en
Feedback
KOMUNITAS BISA MENULIS

KOMUNITAS BISA MENULIS

Open in Telegram

Channel informasi, edukasi dan segala macam hal menarik tentang menulis di KBM App. Mau top up koin lebih murah? Klik langsung ➑️ topup.kbm.id

Show more

πŸ“ˆ Analytical overview of Telegram channel KOMUNITAS BISA MENULIS

Channel KOMUNITAS BISA MENULIS (@kbmapp) in the Indonesian language segment is an active participant. Currently, the community unites 14 537 subscribers, ranking 13 888 in the Education category and 4 968 in the Indonesia region.

πŸ“Š Audience metrics and dynamics

Since its creation on Π½Π΅Π²Ρ–Π΄ΠΎΠΌΠΎ, the project has demonstrated rapid growth, gathering an audience of 14 537 subscribers.

According to the latest data from 30 June, 2026, the channel demonstrates stable activity. Although there has been a change in the number of participants by -166 over the last 30 days and by -8 over the last 24 hours, overall reach remains high.

  • Verification status: Not verified
  • Engagement rate (ER): The average audience engagement rate is 3.10%. Within the first 24 hours after publication, content typically collects 1.03% reactions from the total number of subscribers.
  • Post reach: On average, each post receives 451 views. Within the first day, a publication typically gains 150 views.
  • Reactions and interaction: The audience actively supports content: the average number of reactions per post is 3.
  • Thematic interests: Content is focused on key topics such as bdb, karya, buku, cerita, strategi.

πŸ“ Description and content policy

The author describes the resource as a platform for expressing subjective opinions:
β€œChannel informasi, edukasi dan segala macam hal menarik tentang menulis di KBM App. Mau top up koin lebih murah? Klik langsung ➑️ topup.kbm.id”

Thanks to the high frequency of updates (latest data received on 01 July, 2026), the channel maintains relevance and a high level of publication reach. Analytics show that the audience actively interacts with content, making it an important point of influence in the Education category.

14 537
Subscribers
-824 hours
-707 days
-16630 days
Posts Archive
BELAJAR DARI BINTANG BERSAMA PANJI SAKTI Hari/Tanggal: Rabu, 1 Juli 2026 Waktu: 15.30 s.d. 16.30 WIB Link zoom: https://s.id/bdb_panjisakti https://us06web.zoom.us/j/85681166503?pwd=LNS5Bj77oQFA5nEIgwcfoJohL1yyqp.1 Meeting ID: 85681166503 Passcode: KBMSTAR Link Youtube : https://youtube.com/live/7RzP4ZQjvEo?feature=share

photo content

πŸ”₯ BELAJAR DARI BINTANG πŸ”₯ Ada masa ketika dunia seni Indonesia memperlihatkan bahwa sastra dan musik bisa berjalan beriringan. Kita pernah menyaksikan legenda seperti Ebiet G. Ade, yang menghadirkan puisi menjadi lagu-lagu yang menyentuh hati. Kita juga pernah melihat WS Rendra, sang "Burung Merak", ikut bersuara dalam proyek musik monumental Kantata Takwa, membuktikan bahwa kata-kata memiliki kekuatan yang sama besarnya dengan melodi. Emha Ainun Nadjib pun membuat seluruh lirik di Album Franky Sahilatua yang bertitel 'Perahu Retak'. Hari ini... Tradisi itu belum berhenti. Ia terus hidup dalam karya-karya musisi yang menjadikan sastra sebagai napas musiknya. Salah satunya adalah Panji Sakti. Banyak orang mengenalnya sebagai penyanyi. Namun sesungguhnya, Panji adalah seorang penulis lagu yang telah lama berkarya untuk penyanyi di Indonesia, Malaysia, Singapura, hingga Filipina. Latar belakangnya yang dekat dengan puisi dan teater membentuk karakter lagu-lagunya yang puitis dan penuh makna. Lagu-lagu seperti: 🎡 Jiwaku Sekuntum Bunga Kemboja 🎡 Kepada Noor 🎡 Sang Guru 🎡 Tanpa Aku membuktikan bahwa sebuah karya tidak harus berteriak untuk meninggalkan jejak. Kadang... Kalimat yang paling sederhana justru paling lama tinggal di hati. Di BELAJAR DARI BINTANG, Panji Sakti akan mengajak kita memahami bahwa menulis bukan sekadar menyusun kata. Menulis adalah menghadirkan rasa. Menulis adalah membuat pembaca mendengar suara yang bahkan tidak tertulis. Yang akan dipelajari: ✨ Bagaimana puisi bisa berubah menjadi cerita yang hidup. ✨ Cara memilih diksi yang sederhana tetapi membekas. ✨ Menulis dengan kejujuran, bukan sekadar mengejar tren. ✨ Membangun karya yang memiliki jiwa dan identitas. Karena... Kata-kata yang baik tidak hanya dibaca. Ia dinyanyikan. Ia dikenang. Ia hidup jauh setelah penulisnya selesai menulis. 🌟 BELAJAR DARI BINTANG 🌟 Bersama Panji Sakti Sebab karya yang hebat bukan hanya enak didengar... Tetapi juga indah untuk direnungkan. Seperti biasa acara ini akan dipandu oleh Bunda Asma Nadia. Hari/Tanggal: Rabu, 1 Juli 2026 Waktu: 15.30 s.d. 16.30 WIB Link zoom: https://s.id/bdb_panjisakti https://us06web.zoom.us/j/85681166503?pwd=LNS5Bj77oQFA5nEIgwcfoJohL1yyqp.1 Meeting ID: 85681166503 Passcode: KBMSTAR Link Youtube : https://youtube.com/live/7RzP4ZQjvEo?feature=share

