ru
Feedback
FAQ Coretax

FAQ Coretax

Открыть в Telegram

Channel personal: Kumpulan jawaban terkait Coretax, dijawab oleh @rahmatullahbarkat & Rindang Kartika (Penyuluh Pajak). ⚠️ Bukan resmi dari Pusat DJP. Jawaban dapat berubah sesuai perubahan ketentuan & pengembangan sistem. Diskusi 👉 @konsulgabjatim1

Больше

📈 Аналитический обзор Telegram-канала FAQ Coretax

Канал FAQ Coretax (@faqcoretax) языкового сегмента Индонезийский является активным участником. Сейчас сообщество объединяет 38 496 подписчиков, занимая 3 057 место в категории Экономика и финансы и 1 646 место в регионе Индонезия.

📊 Показатели аудитории и динамика

С момента создания невідомо проект демонстрирует стремительный рост, собрав аудиторию из 38 496 подписчиков.

Согласно последним данным от 14 июля, 2026, канал показывает стабильную активность. За последние 30 дней изменение числа участников составило 232, а за последние 24 часа — 7, при этом общий охват остаётся высоким.

  • Статус верификации: Не верифицирован
  • Уровень вовлечённости (ER): Средний показатель вовлечённости аудитории составляет 15.42%. В первые 24 часа после публикации контент обычно набирает 7.53% реакций от общего числа подписчиков.
  • Охват публикаций: В среднем каждый пост получает 5 937 просмотров. В течение первых суток публикация набирает 2 898 просмотров.
  • Реакции и взаимодействия: Аудитория активно поддерживает контент: среднее количество реакций на один пост — 8.
  • Тематические интересы: Контент сосредоточен на ключевых темах, таких как pajak, coretax, tahun, badan, t.me/faqcoretax.

📝 Описание и контентная политика

Автор описывает ресурс как площадку для выражения субъективного мнения:
Channel personal: Kumpulan jawaban terkait Coretax, dijawab oleh @rahmatullahbarkat & Rindang Kartika (Penyuluh Pajak). ⚠️ Bukan resmi dari Pusat DJP. Jawaban dapat berubah sesuai perubahan ketentuan & pengembangan sistem. Diskusi 👉 @konsulgabjat...

Благодаря высокой частоте обновлений (последние данные получены 15 июля, 2026) канал поддерживает актуальность и высокий уровень охвата публикаций. Аналитика показывает, что аудитория активно взаимодействует с контентом, что делает его важной точкой влияния в категории Экономика и финансы.

38 496
Подписчики
+724 часа
+447 дней
+23230 день

Загрузка данных...

