Phillip Sekuritas Indonesia Research
PSI Research Official Account - Disclaimer On http://bit.ly/DisclaimerPSI
إظهار المزيد📈 نظرة تحليلية على قناة تيليجرام Phillip Sekuritas Indonesia Research
تُعد قناة Phillip Sekuritas Indonesia Research (@research_psi) في القطاع اللغوي الإندونيسية لاعباً نشطاً. يضم المجتمع حالياً 12 561 مشتركاً، محتلاً المرتبة 9 728 في فئة الاقتصاد والمالية والمرتبة 5 662 في منطقة اندونيسيا.
📊 مؤشرات الجمهور والحراك
منذ تأسيسه في невідомо، حقق المشروع نمواً سريعاً وجمع 12 561 مشتركاً.
بحسب آخر البيانات بتاريخ 18 يوليو, 2026، تحافظ القناة على نشاط مستقر. خلال آخر 30 يوماً تغيّر عدد الأعضاء بمقدار -56، وفي آخر 24 ساعة بمقدار 3، مع بقاء الوصول العام مرتفعاً.
- حالة التحقق: موثّقة (مؤكدة رسمياً من تيليجرام)
- معدل التفاعل (ER): يبلغ متوسط تفاعل الجمهور 6.44%. وخلال أول 24 ساعة من النشر يحصد المحتوى عادةً 4.89% من ردود الفعل نسبةً إلى إجمالي المشتركين.
- وصول المنشورات: يحصل كل منشور على متوسط 809 مشاهدة. وخلال اليوم الأول يجمع عادةً 615 مشاهدة.
- التفاعلات والاستجابة: يتفاعل الجمهور بانتظام؛ متوسط التفاعلات لكل منشور يبلغ 1.
- الاهتمامات الموضوعية: يركز المحتوى على مواضيع رئيسية مثل iran, y/y, senjata, idr, saham.
📝 الوصف وسياسة المحتوى
يصف المؤلف القناة بأنها مساحة للتعبير عن الآراء الذاتية:
“PSI Research Official Account - Disclaimer On
http://bit.ly/DisclaimerPSI”
بفضل وتيرة التحديث المرتفعة (أحدث البيانات بتاريخ 19 يوليو, 2026) تحافظ القناة على حداثتها ومستوى وصول مرتفع. وتُظهر التحليلات تفاعلاً نشطاً من الجمهور، ما يجعلها نقطة تأثير مهمة ضمن فئة الاقتصاد والمالية.
جاري تحميل البيانات...
| التاريخ | نمو المشتركين | الإشارات | القنوات | |
| 19 يوليو | 0 | |||
| 18 يوليو | +5 | |||
| 17 يوليو | +3 | |||
| 16 يوليو | +1 | |||
| 15 يوليو | 0 | |||
| 14 يوليو | +3 | |||
| 13 يوليو | +3 | |||
| 12 يوليو | 0 | |||
| 11 يوليو | 0 | |||
| 10 يوليو | +4 | |||
| 09 يوليو | 0 | |||
| 08 يوليو | +6 | |||
| 07 يوليو | +2 | |||
| 06 يوليو | 0 | |||
| 05 يوليو | 0 | |||
| 04 يوليو | 0 | |||
| 03 يوليو | 0 | |||
| 02 يوليو | 0 | |||
| 01 يوليو | +1 |
| 2 | لا يوجد نص... | 1 |
| 3 | 📩Phillip Sekuritas Indonesia📩
Market Review July 17, 2026
Indeks saham di Asia Jumat sore (17/7) ditutup melemah, dipimpin oleh TAIEX (-6.47%) dan Nikkei 225 (-4.03%) dengan saham perusahaan teknologi sekali lagi menjadi sasaran aksi jual karena investor melaakukan aksi ambil untung(profit-taking) setelah reli yang luar biasa tahun ini.
