ru
Feedback
Anindya

Anindya

Открыть в Telegram

" i will always love you as the land of the earth that never hates rain " pp/upsubs : (n) cr : me 50% and 50% all sosmed ⚠️ NOT FOR SALE ❗

Больше

📈 Аналитический обзор Telegram-канала Anindya

Канал Anindya (@onlyanindya) языкового сегмента Индонезийский является активным участником. Сейчас сообщество объединяет 15 023 подписчиков, занимая 4 465 место в категории Бизнес и 4 335 место в регионе Индонезия.

📊 Показатели аудитории и динамика

С момента создания невідомо проект демонстрирует стремительный рост, собрав аудиторию из 15 023 подписчиков.

Согласно последним данным от 25 сентября, 2026, канал показывает стабильную активность. За последние 30 дней изменение числа участников составило -445, а за последние 24 часа — -14, при этом общий охват остаётся высоким.

  • Статус верификации: Не верифицирован
  • Уровень вовлечённости (ER): Средний показатель вовлечённости аудитории составляет 9.60%. В первые 24 часа после публикации контент обычно набирает 2.01% реакций от общего числа подписчиков.
  • Охват публикаций: В среднем каждый пост получает 1 443 просмотров. В течение первых суток публикация набирает 302 просмотров.
  • Реакции и взаимодействия: Аудитория активно поддерживает контент: среднее количество реакций на один пост — 0.
  • Тематические интересы: Контент сосредоточен на ключевых темах, таких как capcut, linknya, klaim, capcut’s, klick.

📝 Описание и контентная политика

Автор описывает ресурс как площадку для выражения субъективного мнения:
“" i will always love you as the land of the earth that never hates rain " pp/upsubs : (n) cr : me 50% and 50% all sosmed ⚠️ NOT FOR SALE ❗”

Благодаря высокой частоте обновлений (последние данные получены 26 сентября, 2026) канал поддерживает актуальность и высокий уровень охвата публикаций. Аналитика показывает, что аудитория активно взаимодействует с контентом, что делает его важной точкой влияния в категории Бизнес.

15 023
Подписчики
-1424 часа
-1067 дней
-44530 дней
Архив постов
Anindya
15 023

Anindya
15 023

Anindya
15 023

Anindya
15 023

Anindya
15 023

Anindya
15 023

Anindya
15 023

Anindya
15 023

Anindya
15 023

Anindya
15 023

Anindya
15 023

Anindya
15 023

Anindya
15 023
Klaim vocher Shopee😱👇 https://shp.ee/sx3bhc9r5wc

Anindya
15 023
Klaim Voucher Shoope 🎁👇 https://shp.ee/2mu7djs0vm3

Anindya
15 023

Anindya
15 023

Anindya
15 023

Anindya
15 023
kalau aku merasakan jatuh cinta lagi aku harap aku jatuh cinta pada orang yang paham kalau dia sedang di cintai.

Anindya
15 023
need channel pembuatan 30 juli tahun 2025 kebawah, dan ada grup komennya seperti ini, bisa pc @inijjon
need channel pembuatan 30 juli tahun 2025 kebawah, dan ada grup komennya seperti ini, bisa pc @inijjon

Anindya
15 023
lucu aja rasanya saat membaca ulang chat kita dulu. betapa mudahnya aku tersenyum dengan beberapa kata yang kamu ketik. dan betapa mudahnya aku tertawa dengan candaanmu yang aneh, setelah mengenalmu, baru aku sadari kalau bahagia merupakan perkara yang mudah. karena bahagia ada di-tangan dan kuasa kita sebagai seorang manusia. saat aku mengenang kisah kita dahulu, rasanya ada hal yang kurang sebab hadirmu samar-samar terasa. singkatnya, bila dengan memikirkannya membuatmu menitikkan air mata, maka kamu masih mencintainya dan dia masih segalanya. sayangnya semesta meminta kita untuk berpisah. dimana buku kita harus berhenti untuk di-tulis lalu di-simpan untuk selama-lamanya. kepergianmu benar-benar menyisakan lubang yang begitu dalam, yang tak akan pernah penuh walau di-isi hal sebanyak apapun. karena seribu orang datang tidak akan semeriah kehadiranmu. karena seribu orang pergi tidak akan semenyakitkan kerpergianmu. hidupku masih berputar dengan dirimu sebagai pusatnya. karena dirimu bagaikan kepingan terakhir dalam hidupku yang hilang. dan kenyataan bahwa dirimu itu tidak tergantikan dan hidup ini bukan tentang siapa yang paling cepat mencapai garis akhir, tapi tentang siapa yang paling mampu memahami arti dari setiap langkah, setiap jatuh, dan setiap luka yang tak terlihat. kita hidup dalam dunia yang sering kali terlalu ramai untuk mendengar, terlalu cepat untuk peduli, dan terlalu keras untuk memberi ruang bagi kelembutan. tapi di balik semua itu, kita tetap berjalan, membawa luka yang kita bungkus dengan senyum, menahan tangis yang kita tutupi dengan tawa, dan memeluk harapan yang kadang hampir tak tersisa. kita belajar bahwa orang yang paling sering tertawa, bisa jadi menyimpan kesedihan paling dalam. kita belajar bahwa tidak semua perpisahan harus dimaknai sebagai akhir—karena bisa jadi itu adalah awal dari kedewasaan, dari kebangkitan, dari mengenal diri sendiri lebih dalam. dan seiring waktu berjalan, kita mulai memahami bahwa menerima kenyataan jauh lebih penting daripada terus menggenggam hal-hal yang tak ingin bertahan. kita mulai mengerti bahwa menjadi kuat bukan berarti tidak pernah menangis.