es
Feedback
KOMUNITAS BISA MENULIS

KOMUNITAS BISA MENULIS

Ir al canal en Telegram

Channel informasi, edukasi dan segala macam hal menarik tentang menulis di KBM App. Mau top up koin lebih murah? Klik langsung ➡️ topup.kbm.id

Mostrar más

📈 Análisis del canal de Telegram KOMUNITAS BISA MENULIS

El canal KOMUNITAS BISA MENULIS (@kbmapp) en el segmento lingüístico de Indonesio es un actor destacado. Actualmente la comunidad reúne a 14 545 suscriptores, ocupando la posición 13 832 en la categoría Educación y el puesto 4 957 en la región Indonesia.

📊 Métricas de audiencia y dinámica

Desde su creación el невідомо, el proyecto ha mostrado un crecimiento acelerado, reuniendo a 14 545 suscriptores.

Según los últimos datos del 29 junio, 2026, el canal mantiene una actividad estable. En los últimos 30 días la variación de miembros fue de -170, y en las últimas 24 horas de -12, conservando un alto alcance.

  • Estado de verificación: No verificado
  • Tasa de interacción (ER): El promedio de interacción de la audiencia es 3.06%. Durante las primeras 24 horas tras publicar, el contenido suele obtener 1.00% de reacciones respecto al total de suscriptores.
  • Alcance de las publicaciones: Cada publicación recibe en promedio 445 visualizaciones. En el primer día suele acumular 146 visualizaciones.
  • Reacciones e interacción: La audiencia responde de forma activa: el promedio de reacciones por publicación es 3.
  • Intereses temáticos: El contenido se centra en temas clave como bdb, karya, buku, cerita, strategi.

📝 Descripción y política de contenido

El autor describe el recurso como un espacio para expresar opiniones subjetivas:
Channel informasi, edukasi dan segala macam hal menarik tentang menulis di KBM App. Mau top up koin lebih murah? Klik langsung ➡️ topup.kbm.id

Gracias a la alta frecuencia de actualizaciones (últimos datos recibidos el 30 junio, 2026), el canal mantiene la vigencia y un amplio alcance. La analítica demuestra que la audiencia interactúa activamente con el contenido, lo que lo convierte en un punto de referencia dentro de la categoría Educación.

14 545
Suscriptores
-1224 horas
-617 días
-17030 días
Archivo de publicaciones
☀️ Selamat menikmati hari libur! 📚❤️ Saatnya bersantai dan menghabiskan waktu bersama cerita favoritmu di KBM. Biar momen me
☀️ Selamat menikmati hari libur! 📚❤️ Saatnya bersantai dan menghabiskan waktu bersama cerita favoritmu di KBM. Biar momen membaca makin puas, top up sekarang via website dan nikmati promo spesial dengan koin lebih banyak dibanding biasanya. 🪙✨ 💛 Lebih hemat. 📖 Baca lebih lama. 🎁 Koin lebih banyak. 🌐 Top up sekarang di: topup.kbm.id Jangan sampai terlewat. Isi koinmu sekarang dan lanjutkan cerita favoritmu tanpa jeda! 🚀📚

