Cinta_Islam_313
رفتن به کانال در Telegram
Islam mengajarkan kita agar Tegas tapi tidak Kasar, Lembut tapi tidak Lemah, Dermawan tapi tidak Mubadzir/Berlebihan, Berhemat tapi tidak Kikir, Berani tapi tidak Tanpa Perhitungan(ngawur), Waspada tapi tidak Takut. @cinta_islam telegram.me/cinta_islam
نمایش بیشتر3 784
مشترکین
-224 ساعت
-87 روز
-3230 روز
آرشیو پست ها
3 784
Peran Tawakal dan Kegigihan dalam Menyelesaikan Krisis-Krisis Kehidupan
Di bawah ayat-ayat yang berkaitan dengan tawakal dan usaha (seperti "وَتَوَکَّلْ عَلَى الحي الَّذِي لا یَمُوتُ" —
"Dan bertawakallah kepada Yang Maha Hidup yang tidak pernah mati"), beliau (Ayatullah Makarim) menekankan perlunya kombinasi yang penuh berkah antara "usaha maksimal" dan "tawakal penuh kepada Allah."
Dalam Tafsir Nemuneh, beliau menyatakan bahwa tawakal tidak pernah berarti kemalasan, berpangku tangan, dan menunggu mukjizat; melainkan tawakal berarti manusia mengerahkan seluruh kemampuan, keahlian, dan kesungguhannya, namun menyerahkan hasil akhirnya ke tangan kekuasaan Allah yang tak terbatas, dan tidak takut terhadap kecemasan akibat kegagalan. Pendekatan ini menanamkan ketenangan yang luar biasa ke dalam jiwa manusia; karena orang mukmin mengetahui bahwa ia telah menjalankan kewajibannya dengan sebaik-baiknya dan bahwa pengaturan segala urusan berada di tangan Tuhan yang tidak menghendaki selain kebaikan dan kemaslahatan bagi hamba-Nya. Sikap ini menjadikan manusia tangguh menghadapi jalan buntu kehidupan yang paling sulit dan menjaga harapan akan masa depan tetap hidup.
📚Sumber: Tafsir Nemuneh, Ayatullah Naser Makarem Shirazi, jilid 13, hlm. 240.
✅ Telegram.me/cinta_islam
3 784
Filosofi Doa dan Hubungan Kehendak Manusia dengan Terkabulnya Doa
Di bawah ayat «وَقَالَ رَبُّکُمُ ادْعُونِی أَسْتَجِبْ لَکُمْ» (Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu"), beliau menjelaskan hakikat doa dan mengangkat jawaban atas pertanyaan mengapa sebagian doa tampaknya tidak terkabul. Beliau (almarhum Allamah Husain Thabathaba'i) menyatakan bahwa doa pada hakikatnya adalah hubungan emosional dan ikatan penuh kebutuhan antara hamba dengan Yang Maha Kaya secara mutlak, dan keadaan berdoa itu sendiri serta perhatian kepada Tuhan merupakan modal spiritual terbesar. Terkabulnya doa tidak berarti pasti terpenuhinya persis permintaan materi tertentu manusia, melainkan terkadang kemaslahatan yang lebih tinggi, penolakan bala-bala yang lebih besar, atau simpanan untuk akhirat yang diberikan Tuhan kepada hamba sebagai ganti dari keinginan duniawinya.
Pandangan Al-Qur'an terhadap doa adalah pandangan yang dinamis yang menjaga tetap hidupnya gerak, harapan, pembinaan diri, dan ketergantungan kepada rahmat Allah yang luas di dalam hati manusia.
📚Sumber: Tafsir Al-Mizan, Allamah Sayyid Muhammad Husain Thabathaba'i, jilid 17, hlm. 380.
✅ Telegram.me/cinta_islam
3 784
Repost from Salam Farmandeh.id
Sebagaimana Firaun dan para pemimpin T*ran lainnya,dia akan jatuh di puncak kesombongannya sendiri. Kini dia pun telah terjatuh, sebagaimana yang Ayatollah Syahid Sayyid Ali khamenei katakan.
3 784
Repost from Tahukah Anda?
Rasulullah saw bersabda,
"Barang siapa yang setiap hari bersalawat kepadaku tiga kali dengan didasari kecintaan dan kerinduan, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya pada hari itu atau malam itu."
