fa
Feedback

فریب کلاهبرداران را نخورید! تل‌متریو این کانال‌ها را شناسایی و برچسب‌گذاری می‌کند 👉 برای مشاهده برچسب، اشتراک تهیه کنید 👈

Al Ilmoe

Al Ilmoe

رفتن به کانال در Telegram

© Koreksi & masukan: +62 853-6176-8769 Saluran telegram Al-Ilmu adalah media untuk berbagi ilmu, poster dakwah, fatwa dan nukilan islamiyah ilmiah yang bersumber dari al-Quran dan as-Sunnah sesuai dengan faham salafus shalih. #berilmusebelumberamal

نمایش بیشتر

📈 تحلیل کانال تلگرام Al Ilmoe

کانال Al Ilmoe (@alilmoe) در بخش زبانی اندونزیایی بازیگری فعال است. در حال حاضر جامعه شامل 15 094 مشترک است و جایگاه 5 686 را در دسته دین و مذهبی و رتبه 4 342 را در منطقه اندونيسيا دارد.

📊 شاخص‌های مخاطب و پویایی

از زمان ایجاد در невідомо، پروژه رشد سریعی داشته و 15 094 مشترک جذب کرده است.

بر اساس آخرین داده‌ها در تاریخ 14 اکتبر, 2026، کانال فعالیت پایداری دارد. در ۳۰ روز گذشته تغییر اعضا برابر -89 و در ۲۴ ساعت گذشته برابر 0 بوده و همچنان دسترسی گسترده‌ای حفظ شده است.

  • وضعیت تأیید: تأیید نشده
  • نرخ تعامل (ER): میانگین تعامل مخاطب 14.37% است و در ۲۴ ساعت نخست پس از انتشار، محتوا معمولاً 6.28% واکنش نسبت به کل مشترکان کسب می‌کند.
  • دسترسی پست‌ها: هر پست به طور میانگین 2 170 بازدید دریافت می‌کند. در اولین روز معمولاً 948 بازدید جمع‌آوری می‌شود.
  • واکنش‌ها و تعامل: مخاطبان به‌طور فعال حمایت می‌کنند؛ میانگین واکنش به هر پست 18 است.
  • علایق موضوعی: محتوا بر موضوعات کلیدی مانند а┈┈┈┈•✿❁, shalat, manusia, مِنْ, syaikh تمرکز دارد.

📝 توضیح و سیاست محتوایی

نویسنده این فضا را محل بیان دیدگاه‌های شخصی توصیف می‌کند:
“© Koreksi & masukan: +62 853-6176-8769 Saluran telegram Al-Ilmu adalah media untuk berbagi ilmu, poster dakwah, fatwa dan nukilan islamiyah ilmiah yang bersumber dari al-Quran dan as-Sunnah sesuai dengan faham salafus shalih. #berilmusebelumberama...”

به لطف به‌روزرسانی‌های پرتکرار (آخرین داده در تاریخ 15 اکتبر, 2026)، کانال همواره به‌روز و دارای دسترسی بالاست. تحلیل‌ها نشان می‌دهد مخاطبان به‌طور فعال با محتوا تعامل دارند و آن را به نقطه اثرگذاری مهم در دسته دین و مذهبی تبدیل کرده‌اند.