🔥 BELAJAR DARI BINTANG 🔥 BERSAMA SANG PERINDU Dari Teller Bank Menjadi Penulis yang Sedang Mengguncang TBS Kadang... Satu buku bisa mengubah segalanya. Satu buku bisa membuat perjalanan yang tadinya terasa panjang... tiba-tiba melesat. Itulah yang sedang dialami oleh Sang_Perindu. Nama aslinya Ayu Wandira Putri Hutabarat, namun para pembaca lebih mengenalnya sebagai Rindu Febrika. Sehari-hari ia bekerja sebagai teller di salah satu Bank BUMN. Namun ketika jam kerja selesai... Ia berubah menjadi seorang penulis. Dan bukan hanya itu. Di sela kesibukannya, ia juga aktif di dunia olahraga, mengisi berbagai turnamen voli umum hingga kejuaraan daerah. Perjalanan antarkota. Perjalanan pulang-pergi. Kelelahan. Justru sering menjadi tempat lahirnya ide-ide cerita. Saat banyak orang memilih beristirahat... Ia memilih menuliskan cerita. 📚 Hingga hari ini, ia telah melahirkan 17 buku. Di antaranya: ✨ Ipar Jadi Istri ✨ Dulu Dibuang, Sekarang Dikejar ✨ OTW Jadi Janda Dan justru buku ke-17 inilah yang mengubah segalanya. 🔥 OTW Jadi Janda berhasil FYP pada awal Juni 2026. Lalu sesuatu yang luar biasa terjadi. Buku ini bertahan selama beberapa hari berturut-turut di posisi TBS 1. Bukan hanya itu. Hingga hari ini, cerita tersebut masih terus bertahan di jajaran TBS. Menjadi salah satu fenomena yang paling banyak dibicarakan pembaca. Dan yang paling penting... Buku ini berhasil memecahkan rekor pendapatan tertinggi dalam perjalanan kepenulisannya. Sebuah ledakan yang membuat perjalanan dari jenjang Gold menuju Platinum terasa begitu dekat. Namun kesuksesan itu tidak datang begitu saja. Ia membangun promosi melalui banyak akun pribadi: 📌 @Ayunda Febrika 📌 @Sang_Perindu22 📌 @Rindu.Amora06 📌 @Catatan.kbm Serta didukung berbagai akun jasprom dan komunitas yang membantu memperluas jangkauan pembaca. Kisah Ayu membuktikan satu hal: Kadang kita tidak tahu buku mana yang akan mengubah hidup kita. Tugas kita hanyalah terus menulis. Terus belajar. Terus mencoba. Sampai suatu hari... Semesta menemukan waktu yang tepat untuk membuat karya kita bersinar. Di 🌟 BELAJAR DARI BINTANG 🌟 Sang_Perindu akan berbagi: ✨ Strategi membuat cerita bertahan di TBS ✨ Pengalaman menghadapi ledakan pembaca setelah FYP ✨ Cara membagi waktu antara pekerjaan, hobi olahraga, dan menulis ✨ Rahasia menjaga konsistensi saat hasil belum besar ✨ Momentum yang membuat sebuah buku mampu mengubah perjalanan seorang penulis Karena tidak ada yang tahu... Mungkin buku yang sedang kamu tulis hari ini... Adalah buku yang akan mengubah hidupmu besok. 🌟 BELAJAR DARI BINTANG 🌟 Bersama Sang_Perindu Dari Kota Solok... Menuju salah satu kisah paling fenomenal tahun ini. ✨ Seperti biasa acara ini akan dipandu oleh Bunda Asma Nadia. Hari/Tanggal: Rabu, 24 Juni 2026 Waktu: 18.30 s.d. 20.30 WIB Link zoom: https://s.id/bdbsang_perindu https://us06web.zoom.us/j/87955370774?pwd=iSdSd4tPnJbKxpLzXnUDMqR8bLvabQ.1 Meeting ID: 87955370774 Passcode: KBMSTAR Link Youtube : https://youtube.com/live/XNY01HTA3Bw?feature=share

photo content
+1

Mau baca lebih banyak dengan biaya lebih hemat? Top up koin melalui website topup.kbm.id dan nikmati promo harga yang lebih menguntungkan, proses cepat, serta berbagai pilihan metode pembayaran lainnya (E-Wallet, QRIS, Transfer VA Bank).

