✎﹏ᵀᴬᴿᵀᴱᴱᴸ ᴸᴬᴮ
Kanalga Telegram’da o‘tish
بسم الله الرمن الرحيم مرحبا بطالب العلم “Welcome to seeker of knowledge.” 🔰تدربيات على مخارج الحروف العربية🔰 نفعنا الله وإياكم بما نشرناه🌹 ✎﹏ᵀᴬᴿᵀᴱᴱᴸ ᴸᴬᴮ
Ko'proq ko'rsatish2 041
Obunachilar
-124 soatlar
+287 kunlar
+16230 kunlar
Postlar arxiv
2 041
Bismillah..
Memori Auditori Sebagai Jalan Menuju Ketelitian dan Penguasaan Membaca Quran
Memori auditori (pendengaran) merupakan elemen utama yang memungkinkan seseorang mencapai tilawah Al-Qur’an yang benar dan akurat. Ia bukan sekadar proses menyimpan suara, melainkan berfungsi sebagai kompas yang membimbing seseorang dalam melafalkan huruf, sifat, mad (panjangan), ghunnah, dan tempo bacaan dengan presisi dari hasil bertalaqi dengan guru yang mutqin dan juga dari seringnya mendengarkan rekaman murothal dengan sura yang fasih.Memori auditori bekerja seperti guru yang diam namun sangat teliti, tidak melewatkan satu detail pun. Setiap kali seseorang mendengarkan tilawah yang benar, bacaan Quran yang benar suara-suara itu tertanam kuat dalam ingatannya, sehingga ia mampu mereproduksi bacaan tersebut dengan tingkat ketepatan yang tinggi. Seiring waktu, memori auditori menjadi alat yang sangat penting, bukan hanya membantu dalam membaca Al-Qur’an dengan mahir, tetapi juga meningkatkan kemampuan tafsir dan perenungan pribadi terhadap makna ayat-ayat suci. Latihan yang terus-menerus dengan mendengarkan dan mengulang melalui seorang guru yang mutqin adalah cara terbaik untuk mengasah memori auditori. Tidak bisa sembarangan karena jika kita belajar sendiri kita tidak tau apakah bacaan tersebut sudah tepat atau belum bukankah telah engkau perhatikan bahwa kitab tajwid ada di hadapanmu dan ia tidak bisa memperbaiki kesalahanmu saat engkau membaca Al-Quran dengan keliru? Siapa yang dapat memperbaikinya? Tentu saja guru yang mutqin yang berilmu. Sangatlah penting untuk terus istiqomah dalam bertalaqi pada seorang guru hal tersebut memperkuat kemampuan melafalkan Al-Qur’an dengan baik dan membangun rasa percaya diri dalam membaca juga mempertajam memori auditori. Pada akhirnya hal tersebut akan sangat bermanfaat sebagai jembatan untuk memahami makna yang lebih dalam dan membina hubungan spiritual yang lebih erat dengan kalamullah, menjadikan seseorang semakin dekat dengan kandungan Al-Qur’an. Melalui latihan dan pengalaman memori auditori akan menjadi penuntunmu, membimbing seseorang dalam perjalanan Al-Qur’an dengan penuh ketepatan dan keindahan, serta memberinya alat untuk menghidupkan bacaan Al-Qur’an di dalam hati dan pikirannya biidznillahi Ta'ala. 💡
Renungan_diri2 041
Bismillah..
Ingatkan kembali dirimu akan keutamaan Al-Quran dihari nan agung ini 🤍
Jangan pernah lupa bahwa Al-Qur’an adalah ilmu yang paling mulia dan agung. Ia adalah Kitab Allah yang dengannya Dia memberi petunjuk kepada hamba-hamba-Nya, dan di dalamnya terdapat kemuliaan serta keberhasilan di dunia dan akhirat.