photo content
+1

β˜€οΈ Selamat menikmati hari libur! πŸ“šβ€οΈ Saatnya bersantai dan menghabiskan waktu bersama cerita favoritmu di KBM. Biar momen me
β˜€οΈ Selamat menikmati hari libur! πŸ“šβ€οΈ Saatnya bersantai dan menghabiskan waktu bersama cerita favoritmu di KBM. Biar momen membaca makin puas, top up sekarang via website dan nikmati promo spesial dengan koin lebih banyak dibanding biasanya. πŸͺ™βœ¨ πŸ’› Lebih hemat. πŸ“– Baca lebih lama. 🎁 Koin lebih banyak. 🌐 Top up sekarang di: topup.kbm.id Jangan sampai terlewat. Isi koinmu sekarang dan lanjutkan cerita favoritmu tanpa jeda! πŸš€πŸ“š

πŸ”₯ BELAJAR DARI BINTANG πŸ”₯ BERSAMA SANG PERINDU Dari Teller Bank Menjadi Penulis yang Sedang Mengguncang TBS Kadang... Satu buku bisa mengubah segalanya. Satu buku bisa membuat perjalanan yang tadinya terasa panjang... tiba-tiba melesat. Itulah yang sedang dialami oleh Sang_Perindu. Nama aslinya Ayu Wandira Putri Hutabarat, namun para pembaca lebih mengenalnya sebagai Rindu Febrika. Sehari-hari ia bekerja sebagai teller di salah satu Bank BUMN. Namun ketika jam kerja selesai... Ia berubah menjadi seorang penulis. Dan bukan hanya itu. Di sela kesibukannya, ia juga aktif di dunia olahraga, mengisi berbagai turnamen voli umum hingga kejuaraan daerah. Perjalanan antarkota. Perjalanan pulang-pergi. Kelelahan. Justru sering menjadi tempat lahirnya ide-ide cerita. Saat banyak orang memilih beristirahat... Ia memilih menuliskan cerita. πŸ“š Hingga hari ini, ia telah melahirkan 17 buku. Di antaranya: ✨ Ipar Jadi Istri ✨ Dulu Dibuang, Sekarang Dikejar ✨ OTW Jadi Janda Dan justru buku ke-17 inilah yang mengubah segalanya. πŸ”₯ OTW Jadi Janda berhasil FYP pada awal Juni 2026. Lalu sesuatu yang luar biasa terjadi. Buku ini bertahan selama beberapa hari berturut-turut di posisi TBS 1. Bukan hanya itu. Hingga hari ini, cerita tersebut masih terus bertahan di jajaran TBS. Menjadi salah satu fenomena yang paling banyak dibicarakan pembaca. Dan yang paling penting... Buku ini berhasil memecahkan rekor pendapatan tertinggi dalam perjalanan kepenulisannya. Sebuah ledakan yang membuat perjalanan dari jenjang Gold menuju Platinum terasa begitu dekat. Namun kesuksesan itu tidak datang begitu saja. Ia membangun promosi melalui banyak akun pribadi: πŸ“Œ @Ayunda Febrika πŸ“Œ @Sang_Perindu22 πŸ“Œ @Rindu.Amora06 πŸ“Œ @Catatan.kbm Serta didukung berbagai akun jasprom dan komunitas yang membantu memperluas jangkauan pembaca. Kisah Ayu membuktikan satu hal: Kadang kita tidak tahu buku mana yang akan mengubah hidup kita. Tugas kita hanyalah terus menulis. Terus belajar. Terus mencoba. Sampai suatu hari... Semesta menemukan waktu yang tepat untuk membuat karya kita bersinar. Di 🌟 BELAJAR DARI BINTANG 🌟 Sang_Perindu akan berbagi: ✨ Strategi membuat cerita bertahan di TBS ✨ Pengalaman menghadapi ledakan pembaca setelah FYP ✨ Cara membagi waktu antara pekerjaan, hobi olahraga, dan menulis ✨ Rahasia menjaga konsistensi saat hasil belum besar ✨ Momentum yang membuat sebuah buku mampu mengubah perjalanan seorang penulis Karena tidak ada yang tahu... Mungkin buku yang sedang kamu tulis hari ini... Adalah buku yang akan mengubah hidupmu besok. 🌟 BELAJAR DARI BINTANG 🌟 Bersama Sang_Perindu Dari Kota Solok... Menuju salah satu kisah paling fenomenal tahun ini. ✨ Seperti biasa acara ini akan dipandu oleh Bunda Asma Nadia. Hari/Tanggal: Rabu, 24 Juni 2026 Waktu: 18.30 s.d. 20.30 WIB Link zoom: https://s.id/bdbsang_perindu https://us06web.zoom.us/j/87955370774?pwd=iSdSd4tPnJbKxpLzXnUDMqR8bLvabQ.1 Meeting ID: 87955370774 Passcode: KBMSTAR Link Youtube : https://youtube.com/live/XNY01HTA3Bw?feature=share