🔥 BELAJAR DARI BINTANG 🔥 BERSAMA DWI WAHYUDI Dari Kuli Bangunan Menjadi Juara dan Mendapatkan Hadiah Umroh Lewat Menulis. Ketika mendengar kata "penulis", banyak orang membayangkan seseorang yang bekerja di depan laptop, di ruang nyaman, ditemani secangkir kopi. Tapi tidak semua penulis memulai dari sana. Ada yang menulis setelah pulang mengangkat semen. Ada yang menulis setelah seharian bekerja di bawah terik matahari. Ada yang menulis di sela-sela tubuh yang lelah karena pekerjaan fisik. Salah satunya adalah Dwi Wahyudi. Seorang kuli bangunan dari Cepu, Blora, Jawa Tengah. Di siang hari, ia bekerja membangun rumah orang lain. Namun diam-diam, ia juga sedang membangun sesuatu yang lebih besar: Mimpinya sebagai penulis. Perjalanannya tidak mudah. Bertahun-tahun ia menulis tanpa hasil yang besar. Naik sedikit. Turun lagi. Bahkan ada tahun-tahun ketika hasilnya nyaris tak terlihat. Tapi ia tidak berhenti. Ia tetap menulis. Tetap mengirim naskah. Tetap mengikuti lomba. Dan perlahan, namanya mulai dikenal. 🏆 Finalis Inspiring Story: Sang Petarung 🏆 Finalis KLI 12: Jerat Dosa Nadia 🏆 Juara Harapan KLI 13: Pernikahan yang Sempurna Namun puncaknya datang ketika karyanya: ✨ Surga di Bawah Telapak Kaki Terpidana Mati berhasil menjadi Juara Utama Spesial Ramadan 3. Bukan hanya mendapatkan penghargaan. Bukan hanya mendapatkan apresiasi. Tapi juga mendapatkan hadiah perjalanan umroh. Bayangkan... Seseorang yang sehari-harinya bekerja sebagai kuli bangunan. Yang menulis di tengah kesibukan dan kelelahan. Yang bertahun-tahun bertahan meski hasil belum terlihat. Akhirnya insya Allah akan diantarkan oleh tulisannya sendiri menuju Tanah Suci. 📚 Hingga saat ini ia telah menulis 12 buku. Salah satu yang paling dikenal adalah: ✨ Di Bawah Naungan Ruqyah Kisah Dwi Wahyudi membuktikan satu hal: Menjadi penulis bukan soal profesi. Bukan soal latar belakang. Bukan soal gelar. Melainkan soal kemauan untuk terus menulis ketika orang lain memilih berhenti. Di BELAJAR DARI BINTANG Dwi Wahyudi akan berbagi: ✨ Cara tetap menulis di tengah pekerjaan yang menguras tenaga ✨ Strategi bertahan saat hasil belum terlihat ✨ Pengalaman mengikuti berbagai lomba kepenulisan ✨ Rahasia menjaga semangat menulis dalam keterbatasan ✨ Perjalanan yang akhirnya mengantarkannya meraih hadiah umroh Karena kadang... Allah tidak melihat seberapa nyaman tempat kita menulis. Tapi seberapa sungguh-sungguh kita menjaga ikhtiar. 🌟 BELAJAR DARI BINTANG 🌟 Bersama Dwi Wahyudi Dari adukan semen... menjadi lembaran cerita. Dari tempat kerja yang penuh debu... menuju perjalanan yang penuh berkah. ✨ Seperti biasa acara ini akan dipandu oleh Bunda Asma Nadia. Hari/Tanggal: Rabu, 17 Juni 2026 Waktu: 18.30 s.d. 20.30 WIB Link zoom: https://s.id/bdbdwi_wahyudi https://us06web.zoom.us/j/89959274595?pwd=07OmEQBwbNgA5TVougqjPdwnNBt1fO.1 Meeting ID: 89959274595 Passcode: KBMSTAR Link Youtube : https://youtube.com/live/YtgoG82xs1Q?feature=share

