Ask The Experts
Відкрити в Telegram
Channel ini merupakan pengembangan dari Grup nasional ATE khusus Internal BPJS kesehatan yang membernya lebih dari 6.000 Orang Duta BPJS Kesehatan Selindo 🇲🇨 https://www.instagram.com/commit_asktheexperts?igsh=ZmpmN2xqbWFjZjBn
Показати більше1 856
Підписники
Немає даних24 години
+17 днів
+2830 день
Архів дописів
1 856
Oleh: Dedi Priadi
Ilmu itu bukan sekadar tumpukan informasi, melainkan perjalanan ruhani yang mendalam, sebuah pendakian menuju puncak kesadaran kolektif.
Ada tiga gerbang ilmu yang harus kita lalui. 𝘎𝘦𝘳𝘣𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘳𝘵𝘢𝘮𝘢 seringkali menjadi jebakan bagi jiwa yang dangkal. Saat kita baru saja meminum seteguk air, ego dalam diri mulai bangkit.
Kita mungkin merasa paling benar, paling tahu, dan cenderung memandang rendah mereka yang belum sampai di posisi ini. Ini puncak kesombongan, di mana ilmu baru menjadi bumerang yang melukai hati.
Ibarat balon yang ditiup sedikit, ia langsung membusungkan dada, merasa dirinya besar dan tak terkalahkan. Namun sesungguhnya, ia sangat rapuh dan mudah meletus hanya dengan satu tusukan kebenaran yang hakiki.
Jika kita beruntung dan terus melangkah, kita akan memasuki 𝘨𝘦𝘳𝘣𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘦𝘥𝘶𝘢. Di sini, tabir ketidaktahuan mulai tersingkap. Kita menyadari betapa luasnya hamparan ilmu yang belum pernah kita jelajahi sebelumnya.
Maka, tumbuhlah benih-benih kerendahan hati di taman hati kita. Kita mulai menghargai pandangan sesama dan menyadari bahwa setiap manusia memiliki kepingan 𝘱𝘶𝘻𝘻𝘭𝘦 kebenaran yang berbeda-beda namun saling melengkapi.
Kita tidak lagi berteriak paling kencang, melainkan mendengarkan dengan seksama. Kita seperti padi yang semakin berisi semakin merunduk, menyerap kearifan dari setiap jengkal tanah kehidupan yang kita pijak.
Akhirnya, jika Tuhan menghendaki, kita akan mencapai 𝘨𝘦𝘳𝘣𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘦𝘵𝘪𝘨𝘢. Inilah puncak kesadaran (𝘵𝘩𝘦 𝘱𝘪𝘯𝘯𝘢𝘤𝘭𝘦 𝘰𝘧 𝘤𝘰𝘯𝘴𝘤𝘪𝘰𝘶𝘴𝘯𝘦𝘴𝘴), di mana ilmu yang dimiliki justru membawa pada perasaan terdalam bahwa kita sesungguhnya tidak tahu apa-apa.
Pada tahap ini, kita menyadari keterbatasan akal manusia di hadapan kebesaran Sang Pencipta. Ilmu bukan lagi alat untuk menaklukkan, melainkan cermin untuk melihat betapa kecilnya diri di alam semesta.
Kita seperti setetes air yang akhirnya kembali ke pelukan samudra, menyadari bahwa identitas sebagai subjek pencari kebenaran intelektual telah lebur dalam hamparan pengetahuan yang tak terbatas dan tak terlukiskan.
Lihatlah "gelas ilmu" itu. Belajarlah darinya. Gelas yang lebih besar menunjukkan bahwa semakin banyak kita belajar, semakin besar pula ruang kosong ketidaktahuan yang kita sadari perlu diisi dengan kerendahan hati.
Maka, teruslah menjadi penuntut ilmu, jangan berhenti di gerbang pertama. Teruslah berjalan melampaui batas-batas keakuan kita.
Teruslah berjalan dengan kerendahan hati sebagai bekal utama.
Biarkan cahaya ilmu menuntun kita pada pengenalan fitrah diri yang sejati, sebab hanya di sanalah kedamaian abadi dapat ditemukan.
#INISIATIF
1 856
🇨🇻 TAUKAH KAMU?