15 094
مشترکین
اطلاعاتی وجود ندارد24 ساعت
-137 روز
-8930 روز
آرشیو پست ها
Al Ilmoe
15 094
#LembarAqidah ARS-AQD-1448.V.01
NIAT BAIK SAJA BELUMLAH CUKUP
Abdullah bin Mas‘ud radhiyallahu ‘anhu pernah berkata: «وَكَمْ مِنْ مُرِيدٍ لِلْخَيْرِ لَنْ يُصِيبَهُ» “Betapa banyak orang yang menginginkan kebaikan, tetapi tidak berhasil meraihnya.”¹ Seseorang mungkin ingin mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak ibadah. Namun, keinginan yang baik tidak dengan sendirinya menjadikan suatu amalan benar. Dalam beribadah, tujuan yang baik harus disertai tuntunan yang menjadi dasar pelaksanaannya. Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan: «وَالْوَاجِبُ الْحَذَرُ مِنَ الْبِدَعِ كُلِّهَا، وَأَلَّا يَتَعَبَّدَ الْإِنْسَانُ إِلَّا بِمَا شَرَعَهُ رَسُولُ اللهِ ﷺ لِيَكُونَ إِمَامُهُ حَقِيقَةً؛ أَيْ: لِيَكُونَ الرَّسُولُ ﷺ إِمَامَهُ حَقِيقَةً؛ لِأَنَّ مَنْ سَلَكَ سَبِيلَ بِدْعَةٍ فَقَدْ جَعَلَ الْمُبْتَدِعَ إِمَامًا لَهُ فِي هَذِهِ الْبِدْعَةِ دُونَ رَسُولِ اللهِ ﷺ.» “Wajib mewaspadai seluruh perkara baru dalam agama yang tidak disyariatkan, dan tidak beribadah kecuali dengan apa yang disyariatkan oleh Rasulullah ﷺ, agar benar-benar menjadikan beliau sebagai panutan. Sebab, siapa yang menempuh jalan perkara baru dalam agama yang tidak disyariatkan, berarti ia telah menjadikan orang yang mengada-adakannya sebagai panutannya dalam perkara tersebut, bukan Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam.”² Penjelasan ini menunjukkan bahwa mengikuti Rasulullah ﷺ bukan sekadar pengakuan, tetapi harus terlihat dalam cara seseorang beribadah. Ketika hendak melakukan suatu amalan untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta‘ala, kita perlu mengetahui landasan dan tuntunan yang mendasarinya. Apakah amalan tersebut memang disyariatkan oleh Rasulullah ﷺ? Apakah ada dasar yang dapat dipertanggungjawabkan dalam agama? Keinginan untuk beribadah tentu merupakan tujuan yang baik. Namun, dalam urusan ibadah, kita tidak cukup hanya mengandalkan perasaan bahwa suatu amalan itu baik. Jangan sampai keinginan untuk mendekatkan diri kepada Allah justru membuat kita menempuh jalan yang tidak dituntunkan oleh Rasulullah ﷺ. Niat yang baik perlu disertai cara yang benar, dan tuntunan Rasulullah ﷺ harus menjadi panutan dalam beribadah. --- Referensi ¹ Abdullah bin Mas‘ud radhiyallahu ‘anhu, Muqaddimah Sunan ad-Dārimī, no. 210. Dan sanadnya dinilai sahih oleh syaikh al-Albani dalam Silsilah al-Aḥādīth aṣ-Ṣaḥīḥah, jil. 5, hlm. 11. ² Muhammad bin Shalih bin Muhammad al-‘Utsaimin, Audio Fatāwā Nūr ‘alā ad-Darb, rekaman no. 029. •┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈• 📟 Instagram al_ilmoe: https://instagram.com/al_ilmoe?igshid=ZDdkNTZiNTM= 📟 WA alilmoe: https://whatsapp.com/channel/0029VaGNWYLDJ6H6tfpwSh0b

Al Ilmoe
15 094
photo content

Al Ilmoe
15 094
BERWUDHU SEBELUM TIDUR Riwayat dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma: > لا تنامنَّ إلا على وضوءٍ، فإنَّ الأرواحَ تُبعثُ على ما قُبِضَتْ عليه “Janganlah engkau tidur kecuali dalam keadaan berwudhu, karena sesungguhnya ruh-ruh akan dibangkitkan sesuai dengan keadaan ketika ia diwafatkan.” 📚
Disebut kan dari Ibnu Katsir dalam Al-Bidāyah wan-Nihāyah (10/247, cet. Dār Hijr
•┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈• 📲 Telegram alilmoe: https://t.me/alilmoe 📟 Instagram al_ilmoe: https://instagram.com/al_ilmoe?igshid=ZDdkNTZiNTM= 📲 WA alilmoe: https://whatsapp.com/channel/0029VaGNWYLDJ6H6tfpwSh0b 🌐 Website alilmoe : https://alilmoe.com/

