kata islamic 𓄷
Assalamu'alaikum, selamat datang . . . ╭︿︿︿✩─────────── │Mau tanya-tanya? Chat bot ╰─⌲ @kataislamic2bot │Akun instagram kami ╰─⌲ kataislamicofficial ╰︿︿︿✩─────────── Apabila ada kesalahan bisa tegur kami ᕱ ‹ @kataislamic ⊹ `ִֶָ
Show more📈 Analytical overview of Telegram channel kata islamic 𓄷
Channel kata islamic 𓄷 (@kataislamic) in the Indonesian language segment is an active participant. Currently, the community unites 10 455 subscribers, ranking 8 675 in the Religion & Spirituality category and 6 411 in the Indonesia region.
📊 Audience metrics and dynamics
Since its creation on невідомо, the project has demonstrated rapid growth, gathering an audience of 10 455 subscribers.
According to the latest data from 06 September, 2026, the channel demonstrates stable activity. Although there has been a change in the number of participants by -269 over the last 30 days and by -11 over the last 24 hours, overall reach remains high.
- Verification status: Not verified
- Engagement rate (ER): The average audience engagement rate is 5.04%. Within the first 24 hours after publication, content typically collects 0.99% reactions from the total number of subscribers.
- Post reach: On average, each post receives 527 views. Within the first day, a publication typically gains 103 views.
- Reactions and interaction: The audience actively supports content: the average number of reactions per post is 3.
- Thematic interests: Content is focused on key topics such as manusia, ramadhan, dosa, doa, mari.
📝 Description and content policy
The author describes the resource as a platform for expressing subjective opinions:
“Assalamu'alaikum, selamat datang . . .
╭︿︿︿✩───────────
│Mau tanya-tanya? Chat bot
╰─⌲ @kataislamic2bot
│Akun instagram kami
╰─⌲ kataislamicofficial
╰︿︿︿✩───────────
Apabila ada kesalahan bisa tegur kami
ᕱ ‹ @kataislamic ⊹ `ִֶָ”
Thanks to the high frequency of updates (latest data received on 07 September, 2026), the channel maintains relevance and a high level of publication reach. Analytics show that the audience actively interacts with content, making it an important point of influence in the Religion & Spirituality category.
Data loading in progress...
| Date | Subscriber Growth | Mentions | Channels | |
| 06 September | 0 | |||
| 05 September | 0 | |||
| 04 September | 0 | |||
| 03 September | +3 | |||
| 02 September | 0 | |||
| 01 September | 0 |
| 2 | Keburukan dan kebaikan itu sama² punya yg namanya pola. Jadi, jangan takut menjadi buruk selama kamu tidak melakukan pola² keburukan.
@kataislamic | 132 |
| 3 | Einstein berkata bahwa waktu itu tidaklah mutlak, bisa di manipulasi. Bisa di perlambat ataupun di percepat, karena yg mutlak hanyalah kecepatan cahaya yg selalu konstan bergerak 300.000km/detik. Sehingga masa lalu, masa kini, dan masa depan itu adalah fana.
Ada hal yg tidak pernah di temukan di dalam sains, yaitu pesan ekstrinsik di dalam bahsa sastra, Einstein. Dan hikmah di dalam ilmu sosial. Semua berjalan itu selalu bersama hikmah nya. Ada hikmahnya knp manusia di berikan kemampuan bergerak sesuai dgn porsi kecepatan nya sekrng. Sehingga manusia bisa punya yg namanya masa lalu untuk di pelajari, masa kini untuk di syukuri, dan masa depan untuk di persiapkan.
رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا ...
“Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia."
(Q.S Ali-Imran : 191)
@kataislamic | 208 |
| 4 | Kalau kita menjadikan pernikahan itu adlh tujuan maka setelah menikah hidupnya cmn akn selesai di situ ajh.
Bayangin kmu adalah seorang kurir paket, tujuannya adlh mengantarkan paket hingga sampai ke alamat pembeli. Org yg menjadikan pernikahan sbg tujuannya sama seperti seorang kurir yg achievement award nya hanya ketika ia menaruh paket ke dlm mobil nya.
