Dina Sulaeman
Ir al canal en Telegram
3 415
Suscriptores
Sin datos24 horas
-57 días
-1930 días
Carga de datos en curso...
Canales Similares
Nube de Etiquetas
Menciones Entrantes y Salientes
---
---
---
---
---
---
Atraer Suscriptores
junio '26
junio '26
+20
en 3 canales
mayo '26
+38
en 2 canales
Get PRO
abril '26
+117
en 3 canales
Get PRO
marzo '26
+160
en 1 canales
Get PRO
febrero '26
+66
en 1 canales
Get PRO
enero '26
+52
en 1 canales
Get PRO
diciembre '25
+21
en 0 canales
Get PRO
noviembre '25
+11
en 0 canales
Get PRO
octubre '25
+25
en 2 canales
Get PRO
septiembre '25
+29
en 3 canales
Get PRO
agosto '25
+26
en 0 canales
Get PRO
julio '25
+59
en 1 canales
Get PRO
junio '25
+224
en 1 canales
Get PRO
mayo '25
+32
en 0 canales
Get PRO
abril '25
+48
en 1 canales
Get PRO
marzo '25
+81
en 3 canales
Get PRO
febrero '25
+29
en 1 canales
Get PRO
enero '25
+54
en 1 canales
Get PRO
diciembre '24
+523
en 0 canales
Get PRO
noviembre '24
+85
en 0 canales
Get PRO
octubre '24
+289
en 2 canales
Get PRO
septiembre '24
+161
en 2 canales
Get PRO
agosto '24
+128
en 1 canales
Get PRO
julio '24
+79
en 0 canales
Get PRO
junio '24
+77
en 0 canales
Get PRO
mayo '24
+124
en 0 canales
Get PRO
abril '24
+476
en 0 canales
Get PRO
marzo '24
+155
en 0 canales
Get PRO
febrero '24
+97
en 1 canales
Get PRO
enero '24
+999
en 1 canales
| Fecha | Crecimiento de Suscriptores | Menciones | Canales | |
| 26 junio | +1 | |||
| 25 junio | +1 | |||
| 24 junio | 0 | |||
| 23 junio | +1 | |||
| 22 junio | +2 | |||
| 21 junio | +2 | |||
| 20 junio | +2 | |||
| 19 junio | +2 | |||
| 18 junio | +3 | |||
| 17 junio | 0 | |||
| 16 junio | 0 | |||
| 15 junio | +1 | |||
| 14 junio | +2 | |||
| 13 junio | 0 | |||
| 12 junio | 0 | |||
| 11 junio | +1 | |||
| 10 junio | 0 | |||
| 09 junio | 0 | |||
| 08 junio | +1 | |||
| 07 junio | 0 | |||
| 06 junio | +1 | |||
| 05 junio | 0 | |||
| 04 junio | 0 | |||
| 03 junio | 0 | |||
| 02 junio | 0 | |||
| 01 junio | 0 |
Publicaciones del Canal
Ternyata, yang dilawan Iran: AS, Isr, Arab, dan NATO!
Sekjen NATO, Mark Rutte, mengungkap fakta baru perang Iran vs AS-Isr: sekitar 500 penerbangan militer AS berangkat dari pangkalan-pangkalan AS di Italia untuk mendukung operasi terhadap Iran. Rutte bahkan menyebut ini "masif" (banyak banget!)
Rutte juga menyebut bahwa di Romania, lalu lintas udara sipil sempat ditutup karena prioritas diberikan kepada penerbangan militer AS.
Terungkapnya fakta ini menunjukkan betapa berat & besarnya perjuangan rakyat Iran dalam membela negara, tanah air, dan sistem pemerintahannya.
Iran sendirian berhadapan dengan negara-negara jahat, yang rela melakukan tindakan-tindakan paling keji. Mereka semua berlumuran darah 168 anak SD di Minab yang dibantai di jam-jam pertama perang. Dalam 40 hari, lebih 3375 warga sipil Iran mereka bunuh.
| 2 | Sin texto... | 176 |
| 3 | Ketengangan di Selat Hormuz masih berlanjut
Ada kapal yang berusaha lewat dengan bantuan AS.
