Ask The Experts
Kanalga Telegramโda oโtish
Channel ini merupakan pengembangan dari Grup nasional ATE khusus Internal BPJS kesehatan yang membernya lebih dari 6.000 Orang Duta BPJS Kesehatan Selindo ๐ฒ๐จ https://www.instagram.com/commit_asktheexperts?igsh=ZmpmN2xqbWFjZjBn
Ko'proq ko'rsatish1 809
Obunachilar
+124 soatlar
+67 kunlar
+2030 kunlar
Postlar arxiv
1 810
Oleh: Dedi Priadi
Waktu kitaโbaik sehari, seminggu, maupun seumur hidupโibarat sebuah stoples. Kapasitasnya sudah pasti, tak bisa ditambah atau dikurangi. Maka, keterampilan hidup yang paling krusial adalah memilih apa yang akan mengisi stoples ini, dan yang tak kalah penting, urutan memasukkannya.
Mari kita analogikan tiga jenis pengisi waktu kita.
๐๐ข๐ต๐ถ-๐ฃ๐ข๐ต๐ถ ๐ฃ๐ฆ๐ด๐ข๐ณ (๐ณ๐ฐ๐ค๐ฌ๐ด) adalah inti dari kehidupan Anda: tujuan mulia (๐ฏ๐ฐ๐ฃ๐ญ๐ฆ ๐ฑ๐ถ๐ณ๐ฑ๐ฐ๐ด๐ฆ), kesehatan, hubungan yang berharga, keluarga, dan pekerjaan inti. Inilah hal-hal yang paling penting. Masukkan ini terlebih dahulu. Jika Anda tidak meluangkan waktu untuk batu besar, mustahil mereka akan muat di kemudian hari. Dengan memprioritaskan item-item esensial dan bermakna, Anda memastikan bahwa waktu Anda benar-benar tercurah pada hal-hal yang memuliakan dan memperkaya hidup Anda.
๐๐ฆ๐ณ๐ช๐ฌ๐ช๐ญ (๐ฑ๐ฆ๐ฃ๐ฃ๐ญ๐ฆ๐ด) adalah tugas-tugas yang perlu, namun tidak sepenting batu besar: email, rapat rutin, atau pekerjaan sampingan. Mereka penting, tetapi fungsinya hanyalah melayani dan mendukung batu besar Anda, jangan sampai menggantikannya. Kerikil dimaksudkan untuk mengisi ruang di sekitar hal-hal esensial. Kerikil tidak seharusnya mengambil volume utama stoples.
๐๐ข๐ด๐ช๐ณ (๐ด๐ข๐ฏ๐ฅ) adalah segala bentuk gangguan kecil dan kesibukan yang menyita perhatian: ๐ด๐ค๐ณ๐ฐ๐ญ๐ญ๐ช๐ฏ๐จ di media sosial tanpa tujuan, nongkrong-nongkrong di kafe, berjalan-jalan di mal, atau menyibukkan diri berdebat di media sosial. Bayangkan, jika Anda menuangkan pasir lebih dulu, ia akan memenuhi stoples sedemikian rupa, sehingga tidak ada lagi ruang tersisa bagi batu besar yang sesungguhnya bernilai sangat penting untuk kehidupan Anda.
Untuk menjalani hidup yang terfokus dan bermakna, selalu dahulukan batu besar Anda. Setelah hal-hal krusial itu aman dalam stoples, barulah kerikil dan pasirโtugas rutin dan gangguan kecilโakan menemukan tempatnya, mengisi celah-celah di sekitar. Jangan pernah melakukan sebaliknya. Jangan biarkan hal-hal kecil dan remeh (pasir) mencuri ruang berharga yang seharusnya Anda sediakan bagi hal-hal besar yang menentukan arah kesuksesan dan kebahagiaan sejati hidup Anda.
#INISIATIF
1 810
๐๐๐๐
Webinar Managed Care
Manajemen Klaim dan Preventing FraudโWasteโAbuse (FWA)
Praktik terbaik dalam verifikasi, analisis pola klaim, automation, dan fraud analytics"
Ikuti webinar Managed Care PAMJAKI Edisi Keempat dengan tema Manajemen Klaim dan Preventing FraudโWasteโAbuse (FWA)
๐
Kamis, 12 Maret 2026
โฐ 10.00 - 11.30 WIB
๐๏ธ Speaker :
1. dr. Taufik Hidayat, MM., AAK
2. dr. Mulyo Wibowo, AAAK, CHIA
3. Evan Wijaya Tanotogono, ST, MT, QCRO
Moderator: dr. A Mahathir Anas
๐ป Link zoom:
https://bit.ly/JoinZoomMeeting-Ed-Ke4
๐ป Virtual Background
https://bit.ly/VBManagedCare-Ed-ke4
GRATIS!
Bagi yang ingin mendapatkan e-sertifikat, biaya registrasi IDR 50.000
Daftar sekarang : https://bit.ly/Registrasi-Webinar-Managedcare4
1 810
Yang menarik dari sudut pandang ekonomi adalah bahwa setiap keputusan selalu melibatkan trade-off. Ketika kita memilih satu tindakan, kita otomatis menutup kemungkinan tindakan yang lain.
Di sinilah konsep opportunity cost menjadi penting. Opportunity cost bukan hanya tentang uang yang kita keluarkan, tetapi tentang nilai dari pilihan terbaik yang tidak kita ambil.
