Renungan Harian Ps Steven Agustinus
Open in Telegram
849
Subscribers
-124 hours
-37 days
-1330 days
Data loading in progress...
Similar Channels
Tags Cloud
Incoming and Outgoing Mentions
---
---
---
---
---
---
Attracting Subscribers
September '26
September '260
in 0 channels
August '26
+10
in 0 channels
Get PRO
July '26
+3
in 0 channels
Get PRO
June '26
+10
in 0 channels
Get PRO
May '26
+9
in 0 channels
Get PRO
April '26
+8
in 0 channels
Get PRO
March '26
+9
in 0 channels
Get PRO
February '26
+9
in 0 channels
Get PRO
January '26
+3
in 0 channels
Get PRO
December '25
+5
in 0 channels
Get PRO
November '25
+22
in 0 channels
Get PRO
October '25
+5
in 0 channels
Get PRO
September '25
+4
in 0 channels
Get PRO
August '25
+4
in 0 channels
Get PRO
July '25
+4
in 0 channels
Get PRO
June '25
+3
in 0 channels
Get PRO
May '25
+5
in 0 channels
Get PRO
April '25
+2
in 0 channels
Get PRO
March '25
+6
in 0 channels
Get PRO
February '25
+4
in 0 channels
Get PRO
January '25
+3
in 0 channels
Get PRO
December '24
+10
in 0 channels
Get PRO
November '24
+36
in 0 channels
Get PRO
October '24
+50
in 0 channels
Get PRO
September '24
+31
in 0 channels
Get PRO
August '24
+25
in 0 channels
Get PRO
July '24
+44
in 0 channels
Get PRO
June '24
+40
in 0 channels
Get PRO
May '24
+37
in 0 channels
Get PRO
April '24
+44
in 0 channels
Get PRO
March '24
+46
in 0 channels
Get PRO
February '24
+20
in 0 channels
Get PRO
January '24
+22
in 0 channels
Get PRO
December '23
+7
in 0 channels
Get PRO
November '23
+9
in 0 channels
Get PRO
October '23
+29
in 0 channels
Get PRO
September '23
+16
in 0 channels
Get PRO
August '23
+13
in 0 channels
Get PRO
July '23
+18
in 0 channels
Get PRO
June '23
+16
in 0 channels
Get PRO
May '23
+31
in 0 channels
Get PRO
April '23
+17
in 0 channels
Get PRO
March '23
+23
in 0 channels
Get PRO
February '23
+37
in 0 channels
Get PRO
January '23
+27
in 0 channels
Get PRO
December '22
+18
in 0 channels
Get PRO
November '22
+31
in 0 channels
Get PRO
October '22
+33
in 0 channels
Get PRO
September '22
+21
in 0 channels
Get PRO
August '22
+25
in 0 channels
Get PRO
July '22
+18
in 0 channels
Get PRO
June '22
+11
in 0 channels
Get PRO
May '22
+19
in 0 channels
Get PRO
April '22
+15
in 0 channels
Get PRO
March '22
+10
in 0 channels
Get PRO
February '22
+13
in 0 channels
Get PRO
January '22
+18
in 0 channels
Get PRO
December '21
+14
in 0 channels
Get PRO
November '21
+13
in 0 channels
Get PRO
October '21
+13
in 0 channels
Get PRO
September '21
+14
in 0 channels
Get PRO
August '21
+31
in 0 channels
Get PRO
July '21
+26
in 0 channels
Get PRO
June '21
+917
in 0 channels
| Date | Subscriber Growth | Mentions | Channels | |
| 02 September | 0 | |||
| 01 September | 0 |
Channel Posts
Dalam beberapa waktu terakhir ini Roh Kudus terus melatih saya untuk memulai hari dengan mengekspresikan roh yang berkemenangan: Menari, bersorak, bersukacita. Saya juga mulai mendapati bagaimana area - area emosi yang saya miliki 'menjadi lebih sehat'. Dan tentunya area tubuh fisik juga jadi lebih berenergi serta otak juga jadi lebih aktif bekerja.
1. Roh berkemenangan yang kita ekspresikan dalam doa atau penyembahan berasal dari kemenangan Kristus di atas kayu salib.
Kita tidak sedang 'merasa-rasa' berkemenangan dari diri kita sendiri; roh berkemenangan yang kita nikmati dan ekspresikan dalam kehidupan sehari-hari bersumber dari keterhubungan dengan Kristus yang memang sudah berkemenangan!
Di sinilah keberadaan pribadi Roh Kudus memegang peranan yang sangat penting. Melalui pekerjaan pribadi Roh Kudus didalam batin kita, kita alami keterhubungan dengan Kristus yang sudah menang - bahkan yang sudah memerintah!
Roh pasti memberi penegasan dalam batin kita bahwa kita memiliki keterhubungan pribadi dengan Kristus.
Roma 8:16 (TB) Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.
Roh juga membawa kita menikmati rasa berkemenangan (emosi yang positif) yang membawa kita berjalan dalam jalan kemenangan-Nya dan terbangun suatu dasar keyakinan yang kokoh, yang menyatakan bahwa memang kita sudah dipersatukan dengan Dia!
2 Korintus 2:14 (TB) Tetapi syukur bagi Allah, yang dalam Kristus selalu membawa kami di jalan kemenangan-Nya. Dengan perantaraan kami Ia menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia di mana-mana.
Inilah dimensi Iman yang memang harus dibangun dalam hidup kita sebagai orang percaya. Dimensi iman ini dapat kita bangun karena memang firman tertulis mencatat tentang hal tersebut juga ditambah oleh pekerjaan Roh yang meneguhkan dan meyakinkan dalam batin kita!
Message ini masih akan berlanjut besok.
Ps. Steven Agustinus
__
Jika hidupmu dibangun oleh renungan iniāsebarkan!
Satu broadcast bisa menyelamatkan arah hidup seseorang.
Gabung hari ini dan jadilah corong suara-Nya.
