ch
Feedback
Visi Akhir Zaman

Visi Akhir Zaman

前往频道在 Telegram

Whatsapp Admin: 085395939567

显示更多
1 069
订阅者
+124 小时
-77
-2530
吸引订阅者
七月 '26
七月 '26
+10
在1个频道中
六月 '26
+7
在0个频道中
Get PRO
五月 '26
+8
在1个频道中
Get PRO
四月 '26
+18
在2个频道中
Get PRO
三月 '26
+11
在1个频道中
Get PRO
二月 '26
+4
在1个频道中
Get PRO
一月 '26
+18
在1个频道中
Get PRO
十二月 '25
+8
在1个频道中
Get PRO
十一月 '25
+6
在1个频道中
Get PRO
十月 '25
+5
在1个频道中
Get PRO
九月 '25
+10
在0个频道中
Get PRO
八月 '25
+8
在0个频道中
Get PRO
七月 '25
+12
在2个频道中
Get PRO
六月 '25
+12
在2个频道中
Get PRO
五月 '25
+13
在1个频道中
Get PRO
四月 '25
+8
在1个频道中
Get PRO
三月 '25
+11
在1个频道中
Get PRO
二月 '25
+12
在1个频道中
Get PRO
一月 '25
+5
在1个频道中
Get PRO
十二月 '24
+75
在2个频道中
Get PRO
十一月 '24
+57
在1个频道中
Get PRO
十月 '24
+95
在1个频道中
Get PRO
九月 '24
+70
在2个频道中
Get PRO
八月 '24
+96
在2个频道中
Get PRO
七月 '24
+142
在2个频道中
Get PRO
六月 '24
+143
在3个频道中
Get PRO
五月 '24
+152
在2个频道中
Get PRO
四月 '24
+156
在1个频道中
Get PRO
三月 '24
+183
在2个频道中
Get PRO
二月 '24
+136
在3个频道中
Get PRO
一月 '24
+195
在3个频道中
Get PRO
十二月 '23
+344
在1个频道中
日期
订阅者增长
提及
频道
16 七月0
15 七月+1
14 七月0
13 七月0
12 七月0
11 七月0
10 七月0
09 七月+1
08 七月0
07 七月+3
06 七月0
05 七月+2
04 七月+2
03 七月+1
02 七月0
01 七月0
频道帖子
Fenomena LGBT dari Perspektif Sosial, Agama, dan Hukum https://adimedu.blogspot.com/2026/07/fenomena-lgbt-dari-perspektif-sosial.html

2
[16 JULI 2026] Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa semua bantuan sosial dan barang bersubsidi dari pemerintah kini wajib disalurkan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Langkah ini bertujuan memperkuat infrastruktur pelayanan langsung ke desa-desa. The Coordinating Minister for Food, Zulkifli Hasan, emphasized that all government social assistance and subsidized goods must now be distributed through the Merah Putih Village Cooperatives. This step aims to strengthen service infrastructure directly to villages. أَكَّدَ الْوَزِيرُ الْمُنَسِّقُ لِشُؤُونِ الْغِذَاءِ، ذُو الْكِفْلِ حَسَن، أَنَّ جَمِيعَ الْمُسَاعَدَاتِ الِاجْتِمَاعِيَّةِ وَالسِّلَعِ الْمَدْعُومَةِ مِنَ الْحُكُومَةِ يَجِبُ تَوْزِيعُهَا الْآنَ عَبْرَ تَعَاوُنِيَّاتِ الْقَرْيَةِ "مِيرَاحْ بُوتِيهْ". تَهْدِفُ هَذِهِ الْخُطْوَةُ إِلَى تَعْزِيزِ الْبِنْيَةِ التَّحْتِيَّةِ لِلْخِدْمَةِ الْمُبَاشِرَةِ لِلْقُرَى.