Sebagai contoh sederhana, ketika seseorang memutuskan menghabiskan dua jam untuk menonton film, opportunity cost-nya bisa berupa waktu membaca buku, mengerjakan proyek pribadi, atau beristirahat.
Pilihan menonton film mungkin terasa ringan dan tidak mahal, tetapi tetap ada nilai lain yang dikorbankan. Dalam ekonomi, nilai yang hilang dari pilihan yang tidak diambil itulah yang disebut opportunity cost.
Konsep ini menjadi jauh lebih jelas ketika kita berbicara tentang keputusan besar dalam hidup, seperti memilih tempat studi. Keputusan ini bukan sekadar memilih kampus atau program tertentu, tetapi juga berarti menolak berbagai kemungkinan lain yang mungkin sama-sama bernilai.
Misalnya seseorang memiliki beberapa pilihan tempat studi:
- universitas yang lebih prestisius tetapi jauh dari rumah dan lebih mahal,
- universitas yang lebih dekat dengan keluarga tetapi reputasinya biasa saja,
- atau pilihan untuk bekerja terlebih dahulu sebelum melanjutkan pendidikan.
Ketika seseorang memilih salah satu dari pilihan tersebut, ia sebenarnya sedang menerima paket konsekuensi tertentu sekaligus mengorbankan paket konsekuensi yang lain.
Jika ia memilih universitas yang prestisius, opportunity cost-nya bisa berupa biaya yang lebih besar atau jarak yang lebih jauh dari keluarga. Jika ia memilih universitas yang lebih dekat dan murah, opportunity cost-nya mungkin berupa akses jaringan akademik atau peluang karier yang lebih luas di tempat lain.
Dengan memahami opportunity cost, keputusan memilih tempat studi tidak lagi hanya dilihat sebagai pertanyaan โmana yang terbaik?โ, tetapi lebih tepat dilihat sebagai โmana yang paling sebanding dengan apa yang bersedia saya korbankan?โ
Dalam banyak kasus, keputusan yang baik bukanlah keputusan yang tidak memiliki biaya, melainkan keputusan yang opportunity costnya paling sesuai dengan tujuan hidup seseorang.
Karena itu, memahami tujuan hidup kita sendiri menjadi penting. Pada saat yang sama, kita juga perlu menyadari bahwa orang lain bisa memiliki tujuan hidup yang berbeda. Jika ini dipahami, seharusnya tidak perlu ada sikap saling menyinyiri hanya karena prioritas hidupnya tidak sama.
Misalnya, ada orang yang mendahulukan studi daripada menikah. Ada yang memilih bekerja terlebih dahulu daripada melanjutkan studi. Ada pula yang memilih pasangan A yang dari luar terlihat biasa saja dibandingkan pasangan B yang tampak jauh lebih mempesona.
Pilihan-pilihan seperti itu sering kali sulit dipahami dari luar.
Namun dalam banyak kasus, nilai sebenarnya dari sebuah keputusan hanya benar-benar diketahui oleh orang yang mengambil keputusan tersebut, karena hanya dia yang memahami tujuan hidup, pertimbangan pribadi, serta opportunity cost yang harus ia tanggung.
Wallahu'alam bish showab
#INISIATIF
1 810
Oleh: Muhammad Farid Maricar
Hari ini saya nonton podcast ini, dan di podcast ini mereka bahas tentang banyak hal, tapi sebagian besar membahas tentang buku si Ferry Irwandi. Tapi, saya paham, membahas panjang lebar tidak akan memberikan banyak pelajaran bagi kita.
Makanya, saya mau fokus untuk membahas satu hal, yang sangat penting dan relate dengan pengalaman kita sehari-hari, yaitu tentang opportunity cost...apa itu?
Sebelumnya, mungkin secara umum kita sadar atau tidak sadar bahwa kita banyak membuat banyak keputusan setiap harinya. Angkanya tentu bisa berbeda-beda menurut penelitian, tetapi ide utamanya sama, bahwa kehidupan sehari-hari sebenarnya adalah rangkaian pilihan yang terus-menerus kita buat.
Sebagian keputusan itu terlihat besar, misalnya memilih pekerjaan, memilih tempat tinggal, memilih tempat studi, atau yang nggak kalah sakral memilih pasangan.
Namun sebagian besar keputusan justru bersifat kecil dan otomatis, semisal bangun jam berapa, sarapan apa, membuka media sosial atau tidak, menonton sesuatu atau membaca, pulang cepat atau lembur, dan seterusnya.
Karena keputusan-keputusan kecil ini terjadi berulang kali sepanjang hari, totalnya bisa mencapai ratusan bahkan ribuan.
Lanjut ๐
1 810
Share event menarik buat yang tertarik ๐
Semoga bermanfaat
https://bit.ly/Registrasi-Webinar-Managedcare4
1 810
Oleh: Dedi Priadi
Mungkin kita tengah di titik ini: jiwa serasa di ambang ๐ฃ๐ถ๐ณ๐ฏ๐ฐ๐ถ๐ต, doa-doa yang dipanjat memantul di ruang hampa, dan bara semangat di hati mulai meredup. Kita telah mengerahkan segenap jiwa dan raga, namun beban cobaan terasa menuntut kepasrahan, memaksa kita memilih: menyerah pada lelah atau tetap menggenggam janji yang samar.