Fakta bahwa dua kapal induk Amerika Serikat, pesawat tempur, drone, dan pesawat peringatan dini beroperasi hampir 24 jam sehari namun tetap tidak mampu melindungi sebuah kapal kontainer di perairan Oman menjadi pengingat bahwa AS tidak sepenuhnya menguasai Selat Hormuz.
Menurut UKMTO, sebuah kapal kontainer terkena proyektil saat berlayar di koridor pelayaran yang disebut sebagai "koridor terlarang" di perairan Oman.
Sebelumnya, pada pagi hari, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah memperingatkan akan adanya konsekuensi bagi kapal-kapal yang menggunakan koridor pelayaran selatan.
Melalui siaran radio VHF Kanal 16, Angkatan Laut IRGC menyatakan:
"Pelayaran di Selat Hormuz hanya diperbolehkan dengan izin Angkatan Laut Sepah (IRGC) dan melalui rute yang telah ditentukan. Kapal mana pun yang melintas tanpa izin kami, mematikan sistem AIS, atau berlayar di luar rute yang ditetapkan, bertanggung jawab atas segala konsekuensinya."
Pada pagi yang sama, tiga kapal tanker minyak juga terlihat berbalik arah saat melintasi koridor pelayaran selatan di perairan Oman. | 176 |
| 4 | Satu warga Palestina dilaporkan gugur dan beberapa lainnya terluka akibat serangan drone Israel yang menghantam sebuah bangunan tempat tinggal di lingkungan Al-Nasr, sebelah timur Kota Gaza. | 221 |
| 5 | Sayangnya, sebagian masyarakat di Lebanon, Gaza, maupun kawasan Timur Tengah [dan Indonesia] ikut mengulang pertanyaan yang sama tanpa menyadari bahwa mereka sedang memperkuat narasi yang sengaja dibangun. Tentu saja, tidak semua orang yang menyebarkan pertanyaan itu adalah bagian dari Unit 8200. Banyak yang hanya ikut-ikutan karena terpengaruh arus informasi.
Karena itu, penting untuk lebih kritis dan berhati-hati sebelum menerima atau menyebarkan narasi yang sedang ramai di media sosial. | 323 |
| 6 | Peduli Gaza Tapi Terjebak Agenda Zionis
Elijah Magnier, analis politik dan koresponden perang senior yang telah lebih dari 35 tahun meliput berbagai konflik di Timur Tengah menulis di X-nya.
Ia menyatakan, belakangan ini, Unit Hatzav Israel aktif di media sosial dengan terus mengangkat dua pertanyaan:
Mengapa Iran tidak membela Lebanon?
Mengapa Iran tidak membela Gaza?
Unit Hatzav adalah "dinas intelijen media sosial" Israel, yaitu unit intelijen sumber terbuka (Open-Source Intelligence/OSINT) yang berada di bawah Unit 8200, satuan intelijen elite Israel.
Menurut laporan ini, banyak akun yang tampak berasal dari Indonesia, India, maupun Amerika Latin sebenarnya dioperasikan dari Israel untuk mendorong narasi tersebut. | 336 |
| 7 | Bismillah
Saya berinisiatif menggalang penitipan donasi lagi untuk Gaza via GGSCR. Semua dana akan dikirim utuh, tidak ada pemotongan (jatah amil) atas dana yang terkumpul. Dana yang terkumpul akan dikirim ke Sekjen GGSCR di Beirut (Dr. Yahya Ghaddar) untuk kemudian dikirim ke koordinator GGSCR Gaza, Dr. Muhammad Madi (via MoneyGram). Uang tsb dibelikan bahan makanan yg masih ada di dalam Gaza (tapi harganya amat mahal), jadi kita tidak mengirim bahan makanan dari luar Gaza.