41
3
[16 JULI 2026] Pemerintah Rusia menyatakan bahwa penerapan tarif bagi kapal komersial yang melewati Selat Hormuz melanggar hukum maritim internasional. Rusia mendesak jaminan keselamatan bagi armada kapalnya di tengah konflik geopolitik tersebut. The Russian government declared that imposing tariffs on commercial vessels transiting the Strait of Hormuz violates international maritime law. Russia demanded safety guarantees for its shipping fleet amid the ongoing geopolitical conflict. صَرَّحَتِ الْحُكُومَةُ الرُّوسِيَّةُ أَنَّ فَرْضَ رُسُومٍ عَلَى السُّفُنِ التِّجَارِيَّةِ الَّتِي تَعْبُرُ مَضِيقَ هُرْمُزَ يُخَالِفُ قَانُونَ الْبِحَارِ الدَّوْلِيَّ. وَدَعَتْ رُوسْيَا إِلَى ضَمَانِ سَلَامَةِ أُسْطُولِهَا التِّجَارِيِّ فِي ظِلِّ الصِّرَاعِ الْجِيُوبُولِيتِيكِيِّ الْقَائِمِ.
39
4
[16 JULI 2026] Pemerintah Rusia menyatakan bahwa penerapan tarif bagi kapal komersial yang melewati Selat Hormuz melanggar hukum maritim internasional. Rusia mendesak jaminan keselamatan bagi armada kapalnya di tengah konflik geopolitik tersebut. The Russian government declared that imposing tariffs on commercial vessels transiting the Strait of Hormuz violates international maritime law. Russia demanded safety guarantees for its shipping fleet amid the ongoing geopolitical conflict. صَرَّحَتِ الْحُكُومَةُ الرُّوسِيَّةُ أَنَّ فَرْضَ رُسُومٍ عَلَى السُّفُنِ التِّجَارِيَّةِ الَّتِي تَعْبُرُ مَضِيقَ هُرْمُزَ يُخَالِفُ قَانُونَ الْبِحَارِ الدَّوْلِيَّ. وَدَعَتْ رُوسْيَا إِلَى ضَمَانِ سَلَامَةِ أُسْطُولِهَا التِّجَارِيِّ فِي ظِلِّ الصِّرَاعِ الْجِيُوبُولِيتِيكِيِّ الْقَائِمِ.
3
5
https://youtu.be/YqhwsndamQ0
38
6
* [Saudi Press Agency (SPA) Official Readout](https://www.spa.gov.sa/en/N2631674) * [Alhurra News - Trump Signals Support for Saudi Action Against Houthis](https://alhurra.com/en/27127) * [House of Saud Geopolitical Pulse - MBS Called Trump Analysis](https://houseofsaud.com/mbs-called-trump-as-islamabad-talks-started-without-riyadh/)
33
7
STATUS VERIFIKASI: [FAKTA] ## RINGKASAN EKSEKUTIF Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS), terkonfirmasi melakukan komunikasi telepon langsung dengan Presiden AS Donald Trump pada Juli 2026 untuk meminta dukungan strategis terkait eskalasi konflik dengan kelompok Houthi di Yaman. Laporan intelijen dan konfirmasi diplomatik memvalidasi adanya pembicaraan ini, yang segera diikuti oleh serangan udara resmi Arab Saudi ke wilayah Yaman setelah mendapatkan lampu hijau dari Washington. Langkah ini menandai pergeseran taktis signifikan yang mengakhiri masa gencatan senjata rapuh di kawasan tersebut. --- ## ANALISIS MULTI-PERSPEKTIF * Argumen/Data Pihak A (Kluster Otoritas & Pendukung Klaim): * Saudi Press Agency (SPA) & Gedung Putih: Mengonfirmasi secara resmi terjadinya panggilan telepon antara MBS dan Donald Trump pada pertengahan Juli 2026. Fokus resmi dari pembicaraan ini adalah peningkatan kerja sama bilateral, pengamanan jalur navigasi internasional di Selat Hormuz/Laut Merah, dan stabilitas kawasan. * Departemen Luar Negeri AS: Melalui pernyataan tertulis resmi, AS mengakui kemitraan strategis yang semakin kuat di bawah pemerintahan Trump dan menegaskan komitmen AS untuk berdiri bersama Arab Saudi melawan agresi regional yang dipicu oleh proksi Iran. * Argumen/Data Pihak B (Kluster Oposisi & Kontra-Naratif): * Kelompok Houthi & Blok Iran: Menilai pembicaraan telepon dan serangan udara yang menyusul