ch
Feedback
Dina Sulaeman

Dina Sulaeman

前往频道在 Telegram

Channel khusus info-info geopol Timur Tengah

显示更多
3 401
订阅者
无数据24 小时
+47
-1130
吸引订阅者
七月 '26
七月 '26
+39
在3个频道中
六月 '26
+22
在3个频道中
Get PRO
五月 '26
+38
在2个频道中
Get PRO
四月 '26
+117
在3个频道中
Get PRO
三月 '26
+160
在1个频道中
Get PRO
二月 '26
+66
在1个频道中
Get PRO
一月 '26
+52
在1个频道中
Get PRO
十二月 '25
+21
在0个频道中
Get PRO
十一月 '25
+11
在0个频道中
Get PRO
十月 '25
+25
在2个频道中
Get PRO
九月 '25
+29
在3个频道中
Get PRO
八月 '25
+26
在0个频道中
Get PRO
七月 '25
+59
在1个频道中
Get PRO
六月 '25
+224
在1个频道中
Get PRO
五月 '25
+32
在0个频道中
Get PRO
四月 '25
+48
在1个频道中
Get PRO
三月 '25
+81
在3个频道中
Get PRO
二月 '25
+29
在1个频道中
Get PRO
一月 '25
+54
在1个频道中
Get PRO
十二月 '24
+523
在0个频道中
Get PRO
十一月 '24
+85
在0个频道中
Get PRO
十月 '24
+289
在2个频道中
Get PRO
九月 '24
+161
在2个频道中
Get PRO
八月 '24
+128
在1个频道中
Get PRO
七月 '24
+79
在0个频道中
Get PRO
六月 '24
+77
在0个频道中
Get PRO
五月 '24
+124
在0个频道中
Get PRO
四月 '24
+476
在0个频道中
Get PRO
三月 '24
+155
在0个频道中
Get PRO
二月 '24
+97
在1个频道中
Get PRO
一月 '24
+999
在1个频道中
日期
订阅者增长
提及
频道
30 七月+4
29 七月0
28 七月+1
27 七月0
26 七月+1
25 七月+4
24 七月+3
23 七月+3
22 七月+3
21 七月0
20 七月+1
19 七月+3
18 七月0
17 七月0
16 七月0
15 七月0
14 七月+1
13 七月+1
12 七月0
11 七月+2
10 七月0
09 七月0
08 七月+1
07 七月+5
06 七月+1
05 七月+2
04 七月+1
03 七月+1
02 七月0
01 七月+1
频道帖子
Menurut laporan itu, "Angkatan Kedirgantaraan IRGC meluncurkan operasi kejutan dan menghancurkan target-target yang telah ditentukan dengan mudah," sembari menegaskan bahwa "semua pergerakan pasukan teroris AS di kawasan tersebut berada dalam pengawasan terus-menerus" dan bahwa, jika diperlukan, IRGC serta Angkatan Darat Iran akan menyerang target-target yang telah ditetapkan. Televisi pemerintah Iran menyebutkan bahwa Pangkalan Udara Muwaffaq Salti milik AS merupakan "pusat utama bagi pengerahan aset udara dan operasi komando udara AS di Asia Barat," seraya menambahkan bahwa Angkatan Kedirgantaraan IRGC telah membangun "keunggulan dan dominasi rudal di langit Yordania di atas pangkalan-pangkalan AS dengan menghancurkan sistem radar pengawasan dan peringatan dini milik Amerika." @MayadeenEnglish

2
AS Memulai Gelombang Kedua Serangan terhadap Iran dari KUWAIT - Rudal balistik ATACMS/Precision Strike Missile (PrSM) telah d+1
AS Memulai Gelombang Kedua Serangan terhadap Iran dari KUWAIT - Rudal balistik ATACMS/Precision Strike Missile (PrSM) telah diluncurkan dari Kuwait menuju Iran, dengan sasaran Abadan di wilayah barat daya Iran. - Ledakan terdengar di Pulau Kish, Iran. - Ledakan terjadi di Bushehr, Iran bagian selatan. - Ledakan terjadi di Bandar Abbas, Iran bagian selatan. --- Serangan AS dilakukan setelah jeda lima hari, menyusul serangan rudal balistik Iran yang menargetkan pangkalan udara AS dan markas besar CENTCOM di Yordania. Menurut Axios, Presiden AS Donald Trump memerintahkan serangan lanjutan tersebut setelah menyatakan bahwa kini "giliran kita" untuk merespons dengan keras. Sebelumnya, Iran memang menyerang Pangkalan Udara Muwaffaq Salti milik AS di Yordania, berdasarkan "intelijen dan laporan yang diterima oleh Intelijen Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya," menyusul pengerahan kembali pesawat serang A-10 dan jet tempur F-15 baru milik AS ke pangkalan tersebut. Menurut laporan itu, ...
