ru
Feedback

Не попадитесь на канал ботавода! Telemetrio находит и помечает такие каналы 👉 Хотите видеть метку — оформите подписку 👈

D'ORIGIN INTERACTIVE NEWS

D'ORIGIN INTERACTIVE NEWS

Открыть в Telegram
4 539
Подписчики
Нет данных24 часа
+237 дней
+4230 дней
Архив постов
*Net Foreign Value* 13 Oktober Sesi 2 * Pelaku pasar asing mencatat *NET BUY: Rp570.4 B* > Saham yang paling banyak dibeli ya
*Net Foreign Value* 13 Oktober Sesi 2 * Pelaku pasar asing mencatat *NET BUY: Rp570.4 B* > Saham yang paling banyak dibeli yakni: ASII

Yen up 0,38% menjadi 158,01 per USD SGD naik 0,17% menjadi 1,2772 per USD AUD naik 0,17% ke posisi 0,6971 per USD Rupiah melaju 0,07% menjadi 17.902 per USD Rupee up 0,51% ke 95,2925 per USD Yuan drop 0,02% ke 6,6951 per USD Ringgit turun 0,03% ke 4,0855 per USD Baht naik 0,20% ke 33,5450 per USD *Bursa Eropa* Market saham Eropa menguat pada hari Selasa (13/10) karena penurunan harga minyak meningkatkan minat beli. Meskipun saham sektor teknologi berada di bawah tekanan setelah laporan mengenai kemajuan yang dicapai oleh produsen cip memori asal Tiongkok, ChangXin Memory Technologies, memicu kekhawatiran akan persaingan ketat dari Beijing. Indeks pan-Eropa STOXX 600 naik tipis 0,44% ke level 638,44 poin. Indeks FTSE 100 London mencatat kenaikan sekitar 1%, kinerja terkuat di antara indeks-indeks regional. Sektor kimia naik 2%, memimpin kenaikan di antara berbagai sektor. Sektor teknologi turun 1,5%, mengikuti tren aksi jual global. *Oil* Harga minyak turun pada hari Selasa (13/10) sore. Para pedagang menilai risiko pasokan akibat serangan terhadap Arab Saudi sambil mempertimbangkan prospek pasokan diesel tambahan dari Rusia. Harga minyak mentah Brent berjangka turun 1,1% menjadi $105,47 per barel. Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate AS berjangka turun 1,3%, menjadi $92,57 per barel. "Pasokan diesel baru dari Rusia dan aliran yang lebih stabil dari Arab Saudi memberikan sedikit kelegaan, namun pasar masih tampak lebih khawatir tentang risiko kerusakan lebih lanjut pada kapal atau jalur pipa di Teluk daripada merasa tenang dengan tambahan pasokan minyak," kata Tim Waterer, kepala analis di KCM Trade. (reuters/cnbc/bloomberg/idx/AI) ----------------