Al Ilmoe
15 094
photo content

Al Ilmoe
15 094
BERAT UNTUK BERBUAT KEBAIKAN MERUPAKAN PENGHALANG DARI RAHMAT ALLAH Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, ﴿۞ وَلَوۡ أَرَادُوا۟ ٱلۡخُرُوجَ لَأَعَدُّوا۟ لَهُۥ عُدَّةࣰ وَلَـٰكِن كَرِهَ ٱللَّهُ ٱنۢبِعَاثَهُمۡ فَثَبَّطَهُمۡ وَقِیلَ ٱقۡعُدُوا۟ مَعَ ٱلۡقَـٰعِدِینَ﴾ [التوبة ٤٦] “Dan jika mereka mau berangkat, tentulah mereka menyiapkan persiapan untuk keberangkatan itu, tetapi Allah tidak menyukai keberangkatan mereka, maka Allah melemahkan keinginan mereka, dan dikatakan kepada mereka.”Tinggallah kalian bersama orang-orang yang tinggal itu.” QS. At-Taubah (9 : 46)Syaikh al-Utsaimin rahimahullahu ta’ala berkata, فاحذر فتش إذا رأيت نفسك متكاسلا عن الخير اخشى أن يكون الله كره انبعاثك في الخير ثم أعد النظر مرة ثانية وصبر نفسك وأرغمها على الطاعة واليوم تفعلها كارها وغدا تفعلها طائعا هينة عليك. “Maka waspadalah dan periksalah jiwamu ketika engkau melihatnya bermalas-malasan dari kebaikan. Aku khawatir hal itu pertanda, bahwa Allah ‘Azza wa Jalla tidak menginginkan keberadaanmu dalam kebaikan. Kemudian perhatikanlah kembali untuk kedua kalinya, sabarkanlah dirimu, paksa ia untuk taat, di hari ini mungkin engkau masih tidak suka melakukannya, namun pada keesokan harinya; engkau akan melakukannya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah dan mudah bagimu untuk menjalankannya.”Lalu beliau rahimahullahu ta‘ala berkata, فيه تحذير شديد لمن رأى من نفسه أنه مُثبَّطٌ عن الطاعة، فلعل الله تعالى كَرِه َأن يكونَ هذا الرَّجُل من عباده المُطيعين له فثبَّطَهُ عن الطاعة. “Di dalam Ayat ini terdapat peringatan keras bagi siapapun yang sengaja berlambat-lambat dalam mengerjakan ketaatan; bahwa mungkin saja Allah Ta‘ala tidak menginginkannya termasuk dari hamba-Nya yang taat, sehingga ia dijauhkan dari ketaatan.” Sumber: Audio Syarah Aqidah Ahlisunnah Wal Jamaah (klik link : vol. 7) https://t.me/alilmoe •┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈• 📱 Facebook Al Ilmoe: https://www.facebook.com/share/BwmUfeJ3YKBu3uvD/?mibextid=qi2Omg 📟 Instagram al_ilmoe: https://instagram.com/al_ilmoe?igshid=ZDdkNTZiNTM= 📟 WA alilmoe: https://whatsapp.com/channel/0029VaGNWYLDJ6H6tfpwSh0b 🌐 Website alilmoe : https://alilmoe.com/ 🔖  Telegram alilmoe: https://t.me/alilmoe