photo content
+1

🔥 BELAJAR DARI BINTANG 🔥 BERSAMA DWI WAHYUDI Dari Kuli Bangunan Menjadi Juara dan Mendapatkan Hadiah Umroh Lewat Menulis. Ketika mendengar kata "penulis", banyak orang membayangkan seseorang yang bekerja di depan laptop, di ruang nyaman, ditemani secangkir kopi. Tapi tidak semua penulis memulai dari sana. Ada yang menulis setelah pulang mengangkat semen. Ada yang menulis setelah seharian bekerja di bawah terik matahari. Ada yang menulis di sela-sela tubuh yang lelah karena pekerjaan fisik. Salah satunya adalah Dwi Wahyudi. Seorang kuli bangunan dari Cepu, Blora, Jawa Tengah. Di siang hari, ia bekerja membangun rumah orang lain. Namun diam-diam, ia juga sedang membangun sesuatu yang lebih besar: Mimpinya sebagai penulis. Perjalanannya tidak mudah. Bertahun-tahun ia menulis tanpa hasil yang besar. Naik sedikit. Turun lagi. Bahkan ada tahun-tahun ketika hasilnya nyaris tak terlihat. Tapi ia tidak berhenti. Ia tetap menulis. Tetap mengirim naskah. Tetap mengikuti lomba. Dan perlahan, namanya mulai dikenal. 🏆 Finalis Inspiring Story: Sang Petarung 🏆 Finalis KLI 12: Jerat Dosa Nadia 🏆 Juara Harapan KLI 13: Pernikahan yang Sempurna Namun puncaknya datang ketika karyanya: ✨ Surga di Bawah Telapak Kaki Terpidana Mati berhasil menjadi Juara Utama Spesial Ramadan 3. Bukan hanya mendapatkan penghargaan. Bukan hanya mendapatkan apresiasi. Tapi juga mendapatkan hadiah perjalanan umroh. Bayangkan... Seseorang yang sehari-harinya bekerja sebagai kuli bangunan. Yang menulis di tengah kesibukan dan kelelahan. Yang bertahun-tahun bertahan meski hasil belum terlihat. Akhirnya insya Allah akan diantarkan oleh tulisannya sendiri menuju Tanah Suci. 📚 Hingga saat ini ia telah menulis 12 buku. Salah satu yang paling dikenal adalah: ✨ Di Bawah Naungan Ruqyah Kisah Dwi Wahyudi membuktikan satu hal: Menjadi penulis bukan soal profesi. Bukan soal latar belakang. Bukan soal gelar. Melainkan soal kemauan untuk terus menulis ketika orang lain memilih berhenti. Di BELAJAR DARI BINTANG Dwi Wahyudi akan berbagi: ✨ Cara tetap menulis di tengah pekerjaan yang menguras tenaga ✨ Strategi bertahan saat hasil belum terlihat ✨ Pengalaman mengikuti berbagai lomba kepenulisan ✨ Rahasia menjaga semangat menulis dalam keterbatasan ✨ Perjalanan yang akhirnya mengantarkannya meraih hadiah umroh Karena kadang... Allah tidak melihat seberapa nyaman tempat kita menulis. Tapi seberapa sungguh-sungguh kita menjaga ikhtiar. 🌟 BELAJAR DARI BINTANG 🌟 Bersama Dwi Wahyudi Dari adukan semen... menjadi lembaran cerita. Dari tempat kerja yang penuh debu... menuju perjalanan yang penuh berkah. ✨ Seperti biasa acara ini akan dipandu oleh Bunda Asma Nadia. Hari/Tanggal: Rabu, 17 Juni 2026 Waktu: 18.30 s.d. 20.30 WIB Link zoom: https://s.id/bdbdwi_wahyudi https://us06web.zoom.us/j/89959274595?pwd=07OmEQBwbNgA5TVougqjPdwnNBt1fO.1 Meeting ID: 89959274595 Passcode: KBMSTAR Link Youtube : https://youtube.com/live/YtgoG82xs1Q?feature=share

photo content
+1

🔥 BELAJAR DARI BINTANG 🔥 BERSAMA DWI WAHYUDI Dari Kuli Bangunan Menjadi Juara dan Mendapatkan Hadiah Umroh Lewat Menulis. Ketika mendengar kata "penulis", banyak orang membayangkan seseorang yang bekerja di depan laptop, di ruang nyaman, ditemani secangkir kopi. Tapi tidak semua penulis memulai dari sana. Ada yang menulis setelah pulang mengangkat semen. Ada yang menulis setelah seharian bekerja di bawah terik matahari. Ada yang menulis di sela-sela tubuh yang lelah karena pekerjaan fisik. Salah satunya adalah Dwi Wahyudi. Seorang kuli bangunan dari Cepu, Blora, Jawa Tengah. Di siang hari, ia bekerja membangun rumah orang lain. Namun diam-diam, ia juga sedang membangun sesuatu yang lebih besar: Mimpinya sebagai penulis. Perjalanannya tidak mudah. Bertahun-tahun ia menulis tanpa hasil yang besar. Naik sedikit. Turun lagi. Bahkan ada tahun-tahun ketika hasilnya nyaris tak terlihat. Tapi ia tidak berhenti. Ia tetap menulis. Tetap mengirim naskah. Tetap mengikuti lomba. Dan perlahan, namanya mulai dikenal. 🏆 Finalis Inspiring Story: Sang Petarung 🏆 Finalis KLI 12: Jerat Dosa Nadia 🏆 Juara Harapan KLI 13: Pernikahan yang Sempurna Namun puncaknya datang ketika karyanya: ✨ Surga di Bawah Telapak Kaki Terpidana Mati berhasil menjadi Juara Utama Spesial Ramadan 3. Bukan hanya mendapatkan penghargaan. Bukan hanya mendapatkan apresiasi. Tapi juga mendapatkan hadiah perjalanan umroh. Bayangkan... Seseorang yang sehari-harinya bekerja sebagai kuli bangunan. Yang menulis di tengah kesibukan dan kelelahan. Yang bertahun-tahun bertahan meski hasil belum terlihat. Akhirnya insya Allah akan diantarkan oleh tulisannya sendiri menuju Tanah Suci. 📚 Hingga saat ini ia telah menulis 12 buku. Salah satu yang paling dikenal adalah: ✨ Di Bawah Naungan Ruqyah Kisah Dwi Wahyudi membuktikan satu hal: Menjadi penulis bukan soal profesi. Bukan soal latar belakang. Bukan soal gelar. Melainkan soal kemauan untuk terus menulis ketika orang lain memilih berhenti. Di BELAJAR DARI BINTANG Dwi Wahyudi akan berbagi: ✨ Cara tetap menulis di tengah pekerjaan yang menguras tenaga ✨ Strategi bertahan saat hasil belum terlihat ✨ Pengalaman mengikuti berbagai lomba kepenulisan ✨ Rahasia menjaga semangat menulis dalam keterbatasan ✨ Perjalanan yang akhirnya mengantarkannya meraih hadiah umroh Karena kadang... Allah tidak melihat seberapa nyaman tempat kita menulis. Tapi seberapa sungguh-sungguh kita menjaga ikhtiar. 🌟 BELAJAR DARI BINTANG 🌟 Bersama Dwi Wahyudi Dari adukan semen... menjadi lembaran cerita. Dari tempat kerja yang penuh debu... menuju perjalanan yang penuh berkah. ✨ Seperti biasa acara ini akan dipandu oleh Bunda Asma Nadia. Hari/Tanggal: Rabu, 17 Juni 2026 Waktu: 18.30 s.d. 20.30 WIB Link zoom: https://s.id/bdbdwi_wahyudi https://us06web.zoom.us/j/89959274595?pwd=07OmEQBwbNgA5TVougqjPdwnNBt1fO.1 Meeting ID: 89959274595 Passcode: KBMSTAR Link Youtube : https://youtube.com/live/YtgoG82xs1Q?feature=share

