poin | (-0.47%)
Volume (Shares) : 35.793 Billion
Total Value (IDR) :15.034 Trillion
Market Cap (IDR) : 11,624.511 Trillion
Saham naik : 256
Saham turun: 363
📊 Sektor Penekan (Bloomberg)
Non Siklikal : -4.816
Basic Material : -2.988
Technology : -1.386
Top Gainers:
MGLV :12,275 | +1100 | +9.84%
UANG :4,010 | +800 | +24.92%
SURE :3,280 | +650 | +24.71%
PKPK :4,380 | +650 | +17.43%
SMMT :2,610 | +520 | +24.88%
Top Losers:
UNTR :24,950 | -350 | -1.38%
CMRY :4,570 | -260 | -5.38%
PTSP :1,390 | -245 | -14.98%
GGRM :20,075 | -225 | -1.11%
SINI :14,500 | -200 | -1.36%
Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB.
Melalui Zoom Webinar: https://bit.ly/PhillipWebinar
*Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id | 1 |
| 4 | Tiga Sektor yang menjadi penekan IHSG:
a. Basic Material: -2.638
b. Non Siklikal: -2.436
c. Siklikal: -1.338 | 619 |
| 5 | Investasi hari ini, langkah bermakna untuk esok. ✨
Sudah tahu bagaimana Sukuk Ritel (SR025) bisa menjadi salah satu pilihan investasi untuk membantu merencanakan masa depan sekaligus berkontribusi pada pembangunan negeri?
Yuk, temukan jawabannya dalam Talkshow SR025: “Investasi Hari Ini, Langkah Bermakna untuk Esok” bersama narasumber dari DJPPR Kementerian Keuangan RI dan POEMS Syariah.
📅 Sabtu, 5 September 2026
⏰ 09.30 WIB – selesai
📍 Teater Lt. 2 FEB Pascasarjana (Kampus 1), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Narasumber:
Dr. Muhammad Iqbal Balative, SE, MBA
Kasubdit Program dan Manajemen Pengetahuan Direktorat Pembiayaan Syariah, DJPPR, Kementerian Keuangan RI
Zainal Falah
POEMS Syariah – PT Phillip Sekuritas Indonesia
GRATIS! Jangan lewatkan kesempatan untuk berdiskusi dan mengenal lebih dekat SR025.
👉 Registrasi sekarang:
link.poems.id/talkshowsr025 | 649 |
| 6 | https://www.idxchannel.com/market-news/bank-mandiri-bmri-umumkan-dividen-interim-rp616-triliun | 605 |
| 7 | Phillip Sekuritas Indonesia
JCI Indication (September 4, 2026)
Bullish
Support: 6,480; Resistance: 6,840
Indeks saham di Asia Jumat pagi (4/9) dibuka menguat mengikuti pergerakan indeks saham utama di Wall Street semalam setelah komentar Gubernur bank sentral AS (Federal Reserve) Christopher Waller mengisyaratkan kesediaan untuk tetap bersabar dalam menaikkan suku bunga.
Namun, pelaku pasar tetap merasa cemas di tengah serangan terbaru Iran terhadap pangkalan atau fasilitas militer AS di kawasan Teluk Persia.
Waller mengatakan bahwa jika data ekonomi mendatang mengkonfirmasi meredanya tekanan inflasi, ia cenderung mendukung langkah untuk mempertahankan suku bunga pada pertemuan kebijakan Federal Reserve berikutnya.
Awal minggu ini, imbal hasil (yield) obligasi global melonjak seiring meningkatnya kekhawatiran akan inflasi dan lonjakan harga minyak mentah, menyusul eskalasi terbesar sejak Juli dalam konflik AS-Israel melawan Iran.
Di pasar obligasi, yield surat utang Pemerintah AS (US Treasury note) bertenor 10 tahun turun 3.8 bps menjadi 4.76% setelah sehari sebelumnya sempat menyentuh 4.82%, tertinggi sejak bulan November 2023.
Pasca komentar dari Waller, ekspektasi kenaikan suku bunga di pertengahan September menurun dengan pelaku pasar kontrak berjanka (Furtures) melihat 50% peluang kenaikan suku bunga, turun dari 63% sehari sebelumnya.
Investor menantikan rilis data Non-Farm Payrolls (NFP) AS malam ini untuk menilai kondisi terkini pasar tenaga kerja AS setelah sejumlah data yang di rilis minggu ini memperkuat pandangan bahwa pasar tenaga kerja smasih stabil meskipun edang mengalami perlambatan.
Data NFP diperkirakan akan memperlihatkan bahwa ekonomi AS menambah 56,000 pekerja bulan lalu setelah mengurangi jumlah pekerja hingga 23,000 di bulan Juli. Tingkat Pengangguran diyakini stabil di 4.1%.
