✎﹏ᵀᴬᴿᵀᴱᴱᴸ ᴸᴬᴮ
Kanalga Telegram’da o‘tish
بسم الله الرمن الرحيم مرحبا بطالب العلم “Welcome to seeker of knowledge.” 🔰تدربيات على مخارج الحروف العربية🔰 نفعنا الله وإياكم بما نشرناه🌹 ✎﹏ᵀᴬᴿᵀᴱᴱᴸ ᴸᴬᴮ
Ko'proq ko'rsatish2 014
Obunachilar
Ma'lumot yo'q24 soatlar
+157 kunlar
+26930 kunlar
Ma'lumot yuklanmoqda...
O'xshash kanallar
Taglar buluti
Kirish va chiqish esdaliklari
---
---
---
---
---
---
Obunachilarni jalb qilish
Iyul '26
Iyul '26
+232
1 kanalda
Iyun '26
+269
0 kanalda
Get PRO
May '26
+36
0 kanalda
Get PRO
Aprel '26
+9
0 kanalda
Get PRO
Mart '26
+10
1 kanalda
Get PRO
Fevral '26
+24
0 kanalda
Get PRO
Yanvar '26
+23
0 kanalda
Get PRO
Dekabr '25
+11
0 kanalda
Get PRO
Noyabr '25
+15
0 kanalda
Get PRO
Oktabr '25
+20
0 kanalda
Get PRO
Sentabr '25
+31
0 kanalda
Get PRO
Avgust '25
+19
0 kanalda
Get PRO
Iyul '25
+42
1 kanalda
Get PRO
Iyun '25
+111
1 kanalda
Get PRO
May '25
+44
0 kanalda
Get PRO
Aprel '25
+20
0 kanalda
Get PRO
Mart '25
+10
1 kanalda
Get PRO
Fevral '25
+17
0 kanalda
Get PRO
Yanvar '25
+11
0 kanalda
Get PRO
Dekabr '24
+13
0 kanalda
Get PRO
Noyabr '24
+13
0 kanalda
Get PRO
Oktabr '24
+31
0 kanalda
Get PRO
Sentabr '24
+12
0 kanalda
Get PRO
Avgust '24
+20
0 kanalda
Get PRO
Iyul '24
+38
1 kanalda
Get PRO
Iyun '24
+84
0 kanalda
Get PRO
May '24
+95
0 kanalda
Get PRO
Aprel '24
+43
0 kanalda
Get PRO
Mart '24
+62
0 kanalda
Get PRO
Fevral '24
+62
0 kanalda
Get PRO
Yanvar '24
+45
0 kanalda
Get PRO
Dekabr '23
+47
0 kanalda
Get PRO
Noyabr '23
+75
0 kanalda
Get PRO
Oktabr '23
+91
0 kanalda
Get PRO
Sentabr '23
+165
0 kanalda
Get PRO
Avgust '23
+280
0 kanalda
Get PRO
Iyul '23
+85
0 kanalda
Get PRO
Iyun '23
+28
0 kanalda
Get PRO
May '23
+51
0 kanalda
Get PRO
Aprel '23
+63
0 kanalda
Get PRO
Mart '23
+111
0 kanalda
Get PRO
Fevral '23
+90
0 kanalda
Get PRO
Yanvar '23
+32
0 kanalda
Get PRO
Dekabr '22
+11
0 kanalda
Get PRO
Noyabr '22
+10
0 kanalda
Get PRO
Oktabr '22
+16
0 kanalda
Get PRO
Sentabr '22
+12
0 kanalda
Get PRO
Avgust '22
+3
0 kanalda
Get PRO
Iyul '22
+14
0 kanalda
Get PRO
Iyun '22
+344
0 kanalda
| Sana | Obunachilarni jalb qilish | Esdaliklar | Kanallar | |
| 27 Iyul | +3 | |||
| 26 Iyul | +2 | |||
| 25 Iyul | +11 | |||
| 24 Iyul | +5 | |||
| 23 Iyul | +1 | |||
| 22 Iyul | +3 | |||
| 21 Iyul | +2 | |||
| 20 Iyul | +2 | |||
| 19 Iyul | +2 | |||
| 18 Iyul | 0 | |||
| 17 Iyul | +9 | |||
| 16 Iyul | +3 | |||
| 15 Iyul | +4 | |||
| 14 Iyul | +7 | |||
| 13 Iyul | 0 | |||
| 12 Iyul | +1 | |||
| 11 Iyul | +7 | |||
| 10 Iyul | +51 | |||
| 09 Iyul | +6 | |||
| 08 Iyul | +1 | |||
| 07 Iyul | +9 | |||
| 06 Iyul | +7 | |||
| 05 Iyul | +13 | |||
| 04 Iyul | +15 | |||
| 03 Iyul | +35 | |||
| 02 Iyul | +13 | |||
| 01 Iyul | +20 |
Kanal postlari
| 2 | ﷽
Mengapa Kita Memulai dari Foundations ?