Ledakan (Booming) Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah membuat valuasi perusahaan teknologi melonjak ke rekor tertinggi karena investor tidak ingin ketinggalan dalam mendapatkan bagian dari trend besar terkini.
Namun, dalam beberapa bulan terakhir muncul pertanyaan tentang apakah valuasi telah melampaui batas, dan kapan perusahaan-perusahaan teknologi akan benar-benar membukukan keuntungan.
Sebagian investor semakin meragukan apakah sejumlah besar dana yang dialokasikan untuk infrastruktur AI dapat menghasilkan tingkat pengembalian (return) yang memadai dalam jangka waktu yang wajar.
Permintaan yang sangat besar untuk memori dan prosesor komputer mungkin tidak berkelanjutan jika AI pada akhirnya tidak menghasilkan manfaat dan produktivitas sebanyak yang dijanjikan.
Dari sisi geopolitik, AS memperluas kampanye serangan udaranya terhadap Iran pada Jumat pagi dengan menghantam lebih banyak jembatan dan meruntuhkan sebuah menara di pelabuhan utama Iran, sebagai bagian dari ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mulai menyerang infrastruktur sipil guna menekan Iran agar melonggarkan cengkeramannya di Selat Hormuz.
Di pasar komoditas, harga minyak mentah mendekati level tertinggi dalam sebulan terakhir karena kekhawatiran bahwa perang antara AS dengan Iran akan menghalangi kapal tanker minyak memasuki Selat Hormuz dan memblokir pengiriman minyak mentah dari Teluk Persia ke pelanggan di seluruh dunia.
📌 Statistik
IHSG: 6,175.535 |+67.326 poin | (+1.10%)
Volume (Shares) : 29.176 Billion
Total Value (IDR) :16.348 Trillion
Market Cap (IDR) : 10,773.199 Trillion
Saham naik : 349
Saham turun: 261
📊 Sektor Penopang (Bloomberg)
Finansial : +17.504
Siklikal : +1.945
Non Siklikal : +1.102
Top Gainers:
MLPT :29,225 | +4450 | +17.96%
ADES :34,275 | +450 | +1.33%
BYAN :12,000 | +350 | +3.00%
BINA :4,250 | +310 | +7.87%
BBCA :6,475 | +250 | +4.02%
Top Losers:
DCII :190,050 | -7750 | -3.92%
UNTR : 26,550 | -375 | -1.39%
MKPI : 21,025 | -375 | -1.75%
ARTA : 2,490 | -190 | -7.09%
INKP : 7,625 | -175 | -2.24%
Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB.
Melalui Zoom Webinar: https://bit.ly/PhillipWebinar
*Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id | 726 |
| 4 | Reminder
TOBA - 2nd target 476 tercapai | 608 |
| 5 | https://money.kompas.com/read/2026/07/17/104622726/msci-longgarkan-aturan-peluang-saham-ri-masuk-indeks-global-makin-terbuka | 638 |
| 6 | https://www.idnfinancials.com/id/news/66204/msci-longgarkan-aturan-lonjakan-harga-saham-apa-dampaknya | 1 |
| 7 | https://market.bisnis.com/read/20260717/192/1988795/blok-masela-mulai-groundbreaking-adhi-ptro-bidik-peluang-cuan | 590 |
| 8 | https://market.bisnis.com/read/20260717/192/1988805/indika-energy-indy-buka-suara-soal-divestasi-kideco-rp181-triliun | 526 |
| 9 | لا يوجد نص... | 553 |
| 10 | لا يوجد نص... | 564 |
| 11 | Tiga Sektor yang menjadi penopang IHSG:
a. Finansial: +12.289
b. Infrastructure: 0.475
c. Property: +0.199 | 582 |
| 12 | https://www.youtube.com/watch?v=p5QLrjV_nn4 | 605 |
| 13 | Phillip Sekuritas Indonesia
JCI Indication (July 17, 2026)
*Bullish*
Support: 5,900; Resistance: 6,286
Indeks saham di Asia Jumat pagi (17/7) dibuka melemah mengikuti pergerakan indeks saham utama di Wall Street semalam dimana investor menimbang perkembangan pesat Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) sambil mencerna rilis laporan keuangan 2Q26 korporasi, sementara eskalasi perang antara AS dan Iran terus menekan sentiment pasar.