Похожие каналы
Нет данных
Возникли проблемы? Пожалуйста, обновите страницу или обратитесь к нашему support-менеджеру .
Входящие и исходящие упоминания
---
---
---
---
---
---
Привлечение подписчиков
июль '26
июль '26
+81
в 2 каналах
июнь '26
+341
в 2 каналах
Get PRO
май '26
+270
в 1 каналах
Get PRO
апрель '26
+717
в 2 каналах
Get PRO
март '26
+994
в 2 каналах
Get PRO
февраль '26
+1 251
в 2 каналах
Get PRO
январь '26
+4 751
в 3 каналах
Get PRO
декабрь '25
+1 240
в 3 каналах
Get PRO
ноябрь '25
+712
в 3 каналах
Get PRO
октябрь '25
+1 118
в 3 каналах
Get PRO
сентябрь '25
+719
в 2 каналах
Get PRO
август '25
+476
в 2 каналах
Get PRO
июль '25
+1 248
в 2 каналах
Get PRO
июнь '25
+1 026
в 2 каналах
Get PRO
май '25
+892
в 2 каналах
Get PRO
апрель '25
+477
в 1 каналах
Get PRO
март '25
+2 925
в 4 каналах
Get PRO
февраль '25
+8 968
в 4 каналах
Get PRO
январь '25
+10 727
в 6 каналах
Get PRO
декабрь '24
+3
в 2 каналах
Дата
Привлечение подписчиков
Упоминания
Каналы
15 июля+5
14 июля+7
13 июля+33
12 июля0
11 июля+5
10 июля0
09 июля+11
08 июля+1
07 июля+4
06 июля0
05 июля+1
04 июля+1
03 июля+5
02 июля+7
01 июля+1
Посты канала
#SuketUMKM #Coretax #PPhFinal 260. PENGAJUAN SUKET UMKM KINI BISA VIA CORETAX Sekarang pengajuan Surat Keterangan (Suket) PPh
+9
#SuketUMKM #Coretax #PPhFinal 260. PENGAJUAN SUKET UMKM KINI BISA VIA CORETAX Sekarang pengajuan Surat Keterangan (Suket) PPh Final UMKM makin mudah dan praktis. Anda sudah bisa mengajukannya secara online melalui portal Coretax (coretaxdjp.pajak.go.id). 💡 APA FUNGSI PENTING SUKET INI? - Bukti Potong 0,5%: Diserahkan ke lawan transaksi sebagai dasar agar penghasilan Anda hanya dipotong PPh Final 0,5%. - Berfungsi sebagai SKB: Berlaku juga sebagai Surat Keterangan Bebas (SKB) pemungutan PPh Pasal 22 atas transaksi impor atau pembelian barang. ⚠️ SUDAH PUNYA SUKET LAMA (PP 55/2022)? Bagi Kawan Pajak yang sebelumnya sudah memiliki Suket PP 55/2022 dan masih memenuhi kriteria, Suket Anda dinyatakan MASIH BERLAKU (berdasarkan ketentuan peralihan PP 20/2026). 👉 Artinya: Anda TIDAK PERLU repot melakukan pengajuan ulang. Yuk, simak informasi panduan teknis selengkapnya pada infografis ini. -- t.me/FAQcoretax