*BURSA SORE* Tue, Oct 13, 2026 16:38 WIB *"Saham Asia Terjungkal Tertekan Aksi Jual AI, IHSG Betah Melemah"* ◇ IHSG betah di zona merah hingga akhir perdagangan hari Selasa (13/10). ◇ Indeks sektor teknologi di posisi terlemah turun 0,95%. Minyak Brent turun 1,1% menjadi $105,47 per barel. West Texas Intermediate AS berjangka turun 1,3%. Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) betah di zona merah hingga akhir perdagangan hari Selasa (13/10). IHSG melorot 10 poin (-0,17%) ke posisi 5.925. Volume perdagangan yang tercatat mencapai 357,8 juta lot saham. Dengan volume perdagangan tersebut, nilai transaksi yang dibukukan Rp10,3 triliun. Indeks sektor teknologi di posisi terlemah turun 0,95%. Saham-saham dari sektor ini yang melemah DCII, MTEL, DIVA. Sedangkan sektor properti melonjak terkuat naik 1,83% disokong saham-saham CTRA, SMRA, PWON, BSDE, MTLA. Saham top gainers LQ45: EMTK, WIFI, EXCL, KLBF, UNTR, DEWA, ANTM. Saham top losers LQ45: JPFA, INKP, HRTA, BRPT, PGAS, CPIN, TLKM. *Bursa Asia* Saham Asia merosot pada perdagangan hari Selasa (13/10) sore. Aksi jual tajam pada saham perusahaan pembuat cip memicu evaluasi ulang secara luas terhadap tren investasi AI. Sehingga mendorong investor beralih ke aset yang lebih aman, yakni obligasi pemerintah. Indeks MSCI untuk saham Asia-Pasifik di luar Jepang turun lebih dari 2% ke level terendah sejak akhir Juli, dipimpin oleh penurunan saham perusahaan pembuat cip AI di kawasan tersebut. Saham Samsung turun 8% dan SK Hynix anjlok 10%. TSMC asal Taiwan turun 1,8%. Sedangkan Kioxia Holdings merosot 14%. Investor di sektor AI, SoftBank, turun 8%. Penurunan tajam ini terjadi setelah anjloknya saham perusahaan pembuat cip AS (.SOX) menyusul laporan mengenai kemajuan teknologi pesat yang dicapai pesaing asal Tiongkok, ChangXin Memory Technologies. Laporan tersebut memunculkan kemungkinan bahwa perusahaan-perusahaan Tiongkok dapat memangkas kesenjangan teknologi yang ada. "Berita mengenai CXMT tampaknya menjadi pemicu utama aksi jual pada saham-saham sektor memori, namun menurut saya, hal yang lebih penting adalah investor kini jauh lebih kritis dan kurang toleran terhadap tren investasi AI," ujar Charu Chanana, kepala strategi investasi di Saxo. Chanana dari Saxo menyatakan bahwa investor kembali melirik obligasi pemerintah AS (Treasuries) setelah kenaikan tajam imbal hasil baru-baru ini, namun ia memandang hal tersebut sebagai "reli taktis, bukan pembalikan arah pasar yang permanen." "Inflasi yang sulit turun (sticky inflation), harga minyak yang tinggi, dan besarnya utang pemerintah tetap menjadi hambatan bagi pemulihan pasar obligasi yang berkelanjutan," ujarnya. Para pedagang sedang menantikan data inflasi AS pada hari Rabu untuk mendapatkan petunjuk mengenai arah kebijakan Federal Reserve. Berdasarkan perangkat CME FedWatch, pasar memperhitungkan adanya peluang sebesar 80,6% bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tetap stabil pada akhir bulan ini—angka yang meningkat dari 51% pada bulan sebelumnya. *Indeks Saham Asia* Indeks Nikkei225 (Jepang) -1,82% ke 67.777 Indeks Topix (Jepang) +0,14% ke 4.110 Shanghai Composite (China) +0,10% ke 3.800 CSI 300 (China) -0,29% ke 4.275 Hang Seng (Hong Kong) +0,30% ke 24.345 Indeks Kospi (Korsel) -5,46% ke 6.035 Indeks Taiex (Taiwan) -1,95% ke 48.341 S&P/ASX200 (Australia) -0,01% ke 8.783 S&P/NZX (Selandia Baru) -0,55% ke 1.899 FTSE KLCI (Malaysia) +0,31% ke 1.623 STI (Singapura) +0,39% ke 5.436 SET 50 (Thailand) -0,05% ke 1.046 HNX Index (Vietnam) -0,17% ke 264 *Asia Currencies*