✅ Penampilan luar biasa kiper Cape Verde, Vizinho (40) saat menghadapi 🇪🇸 Spanyol berpengaruh kepada akun instagram-nya yang melonjak drastis
Sebelum menghadapi 🇪🇸 Spanyol, followers-nya hanya 50.000 orang. Setelah penampilan hadapi Spanyol, saat ini followers sudah diangka 3.7 juta followers ✍🏻
Jumlah populasi negara Cape Verde hanyalah 500.000, sementara jumlah followers-nya 7 kali lebih banyak dibandingkan populasi negaranya 🇨🇻🇨🇻
Ini benar-benar membuktikan attention di level dunia ini luar biasa. Semua mata tertuju kepada turnamen ini, apalagi jika kamu tampil baik menghadapi negara favorit seperti 🇪🇸 Spanyol
1 856
+1
Setiap orang punya prediksi. Setiap orang punya tim favorit. Tapi yang paling menarik dari World Cup bukan cuma soal siapa yang mengangkat trofi 🏆
Melainkan cerita tentang perjuangan. Tentang kerja sama. Tentang bangkit setelah kalah. Tentang tetap percaya sampai peluit terakhir ⚽️
Kalau kamu, siapa tim yang menurutmu paling layak jadi juara tahun ini? Tulis tim jagoanmu di kolom komentar 👇
https://www.instagram.com/p/DZmmrnJicT8/?igsh=MWZwZDN5ZXpzY3I4Ng==
1 856
+9
Setiap orang punya prediksi. Setiap orang punya tim favorit. Tapi yang paling menarik dari World Cup bukan cuma soal siapa yang mengangkat trofi 🏆
Melainkan cerita tentang perjuangan. Tentang kerja sama. Tentang bangkit setelah kalah. Tentang tetap percaya sampai peluit terakhir ⚽️
Kalau kamu, siapa tim yang menurutmu paling layak jadi juara tahun ini? Tulis tim jagoanmu di kolom komentar 👇
https://www.instagram.com/p/DZmmrnJicT8/?igsh=MWZwZDN5ZXpzY3I4Ng==
1 856
Oleh: Iwan Kusworo
Semalam saya melanjutkan baca buku Bird by Bird karya Anne Lamott.
Dengan tagline "Some Instructions on Writing and Life," buku ini mengajak kita mengikuti perjalanan Anne sebagai penulis. Lewat ceritanya, saya menemukan insight menarik: banyak hal baik tentang kehidupan justru kita dapatkan dari aktifitas menulis.
Anne bercerita tentang rasa ingin tahu (curiosity), perfeksionisme, takut gagal (fear of failure), rasa cemas (anxiety), dan masih banyak hal lain yang rasanya familiar.
Ada satu kalimat di buku ini yang saya suka:
"Start before you feel ready."
Karena sering kali kita menunda hal penting dalam hidup dengan alasan belum siap. Tahun berganti, alasannya masih sama: belum siap. Lalu kapan kita akan memulainya?
Kalau kata Nike: "Just do it."
Kalau kata Tokopedia: "Mulai aja dulu."
Jangan takut gagal. Gagal itu tanda bahwa kita sudah mencoba. Seperti kata Anne Lamott: there’s always shitty first drafts. Saat memulai sesuatu yang baru, hasilnya mungkin masih berantakan. Tapi tidak apa-apa. Justru dari situlah proses belajar dimulai. We learn from mistakes. Sama seperti waktu kita belajar berjalan dulu: jatuh, bangun, jatuh lagi, bangun lagi. Begitulah hidup.
Buku apa yang sedang Anda baca pagi ini?
Have a nice day! ❤️
#INISIATIF
1 856
Halo Halo Halooo
Yok, sedulur BPJS Kesehatan Runners! 🏃♂️🏃♀️💙💚
Dalam rangka HUT BPJS Kesehatan ke-58, sebentar lagi kita bakal punya agenda seru bareng: BPJS Kesehatan Runners Virtual Run 2026
Bukan cuma soal mengejar kilometer atau pace terbaik, tapi juga tentang bergerak bersama untuk hal yang lebih besar. Tahun ini kita juga akan mengusung semangat charity, dimana sebagian kontribusi peserta akan menjadi bentuk dukungan dan donasi untuk keberlangsungan Program JKN.