2
#Salindia PMK-44 Tahun 2026 tentang Persyaratan Menjadi Kuasa Pajak Jika rekan FAQcoretax ingin bertanya, silakan di kolom komentar. — t.me/FAQcoretax
2 123
3
#Reminder Jika masih terdapat kendala pembuatan bupot untuk masa pajak Juni 2026, solusi sementar agar tidak terlambat setor adalah silakan hitung manual terlebih dahulu dan setorkan deposit senilai minimal jumlah yang akan terutang pada pelaporan SPT Masa Unifikasi Masa Juni 2026, paling lambat hari ini. Penyetoran deposit dapat menghindarkan dari sanksi penyetoran sesuai FAQ 149 -- t.me/FAQcoretax
3 156
4
#Reminder Jika masih terdapat kendala pembuatan bupot untuk masa pajak Juni 2026, solusi sementar agar tidak terlambat setor adalah silakan hitung manual terlebih dahulu dan setorkan deposit senilai minimal jumlah yang akan terutang pada pelaporan SPT Masa Unifikasi Masa Juni 2026, paling lambat hari ini. Penyetoran deposit dapat menghindarkan dari sanksi penyetoran sesuai FAQ 149 -- t.me/FAQcoretax
3
5
#Reminder Jangan lupa. Buat seller di marketplace yang ditunjuk sebagai pemungut PPh pasal 22. Sampai jumpa! -- t.me/FAQcoretax
2 808
6
Tahukah #KawanPajak bagaimana kata “pajak” pertama kali lahir dalam sejarah konstitusi kita? 🇮🇩✨ Ternyata, perjalanan panja+3
Tahukah #KawanPajak bagaimana kata “pajak” pertama kali lahir dalam sejarah konstitusi kita? 🇮🇩✨ Ternyata, perjalanan panjang ini bermula saat masa reses sidang BPUPKI (2 Juni - 9 Juli 1945), ketika Ketua BPUPKI Radjiman Wedyodiningrat mengusulkan gagasan penting bahwa Pemungutan pajak harus diatur hukum. Sejak momen bersejarah di Gedung Pancasila itulah, pajak resmi disepakati oleh para pendiri bangsa sebagai tulang punggung utama penerimaan negara. Hari ini, 14 Juli 2026, mari kita rawat bersama komitmen sejarah ini untuk membangun fondasi bangsa yang mandiri dan berdaulat. Selamat Hari Pajak 2026! Pajak Tumbuh, Indonesia Tangguh!
2 944
7
Ini postingan seller yang dah patuh sebagai PKP, memperlihatkan keresahannya saat melihat sesama seller banyak yang belum PKP
Ini postingan seller yang dah patuh sebagai PKP, memperlihatkan keresahannya saat melihat sesama seller banyak yang belum PKP, padahal omzet sudah > 4.8 Miliar. Ada pengalaman serupa? Sila berbagi, biarkan pengalaman atau hikmah berbicara. Bukan untuk menakuti, tapi menjadi bahan renungan, terutama bagi seller baru. Karena pada intinya, PPN bukan tanggungan seller, hanya perpanjangan tangan memungut, tapi jika lupa PKP = seller berkata, "saya rela menombok PPN pembeli". Utas thread di sini: https://www.threads.com/@zoevana/post/DawgSNIiZJD?xmt=AQG0bDlWzPIvdS4EF--qH9ZqYsQT-dZlEW8CdEwD5NvWhp3VeQxmmrtyOem-M9sJWowY4-md&slof=1 Banyak yang menarik -- t.me/FAQcoretax
2 960
8
#DUK #Istri #Unifikasi #SetorSendiri 250. ❓ Istri Gabung NPWP & Status NE Ingin Setor Pajak Dividen, Pakai NIK Siapa? KASUS:
#DUK #Istri #Unifikasi #SetorSendiri 250. ❓ Istri Gabung NPWP & Status NE Ingin Setor Pajak Dividen, Pakai NIK Siapa? KASUS: Istri sudah gabung NPWP suami dan berstatus NE (Non-Efektif). Kemudian, istri ingin melakukan penyetoran sendiri dan lapor SPT Masa Unifikasi atas dividen yang tidak memenuhi syarat investasi. 