Ketahuilah, Tuhan tidak pernah membiarkan kita berjuang sendirian. Justru ketika kita merasa paling terpuruk, ada Kehadiran Ilahi yang tanpa lelah merajut takdir di balik tirai. Keletihan yang kau rasa sesungguhnya hanyalah jeda yang diizinkan, bukan akhir dari perjalanan. Dalam sunyi penantian itu, Tuhan sedang sibuk menyiapkan jalan keluar yang sempurna bagimu.
Sebab Tuhan telah menjamin bagimu suatu ijabah (pengabulan doa) dalam bentuk yang Dia pilihkan bagimu, bukan dalam bentuk yang engkau pilih untuk dirimu. Kebijaksanaan-Nya yang tak terbatas selalu membimbing setiap langkahmu menuju kebaikan sejati.
Dan ijabah itu pun hadir pada waktu yang Tuhan kehendaki, bukan pada waktu yang engkau kehendaki. Karunia itu akan tiba tepat pada irama yang Tuhan tetapkan. Tepat pada saat engkau telah siap menampungnya, memaksimalkan setiap manfaatnya. Karena kesabaranmu begitu berharga dalam pandangan-Nya.
Ketika beban terasa mendesak, izinkanlah dirimu sejenak beristirahat dengan penuh kepasrahan. Jangan memilih untuk menyerah, tetapi serahkanlah segala kendali kepada Kuasa Yang Maha Pengasih. Rasakanlah topangan spiritual yang lembut, yang perlahan mengubah beban berat menjadi ringan.
Biarkan cahaya optimisme menghangatkan kembali ruang hatimu. Yakinlah, bahwa setiap kesulitan yang kau lalui sedang diubah menjadi fondasi keajaiban yang kokoh. Sebentar lagi, tirai penantian doa-doamu itu akan tersingkap.
Saat waktu-Nya tiba, engkau akan menyaksikan bahwa ketabahan dan air matamu telah dibalas dengan kelimpahan yang indah. Engkau akan menemukan kedamaian dan sukacita, jauh melampaui semua impian yang pernah kau rajut.
#INISIATIF #TGIF
1 810
Oleh: Jaha Nababan
Slide โLeadership in the AI Era: Coaching Curriculum Framework to Prepare an Adaptive and Excellent Generationโ menekankan bahwa kepemimpinan di era AI membutuhkan pendekatan coaching yang sistematis dan adaptif. Intinya, generasi unggul di era AI tidak cukup hanya menguasai teknologi, tetapi perlu dibekali pola pikir reflektif, kemampuan adaptasi, dan kepemimpinan berbasis kesadaran diri.
Bagian inti menjelaskan perbedaan coaching dan mentoring. Coaching berfokus pada proses bertanya (ASK), menggali kesadaran, dan membantu coachee menemukan solusi sendiri, bukan memberi jawaban langsung. Berbeda dengan mentoring yang berbasis pengalaman mentor, coaching menempatkan coach sebagai fasilitator yang menjaga netralitas dan tidak mengintervensi keputusan. Standar coaching yang dirujuk mengacu pada International Coaching Federation (ICF), yang menekankan etika, membangun trust dan safety, kehadiran penuh (presence), serta memfasilitasi pertumbuhan klien. Prinsip dasarnya: setiap individu sebenarnya memiliki sumber daya untuk menyelesaikan masalahnya sendiri.
Materi juga membahas integrasi AI dalam coaching dan kepemimpinan. AI dapat dimanfaatkan untuk otomasi, riset, produksi konten, hingga AI coaching. Namun, terdapat tantangan seperti halusinasi AI, kelelahan sistem, hingga risiko โAI psychosisโ jika pengguna terlalu bergantung tanpa berpikir kritis. Karena itu, mindset yang ditekankan adalah: jangan pernah sepenuhnya percaya pada AI, selalu latih dan beri instruksi dengan jelas, serta lakukan pengecekan akhir oleh manusia. AI adalah alat bantu, bukan pengganti nalar dan tanggung jawab manusia.
Pada bagian akhir, materi menyoroti perubahan paradigma pembelajaran dan kurikulum di era AI. Kurikulum bukan sekadar materi, tetapi rangkaian pengalaman belajar. Pendekatan 4C (Collect, Connect, Create, Contribute) menggambarkan pergeseran dari sekadar menerima informasi menjadi aktif mencari, menyaring, mengolah, dan membagikan nilai. Kesimpulannya, kepemimpinan di era AI membutuhkan kombinasi coaching mindset, kecakapan digital, dan kemampuan membangun ekosistem belajar yang adaptif serta berorientasi kontribusi.
#INISIATIF
1 810
Tips Perawatan untuk Mencegah "Tragedi Perempuan Pendamping" ๐คโค๏ธ
Oleh: Hasanudin Abdurakhman
Perempuan memilih jadi pendamping suami. Ia berjuang keras agar suaminya sukses. Ada yang harus berhenti kuliah demi karir suami. Ada juga yang berhenti kerja. Atau sebaliknya, kerja berlipat-lipat agar suaminya tertolong. Ada yang sampai jual harta, sampai habis. Semua dilakukan agar suaminya sukses. Kelak kalau suaminya sukses, orang akan berkata,"Di balik suami sukses ada istri yang bekerja keras mendukungnya."
