Rodja TV
📈 تحلیل کانال تلگرام Rodja TV
کانال Rodja TV (@rodjatv) در بخش زبانی اندونزیایی بازیگری فعال است. در حال حاضر جامعه شامل 10 352 مشترک است و جایگاه 8 899 را در دسته دین و مذهبی و رتبه 6 842 را در منطقه اندونيسيا دارد.
📊 شاخصهای مخاطب و پویایی
از زمان ایجاد در невідомо، پروژه رشد سریعی داشته و 10 352 مشترک جذب کرده است.
بر اساس آخرین دادهها در تاریخ 25 ژوئیه, 2026، کانال فعالیت پایداری دارد. در ۳۰ روز گذشته تغییر اعضا برابر -139 و در ۲۴ ساعت گذشته برابر -8 بوده و همچنان دسترسی گستردهای حفظ شده است.
- وضعیت تأیید: تأیید نشده
- نرخ تعامل (ER): میانگین تعامل مخاطب 6.02% است و در ۲۴ ساعت نخست پس از انتشار، محتوا معمولاً 1.82% واکنش نسبت به کل مشترکان کسب میکند.
- دسترسی پستها: هر پست به طور میانگین 623 بازدید دریافت میکند. در اولین روز معمولاً 188 بازدید جمعآوری میشود.
- واکنشها و تعامل: مخاطبان بهطور فعال حمایت میکنند؛ میانگین واکنش به هر پست 0 است.
- علایق موضوعی: محتوا بر موضوعات کلیدی مانند rodja, kaji, ustadz, muslim, manusia تمرکز دارد.
📝 توضیح و سیاست محتوایی
نویسنده این فضا را محل بیان دیدگاههای شخصی توصیف میکند:
“Saluran tilawah Quran dan Kajian Islam”
به لطف بهروزرسانیهای پرتکرار (آخرین داده در تاریخ 26 ژوئیه, 2026)، کانال همواره بهروز و دارای دسترسی بالاست. تحلیلها نشان میدهد مخاطبان بهطور فعال با محتوا تعامل دارند و آن را به نقطه اثرگذاری مهم در دسته دین و مذهبی تبدیل کردهاند.
در حال بارگیری داده...
| تاریخ | رشد مشترکین | اشارات | کانالها | |
| 26 ژوئیه | 0 | |||
| 25 ژوئیه | 0 | |||
| 24 ژوئیه | 0 | |||
| 23 ژوئیه | 0 | |||
| 22 ژوئیه | +1 | |||
| 21 ژوئیه | 0 | |||
| 20 ژوئیه | +1 | |||
| 19 ژوئیه | 0 | |||
| 18 ژوئیه | 0 | |||
| 17 ژوئیه | 0 | |||
| 16 ژوئیه | +1 | |||
| 15 ژوئیه | 0 | |||
| 14 ژوئیه | 0 | |||
| 13 ژوئیه | 0 | |||
| 12 ژوئیه | +1 | |||
| 11 ژوئیه | 0 | |||
| 10 ژوئیه | 0 | |||
| 09 ژوئیه | +2 | |||
| 08 ژوئیه | 0 | |||
| 07 ژوئیه | 0 | |||
| 06 ژوئیه | 0 | |||
| 05 ژوئیه | 0 | |||
| 04 ژوئیه | +1 | |||
| 03 ژوئیه | 0 | |||
| 02 ژوئیه | +1 | |||
| 01 ژوئیه | +1 |
| 2 | 🔴Minhajul Firqatin Naajiyah🔴
🎙 Pemateri: Ustadz Abdullah Taslim, M.A.
🗓 Sabtu, 25 Juli 2026 M | 10 Safar 1448 H
⏰ Kajian sedang berlangsung LIVE saat ini
📺 Simak langsung melalui YouTube:
👉https://www.youtube.com/live/m9s9FKRWy0Y?si=MpMeXRDncSdz_bFf
📌 Jangan lewatkan kesempatan menyimak kajian hadits yang penuh faedah.
Silakan bergabung sekarang, dan bagikan informasi ini agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat. | 148 |
| 3 | 🔴Sullamul Wushul🔴
📌Telp Interaktif & WA : 021 - 8236543
🎙 Pemateri: Ustadz Dr. Fachrudin Nu'man
🗓 Selasa, 21 Juli 2026 M | 6 Safar 1448 H
⏰ Kajian sedang berlangsung LIVE saat ini
📺 Simak langsung melalui YouTube:
👉https://www.youtube.com/live/8QiPcYnj2u8?si=tIuKilLJjkI0scwD
📌 Jangan lewatkan kesempatan menyimak kajian hadits yang penuh faedah.
Silakan bergabung sekarang, dan bagikan informasi ini agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat. | 403 |
| 4 | بدون متن... | 318 |
| 5 | 🔴SYARAH KITAB TAUHID🔴
📌Makna Tauhid dan Syahadat La Ilaha Illallah
🎙 Pemateri: Ustadz Abu Yahya Badru Salam, Lc. |
🗓 Selasa, 21 Juli 2026 M | 6 Safar 1448 H
⏰ Kajian sedang berlangsung LIVE saat ini
📺 Simak langsung melalui YouTube:
👉https://www.youtube.com/live/-4Hny-1CJEM?si=baYIh-dmk-w2WDG5
📌 Jangan lewatkan kesempatan menyimak kajian hadits yang penuh faedah.