setelahnya sebagai bukti nyata bahwa Arab Saudi tidak mandiri secara militer dan memerlukan "restu politik" dari Washington untuk bertindak. Mereka memandang tindakan ini sebagai pelanggaran sepihak terhadap proses perdamaian Yaman dan membalasnya dengan serangan drone ke Bandara Abha di Arab Saudi. * Analis Independen/Kritikus Geopolitik: Menyoroti bahwa Riyadh terpaksa meningkatkan jalur komunikasinya ke level kepala negara secara terburu-buru karena merasa ditinggalkan dalam negosiasi AS-Iran yang sempat berlangsung di Islamabad tanpa melibatkan perwakilan Arab Saudi. --- ## TEMUAN FAKTA OBJEKTIF 1. Validitas Komunikasi Tingkat Tinggi: Saluran diplomatik Arab Saudi ke AS mengalami eskalasi kilat dari level duta besar (Princess Reema bint Bandar dan Marco Rubio) langsung menjadi hubungan antarkepala negara (MBS ke Donald Trump) dalam kurun waktu 24 jam. Panggilan telepon tersebut terjadi pada akhir pekan menjelang pertengahan Juli 2026. 2. Bukti Tindakan Militer (Falsifikasi Gencatan Senjata): Berdasarkan laporan investigasi *Axios* yang dikonfirmasi oleh pergerakan militer di lapangan, Trump memberikan persetujuan politik bagi operasi militer Saudi. Fakta fisik membuktikan bahwa setelah telepon tersebut, jet tempur Arab Saudi membom Bandara Internasional Sanaa untuk memblokir penerbangan Iran, yang langsung dibalas oleh Houthi dengan serangan rudal/drone ke Bandara Abha, mengakhiri gencatan senjata empat tahun secara de facto. 3. Konteks Keamanan Energi: Pembicaraan ini dipicu oleh penurunan lalu lintas perairan internasional di Selat Hormuz hingga 94% akibat ancaman keamanan, yang melambungkan harga minyak mentah Brent hingga mencapai kisaran $113 per barel. --- ## DETEKSI MANIPULASI & BIAS * Bias Spekulasi Aliansi Terbuka dengan Israel: Teks klaim awal mencoba menggiring narasi bahwa Arab Saudi secara terbuka menyelaraskan diri dengan Israel ("*aligning more openly with Washington and Israel*"). Secara faktual, pembicaraan telepon formal MBS-Trump fokus pada koridor bilateral AS-Saudi dan pembendungan pengaruh Iran/Houthi. Belum ada data keras yang membuktikan kesepakatan pertahanan segitiga formal atau normalisasi terbuka dengan Israel dalam momentum panggilan telepon khusus ini. * Logika Pengalihan Isu (Red Herring): Narasi resmi SPA cenderung memperhalus bahasa dengan istilah "meninjau perkembangan regional dan keamanan maritim". Ini merupakan eufemisme diplomatik untuk menutupi urgensi militer yang sebenarnya, yaitu meminta jaminan perlindungan dan lampu hijau dari AS sebelum meluncurkan serangan udara ofensif skala besar. --- ## REFERENSI PENDUKUNG
32
8
REFERENSI PENDUKUNG Saudi Press Agency (SPA) Official Readout Alhurra News - Trump Signals Support for Saudi Action Against Houthis House of Saud Geopolitical Pulse - MBS Called Trump Analysis
1
9
STATUS VERIFIKASI: [FAKTA] RINGKASAN EKSEKUTIF Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS), terkonfirmasi melakukan komunikasi telepon langsung dengan Presiden AS Donald Trump pada Juli 2026 untuk meminta dukungan strategis terkait eskalasi konflik dengan kelompok Houthi di Yaman. Laporan intelijen dan konfirmasi diplomatik memvalidasi adanya pembicaraan ini, yang segera diikuti oleh serangan udara resmi Arab Saudi ke wilayah Yaman setelah mendapatkan lampu hijau dari Washington. Langkah ini menandai pergeseran taktis signifikan yang mengakhiri masa gencatan