Tapi sering ceritanya berbelok menjadi tragedi klise. Saat suami sukses, ia tak melihat perjuangan istrinya. Yang ia lihat yang buruk-buruk saja. Termasuk yang buruk-buruk akibat perjuangan tadi. Tubuh istri tak terawat karena bekerja terlalu keras. Apalagi kalau beranak dan merawat anak. Segera saja tubuhnya jadi gembrot dan tak menarik lagi.
Ada salah-salah bini, suami melihatnya sebagai keburukan belaka. Suami sukses jadi orang penting, sedangkan istrinya tak berkembang (kecuali lemak tubuhnya). Suami tak lagi merasa istrinya patut mendampinginya secara intelektual.
Pokoknya ada banyak hal yang bisa jadi alasan untuk meninggalkan istri. Lalu cari yang baru. Saat sukses, apa susahnya cari lagi. Harta ada, jabatan ada, kepercayaan diri pun tinggi menjulang. Perempuan yang mau ada banyak. Mereka pun tak peduli bahwa laki-laki ini dengan mudah mencampakkan rekan seperjuangannya. Lebih penting untuk menikmati masa depan ketimbang mengorek masa lalu.
Tinggallah si perempuan merana. Uang tak punya, skill tak bertambah, kecantikan sudah memudar, tenaga mulai rapuh, tubuh melar tak terkendali. Siapa yang mau?
Agar tak jadi tragedi, jangan mau jadi perempuan pendamping. Kau bukan nomor 2. Jadilah partner. Rumah tangga itu milik berdua, setara. Dampingi suami agar sukses, tapi di saat yang sama kau berhak menuntut dukungan juga. Jangan puas jadi pelengkap sukses suami. Kau harus sukses juga.
Perempuan perlu melakukan perawatan. Merawat hal-hal berikut. Agar tak sekadar jadi pendamping. Kalau pahit-pahitnya suamimu berubah jadi brengsek, kau tak terpuruk.
1. Rawat intelektualitas dan skill. Jangan malas belajar. Jangan jadikan peran sebagai ibu sebagai alasan untuk tertinggal. Jangan bangga dengan istilah "emak-emak" dalam konotasi rendah. Emak-emak yang tak berpengetahuan dan tak beretiket. Jaga diri untuk tetap menjadi perempuan intelek yang tumbuh.
2. Rawat penghasilan. Jangan berhenti kerja. Atau, jangan berhenti berpenghasilan. Memilih untuk merawat anak tidak selalu bermakna jadi nol penghasilan, dan bergantung pada suami. Manfaatkan skill untuk terus punya income.
3. Rawat jaringan. Jangan sampai putus hubungan dengan rekan-rekan di dunia profesional. Tidak sekadar berkomunikasi, tapi tetaplah jadi profesional yang diperhitungkan.
4. Rawat tubuh. Menikah dan punya anak bukan alasan untuk mengabaikan perawatan tubuh. Jangan jadikan "suami tidak keberatan" sebagai dalih untuk tidak merawat tubuh. Rawat tubuhmu untuk dirimu, bukan untuk orang lain.
Untuk bisa melakukan perawatan itu, kau tidak bisa sendiri. Kau perlu dukungan. Maka tuntutlah dukungan timbal balik. Dukung suamimu, tapi di saat yang sama ia wajib mendungkungmu. Tegaskan bahwa tugas pengasuhan anak dan pengelolaan rumah tangga adalah tugas berdua. Jangan mau dibebani dengan tugas-tugas secara tidak adil, yang membuat kau tak punya waktu untuk pengembangan diri.
#INISIATIF
1 810
Oleh: Dedi Priadi
Jika telur pecah akibat tekanan dari luar, sebuah kehidupan berakhir. Kekuatan luar adalah tekanan, tuntutan orang lain, atau ketakutan, yang seringkali memadamkan semangat kita. Hidup yang dipimpin oleh paksaan tidak akan pernah menjadi milik kita seutuhnya, dan potensi sejati pun menghilang.
Namun, keajaiban nyata terjadi jika telur pecah akibat kekuatan dari dalam, sebuah kehidupan dimulai. Inilah dorongan dari hati yang paling dalam (๐ช๐ฏ๐ต๐ณ๐ช๐ฏ๐ด๐ช๐ค ๐ฎ๐ฐ๐ต๐ช๐ท๐ข๐ต๐ช๐ฐ๐ฏ), hasrat yang tulus, dan kemauan otentik yang berkembang. Hanya dari titik inilah perubahan yang kita alami dapat bertahan lama dan memberikan makna yang mendalam.
Dalam mendidik anak, hindari terus menerus memberi imbalan atau hukuman. Jangan jadikan imbalan dan hukuman menjadi penyebab tekanan luar itu. Sebaliknya, bangunlah rasa tanggung jawab dan kemampuan untuk memilih pada anak-anak kita. Biarkan mereka bangga dengan apa yang mereka capai atas inisiatif sendiri, bukan karena tekanan orang tuanya.
Di sekolah, jangan biarkan nilai-nilai akademik menjadi satu-satunya tujuan. Tekanan itu bisa menghilangkan kegembiraan belajar. Ajak siswa menemukan minat pribadi mereka, ubah tugas menjadi sebuah petualangan seru. Dengan begitu, rasa ingin tahu akan menjadi motivasi terbaik mereka.
Di kantor, uang atau aturan saja tidak bisa membuat orang peduli. Keterlibatan yang tulus tidak bisa dipaksakan. Berikan kebebasan kepada tim untuk menentukan cara mereka bekerja dan pastikan mereka tahu dampak penting dari hasil kerja mereka. Ketika mereka merasa dihargai dan punya peran, semangat kerja yang tulus akan tumbuh sendiri.