--
BCA 2831235791 an Dina Yoelianti
Konfirmasi WA 082319288735 (silakan konfirmasi jika merasa perlu saja; tanpa konfirmasi pun sebenarnya sudah tercatat). Laporan rekap donasi dan bukti transfer akan diupload di channel ini.
Periode penitipan: hari ini 25 Juni sampai Rabu 1 Juli.
HARAP TIDAK MENTRANSFER DI LUAR PERIODE. | 307 |
| 8 | Teman-teman, sudah lama tidak ada lagi pembagian makanan yg dilakukan Dr Madi, karena memang dana habis.
Kalau ada yang berkenan menitip donasi lagi, saya bersedia mengirimkannya. | 279 |
| 9 | Warga Gaza, Tamer Nahed @Tamer_Alnoaizy menulis :
World Central Kitchen mengumumkan kemarin penghentian total layanannya di kota Khan Younis dan mengakhiri kontrak lebih dari 150 juru masak.
Dalam waktu yang singkat, organisasi itu tampaknya terus mengumumkan penghentian baru atau berakhirnya sebagian operasinya, seolah tidak ada lagi stabilitas dalam penyediaan bantuan. Makanan yang mereka sediakan merupakan satu-satunya sumber pangan yang relatif stabil bagi ratusan ribu keluarga. Kini, layanan tersebut telah terhenti hampir 90% di seluruh Kota Gaza.
Hari ini, saat kami mendistribusikan air, kami melewati salah satu dapur umum yang dulu membagikan makanan. Tidak ada yang tersisa selain sebuah panci besar berisi nasi putih polos, tanpa tambahan apa pun—tanpa saus, tanpa sayuran, bahkan tanpa sejumput garam. Saya melihat ratusan orang—laki-laki, perempuan, anak-anak, dan lansia—benar-benar berebut sedikit nasi itu. Mereka saling dorong, mengulurkan tangan dengan putus asa, mata mereka kosong, dan wajah mereka pucat.
Saya melihat penderitaan di mata mereka. Saya melihat kesedihan yang membebani setiap langkah mereka. Dunia tidak sepenuhnya memahami besarnya tragedi yang terjadi di sini. Setiap kali sebuah organisasi bantuan menghentikan atau mengurangi layanannya, bagian lain dari kehidupan di Gaza ikut mati.
Keluarga saya dan saya dulu mendapat manfaat dari makanan yang dibagikan itu, tetapi selama berbulan-bulan kami tidak menerima satu porsi pun. Saya mengatakan ini bukan hanya sebagai pengalaman pribadi, tetapi sebagai gambaran kenyataan yang kini dialami ribuan keluarga yang telah kehilangan sumber makanan penting tersebut.
Saya bersumpah kepada kalian bahwa apa yang kami alami tidak dapat digambarkan dengan kata-kata. Orang-orang tidak hanya kelaparan—mereka telah hancur. Mereka membutuhkan lebih banyak bantuan, bukan lebih sedikit. Apa yang telah mereka derita sudah cukup; kematian yang mengikuti mereka setiap hari sudah lebih dari cukup. | 289 |
| 10 | Ketua Komisi Penyelidikan PBB, C Sidoti melontarkan pertanyaan keras kepada masyarakat Israel:
"Saya memiliki tiga pertanyaan untuk rakyat Israel. Orang seperti apa para tentara kalian, yang membiarkan seorang anak berusia 14 tahun kehabisan darah hingga meninggal selama 45 menit? Orang seperti apa para pemimpin militer kalian? Dan orang seperti apa para pemimpin politik kalian?" | 311 |
| 11 | Di Gaza, rezim Zion membunuhi warga. Di Tepi Barat mereka mnghancurkan rumah2.
Video: rumah keluarga Al-Atrash di Khirbet Qalqas, Hebron, dihancurkan rezim Zion. | 301 |
| 12 | 🚨MENYEDIHKAN: Pemandangan kepanikan dan ketakutan di kalangan warga sipil serta anak-anak setelah serangan Israel dilaporkan menghantam dua kendaraan beberapa kali di Kota Gaza.