*MARKET ROUND-OFF (13.10.2026)* *(By: D'ORIGIN)* https://t.me/D_ORIGIN https://bit.ly/IGorigin https://originaturuang.com/07 *"JCI Extends Losses Amid MSCI Concerns"* JCI extended losses on Tuesday amid concerns over Indonesia’s potential downgrade to frontier market status and the expected lifting of MSCI’s index change freeze in 2H27. *_JCI continued decline 10.17 points (-0.17%) to 5,925.98, while the LQ45 declined 0.29% to 589.19._* Turnover reached 34.53 billion shares, valued at Rp10.41 trillion. A total of 336 stocks advanced, 290 declined, and 168 remained unchanged. The rupiah climbed 0.06% to Rp17,885 per U.S. dollar, while Bank Indonesia’s JISDOR reference rate declined 31 points to Rp17,930. *Corporate News* SGER recorded net revenue of Rp4.33 trillion in 1H26, growing 6.73% YoY, while gross profit rose 24.26% to Rp301.26 billion and net profit increased 8.83% to Rp137.95 billion. The positive performance was supported by improved profitability margins amid business diversification, reflected in the declining contribution of the coal segment to 73.2% from 82.3% previously. *Global Markets* Asian markets mostly closed lower, led by South Korea’s Kospi, which plunged over 5% to below 6,000, its lowest level since July 31, while Japan’s Nikkei 225 fell nearly 2%. European stock markets remained relatively resilient, as a global tech-led sell-off had a limited impact on regional equities. U.S. stock futures were mixed as investors weighed concerns over the sustainability of the AI trade and the escalating conflict in the Middle East. *Commodities* Oil prices declined as Russia indicated that its diesel exports could exceed volumes outlined in its supply deal with the U.S., easing concerns over tightening supply from the Gulf. Gold prices rebounded on a weaker U.S. dollar, while escalating Middle East tensions fueled concerns over energy supply disruptions, persistent inflation and potential further interest-rate hikes. Crude Oil WTI...92.01 (-1.85%) Brent Oil...104.97 (-1.58%) Natural Gas...3.140 (-0.85%) Gold...4,212.55 (+0.52%) Silver...60.805 (+0.48%) Copper...14,622.05 (-0.08%) Nickel...15,657.50 (+0.77%) *Global indexes* STOXX 50..6,218.15 (+0.27%) CAC 40..7,863.53 (+0.39%) DAX..25,405.47 (+0.51%) FTSE..10,733.47 (+0.72%) NIKKEI..67,777.52 (-1.82%) HSI..24,345.22 (+0.3%) SHCOMP..3,800.86 (+0.1%) TAIEX..48,341.31 (-1.95%) KOSPI..6,035.35 (-5.46%) S&P/ASX 200..8,783.90 (+0.01%) SENSEX..72,600.54 (+0.94%) STI.. 5,433.48 (+0.33%) DOW FUT..52,418.00 (+0.59%) S&P FUT..7,859.75 (+0.02%) NASDAQ FUT..30,756.50 (-0.46%) -------------

*2nd SESSION JCI on 13.10.2026* (By: D'ORIGIN) https://t.me/D_ORIGIN https://bit.ly/IGorigin https://originaturuang.com/ *JCI @5925.98 (-10.171pts) (-0.171%)* (H: 5936.17 ; L: 5828.68) (Value: 10.409 T (NG 1.621 T) Volume: 345.341 Lot (NG 16.952 M Lot) (Adv.336 ; Decl.290 ; Unchg.168 shares) IDXHIDIV20...421.76 (-0.23%) IDX30...328.20 (-0.44%) IDX80...87.50 (-0.10%) LQ45...589.19 (-0.29%) Incl.Crossing** ENRG @930 ~ 580.28 B SMMT @3800 ~ 380.00 B SMMA @12134 ~ 173.33 B *USD/IDR:* JISDOR : 17,899 ; 17,930 SPOT: 17,925 ; 17,885 *JCI for tomorrow:* Support : 5915 ; 5885 Resist : 5940 ; 5965 *8 MARKETs DRIVEN BY SECTOR* IDXBASIC (+0.19%) (1.43 T) IDXENERGY (+0.40%) (3.33 T) IDXFINANCE (-0.18%) (2.15 T) IDXHEALTH (+0.53%) (180.83 B) IDXINDUST (+0.29%) (601.89 B) IDXINFRA (+0.28%) (657.45 B) IDXPROPERT (+1.83%) (263.75 B) IDXTECHNO (-0.95%) (408.30 B) *7 TOP GAINERs* GRPH @110 (+34.15%) SBMA @144 (+29.73%) PICO @194 (+28.48%) ARTA @2150 (+25.00%) UANG @3410 (+24.91%) TFCO @1605 (+24.90%) BIKE @3330 (+24.72%) *7 TOP LOSERs* XBLQ @425 (-15.00%) ASMI @29 (-14.71%) FOLK @116 (-14.71%) XBSK @326 (-14.66%) POLA @90 (-14.29%) KDTN @346 (-13.93%) DAAZ @2370 (-13.19%) *8 MOST ACTIVE STOCKs BY VALUE* BBCA @5950 (0.00%) DSSA @940 (-2.59%) BMRI @3990 (-0.50%) BUMI @167 (+1.21%) BBRI @3080 (-0.96%) GOTO @27 (0.00%) CUAN @665 (+1.53%) TLKM @2240 (-1.75%) *8 MOST ACTIVE STOCKs BY VOLUME* GOTO @27 (113.230.755 lot) BUMI @167 (19.579.849 lot) FORU @140 (6.920.860 lot) SQMI @95 (5.971.155 lot) DSSA @940 (5.409.450 lot) BNBR @66 (4.844.335 lot) CUAN @665 (4.348.560 lot) ESIP @103 (3.894.0078 lot) "....Have a Blessed Tuesday Evening...."