"Bukankah lebih baik langsung belajar makhraj?"
Pertanyaan ini sering muncul. Dan jawabannya mungkin tidak seperti yang kita bayangkan. Masalah terbesar dalam belajar Al-Qur'an bukan karena materinya itu sulit.
Tetapi karena sebagian orang melompati dasar-dasarnya. Dan ingin cepat bisa, mereka ingin cepat masuk ke makhraj, ingin segera belajar sifat huruf, ingin terdengar indah saat membaca jika perlu belajar semua hal dalam satu waktu. Tentu ini sangat tidak mungkin, semua butuh waktu dan berproses ingat pohon tidak bisa tumbuh hanya dalam waktu semalam.
Dan ada satu hal yang sering terlupakan. Sebelum memperbaiki bacaan, kita perlu memahami bagaimana bunyi huruf itu terbentuk.
Itulah mengapa pelajaran di Tarteel Lab semua kelas dimulai dari Foundation (kelas dasar).
Bukan karena para pembelajar belum mampu, tetapi karena kami ingin para pembelajar memulai belajar dengan cara yang tepat sejak awal.
Di kelas Foundation, kita tidak mengejar banyaknya materi namun kita membangun pemahaman.
-Mengapa setiap orang memiliki alat ucap yang sama namun memiliki pelafalan hijaiyah yang berbeda?
-Bagaimana suara bisa terbentuk?
-Apa peran lidah, bibir, rongga mulut, dan aliran napas ketika membaca Al-Qur'an?
-Dan lainnya..
Secara bertahap pembelajar dilatih untuk memahami bukan hanya sekedar hafal. Karena terkadang banyak yang hafal makhroj hafal sifat namun belum tentu memahaminya dengan baik.
Terutama saat tidak memahami anatomi organ banyak yang mengalami kebingungan, oleh sebab itu belajar makhraj tanpa memahami anatomi organ ibarat mempelajari peta tanpa mengenal medannya. Kita tahu letaknya, tetapi belum memahami bagaimana cara mencapainya.
Ketika dasar ini dipahami, belajar makhraj tidak lagi terasa seperti menghafal posisi lidah. Semuanya menjadi lebih jelas, koreksi guru tidak lagi menjadi sesuatu yang harus ditebak-tebak. Saat menterjemahkan kalimat yang disampaikan oleh guru yang menggunakan bahasa arab ketika membahas tentang organ pun akan lebih tepat menterjemahkannya dan tidak tertukar satu dan lainnya misal uvula tertukar dengan epiglotis, epiglotis tertukar dengan pita suara, dll. Allahul musta'an..
Karena itu, jangan khawatir jika perjalanan ini dimulai dari dasar. Tidak ada bangunan yang kokoh tanpa pondasi.
Dan tidak ada bacaan Al-Qur'an yang kuat tanpa pemahaman yang kuat.
Kami memohon pertolongan dari Allah Ta'ala semoga Foundations menjadi langkah pertama yang membuat perjalanan para pembelajar bersama Al-Qur'an terasa lebih mudah, lebih ilmiah, lebih bermakna.
Karena tujuan kami bukan hanya membuat pembelajar bisa membaca. Tetapi membantu pembelajar memahami bagaimana setiap huruf dibaca biidznillah..
Belajar perlahan..Pahami perlahan..yang terpenting bukan siapa yang paling cepat sampai, tetapi siapa yang terus melangkah dengan istiqamah dan terus tumbuh..
Perjalanan ini bukan tentang siapa yang paling cepat menguasai makhraj.
Perjalanan ini tentang membangun pondasi yang akan menemani setiap huruf yang kita baca hingga akhir hayat.
Sampai jumpa dengan kami dikelas yasarallahu lanaa wa lakum..
@tarteellab
بارڪ اللّـہ فيڪم و رزقنـا اللـہ علمـا نافعـا، ونفـع اللـہ بنـا الأمـة، ووفقنـا اللـہ لمـا يحـب ويرضـﮯ. | 91 |
| 3 | sticker.webp | 1 |
| 4 | ﷽
Mengapa Kita Memulai dari Foundations ?
"Bukankah lebih baik langsung belajar makhraj?"
Pertanyaan ini sering muncul. Dan jawabannya mungkin tidak seperti yang kita bayangkan. Masalah terbesar dalam belajar Al-Qur'an bukan karena materinya itu sulit.
Tetapi karena sebagian orang melompati dasar-dasarnya. Dan ingin cepat bisa, mereka ingin cepat masuk ke makhraj, ingin segera belajar sifat huruf, ingin terdengar indah saat membaca jika perlu belajar semua hal dalam satu waktu. Tentu ini sangat tidak mungkin, semua butuh waktu dan berproses ingat pohon tidak bisa tumbuh hanya dalam waktu semalam.