š https://wa.link/rf63zf
| 2 | Renungan ini masih melanjutkan renungan kemarin di mana kita sedang membahas standar kehidupan orang percaya yang seharusnya.
Kembali lagi, saya ingin menekankan bahwa ketika kita secara tekun melatih diri beribadah, maka sudah pasti kehidupan kita akan senantiasa memperkenan hati Tuhan. Berikut ini adalah kelanjutan dari standar hidup orang percaya yang dapat menjadi patokan kehidupan sehari - hari kita:
5. SEHARUSNYA ADA MANIFESTASI BUAH-BUAH ROH DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
Galatia 5:22-23 (TB) Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
Latih diri kita untuk meresponi segala sesuatu seturut kehendak dan keinginan Roh Kudus. Jadi sebelum ambil keputusan, berkata - kata, ataupun bertindak, jangan ragu untuk bertanya dan meminta arahan Roh Kudus. Dan taatilah apa yang Roh inginkan.
6. SEHARUSNYA ADA MANIFESTASI KASIH ILAHI ATAU HATI YANG PENUH PENGAMPUNANāMUDAH MOVE ON, TIDAK ADA AREA HIDUP YANG TERIKAT DENGAN ASPEK DUNIAWI ATAU MANUSIAWI.
Kolose 3:12-14 (TB) Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran. Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian. Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.
Roma 12:17-21 (TB) Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang! Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan. Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya. Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!
Latih diri kita untuk meresponi segala sesuatu seturut dengan Kebenaran Firman Tuhan. Misalkan soal mengampuni, tidak peduli perbuatan orang kepada kita yang mungkin kita anggap merugikan diri kita, segeralah mengampuni dan tetaplah melakukan kebaikan. Jangan berhenti jadi pribadi yang baik, tapi jadilah pribadi yang ilahi.
7. SEHARUSNYA DAMAI SEJAHTERA KRISTUS TERUS MELINGKUPI DAN BERKUASA ATAS BATIN KITA
Kolose 3:15 (TB) Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah.
Latih diri kita untuk senantiasa memegang janji Tuhan dalam segala keadaan. Apa pun faktanya, tetaplah percaya pada apa yang Tuhan katakan. Seburuk apa pun kondisi yang kita hadapi, latih fokus hidup kita untuk hanya tertuju pada realita Tuhan dan janji-Nya. Percayalah, Tuhan memegang kendali atas segala sesuatu walau situasinya seperti telur di ujung tunduk. Ia akan memutarbalikkan keadaan untuk mendatangkan kebaikan atas hidup kita.
Saya percaya, saat kita ada dalam standar hidup orang percaya, maka posisi rohani kita akan diangkat oleh Tuhan. Kita tidak lagi ada di bawah, melainkan ada di atas. Hidup kita sehari - hari menjadi berkemenangan dalam segala aspek.
Ps. Steven Agustinus
______
Jika hidupmu dibangun oleh renungan iniāsebarkan!
Satu broadcast bisa menyelamatkan arah hidup seseorang.
Gabung hari ini dan jadilah corong suara-Nya.
š https://wa.link/rf63zf | 71 |
| 3 | No text... | 76 |
| 4 | Renungan ini merupakan kelanjutan dari renungan kemarin yang membahas mengenai standar hidup orang percaya.
Saat kita secara tekun melatih diri beribadah, maka sudah pasti kehidupan kita akan senantiasa memperkenan hati Tuhan. Berikut ini adalah standar hidup orang percaya yang dapat menjadi patokan kehidupan sehari - hari kita:
1. SEHARUSNYA MANUSIA ROH KITA TERUS BERKOBAR-KOBAR
Roma 12:11 (TB) Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.
Latih diri kita untuk senantiasa merenungkan dan memperkatakan Firman. Teruslah berkata - kata sampai roh kita berkobar - kobar.
2. SEHARUSNYA KITA TERUS HIDUP DALAM LINGKUPAN SUKACITA ILAHI
1 Tesalonika 5:16 (TB) Bersukacitalah senantiasa.
Latih diri kita untuk melibatkan emosi di dalam penyembahan. Pakai lirik lagu yang ada sebagai bentuk komunikasi di hadapan Tuhan dan libatkan emosi yang tepat di sana, lebih baik lagi disertai dengan gerak tubuh yang sesuai. Pelatihan ini akan menyehatkan emosi kita yang sudah sekian waktu lamanya dicetak oleh dunia ini.
3. SEHARUSNYA KITA TERUS MENIKMATI BEKERJANYA ROH DOA
1 Tesalonika 5:17 (TB) Tetaplah berdoa.
Latih diri kita untuk menghadapi apa pun dengan kuasa doa. Ingat, doa orang benar besar kuasanya!
4. SEHARUSNYA KITA TERUS MEMILIKI HATI YANG BERSYUKUR DALAM SEGALA PERKARA
1 Tesalonika 5:18 (TB) Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.
Latih diri kita untuk mengucap syukur terhadap hal - hal yang 'sudah familiar' atau luput dari perhatian kita. Kelihatannya hal kecil, tapi itu adalah wujud kebaikan dan kesetiaan Tuhan. Misalkan, napas yang Tuhan beri, makan dan minum yang bisa kita nikmati, orang - orang sekitar kita, pakaian yang kita kenakan, dan lain sebagainya.
Renungan ini masih akan berlanjut esok hari.
Ps. Steven Agustinus
______
Jika hidupmu dibangun oleh renungan iniāsebarkan!
Satu broadcast bisa menyelamatkan arah hidup seseorang.
Gabung hari ini dan jadilah corong suara-Nya.
š https://wa.link/rf63zf | 75 |
| 5 | 1 Timotius 4:7 (FAYH) Jangan membuang-buang waktu memperdebatkan hal-hal yang bodoh, takhayul dan dongeng-dongeng yang tidak ada artinya. Pergunakanlah waktu dan tenagamu untuk melatih diri supaya engkau tetap sehat secara rohani.