Rata-rata Upah Per Jam (Average Hourly Earnings) diramalkan naik 0.3% M/M (+3.0% Y/Y), lebih cepat dari kenaikan 0.1% M/M (+3.2% Y/Y) di bulan Juli. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja atau Labor Force Participation Rate (LFPR): kemungkinan besar bertahan di 61.4%.
Dari sektor Jasa (Services), perhitungan akhir (Final) data S&P Global US Services PMI naik ke level 56.5 di bulan Agustus dari level 54.6 di bulan sebelumnya. Ini adalah revisi turun dari estimasi awal 56.8 namun jauh melampaui ekspektasi pasar yang berada di level 54.0.
Pencapaian ini menandai ekspansi paling cepat dalam aktivitas sektor Jasa sejak Desember 2020, yang mencerminkan ketahanan sektor tersebut di tengah lonjakan harga energi akibat perang di Timur Tengah.
Secara terpisah, data ISM Services PMI naik ke level 55.4 di bulan Agustus, tertinggi dalam enam bulan, dari level 54.1 di bulan Juli.
News
PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) akan melakukan private placement sebanyak 271.5 juta saham.
PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) mencatat peningkatan laba bersih menjadi 547.5% menjadi IDR 20.33 miliar di semester I 2026.
PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) mencatat peningkatan laba bersih menjadi 34% menjadi IDR 6.91 triliun di semester I 2026.
Technical Recommendations (Swing Trading)
CBDK
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bearish
Trading Buy : 3990
Target Price 1 : 4370 (+9.52%)
Target Price 2 : 4580 (+14.79%)
Stop Loss : 3680 (-7.77%)
INDF (Sharia)
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 7200
Target Price 1 : 7400 (+2.78%)
Target Price 2 : 7500 (+4.17%)
Stop Loss : 7050 (-2.08%)
PSAB (Sharia)
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 575
Target Price 1 : 610 (+6.09%)
Target Price 2 : 635 (+10.43%)
Stop Loss : 545 (-5.22%)
Sell on Strength (SoS)
SMGR: August 6, 2026
Hit Target 2 1735 (+11.94%)
Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB melalui Zoom https://bit.ly/PhillipWebinar
Pembukaan rekening: https://www.poems.co.id/Home/OpenAccount
Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id | 557 |
| 8 | https://www.youtube.com/watch?v=zzPutm_eb4k | 524 |
| 9 | 🔴 Live Phillip Morning Market Call juga dapat diakses melalui:
👉🏻Zoom : bit.ly/PhillipWebinar | 571 |
| 10 | Updated September 4, 2026: - 08.20 WIB
🔴 Suspend: NICK. ASLI, LIFE, TRUK
🟢 Unsuspend: GTBO
🟡 UMA: SINI, GRPH, PTSP
🔴 FCA IN: -
🟢 FCA OUT: - | 628 |
| 11 | Sin texto... | 627 |
| 12 | Sin texto... | 740 |
| 13 | Selamat pagi😁,
Phillip Morning Webinar akan live pukul 08.30 WIB. Simak pembahasan pasar dan ikuti sesi tanya jawab teknikal bersama analis kami.
Zoom : bit.ly/PhillipWebinar | 705 |
| 14 | 📩Phillip Sekuritas Indonesia📩
Market Review September 3, 2026
Indeks saham di Asia Kamis sore (3/9) mayoritas ditutup naik seiring meredanya aksi jual di pasar obligasi global, sementara para investor menantikan rilis data pasar tenaga kerja AS (Non-Farm Payrolls) pada hari Jumat untuk mendapatkan petunjuk mengenai langkah kebijakan bank sentral AS (Federal Reserve) selanjutnya.
Rilis data ADP Employment Change semalam memperlihatkan sektor swasta di AS menambah 38,000 pekerja di bulan Agustus, lebih rendah dari penambahan sebanyak 46,000 di bulan sebelumnya dan ekspektasi pasar yang bertambah 48,000. Secara umum, data ini merefleksikan adanya perlambatan di pasar tenaga kerja AS.
Sebelumnya, pada hari Selasa data Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTS) memperlihatkan lowongan pekerjaan bertambah 89,000 menjadi 7.27 juta di bulan Juli dari 7.18 juta di bulan sebelumnya, lebih rendah dari ekspektasi pasar yang bertambah menjadi 7.3 juta.
Jumlah pekerja yang secara sukarela meninggalkan pekerjaan mereka turun 157.000 menjadi 3.06 juta dari 3.21 juta di bulan Juni.
Dari Asia, investor hari ini mencerna rilis data ekonomi dari Jepang, Australia, Singapura dan Korea Selatan.