Ingatlah selalu bahwa membaca Al-Qur’an mendatangkan pahala besar di akhirat. Dalam hadits yang shahih disebutkan:
“Sesungguhnya Al-Qur’an akan datang memberi syafaat bagi orang yang membacanya pada hari kiamat.” [HR. Muslim, no. 804]Semakin dalam kamu memahami Al-Qur’an, semakin kamu merasakan perubahan nyata dalam hidupmu. Ia akan menerangi hatimu, memperbaiki akhlakmu, dan membimbingmu ke jalan yang benar dalam setiap aspek kehidupan. Al-Qur’an bukan hanya mengubah kehidupan seseorang, tetapi juga memperbaiki cara berpikir, tujuan hidup, dan mendekatkan dirinya kepada Allah. Namun, jangan lupa bahwa seberapa pun panjangnya hidup di dunia, ia tetaplah singkat, dan tidak diukur dari lamanya usia di dunia. Kehidupan yang abadi adalah kehidupan akhirat. Segala amal baik yang kamu lakukan di dunia seperti membaca Al-Qur’an dan mengamalkannya adalah ladang yang hasilnya akan kamu panen di akhirat. Dan, jangan sia-siakan hari nan agung ini pastikan amal-amalmu sesuai dengan keridhaan Allah, maksimalkan hari yang tersisa..dan ingatlah bahwa Al-Qur’an adalah bekal terbaik untuk menuju akhirat. 💡
Renungan_diri
بارڪ اللّـہ فيڪم و جزاڪم اللّـہ خيـرا رزقنـا اللـہ علمـا نافعـا، ونفـع اللـہ بنـا الأمـة، ووفقنـا اللـہ لمـا يحـب ويرضـﮯ🤍2 041
🌸🌸
🌸
بـ๛ــ۾.الله.الـڕحمـڼ.الڕحېـ۾
الســــــــلام عليــــــــكم ورحمة اللــــــــــه وبركاته..اهلا يا غاليات حياكن الله 🤍
My dear sisters all subscribers Practicing Letters Channel, we wishes everyone a beloved Eid Al-Adha Mubarak.
تقبـل اللـہ منـا ومنـڪم🤝🏻
✨We pray to Allah that He accepts all of your fasts, sacrifice & good deeds during the Blessed days of Dhul Hijjah
🎈🎊 عيدڪم الأضحى المبـارڪ ١٤٤٦هـ🎈🎊
✍🏻 إدآرآة تُـــــــًــــــــدربّـــــــيـــــــّــآتُـــــــًــــــــ عــــــــلَى مِــــــــخـــــــآرجَ آلَحً ـروُفــــــ آلَعــــــــربّـــــــيـــــــّــة🤍
https://t.me/Practicing_21
🌸
🌸🌸
2 041
Repost from ورتل القرآن ترتيلا Quran
Bismillah..
Melatih nun tarqiq (tipis) yang setelahnya huruf shod dengan tafkhim (tebal), serta istila dan ithbaq..
🆓️ share and join :
https://t.me/practicing_21
•┈┈•┈•⊰▫️⊱•┈•┈┈•
2 041
بسم الله..
السَلٱمٌ عـَلـْيگمّ ۈرحـْمّـٌة ٱللـّہ ﯙبُرگـّاتہ..
أهلا يا غاليات..حياكن الله 🤍
💡Apakah lam pada lafadz الله yang didahului kasroh terkadang terbaca tebal ? Mari dilatih 💪🏻
Saat mengucapkan lafadz الله yang dihukumi tarqiq (yaitu sebelumnya didahului huruf berharokat kasroh) hati-hati jangan menebalkan huruf lam baik lam yang sukun atau pun yang fathah, sebagian orang menebalkan lam sukun dan sebagian lain terkadang lam fathah.
Baik lam sukun dan fathah keduanya dibaca tipis karena sebelumnya didahului oleh huruf berharokat kasroh.
Baik mari kita bahas lebih dalam, huruf bertasydid (ّ ) terdiri dari 2 huruf yang pertama sukun yang ke dua berharokat ( fathah/kasroh/dhommah). Dihukumi idghom harfy (dua huruf digabung jadi satu), maka dalam hukum tarqiq / tafhim (tebal/tipis) keduanya sama¹. Jika yang sukun (huruf pertama) dihukumi tarqiq maka yang berharokat (huruf kedua) dihukumi tarqiq begitupun bila tafhkim (maka tafkhim keduanya).
Dalam video tersebut..
Lafadz الله jika sebelumnya didahului harokat kasroh maka lam fathah ke dua dibaca tarqiq (tipis). Jangan menebalkan lam ke dua dengan fathah ziyadah (fahah tambahan) meski sedikit cukup panjangkan dengan dua harokat tampa menambah bukaan mulut saat mad (simak videonya dengan memperhatikan gerakan mulut sheikh ya teman-teman).
Sudah disimak 👀..⁉️
Dengarkan lagi, tirukan sebagaimana sheikh mengucapkan, diulang-ulang sehingga lentur dan tsabit (tetap) makhrojnya.