photo content
+1

BDB GESER KE JUMAT 🔥 BELAJAR DARI BINTANG 🔥 Dari Penulis Cerpen Majalah Menjadi Penulis yang Dicintai Pasar Pernahkah Anda berada di titik ini? Sudah punya pengalaman menulis. Sudah pernah dimuat di media. Sudah pernah menerbitkan buku. Tapi ketika pasar berubah... Anda harus memilih: Tetap bertahan di zona nyaman? Atau berani belajar lagi dari awal? Inilah yang dilakukan oleh Rona Mentari. Nama aslinya Wulan Mardiana. Sebelum dikenal sebagai Rona Mentari, ia sudah lama berkecimpung di dunia literasi. Ia pernah menulis dalam buku-buku antologi bersama penulis ternama. Pernah mengedit beberapa buku. Bahkan pernah menjadi editor di novel fenomenal "Layangan Putus" juga di beberapa buku Asma Nadia. Secara kemampuan menulis, ia tidak perlu membuktikan apa-apa lagi. Namun dunia menulis terus berubah. Dan Rona menyadari satu hal penting: Menjadi penulis yang baik tidak selalu sama dengan menjadi penulis yang dibaca pasar. Lalu ia mengambil keputusan yang tidak mudah. Ia menciptakan identitas baru. Nama pena baru. Arah baru. Dan mulai masuk ke genre yang sedang diminati pembaca. Lahirlah salah satu karyanya yang paling fenomenal: ✨ Anak Kesayangan Papa Sebuah kisah keluarga yang berangkat dari fenomena yang sedang ramai saat itu. Ketika cerita tentang "anak selingkuhan" sedang menjadi pembicaraan banyak pembaca, Rona tidak menirunya mentah-mentah. Ia menemukan sudut pandangnya sendiri. Ia menulis tentang seorang anak tengah yang selalu harus mengalah pada kakak dan adiknya. Tema keluarga. Tema yang dekat. Tema yang menyentuh banyak orang. Dan hasilnya? Menjadi karya paling laris dalam perjalanan kepenulisannya. Hari ini, Rona Mentari telah menulis 17 buku. Di tengah kesibukannya sebagai ibu rumah tangga di Magelang, ia terus berkarya, terus belajar, dan terus beradaptasi. Menariknya lagi... Salah satu cerita yang kini kembali ramai dibaca dan masuk TBS justru merupakan cerita lama yang ia tulis bertahun-tahun lalu. Membuktikan bahwa karya yang kuat tidak mengenal usia. Di 🌟 BELAJAR DARI BINTANG 🌟 Rona Mentari akan berbagi: ✨ Cara beradaptasi dengan perubahan pasar tanpa kehilangan jati diri penulis ✨ Mengubah pengalaman menulis konvensional menjadi kekuatan di platform digital ✨ Teknik menemukan ide dari tren yang sedang ramai ✨ Cara membuat cerita keluarga yang sederhana tetapi mampu menyentuh banyak pembaca ✨ Rahasia menjaga karya tetap relevan bahkan bertahun-tahun setelah ditulis Karena dunia menulis selalu berubah. Dan sering kali... Yang bertahan bukan penulis yang paling berbakat. Melainkan penulis yang paling siap untuk terus belajar dan bertransformasi. 🌟 BELAJAR DARI BINTANG 🌟 Bersama Rona Mentari Sebuah kisah tentang keberanian memulai kembali... meski sebenarnya sudah berpengalaman. "Alhamdulillah dari kbm sudah terbangun rumah 🤩" demikian tambah Rona Mentari. Seperti biasa acara ini akan dipandu oleh Bunda Asma Nadia. Hari/Tanggal: Jum'at, 12 Juni 2026 Waktu: 18.30 s.d. 20.30 WIB Link zoom: https://s.id/bdbronamentari https://us06web.zoom.us/j/83665443136?pwd=cPjOx51kpFIopYDmGOh5bgkkGxu3Fv.1 Meeting ID: 83665443136 Passcode: KBMSTAR Link Youtube : https://youtube.com/live/wgBlw8iUB-E?feature=share