Dua pejabat tinggi bank sentral AS (Federal Reserve )mengisyaratkan pbahwa mungkin ada alasan untuk menaikkan suku bunga, meskipun data inflasi AS di level konsumen dan produsen yang di rilis minggu ini keluar lebih rendah dari yang diperkirakan.
Presiden Federal Reserve Bank di Kansas City, Jeff Schmid, menggarisbawahi bahwa inflasi belum berada pada level yang diinginkan bank sentral dan risiko inflasi kembali meningkat masih ada.
Presiden Federal Reserve Bank di Dallas, Lorie Logan, menyerukan kenaikan suku bunga, dengan mengatakan bahwa inflasi tampaknya tidak akan secara berkelanjutan kembali ke target 2% yang ditetapkan oleh bank sentral.
Dari sisi ekonomi, Penjualan Eceran menunjukkan bahwa konsumen pada bulan Juni terbebani oleh harga bensin, sementara jumlah klaim pengangguran awal ternyata lebih rendah dari yang diperkirakan, sebuah perkembangan positif bagi pasar tenaga kerja.
Penjualan Eceran di AS hanya naik 0.2% M/M (+6.7% Y/Y) di bulan Juni, terendah dalam lima bulan, melambat dari kenaikan 1.0% M/M (+7.3% Y/Y) di bulan sebelumnya dan sejalan dengan ekspektasi pasar.
Penjualan Eceran di luar penjualan mobil menyusut 0.2% M/M, berblik arah dari kensiksn 1.0% M/M di bulan Mei dan lebih buruk dari ramalan pasar yang turun 0.1% M/M.
Tidak termasuk penjualan bensin dan mobil, penjualan eceran naik 0,4% M/M setelah mencatatkan kenaikan 0,8% M/M di bulan Mei.
Di pasar tenaga kerja, data Initial Jobless Claims memperlihatkan jumlah orang yang untuk pertama kali mencairkan tunjangan pengangguran turun menjadi 208,000 untuk minggu yang berakhir tanggal 11 Juli dari 216,000 di minggu sebelumnya danjauh lebih rendah dari ekspektasi pasar yang sebanyak 217,000.
Lebih lanjut, data Continuing Jobless Claims memperlihatkan jumlah orang yang sudah mencairkan tunjangan pengangguran paling tidak selama dua minggu beruntun turun menjadi 1.8 juta untuk minggu yang berakhir tanggal 4 Juli dari 1.82 juta di mingu sebelumnya.
News
ASDM reported a 25% increase in net income to IDR 10.85 billion in the first half of 2026.
MKNT will conduct a private placement of up to IDR 1.02 trillion.
BBTN reported a 40.8% increase in net income to IDR 2.40 trillion in the first half of 2026.
*Technical Recommendations* (Swing Trading)
PSAB: Speculative on the support area
Short Term Trend : Bearish
Medium Term Trend : Bearish
Trading Buy : 420
Target Price 1 : 472 (+12.38%)
Target Price 2 : 494
Stop Loss : 372 (-11.43%)
TKIM
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bearish
Trading Buy : 5925
Target Price 1 : 6675 (+12.66%)
Target Price 2 : 7225
Stop Loss : 5225 (-11.81%)
Sell on Strength (SoS)
HRTA: July 15, 2026
Hit Target 1 1945 (+7.76%)
WIFI: July 15, 2026
Hit Target 2 2050 (+14.91%)
Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB melalui Zoom https://bit.ly/PhillipWebinar
Pembukaan rekening: https://www.poems.co.id/Home/OpenAccount
Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id | 581 |
| 14 | Update July 17, 2026: - 08.22 WIB
🔴 Suspend : LUCY
🟢 Unsuspend: COAL
🟡 UMA: AGAR
🔴 FCA IN: FLMC
🟢 FCA OUT: - | 603 |
| 15 | لا يوجد نص... | 635 |
| 16 | لا يوجد نص... | 733 |
| 17 | Selamat pagi😁,
Phillip Morning Webinar akan live pukul 08.30 WIB. Simak pembahasan pasar dan ikuti sesi tanya jawab teknikal bersama analis kami.