Al Ilmoe
15 094
photo content

Al Ilmoe
15 094
TIDAK ADA UDZUR UNTUK TIDAK BELAJAR ILMU AGAMA Syaikh Muhammad Amaan al-Jami rahimahullahu ta’ala, العلم دخل عليك في بيتك بواسطة الأشرطة والمذياع دخلت عليك المسائل العلمية والفتاوى الإسلامية، من قصّر في هذا الوقت في التعليم رجالاً ونساءً فهو المقصر، ليس له أدنى عذر أبدًا أينما كان، حتى المسلم الذي يعيش في غير بلاد المسلمين، العلم يلحقه هناك. “Ilmu itu dapat masuk ke rumahmu melalui perantara rekaman audio dan radio, masuk ke dalam rumahmu berbagai permasalahan-permasalahan ilmiah dan fatwa-fatwa Islamiyyah. Maka siapa saja yang masih bermalas-malasan di hari ini untuk belajar agama, baik laki-laki maupun wanita; maka dia muqasshir (orang yang meremehkan), tidak ada baginya udzur sedikitpun (dihadapan Allah) selama-lamanya dimanapun dia berada, bahkan sampai seorang muslim yang tinggal di bukan negeri Islam sekalipun, ilmu itu sampai kepada mereka di sana.” Sumber: Syarah Asbab Insyirah as-shadr Libnil Woyyim (hal. 52) •┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈• 📲 Telegram alilmoe: https://t.me/alilmoe 📟 Instagram al_ilmoe: https://instagram.com/al_ilmoe?igshid=ZDdkNTZiNTM= 🌐 Website : https://alilmoe.com/

Al Ilmoe
15 094
photo content

Al Ilmoe
15 094
photo content

Al Ilmoe
15 094
🫀❌ DIANTARA PENYEBAB KEGELISAHAN HATI 🎙 Syaikhul islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah Ta'ala mengatakan, سُئل سُفيانُ بن عُيينة عَن غَمٍّ لا يُعرفُ سببُه؟ Pernah ditanyakan kepada Sufyan bin ‘Uyainah tentang kesedihan yang sebabnya tidak diketahui? Maka beliau menjawab, هو ذنبٌ همَمْتَ به في سرِّك ولم تَفْعَلْهُ؛فجُزيتَ همّاً به. Sebabnya adalah dosa yang engkau niatkan secara sembunyi-sembunyi, akan tetapi engkau belum melakukannya. Kemudian engkau dibalas dengan kesedihan karena sebab itu. ⤴️ Maka Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan,
فالذّنوبُ لها عُقُوباتٌ:السّرُّ بالسّرِّ، والعَلانِيةُ بالعَلانِيَةِ.
Setiap dosa itu ada balasannya, ketika dosa itu dilakukan diam-diam, maka balasannya dengan tersembunyi, dan kalau dilakukan terang-terangan, maka balasannya dengan terang-terangan. 📚 Sumber: Majmu'ul Fatawa (jilid: 14/hal.111) •┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈• 📲 Telegram alilmoe: https://t.me/alilmoe 📟 Instagram al_ilmoe: https://instagram.com/al_ilmoe?igshid=ZDdkNTZiNTM= 📲 WA alilmoe: https://whatsapp.com/channel/0029VaGNWYLDJ6H6tfpwSh0b 🌐 Website alilmoe : https://alilmoe.com/