Dan ada satu hal yang sering terlupakan. Sebelum memperbaiki bacaan, kita perlu memahami bagaimana bunyi huruf itu terbentuk.
Itulah mengapa pelajaran di Tarteel Lab semua kelas dimulai dari Foundation (kelas dasar).
Bukan karena para pembelajar belum mampu, tetapi karena kami ingin para pembelajar memulai belajar dengan cara yang tepat sejak awal.
Di kelas Foundation, kita tidak mengejar banyaknya materi namun kita membangun pemahaman.
-Mengapa setiap orang memiliki alat ucap yang sama namun memiliki pelafalan hijaiyah yang berbeda?
-Bagaimana suara bisa terbentuk?
-Apa peran lidah, bibir, rongga mulut, dan aliran napas ketika membaca Al-Qur'an?
-Dan lainnya..
Secara bertahap pembelajar dilatih untuk memahami bukan hanya sekedar hafal. Karena terkadang banyak yang hafal makhroj hafal sifat namun belum tentu memahaminya dengan baik.
Terutama saat tidak memahami anatomi organ banyak yang mengalami kebingungan oleh sebab itu belajar makhraj tanpa memahami anatomi organ ucap ibarat mempelajari peta tanpa mengenal medannya. Kita tahu letaknya, tetapi belum memahami bagaimana cara mencapainya.
Ketika dasar ini dipahami, belajar makhraj tidak lagi terasa seperti menghafal posisi lidah. Semuanya menjadi lebih jelas, koreksi guru tidak lagi menjadi sesuatu yang harus ditebak-tebak. Saat menterjemahkan kalimat yang disampaikan oleh guru yang menggunakan bahasa arab ketika membahas tentang organ pun akan lebih tepat menterjemahkannya dan tidak tertukar satu dan lainnya misal uvula tertukar dengan epiglotis, epiglotis tertukar dengan pita suara, dll. Allahul musta'an..
Karena itu, jangan khawatir jika perjalanan ini dimulai dari dasar. Tidak ada bangunan yang kokoh tanpa pondasi.
Dan tidak ada bacaan Al-Qur'an yang kuat tanpa pemahaman yang kuat.
Kami memohon pertolongan dari Allah Ta'ala semoga Foundation menjadi langkah pertama yang membuat perjalanan para pembelajar bersama Al-Qur'an terasa lebih mudah, lebih ilmiah, lebih bermakna.
Karena tujuan kami bukan hanya membuat pembelajar bisa membaca. Tetapi membantu pembelajar memahami bagaimana setiap huruf dibaca biidznillah..
Belajar perlahan..Pahami perlahan..yang terpenting bukan siapa yang paling cepat sampai, tetapi siapa yang terus melangkah dengan istiqamah dan terus tumbuh..
Perjalanan ini bukan tentang siapa yang paling cepat menguasai makhraj.
Perjalanan ini tentang membangun pondasi yang akan menemani setiap huruf yang kita baca hingga akhir hayat.
Sampai jumpa dengan kami dikelas yasarallahu lanaa wa lakum..
@tarteellab
بارڪ اللّـہ فيڪم و رزقنـا اللـہ علمـا نافعـا، ونفـع اللـہ بنـا الأمـة، ووفقنـا اللـہ لمـا يحـب ويرضـﮯ. | 8 |
| 5 | sticker.webp | 143 |
| 6 | Matn yo'q... | 163 |
| 7 | sticker.webp | 159 |
| 8 | sticker.webp | 135 |
| 9 | Matn yo'q... | 130 |
| 10 | السَلٱمٌ عـَلـْيگمّ ۈرحـْمّـٌة ٱللـّہ ﯙبُرگـّاتہ اهلا و سهلا يا غاليات..👋🏻
أسعد الله أوقاتكن بكـلِّ خيـر وبركـة..🤍
تفضلي
Silahkan halaqoh untuk pemula | 285 |
| 11 | sticker.webp | 268 |
| 12 | ﷽
Ketika Telinga Sibuk Mengejar Intonasi, Nada, irama, Lidah Lupa Menemukan Huruf !
Sebagian orang belajar membaca Al-Qur'an dengan cara meniru suara guru. Mereka berusaha mengikuti intonasi, tinggi-rendah nada, panjang-pendek irama, bahkan warna suara sang guru.
Semakin mirip terdengar, mereka merasa semakin benar bacaannya. Semakin merasa indah bacaannya. Padahal, belum tentu demikian.
Bayangkan seseorang belajar mengendarai mobil. Ia terus menatap layar navigasi karena takut salah arah, tetapi lupa memperhatikan marka jalan, kendaraan di depannya, dan rambu lalu lintas. Akibatnya, meskipun mobil bisa dengan baik melintasi jalan namun seringkali saat pandangan tidak fokus mobil menjadi keluar jalur, menabrak dan bisa sampai terjadi kecelakaan.
