🔐🏡 مفتاح دار السعادة
Open in Telegram
أهلا وسهلا بك Pembimbing & Penasihat: Al-Ustadz Abu Abdillah Achmad Syarifudin Al Jakarty Hafizhahullah Mukim di Lampung. Melalui: Ummu Abdillah Al-Hamdan Aisyah Hafizhahallah
Show more3 753
Subscribers
-424 hours
+107 days
-1830 days
Posts Archive
3 753
🤲 Do'a memohon kebaikan hidup di dunia dan akhirat
” رَبَّنَا آتِنَا في الدُّنيَا حَسَنَةً وفي الأخِرَةِ حَسَنَةً وقِنَا عَذَابَ النَّارِ “
"Wahai Robb kami. Berikanlah kami kebaikan (hidup) di dunia dan kebaikan (hidup) di akhirat, serta jauhkanlah kami dari azab neraka."
[📖 Q.s Al-baqoroh ayat 201]
=======
Sumber:
⏩ https://t.me/thullabmadasta/58
Turut publikasi:
🌐http://t.me/MiftahDaarSaadah | @MiftahDaarSaadah
▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️
3 753
• MINTALAH KEBAIKAN DUNIA AKHIRAT DAN BERLINDUNG DARI AZAB NERAKA
➖➖➖➖➖➖➖
🌐 Turut publikasi:
http://t.me/MiftahDaarSaadah | @MiftahDaarSaadah
3 753
Doa-Doa di Senja Jum'at: Dari Gelapnya Pandangan Hingga Terangnya Persahabatan
📮Zakariyā bin ‘Adi mengisahkan:
كان الصلت بن بسطام التميمي يجلس في حلقة أبي جناب يدعون بعد العصر يوم الجمعة قال فجلسوا يوما يدعون وكان قد نزل الماء في عينيه فذهب بصره فدعوا وذكروا بصه في دعائهم فلما كان قبل غروب الشمس عطس عطسة فإذا هو يبصر بعينيه وإذا قد رد الله عليه بصره🍃Ash-Shalt bin Bisthām At-Tamīmi biasa duduk di majelis Abu Janāb, di mana mereka biasa berdoa setelah Ashar pda hari Jum’at. 🌤️Suatu hari, mereka duduk berdoa, sementara (Ash-Shalt) saat itu sedang mengalami sakit mata yg parah (semacam katarak) hingga penglihatannya hilang. ✨Mereka pun berdoa dan menyebut namanya dalam doa mereka. Ketika matahari hampir terbenam, tiba-tiba ia bersin sekali—dan seketika itu juga, penglihatannya pulih! Allah telah mengembalikan penglihatannya. 📚 Tārīkh Dimasyq li Ibni Asākir, 64/140 ======= Sumber: ⏩ https://t.me/rihlahthalabah/699 Turut publikasi: 🌐http://t.me/MiftahDaarSaadah | @MiftahDaarSaadah ▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️
3 753
🌅 WAKTU MUSTAJAB PADA HARI JUM'AT
➖➖➖➖➖➖➖
🌐 Turut publikasi:
http://t.me/MiftahDaarSaadah | @MiftahDaarSaadah
3 753
YUK BACA AL-KAHFI PADA HARI JUMA'T
➖➖➖➖➖➖➖
🌐 Turut publikasi:
http://t.me/MiftahDaarSaadah | @MiftahDaarSaadah
3 753
▫️▫️▫️
🪶💭 AMALAN-AMALAN YANG DIANJURKAN DI HARI JUMAT
-------
Di samping shalat Jum’at dan seluruh rangkaian ibadah yang menyertainya, ada beberapa amalan yang disyariatkan untuk dikerjakan pada hari Jum’at, diantaranya :