👉 Pertanyaannya: Pakai NIK siapa? Istri atau Suami? Kalau pakai NIK istri, apakah statusnya bakal otomatis "Aktif" lagi di sistem? ✅ JAWABAN: Penyetoran dan pembuatan Bukti Potong (e-Bupot) penyetoran sendiri tetap menggunakan NIK Istri. Prinsipnya sama seperti saat istri bekerja dan menerima bukti pemotongan pajak; tetap menggunakan namanya sendiri, meskipun secara kewajiban perpajakan sudah ikut suami (_Family Tax Unit_ / FTU). Apakah NIK Istri Bakal Otomatis "Aktif" Lagi di Coretax? TIDAK. Aktivitas pelaporan dan penyetoran tersebut TIDAK AKAN membuat NIK istri otomatis menjadi aktif kembali, ASALKAN telah tercatat dengan parameter sebagai NPWP yang gabung di Coretax. Sistem Coretax akan membaca NIK Istri tetap tergabung dengan suami jika memenuhi 4 parameter berikut: 1️⃣ "Kategori" di Profil Coretax Istri bukan PH (Pisah Harta), MT (Memilih Terpisah), atau HB (Hidup Berpisah). 2️⃣ Status Perkawinan terdaftar sebagai "Kawin". 3️⃣ Profil Istri memiliki NIK Kepala Data Unit Keluarga (DUK) (terkoneksi dengan NPWP suami). 4️⃣ Istri sudah masuk ke dalam DUK (Daftar Unit Keluarga) di akun Coretax suami sebagai " tanggungan ". ⚠️ CATATAN PENTING: Jika 4 syarat di atas tidak terpenuhi di dalam sistem, Coretax akan menganggap istri tidak gabung NPWP dengan suami. Akibatnya, aktivitas lapor dan setor SPT Unifikasi tersebut akan langsung memicu (_trigger_) sistem untuk mengaktifkan kembali NIK istri secara otomatis. -- t.me/FAQcoretax
77
9
#UpdateEskalasi Atas kendala yang disampaikan melalui eskalasi kolektif terkait Faktur Pajak dan Nota Retur, periode sampai dengan 14 Juli 2026, pukul 09:40 WIB ✅ telah selesai ditindaklanjuti oleh tim TIK DJP. 🚨 Untuk kendala unduh SPT, silakan buat TIKET MELATI melalui saluran yang sudah disediakan. --- t.me/FAQcoretax
3 549
10
Per 19.38 WIB Coretax sudah normal kembali. Silakan dicoba -- t.me/FAQcoretax
Per 19.38 WIB Coretax sudah normal kembali. Silakan dicoba -- t.me/FAQcoretax
4 099
11
Нет текста...
5 118
12
Нет текста...
5 409
13
#UpdateEskalasi Atas kendala yang disampaikan melalui eskalasi kolektif terkait Faktur Pajak dan Nota Retur, periode sampai dengan 12 Juli 2026 ✅ telah selesai ditindaklanjuti seluruhnya oleh tim TIK DJP. 🚨 Untuk kendala unduh SPT, silakan buat TIKET MELATI melalui saluran yang sudah disediakan. --- t.me/FAQcoretax
5 510
14
Linktr.ee/WebinarPajakku
Linktr.ee/WebinarPajakku
6 399
15
#SuketUMKM #PP20 #Coretax 249. Saya WP UMKM PPh Final 0,5%, namun belum pernah mengajukan Suket. Saya bertransaksi dengan pem
#SuketUMKM #PP20 #Coretax 249. Saya WP UMKM PPh Final 0,5%, namun belum pernah mengajukan Suket. Saya bertransaksi dengan pemotong/pemungut, lawan transaksi saya meminta Suket, sebelumnya tidak bisa diajukan karena error batas Waktu. Apakah sudah bisa? YA. PENGAJUAN SUKET PPh FINAL UMKM SUDAH DIBUKA! Kabar baik. Sebagai tindak lanjut berlakunya PP 20 Tahun 2026, Saat ini Wajib Pajak sudah bisa mengajukan Surat Keterangan (Suket) PPh Final UMKM 0,5% (berdasarkan PP 55/2022) langsung di Coretax. 👥 SIAPA SAJA YANG BISA MENGAJUKAN? Pengajuan ini berlaku untuk: - WP OP/PTOP Koperasi - WP PT/BUMN/Bumdes yg terdaftar sebelum 22 April 2026 sesuai ketentuan peralihan PP-20/2026 Dengan syarat: - Belum pernah mengajukan/punya Suket PP-55/2022 - Belum pernah menyampaikan pemberitahuan memilih menggunakan ketentuan umum PPh - Tidak memiliki Fasilitas PPh lainnya (Pasal 31A UU PPh, PP 94 Tahun 2010, Pasal 75-78 PP 40 Tahun 2021) Catatan: Jika gagal unduh padahal seharusnya memenuhi syarat, kemungkinan telah mengajukan/punya Suket. Silakan gunakan suket tersebut karena telah dilakukan update masa berlaku pada system. Tata cara pengecekan dan unduh ulang cek FAQ 247 👨‍💻 CARA PENGAJUAN DI CORETAX: Caranya gampang banget, tinggal ikuti alur ini: 1. Masuk ke modul Layanan Administrasi. 2. Cari jenis layanan AS.06 ➜ "Surat Keterangan Memenuhi Kriteria sebagai Wajib Pajak Berdasarkan PP Nomor 55 Tahun 2022". 3. Pilih sub-layanan AS.06-01. 4. Lanjutkan proses pengajuannya sampai selesai. Yuk, silakan langsung dicoba! ✨ -- t.me/FAQcoretax