2 Timotius 3:5 (TB) Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!
Dari ayat - ayat di atas kita bisa belajar dan memahami apa yang menjadi keinginan hati Tuhan, bahwa Dia menghendaki untuk setiap kita orang percaya menjadi pribadi yang aktif, khususnya dalam beribadah. Jangan sampai kita datang ke suatu ibadah tanpa ekspektasi yang tepat, apalagi hanya sekadar menjalankan rutinitas agama.
Apa yang harusnya menjadi ekspektasi kita ketika datang beribadah? Harapannya hanya satu, yaitu bertemu dengan Tuhan. Jadi kita mesti men-setting hati kita agar senantiasa haus dan lapar akan realita Tuhan.
Matius 5:6 (AMP) "Blessed [joyful, nourished by Godās goodness] are those who hunger and thirst for righteousness [those who actively seek right standing with God], for they will be [completely] satisfied."
Ketahuilah, hati yang haus dan lapar akan Kebenaran serta realita Tuhan sejatinya bisa dilatih. Sama seperti dunia ini yang telah mencetak kita untuk selalu melihat media sosial melalui gadget yang kita miliki sehingga tanpa sadar kita menjadi pribadi yang candu atau ketergantungan dengan hal tersebut.
Jadi kita mesti mengambil sikap untuk melatih ulang diri kita dalam beribadah untuk membongkar cetakan dunia yang ada; membaca Firman dengan tekun dan fokus, lalu menyembah dengan memakai lirik lagu yang ada sebagai bahan percakapan dengan Tuhan, dan meresponi atau menangkap Firman Tuhan yang disampaikan dengan hati yang haus akan Kebenaran.
Saat kita tekun melatih diri beribadah, maka kita akan memasuki standar kehidupan sebagai orang percaya.
Message ini masih akan berlanjut esok hari.
Ps. Steven Agustinus
__
Jika hidupmu dibangun oleh renungan iniāsebarkan!
Satu broadcast bisa menyelamatkan arah hidup seseorang.
Gabung hari ini dan jadilah corong suara-Nya.
š https://wa.link/rf63zf | 86 |
| 6 | https://wa.link/rf63zf | 1 |
| 7 | Ibrani 4:12 (TB) SEBAB FIRMAN ALLAH HIDUP DAN KUAT (making it active, effective and energizing - Amplified Bible) dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.
Sekali waktu, Roh Kudus pernah memberikan suatu pengertian kepada saya, saat saya menonton tayangan suatu percobaan dengan menggunakan garpu tala. Jadi, dalam percobaan tersebut, ada dua garpu tala. Ketika garpu tala pertama diketukkan dan mengeluarkan suatu bunyi nada tertentu. Kemudian garpu tala tersebut didekatkan ke garpu tala kedua, rupanya resonansi suara dari garpu tala pertama sanggup membuat garpu tala kedua ikut bergetar dan mengeluarkan bunyi nada yang sama dengan garpu tala pertama.
Pada saat itulah, Roh Kudus mengajarkan untuk memastikan 'garpu tala dalam kehidupan saya' mulai mengeluarkan nada suara atau frekuensi yang sama dengan 'garpu tala pertama yang dibunyikan dari ruang takhta'. Ketika kita menerima suara Tuhan, mempercayai pernyataan firman tersebut dan segera menggosokkannya ke dalam batin kita sampai setiap kali kita membahas atau memperkatakan firman tersebut, kita bisa merasakan 'getaran yang sama' yang berasal dari sorga, mulai ikut bergetar dalam batin kita juga.
Saat batin kita mulai bisa merasakan (baca: memunculkan) 'getaran yang sama' seperti yang Tuhan nyatakan di ruang takhta, pada saat itulah kita sedang mengalami keterhubungan dengan realita Kerajaan. Apa pun data dan fakta lahiriah yang sedang menghadang kita, hal itu tidak lagi menjadi permasalahan. Ada otoritas dan kuasa Kerajaan yang sekarang berfungsi dalam hidup kita. Apa pun deklarasi yang kita perkatakan, sekarang jadi penuh kuasa. Bahkan doa atau ucapan bibir yang paling sederhana sekalipun akan sanggup menggerakkan seluruh kekuatan sorga untuk bermanifestasi di dalam dunia ini!
Yohanes 1:3 (TB) Segala sesuatu dijadikan oleh Dia (firman) dan tanpa Dia (firman) tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.
Ibrani 11:3 (TB) Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta (hal-hal lahiriah) telah dijadikan oleh firman Allah (perkataan Tuhan, suatu dimensi rohani) sehingga apa yang kita lihat (hal-hal lahiriah) telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat (dimensi rohani)
Pendek kata, sekali kita terhubung kembali (dan terus menjagai level keterhubungan tersebut) dengan realita kerajaan, maka kehidupan sehari-hari kita otomatis jadi terus dibedakan dan diistimewakan oleh Tuhan sendiri. Firman-Nya menjadi dasar pijakan atau pegangan dalam kita menjalani kehidupan sehari-hari.
Ps. Steven Agustinus
______
Jika hidupmu dibangun oleh renungan iniāsebarkan!
Satu broadcast bisa menyelamatkan arah hidup seseorang.
Gabung hari ini dan jadilah corong suara-Nya.
š https://wa.link/rf63zf | 108 |
| 8 | No text... | 115 |
| 9 |
Kabar baiknya, apa yang sudah Tuhan pernah lakukan pada Abraham yakni firman dari Tuhan yang telah diyakini oleh Abraham menjadi kebenaran dalam hidupnya, hal yang sama juga akan Tuhan lakukan atas hidup kita. Permasalahannya, seringkali kebanyakan kita kurang meresponi datangnya firman dalam hidup kita secara akurat. Ada banyak di antara orang percaya yang ketika firman datang, justru tidak mendapati adanya gelora roh yang berkobar-kobar atau menyala-nyala dalam batin merekaācenderung diam dan pasif. Suara musuh, masalah ataupun data dan fakta lahiriah seringkali justru menjadi pengaruh yang lebih dominan untuk mengintimidasi, membuat kuatir dan takut daripada percaya ataupun bergantung penuh kepada kedaulatan Tuhan di dalam firman dan janji-janji-Nya.
