en
Feedback
kata islamic 𓄷

kata islamic 𓄷

Open in Telegram

Assalamu'alaikum, selamat datang . . . ╭︿︿︿✩─────────── │Mau tanya-tanya? Chat bot ╰─⌲ @kataislamic2bot │Akun instagram kami ╰─⌲ kataislamicofficial ╰︿︿︿✩─────────── Apabila ada kesalahan bisa tegur kami ᕱ ‹ @kataislamic ⊹ `ִֶָ

Show more

📈 Analytical overview of Telegram channel kata islamic 𓄷

Channel kata islamic 𓄷 (@kataislamic) in the Indonesian language segment is an active participant. Currently, the community unites 10 442 subscribers, ranking 8 675 in the Religion & Spirituality category and 6 411 in the Indonesia region.

📊 Audience metrics and dynamics

Since its creation on невідомо, the project has demonstrated rapid growth, gathering an audience of 10 442 subscribers.

According to the latest data from 06 September, 2026, the channel demonstrates stable activity. Although there has been a change in the number of participants by -269 over the last 30 days and by -11 over the last 24 hours, overall reach remains high.

  • Verification status: Not verified
  • Engagement rate (ER): The average audience engagement rate is 5.04%. Within the first 24 hours after publication, content typically collects 0.99% reactions from the total number of subscribers.
  • Post reach: On average, each post receives 527 views. Within the first day, a publication typically gains 103 views.
  • Reactions and interaction: The audience actively supports content: the average number of reactions per post is 3.
  • Thematic interests: Content is focused on key topics such as manusia, ramadhan, dosa, doa, mari.

📝 Description and content policy

The author describes the resource as a platform for expressing subjective opinions:
Assalamu'alaikum, selamat datang . . . ╭︿︿︿✩─────────── │Mau tanya-tanya? Chat bot ╰─⌲ @kataislamic2bot │Akun instagram kami ╰─⌲ kataislamicofficial ╰︿︿︿✩─────────── Apabila ada kesalahan bisa tegur kami ᕱ ‹ @kataislamic ⊹ `ִֶָ

Thanks to the high frequency of updates (latest data received on 07 September, 2026), the channel maintains relevance and a high level of publication reach. Analytics show that the audience actively interacts with content, making it an important point of influence in the Religion & Spirituality category.