Al Ilmoe
15 094
photo content

Al Ilmoe
15 094
#LembarAkhlak ARS-TZH-1448.V.06
KETIKA YANG VIRAL DIANGGAP BENAR
Di media sosial, sesuatu yang sedang ramai dibicarakan sering kali dianggap baik dan benar. Hanya berdasarkan sebuah video yang tersebar luas, kutipan yang beredar, atau asumsi seseorang, berbagai komentar pun langsung bermunculan. Tidak sedikit yang langsung memberikan penilaian. Ada yang mencela, ada yang ikut menyebarkan tuduhan, bahkan ada yang mengajak orang lain membenci orang yang dituduh. Padahal, duduk perkaranya belum diketahui secara utuh. Tanpa sadar, kita ikut menyebarkan tuduhan tentang sesuatu yang sebenarnya tidak kita ketahui. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata: إِنَّ الْفِتَنَ إِنَّمَا يُعْرَفُ مَا فِيهَا مِنَ الشَّرِّ إِذَا أَدْبَرَتْ، فَأَمَّا إِذَا أَقْبَلَتْ فَإِنَّهَا تُزَيَّنُ، وَيُظَنُّ أَنَّ فِيهَا خَيْرًا، فَإِذَا ذَاقَ النَّاسُ مَا فِيهَا مِنَ الشَّرِّ وَالْمَرَارَةِ وَالْبَلَاءِ، صَارَ ذَلِكَ مُبَيِّنًا لَهُمْ مَضَرَّتَهَا، وَوَاعِظًا لَهُمْ أَنْ يَعُودُوا فِي مِثْلِهَا. “Keburukan yang ada dalam fitnah baru diketahui setelah fitnah itu berlalu. Ketika baru muncul, fitnah itu justru tampak indah dan disangka membawa kebaikan. Namun, setelah manusia merasakan sendiri keburukan, kepahitan, dan penderitaan yang ditimbulkannya, barulah mereka menyadari bahayanya. Pengalaman itu pun menjadi pelajaran agar mereka tidak kembali terjerumus dalam fitnah serupa.”¹ Fitnah tidak selalu tampak buruk ketika pertama kali muncul. Ada kalanya ia terlihat seperti sesuatu yang patut didukung, sampai orang-orang merasakan sendiri akibatnya. Di media sosial, kita pun bisa terbawa arus yang sama: merasa sedang membela kebenaran, padahal belum mengetahui perkara yang sebenarnya. Ketika kekeliruan akhirnya terungkap, penyesalan sering kali tidak lagi banyak berarti. Nama baik orang yang dituduh sudah telanjur tercemar, sementara kabar buruk tentangnya telah menyebar ke mana-mana. Sebelum mempercayai, mengomentari, atau menyebarkan sesuatu yang sedang viral, sudahkah kita memeriksa sumbernya dan memahami duduk perkaranya? Ataukah kita telah menjatuhkan penilaian hanya karena banyak orang mempercayainya? Jangan sampai kita merasa sedang membela kebenaran, padahal kita hanya terbawa arus.
Referensi:
¹ Taqiyuddin Abu al-‘Abbas Ahmad bin ‘Abdul Halim bin ‘Abdus Salam Ibnu Taimiyyah al-Harrani (w. 728 H), Minhāj as-Sunnah an-Nabawiyyah fī Naqḍ Kalām asy-Syī‘ah al-Qadariyyah, tahqiq Muhammad Rasyad Salim (Riyadh: Jami‘ah al-Imam Muhammad bin Sa‘ud al-Islamiyyah, cet. 1, 1406 H/1986 M), jil. 4, hlm. 409. •┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈• 📟 Instagram al_ilmoe: https://instagram.com/al_ilmoe?igshid=ZDdkNTZiNTM= 📟 WA alilmoe: https://whatsapp.com/channel/0029VaGNWYLDJ6H6tfpwSh0b