Demikian pula ketika membaca Al-Qur'an. Intonasi, Irama dan nada memang dapat membuat bacaan terdengar indah.
Namun, keindahan suara tidak selalu menunjukkan bahwa huruf telah keluar dari tempatnya dengan benar.
Huruf hijaiyah lahir bukan karena intonasi, nada, irama melainkan karena kerja sama organ-organ ucap. Lidah bergerak menuju posisi tertentu, bibir membentuk celah tertentu, langit-langit lunak membuka atau menutup jalur udara, pita suara bergetar atau tidak, suara dipantulkan ke langit-langit atas atau tidak dan sebagainya.
Hal tersebut sangat penting untuk memahami mekanisme produksi bunyi suatu huruf. Jika mekanismenya salah, maka huruf yang dihasilkan juga dapat berubah, meskipun iramanya sangat merdu.
Mengapa Hal Ini Sering Terjadi?
Otak manusia sangat mudah meniru sesuatu yang terdengar. Ketika mendengar guru membaca, perhatian sering tertuju pada intonasinya, iramanya, nadanya. Padahal, yang seharusnya lebih dahulu dipelajari adalah "bagaimana huruf itu dibuat".
Adakalanya juga seseorang mungkin berhasil mengikuti intonasi, maqām, tempo, dan irama guru dengan sangat baik. Akan tetapi, bila makhraj dan sifat huruf belum benar, maka yang berpindah hanyalah intonasinya, iramanya, nadanya, melodinya, bukan cara lahirnya huruf.
Huruf Tidak Mengenal irama, Nada.
Huruf ت tetaplah ت, baik dibaca dengan nada tinggi maupun rendah.
Huruf ق tetaplah ق, baik dibaca perlahan maupun cepat.
Huruf tidak berubah karena melodinya.
Yang menentukan identitas huruf adalah tempat keluarnya dan bagaimana ia itu diucapkan.
Nada, irama, intonasi, hanyalah "hiasan", sedangkan makhraj dan sifat adalah "identitas".
Tanpa identitas yang benar, hiasan tidak dapat menggantikannya.
Apa yang Sebaiknya Difokuskan?
Saat belajar membaca Al-Qur'an, biasakan bertanya:
Dari mana huruf keluar ?
Di mana lidah menyentuh?
Apakah pita suara bergetar atau tidak?
Apakah udara mengalir bebas atau tertahan?
Bagaimana bentuk lidah, bibir saat huruf ini diucapkan?
Pertanyaan-pertanyaan sederhana ini akan membantu memahami huruf dari cara pembentukannya, bukan sekadar dari bunyinya.
Belajarlah Seperti Membangun Rumah. Makhraj dan sifat ibarat pondasi sebuah rumah.
Intonasi, Irama dan nada ibarat cat, hiasan, atau taman di depannya.
Tidak ada orang yang membangun rumah dengan mengecat dinding terlebih dahulu sebelum membuat pondasi.
Begitu pula dalam belajar Al-Qur'an.
Bangunlah pondasi huruf terlebih dahulu. Setelah setiap huruf lahir dari mekanisme yang benar, keindahan irama akan menjadi pelengkap yang memperindah bacaan, bukan penutup kesalahan pengucapan.
Keindahan bacaan Al-Qur'an tidak dimulai dari indahnya sebuah intonasi, irama, nada, tetapi dari benarnya makhroj dan sifat. Ketika makhraj dan sifat telah kokoh, irama akan menghiasi bacaan.
Namun apabila intonasi, nada, irama didahulukan sementara huruf belum tepat, telinga mungkin merasa indah, tetapi belum tentu setiap huruf telah diucapkan sebagaimana mestinya.
Karena itu, jangan biarkan telinga terlalu sibuk mengejar intonasi, irama, melodi hingga lidah lupa menemukan tempat lahirnya huruf.
Keindahan bacaan bukanlah sesuatu yang dikejar di awal, melainkan buah dari fondasi yang kokoh. Ketika makhraj telah tepat, sifat huruf telah terjaga, dan mekanisme produksi suara telah dipahami, maka intonasi, nada, dan irama akan hadir sebagai pelengkap yang memperindah bacaan, bukan sebagai penutup kekurangan dalam pengucapan huruf. | 288 |
| 13 | sticker.webp | 315 |
| 14 | https://t.me/tarteellab | 320 |
| 15 | Matn yo'q... | 180 |
| 16 | sticker.webp | 1 |
| 17 | Matn yo'q... | 1 |
| 18 | sticker.webp | 449 |
| 19 | Matn yo'q... | 451 |
| 20 | sticker.webp | 386 |