10 442
Subscribers
-1124 hours
-637 days
-26930 days
Attracting Subscribers
September '26
September '26
+3
in 0 channels
August '260
in 0 channels
Get PRO
July '260
in 0 channels
Get PRO
June '26
+4
in 0 channels
Get PRO
May '260
in 0 channels
Get PRO
April '26
+8
in 0 channels
Get PRO
March '260
in 0 channels
Get PRO
February '26
+3
in 0 channels
Get PRO
January '26
+4
in 0 channels
Get PRO
December '25
+4
in 0 channels
Get PRO
November '25
+5
in 0 channels
Get PRO
October '25
+3
in 0 channels
Get PRO
September '250
in 0 channels
Get PRO
August '250
in 0 channels
Get PRO
July '250
in 0 channels
Get PRO
June '250
in 0 channels
Get PRO
May '250
in 0 channels
Get PRO
April '25
+2
in 0 channels
Get PRO
March '250
in 0 channels
Get PRO
February '25
+3
in 0 channels
Get PRO
January '250
in 0 channels
Get PRO
December '24
+12
in 0 channels
Get PRO
November '24
+3
in 1 channels
Get PRO
October '24
+23
in 0 channels
Get PRO
September '24
+32
in 0 channels
Get PRO
August '24
+45
in 0 channels
Get PRO
July '24
+51
in 0 channels
Get PRO
June '24
+61
in 2 channels
Get PRO
May '24
+61
in 0 channels
Get PRO
April '24
+23
in 2 channels
Get PRO
March '24
+22
in 1 channels
Get PRO
February '24
+49
in 0 channels
Get PRO
January '24
+118
in 0 channels
Get PRO
December '23
+52
in 2 channels
Get PRO
November '23
+64
in 2 channels
Get PRO
October '23
+56
in 2 channels
Get PRO
September '23
+95
in 0 channels
Get PRO
August '23
+64
in 0 channels
Get PRO
July '23
+100
in 0 channels
Get PRO
June '23
+44
in 0 channels
Get PRO
May '23
+145
in 0 channels
Get PRO
April '23
+87
in 0 channels
Get PRO
March '23
+105
in 0 channels
Get PRO
February '23
+217
in 0 channels
Get PRO
January '23
+304
in 0 channels
Get PRO
December '22
+310
in 0 channels
Get PRO
November '22
+231
in 0 channels
Get PRO
October '22
+164
in 0 channels
Get PRO
September '22
+120
in 0 channels
Get PRO
August '22
+128
in 0 channels
Get PRO
July '22
+344
in 0 channels
Get PRO
June '22
+837
in 0 channels
Get PRO
May '22
+649
in 0 channels
Get PRO
April '22
+1 208
in 0 channels
Get PRO
March '22
+2 014
in 0 channels
Get PRO
February '22
+382
in 0 channels
Get PRO
January '22
+285
in 0 channels
Get PRO
December '21
+211
in 0 channels
Get PRO
November '21
+198
in 0 channels
Get PRO
October '21
+319
in 0 channels
Get PRO
September '21
+345
in 0 channels
Get PRO
August '21
+1 199
in 0 channels
Get PRO
July '21
+1 787
in 0 channels
Get PRO
June '21
+3 154
in 0 channels
Get PRO
May '21
+6 261
in 0 channels
Get PRO
April '21
+7 273
in 0 channels
Get PRO
March '21
+2 792
in 0 channels
Get PRO
February '21
+1 712
in 0 channels
Date
Subscriber Growth
Mentions
Channels
07 September0
06 September0
05 September0
04 September0
03 September+3
02 September0
01 September0
Channel Posts
#Korupsi di dalam prespektif Islam. Ketika kita melihat begitu banyak perbedaan antara manusia satu dgn manusia yang lainnya, ttg bagaimana cara mereka bersikap, berbicara, dan memilih sesuatu hal. Itu semua disebabkan karena setiap manusia punya pola pikir yg berbeda juga. Ini menandakan bahwa pola pikir adlh suatu hal yg paling utama, yg membentuk karakter dan sifat manusia. Sekrng kita mendengar begitu sering nya berita ttg korupsi di Indonesia, *brrti, ada sesuatu yg berbeda, yaitu pola pikir mereka. Antara org yang korupsi dgn org yg tdk korupsi.* Maka solusi yg paling dasar agar korupsi di Indonesia tidk terjadi adlh *pembentukan pola pikir.* Dan saya yakin, bukan hnya korupsi yg akan berkurang tapi juga kemaksiatan² yg lainnya. Karena org² yg zalim, org² yg mencuri, dan berbuat kerusakan kebanyakan adlh org² yg tidak terdidik secara pola pikir. Akhirnya dia dgn mudah melakukan hal² keburukan tanpa perlu memikirkan konsekuensi kedepannya. Apakah itu akan merugikan dirinya sendiri atau bahkan org lain. .... Yang kedua apa? *Amar makruf nahi mungkar.* Knp itu penting? Banykn bahwa suatu negara itu adlh sebuah kapal, kita sepakat bahwa kapal ini seharusnya di urus bersama. Ketika salah satu dari nakama memiliki tugas membersihkan air di dek bawah secara terus menerus, naik turun, ke atas-bawah, suatu saat dia akan merasa futur dan berpotensi melubangi kapal. Jika tidak ada org yg mengingatkan bahwa ketika kamu melubangi kapal maka kami semua jg akn ikut mati, lalu merasa bahwa, *"yudh itu urusan dia"* maka yg terjadi adlh kecelakaan besar. Begitupun dgn suatu wilayah/negara. Pengawasan itu sngt perlu. Tapi skrng yg terjadi justru malah sebaliknya. Org² yg di berikan amanah ini tdk ada yg mengawasi, justru mlh berteman dan saling punya bukti kejahatannya masing² untk saling cepu. Di zaman Umar bin Khattab para pejabat itu di awasi dngn ketat, statistika pendapatan mereka, aktivitas mereka. Apakah ada penyalahgunaan kekuasaan, gratifikasi, dnsbgy. Nah, maka amar makruf nahi mungkar atau pengawasan itu juga penting. Setelah semua itu tdk juga ada perubahan, *maka hukum syari'at yg bersifat memaksa dan memberikan efek jera harus di tegakkan tanpa memandang status sosial.* @kataislamic

