Terasing Arsip
Open in Telegram
Tafadhol di simpan sebelum channel ini ke banned
Show more731
Subscribers
No data24 hours
No data7 days
No data30 days
Posts Archive
Repost from N/a
Berikut ini adalah Karya Tulisan & Terjemahan buku ulama dari beliau Ust Abu Sulaiman Fakallahu Asrah
Tafadhal untuk di simpan & share siapa tau channel kena banned.
⬇️⬇️⬇️⬇️
Repost from Dakwah Terasing
#hadits #kisah
#dakwah #nabi
#rosul #rohmah
Sebaiknya Ditimpakan Gunung ?
أَنَّ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدَّثَتْهُ أَنَّهَا قَالَتْ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَلْ أَتَى عَلَيْكَ يَوْمٌ كَانَ أَشَدَّ مِنْ يَوْمِ أُحُدٍ
'Aisyah rodhiyaAllohu 'anha, istri Nabi shollaAllohu 'alayhi wa sallam bercerita kepada 'Urwah, bahwa Dia pernah bertanya kepada Nabi shollaAllohu 'alayhi wa sallam: "Apakah Anda pernah mengalami peristiwa yang lebih berat dari kejadian perang Uhud?"
قَالَ لَقَدْ لَقِيتُ مِنْ قَوْمِكِ مَا لَقِيتُ وَكَانَ أَشَدَّ مَا لَقِيتُ مِنْهُمْ يَوْمَ الْعَقَبَةِ إِذْ عَرَضْتُ نَفْسِي عَلَى ابْنِ عَبْدِ يَالِيلَ بْنِ عَبْدِ كُلَالٍ فَلَمْ يُجِبْنِي إِلَى مَا أَرَدْتُ فَانْطَلَقْتُ وَأَنَا مَهْمُومٌ عَلَى وَجْهِي فَلَمْ أَسْتَفِقْ إِلَّا وَأَنَا بِقَرْنِ الثَّعَالِبِ
Beliau menjawab: "Sungguh aku sering mengalami peristiwa dari kaummu. Dan peristiwa yang paling berat yang pernah aku alami dalam menghadapi mereka adalah ketika peristiwa Al-'Aqobah, saat aku menawarkan diriku kepada Ibnu 'Abdi Yalil bin 'Abdu Kulal (salah seorangkepala suku kota Thoif) agar membantuku, namun dia tidak mau memenuhi keinginanku hingga akhirnya aku pergi dengan wajah gelisah dan aku tidak menjadi tenang kecuali ketika berada di Qarn ats-Tsa'aalib (Qarn al-Manazil).
فَرَفَعْتُ رَأْسِي فَإِذَا أَنَا بِسَحَابَةٍ قَدْ أَظَلَّتْنِي فَنَظَرْتُ فَإِذَا فِيهَا جِبْرِيلُ فَنَادَانِي فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ قَدْ سَمِعَ قَوْلَ قَوْمِكَ لَكَ وَمَا رَدُّوا عَلَيْكَ وَقَدْ بَعَثَ إِلَيْكَ مَلَكَ الْجِبَالِ لِتَأْمُرَهُ بِمَا شِئْتَ فِيهِمْ
Aku mendongakkan kepalaku ternyata aku berada di bawah awan yang memayungiku lalu aku melihat ke arah sana dan ternyata ada malaikat Jibril yang kemudian memanggilku seraya berkata: "Sesungguhnya Alloh mendengar ucapan kaummu kepadamu dan apa yang mereka timpakan kepadamu. Dan Alloh telah mengirim kepadamu malaikat gunung yang siap diperintah apa saja sesuai kehendakmu".
فَنَادَانِي مَلَكُ الْجِبَالِ فَسَلَّمَ عَلَيَّ ثُمَّ قَالَ يَا مُحَمَّدُ فَقَالَ ذَلِكَ فِيمَا شِئْتَ إِنْ شِئْتَ أَنْ أُطْبِقَ عَلَيْهِمْ الْأَخْشَبَيْنِ
Maka malaikat gunung berseru dan memberi salam kepadaku kemudian berkata: "Wahai Muhammad". Lalu dia melanjutkan: "Apa yang kamu inginkan katakanlah! Jika kamu kehendaki, aku timpakan kepada mereka dua gunung ini."
فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَلْ أَرْجُو أَنْ يُخْرِجَ اللَّهُ مِنْ أَصْلَابِهِمْ مَنْ يَعْبُدُ اللَّهَ وَحْدَهُ لَا يُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا
Maka Nabi shollaAllohu 'alayhi wa sallam bersabda: "Tidak. Bahkan aku berharap Alloh akan memunculkan dari anak keturunan mereka orang yang menyembah Alloh satu-satunya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun."
(diriwayatkan oleh al-Bukhoriy dan Muslim)
* * *
Maktabatul 'ilmi
SEBARKAN
-
Repost from N/a
dan Ancaman bagi orang yang Ittiba' Ahwa' adalah _"maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.