Jadi, selain menyehatkan diri sendiri, kita juga bisa ikut berbagi manfaat untuk sesama. 🙏
Yang sudah siap, coba absen dulu:
📍 Kota/Cabang/Kedeputian
👟 Target kategori yang mau diambil
🙌 Siap lari sambil berbagi
Karena setiap langkah yang kita tempuh bukan cuma untuk diri sendiri, tapi juga bisa membawa manfaat bagi orang lain.
Siap? Kita ramaikan bareng-bareng! Stay tune!🔥
#BPJSKesehatanRunners
#HUT58BPJSKesehatan
#MoveTogetherLifeHealthier
#RunForHealth
#RunForCharity
1 856
🔠🔠🔠🔠🔠🔠 🔠🔠🔠🇲🇨
GET READY!!! Babak 32 Besar
Family 100 ATE Semarak HUT ke-58 BPJS Kesehatan tahun 2026 🇲🇨
Jum'at, 19 Juni 2026 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
PIC Match 1 & 2:
PIC Match 3 & 4:
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts (Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan) --> Link Telegram
1 856
🔠🔠🔠🔠🔠🔠 🔠🔠🔠🇲🇨
GET READY!!! Babak 32 Besar
Family 100 ATE Semarak HUT ke-58 BPJS Kesehatan tahun 2026 🇲🇨
Kamis, 18 Juni 2026 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
PIC Match 1 & 2:
PIC Match 3 & 4:
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts (Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan) --> Link Telegram
1 856
😀😃😄😁
UPDATE FORMAT LOLOS BABAK TOP 12 → TOP 9 NASIONAL NUMBER DETECTIVE 🚨
Halo Detectives 🔍
Ada sedikit info penting yang wajib kalian tahu sebelum bertanding di Babak Top 12. Di fase ini, setiap match akan diisi oleh 3 tim hebat dan akan ada total 4 match yang dimainkan
Bagaimana cara lolos ke Top 9 Nasional? 🇮🇩
1. Dua tim terbaik di setiap match akan langsung lolos ke Top 9 Nasional 🥇🥈
Tim yang pertama berhasil menebak angka rahasia lawan akan menjadi tim pertama yang lolos. Setelah itu pertandingan berlanjut hingga tersisa dua tim (head-to-head), dan tim yang berhasil menebak angka lawannya akan menjadi tim kedua yang mengamankan tiket ke Top 9
2. Masih ada 1 Golden Ticket untuk Top 9 🎟️
Nah, buat tim yang finis di posisi ketiga, jangan langsung patah semangat dulu. Akan ada 1 slot tambahan yang diperebutkan oleh seluruh tim peringkat 3 dari empat match yang dimainkan. Penilaiannya berdasarkan jumlah clue yang sudah terbuka saat tim tersebut tereliminasi. Semakin lama kalian bertahan dan semakin banyak clue yang berhasil dibuka (maksimal 21 clue per match), semakin besar peluang untuk menjadi peringkat 3 terbaik dan mendapatkan Golden Ticket menuju Top 9 Nasional
3. Bagaimana bila posisi peringkat tiga terbaik imbang (kedua tim sama-sama kalah pada clue yang sama di match masing-masing) ⚔️
Maka kedua tim tersebut bersiap-siap lanjut Head to Head di match kelima untuk memperebutkan 1 tiket terakhir
Jadi intinya, kalau pun belum berhasil finis di posisi 1 atau 2, tetap fight sampai akhir! Karena setiap clue yang terbuka bisa jadi penentu apakah perjalanan tim kalian berlanjut atau berhenti sampai di sana
Selamat menyusun strategi, perkuat komunikasi tim, dan jangan lupa... kadang satu pertanyaan yang tepat lebih berharga daripada sepuluh tebakan 🏆
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts (Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan) --> Link Telegram
1 856
🔠🔠🔠🔠🔠🔠🫥 🇲🇨
GET READY!!! Babak 12 Besar
Number Detective ATE Semarak HUT ke-58 BPJS Kesehatan tahun 2026 🇲🇨
Rabu, 17 Juni 2026 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts (Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan) --> Link Telegram
1 856
Top 12 Nasional, Here We Come 🏆
Satu langkah besar telah terlewati. Tim-tim berikut resmi melaju ke Babak Top 12 Nasional Number Detective ATE 2026 🚀