2
Keburukan dan kebaikan itu sama² punya yg namanya pola. Jadi, jangan takut menjadi buruk selama kamu tidak melakukan pola² keburukan. @kataislamic
132
3
Einstein berkata bahwa waktu itu tidaklah mutlak, bisa di manipulasi. Bisa di perlambat ataupun di percepat, karena yg mutlak hanyalah kecepatan cahaya yg selalu konstan bergerak 300.000km/detik. Sehingga masa lalu, masa kini, dan masa depan itu adalah fana. Ada hal yg tidak pernah di temukan di dalam sains, yaitu pesan ekstrinsik di dalam bahsa sastra, Einstein. Dan hikmah di dalam ilmu sosial. Semua berjalan itu selalu bersama hikmah nya. Ada hikmahnya knp manusia di berikan kemampuan bergerak sesuai dgn porsi kecepatan nya sekrng. Sehingga manusia bisa punya yg namanya masa lalu untuk di pelajari, masa kini untuk di syukuri, dan masa depan untuk di persiapkan. رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا ... “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia." (Q.S Ali-Imran : 191) @kataislamic
208
4
Kalau kita menjadikan pernikahan itu adlh tujuan maka setelah menikah hidupnya cmn akn selesai di situ ajh. Bayangin kmu adalah seorang kurir paket, tujuannya adlh mengantarkan paket hingga sampai ke alamat pembeli. Org yg menjadikan pernikahan sbg tujuannya sama seperti seorang kurir yg achievement award nya hanya ketika ia menaruh paket ke dlm mobil nya. Setelah selesai dia akan merasa puas, setelah puas? Dia g tahu mau ngapain. Makanya pernikahan itu adalah perantara, sama seperti uang. Pernikahan hanya jalan atau salah satu dr banyak nya kendaraan untuk mencapai tujuan. Tujuan nya apa? Ridho Allah. Kalau kmu misal mau sampai ke ridho Allah dgn cara ga menikah? Yah boleh² ajh. @kataislamic
250
5
No text...
255
6
No text...
234
7
Fyi, maksud konteks kata, "hijab kmrn..." Pada penjelasan di atas adalah ini, hehe. Ih, seru lgi buat di diskusikan. Konteks
Fyi, maksud konteks kata, "hijab kmrn..." Pada penjelasan di atas adalah ini, hehe. Ih, seru lgi buat di diskusikan. Konteks nya di sini, 1. Be a good 2. Muslim women 3. The hijab Kalau kita bicara ttg be a good secara general definisi nya terlalu banyak. Juga kn setiap manusia bassic nya emng di tuntut harus baik. Jadi ga ada kaitannya dgn hijab. Makanya ketika kita melihat ada org non muslim ga berhijab suka bantu org, itu bassic dia sbg "good human being". Kalau ada org yg ydh berhijab tapi suka, mohon maaf, mencuri. Brrti secara bassic manusia emng ga baik ajh dia. Tapi karena konteks nya adlh *muslimah dan hijab* maka statement di atas bener. Sebab definisi nya jadi lebih spesifik lagi. A good muslim woomen wears the hijab, itu benar. Karena seorang muslimah yang baik adalah ketika ia taat kpd Allah. Yaitu dgn memakai hijab. @kataislamic
277
8
"Kalau sholat itu bisa membuat manusia jadi baik knp ada org yg sholat tapi kok zalim?" Sama kayak konsep hijab kmrn, hijab itu adlh konsekuensi dari seorang muslim yg baik, maka sholat juga sama. Muslim yg baik dia akn sholat. Jadi hijab dan sholat itu adalah dampak. Dia muslim baik–dia akan melaksanakan sholat. Tarulah setelah itu dia korupsi meskipun keliatan nya rajin sholat dan bergelar haji. Karena sholat itu dampak maka secara general jadi banyak. Dampak dari kepentingan bisa, dia mau kampanye misal, mau terlihat baik di mata publik terus dia sholat. Kan bisa jadi? Karena seringnya kita melihat, "oh, ada org bawa payung pasti hujan" padahal belum tentu juga. Kalau dulu standar di zaman Rasulullah org² yg sholat otomatis bisa terjaga perilakunya itu krna faktornya bnyk. Yg perlu di ingat bahwa masalah itu ga bisa di selesaikan hanya dgn sholat karena koruptor juga sholat. Pelaksanaan hukum Islam juga harus bermain untuk mencegah dan menertibkan. @kataislamic
223
9
Toleransi itu adalah ketika seseorang punya yg namanya prinsip, baru dia bisa bertoleransi. Prinsip itu seperti paku yang ter