300
3
Jadi, ukuran kemenangan Iran bukan hanya berapa gedung yang hancur. Ukurannya adalah: berapa radar yang lumpuh, berapa interceptor yang habis, berapa jaringan komunikasi yang terganggu, berapa pangkalan yang ditinggalkan, berapa jauh pesawat AS harus mundur, dan berapa mahal setiap operasi berikutnya. Sebaliknya, ketika AS menyerang gedung-gedung sipil di Iran, membunuh ratusan warga sipil, itu bukan tanda kemenangan dan kedigdayaan militer AS. Tindakan itu semakin meruntuhkan legitimasi dan citra AS selama ini (yang sok-sok demokrasi dan HAM). Karena itu, “serang habis-habisan sekarang” belum tentu strategi terbaik. Resikonya bisa menghabiskan amunisi terlalu cepat. Apalagi kalau ada warga sipil tewas (Iran akan dituduh pelanggar HAM, anehnya AS dan Israel jarang dituduh serupa) bisa menyatukan negara-negara Teluk melawan Iran dan memberi AS alasan untuk memperluas perang.
420
4
KENAPA IRAN GA SERANG HABIS-HABISAN AJA? Ini jawaban buat ibuk-ibuk yang nanya ke saya: kenapa sih Iran kok menyerang Israel dan pangkalan militer AS habis-habisan aja biar cepet beres perangnya? Harap maklum kalau ibuk-ibuk macam kami pada gemes. Ibuk-ibuk juga banyak lho, yang cerdas geopolitik dan mengikuti dengan intens perang Iran vs AS-Isr. Jawaban saya saat itu singkat aja, "Namanya strategi perang pasti ada perhitungannya, ga bisa ngikutin maunya kita para komentator." Setelah baca-baca tulisan netizen, terutama akun @MenchOsint @cirnosad @DD_Geopolitics @Soureh_design2, saya rangkum di sini jawaban yang lebih detil. Perang modern bukan soal membuat ledakan sebanyak-banyaknya. Yang dihancurkan bukan hanya gedung, tetapi kemampuan lawan untuk melihat, bergerak, mengisi bahan bakar, berkomunikasi, dan bertahan. Misalnya, bila di kompleks pangkalan militer AS ada delapan bangunan dan Iran hanya menyerang satu, itu tidak selalu berarti serangannya lemah. Bisa jadi intelijen Iran mengetahui bahwa personel atau peralatan penting berada di bangunan tersebut. Menghancurkan tujuh bangunan kosong hanya membuang rudal. Apalagi jika Iran memiliki sumber intelijen manusia di pangkalan itu. Menghancurkan seluruh kompleks justru bisa memutus sumber informasi. Sebaliknya, bila AS sadar pangkalannya telah ditembus intelijen Iran, pangkalan itu mungkin ditinggalkan tanpa Iran perlu meratakannya. Artinya: AS menyia-nyiakan jutaan/miliaran USD hanya dengan diserang secara terbatas