Zoom : bit.ly/PhillipWebinar2 | 697 |
| 18 | لا يوجد نص... | 721 |
| 19 | 📩Phillip Sekuritas Indonesia📩
Market Review July 16, 2026
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sore ini tampil perkasa dengan ditutup menguat signifikan sebesar 1,10% (naik 66,23 poin) ke level 6.108,21. Performa solid ini berhasil mengabaikan tekanan dari bursa saham Asia yang sempat memerah pada pagi hari akibat aksi jual massal di sektor teknologi global. Apresiasi IHSG ditopang oleh aksi beli yang merata di seluruh 11 sektor saham, di mana sektor teknologi (IDXTECHNO) memimpin lonjakan sebesar +1,94%, diikuti oleh sektor bahan baku sebesar +1,57%, dan sektor properti yang naik +1,31%. Penguatan ini turut mengerek indeks saham-saham likuid LQ45 naik ke posisi 608,57.
Di pasar valuta asing, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS mencatatkan performa impresif pada perdagangan sore ini. Rupiah sukses bergerak menguat tajam hingga mendobrak masuk ke bawah level psikologis Rp18.000, tepatnya ditutup pada level Rp17.969,60 per Dolar AS. Keberhasilan ini mencerminkan respons positif pasar domestik yang langsung memanfaatkan momentum pelemahan indeks Dolar AS (Greenback), menyusul rilis data disinflasi produsen (PPI) Wall Street semalam yang melandai di bawah ekspektasi pasar.
Sementara itu dari pasar komoditas global, harga minyak mentah melanjutkan tren penguatan untuk hari keempat berturut-turut. Kenaikan ini dipicu oleh tensi geopolitik di Selat Hormuz yang kian memanas pasca aksi respons militer AS di wilayah dekat Iran. Saat ini, minyak mentah jenis WTI diperdagangkan stabil di atas USD 80 per barel, kondisi yang memicu antisipasi pasar terhadap potensi rambatan biaya energi global menjelang pertemuan kebijakan moneter penting para bank sentral global pada pekan depan.
📌 Statistik
IHSG: 6,108.209 |+66.237 poin | (+1.10%)
Volume (Shares) : 30.604 Billion
Total Value (IDR) :13.413 Trillion
Market Cap (IDR) : 10,682.722 Trillion
Saham naik : 372
Saham turun: 238
📊 Sektor Penopang (Bloomberg)
Basic Material: +9.862
Finansial : +6.852
Energi : +4.415
Top Gainers:
MLPT :24,775 | +4125 | +19.58%
TKIM :6,100 | +590 | +8.93%
INKP :7,800 | +375 | +5.05%
ARTA :2,680 | +310 | +13.08%
PKPK :3,500 | +290 | +9.03%
Top Losers:
DCII :197,800 | -875 | -0.44%
SINI : 5,975 | -650 | -9.81%
POLU : 12,900 | -575 | -4.27%
UNTR : 26,925 | -475 | -1.73%
ADES : 33,825 | -300 | -0.88%
Ikuti Phillip Morning Webinar setiap hari bursa pukul 08.30 WIB.
Melalui Zoom Webinar: https://bit.ly/PhillipWebinar
*Disclaimer on | Customer Care: 021-57900900.
www.poems.co.id | 762 |
| 20 | https://investor.id/market/446775/geliat-saham-grup-astra-auto-asii-jelang-giias-terbesar | 730 |