photo content
+1

Pengumuman📢 Belajar dari Bintang pekan ini kita hadir di hari Jumat di jam yang sama yaa 🙌🏻

🔥 BELAJAR DARI BINTANG 🔥 ✍️ Menulis Tanpa Menunggu Mood Bersama: Dr. Helvy Tiana Rosa "Saya sedang tidak mood menulis." Kalimat itu mungkin adalah alasan paling populer di dunia kepenulisan. Niat ada. Ide ada. Waktu kadang juga ada. Tapi tulisan tidak kunjung lahir. Karena menunggu mood. Masalahnya... Mood itu tamu yang tidak bisa dijadwalkan. Kadang datang. Kadang menghilang. Kadang justru muncul saat kita sedang sibuk. Jika kita terus menunggu mood, bisa jadi satu bulan berlalu tanpa satu bab pun selesai. Lalu bagaimana para penulis produktif bisa menghasilkan puluhan bahkan ratusan karya? Apakah mereka selalu mood? Tentu tidak. Mereka menulis bukan karena mood. Mereka menulis karena komitmen. Dan itulah yang akan dibahas oleh Dr. Helvy Tiana Rosa dalam sesi spesial Belajar dari Bintang. Sebagai penulis yang telah melahirkan begitu banyak karya dan menginspirasi generasi penulis Indonesia selama puluhan tahun, beliau memahami satu rahasia yang sering dilupakan: Menulis bukan sekadar soal inspirasi. Menulis adalah disiplin. Inspirasi memang indah. Tapi disiplinlah yang menyelesaikan naskah. Dalam sesi ini, Anda akan belajar: ✨ Cara mengalahkan rasa malas dan menunda-nunda ✨ Teknik memancing ide saat inspirasi terasa buntu ✨ Membangun kebiasaan menulis yang konsisten ✨ Menjaga produktivitas di tengah kesibukan hidup ✨ Mengubah menulis dari aktivitas musiman menjadi gaya hidup Karena sesungguhnya... Buku-buku hebat tidak ditulis oleh orang yang selalu mood. Buku-buku hebat ditulis oleh mereka yang tetap menulis ketika mood tidak datang. 🌟 BELAJAR DARI BINTANG 🌟 Bersama Dr. Helvy Tiana Rosa Sebab mimpi menjadi penulis tidak dibangun oleh inspirasi sesaat. Tetapi oleh satu kebiasaan sederhana: Duduk. Menulis. Mengulanginya lagi esok hari. Seperti biasa acara ini akan dipandu oleh Bunda Asma Nadia. Hari/Tanggal: Rabu, 3 Juni 2026 Waktu: 18.30 s.d. 20.30 WIB Link zoom: https://s.id/bdb_helvytianarosa_ https://us06web.zoom.us/j/82539077115?pwd=aO5a9bsCpulLP3a96B4SQY7bWBYIYd.1 Meeting ID: 82539077115 Passcode: KBMSTAR Link Youtube : https://youtube.com/live/EqO4Xy1ph7k?feature=share

photo content
+1

Tips sederhana tentang teknik isi tulisan. Cek ya di saluran whatsapp: klik link: https://whatsapp.com/channel/0029VaetJpvLSmbfb8hVHG1S