photo content
+1

Mau baca lebih banyak dengan biaya lebih hemat? Top up koin melalui website topup.kbm.id dan nikmati promo harga yang lebih menguntungkan, proses cepat, serta berbagai pilihan metode pembayaran lainnya (E-Wallet, QRIS, Transfer VA Bank).

πŸ”₯ BELAJAR DARI BINTANG πŸ”₯ BERSAMA DWI WAHYUDI Dari Kuli Bangunan Menjadi Juara dan Mendapatkan Hadiah Umroh Lewat Menulis. Ketika mendengar kata "penulis", banyak orang membayangkan seseorang yang bekerja di depan laptop, di ruang nyaman, ditemani secangkir kopi. Tapi tidak semua penulis memulai dari sana. Ada yang menulis setelah pulang mengangkat semen. Ada yang menulis setelah seharian bekerja di bawah terik matahari. Ada yang menulis di sela-sela tubuh yang lelah karena pekerjaan fisik. Salah satunya adalah Dwi Wahyudi. Seorang kuli bangunan dari Cepu, Blora, Jawa Tengah. Di siang hari, ia bekerja membangun rumah orang lain. Namun diam-diam, ia juga sedang membangun sesuatu yang lebih besar: Mimpinya sebagai penulis. Perjalanannya tidak mudah. Bertahun-tahun ia menulis tanpa hasil yang besar. Naik sedikit. Turun lagi. Bahkan ada tahun-tahun ketika hasilnya nyaris tak terlihat. Tapi ia tidak berhenti. Ia tetap menulis. Tetap mengirim naskah. Tetap mengikuti lomba. Dan perlahan, namanya mulai dikenal. πŸ† Finalis Inspiring Story: Sang Petarung πŸ† Finalis KLI 12: Jerat Dosa Nadia πŸ† Juara Harapan KLI 13: Pernikahan yang Sempurna Namun puncaknya datang ketika karyanya: ✨ Surga di Bawah Telapak Kaki Terpidana Mati berhasil menjadi Juara Utama Spesial Ramadan 3. Bukan hanya mendapatkan penghargaan. Bukan hanya mendapatkan apresiasi. Tapi juga mendapatkan hadiah perjalanan umroh. Bayangkan... Seseorang yang sehari-harinya bekerja sebagai kuli bangunan. Yang menulis di tengah kesibukan dan kelelahan. Yang bertahun-tahun bertahan meski hasil belum terlihat. Akhirnya insya Allah akan diantarkan oleh tulisannya sendiri menuju Tanah Suci. πŸ“š Hingga saat ini ia telah menulis 12 buku. Salah satu yang paling dikenal adalah: ✨ Di Bawah Naungan Ruqyah Kisah Dwi Wahyudi membuktikan satu hal: Menjadi penulis bukan soal profesi. Bukan soal latar belakang. Bukan soal gelar. Melainkan soal kemauan untuk terus menulis ketika orang lain memilih berhenti. Di BELAJAR DARI BINTANG Dwi Wahyudi akan berbagi: ✨ Cara tetap menulis di tengah pekerjaan yang menguras tenaga ✨ Strategi bertahan saat hasil belum terlihat ✨ Pengalaman mengikuti berbagai lomba kepenulisan ✨ Rahasia menjaga semangat menulis dalam keterbatasan ✨ Perjalanan yang akhirnya mengantarkannya meraih hadiah umroh Karena kadang... Allah tidak melihat seberapa nyaman tempat kita menulis. Tapi seberapa sungguh-sungguh kita menjaga ikhtiar. 🌟 BELAJAR DARI BINTANG 🌟 Bersama Dwi Wahyudi Dari adukan semen... menjadi lembaran cerita. Dari tempat kerja yang penuh debu... menuju perjalanan yang penuh berkah. ✨ Seperti biasa acara ini akan dipandu oleh Bunda Asma Nadia. Hari/Tanggal: Rabu, 17 Juni 2026 Waktu: 18.30 s.d. 20.30 WIB Link zoom: https://s.id/bdbdwi_wahyudi https://us06web.zoom.us/j/89959274595?pwd=07OmEQBwbNgA5TVougqjPdwnNBt1fO.1 Meeting ID: 89959274595 Passcode: KBMSTAR Link Youtube : https://youtube.com/live/YtgoG82xs1Q?feature=share