Itulah yang membuat orang percaya belum mengalami dimensi keterhubungan dengan realita Kerajaan Allah, yang membuat kuasa firman tidak dapat bekerja mengalirkan kehidupan dan terang, membuat apa yang tidak ada menjadi ada (Yohanes 1:1-5). Di dalam firman-Nya ada kehidupan ilahi (divine life) yang siap menggantikan manifestasi kehidupan biologis atau lahiriah ini (biological life). Tanpa kehidupan ilahi memenuhi batin kita, maka kehidupan sehari-hari yang kita jalani akan sama seperti berjalan di dalam kegelapan.
Ps. Steven Agustinus
____
Jika hidupmu dibangun oleh renungan iniāsebarkan!
Satu broadcast bisa menyelamatkan arah hidup seseorang.
Gabung hari ini dan jadilah corong suara-Nya.
š https://wa.link/rf63zf | 112 |
| 10 | Ibrani 12:26-28 (TB) Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: "Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga." Ungkapan "Satu kali lagi" menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan. Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut.
Akan terus ada kegoncangan yang terjadi pada hari - hari ini bahkan ke depan nanti. Tetapi Tuhan menegaskan, bahwa bagi kita, gereja-Nya, sudah ada kerajaan yang tidak tergoncangkan yang Dia sediakan bagi kita. Tuhan mau supaya kita terhubung dengan dimensi Kerajaan yang tidak tergoncangkan tersebut.
Pastikan keberadaan kita sebagai orang percaya, terus belajar berfokus untuk mengejar keterhubungan dengan realita kerajaan yang tidak tergoncangkan itu. Alkitab menegaskan bahwa hal Kerajaan Allah adalah berbicara tentang kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.
Dengan kata lain, untuk kita bisa senantiasa terhubung dengan realita Kerajaan, dibutuhkan datangnya firman yang kita responi dengan percaya hingga ada kobaran api pengharapan dan iman dalam batin kita. Sebab saat kita mempercayai firman yang Tuhan berikan tersebut, Dia pun akan menjadikan firman yang Ia sampaikan menjadi kebenaran dalam hidup kita. Inilah kebenaran Tuhan yang membuat diri kita jadi terhubung dengan realita kerajaan-Nya.
Pastikan suara Tuhan yang datang dalam hidup kita mulai kita imajinasikan dan perkatakan berulang-ulang, sampai pengaruh firman-Nya menguasai batin bahkan seluruh keberadaan hidup kita dan hati kita menjadi berkobar-kobar
( Klik link untuk bergabung dalam renungan harian: https://wa.link/rf63zf )
Roma 4:16-21 (TB) Karena itulah kebenaran berdasarkan iman supaya merupakan kasih karunia, sehingga janji itu berlaku bagi semua keturunan Abraham, bukan hanya bagi mereka yang hidup dari hukum Taurat, tetapi juga bagi mereka yang hidup dari iman Abraham. Sebab Abraham adalah bapa kita semua, -- seperti ada tertulis: "Engkau telah Kutetapkan menjadi bapa banyak bangsa" --di hadapan Allah yang kepada-Nya ia percaya, yaitu Allah yang menghidupkan orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada. Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu." Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya telah kira-kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup. Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah, dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan. Karena itu hal ini diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran.
Ketika kita meresponi firman yang Tuhan lepaskan, maka dari pihak Tuhan, Ia akan membuat firman yang kita percayai tersebut menjadi kebenaran dalam hidup kita. Walaupun secara manusiawi tidak ada dasar untuk kita berharap, karena segala situasi, kondisi, fakta dan data, semua sepertinya bertolak belakang dengan janji Tuhan, tapi Alkitab tegaskan setiap firman yang telah Tuhan lepaskan pasti terjadi. Semua yang mustahil bagi manusia, bagi Tuhan tidak ada yang mustahil, sebab itu kita tidak perlu bergumul untuk mempercayai firman Tuhan dan terus berpegang teguh pada janji-janji-Nya.
Roma 4:23-24 (TB) 23 Kata-kata ini, yaitu "hal ini diperhitungkan kepadanya," tidak ditulis untuk Abraham saja, 24 tetapi ditulis juga untuk kita; sebab kepada kita pun Allah memperhitungkannya, karena kita percaya kepada Dia, yang telah membangkitkan Yesus, Tuhan kita, dari antara orang mati, | 103 |
| 11 | No text... | 97 |
| 12 |
Ps. Steven Agustinus
_____
Jika hidupmu dibangun oleh renungan iniāsebarkan!
Satu broadcast bisa menyelamatkan arah hidup seseorang.
Gabung hari ini dan jadilah corong suara-Nya.
š https://wa.link/rf63zf | 114 |
| 13 | "Doa adalah napas hidup orang percaya", kalimat tersebut sering kita dengar dari generasi terdahulu yang memang mengalami kuasa doa! Mereka menghadapi apa pun juga dengan doa dan tidak mengambil alternatif jalan lainnya. Oleh karena itu, tidaklah heran, pada generasi mereka ada banyak keajaiban yang membuktikan bahwa Tuhan itu nyata dan Dia masih terus bekerja. Tentunya hal itu tidak boleh berhenti pada generasi terdahulu, sebab Tuhan yang sama adalah Tuhan yang tidak pernah berhenti bekerja dan ingin menyatakan kedaulatan kuasa-Nya juga pada generasi saat ini.
Tapi permasalahan umum yang seringkali dialami oleh orang percaya adalah mereka berdoa hanya pada waktu-waktu tertentu sajaāhanya di waktu sedang menghadapi pergumulan, masalah, atau peperangan rohani tertentu. Sedangkan pada masa damai, mereka mengabaikan doa. Kalaupun berdoa, hanya pada waktu ibadah atau pertemuan doa saja. Intinya banyak orang 'tidak bernafas' (tidak berdoa) pada masa damai. Itulah yang sebenarnya menyebabkan banyak pergumulan, permasalahan, dan nestapa hidup yang sebenarnya tidak perlu jika kita mau 'bernafas' (berdoa) senantiasa.