(video 22/6) | 377 |
| 13 | 💢Laporan terbaru dari UN Commission of Inquiry on the Occupied Palestinian Territory & Israel (Komisi Penyelidikan PBB untuk Palestina & Israel):
Komisi Penyelidikan menyimpulkan bahwa Israel terus melakukan genosida dan kejahatan berat lainnya dengan secara sengaja menargetkan anak-anak Palestina. Komisi tersebut menyatakan bahwa otoritas dan pasukan keamanan Israel telah melakukan genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, serta kejahatan perang di Gaza, dan juga kejahatan perang di Tepi Barat yang diduduki.
➡️ Komisi menemukan bahwa penargetan anak-anak secara sengaja merupakan salah satu unsur utama yang menunjukkan niat genosida, dan menyatakan bahwa Israel menjalankan strategi yang disengaja untuk menghancurkan masa depan rakyat Palestina di Gaza dengan menargetkan anak-anak mereka.
➡️ Di antara temuannya, komisi menyebut bahwa Israel telah:
🔹 Secara sengaja menembak anak-anak pada organ-organ vital menggunakan senjata presisi.
🔹 Menyerang rumah, sekolah, kamp pengungsian, serta pusat perawatan bayi baru lahir dan ibu melahirkan, yang berdampak pada kelangsungan hidup bayi dan masa depan reproduksi rakyat Palestina.
🔹 Menggunakan kelaparan melalui blokade dan pengepungan, yang menyebabkan kematian anak-anak serta malnutrisi berat.
🔹 Menangkap, menyiksa, dan melakukan kekerasan seksual terhadap anak-anak Palestina dalam tahanan.
🔹 Menghancurkan layanan kesehatan, panti asuhan, dan sistem pendidikan, sehingga menghambat perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak-anak serta merusak fondasi masyarakat Palestina. | 399 |
| 14 | @Marwa__Osman, akademisi dan jurnalis Lebanon, menulis:
Video ini adalah rekaman prosesi pemakaman martir Carlos Roger Abdel Malek di Rawdat Al-Shuhada, Ghobeiry, pinggiran kota Beirut (Dahiyeh).
Carlos lahir sebagai seorang Kristen Maronit, dibesarkan dalam ajaran Yesus Kristus, ajaran tentang kasih sayang, pengorbanan, keadilan, dan membela kaum tertindas. Namun ia meninggalkan dunia ini sebagai seorang martir dan pahlawan yang jalan terakhirnya mewujudkan nilai-nilai Imam Husain (semoga kedamaian menyertainya): martabat di hadapan tirani, keberanian di hadapan agresi, dan kesetiaan yang tak tergoyahkan pada kebenaran.
Hari ini, ibunya berdiri mengenakan pakaian putih, meratapi putra yang telah ia kandung, besarkan, dan cintai melebihi kata-kata. Tak ada kata yang dapat menggambarkan rasa sakit seorang ibu yang menguburkan anaknya. Tak ada ucapan yang dapat mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh seorang putra yang tawanya pernah memenuhi rumahnya.
Namun sementara ia meratapi Carlos yang berharga, kami semua berduka bersamanya.
Karena Carlos bukan hanya putranya.
Ia adalah saudara kami.
Saudara sedarah. Saudara sebangsa. Saudara dalam kemanusiaan. Saudara dalam perlawanan terhadap ketidakadilan.
Kemartirannya adalah pengingat lain bahwa bom-bom musuh teroris Zionis tidak membedakan antara Kristen dan Muslim, antara gereja dan masjid, antara satu keluarga Lebanon dengan keluarga lainnya. Namun, kesedihan kami pun tidak. Cinta kami pun tidak.
Hari ini, Lebanon mengucapkan selamat tinggal kepada salah satu putra mulianya.
Semoga Carlos Roger Abdel Malek beristirahat dalam damai abadi.