Source: Nainawa
ReShare: Lts
Repost from N/a
Bismillah...
#Fahami kata amniyah dg baik
Karena terkadang dr kata ini ketakutan yg tdk masuk akal dapat timbul bahkan mengalahkan rasa takutmu pd Rabb mu hingga saling serang dg tuduh menuduh tajjasus
*FALA TAKHOOFU UHUM (DAN JANGANLAH KALIAN TAKUT KEPADA MEREKA )*
*Oleh :* Ibnu Qudamah Al Arkhabiliy
Risalah ini aku tuliskan kepada kaum muslimin pada umumnya dan Kepada para ikhwah Mujahidin dengan risalah ini bukan berarti aku adalah orang yang paling pandai dan mengerti diantara kalian, tapi aku hanyalah seseorang yang ingin menuliskan sedikit apa yang aku alami dan apa yang aku pernah rasakan dalam menapaki jalan Tauhid wal Jihad ini. semoga apa yang aku tuliskan ini bermanfaat untuk kaum muslimin pada umumnya dan khususnya para mujahidin dan untuk diriku semoga menjadi amal sholeh dan diterima oleh Allah Subhanahuwata'ala.
*BEDA AMNIAH (KEAMANAN) DAN JUBN (PENGECUT)*
Amniah adalah metode pengamanan sebuah pergerakan dalam amaliyah jihad, segala bentuk strategi, manipulasi data, operasi intelijen maupun kontra intelijen adalah bagian dari amniah. dan yang terpenting adalah semua itu dalam rangka amaliyah jihad dan bukan jihad yang hanya sekedar strategi imajinasi dan hayalan angan angan fatamorgana yang tidak ada wujud nyatanya.
Berbeda dengan Jubn yaitu sikap ketakutan yang berlebihan, dan kekhawatiran akan suatu mudhorot yg kemungkinan kecil menimpanya. dengan begitu terbentuklah susunan syubhat batil yang diselimuti alasan tiarap sampai akhirnya membuat tenggelam pelakunya, dan alasan menuver sampai akhirnya menyesatkan dan menjauhkan pelakunya dari jalan Jihad yang membuatnya jauh dari Rahmat, Cinta Dan Pertolongan Allah.
Amniah adalah ketika kita akan membunuh musuh Allah kemudian secara tidak sengaja niat kita diketahui oleh orang lain lantas kita mengatakan "Antum jangan katakan kepada siapapun". dan amniah bukan ucapan "Afwan ana tidak mau terlihat, tidak mau berdakwah di media sosial, tidak mau mengisi kajian, tidak mau berinfaq membantu membeli beras untuk istri mujahid Aseer, tidak mau taklim, dan segala amal amal sholeh lainya dengan alasan biar tidak ketahuan atau biar tidak nampak dulu, maupun alasan alasan yang sebenarnya terlahir dari hati yang telah condong terhadap lahwun dunia dan lupa akan kehidupan akhirat, dan selimut wahn yang terlanjur hangat menempel di tubuhnya".
*TAUHIDLAH DASAR KEBENCIAN MEREKA, DAN STAGNASI DALAM BERAMAL ADALAH JUBN YANG DI BALUT AMNIAH PALSU*
Ketahuilah ikhwah, meskipun kita tidak ada rencana membunuh musuh, atau berhijrah ke negri Jihad. tapi dengan lurus nya pemahaman tauhid yang murni dengan menampakkan sikap Al Wala' Wal Baro', Idharuddien, dan mendakwahkanya itu akan beresiko membuat musuh tidak Ridho dan membenci, serta mereka akan menghalang halangi dakwah tauhid yang kita lakukan.
_Allah Ta'ala berfirman : "Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah, "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya)." Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. (Al Baqoroh : 120)_
Ayat ini menegaskan bahwa orang orang kafir tidak akan pernah Ridho terhadap Tauhid, dalam hal ini adalah Tauhid yang murni, lurus dan tidak terkontaminasi dengan apapun, dan ancaman kepada orang orang yang ittiba' Ahwa' (mengikuti keinginan) ataupun iming iming, misal berhenti berdakwah tauhid, mau menerima bantuan pemerintah dengan syarat syarat tertentu, mau mengibarkan bendera simbol kekafiran, dll dengan alasan strategi, dan alasan memanfaatkan, walau sebenarnya tabi'atnya adalah penjilat dan pengecut yang mencari muka di hadapan toghut.
Sebagai muhasabah, hal itu adalah bentuk stagnasi dan sikap lunak, dan lunturnya sikap Al Wala' Wal Baro', tidak tahan dengan konsekuensi Dakwah tauhid dan Jihad yang dibungkus dengan kata "Amniah" atau "Maslahat dakwah" walau sejatinya adalah Jubn dan pengecut.