Di bawah ini adalah ayat - ayat yang menegaskan betapa pentingnya untuk kita orang percaya selalu berdoa:
Markus 1:35 (TB) Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.
Markus 14:32 (TB) Lalu sampailah Yesus dan murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Kata Yesus kepada murid-murid-Nya: "Duduklah di sini, sementara Aku berdoa."
Ayat - ayat di atas menegaskan kepada saya secara pribadi: Yesus saja berdoa dalam segala situasi, masakan kita tidak berdoa? Yesus telah memberi contoh kehidupan yang sangat luar biasaāsebagai anak Allah yang turun ke bumi menjadi manusia, Ia masih tetap berdoa. Artinya betapa pentingnya DOA, tanpa doa kita tidak akan pernah bisa mendengar dan melihat apa yang ingin dikerjakan oleh Bapa di surga di atas bumi ini. Artinya hidup kita jadi tidak berguna bagi agenda Kerajaan Surga.
Efesus 6:18 (TB) dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus.
Roma 8:5 (VMD) Mereka yang hidup menurut diri mereka yang berdosa, pikiran mereka hanya memikirkan tentang yang dikehendaki diri mereka yang berdosa, tetapi orang yang hidup menurut Roh, memikirkan yang dikehendaki Roh untuk dilakukannya.
Efesus 3:20 (TB) Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita,
Ayat - ayat di atas membuat saya lebih mendapatkan esensi dan aplikasi konkret dari kalimat 'doa adalah napas hidup orang percaya'. Ternyata apa yang kita doakan sama saja dengan apa yang kita pikirkan. Begitupun sebaliknya, apa yang kita pikirkan, itu merupakan doa - doa yang kita panjatkan.
Jadi, betapa pentingnya kita memikirkan hal - hal yang dari Roh karena itu merupakan doa - doa yang akan mengubahkan apa yang ada di alam roh, sehingga segala fakta negatif di alam lahiriah ini dapat mengalami perubahan oleh kuasa doa.
Ingat, apa yang terjadi di alam lahiriah ini semuanya diawali oleh apa yang telah terjadi di alam roh. Oleh karenanya, tidak ada alternatif lain, jika kita ingin mengalami kehidupan yang berkemenangan, maka kita harus selalu membangun kehidupan doa. Belajarlah untuk mempunyai disiplin waktu doa seperti yang Yesus lakukan dan senantiasa memikirkan hal - hal yang dari Roh, dengan cara merenungkan firman dan mendeklarasikannya.
Jika itu kita lakukan dengan konsisten, maka kehidupan kita akan alami pekerjaan firman dan Roh yang membuat kita terkoneksi pada rencana KEKAL Tuhan. Sehingga kehidupan sehari - hari kita akan menyatakan realita penggenapan firman-Nya dan menjadi saksi bahwa Tuhan itu ada dan Dia masih terus bekerja. | 115 |
| 14 | Pertumbuhan dan kemajuan rohani seseorang dipengaruhi oleh banyak aspek. Namun salah satu aspek yang cukup penting adalah aspek tekad, kesungguhan dan kegigihan orang yang bersangkutan untuk lebih berusaha mendesak di dalam hadirat Tuhan. Dengan tujuan agar dimensi pewahyuan yang sudah ia terima, betul-betul terbangun kokoh dan menyatu dalam kehidupan sehari-harinya.
1. Setiap kali ada pewahyuan firman yang datang dalam hidup seseorang, maka akan selalu terjadi suatu perubahan dimensi rohani di dalam manusia rohnya.
Meskipun perubahan atmosfir rohani tersebut menciptakan suatu daya dorong di dalam manusia roh orang yang bersangkutan tapi perubahan tersebut masih bersifat sementara. Orang yang bersangkutan harus memanfaatkan munculnya dorongan atau kerinduan yang Roh Kudus tanamkan di dalam batinnya secara maksimal.
Jangan biarkan ada apa pun atau siapa pun kembali 'memadamkan' dorongan atau kerinduan yang sudah Roh Kudus berikan dalam batin kita. Terus ikuti setiap dorongan yang Roh Kudus berikan dalam batin kita sampai hal itu mulai menjadi suatu kebiasaan baru di dalam kehidupan sehari-hari kita.
2. Dibutuhkan suatu tekad yang bulat untuk kita terus membangun kebiasaan baru yang selaras dengan dorongan Roh yang sedang datang dalam hidup kita.
Aktivitas sehari-hari, kesibukan ataupun urusan yang datang secara mendadak, seringkali menjadi suatu 'pengganggu' tersendiri yang dapat dimanfaatkan oleh Musuh untuk terus mengacaukan usaha kita dalam 'memprogram ulang' kehidupan sehari-hari kita untuk jadi selaras dengan apa yang sedang Roh lakukan di dalam kita.
3. Jangan pernah menyerah lalu kembali mengikuti rutinitas yang selama ini sudah kita jalani (doing business as usual).
Adalah sesuatu yang normal jika kita terus mengalami kegagalan di sini dan di sana saat kita berusaha membangun suatu kebiasaan baru. Jangan biarkan idealisme yang kita miliki menjadi berlebihan dan justru menciptakan 'suatu lobang' bagi diri kita sendiri. Selama kita mau terus berusaha menyelaraskan diri dengan perubahan yang sedang Roh Kudus targetkan untuk terjadi dalam hidup kita, artinya kita sedang terus mendesak di dalam hadirat-Nya - keep pushing in the spirit.
Penghambat atau penghalang dalam wujud apa pun tidak akan pernah berhasil menghalangi kita, selama tekad kita untuk terus mencoba tidak mengalami kemunduran.
"Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan." (Roma 12:11)
Ps. Steven Agustinus
____
Jika hidupmu dibangun oleh renungan iniāsebarkan!
Satu broadcast bisa menyelamatkan arah hidup seseorang.
Gabung hari ini dan jadilah corong suara-Nya.