oleh Iran; sebaliknya Iran menghemat amunisi. Ini disebut "logika perang presisi." Banyak orang mengira sasaran terpenting haruslah T3L Av. Padahal, sangat mungkin, secara militer, radar di Kuwait atau pusat data di Bahrain bisa jauh lebih penting daripada gedung simbolis di pusat kota Zion. Contohnya adalah serangan terhadap fasilitas Amazon Web Services di Bahrain. Serangan ini mungkin terlihat seperti serangan terhadap perusahaan teknologi sipil. Namun, pusat data dalam kondisi perang menjadi ekosistem kontraktor pertahanan serta operasi yang bergantung pada jaringan digital. Kalau kita cek target-target serangan Iran: -Tower 22 menopang operasi AS di Al-Tanf, Suriah. -Muwaffaq Salti Air Base menampung pesawat AS dan operasi koalisi. -Erbil menopang intelijen dan operasi khusus. -Bahrain menjadi markas Armada Kelima AS. -Kuwait adalah pusat logistik dan penempatan pasukan. -Al Udeid di Qatar menjadi markas depan CENTCOM dan pangkalan udara terbesar AS di kawasan. -Aqaba penting sebagai pelabuhan dan jalur suplai. Tempat-tempat ini bisa diibaratkan mata, telinga, dan tangki bahan bakar kekuatan AS di Timur Tengah. Karena itu, Iran tampaknya sedang menjalankan strategi bertahap: -radar peringatan dini dihancurkan; -pertahanan udara dan stok interceptor dikuras; -hanggar, gudang bahan bakar, pusat komunikasi, serta fasilitas logistik diserang; -pusat data dan infrastruktur digital ditekan; -pangkalan depan dibuat terlalu berbahaya; Serangan ke aset-aset AS di Yordania sangat penting karena inilah lapisan terakhir pelindung Israel (Yordania berbatasan dengan Israel; dan selama ini Yordania membantu menghalangi rudal-rudal Iran ke Israel). Tujuan AS membangun jaringan pangkalan dan radar di negara-negara Arab adalah untuk menjadi "kubah" pelindung bagi Israel. Jadi, ketika radar di Kuwait, Bahrain, Qatar, atau Yordania dihancurkan, yang melemah bukan hanya pangkalan AS, tetapi juga sistem pertahanan berlapis Israel. Belum lagi bicara soal menguras uang AS. Satu rudal Patriot bernilai jutaan dolar. Stoknya terbatas. Ketika serangan Iran tersebar, dari Tower 22, Al-Tanf, Muwaffaq Salti, Al Udeid, Bahrain, Kuwait, hingga Aqaba sekaligus, AS juga harus menyebar radar, kru, dan rudal pencegat ke banyak tempat. Bahkan rudal Iran yang berhasil dicegat sebenarnya juga menguras duit AS (dan negara-negara Arab, jika mereka juga ikut menembakkan rudal penangkis).