Kemuliaan bagi para martir kami.
Hormat atas pengorbanan mereka.
Dan kehinaan bagi para penjajah yang terus menabur kematian. | 465 |
| 15 | Pemakaman pejuang Hizbullah beragama Kristen | 426 |
| 16 | Pernyataan Ketua Tim Delegasi Iran, Dr. Qhalibaf :
Di tengah pembahasan, saya mendapat informasi bahwa Trump telah melontarkan pernyataan bernada ancaman terhadap presiden kami, tim perunding, dan kemungkinan serangan terhadap wilayah kami.
Saya berkata kepada Vance: "Kita berada di sini untuk berunding, dan sesuai kesepahaman yang telah ditandatangani, klausul pertama menyatakan bahwa tidak boleh ada ancaman atau paksaan. Namun hari ini presiden Anda justru mengeluarkan ancaman. Ketahuilah bahwa kami tidak pernah berunding di bawah ancaman atau tekanan."
Setelah itu kami mengakhiri perundingan, meninggalkan pertemuan, dan tidak kembali lagi.
Pihak Amerika kemudian berusaha mengatur pertemuan lanjutan melalui para mediator, tetapi kami menolaknya. Mediator dari Qatar dan Pakistan kemudian datang menemui kami, dan kami menyampaikan bahwa kami bersedia berbicara dengan mereka, tetapi tidak secara langsung dengan pihak Amerika.
Hasil dari pembicaraan tersebut dan perundingan yang berlangsung selama 80 menit itulah yang kemudian dituangkan dalam pernyataan yang dirilis oleh pihak Pakistan dan Qatar.
@clashreport | 412 |
| 17 | Jika Pertempurannya Head-to Head Militer antar Militer, Israel sebenarnya sudah kalah melawan Hez
Setelah pertempuran di Ali al-Taher, ada proses perundingan tak langsung antara Hez dan Israel. Israel mengklaim, pasukannya tetap berada di daerah tersebut hanya dengan menghormati gencatan senjata yang diberlakukan oleh Amerika Serikat. Ini adalah propaganda, kebohongan, dan bukan realitas medan perang.
Satu-satunya bagian yang benar dari narasi Israel adalah tekanan Amerika. Washington campur tangan karena situasi semakin memburuk di luar kendali Israel dan karena eskalasi Netanyahu mengancam kepentingan AS yang lebih luas.
Israel tidak berhenti karena telah meraih kemenangan. Israel berhenti karena dipaksa untuk berhenti.
Bukti paling jelas bukanlah di Ali al-Taher tetapi di Kfartebnit, sekitar 3 kilometer (bukan 300 meter seperti yang dikatakan propaganda Israel), di mana Hizbullah menghancurkan Merkava terakhir dengan empat perwira Israel di dalamnya. Di antara mereka adalah Letnan Kolonel For Gedalia Ben Simhon, komandan Batalyon Lapis Baja ke-52 (The Breachers) dari Brigade ke-401 (Iron Tracks), bersama dengan tiga anggota kru.
Jenazah mereka masih belum ditemukan karena pasukan pendudukan Israel tidak dapat mencapai tank yang hancur. Jenazah-jenazah tersebut masih berada di dalam Merkava yang terbakar, menyatu dengan puing-puingnya.
Jika Israel menguasai medan perang, mereka tidak memerlukan mediasi Amerika dan Prancis untuk mengambil jenazah mereka. Mereka akan langsung pergi dan mengambilnya.
Sebaliknya, Israel terpaksa meminta perantara untuk menegosiasikan akses. Hizbullah telah menawarkan pertukaran, jika tidak, tidak ada yang akan mendekati Merkava yang terbakar. Negosiasi sedang berlangsung, dan Hizbullah akan mengungkapkan syarat-syaratnya pada waktunya.