BDB JUMAT INI! 🔥 BELAJAR DARI BINTANG 🔥 BERSAMA ASKANA SAKHI Kadang… satu perjalanan bisa mengubah cara kita memandang mimpi. Itulah yang terjadi pada Askana_Sakhi27. Seorang ibu rumah tangga dari Bekasi. Masih mengurus balita. Masih membagi waktu antara rumah, anak, dan dunia menulis. Bukan perjalanan yang mudah. Ada fase naik. Ada fase turun. Ada masa ketika hasil terasa lambat. Namun semuanya berubah… saat ia ikut perjalanan luar negeri bersama KBM App. Di sana, ia sekamar dengan penulis yang jenjangnya jauh lebih tinggi. Dan ternyata… Momen sederhana itu memberi efek yang luar biasa. Ia berbicara dan berinteraksi dengan penulis lain termasuk yang jenjang nya lebih tinggi. Ia melihat langsung bagaimana cara mereka berpikir. Bagaimana mereka bekerja. Bagaimana mereka menjaga semangat menulis. Dan dari situ muncul satu perasaan besar: “Kalau mereka bisa sampai sejauh itu… kenapa aku tidak?” Sepanjang berjalanan dan sepulang dari perjalanan itu… Askana tidak lagi sama. Ia mulai mengebut. Lebih serius membangun karya. Lebih fokus promosi. Lebih disiplin menjaga momentum. 📚 Hingga kini ia telah menulis 34 buku. Dengan karya-karya yang kuat di hati pembaca: ✨ “Malam Pertamaku” ✨ “Satu Tahun Saja” Ia juga aktif membangun distribusi lewat banyak akun: 📌 Facebook pribadi & jaringan promo 📌 TikTok dengan beberapa akun aktif 📌 Dukungan akun jasprom seperti Kisah Romansa Karena ia sadar… Di era digital, menulis bagus saja tidak cukup. Cerita harus terus bergerak. Dan hasilnya? Ia berhasil naik hingga jenjang Emerald. Semua berawal dari satu hal kecil: Melihat lebih dekat… bahwa mimpi itu ternyata nyata. Kini, Askana Sakhi hadir di: 🌟 BELAJAR DARI BINTANG 🌟 Untuk membagikan: ✨ Cara tetap produktif meski jadi IRT dan punya balita ✨ Strategi menjaga semangat di tengah naik-turun performa ✨ Pentingnya lingkungan dan circle dalam pertumbuhan penulis ✨ Cara membangun promosi lewat banyak akun ✨ Mindset untuk naik level lebih tinggi Karena kadang… Yang kita butuhkan bukan motivasi besar. Cukup satu momen… yang membuat kita sadar: “Ternyata aku juga bisa sampai sana.” Dan sejak saat itu… Api dalam dirinya mulai menyala lebih besar. ✨ Seperti biasa acara ini akan dipandu Bunda Asma Nadia. Hari/Tanggal: Jum'at, 29 Mei 2026 Waktu: 18.30 s.d. 20.30 WIB Link zoom: https://s.id/bdbaskana_sakhi https://us06web.zoom.us/j/83293959744?pwd=KY6UObCfJoFuR4nSG5iknL13gw6mSZ.1 Meeting ID: 83293959744 Passcode: KBMSTAR Link Youtube : https://youtube.com/live/Bf_4qhq0InY?feature=share

photo content
+1

Pengumuman📢 Belajar dari Bintang pekan ini kita hadir di hari Jumat di jam yang sama ya. Dengan salah satu narasumber yang ceritanya sedang ada di TBS🙌🏻 Sampai ketemu lusa, selamat lebaran & nyate semuanya!😍🪭

🌙✨ Selamat Hari Raya Iduladha 1447 H. Semoga setiap langkah yang kita jalani dipenuhi keberkahan, setiap doa dikabulkan, dan setiap kebaikan menjadi jalan menuju kebahagiaan. Di hari yang penuh makna ini, mari berbagi, bersyukur, dan mempererat silaturahmi dengan orang-orang terkasih. 🤍 💬 Apa satu hal yang paling kamu syukuri di Iduladha tahun ini?