Cinta_Islam_313
Kanalga Telegram’da o‘tish
Islam mengajarkan kita agar Tegas tapi tidak Kasar, Lembut tapi tidak Lemah, Dermawan tapi tidak Mubadzir/Berlebihan, Berhemat tapi tidak Kikir, Berani tapi tidak Tanpa Perhitungan(ngawur), Waspada tapi tidak Takut. @cinta_islam telegram.me/cinta_islam
Ko'proq ko'rsatish3 785
Obunachilar
-324 soatlar
-87 kun
-3230 kun
Postlar arxiv
3 785
Repost from Salam Farmandeh.id
Sebagaimana Firaun dan para pemimpin T*ran lainnya,dia akan jatuh di puncak kesombongannya sendiri. Kini dia pun telah terjatuh, sebagaimana yang Ayatollah Syahid Sayyid Ali khamenei katakan.
3 785
Repost from Tahukah Anda?
Rasulullah saw bersabda,
"Barang siapa yang setiap hari bersalawat kepadaku tiga kali dengan didasari kecintaan dan kerinduan, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya pada hari itu atau malam itu."
📚Biharul Anwar, 97/69; Mustadrak al Wasa'il, 5/331.
http://Telegram.me/TahukahAnda
3 785
Syahid Hajj Qasem Soleimani (semoga Allah merahmatinya) berkata:
“Sungguh, aku telah menyaksikan betapa besar kekuatan, cinta, dan kasih keibuan Sayyidah Fatimah az-Zahra (salam sejahtera atasnya), ketika kami berada dalam situasi yang sangat genting dan menghadapi jalan buntu yang nyata di medan perang dan ladang ranjau.”
✅ Telegram.me/cinta_islam
3 785
Syahid Hajj Qasem Soleimani (semoga Allah merahmatinya) berkata:
“Sungguh, aku telah menyaksikan betapa besar kekuatan, cinta, dan kasih keibuan Sayyidah Fatimah az-Zahra (salam sejahtera atasnya), ketika kami berada dalam situasi yang sangat genting dan menghadapi jalan buntu yang nyata di medan perang dan ladang ranjau.”
✅ Telegram.me/cinta_islam
3 785
Kami Tidak Menyesal
Kami tidak menyesal atas darah suci para pemuda kami yang telah tertumpah di jalan Islam. Kami tidak menyesal bahwa kesyahidan telah menjadi bagian bagi orang-orang tercinta kami, karena inilah jalan para pengikut Amirul Mukminin (as) sejak awal kemunculan Islam hingga sekarang.
Imam Khomeini ra
✅ Telegram.me/cinta_islam
3 785
“Seandainya kaum Muslimin bersatu, lalu masing-masing menyiramkan seember air ke Israel, niscaya banjir akan menyapu bersih Israel. Namun meskipun begitu, mereka justru berdiri hina di hadapannya!”
(Imam Khomeini ra)
✅ Telegram.me/cinta_islam
3 785
Rahbar Sayyid Mujtaba Khamenei ra:
"Jika masih ada orang yang memiliki sedikit harapan terhadap perubahan perilaku atau pergeseran partai dan faksi dalam sistem kekuasaan (hegemoni), atau mengira bahwa dengan memberikan konsesi kepada Amerika mereka dapat membuatnya berhenti memusuhi bangsa Iran, mereka sangat keliru. Anggapan yang batil ini merupakan bentuk ketidakbersyukuran terhadap penaklukan-penaklukan besar yang telah diraih bangsa Muslim Iran di bawah naungan tawakal, keteguhan, dan perjuangan. Keinginan setan besar adalah penyerahan tanpa syarat bangsa Iran, dan kecenderungan menyerah sekecil apa pun kepada musuh yang arogan akan menghancurkan modal besar yang telah diperoleh berkat darah para syuhada dan pengorbanan individu-individu bangsa, serta akan membuat musuh yang arogan semakin berani untuk lebih banyak menuntut dan melakukan perang serta tindakan-tindakan kurang ajar berikutnya."
✅ Telegram.me/cinta_islam
3 785
Imam Khomeini ra:
Ketika Anda memegang pena (hendak menulis sesuatu), ketahuilah bahwa Anda memegang pena di hadapan Allah. Ketika Anda hendak berbicara, ketahuilah bahwa lidah Anda, hati Anda, mata Anda, dan telinga Anda berada di hadapan Allah. Dunia ini adalah hadapan Allah. Janganlah berbuat maksiat kepada Allah di hadapan Allah. Janganlah bertengkar satu sama lain di hadapan Allah untuk urusan-urusan yang batil dan fana. Bekerjalah untuk Allah dan majulah untuk Allah. Jika bangsa kita maju untuk Allah dan untuk keridhaan Nabi Akram Muhammad (saw), maka seluruh tujuannya akan tercapai.
📚Shahifah Imam, Jilid 13, hal. 461
✅ Telegram.me/cinta_islam
3 785
Syahid Murtadha Muthahhari:
Seandainya hubungan(garis keturunan atau afiliasi) cukup untuk menggantikan amal, tentulah Sayyidah az-Zahra (semoga salam tercurah atasnya) lebih berhak atas hal itu daripada kita semua. Namun beliau gemetar tubuhnya di mihrab, menangis karena takut kepada Allah, dan menghidupkan malam-malam Jumat hingga subuh.
Sumber:
Ihya’ at-Tafkir al-Islami, hlm. 47
✅ Telegram.me/cinta_islam
3 785
Almarhum Ayatullah Fadhel Lankarani:
"Kita terhadap ilmu-ilmu Islam ibarat setetes air di hadapan lautan. Artinya, setiap cabang dari ilmu-ilmu Islam menuntut seumur hidup, dan kita tidak memiliki lebih dari satu usia, dan kita harus mengambil bagian dan manfaat dari semua ilmu.
Menggabungkan semua ini menuntut agar kita memanfaatkan secara maksimal kekuatan masa muda dan semangat yang tersedia bagi kita.
Saya sungguh percaya bahwa seorang penuntut ilmu tidak boleh membiarkan satu menit pun waktunya tanpa dimanfaatkan.
Ruhaniyyun (ulama) harus memiliki komprehensivitas di setiap aspek keutamaan. Saya tidak bermaksud merendahkan fikih dan ushul, melainkan saya katakan bahwa tekad dan tujuannya jangan hanya terbatas pada fikih dan ushul semata."
📚Akhlaq Fadhel, halaman 338.
✅ Telegram.me/cinta_islam
3 785
Imam al-Baqir as:
“Rasulullah saw, apabila hendak bepergian, berpamitan kepada anggota keluarganya yang ingin beliau pamiti. Orang terakhir yang beliau pamiti adalah Fatimah as. Beliau memulai perjalanannya dari rumah Fatimah. Dan ketika kembali, beliau memulai kunjungannya dengan mendatangi Fatimah.”
Sumber: Makārim al-Akhlāq, halaman 94.
✅ Telegram.me/cinta_islam