photo content
+1

πŸ”₯ BELAJAR DARI BINTANG πŸ”₯ BERSAMA DWI WAHYUDI Dari Kuli Bangunan Menjadi Juara dan Mendapatkan Hadiah Umroh Lewat Menulis. Ketika mendengar kata "penulis", banyak orang membayangkan seseorang yang bekerja di depan laptop, di ruang nyaman, ditemani secangkir kopi. Tapi tidak semua penulis memulai dari sana. Ada yang menulis setelah pulang mengangkat semen. Ada yang menulis setelah seharian bekerja di bawah terik matahari. Ada yang menulis di sela-sela tubuh yang lelah karena pekerjaan fisik. Salah satunya adalah Dwi Wahyudi. Seorang kuli bangunan dari Cepu, Blora, Jawa Tengah. Di siang hari, ia bekerja membangun rumah orang lain. Namun diam-diam, ia juga sedang membangun sesuatu yang lebih besar: Mimpinya sebagai penulis. Perjalanannya tidak mudah. Bertahun-tahun ia menulis tanpa hasil yang besar. Naik sedikit. Turun lagi. Bahkan ada tahun-tahun ketika hasilnya nyaris tak terlihat. Tapi ia tidak berhenti. Ia tetap menulis. Tetap mengirim naskah. Tetap mengikuti lomba. Dan perlahan, namanya mulai dikenal. πŸ† Finalis Inspiring Story: Sang Petarung πŸ† Finalis KLI 12: Jerat Dosa Nadia πŸ† Juara Harapan KLI 13: Pernikahan yang Sempurna Namun puncaknya datang ketika karyanya: ✨ Surga di Bawah Telapak Kaki Terpidana Mati berhasil menjadi Juara Utama Spesial Ramadan 3. Bukan hanya mendapatkan penghargaan. Bukan hanya mendapatkan apresiasi. Tapi juga mendapatkan hadiah perjalanan umroh. Bayangkan... Seseorang yang sehari-harinya bekerja sebagai kuli bangunan. Yang menulis di tengah kesibukan dan kelelahan. Yang bertahun-tahun bertahan meski hasil belum terlihat. Akhirnya insya Allah akan diantarkan oleh tulisannya sendiri menuju Tanah Suci. πŸ“š Hingga saat ini ia telah menulis 12 buku. Salah satu yang paling dikenal adalah: ✨ Di Bawah Naungan Ruqyah Kisah Dwi Wahyudi membuktikan satu hal: Menjadi penulis bukan soal profesi. Bukan soal latar belakang. Bukan soal gelar. Melainkan soal kemauan untuk terus menulis ketika orang lain memilih berhenti. Di BELAJAR DARI BINTANG Dwi Wahyudi akan berbagi: ✨ Cara tetap menulis di tengah pekerjaan yang menguras tenaga ✨ Strategi bertahan saat hasil belum terlihat ✨ Pengalaman mengikuti berbagai lomba kepenulisan ✨ Rahasia menjaga semangat menulis dalam keterbatasan ✨ Perjalanan yang akhirnya mengantarkannya meraih hadiah umroh Karena kadang... Allah tidak melihat seberapa nyaman tempat kita menulis. Tapi seberapa sungguh-sungguh kita menjaga ikhtiar. 🌟 BELAJAR DARI BINTANG 🌟 Bersama Dwi Wahyudi Dari adukan semen... menjadi lembaran cerita. Dari tempat kerja yang penuh debu... menuju perjalanan yang penuh berkah. ✨ Seperti biasa acara ini akan dipandu oleh Bunda Asma Nadia. Hari/Tanggal: Rabu, 17 Juni 2026 Waktu: 18.30 s.d. 20.30 WIB Link zoom: https://s.id/bdbdwi_wahyudi https://us06web.zoom.us/j/89959274595?pwd=07OmEQBwbNgA5TVougqjPdwnNBt1fO.1 Meeting ID: 89959274595 Passcode: KBMSTAR Link Youtube : https://youtube.com/live/YtgoG82xs1Q?feature=share

