fa
Feedback

فریب کلاهبرداران را نخورید! تل‌متریو این کانال‌ها را شناسایی و برچسب‌گذاری می‌کند 👉 برای مشاهده برچسب، اشتراک تهیه کنید

[] Let's share the awareness

[] Let's share the awareness

رفتن به کانال در Telegram
645
مشترکین
اطلاعاتی وجود ندارد24 ساعت
اطلاعاتی وجود ندارد7 روز
اطلاعاتی وجود ندارد30 روز
آرشیو پست ها
req pembahasan boleh kesini

masyarakat perlu punya kemampuan untuk memeriksa klaim, mempertanyakan kebijakan, dan membedakan kepentingan negara dari kepentingan pihak yang sedang memegang kekuasaan.

kalau salah satu dari hal itu mulai rusak, yang harus kita lakukan bukan berhenti berpikir kritis, tapi justru lebih hati hati dalam menilai informasi dan tindakan para pemegang kekuasaan.

karena yang dibutuhin ya lembaga yang bisa dipercaya, hukum yang diterapkan secara konsisten, dan masyarakat yang bisa membedakan informasi dengan provokasi.

yang perlu kita lihat tetap substansi tuntutannya, bukti yang mendukungnya, dan apakah cara yang digunakan masih menghormati hak orang lain serta aturan hukum.

rakyat itu bukan satu suara yang selalu punya kepentingan sama. ada banyak kelompok dengan kebutuhan dan pandangan yang berbeda. makanya, jumlah massa yang besar nggak otomatis membuat suatu tuntutan menjadi benar, sama seperti keputusan pemerintah juga nggak otomatis benar cuma karena dibuat oleh lembaga yang punya wewenang.

karena ketika ketidakpercayaan itu muncul berulang kali, masalahnya nggak bisa diselesaikan cuma dengan meminta masyarakat untuk tenang.

ya nggak sesederhana itu. pemerintah dan lembaga negara juga harus melihat kenapa kepercayaan masyarakat bisa runtuh. apakah keputusan mereka transparan? apakah hukum diterapkan secara konsisten? apakah kritik masyarakat benar benar ditanggapi, atau justru diabaikan sampai masyarakat merasa nggak punya pilihan lain?

kalau masyarakat terus menerus merasa bahwa jalur hukum nggak memberikan keadilan, apakah pemerintah bisa cuma menyalahkan rakyat ketika kemarahan itu akhirnya meledak?

sekarang kita coba balik pertanyaannya ke pemerintah.

yang harusnya dipertanyakan tuh apakah pemerintah sudah menjawab persoalan yang disoroti? apakah ada transparansi dan bukti perbaikan? dan apakah masyarakat diberi ruang untuk mempertanyakan respons pemerintah tanpa langsung dianggap tidak mendukung negaranya?

makanya, ketika kita membahas prabowo dan msci, pertanyaan yang perlu diajukan bukan cuma apakah indonesia sedang diintimidasi atau tidak.

sticker.webp0.00 KB

jadi, jangan sampai kita salah memahami teorinya seolah olah rakyat yang bersuara itu masalahnya. yang perlu dilihat adalah bagaimana kekuasaan, supremasi hukum, dan emosi publik saling memengaruhi dalam suatu sistem politik.

yang menjadi persoalan adalah ketika penilaian publik lebih banyak digerakkan oleh emosi massa daripada pertimbangan yang rasional, sementara hukum dan institusi kehilangan kepercayaan masyarakat atau tidak lagi mampu menjalankan fungsinya secara efektif.

menyampaikan aspirasi dan melakukan demonstrasi justru merupakan bagian dari hak masyarakat dalam demokrasi.

di titik ini, gue juga mau menekankan bahwa oklokrasi bukan sekadar kondisi ketika rakyat turun ke jalan atau ketika terjadi demonstrasi besar besaran.

karena dalam politik, cara suatu persoalan dikomunikasikan itu penting. narasi yang menekankan ancaman, tekanan, atau musuh dari luar bisa membuat masyarakat bereaksi secara emosional sebelum memahami persoalan utamanya.

bagaimana suatu framing politik bisa memengaruhi respons publik, terlepas dari apa pun maksud orang yang menyampaikannya.

masyarakat akhirnya berisiko menilai suatu pendapat bukan berdasarkan isi dan bukti yang disampaikan, melainkan berdasarkan siapa yang menyampaikan dan apakah pendapat itu dianggap berpihak kepada negara atau justru melawannya.