5 907
16
#Reminder Tentang HEBOH nya Dunia Maya dapat reminder utang/tunggakan. Ada beberapa hal perlu diperhatikan, agar kita tidak tersesat/salah. 📧 BENTUK DAN DOMAIN EMAIL: Email reminder terkait tunggakan dari KETETAPAN memiliki 7 template yang berbeda. Intinya: * pengirim email menggunakan domain email @pajak.go.id * mengarahkan pembayaran hanya melalui Coretax di coretaxdjp.pajak.go.id Daftar email resmi DJP tersebut pernah diup di FAQ 247: antara lain: 1️⃣ dirjenpajak@pajak.go.id 2️⃣ ditjenpajak@pajak.go.id 3️⃣ ditjen.pajak@pajak.go.id 4️⃣ dirjen.pajak@pajak.go.id Silakan pastikan terlebih dahulu ya. Jika pengirim selain itu, atau mengarahkan bayar di luar Coretax tanpa gunakan Kode Billing, maka pasti itu PENIPUAN. ⏳ DALUWARSA HAK PENAGIHAN PAJAK OLEH DJP: Ingat, patokan daluarsa PENAGIHAN PAJAK oleh DJP adalah 5 tahun sejak tanggal PENERBITAN KETETAPAN. Dasar hukumnya ada pada Pasal 22 ayat (1) UU KUP, bahwa hak untuk melakukan penagihan pajak daluwarsa setelah 5 tahun terhitung sejak penerbitan: * Surat Tagihan Pajak (STP); * Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB); * Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan (SKPKBT); * Surat Keputusan Pembetulan; * Surat Keputusan Keberatan; * Putusan Banding; atau * Putusan Peninjauan Kembali. CONTOH: Terlambat SPT Masa Pajak PPN: Januari 2020 STP diterbitkan: 10 Agustus 2024 Maka daluwarsa penagihan pada prinsipnya dihitung 5 tahun sejak 10 Agustus 2024, bukan sejak Januari 2020. Artinya, DJP masih memiliki hak penagihan AKTIF sampai dengan 10 Agustus 2029 ➡️ Jangan kaget kalau Masa Pajak 2020, kok BARU sekarang? Silakan untuk cek kembali.. ⏱️ PERLU DIPERHATIKAN JUGA: TERTANGGUHNYA/RESET MASA DALUWARSA (UTANG 2008 dan setelahnya) Jangka waktu 5 tahun tersebut dapat tertangguh/reset, misalnya karena: 1. Diterbitkan Surat Paksa 2. Terdapat pengakuan Utang Pajak dari Wajib Pajak baik langsung maupun tidak langsung — Pengakuan langsung: * WP menyatakan masih mempunyai utang pajak; * WP mengajukan angsuran — Pengakuan tidak langsung: * Permohonan pengurangan/penghapusan sanksi administrasi; * Permohonan pengurangan/pembatalan SKP/STP yg tidak benar; * Permohonan pembatalan hasil pemeriksaan; dan/atau * Mengajukan gugatan ke Pengadilan Pajak. * Mengajukan keberatan atau banding atas surat ketetapan pajak yang pajak terutangnya tidak disetujui *) 3. Dilakukan penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan Artinya, jika ada hal-hal di atas, maka jangka waktu 5 daluwarsa akan RESET. ⚠️ LEWAT DALUARSA PENAGIHAN ≠ UTANG TIDAK PERLU DIBAYAR/LUNAS Harus dipahami. Sesuai UU KUP, Jika benar-benar telah terjadi daluwarsa penagihan dan tidak ada sebab/kejadian yang sebabkan penangguhan, maka DJP hanya tidak lagi DAPAT melakukan tindakan penagihan AKTIF atas utang tersebut. Namun demikian, bukan berarti utangnya hilang/lunas atau tidak perlu dibayar. Kalau tidak dibayar bagaimana? Perlu diperhatikan, terdapat layanan tertentu yang masih mengecek seseorang memiliki tunggakan atau tidak, meski tunggakan tersebut hak daluwarsa penagihannya sudah terlewati, misalnya: * KSWP (Konfirmasi Status Wajib Pajak) * SKF (Surat Keterangan Fiskal) Selain itu, atas utang yang belum daluwarsa, akan ada PENAGIHAN AKTIF (Teguran - Paksa - Penyitaan - Penyanderaan dsb), ditambah terhalangnya pemberian layanan seperti pendahuluan dll. Selengkapnya, baca salindia