Setelah selesai dia akan merasa puas, setelah puas? Dia g tahu mau ngapain. Makanya pernikahan itu adalah perantara, sama seperti uang. Pernikahan hanya jalan atau salah satu dr banyak nya kendaraan untuk mencapai tujuan. Tujuan nya apa? Ridho Allah. Kalau kmu misal mau sampai ke ridho Allah dgn cara ga menikah? Yah boleh² ajh.
@kataislamic | 250 |
| 5 | No text... | 255 |
| 6 | No text... | 234 |
| 7 | Fyi, maksud konteks kata, "hijab kmrn..." Pada penjelasan di atas adalah ini, hehe.
Ih, seru lgi buat di diskusikan.
Konteks nya di sini,
1. Be a good
2. Muslim women
3. The hijab
Kalau kita bicara ttg be a good secara general definisi nya terlalu banyak. Juga kn setiap manusia bassic nya emng di tuntut harus baik. Jadi ga ada kaitannya dgn hijab. Makanya ketika kita melihat ada org non muslim ga berhijab suka bantu org, itu bassic dia sbg "good human being". Kalau ada org yg ydh berhijab tapi suka, mohon maaf, mencuri. Brrti secara bassic manusia emng ga baik ajh dia.
Tapi karena konteks nya adlh *muslimah dan hijab* maka statement di atas bener. Sebab definisi nya jadi lebih spesifik lagi. A good muslim woomen wears the hijab, itu benar. Karena seorang muslimah yang baik adalah ketika ia taat kpd Allah. Yaitu dgn memakai hijab.
@kataislamic | 277 |
| 8 | "Kalau sholat itu bisa membuat manusia jadi baik knp ada org yg sholat tapi kok zalim?"
Sama kayak konsep hijab kmrn, hijab itu adlh konsekuensi dari seorang muslim yg baik, maka sholat juga sama. Muslim yg baik dia akn sholat. Jadi hijab dan sholat itu adalah dampak. Dia muslim baik–dia akan melaksanakan sholat.
Tarulah setelah itu dia korupsi meskipun keliatan nya rajin sholat dan bergelar haji. Karena sholat itu dampak maka secara general jadi banyak. Dampak dari kepentingan bisa, dia mau kampanye misal, mau terlihat baik di mata publik terus dia sholat. Kan bisa jadi?
Karena seringnya kita melihat, "oh, ada org bawa payung pasti hujan" padahal belum tentu juga. Kalau dulu standar di zaman Rasulullah org² yg sholat otomatis bisa terjaga perilakunya itu krna faktornya bnyk. Yg perlu di ingat bahwa masalah itu ga bisa di selesaikan hanya dgn sholat karena koruptor juga sholat. Pelaksanaan hukum Islam juga harus bermain untuk mencegah dan menertibkan.
@kataislamic | 223 |
| 9 | Toleransi itu adalah ketika seseorang punya yg namanya prinsip, baru dia bisa bertoleransi.
Prinsip itu seperti paku yang tertancap di dalam tanah, sedangkan tindakan toleransi adalah batas kemampuan elastisitas antara paku dan karet apabila ia di tarik. Org yg selalu setuju dgn keinginan org lain sebenarnya bukan org yg sedang bertoleransi, tapi orang yg ga punya prinsip.
Jadi apapun yg org lain katakan dia ingikut terus. Kayak paku yg ga di tancapkan ke tanah, terus ketika karet yg menempel di paku itu di tarik pakunya jadi ikut jalan kemana².
@kataislamic | 302 |
| 10 | No text... | 457 |
| 11 | "Gmn yh Sau mau minta izin sholat ke temen?"
To be honest gys, kamu ga perlu persetujuan dari siapapun untuk sebuah prinsip agama yg kamu yakini adalah benar, kecuali Allah. Bagaimana respon orang, itu kan di luar daripada kontrol kita, so yaudah. Toh setiap org juga punya hak untuk merespon sesuatu dgn cara mereka masing². Mngkn respon mereka ketika melihat tiba² kmu sholat di tengah waktu nongkrong adalah sesuatu yg mereka benci? Yah kita bisa apa? Tapi apakah dgn itu akan mempengaruhi ketaatan kepada Allah yg sudah kita bangun selama ini? Really?