📚Biharul Anwar, 97/69; Mustadrak al Wasa'il, 5/331.
http://Telegram.me/TahukahAnda
3 784
Syahid Hajj Qasem Soleimani (semoga Allah merahmatinya) berkata:
“Sungguh, aku telah menyaksikan betapa besar kekuatan, cinta, dan kasih keibuan Sayyidah Fatimah az-Zahra (salam sejahtera atasnya), ketika kami berada dalam situasi yang sangat genting dan menghadapi jalan buntu yang nyata di medan perang dan ladang ranjau.”
✅ Telegram.me/cinta_islam
3 784
Syahid Hajj Qasem Soleimani (semoga Allah merahmatinya) berkata:
“Sungguh, aku telah menyaksikan betapa besar kekuatan, cinta, dan kasih keibuan Sayyidah Fatimah az-Zahra (salam sejahtera atasnya), ketika kami berada dalam situasi yang sangat genting dan menghadapi jalan buntu yang nyata di medan perang dan ladang ranjau.”
✅ Telegram.me/cinta_islam
3 784
Kami Tidak Menyesal
Kami tidak menyesal atas darah suci para pemuda kami yang telah tertumpah di jalan Islam. Kami tidak menyesal bahwa kesyahidan telah menjadi bagian bagi orang-orang tercinta kami, karena inilah jalan para pengikut Amirul Mukminin (as) sejak awal kemunculan Islam hingga sekarang.
Imam Khomeini ra
✅ Telegram.me/cinta_islam
3 784
“Seandainya kaum Muslimin bersatu, lalu masing-masing menyiramkan seember air ke Israel, niscaya banjir akan menyapu bersih Israel. Namun meskipun begitu, mereka justru berdiri hina di hadapannya!”
(Imam Khomeini ra)
✅ Telegram.me/cinta_islam
3 784
Rahbar Sayyid Mujtaba Khamenei ra:
"Jika masih ada orang yang memiliki sedikit harapan terhadap perubahan perilaku atau pergeseran partai dan faksi dalam sistem kekuasaan (hegemoni), atau mengira bahwa dengan memberikan konsesi kepada Amerika mereka dapat membuatnya berhenti memusuhi bangsa Iran, mereka sangat keliru. Anggapan yang batil ini merupakan bentuk ketidakbersyukuran terhadap penaklukan-penaklukan besar yang telah diraih bangsa Muslim Iran di bawah naungan tawakal, keteguhan, dan perjuangan. Keinginan setan besar adalah penyerahan tanpa syarat bangsa Iran, dan kecenderungan menyerah sekecil apa pun kepada musuh yang arogan akan menghancurkan modal besar yang telah diperoleh berkat darah para syuhada dan pengorbanan individu-individu bangsa, serta akan membuat musuh yang arogan semakin berani untuk lebih banyak menuntut dan melakukan perang serta tindakan-tindakan kurang ajar berikutnya."
✅ Telegram.me/cinta_islam
3 784
Imam Khomeini ra:
Ketika Anda memegang pena (hendak menulis sesuatu), ketahuilah bahwa Anda memegang pena di hadapan Allah. Ketika Anda hendak berbicara, ketahuilah bahwa lidah Anda, hati Anda, mata Anda, dan telinga Anda berada di hadapan Allah. Dunia ini adalah hadapan Allah. Janganlah berbuat maksiat kepada Allah di hadapan Allah. Janganlah bertengkar satu sama lain di hadapan Allah untuk urusan-urusan yang batil dan fana. Bekerjalah untuk Allah dan majulah untuk Allah. Jika bangsa kita maju untuk Allah dan untuk keridhaan Nabi Akram Muhammad (saw), maka seluruh tujuannya akan tercapai.
📚Shahifah Imam, Jilid 13, hal. 461
✅ Telegram.me/cinta_islam
3 784
Syahid Murtadha Muthahhari:
Seandainya hubungan(garis keturunan atau afiliasi) cukup untuk menggantikan amal, tentulah Sayyidah az-Zahra (semoga salam tercurah atasnya) lebih berhak atas hal itu daripada kita semua. Namun beliau gemetar tubuhnya di mihrab, menangis karena takut kepada Allah, dan menghidupkan malam-malam Jumat hingga subuh.
Sumber:
Ihya’ at-Tafkir al-Islami, hlm. 47
✅ Telegram.me/cinta_islam