photo content
+1

πŸ”₯ BELAJAR DARI BINTANG πŸ”₯ BERSAMA DWI WAHYUDI Dari Kuli Bangunan Menjadi Juara dan Mendapatkan Hadiah Umroh Lewat Menulis. Ketika mendengar kata "penulis", banyak orang membayangkan seseorang yang bekerja di depan laptop, di ruang nyaman, ditemani secangkir kopi. Tapi tidak semua penulis memulai dari sana. Ada yang menulis setelah pulang mengangkat semen. Ada yang menulis setelah seharian bekerja di bawah terik matahari. Ada yang menulis di sela-sela tubuh yang lelah karena pekerjaan fisik. Salah satunya adalah Dwi Wahyudi. Seorang kuli bangunan dari Cepu, Blora, Jawa Tengah. Di siang hari, ia bekerja membangun rumah orang lain. Namun diam-diam, ia juga sedang membangun sesuatu yang lebih besar: Mimpinya sebagai penulis. Perjalanannya tidak mudah. Bertahun-tahun ia menulis tanpa hasil yang besar. Naik sedikit. Turun lagi. Bahkan ada tahun-tahun ketika hasilnya nyaris tak terlihat. Tapi ia tidak berhenti. Ia tetap menulis. Tetap mengirim naskah. Tetap mengikuti lomba. Dan perlahan, namanya mulai dikenal. πŸ† Finalis Inspiring Story: Sang Petarung πŸ† Finalis KLI 12: Jerat Dosa Nadia πŸ† Juara Harapan KLI 13: Pernikahan yang Sempurna Namun puncaknya datang ketika karyanya: ✨ Surga di Bawah Telapak Kaki Terpidana Mati berhasil menjadi Juara Utama Spesial Ramadan 3. Bukan hanya mendapatkan penghargaan. Bukan hanya mendapatkan apresiasi. Tapi juga mendapatkan hadiah perjalanan umroh. Bayangkan... Seseorang yang sehari-harinya bekerja sebagai kuli bangunan. Yang menulis di tengah kesibukan dan kelelahan. Yang bertahun-tahun bertahan meski hasil belum terlihat. Akhirnya insya Allah akan diantarkan oleh tulisannya sendiri menuju Tanah Suci. πŸ“š Hingga saat ini ia telah menulis 12 buku. Salah satu yang paling dikenal adalah: ✨ Di Bawah Naungan Ruqyah Kisah Dwi Wahyudi membuktikan satu hal: Menjadi penulis bukan soal profesi. Bukan soal latar belakang. Bukan soal gelar. Melainkan soal kemauan untuk terus menulis ketika orang lain memilih berhenti. Di BELAJAR DARI BINTANG Dwi Wahyudi akan berbagi: ✨ Cara tetap menulis di tengah pekerjaan yang menguras tenaga ✨ Strategi bertahan saat hasil belum terlihat ✨ Pengalaman mengikuti berbagai lomba kepenulisan ✨ Rahasia menjaga semangat menulis dalam keterbatasan ✨ Perjalanan yang akhirnya mengantarkannya meraih hadiah umroh Karena kadang... Allah tidak melihat seberapa nyaman tempat kita menulis. Tapi seberapa sungguh-sungguh kita menjaga ikhtiar. 🌟 BELAJAR DARI BINTANG 🌟 Bersama Dwi Wahyudi Dari adukan semen... menjadi lembaran cerita. Dari tempat kerja yang penuh debu... menuju perjalanan yang penuh berkah. ✨ Seperti biasa acara ini akan dipandu oleh Bunda Asma Nadia. Hari/Tanggal: Rabu, 17 Juni 2026 Waktu: 18.30 s.d. 20.30 WIB Link zoom: https://s.id/bdbdwi_wahyudi https://us06web.zoom.us/j/89959274595?pwd=07OmEQBwbNgA5TVougqjPdwnNBt1fO.1 Meeting ID: 89959274595 Passcode: KBMSTAR Link Youtube : https://youtube.com/live/YtgoG82xs1Q?feature=share