Selamat kepada seluruh tim yang berhasil lolos. Terima kasih atas semangat, kekompakan, dan perjuangan yang telah ditunjukkan sepanjang kompetisi
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts (Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan) --> Link Telegram
1 856
Selamat kepada 4 (empat) tim terakhir hasil pertandingan Jum'at, 12 Juni 2026 yang sukses mengamankan tempat di Babak Top 12 Besar Number Detective Semarak HUT ke 58 BPJS Kesehatan 2026 🏆🔥
1 856
+4
Top 32 Nasional, Here We Come 🏆
Satu langkah besar telah terlewati. Tim-tim berikut resmi melaju ke Babak Top 32 Nasional Family 100 ATE 2026 🚀
Selamat kepada seluruh tim yang berhasil lolos. Terima kasih atas semangat, kekompakan, dan perjuangan yang telah ditunjukkan sepanjang kompetisi
Perjalanan belum usai. Tetap solid, tetap fokus, dan terus berjuang membawa kebanggaan bagi unit kerja serta wilayah masing-masing. 🇮🇩🔥
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts (Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan) --> Link Telegram
1 856
Selamat kepada 4 (empat) tim terakhir hasil pertandingan Kamis, 11 Juni 2026 yang sukses mengamankan tempat di Babak Top 32 Besar Family 100 Semarak HUT ke 58 BPJS Kesehatan 2026 🏆🔥
1 856
TATAPLAH "COPPO BOLA" SAAT BERANGKAT MERANTAU!
Oleh: Dul Abdul Rahman
Bagi orang Bugis, juga Makassar, rumah bukan sekadar bangunan fisik. Ia adalah tubuh simbolik tempat nilai, doa, dan ingatan diwariskan lintas generasi.
Pada rumah panggung tradisional, COPPO BOLA (puncak atap) menjadi bagian tertinggi yang menautkan bumi dan langit, manusia dan harapan.
Karena itulah, saat seseorang hendak pergi merantau, orang tua-tua menganjurkan agar ia menatap COPPO BOLA, bahkan hingga tiga kali, sebelum melangkahkan kaki meninggalkan kampung halaman.
Tindakan ini sejatinya adalah ritual batin, bukan sekadar gerak mata. Menatap COPPO BOLA berarti menyadari dari mana seseorang berasal dan ke mana ia kelak harus kembali.
COPPO BOLA melambangkan pusat rumah, tempat bersemayamnya keluarga, leluhur, dan nilai-nilai adat.
Dalam pandangan kosmologis Bugis, rumah adalah miniatur semesta: ada bagian bawah, tengah, dan atas. Puncaknya menjadi simbol cita-cita, doa, dan restu. Ketika perantau menatap COPPO BOLA, ia seakan mengikatkan jiwanya pada akar budaya, membawa kampung halaman ke mana pun ia pergi. Jarak geografis boleh terbentang, tetapi ikatan batin tetap terjaga.
Menatap COPPO BOLA juga adalah isyarat harapan, bahwa perjalanan ini tidak memutus jalan pulang. Ia adalah doa tanpa kata agar perantauan membuahkan hasil, dan agar kaki yang melangkah pergi suatu hari dapat melangkah pulang.
Selain itu, menatap COPPO BOLA juga berarti memohon restu kepada semua yang ditinggalkan: ayah, ibu, tanah kelahiran, dan nilai-nilai adat. Restu ini diyakini menjadi perisai batin, pelindung dari bahaya dan kesulitan yang mungkin dihadapi di negeri orang.
Dan yang terakhir, menatap COPPO BOLA adalah peneguh niat. Ia mengingatkan bahwa merantau bukan sekadar mencari penghidupan, tetapi menjalani amanah. Bahwa ada rumah yang menunggu, keluarga yang berharap, dan nama baik yang harus dijaga. Dalam kesadaran itulah tekad diperkuat, langkah ditegakkan.
Pada akhirnya, menatap COPPO BOLA adalah pelajaran tentang kesadaran diri. Bahwa sejauh apa pun seseorang pergi, ia tidak pernah benar-benar terputus dari asalnya. Puncak atap itu menjadi saksi bisu keberangkatan, dan kelak, kepulangan.