Al Ilmoe
15 094
DIANTARA PERKARA YANG DAPAT MENGHALANGI DARI MENDAPATKAN ILMU 🎙️ As-Safariniy al-Hanbali rahimahullah menyatakan, "وحِرمَانُ العِلمِ يَكُونُ بِستَّةِ أوجُهٍ : أحَدُهَا : تَركُ السُّؤالِ ، الثَّانِي : سُوءُ الإنصَاتِ وعَدمُ إلقَاءِ السَّمعِ ، الثَّالِثُ : سُوءُ الفِهمِ ، الرَّابِعُ : عَدمُ الحِفظِ ، الخَامِسُ : عَدمُ نَشرِهِ وتَعلِيمهِ ، فَمَن خَزَّنَ عِلَمهُ وَلم يَنشُرَهُ ابتَلاهُ اللَّـهُ بِنسيَانِهِ جَزَاءً وِفَاقًا ، السَّادِسُ : عَدمُ العَملِ بِهِ ؛ فَإنَّ العَملَ بِهِ يُوجِب تَذَكُّرهُ وتَدُّبُرهُ ومُرَاعَاتِهُ والنَّظَر فِيهِ ، فَإذَا أهمَلَ العَملَ بِهِ نَسِيَهُ." "Ada 6 perkara yang menjadi sebab terhalangnya ilmu bagi seseorang, 1. Tidak mau bertanya. 2. Diam tidak pada tempatnya dan tidak mau memperhatikan (ilmu yang disampaikan) 3. Sering salah paham. 4. Tidak mau menghafal 5. Tidak mau menyebarkan ilmu dan tidak pula mengajarkannya. Dan siapa saja yang menyimpan ilmunya serta tidak mau untuk menyebarkannya, maka Allah akan menjadikannya lupa terhadap ilmu yang sudah ia ketahui, hal ini sebagai balasan yang setimpal. 6. Tidak mengamalkannya, karena mengamalkan ilmu akan menguatkan daya ingat terhadap ilmu, merenungkan, memperhatikan serta mengkajinya. Sehingga jika ia lalai untuk mengamalkan ilmunya, maka dia pun akan lupa terhadap ilmunya.” 📚 Sumber : Syarah Mandzumatil Adab (jilid: 1/hal. 33) •┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈• 📲 Telegram alilmoe: https://t.me/alilmoe 📟 Instagram al_ilmoe: https://instagram.com/al_ilmoe?igshid=ZDdkNTZiNTM= 📲 WA alilmoe: https://whatsapp.com/channel/0029VaGNWYLDJ6H6tfpwSh0b 🌐 Website alilmoe : https://alilmoe.com/

Al Ilmoe
15 094
ORANG YANG DISIBUKKAN DENGAN KEGIATAN YANG BERMANFAAT TIDAK ADA WAKTU UNTUK BERDEBATYANG TIDAK PERLU Syaikh al-'Allamah Muqbil bin Hadi al-Wadi'i rahimahullah berkata, ‏الجدل والخصام والمِراء يأتي من الفراغ، أما الذي عنده وقت لحفظ القرآن، ووقت للتأليف، أو لمعرفة البحث، ووقت لقراءة اللغة العربية، ووقت لتعلم الخط، ووقت للدعوة إلى الله، فإنه يضيق وقته عن هذه الأشياء، ولم يبق له وقت للجدل والمراء والخصام "Perdebatan, pertengkaran, dan berbantah-bantahan, biasanya datang dari kekosongan (waktu dan pikiran,pent). Adapun bagi yang sudah punya jadwal untuk menghafal al-Qur'an, waktu untuk menulis, atau waktu untuk menyusun pembahasan suatu ilmu agama, atau jadwal untuk mempelajari bahasa Arab, atau jadwal untuk belajar kaligrafi, dan jadwal untuk berdakwah, maka waktunya sangat terbatas untuk hal-hal seperti perdebatan, perbantahan, dan pertengkaran. Tidak ada waktu lagi untuk hal-hal tersebut.' 📚
Sumber : al-Jami'ul Kabir, jilid 2/hlm.478.
•┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈• 📲 Telegram alilmoe: https://t.me/alilmoe 📟 Instagram al_ilmoe: https://instagram.com/al_ilmoe?igshid=ZDdkNTZiNTM= 📲 WA alilmoe: https://whatsapp.com/channel/0029VaGNWYLDJ6H6tfpwSh0b 🌐 Website alilmoe : https://alilmoe.com/