photo content
+1

BDB GESER KE JUMAT πŸ”₯ BELAJAR DARI BINTANG πŸ”₯ Dari Penulis Cerpen Majalah Menjadi Penulis yang Dicintai Pasar Pernahkah Anda berada di titik ini? Sudah punya pengalaman menulis. Sudah pernah dimuat di media. Sudah pernah menerbitkan buku. Tapi ketika pasar berubah... Anda harus memilih: Tetap bertahan di zona nyaman? Atau berani belajar lagi dari awal? Inilah yang dilakukan oleh Rona Mentari. Nama aslinya Wulan Mardiana. Sebelum dikenal sebagai Rona Mentari, ia sudah lama berkecimpung di dunia literasi. Ia pernah menulis dalam buku-buku antologi bersama penulis ternama. Pernah mengedit beberapa buku. Bahkan pernah menjadi editor di novel fenomenal "Layangan Putus" juga di beberapa buku Asma Nadia. Secara kemampuan menulis, ia tidak perlu membuktikan apa-apa lagi. Namun dunia menulis terus berubah. Dan Rona menyadari satu hal penting: Menjadi penulis yang baik tidak selalu sama dengan menjadi penulis yang dibaca pasar. Lalu ia mengambil keputusan yang tidak mudah. Ia menciptakan identitas baru. Nama pena baru. Arah baru. Dan mulai masuk ke genre yang sedang diminati pembaca. Lahirlah salah satu karyanya yang paling fenomenal: ✨ Anak Kesayangan Papa Sebuah kisah keluarga yang berangkat dari fenomena yang sedang ramai saat itu. Ketika cerita tentang "anak selingkuhan" sedang menjadi pembicaraan banyak pembaca, Rona tidak menirunya mentah-mentah. Ia menemukan sudut pandangnya sendiri. Ia menulis tentang seorang anak tengah yang selalu harus mengalah pada kakak dan adiknya. Tema keluarga. Tema yang dekat. Tema yang menyentuh banyak orang. Dan hasilnya? Menjadi karya paling laris dalam perjalanan kepenulisannya. Hari ini, Rona Mentari telah menulis 17 buku. Di tengah kesibukannya sebagai ibu rumah tangga di Magelang, ia terus berkarya, terus belajar, dan terus beradaptasi. Menariknya lagi... Salah satu cerita yang kini kembali ramai dibaca dan masuk TBS justru merupakan cerita lama yang ia tulis bertahun-tahun lalu. Membuktikan bahwa karya yang kuat tidak mengenal usia. Di 🌟 BELAJAR DARI BINTANG 🌟 Rona Mentari akan berbagi: ✨ Cara beradaptasi dengan perubahan pasar tanpa kehilangan jati diri penulis ✨ Mengubah pengalaman menulis konvensional menjadi kekuatan di platform digital ✨ Teknik menemukan ide dari tren yang sedang ramai ✨ Cara membuat cerita keluarga yang sederhana tetapi mampu menyentuh banyak pembaca ✨ Rahasia menjaga karya tetap relevan bahkan bertahun-tahun setelah ditulis Karena dunia menulis selalu berubah. Dan sering kali... Yang bertahan bukan penulis yang paling berbakat. Melainkan penulis yang paling siap untuk terus belajar dan bertransformasi. 🌟 BELAJAR DARI BINTANG 🌟 Bersama Rona Mentari Sebuah kisah tentang keberanian memulai kembali... meski sebenarnya sudah berpengalaman. "Alhamdulillah dari kbm sudah terbangun rumah 🀩" demikian tambah Rona Mentari. Seperti biasa acara ini akan dipandu oleh Bunda Asma Nadia. Hari/Tanggal: Jum'at, 12 Juni 2026 Waktu: 18.30 s.d. 20.30 WIB Link zoom: https://s.id/bdbronamentari https://us06web.zoom.us/j/83665443136?pwd=cPjOx51kpFIopYDmGOh5bgkkGxu3Fv.1 Meeting ID: 83665443136 Passcode: KBMSTAR Link Youtube : https://youtube.com/live/wgBlw8iUB-E?feature=share