Filosofi ini mengajarkan kesederhanaan: pilihlah untuk tumbuh dari dalam. Kapan pun Anda menghadapi kesulitanโbaik di rumah, sekolah, atau kantorโtanyakan: ๐ข๐ฑ๐ข๐ฌ๐ข๐ฉ ๐ด๐ข๐บ๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ญ๐ข๐ฌ๐ถ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ช๐ฏ๐ช ๐ฌ๐ข๐ณ๐ฆ๐ฏ๐ข ๐ฉ๐ข๐ณ๐ถ๐ด, ๐ข๐ต๐ข๐ถ ๐ฌ๐ข๐ณ๐ฆ๐ฏ๐ข ๐ด๐ข๐บ๐ข ๐ช๐ฏ๐จ๐ช๐ฏ? Pilihan yang datang dari hati selalu memberi ketenangan dan kekuatan.
Jangan biarkan orang lain memegang palu di luar cangkang Anda. Kekuatan untuk berubah, untuk menjadi lebih baik, dan untuk hidup lebih bermakna sudah ada di dalam diri Anda. Gunakan kekuatan internal itu, pecahkan cangkang Anda sendiri, dan hiduplah sebagaimana seharusnya Anda hidup. ๐๐ช '๐ข๐ถ๐ฏ๐ช๐ญ๐ญ๐ข๐ฉ ๐ธ๐ข ๐ฒ๐ถ๐ธ๐ธ๐ข๐ต๐ช๐ฉ.
#INISIATIF
1 810
๐๐คฃ๐ฅฒโบ๏ธ๐๐
Daftar peserta lomba BPJS Kesehatan Ramadan Fest (BRF) 2026 ๐ฒ๐จ
Lomba Tilawah
47. KC Bekasi
https://www.instagram.com/reel/DVTF07MEtw_/?igsh=MTg3c2tjaG1oNmw3OQ==
48. KC Tanjungpinang
https://www.instagram.com/reel/DVTFEBhAXPz/?igsh=dXdiMnJqbzd4M3h2
49. KC Kendari
https://www.instagram.com/reel/DVTL38RE7b2/?igsh=MXhocnNvdGJuemFhcg==
50. KC Kendari
https://www.instagram.com/reel/DVTNZ0mkzPm/?igsh=MWE1YXc5OGd5NXd4Yw==
51. KC Polewali
https://www.instagram.com/reel/DVTPUWbkhjv/?igsh=MWxvMTF1NHJscDQ2cg==
52. KC Bekasi
https://www.instagram.com/reel/DVTRbSuktfc/?igsh=NDVieGo3YTZvNXAz
53. KC Bekasi
https://www.instagram.com/reel/DVTUX2PkkV1/?igsh=dGxmZGJ5YXc3aTMx
54. KC Gresik
https://www.instagram.com/reel/DVR__k9EXHn/?igsh=MWd0N3YwdDQ0NWloag==
55. KC Gresik
https://www.instagram.com/reel/DVR_Ns-keGT/?igsh=MXY4OTc3enUxaHhyNA==
56. KC Tapaktuan
https://www.instagram.com/reel/DVToZ8qkuoG/?igsh=MWFiYWxrdXdiNDhoNA==
57. KC Lhokseumawe
https://www.instagram.com/reel/DVTq--yEmD6/?igsh=dWtkOGJhemF0dHZv
58. KC Tanjungpinang
https://www.instagram.com/reel/DVTq0evE4_f/?igsh=MWRtczdrMnBsMmdqcg==
59. SPI
https://www.instagram.com/reel/DVTg7A_k8j8/?igsh=MXIxNmt1Nm51dXo2bg==
1 810
Oleh: Raymond Arief
"What you are doing now, affects others. Either instantly or soon will be."