š https://wa.link/rf63zf | 107 |
| 15 | Beberapa hari ini saya terus melihat penglihatan yang sama dalam batin saya: Ada pohon yang sangat besar. Lalu saya melihat akar - akar dari pohon itu jauh lebih besar dari pada pohon itu sendiri. Dan merambat jauh ke dalam tanah. Ke kanan dan ke kiri, begitu sangat banyak. Sehingga muncul impresi dalam diri saya: pohon ini tidak bisa ditumbangkan, sebab akarnya sudah sangat kuat.
Lalu Roh Kudus berkata: Jadilah seperti itu! Pastikan engkau terus jagai hati yang lapar dan haus akan kebenaran. Ikuti setiap dorongan Roh Kudus yang ada. Berdoalah sampai sesuatu terjadi dan baca serta deklarasikan firman sampai manusia rohmu berkobar - kobar. Itu semua akan mendorong akar rohanimu masuk ke dalam dimensi rohani yang terkandung dalam firman-Nya. Itulah yang membuatmu terus melekat kepada-Nya.
Lagi - lagi Roh Kudus menegaskan: Berfokuslah pada hal itu. Orang memang tidak akan pernah melihat pertumbuhan akar yang masuk ke dalam tanah, tapi itu merupakan suatu proses terpenting yang seringkali diabaikan oleh banyak orang. Mereka ingin cepat muncul, mereka ingin cepat tampil, mereka 'terburu - buru' menginginkan 'panggung'. Berbeda dengan engkau! Terus jagai hatimu dengan segala kewaspadaan karena dari sanalah akan terpancar kehidupan yang akan menghapuskan maut. Berakar kuatlah pada firman-Nya! Nikmati senantiasa proses 'pertumbuhan ke dalam'. Serap setiap ayat firman yang engkau baca. Renungkan, perkatakan!
Pagi ini saya kembali berketetapan untuk terus bertekun dalam pembacaan firman. Saya percaya ini adalah waktu untuk saya menggali dalam - dalam, dan berfokus pada pembangunan dasar yang kokoh!!
Lukas 6:46-49 (TB) "Mengapa kamu berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan? Setiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengarkan perkataan-Ku serta melakukannya ā Aku akan menyatakan kepadamu dengan siapa ia dapat disamakan ā, ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah: Orang itu menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu. Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun. Akan tetapi barangsiapa mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah di atas tanah tanpa dasar. Ketika banjir melandanya, rumah itu segera rubuh dan hebatlah kerusakannya."
Ibrani 12:26-27 (TB) Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: "Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga." Ungkapan "Satu kali lagi" menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan.
Suka atau tidak, akan tiba waktunya langit - bumi dan segala isinya akan mengalami kegoncangan! Hanya mereka yang dibangun serta berakar di atas dasar firman yang akan tinggal tetap. Kita akan menyatakan dan menghadirkan Kerajaan Allah yang tidak tergoncangkan!!
Pakai waktu yang ada ini semaksimal mungkin untuk terus bertumbuh, berakar dan dibangun di dalam Kristus. Teruslah mengejar realita-Nya dan biarlah hidupmu mengalami kepenuhan-Nya!
Ps. Steven Agustinus
____
Jika hidupmu dibangun oleh renungan iniāsebarkan!
Satu broadcast bisa menyelamatkan arah hidup seseorang.
Gabung hari ini dan jadilah corong suara-Nya.
š https://wa.link/rf63zf | 117 |
| 16 | Secara spesifik pagi ini Tuhan berkata: Masa kegoncangan masih akan terus berlanjut, teruslah menjagai dasar keyakinanmu. Berdirilah teguh dan hiduplah hanya dari firman dan suara-Ku saja!
1. Teruslah membangun manusia roh secara sedemikian rupa, lebih agresif dan lebih kuat lagi.
BERDOALAH SAMPAI SESUATU TERJADI. Lakukan ini setiap hari dan lakukan dengan konsisten! Jangan turunkan intensitasnya. Jagai terus manusia roh kita ada dalam kondisi vitalitas terbaiknya (terus menyala - nyala dan berkobar - kobar dalam cinta akan Tuhan)
2. Luangkan waktu lebih banyak dalam pembacaan firman Tuhan, gali dalam - dalam.
Deklarasikan dan imajinasikan firman sampai roh kita berkobar - kobar. Tuliskan pemahaman yang Roh berikan. Sebab bersamaan dengan itu Roh Kudus sedang memeteraikan diri kita dengan firman-Nya!
Lukas 6:48 (TB) ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah: Orang itu menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu. Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun.
PERHATIKAN KATA ROH KUDUS: JANGAN MEMBANGUN DIRIMU DARI MATERIAL YANG LAIN, PASTIKAN HANYA DARI FIRMAN SAJA. FOKUS!
3. Jagai hati dan pikiran untuk tetap bersih dan tahir (bebas dari berbagai bentuk konflik batin) sebab hanya doa orang yang hatinya bersih dan tahir (doa orang benar) besar kuasanya.
Jadikan Filipi 4:8 sebagai patokan dalam berpikir, berimajinasi, dan mengelola perasaan, serta bertindak.
Filipi 4:8 (FAYH) Saudara sekalian yang saya kasihi, pada akhir surat ini saya ingin mengatakan satu hal lagi. ARAHKANLAH pikiran Saudara kepada hal-hal yang benar, yang baik, dan yang adil. RENUNGKANLAH hal-hal yang murni dan indah, serta kebaikan dan keindahan di dalam diri orang lain. INGATLAH akan hal-hal yang menyebabkan Saudara memuji Allah dan bersukacita.
4. Jalani hari-hari kita dengan penuh ucapan syukur dan bersukacita.
Bersyukur dan bersukacita bukanlah perasaan karena situasi dan kondisi sedang baik - baik saja, melainkan perintah dalam segala situasi dan keadaan. Artinya perasaan itu harus dimunculkan dengan pekerjaan Roh dan Firman dalam segala waktu! Jadi, kekonsistenan untuk berinteraksi dengan Roh dan Firman-Nya merupakan gaya hidup yang harus terbangun secara sempurna dalam diri kita.