404
5
Saya lupa share tulisan ini di sini. 👇
351
6
Londo Ireng Ini adalah predikat yang diberikan kepada kaum pribumi yang diperalat oleh penjajah Belanda untuk menggolkan agenda kolonialisme dan imperialismenya di Indonesia. Saat ini, Indonesia (dan dunia pada umumnya) tidak lagi berada di era kolonialisme, melainkan neo-kolonialisme dan neo-imperialisme (nekolim). Kekuatan besar dunia (Barat) tidak lagi mengeruk kekayaan alam di berbagai penjuru bumi dengan cara menjajah langsung, tapi melalui cengkeraman modal, ekonomi, serta intervensi politik dan kebudayaan. Dalam praktik neokolim, MEMANG, media, jurnalis, akademisi, pengamat, dll. (yang mau, tentunya) dilibatkan secara aktif. Misal nih ya.. apa solusi ketika negara kesulitan ekonomi? Jika yang berada di pusat kekuasaan adalah pakar ekonomi berhaluan neolib Barat, solusi yang dia sampaikan: PINJAM AJA dari IMF dan Bank Dunia (WB). Padahal, utang ke WB dan IMF itu sebenarnya adalah penjajahan modern. Kekayaan alam kita disedot untuk bayar hutang yang seolah tak habis-habis. Tapi, fakta ini belum tentu terungkap di media, belum tentu diungkap oleh 'pengamat' yang masuk TV. Yang ada, pembenaran-pembenaran. Jadi, kalau mau bicara soal Londo Ireng, identifikasi dulu: siapa sih yang menjajah dan siapa yang dijajah? Apa agenda si penjajah? Di level global, sudah jelas, Barat (dipimpin AS) dan Israel adalah dedengkot kubu nekolim. AS mengebomi negara-negara di dunia yang ga mau nurut, termasuk Iran. Israel, juga melakukannya ke Palestina dan Lebanon dan Suriah. Tapi, AS dan Israel tidak bisa melakukan nekolim JIKA TIDAK DIBANTU oleh para "Londo Ireng" dari berbagai penjuru dunia. Bantuan itu, antara lain dengan membeli produk industri militer (senjata, drone, alat intel, dll) AS-Israel. Dengan memberikan konsesi pengelolaan kekayaan alam kepada AS-Israel (atau anak-cucu perusahaan yang terkait dengannya). Dengan cara itu, pundi-pundi nekolim tetap penuh dan bisa melanjutkan kejahatannya. Lalu, ada yang membela nekolim LEWAT NARASI (seperti yang dilakukan ZSM-Zionis Sawo Matang di Indonesia). Atau dengan memfitnah & mendehumanisasi bangsa-bangsa yang berani melawan nekolim, seperti Iran (seperti yang dilakukan Wahaboy). Nah.. tinggal cek-cek saja, siapa di kubu siapa. Semoga kita tidak menjadi Londo Ireng. [FOTO DIBUAT DENGAN GEMINI AI, tidak bermaksud dimiripkan dengan siapapun]
518
7
Londo Ireng
Londo Ireng
478
8
🚨BERITA TERKINI | Pasukan Israel Maju Lebih Dalam ke Gaza Dalam eskalasi baru, pasukan pendudukan Israel dilaporkan telah me
🚨BERITA TERKINI | Pasukan Israel Maju Lebih Dalam ke Gaza Dalam eskalasi baru, pasukan pendudukan Israel dilaporkan telah memperluas "garis kuning" lebih dalam ke Gaza, maju ke arah timur menuju Jalan Salah al-Din di lingkungan Al-Tuffah dan Al-Shujaiya. Pasukan Israel juga mengibarkan bendera mereka di atas rumah-rumah Palestina di Jalan Meshta di Al-Shujaiya, semakin memperketat pembatasan terhadap penduduk Palestina. @gazanotice
483
9
Hassan Tehrani Moghaddam (Bapak Program Rudal Iran) Saya pernah baca cerita di akun orang Iran (lupa lagi nama akunnya), Pak
Hassan Tehrani Moghaddam (Bapak Program Rudal Iran) Saya pernah baca cerita di akun orang Iran (lupa lagi nama akunnya), Pak Hasan ini saat mencari-cari rumus pembuatan rudal, sempat stuck, macet, dan ga ketemu persamaan yang tepat. Lalu dia pergi ziarah ke makam Imam Reza di Mashad, berdoa (kepada Allah), bertawasul. Lalu tiba-tiba dapat ilham, dia corat-coret rumus di buku tulis anaknya (saat itu ia bersama putrinya). Menurut saya ini merupakan model unik dimana sains (positivisme) ternyata bisa bersatu dengan relijiusitas. Mengingat bahwa pemilik ilmu ( Al 'Aliim) adalah Allah swt, tentu tidak aneh bila seorang muslim berdoa, meminta dibukakan pintu ilmu. Video: Hasan T. Moghaddam dan para insinyur sedang sholat di depan rudal yang sedang mereka buat. Btw, dia sudah gugur syahid.
