es
Feedback
Anindya

Anindya

Ir al canal en Telegram

" i will always love you as the land of the earth that never hates rain " pp/upsubs : (n) cr : me 50% and 50% all sosmed ⚠️ NOT FOR SALE ❗

Mostrar más

📈 Análisis del canal de Telegram Anindya

El canal Anindya (@onlyanindya) en el segmento lingüístico de Indonesio es un actor destacado. Actualmente la comunidad reúne a 15 439 suscriptores, ocupando la posición 4 360 en la categoría Negocios y el puesto 4 422 en la región Indonesia.

📊 Métricas de audiencia y dinámica

Desde su creación el невідомо, el proyecto ha mostrado un crecimiento acelerado, reuniendo a 15 439 suscriptores.

Según los últimos datos del 28 agosto, 2026, el canal mantiene una actividad estable. En los últimos 30 días la variación de miembros fue de -565, y en las últimas 24 horas de -16, conservando un alto alcance.

  • Estado de verificación: No verificado
  • Tasa de interacción (ER): El promedio de interacción de la audiencia es 6.02%. Durante las primeras 24 horas tras publicar, el contenido suele obtener 1.39% de reacciones respecto al total de suscriptores.
  • Alcance de las publicaciones: Cada publicación recibe en promedio 930 visualizaciones. En el primer día suele acumular 215 visualizaciones.
  • Reacciones e interacción: La audiencia responde de forma activa: el promedio de reacciones por publicación es 0.
  • Intereses temáticos: El contenido se centra en temas clave como capcut, linknya, klaim, capcut’s, klick.

📝 Descripción y política de contenido

El autor describe el recurso como un espacio para expresar opiniones subjetivas:
" i will always love you as the land of the earth that never hates rain " pp/upsubs : (n) cr : me 50% and 50% all sosmed ⚠️ NOT FOR SALE ❗

Gracias a la alta frecuencia de actualizaciones (últimos datos recibidos el 29 agosto, 2026), el canal mantiene la vigencia y un amplio alcance. La analítica demuestra que la audiencia interactúa activamente con el contenido, lo que lo convierte en un punto de referencia dentro de la categoría Negocios.

15 439
Suscriptores
-1624 horas
-1087 días
-56530 días
Archivo de publicaciones
Anindya
15 439

Anindya
15 439

Anindya
15 439

Anindya
15 439

Anindya
15 439

Anindya
15 439

Anindya
15 439

Anindya
15 439

Anindya
15 439

Anindya
15 439

Anindya
15 439
Klaim vocher Shopee😱👇 https://shp.ee/sx3bhc9r5wc

Anindya
15 439
Klaim Voucher Shoope 🎁👇 https://shp.ee/2mu7djs0vm3

Anindya
15 439
kalau aku merasakan jatuh cinta lagi aku harap aku jatuh cinta pada orang yang paham kalau dia sedang di cintai.

Anindya
15 439
need channel pembuatan 30 juli tahun 2025 kebawah, dan ada grup komennya seperti ini, bisa pc @inijjon
need channel pembuatan 30 juli tahun 2025 kebawah, dan ada grup komennya seperti ini, bisa pc @inijjon

Anindya
15 439
lucu aja rasanya saat membaca ulang chat kita dulu. betapa mudahnya aku tersenyum dengan beberapa kata yang kamu ketik. dan betapa mudahnya aku tertawa dengan candaanmu yang aneh, setelah mengenalmu, baru aku sadari kalau bahagia merupakan perkara yang mudah. karena bahagia ada di-tangan dan kuasa kita sebagai seorang manusia. saat aku mengenang kisah kita dahulu, rasanya ada hal yang kurang sebab hadirmu samar-samar terasa. singkatnya, bila dengan memikirkannya membuatmu menitikkan air mata, maka kamu masih mencintainya dan dia masih segalanya. sayangnya semesta meminta kita untuk berpisah. dimana buku kita harus berhenti untuk di-tulis lalu di-simpan untuk selama-lamanya. kepergianmu benar-benar menyisakan lubang yang begitu dalam, yang tak akan pernah penuh walau di-isi hal sebanyak apapun. karena seribu orang datang tidak akan semeriah kehadiranmu. karena seribu orang pergi tidak akan semenyakitkan kerpergianmu. hidupku masih berputar dengan dirimu sebagai pusatnya. karena dirimu bagaikan kepingan terakhir dalam hidupku yang hilang. dan kenyataan bahwa dirimu itu tidak tergantikan dan hidup ini bukan tentang siapa yang paling cepat mencapai garis akhir, tapi tentang siapa yang paling mampu memahami arti dari setiap langkah, setiap jatuh, dan setiap luka yang tak terlihat. kita hidup dalam dunia yang sering kali terlalu ramai untuk mendengar, terlalu cepat untuk peduli, dan terlalu keras untuk memberi ruang bagi kelembutan. tapi di balik semua itu, kita tetap berjalan, membawa luka yang kita bungkus dengan senyum, menahan tangis yang kita tutupi dengan tawa, dan memeluk harapan yang kadang hampir tak tersisa. kita belajar bahwa orang yang paling sering tertawa, bisa jadi menyimpan kesedihan paling dalam. kita belajar bahwa tidak semua perpisahan harus dimaknai sebagai akhir—karena bisa jadi itu adalah awal dari kedewasaan, dari kebangkitan, dari mengenal diri sendiri lebih dalam. dan seiring waktu berjalan, kita mulai memahami bahwa menerima kenyataan jauh lebih penting daripada terus menggenggam hal-hal yang tak ingin bertahan. kita mulai mengerti bahwa menjadi kuat bukan berarti tidak pernah menangis.

Anindya
15 439

Anindya
15 439
Aku lagi sebar DANA Kaget nih! Yuk, sikat segera sebelum melayang 💸💸💸 https://link.dana.id/danakaget?c=svs62h29j&r=h3tME9&orderId=20260102101214528115010300166298556134361