*PTBA - TRADING IDEAS* Buy Area 3,200 - 3,250 Target 3,500/3,800/4,000 Stoploss if close below 3,100 - Bertahan di 3,150 masi
*PTBA - TRADING IDEAS* Buy Area 3,200 - 3,250 Target 3,500/3,800/4,000 Stoploss if close below 3,100 - Bertahan di 3,150 masih berpeluang reli lanjutan triple bottom ke target 4,530 - Koreksi dengan volume kecil *Disc On

*MELURUSKAN RUMOR PASAR*
*MELURUSKAN RUMOR PASAR*

*COST BASIS AVERAGE SBMA*
*COST BASIS AVERAGE SBMA*

📑 *INTP Bentuk Mini Pola Cup and Handle, Berpeluang Uji Resistance 5.307–5.435* *Technical Update* - INTP membentuk indikasi pola cup and handle setelah rebound dari area 4.823 dan kembali menembus neckline 5.100. - Harga bertahan di atas MA20 (5.080), disertai MACD yang mulai menguat dengan histogram positif. Kenaikan volume turut mendukung momentum rebound. - Resistance terdekat berada di 5.307, kemudian 5.435–5.482. Breakout di atas area tersebut berpotensi memperkuat pembalikan tren jangka pendek. - Support berada di 5.100–5.080. Jika kembali turun di bawah area ini, momentum rebound berisiko melemah dan harga dapat menguji kembali 4.823. *Sentimen* - Prospek permintaan semen: Manajemen Indocement memperkirakan permintaan semen domestik pada semester II 2026 tetap didukung faktor musiman, cuaca kering, serta peningkatan realisasi belanja pemerintah menjelang akhir tahun. - Kinerja operasional: Pada semester I 2026, pendapatan INTP tumbuh 5,2% YoY dan laba bersih naik 19,2% YoY. Efisiensi biaya energi turut menopang margin, meskipun tekanan biaya input dan persaingan harga masih perlu dicermati. _*Disclaimer On - BRI Danareksa Sekuritas*_

photo content

📑 *ESIP Melonjak 25,81%, Breakout Resistance 114 dengan Volume Signifikan* *Technical Update* - ESIP menguat 25,81% ke 117 dengan volume sekitar 129,3 juta saham, mengindikasikan peningkatan aktivitas transaksi dan momentum beli. - Harga berhasil menembus resistance 114 serta kembali di atas MA200 di 108. Ini menjadi indikasi awal perbaikan struktur teknikal setelah bergerak sideways di area bawah. - Resistance berikutnya berada di 126, kemudian 142. Jika momentum berlanjut, area tersebut menjadi target pengujian harga. - Support terdekat berada di 114, disusul 108. Harga perlu bertahan di atas area breakout untuk menjaga peluang kenaikan. - MACD mulai menunjukkan perbaikan dengan histogram berbalik positif, sedangkan SAR di 120 masih menjadi resistance dinamis yang perlu diperhatikan. *Sentimen* - Kinerja semester I 2026 menunjukkan pendapatan ESIP naik 6,4% YoY menjadi Rp31,6 miliar, sementara laba bersih meningkat 98,5% menjadi Rp1,8 miliar. Ini menjadi katalis fundamental positif, meskipun perlu dicermati keberlanjutannya. - ESIP juga telah menyetujui pembagian dividen tunai total Rp1 per saham untuk tahun buku 2025, dengan sisa pembayaran Rp0,50 per saham pada Juli 2026. _*Disclaimer On - BRI Danareksa Sekuritas*_