Silakan bergabung sekarang, dan bagikan informasi ini agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat. | 353 |
| 6 | Ikuti kembali...
Kajian khusus akhwat bersama Ust Abu Yahya Badru Salam Lc hafidzahullah selasa besok pagi pukul 09.30 WIB | 281 |
| 7 | DAMPAK NEGATIF GAWAI PADA TUMBUH KEMBANG ANAK
Sebagian orang tua menganggap pemberian gawai efektif untuk mengendalikan anak agar tidak bermain jauh, tidak membuat rumah berantakan, tidak berbuat ulah, serta tidak berkeliaran di luar rumah yang berpotensi menimbulkan masalah. Namun akibat dari pola tersebut, anak menjadi kurang berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Anak cenderung berubah menjadi pribadi yang introvert, lebih sering bermalas-malasan di rumah, serta kurang memiliki kemampuan untuk bergaul dengan lingkungan sekitarnya.
Jika anak sejak usia dini sudah diberikan stimulasi melalui media layar siber secara berlebihan, hal tersebut akan memberikan pengaruh buruk pada perkembangan otaknya. Dampak klinisnya, perkembangan otak anak dapat mengecil, terkungkung, serta mematikan daya kreasi. Anak menjadi tidak mampu menalar lebih jauh karena terus-menerus berhadapan dengan layar gawainya.
Stimulasi melalui layar siber atau media memberikan pengaruh buruk pada perkembangan otak anak. Sebaliknya, penelitian membuktikan bahwa bayi yang diberi gizi dengan baik serta dibiarkan bermain menggunakan permainan yang sifatnya fiskal dan bergerak bersama teman sebaya, akan mendapatkan pengaruh yang sangat baik pada otak. Kecerdasan dan ketangkasan anak tersebut akan meningkat.
Adapun anak yang dikurung di rumah dengan diberikan gawai cenderung tidak memiliki kreativitas, malas, serta tidak mempunyai kecerdasan sosial. Mereka juga cenderung menjadi pribadi yang tidak sabar dan tidak bisa berinteraksi dengan orang lain.
Sebagian pakar pendidikan menjelaskan bahwa pemberian stimulus berupa tayangan video pada anak usia dini memberikan banyak dampak negatif di kemudian hari, terutama pada perkembangan komunikasi interpersonal anak. Kondisi normal bagi anak usia dini adalah asyik bermain dengan teman sebaya. Namun, keberadaan gawai dapat membuat anak menjadi malas bergerak untuk beraktivitas di luar rumah atau memilih bermain bersama teman-temannya. Anak cenderung lebih memilih untuk menonton tayangan di dalam rumah.
Simak selengkapnya: https://rodja.id/5yy | 381 |
| 8 | 🔴DAPUR SEHAT RODJA🔴
📌Mencegah dan Mengatasi Amandel
🎙 Pemateri: Sinshe Abu Muhammad Faris Al Qiyanji.
🗓 Rabu, 15 Juli 2026 M | 30 Muharram 1448 H.
⏰ Kajian sedang berlangsung LIVE saat ini
📺 Simak langsung melalui YouTube:
👉 https://www.youtube.com/live/hl1LOkGL6fI?si=P1fCroHa1E09B_xb
📌 Jangan lewatkan kesempatan menyimak kajian hadits yang penuh faedah.
Silakan bergabung sekarang, dan bagikan informasi ini agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat. | 608 |
| 9 | ANJURAN MURAQABAH DAN PEMBERSIHAN HATI
Hadits mengenai fokus pandangan Allah Subhanahu wa Ta’ala ini memberikan pelajaran penting tentang anjuran untuk selalu memelihara rasa bahwa diri kita senantiasa dipantau oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Selain itu, hadits ini memuat perintah untuk selalu melakukan membersihkan hati dan menjaga kemurnian niat dari segala hal yang dapat merusak nilai amalan.
Kandungan hadits ini menyelaraskan penjelasan yang terdapat di dalam Al-Qur’an pada surah Al-Hujurat ayat ke-13. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
“Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS. Al-Hujurat[49]: 13)
Berdasarkan ayat dan hadits tersebut, Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak menilai manusia dari warna kulit, kabilah, garis keturunan, bahasa, suku, maupun bangsanya. Segala bentuk sekat sosial dan fisik tersebut diletakkan pada nomor sekian dalam penilaian Allah ‘Azza wa Jalla. Fokus utama yang dipandang oleh-Nya adalah kadar ketakwaan, kondisi hati, serta kualitas iman seorang hamba.