Itulah arahan yang saya terima, dan saya akan lakukan demi menghadirkan realita Kerajaan Allah yang tidak tergoncangkan di masa kegoncangan berikutnya. Tuhan itu nyata dan Dia masih terus bekerja.
Ps. Steven Agustinus
____
Jika hidupmu dibangun oleh renungan iniāsebarkan!
Satu broadcast bisa menyelamatkan arah hidup seseorang.
Gabung hari ini dan jadilah corong suara-Nya.
š https://wa.link/rf63zf | 124 |
| 17 | BCC Sunday Service
Alamilah perjumpaan pribadi dengan Tuhan yang membangkitkan anda dari segala keterpurukan untuk menjadi para pahlawan iman dalam ibadah Breakthrough City Church:
š Minggu, 09.00 WIB
š https://stevenagustinus.com/streaming | 150 |
| 18 | Efesus 5:15-17 (VMD) Jadi, hati-hatilah bagaimana kamu hidup. Jangan hidup seperti orang bodoh, tetapi hiduplah bijaksana. Maksudku, kamu harus menggunakan setiap kesempatan untuk melakukan yang baik sebab saat ini adalah waktu yang jahat. Jangan ceroboh dengan hidupmu. Pelajarilah apa yang diinginkan Tuhan untuk kamu lakukan.
Dari pembacaan ayat di atas, ada 3 hal yang saya dapatkan :
1. Kita harus berhati - hati dalam hidup ini, agar tidak hanya menjadi 'pendengar firman saja', melainkan menjadi pelaku firman.
Jangan sampai kita 'merasa' sudah menjadi pelaku firman ketika mendengar firman! Belum! Hanya pada saat kita melakukan firman barulah kita dikategorikan sebagai pelaku firman (Yakobus 1:22-25). Bukan lagi orang bodoh, melainkan orang bijaksana (Matius 7:24-27). Suatu kebodohan jika kita hanya mendengar firman tapi tidak melakukannya. Sebab hidup kita akan mudah tergoncang di tengah kondisi dunia yang tidak pasti.
Namun jika kita menjadi pelaku firman, maka hidup kita akan kokoh di tengah kegoncangan dunia. Kita ada dalam Kerajaan-Nya yang tidak tergoncangkan. Dipelihara Tuhan dengan cara-Nya yang ajaib, hidup dalam damai sejahtera, dan penuh dengan sukacita abadi. Bukankah kehidupan seperti itu yang dicari - cari banyak orang? Mereka mencoba mencari itu di dalam kemuliaan dunia, tapi mereka tidak pernah mendapatkannya. Justru semakin haus dan haus lagi namun tidak pernah terpuaskan. Pada saat itulah kita akan menawarkan firman hidup kekal kepada mereka dan menuntun berjalan dalam jalan - jalan kebenaran untuk mengalami perjumpaan dengan Tuhan (Filipi 2:14-16).
2. Jangan jemu - jemu melakukan apa yang benar dan apa yang baik walau melawan arus keyakinan dunia ini.
Ini waktunya untuk kita mengekspresikan kebenaran dan kebaikan hati Tuhan! Mungkin untuk beberapa waktu seolah apa yang kita lakukan dianggap 'aneh', bahkan ada yang membalas apa yang kita lakukan dengan kejahatan. Tidak mengapa, teruslah berbuat baik. Doakan orang yang memusuhi kita dan cari kesempatan untuk memberkati mereka. Sambil menjagai sikap hati kita untuk tetap melakukan kebaikan tanpa pamrih apa pun.
Galatia 6:9 (TB) Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.
Roma 12:20-21 (TB) Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya. Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan! - (Mat 5:39-48)
3. Teruslah berfokus pada internal kehidupan kita.
Pastikan manusia roh kita terus berkobar - kobar dan menyala - nyalaPs. Steven Agustinus oleh karena pekerjaan Roh dan Firman, sebab ada Tuhan di dalam batin kita. Dan inti dari kehidupan orang percaya adalah "mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa, dan kekuatan". Jangan sampai kita jadi ceroboh karena terkecoh oleh tipu daya iblis yang membuat fokus perhatian kita tertuju kepada hal - hal eksternal, manusiawi dan lahiriah.
Tuhan menginginkan diri kita untuk menggunakan seluruh waktu hidup kita berfokus atau berpusat pada diri-Nya, bukan pada yang lain. Dan terus berfokus untuk memastikan aliran air hidup dalam batin kita semakin besar dan kuat. Tidak hanya semata kaki, namun menjadi sungai yang besar (Yehezkiel 47).
Mazmur 46:4-5 (TB)
4 (46-5) Kota Allah, kediaman Yang Mahatinggi, disukakan oleh aliran-aliran sebuah sungai.
5 (46-6) Allah ada di dalamnya, kota itu tidak akan goncang; Allah akan menolongnya menjelang pagi.
Saya percaya, Tuhan sedang terus mengarahkan hidup kita berfokus meningkatkan level kepenuhan Roh dalam batin kita. Itulah kehidupan yang menyukakan Tuhan dan membuat hidup kita tidak tergoncangkan! Amin!
Ps. Steven Agustinus
____
Jika hidupmu dibangun oleh renungan iniāsebarkan!
Satu broadcast bisa menyelamatkan arah hidup seseorang.
Gabung hari ini dan jadilah corong suara-Nya.
š https://wa.link/rf63zf | 143 |
| 19 | Saat bangun pagi ini, seketika saya langsung merasakan ada roh yang haus akan firman yang tidak seperti biasanya. Ini sangat deras dan kuat. Dorongan untuk membaca firman Tuhan sangat tidak terbendung. Dan Roh Kudus mengajar saya untuk membaca lebih perlahan guna mendapatkan pemahaman dan dimensi roh yang terkandung dalam firman yang ada. Lalu segera untuk mencatat setiap pemahaman yang Tuhan berikan.