photo content

*WSKT 9M26: Rugi Menyempit, tapi Ekuitas Tergerus Hingga Rp1,03T* Waskita Karya (WSKT) merilis laporan keuangan 9M26 pada Sel
*WSKT 9M26: Rugi Menyempit, tapi Ekuitas Tergerus Hingga Rp1,03T* Waskita Karya (WSKT) merilis laporan keuangan 9M26 pada Selasa (13/10). Pendapatan naik, rugi menyempit, namun ekuitas turun. *Kinerja 9M26* - Pendapatan Rp8,12T (+53,78% YoY dari Rp5,28T) - Beban pokok Rp7,16T (+66,51% YoY dari Rp4,30T) - Laba bruto Rp959,44M (-2,09% YoY dari Rp979,97M) - Rugi sebelum pajak Rp3,24T (membaik 9,24% dari Rp3,57T) - Rugi atribusi pemilik induk Rp2,87T (membaik 9,46% dari Rp3,17T) *Neraca (30/9/2026 vs 31/12/2025)* - Aset Rp73,07T (+3,31% dari Rp70,73T) - Liabilitas Rp72,03T (+7,41% dari Rp67,06T) - Ekuitas Rp1,03T (-71,93% dari Rp3,67T) *Saham* - WSKT masih tersuspensi di Rp202 pada 13/10 *View* - Kenaikan pendapatan tidak menghasilkan profit. Gross margin turun ke 11,8% dari 18,6% di 9M25 (estimasi), karena beban pokok tumbuh lebih cepat dari pendapatan. *Disclaimer On - BRI Danareksa Sekuritas*

📑 *CTRA — Demand Area 510–550 Bertahan, Peluang Technical Rebound Menuju 589–655* *Technical Update* - CTRA menguat 3,70% ke 560 dan mulai rebound dari area demand 510–550, yang telah beberapa kali menjadi zona penahan koreksi. - Secara teknikal, harga masih bergerak dalam descending channel, sehingga tren menengah masih bearish. Rebound perlu dikonfirmasi dengan penembusan resistance 589. - Jika mampu melewati 589, peluang penguatan terbuka menuju 655. Sebaliknya, jika kembali turun dan menembus 510, risiko pelemahan lanjutan meningkat. - MACD mulai menunjukkan perbaikan momentum, tetapi masih berada di area negatif sehingga sinyal pembalikan tren belum terkonfirmasi. *Sentimen* - Kinerja dan prospek: CTRA memproyeksikan pendapatan dan laba bersih 2026 turun sekitar 10%, dengan target marketing sales tetap Rp9,5 triliun. Tekanan daya beli dan suku bunga KPR masih menjadi tantangan sektor properti. - Katalis sektor: Insentif PPN DTP masih berpotensi mendukung penjualan rumah yang memenuhi ketentuan, meskipun dampaknya bergantung pada daya beli dan realisasi permintaan. _*Disclaimer On - BRI Danareksa Sekuritas*_

photo content

*SBMA* *SBMA Gandeng KPI, Perkuat Pasokan dan Distribusi Gas Industri, Kapasitas Tangki Bakal Naik 3,5 Kali Lipat* https://www.idx.co.id/StaticData/NewsAndAnnouncement/ANNOUNCEMENTSTOCK/From_EREP/202610/f19253a755_3e267659e4.pdf