Inilah kenyataan yang ingin disembunyikan Israel: sebuah pasukan yang mengklaim kendali tidak dapat mengambil jenazah perwira mereka sendiri dari tank yang hancur. Sebuah pasukan yang mengklaim keberhasilan tidak membutuhkan mediator untuk mencapai jenazah mereka. Sebuah pasukan yang mengklaim mengepung Ali al-Taher tidak akan bernegosiasi di bawah tembakan di Kfar Tebnit.
Gencatan senjata bukanlah bukti kekuatan Israel. Ini adalah bukti bahwa eskalasi Israel menemui jalan buntu, bahwa Hizbullah menetapkan batasan di medan perang, dan bahwa Washington harus campur tangan sebelum Netanyahu menyeret kawasan itu ke dalam krisis yang lebih luas. (dari @ejmalrai )
--
Tapi, masalahnya, Israel ketika kalah, ia meluapkan kemarahannya dengan membombardir desa-desa, kota, bahkan ibu kota, Beirut, untuk membantai warga sipil. Inilah metode Israel selama ini: membantai warga sipil sebanyak-banyaknya, berharap pasukan perlawanan (baik Hez di Lebanon, Hamas dll, di Gaza; militer Iran) mau tunduk. Tapi, rakyat di negara-negara tsb paham situasinya dan mereka mendukung perlawanan, karena hanya dengan melawan-lah mereka akan bebas sebenuhnya dari kejahatan AS-Israel. | 420 |
| 18 | Tank Merkava Zionis ringsek di Lebanon | 397 |
| 19 | Komandan Brigade Pembunuh Hind Rajab "Dieliminasi" Hez
Video: Letnan Kolonel Dor Gedalia Ben Simhon, komandan Batalyon ke-52 Brigade Lapis Baja ke-401 militer Israel, Ben Simhon, yang bertanggung jawab atas sebagian besar kekejaman di Gaza, menyemangati para prajurit dan perwiranya sebelum menginvasi Lebanon Selatan, 2 bulan lalu.
Si komandan ini tewas terbakar bersama 3 perwira lainnya di dalam tank mereka di lereng bukit Ali Taher, 3 hari lalu, dan komando Israel tidak dapat mengevakuasi mereka dan harus memohon kepada Hizbullah melalui komite mekanisme untuk mengizinkan evakuasi sisa-sisa tubuh mereka yang meleleh dari tank Merkava yang terbakar.
[video dari @HadiHtt]
--
Batalyon ke-52 Brigade Lapis Baja ke-401 adalah unit yang bertanggung jawab atas pembunuhan Hind Rajab (usia 6 tahun), di Gaza pada Januari 2024. Saat itu, pasukan Israel sengaja menyerang mobil yang membawa Hind dan enam kerabatnya dengan ratusan peluru.
Hind kecil selamat dari serangan awal dan tetap terjebak di dalam mobil sambil berbicara dengan petugas tim SAR. Sebuah ambulans yang dikirim untuk menyelamatkannya juga ditembaki Zion, menewaskan dua paramedis di dalamnya.
Jenazah Hind baru bisa dievakuasi 12 hari kemudian. Investigasi Al Jazeera yang diterbitkan pada Oktober mengidentifikasi mantan komandan Batalyon ke-52, Daniel Ela, dan komandan Brigade ke-401, Kolonel Beni Aharon, di antara para perwira yang terlibat dalam pembunuhan Rajab, kerabatnya, dan kru ambulans.
Pada Mei 2025, Yayasan Hind Rajab yang berbasis di Belgia mengajukan pengaduan ke Mahkamah Pidana Internasional terhadap Ela dan Aharon, menuduh mereka melakukan kejahatan perang.
Menurut The Times of Israel, Ben Simhon adalah komandan keempat Batalyon ke-52 yang tewas atau terluka sejak dimulainya perang Israel di Gaza dan Lebanon. @TheCradleMedia | 404 |
| 20 | Komandan Briagade Pembunuh Hind Rajab dieliminasi Hizbullah | 380 |
¡Ya disponible! Investigación de Telegram 2025 — los principales insights del año 