1. Memperbanyak shalawat atas Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam.
Hal ini berlandaskan hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam,
إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَأَكْثِرُوْاعَلَيَّ مِنَ الصَّ ةَالِ فِيْهِ فَإِنَّ صَ تَكُمْ مَعْرُوْضَةٌ عَلَيَّ
“Sesungguhnya diantara hari-hari kalian yang paling mulia adalah hari Jum’at. Karena itu, perbanyaklah bershalawat kepadaku pada hari itu karena shalawat kalian akan ditampakkan kepadaku.” (HR. Abu Dawud dalam as-Sunan no. 1528 dari Aus bin Aus radhiyallahu ‘anhu. An-Nawawi rahimahullah dalam Riyadhus Shalihin menyatakannya sahih)
2. Membaca surat al-Kahfi pada malam Jum’at dan siang harinya
Landasannya adalah atsar Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata,
مَنْ قَرَأَ سُوْرَةَ الْكَهْفِ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَلَهُ مِنَ النُّوْرِ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيْقِ
“Barangsiapa membaca surat al-Kahfi pada hari Jum’at, akan bersinar baginya cahaya antara dirinya dan Baitul Haram.” (Riwayatal-Baihaqi dalam asy-Syu’ab dan dinyatakan sahih oleh al-‘Allamah al-Albani dalam Shahih al-Jami’)
Atsar tersebut juga datang dengan lafadz yang lain, “Barang siapa membaca surat al-Kahfi pada hari Jum’at maka akan bersinar baginya cahaya antara dua Jum’at.” (Riwayat an-Nasai dalam Alyaum Wallailah, dan asy-Syaikh al-Albani menyatakan sahih dalam Shahih at-Targhib no. 735)
Adapun hadits yang menyebutkan, “Barang siapa membaca (surat) Yasin pada suatu malam, ia berada di pagi hari dalam keadaan telah diampuni. Barang siapa membaca (surat) ad-Dukhan pada malam Jum’at, ia berada di pagi hari dalam keadaan telah diampuni,” adalah hadits palsu. Hadits ini diriwayatkan oleh Ibnul Jauzi rahimahullah dalam al-Maudhu’at. Ibnul Jauzi rahimahullah berkata, "Ad-Daruquthni berkata, ‘Muhammad bin Zakaria (perawi hadits ini) memalsukan hadits’.” (Lihat kitab Ahaditsul Jumu’ah hlm. 131)
3. Disunnahkan membaca surat as-Sajdah dan ad-Dahr (al-Insan) pada shalat subuh di hari Jum’at
Hal ini berlandaskan hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam membaca pada shalat subuh di hari Jum’at آلم تنزيل (surat as-Sajdah) dan هل أتى على الإنسان (surat ad-Dahr). (Shahih al-Bukhari no. 891)
Disebutkan bahwa hikmah disyariatkannya membaca dua surat ini karena keduanya mengandung isyarat tentang penciptaan Adam yang terjadi pada hari Jum’at dan adanya isyarat tentang kondisi hari kiamat yang akan terjadi pada hari Jum’at. (lihat Fathul Bari 2/379)
=======
Sumber:
⏩ https://t.me/salafybaturaja/9931
Turut publikasi:
🌐 http://t.me/MiftahDaarSaadah | @MiftahDaarSaadah
▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️
3 753
🕌 SUNNAH-SUNNAH PADA HARI JUMAT
➖➖➖➖➖➖➖
🌐 Publikasi:
http://t.me/MiftahDaarSaadah | @MiftahDaarSaadah
3 753
KHAWATIRNYA SEORANG MUSLIM
➖➖➖➖➖➖➖
🌐 Turut publikasi:
http://t.me/MiftahDaarSaadah | @MiftahDaarSaadah
3 753
Surat Rindu untuk Kedekatan Dulu
📮 Ibnu Rajab rahimahullah berkata:
يا من كان له قلب فانقلب، يا من كان له وقت مع الله فذهب؛ قيام السّحر يستوحش لك، صيام النّهار يسائل عنك، ليالي الوصال تعاتبك على الهجر.🍃 Wahai orang yang dahulu memiliki hati, namun kini telah berbalik. Wahai orang yang dahulu mempunyai waktu khusus bersama Allah, namun waktu itu telah berlalu. 💦 Shalat malam pada waktu sahur merasa kesepian tanpamu. Puasa pada siang hari menanyakan kabarmu. Malam-malam penuh kedekatan dengan Allah menegurmu karena engkau telah meninggalkannya. 📚 Lathā’if al-Ma‘ārif, hlm. 89. ======= Sumber: ⏩ https://t.me/rihlahthalabah/1067 Turut publikasi: 🌐http://t.me/MiftahDaarSaadah | @MiftahDaarSaadah ▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️
3 753
MESKI SELURUH AIR SEMESTA MEMBASAHI, TAKKAN MAMPU MENSUCIKAN PENDOSA INI 🔥
➖➖➖➖➖➖➖
🌐 Turut publikasi:
http://t.me/MiftahDaarSaadah | @MiftahDaarSaadah
3 753
WAHAI ORANG TUA, JAGALAH LISANMU DARI MENDOAKAN KEJELEKAN UNTUK ANAK-ANAKMU 🌿
➖➖➖➖➖➖➖
🌐 Turut publikasi:
http://t.me/MiftahDaarSaadah | @MiftahDaarSaadah
3 753
Berbaur Tanpa Terikat
📮Al-Hasan bin Manshur rahimahullah berkata:
رُبَّ مُعْتَزِلٍ لِلدُّنْيَا بِبَدَنِه، مُخَالِطِهَا بِقَلْبِهِ، وَرُبَّ مُخَالِطٍ لَهَا بِبَدَنِه، مُفَارِقِهَا بِقَلْبِهِ، وَهُوَ أَكْيَسُهُمَا.Ada orang yang menarik diri dari dunia dengan fisiknya, namun hatinya justru larut di dalamnya. Dan ada orang yang fisiknya berbaur dengan dunia, namun hatinya benar-benar telah berpisah meninggalkannya. Dan tipe yang kedua inilah yang paling cerdas di antara keduanya. —Siyar A'lam an-Nubala – Syamsuddin Adz-Dzahabi (Jilid 11, Halaman 384) ======= Sumber: ⏩ https://t.me/salafy_enrekang/1122 Turut publikasi: 🌐http://t.me/MiftahDaarSaadah | @MiftahDaarSaadah ▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️
3 753
....