bdsrkan survey terakhir FED RATE MONITOR TOOL milik Investing.com , probability terbesar (80.5%) itu jatuh kepada keputusan s
bdsrkan survey terakhir FED RATE MONITOR TOOL milik Investing.com , probability terbesar (80.5%) itu jatuh kepada keputusan suku bunga masih ditahan TETAP di level 3.75-4.0%, pada FOMC MEETING 29-30 Oct 2026. sebaliknya di rapat The Fed bulan Desember, terlihat market mulai price-in klo suku bunga udah harus NAIK ke 4.0-4.25% (probability terbesar di 68%). ==> jadi , jika semuanya cocok dengan prediksi kita klo sekarang Fed Fund Rate bisa ditahan tetap, maka overall situation kondusif utk dukung IHSG TECHNICAL REBOUND soon , coba ke arah 6000 dulu (hopefully bs break out yaa..). 📈 KIWOOM RESEARCH

IHSG usai sesi 1 / 13 Oct : sebuah rebound yg ciamik, i'd like to believe this is for real! #crossingmyfingers 🤞 TARGET : ba
IHSG usai sesi 1 / 13 Oct : sebuah rebound yg ciamik, i'd like to believe this is for real! #crossingmyfingers 🤞 TARGET : back to 6000-6050 , & then jika break out maka ke arah 6180-6200 / 6360. Go go go IHSG... 💪 support : 5830 KIWOOM RESEARCH

*WSKT: AKUMULASI KERUGIAN* *"Akumulasi Kerugian WSKT Tembus Rp22 T, Pendapatan Cuma Rp8 T"* Selasa, 13 Oktober 2026 | 12.05 WIB Penulis: Redaksi Bloomberg Technoz, Jakarta - Kerugian kontraktor pelat merah, PT Waskita Karya Tbk (WSKT) mengecil. Namun, defisit laba yang berasal dari akumulasi kerugian tahun-tahun sebelumnya membengkak jadi lebih dari Rp20 triliun. Berdasarkan laporan keuangan, Selasa (13/10/2026), WSKT sejatinya membukukan pendapatan Rp8,13 triliun sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini, naik 53,73% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sejalan dengan kenaikan tersebut, beban pokok pendapatan WSKT naik menjadi Rp7,17 triliun dari sebelumnya Rp4,31 triliun. Dari situ, WSKT masih mencatat laba kotor, meski angkanya turun 2% secara tahunan menjadi Rp959,44 miliar. Namun, beban keuangan masih memberikan tekanan terbesar. Angkanya mencapai Rp2,79 triliun meski turun dari sebelumnya Rp2,84 triliun di kuartal III-2025. •••••••••••• https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/124402/akumulasi-kerugian-wskt-tembus-rp22-t-pendapatan-cuma-rp8-t/2

*PEMBANGUNAN DATA CENTER* *"Data Center Ditolak di Mana-Mana, AHY Ungkap Kondisi di RI"* Selasa, 13 Oktober 2026 | 07.05 WIB Penulis: Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia Jakarta, CNBC Indonesia - Pembangunan data center mengalami penolakan di sejumlah wilayah. Tak terkecuali di Indonesia, bahkan salah satunya milik BDX di Jatiluhur harus dibatalkan sementara karena belum memenuhi persyaratan. Terkait hal ini, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono mengungkapkan kondisi yang terjadi sekarang. Dia tak menampik bahwa data center dibutuhkan seiring adopsi teknologi digital yang semakin tinggi. "Memang tidak terelakkan bahwa semakin kita mengadopsi teknologi digital Termasuk e-commerce dan berbagai kepentingan lainnya Maka kita membutuhkan data-data center di berbagai daerah," kata AHY dalam Digital Infrastructure Summit 2026, Senin (12/10/2026). Di sisi lain, dia juga menjelaskan data center membutuhkan energi yang luar biasa untuk operasional. Untuk itu kebutuhan akan listrik hingga air bersih perlu dihitung secara cermat. •••••••••••• https://www.cnbcindonesia.com/tech/20261013065530-37-775540/data-center-ditolak-di-mana-mana-ahy-ungkap-kondisi-di-ri