Antara mau ttp lanjut join circle itu atau ga, itu pilihan kamu. Cmn kamu harus tahu bahwa konsekuensinya adalah siap untuk di benci dan di omongin setiap kali kamu izin sholat wkwk.
Semoga ada yg related.
@kataislamic | 631 |
| 12 | Kenapa Allah ga ngomong "kekayaan dan kemiskinan" tapi "kekayaan dan kecukupan." Artinya apa? Manusia itu kalau ga di kasih lebih sama Allah maka setidaknya dia pasti akan di cukupkan, ga mngkn sampai kurang.
Fakta sekarang knp bnyk keluarga yg mereka kekurangan ekonomi nya? Kata kecukupan yg di maksud Allah itu bkn sembarang kalimat. Itu adalah jaminan dari Allah, karena di dalam hukum yg Allah berikan ekonomi itu di atur distribusi nya, hak kepemilikannya secara sempurna. Sehingga konsekuensi nya adalah bahwa seluruh masyarakat di negeri itu akan terjamin kehidupannya. Impact nya ga ada kata kurang, yg ada adalah tercukupi.
Skrng perbandingannya justru ada yg kaya ada yang kurang. Kenapa? Karena sistem kapitalis memberikan konsekuensi sosial yang rapuh. Kesenjangan yang tinggi. Maka yg terjadi adalah kemiskinan struktural.
@kataislamic | 657 |
| 13 | Aku tahu bahwa masa muda itu adalah sebuah parade kesenangan yang memenuhi seluruh tubuh dan akal kita. Tapi tahukah kamu bahwa Allah sangat kagum jikalau masa muda itu di penuhi oleh ketaatan kepada Nya daripada perihal kesenangan dunia?
Semoga kalian termasuk golongan hamba yang juga di selamatkan Allah berkali-kali, di tengah² kesenangan dunia selalu merayu nafsu kita lagi dan lagi.
@kataislamic | 589 |
| 14 | Ketaatan + persatuan + kesabaran = menghasilkan kekuatan. Justru sebaliknya, jika umat muslim sudh mulai meninggalkan Allah dan Rasul-Nya, kemudian terlalu sibuk berselisih pendapat serta tidak ada rasa kesabaran terhadap keadaan mereka di dunia, maka kekuatan umat akan hilang. Itulah yg terjadi terhadap umat muslim saat ini.
@kataislamic | 752 |
| 15 | Seseorang pernh bertanya, "Bagaimana di dlm Islam memandang ttg kesetaraan gender itu?"
Allah berfirman,
إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ
“Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu.”
(QS. Al-Hujurat: 13)
Di dlm Islam kesetaraan gender itu tdk di ukur dari jenis kelamin nya, tapi dari seberapa baik ia menjalankan peran nya. Semisal perempuan, peran perempuan apa? Dia akn jdi seorang istri, mnjd seorang ibuk, berbakti kpd suami nya, menjaga kehormatannya, dnsbgy. Begitupun dgn laki², dia harus mnjd qawwam yg baik, menghormati istrinya, melindungi istrinya, memberikan nafkah fisik dan batin, dnsbgy.
Maka yg mnjdi perbandingan ttg siapa yg plng baik adlh ketika salah satunya ada yg tdk melaksanakan peran nya dgn baik. Selama dua²nya adlh seseorang yg menjalankan tanggung jawabnya dgn baik, sesuai fitrah peran nya maka baik laki² ataupun perempuan mereka setara di sisi Allah dan bukan karena alasan yg lainnya.
@kataislamic | 700 |
| 16 | Iqra', bukan hanya kata sederhana dari arti "bacalah". That is a very deep word, "lihatlah, fahami, renungkan, dan pikirkan Muhammad. Bagaimana menurut mu keadaan yg terjadi di sekitar mu sekarang?" Allaaah....