Setelah ditelusuri lebih dalam, fitnah yang menimpa sebagian syabab —selain mereka yang mengalami futur, awam— secara umum dapat dibagi menjadi tiga keadaan.
Pertama, mereka yang secara terang-terangan menyeberang dan "melompati pagar", lalu bergabung dengan Hizbiyyin Turotsiyyin. Kelompok ini sudah jelas sikap dan arahnya.
Kedua, mereka yang secara tegas menyatakan penentangan terhadap Hizbiyyin. Namun, mereka memiliki cara pandang sendiri yang cenderung lebih moderat dan merasa lebih unggul daripada para Asatidzah yang telah lebih dahulu berkiprah dan berjasa dalam dunia dakwah. Karena itu, perbedaan antara kelompok pertama dan kelompok kedua sangat tipis. Namun, pada kondisi tertentu, terkadang keduanya bertemu dalam satu kondisi.
Ketiga, mereka yang menolak kedua bentuk di atas. Hanya saja, mereka masih menyimpan luka batin terhadap beberapa orang, bukan semuanya, mungkin hanya satu atau dua orang saja. Kelompok ketiga ini, insyaallah, masih lebih diharapkan kesembuhannya dan umumnya lebih mudah didudukkan permasalahannya.
Inilah di antara problem yang kita hadapi dalam lima tahun terakhir. Semoga Allah Ta'ala memperbaiki keadaan kita semua serta memberikan taufik untuk tetap istiqamah di atas kebenaran.
=======
Sumber:
⏩ https://t.me/abuhazim_faris/3340
Turut publikasi:
🌐http://t.me/MiftahDaarSaadah | @MiftahDaarSaadah
▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️
3 753
▪️ ••┈┈✺ ﷽ ✺┈┈•• ▪️
SAAT LANGKAH PULANG, AIR MATA PUN BERLINANG
•••
Selepas Al-Ustadz Qomar Suaidi, Lc –hafizhahullah wa waffaqah– selesai menyampaikan materinya pada penghujung rangkaian Daurah Pantura 1448 H, suasana di dalam masjid mulai riuh. Sebagian jemaah tampak bergegas merapikan barang dan beranjak keluar, bersiap menempuh perjalanan pulang menuju daerah masing-masing.
Di tengah hilir mudik dan derap langkah kaki tersebut, Al-Ustadz Abu Nabil At-Tuwasza –hafizhahullah wa waffaqah– selaku moderator mengambil mikrofon untuk memandu penutupan rangkaian Daurah Pantura 1448 H. Suara beliau menggema, mengalirkan untaian kalimat yang seketika mencuri perhatian dan menggetarkan jiwa:
“Kini tibalah saatnya kita berpisah, namun semoga yang berakhir hanyalah pertemuan kita, bukan hidayah yang Allah titipkan di dalam dada. Biarlah kaki melangkah pulang ke rumah masing-masing tetapi jangan biarkan hati berpulang dari jalan Allah,...” Kalimat itu tiba-tiba menggantung di udara. Beliau terdiam, tenggorokannya tercekat. Di antara sayup-sayup kegaduhan jemaah yang hendak pulang, terdengar helaan napas yang berat—beliau tak lagi kuasa menahan buncahan tangis yang membendung di dada. Keheningan mendadak merayap di sekitar meja taklim, membuat jemaah yang masih bertahan di dekat beliau ikut larut dalam rasa haru yang menjalar. Sambil berjuang keras menyeka air mata perpisahan yang perlahan tumpah, beliau kembali melanjutkan. Suaranya kini terdengar bergetar hebat, berat, memecah kesibukan siang itu dengan ketulusan yang mendalam:
“Jika selama hari-hari ini ada air mata yang jatuh karena takut kepada Allah, jangan biarkan ia mengering tanpa bekas. Jagalah agar ia menjadi saksi di hadapan Rabb semesta alam. Jika di sini lahir tekad untuk berubah, jangan biarkan ia padam diterpa kesibukan dunia. Sebab, hidayah adalah nikmat yang paling mahal, dan istiqamah adalah karunia yang paling sulit dipertahankan.”Kalimat terakhir itu ditutup dengan isak yang coba diredam, namun getarannya telanjur menembus relung hati siapa saja yang mendengar. Kata-kata dari meja taklim itu bukan lagi sekadar formalitas penutupan acara, melainkan cambuk sekaligus pelukan hangat yang menahan langkah-langkah kaki yang hendak pergi. Masjid yang semula terdengar riuh oleh derap persiapan pulang, mendadak diselimuti rasa takzim yang pekat. Beberapa jemaah tampak menyeka sudut mata mereka yang basah, menyadari bahwa kepulangan kali ini membawa pundak yang lebih berat—pundak yang memikul amanah besar bernama istikamah. Daurah telah usai, lembaran catatan mungkin telah ditutup, namun tangis perpisahan siang itu akan terus bergema di dalam dada, mengingatkan kami untuk tidak membiarkan hati ini berpulang dari jalan-Nya. ✍🏻 Admin @CatatanThuwailib ======= Sumber: ⏩ https://t.me/CatatanThuwailib/2456 Turut publikasi: 🌐http://t.me/MiftahDaarSaadah | @MiftahDaarSaadah ▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️
3 753
MENGAPA SULIT UNTUK ISTIQAMAHBanyak orang ingin berubah menjadi lebih baik, tetapi tetap berada di lingkungan yang dahulu menjadi sebab jatuhnya mereka ke dalam kesalahan. Salah satu sebab seseorang sulit istiqamah bukan karena ia tidak ingin berubah, tetapi karena ia masih berada di sekitar hal-hal yang dahulu sering menyeretnya kepada dosa. 📮 Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Bāz rahimahullah berkata¹: وَمِنْ أَسْبَابِ التَّوْبَةِ أَيْضًا وَالِاسْتِقَامَةِ عَلَيْهَا صُحْبَةُ الْأَخْيَارِ وَالتَّأَسِّي بِهِمْ فِي أَعْمَالِهِمُ الصَّالِحَةِ وَالْبُعْدُ عَنْ صُحْبَةِ الْأَشْرَارِ "Di antara sebab yang membantu seseorang untuk bertaubat dan tetap istiqamah di atas taubatnya adalah bersahabat dengan orang-orang baik, meneladani amal-amal shalih mereka, dan menjauh dari pergaulan orang-orang buruk." Perkataan ini menunjukkan bahwa taubat tidak cukup hanya dengan penyesalan, tetapi juga membutuhkan sebab-sebab yang membantu seseorang tetap bertahan di atasnya. 🔐 Dan di antara sebab terbesar itu adalah lingkungan yang baik; teman yang mengingatkan, mencontohkan kebaikan, dan menjaga seseorang dari kembali kepada dosa. Seseorang yang berada di tengah orang-orang shalih akan lebih mudah melihat kebaikan, terdorong untuk menirunya, dan lebih kuat menjaga dirinya. Sebaliknya, lingkungan yang buruk sering menjadi pintu yang menghidupkan kembali kebiasaan lama yang pernah ditinggalkan. 🌿 Seseorang yang ingin menjaga taubatnya harus berani menilai siapa yang layak menemaninya dalam sisa perjalanan hidupnya. Karena tidak semua teman membawa seseorang lebih dekat kepada Allah. Sebagian justru perlahan menariknya kembali kepada jalan yang dulu telah ia tinggalkan. Menjaga taubat bukan hanya tentang meninggalkan dosa, tetapi juga meninggalkan jalan yang bisa mengantarkan kembali kepadanya. Sebab dosa sering kali tidak datang sendiri, tetapi kembali melalui pintu-pintu lama yang masih dibiarkan terbuka.
📚
Catatan Referensi: ¹ Ibnu Bāz, ‘Abdul ‘Azīz bin ‘Abdillāh (w. 1420 H). Kutub ad-Da‘wah (al-Fatāwā). 1/252. ======= Sumber: ⏩ https://t.me/Salafy_Raja_Ampat/2166 Turut publikasi: 🌐http://t.me/MiftahDaarSaadah | @MiftahDaarSaadah ▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️
3 753
MENGAPA ANDA TIDAK BELAJAR ❓
➖➖➖➖➖➖➖
🌐 Turut publikasi:
http://t.me/MiftahDaarSaadah | @MiftahDaarSaadah
3 753
🗓 𝗞𝗔𝗟𝗘𝗡𝗗𝗘𝗥 𝗛𝗜𝗝𝗥𝗜𝗬𝗔𝗛
➖➖➖➖➖➖➖
🌐 Turut publikasi:
http://t.me/MiftahDaarSaadah | @MiftahDaarSaadah