Pelajaran lain yang dapat dipetik adalah bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak melihat hal-hal lahiriah yang tampak pada diri hamba-Nya. Ukuran fisik seperti besar atau kecil, gemuk atau kurus, serta kondisi kesehatan seperti sakit atau sehat, tidak menjadi barometer kemuliaan. Demikian pula dengan keelokan rupa, baik itu paras yang cantik, tampan, maupun yang buruk, seluruhnya tidak mempengaruhi kedudukan hamba di hadapan-Nya.
Hal yang sama berlaku pada aspek nasab atau garis keturunan. Kedudukan seseorang sebagai keturunan bangsawan, tokoh terhormat, maupun berasal dari strata sosial yang dianggap rendah, sama sekali tidak memiliki nilai keistimewaan khusus di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Pandangan Allah Subhanahu wa Ta’ala tertuju pada hati manusia, yang meliputi amalan-amalan hati, niat, serta keikhlasan di dalam beramal.
Simak selengkapnya: https://rodja.id/5yx | 535 |
| 10 | بدون متن... | 471 |
| 11 | 🔴TABLIGH AKBAR🔴
📌Bersikaplah Lembut Wahai Ahlussunnah
🎙 Pemateri: Syaikh Abdul Malik Ramadhani Al Jazairy
🎙Penerjemah: Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, Lc, M.H.
🗓 Ahad, 12 Juli 2026 M | 27 Muharram 1448 H
⏰ Kajian sedang berlangsung LIVE saat ini
📺 Simak langsung melalui YouTube:
👉 https://www.youtube.com/live/d6SdlDTqUkA?si=OfcJe48wqEc7kuTe
📌 Jangan lewatkan kesempatan menyimak kajian hadits yang penuh faedah.
Silakan bergabung sekarang, dan bagikan informasi ini agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat. | 676 |
| 12 | بدون متن... | 872 |
| 13 | بدون متن... | 1 065 |
| 14 | بدون متن... | 1 145 |
| 15 | Mulailah dengan menunaikan kewajiban kita dahulu kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, kalau sudah ditunaikan baru kita menyebar mencari rezeki dan anugerah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Maka kejarlah rezeki di sisi Allah. Dia yang punya, Dia yang menurunkannya, Dia yang membagikannya. Maka jangan lupa untuk berdoa kepadaNya, juga jangan lupa untuk menyembahNya, dan jangan lupa untuk bersyukur kepadaNya. Tidak hanya mencari rezeki, tapi kita juga meminta, beribadah dan bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
sumber: rodja.id/57i | 1 107 |
| 16 | بدون متن... | 1 083 |
| 17 | 🔴TABLIGH AKBAR🔴
📌KETAATAN KEPADA PENGUASA MENURUT PEMAHAMAN ULAMA SALAF
🎙 Pemateri: Syaikh Dr. Muhammad Hisyam Thahiri
🎙Penerjemah: Ustadz Abu Zaid Cecep Nurrohman, M.A.
🗓 Rabu, 24 Juni 2026 M | 9 Muharram 1448 H
⏰ Kajian sedang berlangsung LIVE saat ini
📺 Simak langsung melalui YouTube:
👉 https://www.youtube.com/live/CoytnfUW_ho?si=VTDoz7FvVzlwenGO
📌 Jangan lewatkan kesempatan menyimak kajian hadits yang penuh faedah.
Silakan bergabung sekarang, dan bagikan informasi ini agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat. | 1 138 |
| 18 | بدون متن... | 878 |
| 19 | Mereka mengatakan “Rezeki pasti akan datang menghampiri kami.” Ini adalah argumentasi yang sangat buruk. Karena jika ada orang yang meninggalkan ketaatan dan berkata: “Aku taat tetap tidak mengubah takdir yang telah ditentukan Allah. Jika aku ditakdirkan sebagai ahli surga aku pasti masuk surga. Namun jika aku ditakdirkan ahli neraka, aku pasti akan masuk neraka.”
Artinya dia beranggapan bahwa taat atau tidak taat tidak mengubah takdirnya. Tentunya ini adalah alasan yang hanya diucapkan oleh orang bodoh. Makanya ketika Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengabarkan bahwa setiap orang telah ditentukan tempatnya di surga atau neraka. Sahabat bertanya: “Ya Rasulullah, kalau begitu untuk apa kami beramal?” Maka kata Nabi:
اعْمَلُوا فَكُلٌّ مُيَسَّرٌ لِمَا خُلِقَ لَهُ
“Beramallah kamu (jadilah kamu orang yang taat) karena setiap orang akan dimudahkan kepada apa yang telah ditakdirkan atasnya.” (HR. Bukhari)
Maka usaha untuk meraih itu adalah kamu beramal menjadi orang yang taat. Jangan katakan “taat atau tidak taat sudah mengikuti ketentuan takdir.” Itu kan seolah-olah kita sudah tahu apa yang menjadi takdir kita. Nah, orang yang malas bekerja seolah-olah dia bisa pastikan bahwa itu akan menjadi rezekinya. Padahal dari mana dia tahu bahwa itu akan menjadi rezekinya dan pasti datang menghampirinya?
rodja.id/3s4 | 1 025 |
| 20 | بدون متن... | 674 |