Kadang kita nggak sadar kalau hal-hal kecil yang kita lakukan sehari-hari itu sebenarnya nyebar jauh lebih luas dari yang kita kira. Cara kita ngomong, cara kita nge-handle emosi, keputusan-keputusan kecil yang kita buat, semuanya ngirim โgelombangโ ke sekitar kita. Ada yang kerasa langsung, ada juga yang baru kelihatan nanti. Tapi satu hal pasti: hidup kita selalu menyentuh hidup orang lain.๏ฟผ
Makanya penting banget buat punya kesadaran bahwa hidup yang โimpactfulโ itu bukan soal hal-hal besar saja. Impact itu bisa lahir dari respons kita yang tenang, kebaikan kecil yang konsisten, postingan di social media atau integritas yang kita pegang waktu nggak ada yang lihat. Dan sebaliknya, keputusan yang egois juga bisa punya rantai panjang yang bikin orang di sekitar kita ikut kena. Seperti kalimat, โApa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.โ๏ฟผ
Impact seperti apa yang mau kita tinggalkan, dan apa yang kita ingin orang lain rasakan dari kehadiran kita? Kita bisa pilih untuk bikin orang lain merasa aman, didengar, dan dikuatkanโฆ atau malah sebaliknya. Ingat, hidup ini selalu bergerak, dan setiap yang kita lakukan mulai dari keputusan yang kita ambil sampai hal sesederhana postingan di social media, langsung atau nggak langsung akan ngasih impact ke orang lain. Tinggal kita mau pilih impact yang seperti apa. Letโs learn to be wiser.โ๏ธ๐๏ฟผ
#INISIATIF
1 810
๐๐คฃ๐ฅฒโบ๏ธ๐๐
Update sementara (Last Day) peserta lomba BPJS Kesehatan Ramadan Fest (BRF) 2026 ๐ฒ๐จ
Lomba Vlog Ramadan
47. KC Maumere
https://www.instagram.com/reel/DVSqMkmE_PQ/?igsh=OTlhZWhvNjVvdHZ4
48. Sesdewas
https://www.instagram.com/reel/DVSqT4Kj3XF/?igsh=Zm8wa2EwbTQwdGdr
49. KC Kisaran
https://www.instagram.com/reel/DVSxROmCQnD/?igsh=Y2htbGI3bnJwaDZq
50. KC Selong
https://www.instagram.com/reel/DVS2u3gkp4S/?igsh=MXMwbnM1dnRiM2dzOA==
51. KC Serang
https://www.instagram.com/reel/DVSgmNTAZ0n/?igsh=enZjbDJzNWQ3anpx
52. KC Watampone
https://www.instagram.com/reel/DVS_xzPEpiW/?igsh=MTZ6YnV4dDVyamQxMw==
1 810
๐๐คฃ๐ฅฒโบ๏ธ๐๐
Update sementara (Last Day) peserta lomba BPJS Kesehatan Ramadan Fest (BRF) 2026 ๐ฒ๐จ
Lomba Peragaan Busana Muslim
47. Sesdewas
https://www.instagram.com/reel/DVSd1fiE0p7/?igsh=MXFzeDlmY2Uxcm5xag==
48. KC Madiun
https://www.instagram.com/reel/DVSrjp2EXYn/?igsh=MW16dDN2aWh4OXlodQ==
49. KC Bulukumba
https://www.instagram.com/reel/DVSWxqjkT4S/?igsh=MTg2OHMyZWRhdHJ2aQ==
50. KC Jakarta Selatan
https://www.instagram.com/reel/DVStzGxEqgU/?igsh=d2RsOHVkaDBnbnRo
51. KC Waingapu
https://www.instagram.com/reel/DVSxKZADt-i/?igsh=MTNkeDcxMml4NDdnNw==
52. KC Sidoarjo
https://www.instagram.com/reel/DVS7w3SkrxP/?igsh=ZGs5ODNmbGVnY3F2
53. KC Sidoarjo
https://www.instagram.com/reel/DVS77kVkhGW/?igsh=MWdhdjhidXkxZjB5Mw==
54. KC Surakarta
https://www.instagram.com/reel/DVS42bekbfn/?igsh=ZG53MXU1MDA5Njl3
55. KC Pontianak
https://www.instagram.com/reel/DVS_AivE9bj/?igsh=MWllY29yOWluaGo0
56. KC Metro
https://www.instagram.com/reel/DVS_ZE4E5y7/?igsh=MTQ2ZHF2Z2NtN3g3NQ==
57. MKU
https://www.instagram.com/reel/DVS_xz_Ex57/?igsh=MXJweHRqOG94bW5seQ==
1 810
๐๐คฃ๐ฅฒโบ๏ธ๐๐
Update sementara (H-1) peserta lomba BPJS Kesehatan Ramadan Fest (BRF) 2026 ๐ฒ๐จ
Lomba Azan
1. SDSU
https://www.instagram.com/reel/DU61Sg0E0RU/?igsh=c3M0aHducGtqMW8=
2. CORPU
https://www.instagram.com/reel/DU-XdjMiejN/?igsh=dXVxbTRwcXRhamVo
3. KC Jember
https://www.instagram.com/reel/DVAX_6Ak3df/?igsh=MTk0YjFwaDQ3Ym9lMg==
4. KC Solok
https://www.instagram.com/reel/DVBI98kiS-S/?igsh=ems4NHRtZWRobDJl
5. KC Surakarta
https://www.instagram.com/reel/DVF-RtmCSte/?igsh=cWJhMDliYm5pajJj
6. KC Biak Numfor
https://www.instagram.com/reel/DVKpGNGkif8/?igsh=OGw2eHdtbTFhYWtq
7. KC Pematangsiantar
https://www.instagram.com/reel/DVLBeUrk0Kp/?igsh=dnBscjlid2c0YjEy
8. KC Pematangsiantar
https://www.instagram.com/reel/DVLlAn3j-6a/?igsh=bzlvdTM1dGt5bTdt
9. KC Curup
https://www.instagram.com/reel/DVLyrO_EfwD/?igsh=NDJ1cTJ0YWkwMzJ3
10. KC Pontianak
https://www.instagram.com/reel/DVLoL5cEtUT/?igsh=Z3M0MXJpanUxcXQ0
11. KC Lubuklinggau
https://www.instagram.com/reel/DVM_izUEkEA/?igsh=MWF5MjB5b2FyeHpzdA==
12. KC Bandung
https://www.instagram.com/reel/DVN42roEwL9/?igsh=MWdkYng3ZThuMmhkNg==
13. KC Prabumulih
https://www.instagram.com/reel/DVOM5ePkhKk/?igsh=aW95eGVwMnpmMzBt
1 810
๐๐คฃ๐ฅฒโบ๏ธ๐๐
Update sementara (H-1) peserta lomba BPJS Kesehatan Ramadan Fest (BRF) 2026 ๐ฒ๐จ
Lomba Da'i Cilik
1. KC Luwuk
https://www.instagram.com/reel/DVFpu3-kqT-/?igsh=MXNpcHU3MHJ0bGpvaA==
2. TINVEST
https://www.instagram.com/reel/DVF_p-HAUT_/?igsh=Y2RjcHJlZmUzMnV5
3. KC Lubuklinggau
https://www.instagram.com/reel/DVGBtmIE2yA/?igsh=b2VzZWdyODZkbThv
4. KC Palembang
https://www.instagram.com/reel/DVIHCuwE3l7/?igsh=MXRkNWwzYm9iOXF0dg==
5. KC Singkawang
https://www.instagram.com/reel/DVLJi1IE-8C/?igsh=MTZ1N3FkdW5kdzB2cQ==
6. KC Kendari
https://www.instagram.com/reel/DVNStBBCXtu/?igsh=MXVyOWVzbmZnaDZ3eQ==
7. KC Rengat
https://www.instagram.com/reel/DVOXeXdE_bO/?igsh=MW52MzBicTIxanZlYg==
1 810
Oleh: Iwan Kusworo
Selamat pagi, Sahabat!