senjata rapuh di kawasan tersebut. ANALISIS MULTI-PERSPEKTIF Argumen/Data Pihak A (Kluster Otoritas & Pendukung Klaim): Saudi Press Agency (SPA) & Gedung Putih: Mengonfirmasi secara resmi terjadinya panggilan telepon antara MBS dan Donald Trump pada pertengahan Juli 2026. Fokus resmi dari pembicaraan ini adalah peningkatan kerja sama bilateral, pengamanan jalur navigasi internasional di Selat Hormuz/Laut Merah, dan stabilitas kawasan. Departemen Luar Negeri AS: Melalui pernyataan tertulis resmi, AS mengakui kemitraan strategis yang semakin kuat di bawah pemerintahan Trump dan menegaskan komitmen AS untuk berdiri bersama Arab Saudi melawan agresi regional yang dipicu oleh proksi Iran. Argumen/Data Pihak B (Kluster Oposisi & Kontra-Naratif): Kelompok Houthi & Blok Iran: Menilai pembicaraan telepon dan serangan udara yang menyusul setelahnya sebagai bukti nyata bahwa Arab Saudi tidak mandiri secara militer dan memerlukan "restu politik" dari Washington untuk bertindak. Mereka memandang tindakan ini sebagai pelanggaran sepihak terhadap proses perdamaian Yaman dan membalasnya dengan serangan drone ke Bandara Abha di Arab Saudi. Analis Independen/Kritikus Geopolitik: Menyoroti bahwa Riyadh terpaksa meningkatkan jalur komunikasinya ke level kepala negara secara terburu-buru karena merasa ditinggalkan dalam negosiasi AS-Iran yang sempat berlangsung di Islamabad tanpa melibatkan perwakilan Arab Saudi. TEMUAN FAKTA OBJEKTIF Validitas Komunikasi Tingkat Tinggi: Saluran diplomatik Arab Saudi ke AS mengalami eskalasi kilat dari level duta besar (Princess Reema bint Bandar dan Marco Rubio) langsung menjadi hubungan antarkepala negara (MBS ke Donald Trump) dalam kurun waktu 24 jam. Panggilan telepon tersebut terjadi pada akhir pekan menjelang pertengahan Juli 2026. Bukti Tindakan Militer (Falsifikasi Gencatan Senjata): Berdasarkan laporan investigasi Axios yang dikonfirmasi oleh pergerakan militer di lapangan, Trump memberikan persetujuan politik bagi operasi militer Saudi. Fakta fisik membuktikan bahwa setelah telepon tersebut, jet tempur Arab Saudi membom Bandara Internasional Sanaa untuk memblokir penerbangan Iran, yang langsung dibalas oleh Houthi dengan serangan rudal/drone ke Bandara Abha, mengakhiri gencatan senjata empat tahun secara de facto. Konteks Keamanan Energi: Pembicaraan ini dipicu oleh penurunan lalu lintas perairan internasional di Selat Hormuz hingga 94% akibat ancaman keamanan, yang melambungkan harga minyak mentah Brent hingga mencapai kisaran $113 per barel. DETEKSI MANIPULASI & BIAS Bias Spekulasi Aliansi Terbuka dengan Israel: Teks klaim awal mencoba menggiring narasi bahwa Arab Saudi secara terbuka menyelaraskan diri dengan Israel ("aligning more openly with Washington and Israel"). Secara faktual, pembicaraan telepon formal MBS-Trump fokus pada koridor bilateral AS-Saudi dan pembendungan pengaruh Iran/Houthi. Belum ada data keras yang membuktikan kesepakatan pertahanan segitiga formal atau normalisasi terbuka dengan Israel dalam momentum panggilan telepon khusus ini. Logika Pengalihan Isu (Red Herring): Narasi resmi SPA cenderung memperhalus bahasa dengan istilah "meninjau perkembangan regional dan keamanan maritim". Ini merupakan eufemisme diplomatik untuk menutupi urgensi militer yang sebenarnya, yaitu meminta jaminan perlindungan dan lampu hijau dari AS sebelum meluncurkan serangan udara ofensif skala besar.