#INISIATIF #TGIF
1 856
Panduan Menjawab Pertanyaan Number Detective ✅
Btw karena kompetisi Number Detective udah mendekati partai-partai penentu yang berisi tim-tim jagoan nan hebat, serta untuk memastikan pertandingan berlangsung adil dan sesuai aturan, maka ijinkanlah kami mereminder kembali agar setiap tim wajib menjawab pertanyaan berdasarkan angka rahasia yang sebenarnya dimiliki serta sesuai dengan bunyi pertanyaan yang diajukan
Contoh 1
Jika angka rahasia tim adalah 450:
“Apakah angka tim Anda lebih dari 450?” → TIDAK
“Apakah angka tim Anda kurang dari 450?” → TIDAK
Karena angka 450 sama dengan 450
Contoh 2
Jika angka rahasia tim adalah 450, maka digit terakhirnya adalah 0:
“Apakah digit terakhir angka tim Anda genap?” → IYA
“Apakah digit terakhir angka tim Anda habis dibagi 2?” → IYA
“Apakah digit terakhir angka tim Anda habis dibagi 3?” → IYA
Karena angka 0 merupakan bilangan genap dan dapat dibagi bilangan tersebut tanpa sisa
Contoh 3
Jika angka rahasia tim adalah 450:
“Apakah angka tim Anda ganjil?” → TIDAK
“Apakah angka tim Anda genap?” → IYA
Karena digit terakhirnya adalah 0
Contoh 4
Jika angka rahasia tim adalah 450:
“Apakah digit pertama angka tim Anda lebih besar dari 4?” → TIDAK
Pastikan memperhatikan digit yang ditanyakan, apakah digit pertama, tengah, atau terakhir
Contoh 5
Jika angka rahasia tim adalah 450:
“Apakah angka tim Anda habis dibagi 5?” → IYA
“Apakah angka tim Anda habis dibagi 4?” → TIDAK
Tips: 1. Gunakan perhitungan yang tepat dan hindari menjawab berdasarkan perkiraan. Apabila ragu, peserta diperbolehkan menggunakan kalkulator 2. Apabila terdapat pertanyaan atau kondisi yang membingungkan saat pertandingan berlangsung, jangan pernah sungkan untuk melakukan raise hand dan meminta antuan/ konfirmasi panitiaSelamat menyiapkan strategi terbaik, mengasah kemampuan analisis dan komunikasi tim 🔍🕵️♀️
1 856
Apakah Emak begitu mata duitan? Dia sangat gigih dalam mencari uang. Setiap kesempatan untuk menghasilkan uang tak pernah ia lewatkan. Tapi saya juga tahu bahwa Emak bukan tak suka anaknya menolong orang. Ia cuma tak suka anaknya pergi menginap di rumah orang.
Hubungan dengan kawan-kawan itu berlanjut sampai kami sama-sama kuliah, bekerja, lalu menua. Tak hanya dengan teman, tapi juga dengan para orang tua mereka. Saat ini pun saya sempatkan untuk berkunjung kepada para orang tua yang masih hidup.
Catatan penting dari cerita ini,
1. Kebutuhan dasar anak-anak itu nyata. Tidak bisa dimanipulasi dengan prinsip prihatin, nrimo, tahu diri, taat pada orang tua, dan sebagainya. Kerja keraslah untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.
2. Tidak semua perbuatan baik harus mendapat balasan berupa uang. Bahkan tidak harus mendapat balasan dari yang menerimanya. Tapi sadarilah bahwa kita hanya bisa hidup dengan saling berbuat baik kepada orang lain.
#INISIATIF
1 856
Dibayar atau Tidak? 💸🤝
Oleh: Hasanudin Abdurakhman
Dulu, mulai kelas 3 SMA saya belajar giat untuk menghadapi Ebtanas dan Sipenmaru. Tidak cukup belajar dengan buku-buku paket standar dari sekolah, saya membeli beberapa buku tambahan. Ibu Rukaiyah, ibu angkat saya, selalu menyediakan uang setiap kali saya minta untuk membeli buku.
Di antara buku yang saya beli adalah "Bank 2000 Soal". Ini adalah kumpulan soal-soal yang pernah dipakai untuk berbagai tes, Ebtanas dan Sipenmaru selama beberapa tahun. Buku ini terdiri dari beberapa mata pelajaran penting seperti Fisika, Kimia, dan Matematika. Saya belajar, dan saya selesaikan soal-soal di buku itu. Akhirnya saya bisa kerjakan semua, tuntas.