Toleransi itu adalah ketika seseorang punya yg namanya prinsip, baru dia bisa bertoleransi. Prinsip itu seperti paku yang tertancap di dalam tanah, sedangkan tindakan toleransi adalah batas kemampuan elastisitas antara paku dan karet apabila ia di tarik. Org yg selalu setuju dgn keinginan org lain sebenarnya bukan org yg sedang bertoleransi, tapi orang yg ga punya prinsip. Jadi apapun yg org lain katakan dia ingikut terus. Kayak paku yg ga di tancapkan ke tanah, terus ketika karet yg menempel di paku itu di tarik pakunya jadi ikut jalan kemana². @kataislamic
302
10
No text...
459
11
"Gmn yh Sau mau minta izin sholat ke temen?" To be honest gys, kamu ga perlu persetujuan dari siapapun untuk sebuah prinsip a
"Gmn yh Sau mau minta izin sholat ke temen?" To be honest gys, kamu ga perlu persetujuan dari siapapun untuk sebuah prinsip agama yg kamu yakini adalah benar, kecuali Allah. Bagaimana respon orang, itu kan di luar daripada kontrol kita, so yaudah. Toh setiap org juga punya hak untuk merespon sesuatu dgn cara mereka masing². Mngkn respon mereka ketika melihat tiba² kmu sholat di tengah waktu nongkrong adalah sesuatu yg mereka benci? Yah kita bisa apa? Tapi apakah dgn itu akan mempengaruhi ketaatan kepada Allah yg sudah kita bangun selama ini? Really? Antara mau ttp lanjut join circle itu atau ga, itu pilihan kamu. Cmn kamu harus tahu bahwa konsekuensinya adalah siap untuk di benci dan di omongin setiap kali kamu izin sholat wkwk. Semoga ada yg related. @kataislamic
633
12
Kenapa Allah ga ngomong "kekayaan dan kemiskinan" tapi "kekayaan dan kecukupan." Artinya apa? Manusia itu kalau ga di kasih l
Kenapa Allah ga ngomong "kekayaan dan kemiskinan" tapi "kekayaan dan kecukupan." Artinya apa? Manusia itu kalau ga di kasih lebih sama Allah maka setidaknya dia pasti akan di cukupkan, ga mngkn sampai kurang. Fakta sekarang knp bnyk keluarga yg mereka kekurangan ekonomi nya? Kata kecukupan yg di maksud Allah itu bkn sembarang kalimat. Itu adalah jaminan dari Allah, karena di dalam hukum yg Allah berikan ekonomi itu di atur distribusi nya, hak kepemilikannya secara sempurna. Sehingga konsekuensi nya adalah bahwa seluruh masyarakat di negeri itu akan terjamin kehidupannya. Impact nya ga ada kata kurang, yg ada adalah tercukupi. Skrng perbandingannya justru ada yg kaya ada yang kurang. Kenapa? Karena sistem kapitalis memberikan konsekuensi sosial yang rapuh. Kesenjangan yang tinggi. Maka yg terjadi adalah kemiskinan struktural. @kataislamic
659
13
Aku tahu bahwa masa muda itu adalah sebuah parade kesenangan yang memenuhi seluruh tubuh dan akal kita. Tapi tahukah kamu bahwa Allah sangat kagum jikalau masa muda itu di penuhi oleh ketaatan kepada Nya daripada perihal kesenangan dunia? Semoga kalian termasuk golongan hamba yang juga di selamatkan Allah berkali-kali, di tengah² kesenangan dunia selalu merayu nafsu kita lagi dan lagi. @kataislamic
591
14
Ketaatan + persatuan + kesabaran = menghasilkan kekuatan. Justru sebaliknya, jika umat muslim sudh mulai meninggalkan Allah d
Ketaatan + persatuan + kesabaran = menghasilkan kekuatan. Justru sebaliknya, jika umat muslim sudh mulai meninggalkan Allah dan Rasul-Nya, kemudian terlalu sibuk berselisih pendapat serta tidak ada rasa kesabaran terhadap keadaan mereka di dunia, maka kekuatan umat akan hilang. Itulah yg terjadi terhadap umat muslim saat ini. @kataislamic
756
15
Seseorang pernh bertanya, "Bagaimana di dlm Islam memandang ttg kesetaraan gender itu?" Allah berfirman, إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ “Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu.” (QS. Al-Hujurat: 13) Di dlm Islam kesetaraan gender itu tdk di ukur dari jenis kelamin nya, tapi dari seberapa baik ia menjalankan peran nya. Semisal perempuan, peran perempuan apa? Dia akn jdi seorang istri, mnjd seorang ibuk, berbakti kpd suami nya, menjaga kehormatannya, dnsbgy. Begitupun dgn laki², dia harus mnjd qawwam yg baik, menghormati istrinya, melindungi istrinya, memberikan nafkah fisik dan batin, dnsbgy. Maka yg mnjdi perbandingan ttg siapa yg plng baik adlh ketika salah satunya ada yg tdk melaksanakan peran nya dgn baik. Selama dua²nya adlh seseorang yg menjalankan tanggung jawabnya dgn baik, sesuai fitrah peran nya maka baik laki² ataupun perempuan mereka setara di sisi Allah dan bukan karena alasan yg lainnya. @kataislamic