1
10
REFERENSI PENDUKUNG Saudi Press Agency (SPA) Official Readout Alhurra News - Trump Signals Support for Saudi Action Against Houthis House of Saud Geopolitical Pulse - MBS Called Trump Analysis
1
11
STATUS VERIFIKASI: [FAKTA] RINGKASAN EKSEKUTIF Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS), terkonfirmasi melakukan komunikasi telepon langsung dengan Presiden AS Donald Trump pada Juli 2026 untuk meminta dukungan strategis terkait eskalasi konflik dengan kelompok Houthi di Yaman. Laporan intelijen dan konfirmasi diplomatik memvalidasi adanya pembicaraan ini, yang segera diikuti oleh serangan udara resmi Arab Saudi ke wilayah Yaman setelah mendapatkan lampu hijau dari Washington. Langkah ini menandai pergeseran taktis signifikan yang mengakhiri masa gencatan senjata rapuh di kawasan tersebut. ANALISIS MULTI-PERSPEKTIF Argumen/Data Pihak A (Kluster Otoritas & Pendukung Klaim): Saudi Press Agency (SPA) & Gedung Putih: Mengonfirmasi secara resmi terjadinya panggilan telepon antara MBS dan Donald Trump pada pertengahan Juli 2026. Fokus resmi dari pembicaraan ini adalah peningkatan kerja sama bilateral, pengamanan jalur navigasi internasional di Selat Hormuz/Laut Merah, dan stabilitas kawasan. Departemen Luar Negeri AS: Melalui pernyataan tertulis resmi, AS mengakui kemitraan strategis yang semakin kuat di bawah pemerintahan Trump dan menegaskan komitmen AS untuk berdiri bersama Arab Saudi melawan agresi regional yang dipicu oleh proksi Iran. Argumen/Data Pihak B (Kluster Oposisi & Kontra-Naratif): Kelompok Houthi & Blok Iran: Menilai pembicaraan telepon dan serangan udara yang menyusul setelahnya sebagai bukti nyata bahwa Arab Saudi tidak mandiri secara militer dan memerlukan "restu politik" dari Washington untuk bertindak. Mereka memandang tindakan ini sebagai pelanggaran sepihak terhadap proses perdamaian Yaman dan membalasnya dengan serangan drone ke Bandara Abha di Arab Saudi. Analis Independen/Kritikus Geopolitik: Menyoroti bahwa Riyadh terpaksa meningkatkan jalur komunikasinya ke level kepala negara secara terburu-buru karena merasa ditinggalkan dalam negosiasi AS-Iran yang sempat berlangsung di Islamabad tanpa melibatkan perwakilan Arab Saudi. TEMUAN FAKTA OBJEKTIF Validitas Komunikasi Tingkat Tinggi: Saluran diplomatik Arab Saudi ke AS mengalami eskalasi kilat dari level duta besar (Princess Reema bint Bandar dan Marco Rubio) langsung menjadi hubungan antarkepala negara (MBS ke Donald Trump) dalam kurun waktu 24 jam. Panggilan telepon tersebut terjadi pada akhir pekan menjelang pertengahan Juli 2026. Bukti Tindakan Militer (Falsifikasi Gencatan Senjata): Berdasarkan laporan investigasi Axios yang dikonfirmasi oleh pergerakan militer di lapangan, Trump memberikan persetujuan politik bagi operasi militer