Ada teman-teman main saya yang ingin belajar. Tadinya mereka belajar berkelompok, dibimbing oleh teman sekelas saya. Tapi yang membimbing kurang aktif, lalu mereka meminta saya. Teman-teman main ini bukan teman satu sekolah. Mereka dari sekolah lain. Saya berkenalan karena persambungan antarteman.
Singkat cerita, saya mulai membimbing mereka. Saya bahas penyelesaian soal-soal yang ada di buku. Bimbingan dilakukan di rumah salah satu teman saya itu. Nah, pesertanya cewek semua.
Di masa itu saya sering pergi dari rumah. Saya sering menginap di rumah teman-teman saya. Kenapa? Rumah yang saya tempati sempit. Kamar buat kami adalah sebuah kamar kecil, yang diisi 7 orang. Rasanya sumpek. Kawan-kawan saya adalah orang-orang yang cukup berada. Mereka punya kamar sendiri, lengkap pula dengan pemutar musik stereo. Saya nyaman tinggal di rumah mereka.
Ada sisi lain juga. Ibu para teman saya ini suka sama saya. Saya berbeda dengan anak-anak lain yang biasa kumpul di rumah teman-teman saya ini. Pada umumnya yang datang adalah anak-anak berangasan, malas belajar. Saya tertib, dan rajin salat. Belakangan para ibu itu juga tahu bahwa saya rajin belajar, dan berprestasi baik di sekolah.
Setidaknya ada 2 ibu yang secara khusus berpesan, menitipkan anak-anaknya pada saya. "Kau ajaklah dia belajar, dan menjauhi teman-teman yang nakal tu. Sering-seringlah kau menginap di sini." Kurang lebih begitu pesannya.
Tentu saja saya tidak menjauhkan teman-teman saya dari anak-anak lain yang nakal-nakal itu. Saya sendiri suka juga bergaul dengan anak-anak nakal itu. Tapi saya tidak ikuti semua kenakalan mereka. Yang terpenting, saya belajar dengan tekun, karena saya punya mimpi, ingin sekolah ke luar negeri.
Saya sering tidur di rumah orang lain itu membuat keluarga saya tak senang. Abang saya yang bertanggung jawab soal saya sudah mengomel bolak-balik, tapi tak mempan. Emak yang sesekali datang dari kampung, juga marah. Tak mempan juga. Pernah suatu kali, Emak datang, sudah 2 hari di rumah, saya tak ada. Akhirnya saya disuruh pulang.
Saya tak berani berterus terang soal rumah yang tak nyaman. Takut menyakiti perasaan Emak. Rumah kecil yang sederhana dan sempit itu adalah hasil perjuangan Emak. Jadi saya tak menjawab soal kenapa saya sering pergi. Tapi saya coba meyakinkan Emak bahwa saya tak membuat onar. "Aku ngajar, Mak," kata saya menjelaskan.
Saya ceritakanlah soal kegiatan mengajar les tadi. Saya berharap Emak tenang. Tapi muncul pertanyaan Emak yang di luar dugaan saya.
"Kau dibayar, tak?"
Nah itu dia. Saya tidak dibayar. Kok mau? Saya senang. Mengajar anak-anak lain membuat saya yakin bahwa saya menguasai materi pelajaran. Di samping itu, saya memang suka mengajar. Terus, itu yang diajar adalah cewek-cewek cantik. Salah satunya saya taksir.
Usai kelas bareng-bareng itu, si cewek masih minta pula les tambahan. Berdua aja. Malam-malam. Kadang kami ditinggal berdua saja, saat keluarganya sedang pergi keluar. Semua itu menyenangkan belaka.
Tapi kan saya tak bisa berterus terang sama Emak. Saya hanya bilang,"Mak, tak semua hal harus dapat imbalan uang." Emak keberatan dengan alasan itu.
"Lagakmu macam orang berkecukupan saja. Yang boleh ngomong begitu itu orang berduit. Kau masih sangat perlu duit. Jangan mau kerja tanpa dibayar."
Dalam soal itu saya tak setuju dengan Emak. Makanya saya melawan. Saya tak pedulikan omongannya.
1 856
4 Tim hebat lainnya hasil match Rabu, 10 Juni berhasil menyusul mengamankan tiket lolos ke Babak Top 12 Nasional Number Detective Semarak HUT ke-58 BPJS Kesehatan 2026. Stay humble 🏆
Btw pemain dari Kepwil 1 pada gacor yah? 🤯👏