photo content
+1

PengumumanπŸ“’ Belajar dari Bintang pekan ini kita hadir di hari Jumat di jam yang sama yaa πŸ™ŒπŸ»

πŸ”₯ BELAJAR DARI BINTANG πŸ”₯ ✍️ Menulis Tanpa Menunggu Mood Bersama: Dr. Helvy Tiana Rosa "Saya sedang tidak mood menulis." Kalimat itu mungkin adalah alasan paling populer di dunia kepenulisan. Niat ada. Ide ada. Waktu kadang juga ada. Tapi tulisan tidak kunjung lahir. Karena menunggu mood. Masalahnya... Mood itu tamu yang tidak bisa dijadwalkan. Kadang datang. Kadang menghilang. Kadang justru muncul saat kita sedang sibuk. Jika kita terus menunggu mood, bisa jadi satu bulan berlalu tanpa satu bab pun selesai. Lalu bagaimana para penulis produktif bisa menghasilkan puluhan bahkan ratusan karya? Apakah mereka selalu mood? Tentu tidak. Mereka menulis bukan karena mood. Mereka menulis karena komitmen. Dan itulah yang akan dibahas oleh Dr. Helvy Tiana Rosa dalam sesi spesial Belajar dari Bintang. Sebagai penulis yang telah melahirkan begitu banyak karya dan menginspirasi generasi penulis Indonesia selama puluhan tahun, beliau memahami satu rahasia yang sering dilupakan: Menulis bukan sekadar soal inspirasi. Menulis adalah disiplin. Inspirasi memang indah. Tapi disiplinlah yang menyelesaikan naskah. Dalam sesi ini, Anda akan belajar: ✨ Cara mengalahkan rasa malas dan menunda-nunda ✨ Teknik memancing ide saat inspirasi terasa buntu ✨ Membangun kebiasaan menulis yang konsisten ✨ Menjaga produktivitas di tengah kesibukan hidup ✨ Mengubah menulis dari aktivitas musiman menjadi gaya hidup Karena sesungguhnya... Buku-buku hebat tidak ditulis oleh orang yang selalu mood. Buku-buku hebat ditulis oleh mereka yang tetap menulis ketika mood tidak datang. 🌟 BELAJAR DARI BINTANG 🌟 Bersama Dr. Helvy Tiana Rosa Sebab mimpi menjadi penulis tidak dibangun oleh inspirasi sesaat. Tetapi oleh satu kebiasaan sederhana: Duduk. Menulis. Mengulanginya lagi esok hari. Seperti biasa acara ini akan dipandu oleh Bunda Asma Nadia. Hari/Tanggal: Rabu, 3 Juni 2026 Waktu: 18.30 s.d. 20.30 WIB Link zoom: https://s.id/bdb_helvytianarosa_ https://us06web.zoom.us/j/82539077115?pwd=aO5a9bsCpulLP3a96B4SQY7bWBYIYd.1 Meeting ID: 82539077115 Passcode: KBMSTAR Link Youtube : https://youtube.com/live/EqO4Xy1ph7k?feature=share

photo content
+1

Tips sederhana tentang teknik isi tulisan. Cek ya di saluran whatsapp: klik link: https://whatsapp.com/channel/0029VaetJpvLSmbfb8hVHG1S