473
10
Video dari Dr Madi
Video dari Dr Madi
391
11
𝐅𝐨𝐫𝐮𝐦 𝐆𝐮𝐫𝐮 𝐁𝐞𝐬𝐚𝐫 𝐝𝐚𝐧 𝐃𝐨𝐤𝐭𝐨𝐫 𝐈𝐍𝐒𝐀𝐍 𝐂𝐈𝐓𝐀 ✔️ 𝐃𝐢𝐬𝐤𝐮𝐬𝐢 𝐀𝐰𝐚𝐥 𝐏𝐞𝐤𝐚𝐧 📍Topik : "Kunci
𝐅𝐨𝐫𝐮𝐦 𝐆𝐮𝐫𝐮 𝐁𝐞𝐬𝐚𝐫 𝐝𝐚𝐧 𝐃𝐨𝐤𝐭𝐨𝐫 𝐈𝐍𝐒𝐀𝐍 𝐂𝐈𝐓𝐀 ✔️ 𝐃𝐢𝐬𝐤𝐮𝐬𝐢 𝐀𝐰𝐚𝐥 𝐏𝐞𝐤𝐚𝐧 📍Topik : "Kunci Kekuatan dan Ketahanan IRAN" 📍 Waktu : SENIN Malam, 27 Juli 2026 Pk. 19.30-22.00 WIB 📍Narasumber : 1. Dr. Dina Y. Sulaeman 2. Dian Wirengjurit 3. Chappy Hakim 4. Prof. Kholid Al Walid 📍Moderator : Dr. Zezen Zaenal Mutaqin 📍Host : Kang Jana Tèa 📌 Free E-Sertifikat ➡️ Link Zoom : https://us06web.zoom.us/j/84767760762?pwd=eDV1Z0SAszp07uaLH906maCOG4Vp9C.1 ID Rapat: 847 6776 0762 Kode Sandi: IRAN ➡️ Live YouTube : https://bit.ly/foruminsancita
446
12
Bencana Strategis Amerika di Teluk Persia: Terjebak Perangkap Sendiri “Ponsel di Washington tak berhenti berdering—bukan berisi ucapan dukungan, melainkan rintihan agar serangan ke target sipil segera dihentikan sebelum seluruh Teluk berubah menjadi puing.” (Prof. John Mearsheimer) https://kabarkampus.com/2026/07/bencana-strategis-amerika-di-teluk-persia-terjebak-perangkap-sendiri/ Semua diundang untuk mendiskusikannya di kolom komentar. 🔻 Share it
589
13
⭕️ Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan daftar Kerusakan pada pasukan AS selama dua minggu terakhir, seperti yang dilaporkan oleh Kantor Berita Fars: Pesawat & Operasi Udara: • 11 Jet Tempur & Helikopter (hancur di darat) • 17 Drone Pengintai & Operasional (8 baru) • 1 Jet Tempur F-15 (di dalam hanggar/tempat perlindungan) • 1 Pesawat P-8 Poseidon • 1 Pesawat Angkut C-17 Globemaster • 8 Pesawat Pengisian Bahan Bakar • 4 Helikopter Berat Radar & Infrastruktur Pertahanan Udara: • 7 Pusat Komando & Kontrol • 6 Radar Pertahanan Udara Patriot • 8 Sistem Radar Peringatan Dini • 7 Radar Pertahanan Rudal Berbasis Udara • 5 Radar Jarak Jauh • 3 Sistem Komunikasi Satelit • 3 Radar Kontrol Udara & Laut • 3 Sistem Radar EPS & 2 Radar EPS 117 • 2 Radar Pertahanan Udara & 1 Unit Radar Taktis Infrastruktur & Dukungan Pangkalan: • 6 Pusat Pemeliharaan Pesawat Tempur & Helikopter • 3 Pusat Dukungan & Logistik • 12 Tangki Bahan Bakar & 1 Stasiun Pompa Bahan Bakar • 17 Fasilitas Penyimpanan Persenjataan, Suku Cadang, & Peralatan • 6 Depot