Another "jleb" moment dari tulisan ini... ๐ฅน
To limit yourself by your education, your experience, where you live, or your family situation is creating your own jail cell. It becomes your crutch, your excuse as to why you can't move in a new direction.Ketika kita terlalu membatasi diri entah itu karena alasan latar belakang pendidikan, pengalaman, lingkungan tempat tinggal, atau kondisi keluarga, sebenarnya kita sedang membangun โpenjaraโ kita sendiri. Itu tanpa kita sadari akan menjadi alasan dan pembenaran mengapa kita merasa tidak bisa melangkah ke arah baru yang lebih baik. Tidak heran ungkapan-ungkapan seperti ini mungkin jadi cukup familiar... "Hah, belajar coding? Duh, saya sudah ketuaan. Otaknya gak nyampe." "Jadi agen properti? Kayaknya gak mampu deh. Saya kan orangnya introvert." "Pakai AI? Apaan lagi tuh? Gak sempet belajar ah, kerjaan udah banyak." Sahabat... Learning is an investment in yourself. Never stop learning, because life never stops teaching. Buku apa yang sedang Anda baca pagi ini? Have a nice and wonderful day! โค๏ธ #INISIATIF #TGIF
1 810
๐๐คฃ๐ฅฒโบ๏ธ๐๐
Update sementara (H-2) peserta lomba BPJS Kesehatan Ramadan Fest (BRF) 2026 ๐ฒ๐จ
Lomba Menyanyi Lagu Islami
1. SDSU
https://www.instagram.com/reel/DU60z3_E0Gw/?igsh=cW1na3o4ajNxbXYx
2. KC Jakarta Barat
https://www.instagram.com/reel/DVDKXmZETZY/?igsh=eXI5YnlqcThxeHUx
3. KC Jember
https://www.instagram.com/reel/DVDlsjyk6X7/?igsh=MWlubXBlY280NWVoag==
4. KC Bandung
https://www.instagram.com/reel/DVGqsgegDdw/?igsh=amxrbjgzcWlvZ3Q3
5. KC Magelang
https://www.instagram.com/reel/DVILw_QkeWH/?igsh=aW9pa3l3dXJzcHJw
6. KC Kebumen
https://www.instagram.com/reel/DVKZD7Jj-qA/?igsh=M3lzM2pjamZ6eTAw
7. KC Pontianak
https://www.instagram.com/reel/DVLUEaTgUSB/?igsh=MXI2ajUxaXZjdXpnbA==
8. KC Tulungagung
https://www.instagram.com/reel/DVMlvKGkpPx/?igsh=MXBlMXI1c2Q5Nmt5NA==
9. KC Curup
https://www.instagram.com/reel/DVL6NKWEu-4/?igsh=ZWplajVhOWhlNDRs
10. KC Palembang
https://www.instagram.com/reel/DVNOpLHEeu4/?igsh=MTBxcDVvdXlmN3BiaQ==
11. KC Surabaya
https://www.instagram.com/reel/DVNYXsiklzT/?igsh=MWFwZTM4cGU0N2RxNw==
--------------------
Lomba Da'i Cilik
1. KC Luwuk
https://www.instagram.com/reel/DVFpu3-kqT-/?igsh=MXNpcHU3MHJ0bGpvaA==
2. TINVEST
https://www.instagram.com/reel/DVF_p-HAUT_/?igsh=Y2RjcHJlZmUzMnV5
3. KC Lubuklinggau
https://www.instagram.com/reel/DVGBtmIE2yA/?igsh=b2VzZWdyODZkbThv
4. KC Palembang
https://www.instagram.com/reel/DVIHCuwE3l7/?igsh=MXRkNWwzYm9iOXF0dg==
5. KC Singkawang
https://www.instagram.com/reel/DVLJi1IE-8C/?igsh=MTZ1N3FkdW5kdzB2cQ==
6. KC Kendari
https://www.instagram.com/reel/DVNStBBCXtu/?igsh=MXVyOWVzbmZnaDZ3eQ==
1 810
๐๐คฃ๐ฅฒโบ๏ธ๐๐
Update sementara (H-2) peserta lomba BPJS Kesehatan Ramadan Fest (BRF) 2026 ๐ฒ๐จ
Lomba Vlog Ramadan
1. KC Kediri
https://www.instagram.com/reel/DU9BLtnkteQ/?igsh=MWRjZmg0am52ZW56eQ==
2. KC Jember
https://www.instagram.com/reel/DVBH94rk9Y_/?igsh=Z2UzZHFybThvdjhu
3. KC Jayapura
https://www.instagram.com/reel/DVD8H8XEnqt/?igsh=Y3Y4bnlqcDkwbXZo
4. KC Surakarta
https://www.instagram.com/reel/DVGjGe2gLu1/?igsh=MTZ6Y3I0YnhzMmdjbA==
5. KC Langsa
https://www.instagram.com/reel/DVGmbUUCYGF/?igsh=ZjM0YjJkdHhndnFl
6. KC Sukabumi