Roh Kudus berkata: Terus lakukan itu dalam keheningan ruang takhta Allah. Pakai waktu yang ada untuk berfokus pada hal tersebut. Baca firman Tuhan lebih detail. Dan setialah melakukan hal itu.
Tiba - tiba saya tersadarkan, seringkali arahan Tuhan datang dan membawa kita untuk melawan arus gaya hidup dan kebiasaan diri dan bahkan rutinitas yang biasa kita jalani. Tapi jika kita taat, maka kita akan beroleh pembentukan tangan Tuhan yang sempurna.
Saya jadi paham sekarang, memang tidak ada kemajuan tanpa pengorbanan. Jika kita masih mempertahankan kehidupan 'lain' di luar dari apa yang Tuhan perintahkan, maka kita akan kehilangan apa yang Tuhan ingin berikan. Tapi jika kita berani melepaskan yang lain, maka kita akan beroleh apa yang Tuhan rancangkan! Dan apa yang Tuhan rancangkan selalu lebih mulia dari rancangan diri kita sendiri dan dari dunia ini.
Pilihan hidup ini ada di tangan kita. Jangan salah lihat, jika tidak ingin salah jalan. Lihatlah Kerajaan-Nya dan rancangan kekal-Nya, itu tidak sebanding dengan rancangan diri sendiri maupun rancangan yang dunia tawarkan.
Saat saya mulai menaati hal di atas, maka saya bisa mengalami gelora yang baru dalam pembacaan firman Tuhan. Seperti orang yang baru pertama kali membaca ayat - ayat firman. Begitu sangat berharga dan penuh gelora. Saya jadi terus mencari - cari waktu untuk membaca firman Tuhan. Kapan pun dan di mana pun, hati ini tidak bisa lepas dari firman-Nya!
Yehezkiel 3:1-3 (TB) Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, makanlah apa yang engkau lihat di sini; makanlah gulungan kitab ini dan pergilah, berbicaralah kepada kaum Israel." Maka kubukalah mulutku dan diberikan-Nya gulungan kitab itu kumakan. Lalu firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, makanlah gulungan kitab yang Kuberikan ini kepadamu dan isilah perutmu dengan itu." Lalu aku memakannya dan rasanya manis seperti madu dalam mulutku.
Saya yakin, setiap arahan yang Tuhan beri, jika kita taati, maka sejatinya kita sedang diposisikan untuk ada dalam pusat kehendak dan pembentukkan tangan Tuhan yang sempurna. Kita akan diangkat Tuhan menjadi alat di tangan Tuhan yang perkasa untuk menyelesaikan kehendak-Nya di atas muka bumi ini.
Ulangan 28:1 (TB) "Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi.
Ps. Steven Agustinus
____
Jika hidupmu dibangun oleh renungan iniāsebarkan!
Satu broadcast bisa menyelamatkan arah hidup seseorang.
Gabung hari ini dan jadilah corong suara-Nya.
š https://wa.link/rf63zf | 129 |
| 20 | Mengalami kesadaran akan realita Tuhan, artinya: Memiliki suatu kondisi hidup selalu ada prinsip kebenaran atau janji Tuhan, ataupun pernyataan Roh yang terus terngiang yang bekerja kuat dan menggores di pikiran dan hati kita, sehingga meskipun ada di tengah kesibukan ataupun tantangan, tapi apa yang menggores tersebut akan terus memunculkan diri-Nya dalam pikiran hati kita - selalu mempengaruhi emosi kita sedemikian rupa hingga kita selalu ada dalam kondisi tenang, terkendali, dan optimal.
Dari definisi di atas, saya mendapatkan beberapa pemahaman dan arahan :
1. Hidup dalam zona amannya Tuhan (bebas dari gangguan iblis) merupakan hal yang mungkin dan memang seharusnya itulah yang terjadi.
Sebab jika senantiasa ada 'kebenaran' dalam hidup kita, maka secara otomatis segala tipu daya iblis tidak berlaku atas diri kita. Kita menikmati kehidupan yang penuh ucapan syukur, damai sejahtera, dan sukacita ilahi.
2. Saat kita terus aktif mengejar Tuhan (mengarahkan hati hanya pada realita Tuhan dan kebenaran) maka berbagai upaya musuh yang ingin membuat kita fokus pada masalah juga tantangan tidak akan berhasil, sebaliknya pikiran kita justru semakin dikuasai oleh janji Tuhan.
Sehingga tujuan musuh yang ingin membuat kita 'frustasi' pasti gagal total! Sebaliknya iblislah yang pasti frustasi menghadapi diri kita. Namun kita sendiri terus antusias, semangat, dan penuh iman pengharapan serta keyakinan akan masa depan yang pasti dan gilang gemilang bersama dengan Tuhan.
3. Teruslah berkomunikasi dengan Tuhan yang ada dalam diri kita.
Jangan abaikan hal ini! Tidak perlu ragu untuk bertanya mengenai sikap hati, perspektif, dan gaya hidup seperti apa yang harusnya kita ekspresikan dalam kehidupan sehari - hari. Bahkan ketika harus menghadapi masalah, tantangan, atau situasi rumit yang membutuhkan pengambilan keputusan yang matang. Tuhan pasti akan meluruskan jalan hidup kita. Ada intervensi kedaulatan-Nya yang membuat kita berkemenangan!
4. Pastikan kita tekun merenungkan dan memperkatakan serta mengimajinasikan firman, sampai kita bisa merasakan adanya aliran - aliran air hidup yang mengalir dan menjadi aliran inspirasional yang membuat kita beroleh ide, strategi, dan berbagai hal yang dibutuhkan untuk mencapai keoptimalan dalam menyelesaikan kehendak Tuhan.
Ps. Steven Agustinus
____
Jika hidupmu dibangun oleh renungan iniāsebarkan!
Satu broadcast bisa menyelamatkan arah hidup seseorang.
Gabung hari ini dan jadilah corong suara-Nya.
š https://wa.link/rf63zf | 133 |