Note ;
¹ ada ikhtilaf dalam memberikan hukum tarqiq / tafkhim saat huruf tersebut bertasydid namun ana ambil yang menyamakan (jika yg sukun tarqiq maka yang berharokat tarqiq begipun sebaliknya jika tafkhim) dengan tujuan memudahkan dan meringankan dilisan.
Wallahu alam..
Semangat berlatih💪🏻
بارڪ اللّـہ فيڪم و جزاڪم اللّـہ خيـرا رزقنـا اللـہ علمـا نافعـا، ونفـع اللـہ بنـا الأمـة، ووفقنـا اللـہ لمـا يحـب ويرضـﮯ🤍
🆓️ share and join :
https://t.me/practicing_21
•┈┈•┈•⊰▫️⊱•┈•┈┈•
2 041
بسم الله..
السَلٱمٌ عـَلـْيگمّ ۈرحـْمّـٌة ٱللـّہ ﯙبُرگـّاتہ..
أهلا يا غاليات..حياكن الله 🤍
💡Apakah lam pada lafadz الله yang didahului kasroh terkadang terbaca tebal ? Mari dilatih 💪🏻
Saat mengucapkan lafadz الله yang dihukumi tarqiq (yaitu sebelumnya didahului huruf berharokat kasroh) hati-hati jangan menebalkan huruf lam baik lam yang sukun atau pun yang fathah, sebagian orang menebalkan lam sukun dan sebagian lain terkadang lam fathah.
Baik lam sukun dan fathah keduanya dibaca tipis karena sebelumnya didahului oleh huruf berharokat kasroh.
Baik mari kita bahas lebih dalam, huruf bertasydid (ّ ) terdiri dari 2 huruf yang pertama sukun yang ke dua berharokat ( fathah/kasroh/dhommah). Dihukumi idghom harfy (dua huruf digabung jadi satu), maka dalam hukum tarqiq / tafhim (tebal/tipis) keduanya sama¹. Jika yang sukun (huruf pertama) dihukumi tarqiq maka yang berharokat (huruf kedua) dihukumi tarqiq begitupun bila tafhkim (maka tafkhim keduanya).
Dalam video tersebut..
Lafadz الله jika sebelumnya didahului harokat kasroh maka lam fathah ke dua dibaca tarqiq (tipis). Jangan menebalkan lam ke dua dengan fathah ziyadah (fahah tambahan) meski sedikit cukup panjangkan dengan dua harokat tampa menambah bukaan mulut saat mad (simak videonya dengan memperhatikan gerakan mulut sheikh ya teman-teman).
Sudah disimak 👀..⁉️
Dengarkan lagi, tirukan sebagaimana sheikh mengucapkan, diulang-ulang sehingga lentur dan tsabit (tetap) makhrojnya.
Note ;
¹ ada ikhtilaf dalam memberikan hukum tarqiq / tafkhim saat huruf tersebut bertasydid namun ana ambil yang menyamakan (jika yg sukun tarqiq maka yang berharokat tarqiq begipun sebaliknya jika tafkhim) dengan tujuan memudahkan dan meringankan dilisan.
Wallahu alam..
Semangat berlatih💪🏻
بارڪ اللّـہ فيڪم و جزاڪم اللّـہ خيـرا رزقنـا اللـہ علمـا نافعـا، ونفـع اللـہ بنـا الأمـة، ووفقنـا اللـہ لمـا يحـب ويرضـﮯ🤍
🆓️ share and join :
https://t.me/practicing_21
•┈┈•┈•⊰▫️⊱•┈•┈┈•
2 041
Segala sesuatu pada dasarnya butuh latihan, jika suara masuk kehidung misal pada mad cobalah untuk melatih makhroj al-jauf tersebut.
Ucapkan :
aaaaaaa.....aaaaaa...aaaaa
iiiiiiiiiiiii......iiiiiiiiiii...iiiiiiiii
uuuuuu.......uuuuu...uuuu
Lakukan seperti divideo sebagaimana sheikh Aiman contohkan.
Ulangi beberapa kali
Lakukan dengan :
posisi tengkuk tidak menunduk, badan tegap, otot leher rileks tidak kaku dan tegang, arahkan suara ke depan (rongga mulut).
Semangat berlatih💪🏻
2 041
Bismillah latihan huruf خ sukun berhati-hatilah dari suara "شخير"
Semoga bermanfaat..
2 041
Bismillah..