Wahyu pertama kita bukanlah perintah sholat, bukan juga puasa ataupun haji tapi melihat, memahami, merenungkan, dan berfikir untuk membentuk sebuah kesadaran penuh kepada manusia. Supaya merdeka pemikiran nya, supaya dengan akal yg Allah berikan manusia mampu jujur terhadap dirinya sendiri tentang sesuatu yang haq (benar) dan batil.
Dan di dunia yang sekarang manusia telah kehilangan makna dari kata 'iqra'. Rasulullah shallallahu a'laihi wasallam butuh berbulan-bulan untuk escape dari lingkungan beliau yang sangat luar biasa toxic nya di dalam gua hiro, baru setelah itu wahyu pertama muncul. Bagaimana kita bisa merenung kehidupan kita selama ini jika terus-menerus membaur dengan dunia, hati dan pikiran kita selalu di penuhi dengan urusan dunia?
@kataislamic | 718 |
| 17 | Iqra', bukan hanya kata sederhana dari arti "bacalah". That is a very deep word, "lihatlah, fahami, renungkan, dan pikirkan Muhammad. Bagaimana menurut mu keadaan yg terjadi di sekitar mu sekarang?" Allaaah....
Wahyu pertama kita bukanlah perintah sholat, bukan juga puasa ataupun haji tapi melihat, memahami, merenungkan, dan berfikir untuk membentuk sebuah kesadaran penuh kepada manusia. Supaya merdeka pemikiran nya, supaya dengan akal yg Allah berikan manusia mampu jujur terhadap dirinya sendiri tentang sesuatu yang haq (benar) dan batil.
Dan di dunia yang sekarang manusia telah kehilangan makna dari kata 'iqra'. Rasulullah shallallahu a'laihi wasallam butuh berbulan-bulan untuk escape dari lingkungan beliau yang sangat luar biasa toxic nya di dalam gua hiro, baru setelah itu wahyu pertama muncul. Bagaimana kita bisa merenung kehidupan kita selama ini jika terus-menerus membaur dengan dunia hati dan pikiran kita selalu di penuhi dengan urusan dunia?
@kataislamic | 1 |
| 18 | No text... | 603 |
| 19 | Asing nya umat muslim terhadap agama nya itu tidak ujug² langsung terjadi, seseorang has planned itu secara pelan². Di mulai dari mana? Yep, dari edukasi. Pembatasan ilmu pengetahuan ttg agama nya sendiri di setiap lembaga pendidikan. Dari sd-kuliah yg di bahas hanya masalah sholat, puasa, zakat, dan haji. Seolah² Islam hanya mengajarkan ttg itu² ajah. Ketika ada yg berupaya untuk speak up ttg masalah ekonomi dan hukum Islam mereka jdi ngerasa tabu, aneh, bahkan meragukan agama nya sendiri.
Para penjajah menanamkan sikap seperti ini di tengah² umat muslim itu sendiri butuh waktu yg lama. Maka mengembalikan pemahaman mereka ttg agama nya lebih dalam butuh waktu yg lama juga. Di mulai darimana? Dari edukasi.
@kataislamic | 643 |
| 20 | "karena memang, terkadang menyelesaikan ujian hidup itu ga selalu dengan cara terus di pikirkan tapi juga di serahkan."
Tawakal itu tujuannya untuk tenang, sedangkan keputusan dan langkah yang baik berasal dari pikiran yang tenang. Gimana masalahnya mau selesai kalau dia ajah ga bisa mikir dgn baik.
Mangkanya ayatnya itu,
وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ
"Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat."
[Q.S Al-Baqarah:45]
Sabar dulu (tenangkan dirimu), baru setelah itu sholat (berdoalah kepada Allah) supaya kamu bisa mendekap makna dari sholat itu dengan baik. Karena kalau ga sabar dulu, ga tenang terus ujug² sholat, setelah selesai dia ttp ga bisa mengambil hikmah nya. Masih tetap gelisah.
@kataislamic | 540 |