Perhitungan akhir (Final) data S&P Global Composite PMI Jepang di revisi naik ke level 53.5 di bulan Agustus, tertinggi sejak bulan Februari, dari estimasi awal 53.4 dan lebih tinggi dari level 52.7 yang tercatat di bulan Juli. Hal ini menandai ekspansi selama 17 bulan berturut-turut dalam aktivitas sektor swasta Jepang.
Perhitungan akhir (Final) data S&P Global Services PMI Jepang di revisi naik ke level 52.5 di bulan Agustus, tertinggi sejak bulan Maret, dari estimasi awal 52.3 dan lebih tinggi dari level 51.2 yag tercatat di bulan Juli.
Menurut perhitungan akhir (Final), data S&P Global Composite PMI Australia naik tipis ke level 52.7 di bulan Agustus dari perhitungan awal 52.5, namun melandai dari level 53.2 di bulan Juli.
Menurut perhitungan akhir (Final), data S&P Global Services PMI Australia naik ke level 53.2 di bulan Agustus, lebih tinggi dari estimasi awal 52.9 namun melambat dari level tertinggi dalam enam bulan, 53.6 di bulan Juli.
Data S&P Global PMI Singapura naik tipis ke level 59.4 di bulan Agustus dari level 59.2, menandakan peningkatan kondisi dunia usaha yang paling signifikan sejak bulan Mei 2022.
Di Korea Selatan, Cadangan Devisa Korea melonjak menjadi USD442.3 miliar di akhir bulan Agustus dari USD428.0 miliar di bulan sebelumnya. Peningkatan sebesar USD14.3 miliar ini tercatat sebagai kenaikan bulanan terbesar dalam sejarah negara itu.
📌 Statistik
IHSG: 6,667.891 | +72.115 poin | (+1.09%)
Volume (Shares) : 40.798 Billion
Total Value (IDR) : 18.640 Trillion
Market Cap (IDR) : 11,666.578 Trillion
Saham naik : 402
Saham turun : 213
📊 Sektor Penopang (Bloomberg)
Basic Material : +10.508
Energy : +9.455
Non Siklikal : +7.160
Top Gainers:
SINI :14,700 | +1950 | +15.29%
LIFE :12,725 | +1175 | +10.17%
FORU :3,220 | +640 | +24.81%
UANG :3,210 | +640 | +24.90%
AADI :11,175 | +525 | +4.93%
Top Losers:
POLU :18,600 | -775 | -4.00%
SRAJ :13,400 | -650 | -4.63%
ALKA :4,130 | -450 | -9.83%
RDTX :13,325 | -425 | -3.09%
AGAR :1,630 | -180 | -9.94%
Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB.
Melalui Zoom Webinar: https://bit.ly/PhillipWebinar
*Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id | 740 |
| 15 | Sin texto... | 576 |
| 16 | Investasi hari ini, langkah bermakna untuk esok. ✨
Sudah tahu bagaimana Sukuk Ritel (SR025) bisa menjadi salah satu pilihan investasi untuk membantu merencanakan masa depan sekaligus berkontribusi pada pembangunan negeri?
Yuk, temukan jawabannya dalam Talkshow SR025: “Investasi Hari Ini, Langkah Bermakna untuk Esok” bersama narasumber dari DJPPR Kementerian Keuangan RI dan POEMS Syariah.
📅 Sabtu, 5 September 2026
⏰ 09.30 WIB – selesai
📍 Teater Lt. 2 FEB Pascasarjana (Kampus 1), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Narasumber:
*Dr. Muhammad Iqbal Balative, SE, MBA*
Kasubdit Program dan Manajemen Pengetahuan Direktorat Pembiayaan Syariah, DJPPR, Kementerian Keuangan RI
*Zainal Falah*
POEMS Syariah – PT Phillip Sekuritas Indonesia
GRATIS! Jangan lewatkan kesempatan untuk berdiskusi dan mengenal lebih dekat SR025.
👉 Registrasi sekarang:
link.poems.id/talkshowsr025 | 663 |
| 17 | https://industri.kontan.co.id/news/cuaca-kering-dan-harga-pupuk-naik-produksi-sawit-2027-terancam-turun-29 | 652 |
| 18 | https://market.bisnis.com/read/20260903/192/2001025/eraa-siapkan-buyback-saham-lagi-total-rp500-miliar | 631 |
| 19 | https://market.bisnis.com/read/20260903/192/2001012/dkft-bagi-dividen-interim-rp30-per-saham-total-rp169-miliar | 628 |
| 20 | Tiga Sektor yang menjadi penopang IHSG:
a. Energy: +13.053
b. Basic Materal: +9.967
c. Non Siklikal: +6.166 | 665 |