❗️Waspadalah terhadap rasa bangga diri (ujub)... karena ia adalah penyakit tersembunyi yang bisa membinasakan❗️
Setan dapat menghiasi perasaan seorang hamba seolah-olah ia telah mencapai derajat yang tinggi, merasa istimewa atau lebih unggul. Ia memperkuat perasaan ini dengan pujian dan penghargaan dari orang lain, sehingga hamba tersebut terjerat dalam perangkap ujub. Ia mengira bahwa keutamaan yang dimilikinya berasal dari dirinya sendiri, lalu mengabaikan bahwa ilmu dan pemahaman yang ia peroleh adalah karunia dari Allah. Ia lalai terhadap nikmat dan anugerah Allah atas dirinya.
......
Dari sinilah kemunduran dimulai; ia tidak lagi mau mendengarkan orang lain, tidak mencari ilmu, dan tidak belajar, karena merasa telah mencapai puncak. Akibatnya, ia terhalang dari taufik (petunjuk) Allah, bahkan mungkin terhalang dari segala kebaikan. Allahul mustaan..
💔 Renungkanlah...
Iblis diusir dari surga karena rasa bangga dirinya. Ia merasa lebih baik daripada Adam, sehingga ia menyombongkan diri.
💡 Maka, janganlah terlalu memperhatikan pujian manusia kepadamu, tetapi fokuslah pada keridhaan Allah Rabb semesta alam.
Meski tidak punya follower, tidak dikenal tidak perlu engkau risaukan. Bahkan engkaupun tidak perlu validasi dari dunia dan seluruh manusia, sebab Allah saja sudah sangat cukup bagimu.
Ikhlaskanlah amalmu hanya untuk Rabbmu, karena penerimaan sejati berasal dari Allah, bukan dari makhluk. Apa yang dilakukan karena Allah akan langgeng dan berkesinambungan, sedangkan apa yang dilakukan bukan karena-Nya akan terputus dan terpisah.
💡Renungan_Diri
2 041
🍒Bismillah..
Huruf-huruf Al-Qur'an tidak seperti huruf-huruf lainnya. Ia kalamullah berasal dari Allah, suci pada asalnya, agung dalam kedudukannya, dan penuh berkah dalam pengaruhnya..
Melatih lidah untuk melafalkannya dengan benar dan dengan pengucapan yang baik membutuhkan kesabaran, latihan, kesinambungan dan seorang guru tentunya..
Siapa yang ingin menguasainya, hendaknya tahu bahwa permulaan bisa jadi sulit. Tapi itulah awal dari jalan menuju itqon. Al-Qur’an menguji tekadmu sejak saat pertama, mengajarkanmu bagaimana bersabar dalam menghadapi kesulitan belajar, dan mendidikmu untuk bertahap dan konsisten dan tidak pantang menyerah..
Tidak mungkin mencapai penguasaan, mencapai itqon, hanya dengan mendengar sekali atau mencoba sesekali..
Ini adalah jalan yang memerlukan latihan harian, pengulangan terus menerus dan pemahaman terhadap setiap huruf..dari mana huruf tersebut berasal, cara keluarnya bagaimana sifatnya, bunyinya..
Huruf-huruf itu tidak bisa diperoleh dengan kasar, menekan dan dengan paksaan..
Tapi didapatkan secara tenang perlahan, pada lidah yang lentur dengan kelembutan dan ketekunan..
Barangsiapa menempuh jalan ini dengan ikhlas, akan merasakan dampaknya tidak hanya pada pelafalan huruf, tapi juga dalam seluruh hidupnya. Ia akan merasakan perbaikan dalam perilaku, keteraturan waktu, dan kejernihan hati biidznillahi Ta'ala..Pelafalan yang benar mencerminkan jiwa yang terhubung dengan kalam Allah, ketenangan qolbu dan kepuasan jiwa akan keindahan huruf-huruf Al-Qur’an...
Istiqomahlah dijalan jalan ini..Mintalah pertolongan kepada Allah dalam setiap langkah, dan mulailah meskipun hanya dengan satu langkah kecil, perbaiki bacaan secara perlahan dengarlah apa yang guru sampaikan meski terbata-bata..tertatih-tatih kuatkanlah tekadmu kobarkanlah semangatmu jangan menyerah dan padam..
karena cahaya itu berawal dari percikan kecil yang kemudian memenuhi seluruh hati..💡
Untukku sebelum kamu..🤍