Al Ilmoe
15 094
photo content

Al Ilmoe
15 094
RENUNGAN DARI MENINGGALNYA ORANG-ORANG SHALIH DI AKHIR ZAMAN
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ” يَذْهَبُ الصَّالِحُونَ الْأَوَّلُ فَالْأَوَّلُ وَيَبْقَى حُفَالَةٌ كَحُفَالَةِ الشَّعِيرِ أَوْ التَّمْرِ لَا يُبَالِيهِمْ اللَّهُ بَالَةً.“ “Akan pergi (wafat) orang-orang shalih satu demi satu, sehingga yang tersisa hanyalah orang-orang yang tidak berguna, seperti halnya sisa-sisa ampas gandum atau kurma, dan Allah tidak akan memperdulikan mereka sedikit pun.” HR. Imam Al-Bukhari dalam shahihnya (no. 6434) dari sahabat Mirdas Al-Aslami radhiyallahu ‘anhu. ---- ---- ---- ---- ---- ---- 📚 Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullahu ta‘ala berkata, bahwa makna, 'Allah tidak memperdulikan mereka sedikit pun' ialah, Allah ‘Azza wa Jalla tidak merahmati dan tidak menurunkan rahmat-Nya terhadap mereka.
Dan beliau juga mengatakan,
لذلك تجدُ الناسَ يترَدُّون كلَّ عام عن العام الذي قبل، فيما سبق تجدُ الناس يتهجَّدون في الليل، ويصومون النهار، ويتصدَّقون من أقواتهم، ويؤثرون على أنفسهم. “Oleh karenanya engkau akan mendapati (kualitas agama) manusia semakin memburuk pada setiap tahun dari tahun sebelumnya. Di masa lampau, engkau mendapatkan manusia tahajjud di malam hari, berpuasa di siang hari, bersedekah dengan makan dan mendahulukan kepentingan orang lain daripada kepentingan mereka sendiri. أما الآن تجدُ الناسَ تغيروا من سنة إلى أخرى إلى أردى من قبل، سهرٌ في الليل على غير طاعة الله، ونوم في النهار أو لهوٌ أو بيعٌ وشراء يشتمل على الغش والكذب والعياذُ بالله. Namun hari ini, engkau melihat manusia telah berubah, dari tahun ke tahun menjadi lebih buruk dari sebelumnya, bergadang di malam hari di atas kemaksiatan, siang hari dihabiskan untuk tidur atau perbuatan sia-sia, muamalah jual beli mengandung tipu daya dan kebohongan, wal iyadzu billah. ومع ذلك يوجدٌ أناسٌ ولله الحمدُ على دينِ اللهِ مستقيمين على ما يبدو، لكنَّ العبرةَ بالعموم والشمول. Walaupun demikian, masih ada sebagian yang masih istiqomah dia atas syariah Islam -menurut apa yang terlihat dari penampilan zahir mereka-, namun yang menjadi tolok ukur ialah keumuman dan yang lebih dominan. ولذلك يَجِبُ الحذرُ من أن يكونَ الإنسانُ من الحثالةِ التي كحثالةِ الشعير أو التمر،ِ وأن يحرصَ على أمرِ اللهِ حتى لو كان الناسُ قد هلكوا؛ فإنهم إن أصيبوا بالعذابِ العامِّ فإنه يُبعثُ كلُّ إنسانٍ على نيَّتِه يَوْمَ  القيامة. Oleh karenanya, wajib bagi seorang hamba berhati-hati dari menjadi ampas, seperti ampas yang terdapat pada sisa-sisa gandum ataupun kurma. Hendaklah dia berupaya untuk menjalankan perintah Allah azza wa jalla bahkan walaupun manusia binasa, jika seandainya ditimpa azab yang menyebabkan mereka semua sama rata mendapatkannya, maka pada hari kiamat nanti akan dibangkitkan sesuai dengan niat mereka masing-masing.” Sumber: Syarah Riyadhus Shalihin (jilid: 6/hal. 634) •┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈• 📟 Instagram al_ilmoe: https://instagram.com/al_ilmoe?igshid=ZDdkNTZiNTM= 📟 WA alilmoe: https://whatsapp.com/channel/0029VaGNWYLDJ6H6tfpwSh0b