https://www.instagram.com/reel/DVH5VP1k3dy/?igsh=eG1pNGd4eWx1cTl4
7. KC Jayapura
https://www.instagram.com/reel/DVItcWTiakQ/?igsh=dnNmaWNhbnVhZGFn
8. KC Biak Numfor
https://www.instagram.com/reel/DVH80dVEvyq/?igsh=MXUyaTJ1cXBvdzF5ZA==
9. KC Waingapu
https://www.instagram.com/reel/DVKrU2bkgG0/?igsh=MWthdWJoNWVkbmhicw==
10. KC Tigaraksa
https://www.instagram.com/reel/DVKuR--ieoQ/?igsh=eGF0YTd5d2Q4ZHIw
11. KC Meulaboh
https://www.instagram.com/reel/DVK5GsYEThn/?igsh=aHpuOHBzNzRmMmw1
12. KC Bandung
https://www.instagram.com/reel/DVLBN_zE0HD/?igsh=c3Q4ejFuazBzZ3Rt
13. KC Langsa
https://www.instagram.com/reel/DVLkqSmEtB8/?igsh=MWoxdzViOHA5aG9iaQ==
14. KC Pekanbaru
https://www.instagram.com/reel/DVL4UNIEWbx/?igsh=MWw3bTR0dmtvcnd3dg==
15. KC Pematangsiantar
https://www.instagram.com/reel/DVNDd7tkXfk/?igsh=MWx6a2x5MjhyMWF6
16. KC Denpasar
https://www.instagram.com/reel/DVNBJrEks2w/?igsh=b2xvdzk2bnBuaXEx
17. KC Biak Numfor
https://www.instagram.com/reel/DVNS6M2Eedb/?igsh=eGl2NzBwMDJyNHk1
18. KC Palembang
https://www.instagram.com/reel/DVNWuC7kvG-/?igsh=MTF4eDV6dnBkeGZlMg==
19. KC Samarinda
https://www.instagram.com/reel/DVNtsK7EvX8/?igsh=MTI1eWI3am1wN3p2aA==
1 810
Oleh: Dedi Priadi
Kita usahakan makan tanpa merebut piring orang lain, meskipun piring kita pernah direbut orang lain. Inilah harga diri manusia beradab. Ia laksana akar pohon jati yang meski dihimpit batu, tetap tumbuh lurus mencari air bening.
Jangan sampai rasa sakit karena dicurangi mengubah kita menjadi pribadi yang picik. Mungkin piring kita pernah kosong karena ulah orang lain, tapi ingatlah bahwa Tuhan tidak pernah tidur. Dia selalu punya cara untuk mencukupi hamba-Nya yang sabar.
Harta hasil memalak hak orang lain itu laksana meminum air laut. Semakin kita teguk, semakin haus dan gersang jiwa kita. Tak akan pernah ada rasa syukur di sana.
Kehormatan kita ada pada keringat yang halal. Biarpun lauk kita hanya tahu dan tempe, selama itu hasil jerih payah sendiri, rasanya akan jauh lebih nikmat dan menenangkan.
Jadilah pribadi yang integritasnya teguh. Jangan kotori tangan kita hanya karena perut kita lapar. Rasa lapar itu sifatnya sementara, namun noda di jiwa akan membekas sangat lama.
Tataplah wajah keluarga kita dengan bangga. Katakan pada mereka bahwa setiap butir nasi yang mereka makan adalah cahaya, bukan beban yang akan menghalangi doa-doa menuju langit.
Tetaplah membumi dan fokus mempercantik isi piring kita dengan cara yang baik. Rezeki itu sudah ada takarannya, ia tidak akan pernah tertukar dengan milik orang lain. Apa yang menjadi milik kita tidak akan melewatkan kita, dan apa yang melewatkan kita memang bukan milik kita.
Biarlah piring kita sedikit isinya, asal ia penuh dengan kehormatan. Sebab rezeki halal adalah warisan terbaik yang membuat langkah kita ringan menuju alam keabadian tanpa rasa takut.
#INISIATIF
1 810
+6
Ramadan menghadirkan energi yang berbeda di tempat kerja. Selalu ada sosok yang dengan caranya masing-masing menjaga suasana tetap positif, baik lewat kesabaran, dukungan, maupun pengingat kebaikan ๐
Kalau di unit kerjamu, siapa yang paling Ramadan vibes? mention orangnya di komentar yah๐
https://www.instagram.com/p/DVLJk8ACekZ/?igsh=cmU5N3ZnMmVwM3J5
Endi mavjud! Telegram Tadqiqoti 2025 โ yilning asosiy insaytlari 