Saudi. Fakta fisik membuktikan bahwa setelah telepon tersebut, jet tempur Arab Saudi membom Bandara Internasional Sanaa untuk memblokir penerbangan Iran, yang langsung dibalas oleh Houthi dengan serangan rudal/drone ke Bandara Abha, mengakhiri gencatan senjata empat tahun secara de facto. Konteks Keamanan Energi: Pembicaraan ini dipicu oleh penurunan lalu lintas perairan internasional di Selat Hormuz hingga 94% akibat ancaman keamanan, yang melambungkan harga minyak mentah Brent hingga mencapai kisaran $113 per barel. DETEKSI MANIPULASI & BIAS Bias Spekulasi Aliansi Terbuka dengan Israel: Teks klaim awal mencoba menggiring narasi bahwa Arab Saudi secara terbuka menyelaraskan diri dengan Israel ("aligning more openly with Washington and Israel"). Secara faktual, pembicaraan telepon formal MBS-Trump fokus pada koridor bilateral AS-Saudi dan pembendungan pengaruh Iran/Houthi. Belum ada data keras yang membuktikan kesepakatan pertahanan segitiga formal atau normalisasi terbuka dengan Israel dalam momentum panggilan telepon khusus ini. Logika Pengalihan Isu (Red Herring): Narasi resmi SPA cenderung memperhalus bahasa dengan istilah "meninjau perkembangan regional dan keamanan maritim". Ini merupakan eufemisme diplomatik untuk menutupi urgensi militer yang sebenarnya, yaitu meminta jaminan perlindungan dan lampu hijau dari AS sebelum meluncurkan serangan udara ofensif skala besar.
1
12
没有文字...
31
13
Front Baru di Timur Tengah: Membaca Eskalasi AS-Iran, Yaman-Arab Saudi, dan Pertaruhan Selat Hormuz https://adimedu.blogspot.com/2026/07/front-baru-di-timur-tengah-membaca.html
32
14
https://youtu.be/LNyY4Ywdg30
38
15
Bangsa Yaman murka dengan serangan Saudi yang secara praktis mengakhiri kesepakatan damai sejak 2022 silam. Bangsa Yaman mend
Bangsa Yaman murka dengan serangan Saudi yang secara praktis mengakhiri kesepakatan damai sejak 2022 silam. Bangsa Yaman mendeklarasikan perang melawan Saudi dan akan dibalas secara setimpal dengan serangannya dan takkan berhenti selama senjata masih dalam genggaman tangan dan selama Allah membersamai bangsa Yaman. Ini akan membakar eskalasi semakin melebar dan rumit di Kawasan, semoga Allah memenangkan bangsa Yaman atas Yahudi Arabia.
1
16
Bangsa Yaman murka dengan serangan Saudi yang secara praktis mengakhiri kesepakatan damai sejak 2022 silam. Bangsa Yaman mend
Bangsa Yaman murka dengan serangan Saudi yang secara praktis mengakhiri kesepakatan damai sejak 2022 silam. Bangsa Yaman mendeklarasikan perang melawan Saudi dan akan dibalas secara setimpal dengan serangannya dan takkan berhenti selama senjata masih dalam genggaman tangan dan selama Allah membersamai bangsa Yaman. Ini akan membakar eskalasi semakin melebar dan rumit di Kawasan, semoga Allah memenangkan bangsa Yaman atas Yahudi Arabia.