mengenai Tindakan Penagihan Aktif PMK-61 Tahun 2023 ✅ HAK PENGHAPUSAN SANKSI/ADMINISTRASI WP berhak melakukan croscek, tidak hanya mengenai status daluwarsa, tapi sebab musabab dari tunggakan/utang tersebut. Jika menurut WP sanksi itu seharusnya tidak terbit, atau terbit namun memenuhi unsur khilaf/bukan karena kesalahannya (termasuk terbit padahal ada RELAKSASI) maka WP dapat mengajukan: * permohonan pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi * permohonan pengurangan atau pembatalan STP/SKP Selengkapnya, baca Peraturan PMK-118 Tahun 2024 Resume mengenai Pengurangan Sanksi Administrasi lihat di sini Semoga tercerahkan. Sekian - Rahmatullah Barkat Penyuluh Pajak — t.me/FAQcoretax
4 759
17
📢 Waspada Email Pengingat Tunggakan Pajak! Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah mengirimkan email resmi pengingat tunggakan+1
📢 Waspada Email Pengingat Tunggakan Pajak! Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah mengirimkan email resmi pengingat tunggakan pajak kepada wajib pajak yang masih memiliki tagihan pajak. Pastikan email yang diterima berasal dari domain @pajak.go.id, karena email dari domain lain berpotensi merupakan penipuan. ✅ Jika menerima email resmi DJP: * Verifikasi pengirim email. * Lakukan pembuatan Kode Billing melalui Coretax DJP (https://coretaxdjp.pajak.go.id). * Bayar tagihan melalui kanal resmi perbankan atau e-commerce dengan menu MPN-G2. ⚠️ Ingat: * Seluruh layanan DJP gratis. * DJP tidak pernah meminta pembayaran ke rekening pribadi. * DJP tidak pernah mengirim tautan pembayaran di luar situs resmi. 📞 Informasi lebih lanjut: Kring Pajak 1500200 | www.pajak.go.id | X @kring_pajak | informasI@pajak.go.id — t.me/FAQcoretax
4 937
18
#KawanPajak kini lebih mudah dalam menunjuk kuasa wajib pajak. Dengan PMK terbaru ini, wajib pajak dapat menunjuk kuasa denga+6
#KawanPajak kini lebih mudah dalam menunjuk kuasa wajib pajak. Dengan PMK terbaru ini, wajib pajak dapat menunjuk kuasa dengan Surat Kuasa Khusus, baik konsultan, keluarga, dan pihak lain yang sesuai ketentuan. Adapun ketentuan PMK ini juga mengatur pihak lain yang pernah bertugas di Kemenkeu harus lebih dulu memenuhi masa jeda selama 5 tahun. Yuks, simak info selengkapnya pada infografis berikut
6 181
19
#PMK44 #KuasaPajak #AturanBaru RESUME ATURAN BARU KUASA WAJIB PAJAK (PMK 44 TAHUN 2026) Aturan baru Kuasa Wajib Pajak (PMK 44/2026) yang resmi menggantikan PMK 229/2014. 1️⃣ KENAPA ATURAN INI DIBUAT? Sebagai turunan UU Cipta Kerja, aturan ini dibuat untuk berikan kepastian hukum, kesetaraan, dan kemudahan buat Wajib Pajak (WP), khususnya terkait standar kompetensi siapa saja yang boleh ditunjuk jadi kuasa. 2️⃣ SIAPA YANG BISA DITUNJUK JADI KUASA? [BAB II] WP bisa menunjuk kuasa pakai Surat Kuasa Khusus (SKK), tapi tanggung jawab pajak tetap di WP. Kuasa bisa berasal dari: * Konsultan Pajak: Wajib punya Izin Konsultan Pajak. * Pihak Lain (Selain Konsultan/Keluarga): Wajib punya Surat Keterangan Terdaftar (SKT). * Keluarga: Pasangan atau keluarga sedarah/semenda s.d. derajat ke-2. (Spesial: Bebas dari syarat SKT/Izin/Kompetensi). 👉 Khusus pensiunan/mantan pegawai Kemenkeu yang mau jadi "Pihak Lain", ada syarat ketat: harus pensiun hormat, bersih dari kasus disiplin berat (korupsi/pungli), dan wajib jeda 5 tahun sejak pensiun/berhenti. 3️⃣ ATURAN SURAT KUASA KHUSUS (SKK) [BAB III] * Wajib Daftar Sistem: Konsultan & Pihak Lain wajib terdaftar di sistem DJP (Portal WP/KPP). Pendafaran dianggap otomatis jika izin unit pemberi izinnya sudah terintegrasi di sistem Coretax. * Aturan SKK: Dibuat elektronik/kertas bermeterai. 