Penyimpanan Rudal Fasilitas Operasional: • 6 Hanggar Drone MQ-9 • 1 Hanggar Drone (berisi 8 drone baru) • 1 Hanggar Persiapan F-15 & 1 Hanggar Pesawat P-8 • 5 Hanggar Pesawat Tempur & 4 Tempat Perlindungan Pesawat Tempur • 6 Landasan Penerbangan & Pendaratan • 4 Kompleks Pertahanan Udara Patriot • 6 Platform Peluncur Rudal & 4 Platform HIMARS • 2 Pusat Komando & 2 Pusat Komunikasi Sinyal • 1 Pusat Data Informasi • 1 Basis Pemrosesan Data yang terhubung ke Amazon (Pusat AI) • 1 Platform Pengisian Bahan Bakar Kapal Induk & 1 Dermaga Bahan Bakar • 1 Pusat Penyimpanan Kapal Permukaan yang Dikendalikan dari Jarak Jauh (RCV) 🔻 Share it https://t.me/FreePalestineNetwork/27103
513
14
🚨Anak-anak terpaksa merangkak demi air di tengah tembakan Israel di Jalur Gaza bagian selatan. Di kamp pengungsian Al-Mawasi
🚨Anak-anak terpaksa merangkak demi air di tengah tembakan Israel di Jalur Gaza bagian selatan. Di kamp pengungsian Al-Mawasi, Gaza selatan, anak-anak menjatuhkan diri ke tanah untuk menghindari peluru Israel saat menempuh perjalanan melelahkan di bawah terik matahari demi mengambil air bagi keluarga mereka. Sementara itu, tembakan Israel terus menyasar tenda-tenda tempat berlindung warga sipil yang mengungsi. Truk air dan pedagang sayur tidak lagi dapat menjangkau kamp-kamp tersebut, sehingga keluarga-keluarga terjebak tanpa kebutuhan paling mendasar di tengah terus bertambahnya jumlah warga sipil yang tewas dan terluka.
504
15
🚨 Di bawah terik matahari musim panas yang kejam, tenda-tenda Gaza yang compang-camping telah berubah menjadi layaknya tungk
🚨 Di bawah terik matahari musim panas yang kejam, tenda-tenda Gaza yang compang-camping telah berubah menjadi layaknya tungku pembakaran. Tubuh anak-anak yang rentan melepuh akibat panas yang menyesakkan; kulit mereka terbakar saat suhu melonjak di dalam tempat penampungan yang sama sekali tidak layak untuk kelangsungan hidup manusia. Selama 22 bulan, setelah Israel menghancurkan sebagian besar Jalur Gaza, ratusan ribu keluarga pengungsi tidak memiliki apa pun selain lembaran kain tipis sebagai pelindung. Tanpa listrik. Tanpa air bersih. Tanpa perlindungan dari hawa panas yang tak kunjung reda.