704
16
Iqra', bukan hanya kata sederhana dari arti "bacalah". That is a very deep word, "lihatlah, fahami, renungkan, dan pikirkan Muhammad. Bagaimana menurut mu keadaan yg terjadi di sekitar mu sekarang?" Allaaah.... Wahyu pertama kita bukanlah perintah sholat, bukan juga puasa ataupun haji tapi melihat, memahami, merenungkan, dan berfikir untuk membentuk sebuah kesadaran penuh kepada manusia. Supaya merdeka pemikiran nya, supaya dengan akal yg Allah berikan manusia mampu jujur terhadap dirinya sendiri tentang sesuatu yang haq (benar) dan batil. Dan di dunia yang sekarang manusia telah kehilangan makna dari kata 'iqra'. Rasulullah shallallahu a'laihi wasallam butuh berbulan-bulan untuk escape dari lingkungan beliau yang sangat luar biasa toxic nya di dalam gua hiro, baru setelah itu wahyu pertama muncul. Bagaimana kita bisa merenung kehidupan kita selama ini jika terus-menerus membaur dengan dunia, hati dan pikiran kita selalu di penuhi dengan urusan dunia? @kataislamic
718
17
Iqra', bukan hanya kata sederhana dari arti "bacalah". That is a very deep word, "lihatlah, fahami, renungkan, dan pikirkan Muhammad. Bagaimana menurut mu keadaan yg terjadi di sekitar mu sekarang?" Allaaah.... Wahyu pertama kita bukanlah perintah sholat, bukan juga puasa ataupun haji tapi melihat, memahami, merenungkan, dan berfikir untuk membentuk sebuah kesadaran penuh kepada manusia. Supaya merdeka pemikiran nya, supaya dengan akal yg Allah berikan manusia mampu jujur terhadap dirinya sendiri tentang sesuatu yang haq (benar) dan batil. Dan di dunia yang sekarang manusia telah kehilangan makna dari kata 'iqra'. Rasulullah shallallahu a'laihi wasallam butuh berbulan-bulan untuk escape dari lingkungan beliau yang sangat luar biasa toxic nya di dalam gua hiro, baru setelah itu wahyu pertama muncul. Bagaimana kita bisa merenung kehidupan kita selama ini jika terus-menerus membaur dengan dunia hati dan pikiran kita selalu di penuhi dengan urusan dunia? @kataislamic
1
18
No text...
603
19
Asing nya umat muslim terhadap agama nya itu tidak ujug² langsung terjadi, seseorang has planned itu secara pelan². Di mulai
Asing nya umat muslim terhadap agama nya itu tidak ujug² langsung terjadi, seseorang has planned itu secara pelan². Di mulai dari mana? Yep, dari edukasi. Pembatasan ilmu pengetahuan ttg agama nya sendiri di setiap lembaga pendidikan. Dari sd-kuliah yg di bahas hanya masalah sholat, puasa, zakat, dan haji. Seolah² Islam hanya mengajarkan ttg itu² ajah. Ketika ada yg berupaya untuk speak up ttg masalah ekonomi dan hukum Islam mereka jdi ngerasa tabu, aneh, bahkan meragukan agama nya sendiri. Para penjajah menanamkan sikap seperti ini di tengah² umat muslim itu sendiri butuh waktu yg lama. Maka mengembalikan pemahaman mereka ttg agama nya lebih dalam butuh waktu yg lama juga. Di mulai darimana? Dari edukasi. @kataislamic
643
20
"karena memang, terkadang menyelesaikan ujian hidup itu ga selalu dengan cara terus di pikirkan tapi juga di serahkan." Tawakal itu tujuannya untuk tenang, sedangkan keputusan dan langkah yang baik berasal dari pikiran yang tenang. Gimana masalahnya mau selesai kalau dia ajah ga bisa mikir dgn baik. Mangkanya ayatnya itu, وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ "Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat." [Q.S Al-Baqarah:45] Sabar dulu (tenangkan dirimu), baru setelah itu sholat (berdoalah kepada Allah) supaya kamu bisa mendekap makna dari sholat itu dengan baik. Karena kalau ga sabar dulu, ga tenang terus ujug² sholat, setelah selesai dia ttp ga bisa mengambil hikmah nya. Masih tetap gelisah. @kataislamic
540