Al Ilmoe
15 094
photo content

Al Ilmoe
15 094
🌾DI MANA HATIMU, DI SITU KEADAANMU ▪️ Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:
حالُ العبدِ في القبر ؛ كحال القلب في  الصدر : نعيمًا وعذابًا ، وسجنًا وانطلاقًا ، فإذا أردت أن تعرف حالك في قبرك ؛  فانظر إلى حال قلبك في صدرك : فإذا كان قلبك ممتلئـًا ببشاشة وسكينة وطهارة ؛ فهذا حالك في قبرك بإذن الله ، والعكس صحيح .. ولهذا تجد صاحب الطاعة ، وحسن الخلق ، والسماحة ؛ أكثر الناس طمأنينة ، فالإيمان : يُذهب الهموم ، ويزيل الغموم ، وهو قرة عين الموحدين ، وسلوة العابدين، من أدام التسبيح انفرجت أساريره، ومن أدام الحمد تتابعت عليه الخيرات، ومن أدام الاستغفار فتحت له المغاليق
“Keadaan seorang hamba di dalam kubur seperti keadaan hatinya di dalam dada: apakah dalam kenikmatan atau azab, dalam kesempitan atau kelapangan. Maka, jika engkau ingin mengetahui bagaimana keadaanmu kelak di dalam kubur, lihatlah bagaimana keadaan hatimu saat ini. Jika hatimu dipenuhi kegembiraan, ketenangan, dan kesucian, maka demikianlah keadaanmu kelak di dalam kubur, dengan izin Allah. Begitu pula sebaliknya. Oleh karena itu, engkau akan mendapati bahwa orang-orang yang taat kepada Allah, berakhlak mulia, dan berlapang dada adalah orang-orang yang paling merasakan ketenangan. Keimanan akan menghilangkan kegelisahan dan menyingkirkan kesedihan. Ia menjadi penyejuk mata bagi orang-orang yang bertauhid dan pelipur lara bagi orang-orang yang beribadah kepada Allah. Barang siapa yang senantiasa bertasbih, akan dilapangkan dadanya. Barang siapa yang senantiasa memuji Allah, kebaikan demi kebaikan akan terus menghampirinya. Dan barang siapa yang senantiasa beristighfar, akan dibukakan baginya pintu-pintu yang tertutup.” 📚 Ad-Dā’ wa ad-Dawā’, hlm. 187–188. •┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈• 📲 Telegram alilmoe: https://t.me/alilmoe 📟 Instagram al_ilmoe: https://instagram.com/al_ilmoe?igshid=ZDdkNTZiNTM= 📲 WA alilmoe: https://whatsapp.com/channel/0029VaGNWYLDJ6H6tfpwSh0b 🌐 Website alilmoe : https://alilmoe.com/

Al Ilmoe
15 094
TIGA SIFAT YANG DICINTAI ALLAH ▪️ Dari Sa‘d bin Abi Waqqash radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata: Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّ اللهَ يُحِبُّ الْعَبْدَ التَّقِيَّ، الْغَنِيَّ، الْخَفِيَّ
“Sesungguhnya Allah mencintai hamba yang bertakwa, merasa cukup, dan tersembunyi.” 📚 HR. Muslim no. 2960 ▪️ Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan:
التَّقِيُّ الَّذِي يَتَّقِي اللهَ عَزَّ وَجَلَّ.
“At-Taqi adalah orang yang bertakwa kepada Allah ‘Azza wa Jalla.
الْغَنِيُّ الَّذِي اسْتَغْنَى بِنَفْسِهِ عَنِ النَّاسِ.
Al-Ghani adalah orang yang merasa cukup dan tidak bergantung kepada manusia.
الْخَفِيُّ هُوَ الَّذِي لَا يُظْهِرُ نَفْسَهُ.
Al-Khafi (tersembunyi) adalah orang yang tidak suka menampakkan dirinya.” 📚 Sumber : Syarh Riyadhish Shalihin, 1/629 🌿 Tiga sifat yang dicintai Allah:
"Bertakwa kepada-Nya, merasa cukup dengan apa yang Allah berikan sehingga tidak bergantung kepada manusia, dan tidak suka menonjolkan atau mempopulerkan dirinya.
•┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈• 📲 Telegram alilmoe: https://t.me/alilmoe 📟 Instagram al_ilmoe: https://instagram.com/al_ilmoe?igshid=ZDdkNTZiNTM= 📲 WA alilmoe: https://whatsapp.com/channel/0029VaGNWYLDJ6H6tfpwSh0b 🌐 Website alilmoe : https://alilmoe.com/

Al Ilmoe
15 094
photo content