481
16
Musim panas di Gaza 🚨Saat berusaha mencari kesejukan dari teriknya panas musim panas, dua warga Palestina—termasuk seorang p
Musim panas di Gaza 🚨Saat berusaha mencari kesejukan dari teriknya panas musim panas, dua warga Palestina—termasuk seorang perempuan—duduk di rooftop (lantai atas/atap)...lalu mereka dibom Israel dan gugur syahid. Kejadian di Khan Younis, Gaza selatan (26/7)
466
17
Warga Iran ini cerdas strategi perang banget. Dia bertanya ke AI: berapa biaya perang yang dikeluarkan AS untuk mengebom 1 jembatan di Iran. AI menjawab: [dalam Toman Iran] setara 70.000 USD (padahal kalau yang dipakai rudal Tomahwak, 1 unitnya bisa 2-3 juta USD). Lalu ia bertanya lagi: biaya untuk memperbaiki jembatan itu berapa per hari? AI menjawab: 1100 USD Si Bapak berkata, "Kalau gitu kita untung sekitar 60.000 USD dong? Wah, makasih Trump!" [kalau paham bahasa Farsi, sebenarnya cara dia ngomong, dan frasa yang ia pakai untuk Trump, terasa lucu sekali] Artinya, si Bapak ini paham betapa payahnya Trump: untuk menimbulkan kerusakan kecil, AS harus mengeluarkan biaya yang jauh lebih besar. Cerdasnya si Bapak: Pertama, ia memahami bahwa keberhasilan taktis belum tentu merupakan kemenangan strategis. Menghancurkan sebuah jembatan adalah keberhasilan taktis. Namun, apabila jembatan itu cepat diperbaiki, tidak menghentikan mobilitas Iran secara berarti, dan serangan harus dilakukan dengan amunisi yang mahal serta terbatas, hasil strategisnya mungkin sangat kecil. Kedua, ia memahami konsep cost imposition. Dalam perang asimetris, Iran tidak selalu harus menghancurkan kekuatan lawan secara langsung. Cukup dengan memaksa AS menghabiskan rudal mahal; dan menguras stok amunisi, AS sudah kepayahan. Ketiga, kemampuan si Bapak menertawakan Trump menunjukkan daya tahan psikologis. Tujuan Trump mengebom fasilitas sipil di Iran adalah untuk menciptakan ketakutan dan perasaan tidak berdaya rakyat Iran. Tapi, konten si Bapak ini menunjukkan bahwa usaha Trump gagal.
751
18
Warga Iran Cerdas Strategi Perang
Warga Iran Cerdas Strategi Perang
621
19
AS-Isr Sudah Panik? Berikut ini rekap manuver kaum Zion beberapa hari terakhir: Pertama, akhirnya kaum Zion berhasil mendapatkan dukungan Prancis dan Inggris untuk memperluas perang melawan Iran. Kedua negara itu telah mengevakuasi staf diplomatik mereka dari Teheran. Kedua, kaum Zion berhasil mendudukkan tokoh pro Israel sebagai PM baru Inggris, sehingga dengan segera Inggris mau terlibat aktif dalam perang melawan Iran, antara lain mengizinkan penggunaan pangkalan-pangkalan Inggris di berbagai tempat. Inggris juga dilaporkan mau ikut dalam operasi pembersihan ranjau di Teluk Persia. Ketiga, demi membujuk agar Saudi tidak merapat ek Iran, mereka mengumumkan bahwa teknologi dan material nuklir akan diberikan kepada Arab Saudi, tetapi dengan syarat Saudi bergabung dengan Abraham Accords. Keempat, mereka berhasil meloloskan legislasi di DPR Amerika Serikat yang pada dasarnya akan menjadikan militer AS sebagai semacam cabang dari IDF. Semua ini seolah menunjukkan kaum Zion sedemikian kuat sehingga bisa mengatur-atur negara-negara besar. Namun, sebenarnya tidak demikian. Justru manuver terbaru ini menunjukkan mereka bergerak tergesa-gesa, terbuka, dan ceroboh. Mereka terpaksa menampakkan diri mereka sendiri (selama ini kan kaum Zion selalu berusaha bergerak di balik layar, agar seolah ada proses demokrasi). Penyebabnya: telah muncul satu kekuatan yang menolak tunduk mengikuti kehendak kaum Zion. Kekuatan ini pelan tapi pasti mengguncang seluruh bangunan rapuh kaum Zion. Kekuatan ini telah mampu melihat kerapuhan bangunan Zion sejak 47 tahun lalu. Mereka mempersiapkan diri dengan cara yang hampir tidak pernah dilakukan siapa pun: setelah ribuan tahun membangun peradaban, mereka membangun kemandirian dalam persenjataan, ekonomi, pangan; membangun mental perlawanan (resistensi) dan ketahanan (resiliensi). Kekuatan itu adalah bangsa Iran. Mereka menderita akibat melawan, tapi ini adalah penderitaan yang dipilih dengan kesadaran: demi membela kaum tertindas.
648
20
AS dan Israel Panik?
AS dan Israel Panik?
527