1 SKK hanya untuk 1 orang kuasa (tidak bisa dilimpahkan), sangat spesifik buat 1 hak/kewajiban, masa, & tahun pajak. (Khusus kuasanya keluarga, wajib lampirkan KK/Surat Pernyataan Bermeterai). * Dilarang Menghalangi: Kuasa wajib profesional, jaga rahasia, & DILARANG KERAS menghalangi pemeriksaan (seperti menolak akses ruang atau sembunyikan dokumen). Pelanggaran bisa berujung pidana. * Pengalihan: Kuasa dilarang mengalihkan kuasanya ke orang lain. Pegawai kuasa HANYA BOLEH ditunjuk sebatas untuk urusan antar/terima dokumen fisik/elektronik. * Kapan Kuasa Batal? Saat masa berlakunya habis, dicabut oleh WP, Izin/SKT dicabut/dibekukan, atau kuasanya dipidana. 4️⃣ MASA TRANSISI (PENTING) [BAB IV] * SKK sah yang diserahkan sebelum PMK 44/2026 ini terbit tetap diakui sampai urusannya selesai. * ⚠️ Khusus SELAIN konsultan yang punya lulusan Brevet atau D3/lebih Perpajakan (Akreditasi A): Masih diizinkan jadi kuasa MAKSIMAL sampai 31 Desember 2026. Selama itu, SKK wajib diserahkan secara fisik (kertas) dengan melampirkan fotokopi sertifikat/ijazah. Sekian - Rahmatullah Barkat Penyuluh Pajak -- t.me/FAQcoretax
5 786
20
#Reminder Meluruskan tentang Surat Pernyataan Omzet di Bawah Rp500 Juta bagi WP UMKM, dan seller pedagang online pada khususnya. Pengunggahan surat pernyataan ini sepenuhnya ke marketplace DISESUAIKAN dengan kondisi omzet sebenarnya dan apa status SUBJEK Anda sebagai WP, bukan karena HARUS atau pilihan bebas. Beberapa hal penting untuk diperhatikan: 1. Hanya untuk Orang Pribadi (OP) → Batasan omzet Rp500 juta ini TIDAK berlaku bagi Wajib Pajak BADAN. 2. Khusus Subjek PPh Final 0,5% UMKM (PP-55) → Jika WP OP UMKM/Seller memilih menggunakan tarif PPh umum atau omzet sudah pernah melebihi Rp4,8 Miliar, ngeklaim dan memasukkan surat ini bisa merepotkan ke depannya. Karena jika PPh tidak otomatis dipungut oleh marketplace, Seller tetap WAJIB menghitung dan menyetorkannya sendiri PPh atas penghasilan dari kegiatan usahanya, sehingga bisa jadi ada risiko terlambat/lupa bayar. 3. Dihitung dari Total Keseluruhan Omzet → Batas Rp500 juta adalah GABUNGAN omzet dari *seluruh* tempat usaha (online maupun offline) sejak 1 Januari 2026. ❌ Bukan dihitung per toko, per platform, atau per bulan. Jika SEJAK 1 Januari totalnya sudah lewat Rp500 juta (atas GABUNGAN seluruh tempat usaha/online/offline), Seller TIDAK PERLU mengunggah surat ini ke marketplace. Mohon dipertimbangkan kembali sebelum mengunggah Surat Pernyataan untuk tahun pajak 2026. Sebagai tambahan, ketentuan PPh selalu berlaku sama untuk kegiatan usaha, baik online maupun offline. Semua penghasilan, termasuk usaha, wajib dilaporkan dalam SPT Tahunan. Atas yang telah dipungut dan dibayar sendiri akan masuk untuk direkap. Jika berlebih, ada hak mengajukan pengembalian. Di satu sisi, jika selama ini masih ada pajak usaha yang belum terselesaikan, ada baiknya SEGERA dirapikan. Masa daluarsa pajak adalah 5 tahun, dan menyelesaikannya lebih awal akan sangat bantu Seller itu sendiri dari risiko sanksi. Semua ini demi kenyamanan, keadilan dan kelangsungan usaha ke depannya, baik atas usaha konvensional atau digital. Terakhir, manfaatkan layanan KPP: Hubungi rekan saya, sesama penyuluh di KPP, minta dibimbing dan jika ada edukasi, mohon dihadiri. Banyak ilmu mahal yang bisa diperoleh secara GRATIS di KPP. Jangan takut bertanya apa kewajiban dan hak Anda sebagai WP. Kami siap bantu Anda. Terima kasih. - Rahmatullah Barkat Penyuluh Pajak -- t.me/FAQcoretax
5 172