47
17
https://adimedu.blogspot.com/2026/07/eskalasi-berulang-konflik-amerika.html
75
18
https://youtu.be/8jFGQG5dToI
81
19
*Ustadz Menjawab* Ustadz : Farid Nu'man Hasan ============== 🍃🍃🌸🍃🍃🌸🍃🍃 *Pertanyaan* ========== السلام عليكم ورحمة الله وبركاتة Ustadz... Izin bertanya. Apakah orang yang tidak mendapat azab kubur (hanya mendapat nikmat kubur) kelak juga akan langsung masuk surga tanpa mampir ke neraka? Lalu, apakah yang sudah mendapat azab kubur kelak tidak dapat azab lagi dan langsung masuk surga karena sudah dihapus dosanya dengan azab kubur ? Mohon penjelasannya Ustadz. *Jawaban* ========= وعليكم السلام ورحمة الله وبركاتة Ya, orang yang aman dari pertanyaan munkar nakir lalu mendapatkan nikmat kubur, maka dia pun akan aman perjalanan berikutnya di akhirat. Allah Ta'ala berfirman: إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ "Sesungguhnya orang-orang yang berkata, 'Rabb kami adalah Allah,' kemudian mereka istiqamah, maka malaikat turun kepada mereka (ketika wafat): 'Janganlah kalian takut dan jangan bersedih. Bergembiralah dengan surga yang telah dijanjikan kepada kalian.'" (QS. Al-Qur'an: 30) Ayat ini menunjukkan bahwa sejak menjelang kematian, orang beriman diberi kabar gembira akan masuk surga. Dalam hadits panjang tentang fitnah kubur dari Al-Bara' bin 'Azib, setelah seorang mukmin mampu menjawab pertanyaan malaikat, dikatakan: فينادي منادٍ من السماء: أن صدق عبدي، فأفرشوه من الجنة، وألبسوه من الجنة، وافتحوا له بابًا إلى الجنة _"Lalu ada penyeru dari langit: 'Hamba-Ku benar. Maka hamparkanlah untuknya hamparan dari surga, pakaikanlah pakaian dari surga, dan bukakanlah baginya sebuah pintu menuju surga.'"_ قال: «فيأتيه من رَوْحها وطِيبها» قال: «ويُفتَح له فيها مدَّ بصره» Kemudian Rasulullah ﷺ bersabda: "Lalu datang kepadanya kesejukan, kelapangan, dan keharuman surga." Beliau ﷺ melanjutkan: "Dan kuburnya dilapangkan baginya sejauh mata memandang." (HR. Ahmad dan Abu Daud) Sedangkan bagi orang yang mendapatkan siksa kubur, maka itu bukanlah penghapus siksa akhirat melainkan itu merupakan awal dari penderitaan yang begitu panjang. Allah Ta'ala berfirman: َلَنُذِيقَنَّهُمْ مِنَ الْعَذَابِ الْأَدْنَى دُونَ الْعَذَابِ الْأَكْبَرِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ (21) “Dan Sesungguhnya Kami merasakan kepada mereka sebahagian AZAB YANG DEKAT sebelum azab yang lebih besar (di akhirat), Mudah-mudahan mereka kembali (ke jalan yang benar).” (QS. As Sajadah: 21) Ayat ini menceritakan ada dua kali azab bagi orang kafir: azab yang dekat dan azab yang besar. Berkata Mujahid tentang maksud ‘azab yang dekat’: الأدنى في ألقبور وعذاب الدنيا “Yakni azab yang dekat di kubur dan di dunia.” (Imam At Thabari, Jami’ al Bayan fi Ta’wil al Quran, 20/191) Sedangkan orang-orang mukmin tidak akan mendapatkan azab kubur, sebagaimana hadits shahih yang begitu banyak. Demikian. Wallahu A'lam 🍃🍃🌸🍃🍃🌸🍃🍃🌸 💰 Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa An. Yayasan Manis No Rek BSI : 7113816637 Konfirmasi: wa.me/6285279776222 wa.me/6287782223130
86
20
PAJAK BUAT APA?
PAJAK BUAT APA?
89