Ask The Experts
رفتن به کانال در Telegram
Channel ini merupakan pengembangan dari Grup nasional ATE khusus Internal BPJS kesehatan yang membernya lebih dari 6.000 Orang Duta BPJS Kesehatan Selindo 🇲🇨 https://www.instagram.com/commit_asktheexperts?igsh=ZmpmN2xqbWFjZjBn
نمایش بیشتر1 855
مشترکین
اطلاعاتی وجود ندارد24 ساعت
-27 روز
+330 روز
آرشیو پست ها
1 855
Kalah kudukung, menang kusanjung 🫡
Terima kasih atas perjuangan seluruh peserta hari ini (2 Juni 2025). Sampai bertemu di match selanjutnya 🇲🇨
1 855
Demi efektifitas waktu seluruh kegiatan kita, maka Batas keterlambatan seluruh pemain adalah maksimal 5 menit (sebelum dinyatakan kalah WO oleh Panitia). Semoga berkenan 🙏
1 855
GET READY!!!
Family 100 ATE Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan tahun 2025 🇲🇨Senin, 2 Juni 2025 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai) - PIC Match 1 dan 2 : @aliamahoroe @Andraa_Windraa - PIC Match 3 dan 4 : @FarisFR @Sonia_Fransiska
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts (
Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan) -->
Link Telegram
1 855
Apa Itu Qonaah di Era Digital? 😇
Oleh: Nadirsyah Hosen
Qonaah adalah suatu sikap dalam Islam yang berarti merasa cukup dan puas dengan apa yang telah Tuhan berikan, tanpa merasa kekurangan atau iri terhadap apa yang dimiliki orang lain. Sikap qanaah menunjukkan keridhaan hati terhadap ketentuan Tuhan dan bersyukur atas segala nikmat yang diberikan.Di era digital ini, ketika hidup sering diukur dengan jumlah likes, views, dan followers, konsep qonaah—merasa cukup dengan yang ada—terdengar seperti sinyal lemah di tengah hiruk-pikuk notifikasi. Tapi justru karena dunia makin bising, qonaah jadi oasis yang menenangkan. Qonaah bukan berarti anti kemajuan atau pasrah tanpa usaha. Ia bukan malas bertumbuh, tapi tahu kapan cukup. Ia bukan berhenti bermimpi, tapi sadar bahwa tak semua impian harus membuatmu lelah mengejar validasi. Ketika teman-temanmu mulai pamer liburan, gadget baru, postingan kemesraaan atau pencapaian yang tampak sempurna di layar kaca, qonaah mengajarkan kita untuk tetap bersyukur tanpa iri. Bukankah orang bijak telah memberi petuah: “Orang yang paling kaya bukanlah yang memiliki paling banyak, tapi yang paling sedikit kebutuhannya.” Qonaah di era digital itu seperti mematikan notifikasi demi ketenangan hati. Seperti unfollow akun yang menebar kebencian, uninstall aplikasi yang menjerumuskan hidup. Atau seperti memilih menikmati makanan bersama kolega/keluarga, ketimbang langsung sibuk mengedit foto makanannya agar tampak lebih estetik di Instagram. Qonaah itu bisa menerima dan menikmati hidup dengan penuh cinta. Masih relevankah qonaah? Justru sekarang qonaah lebih dibutuhkan daripada sebelumnya. Di dunia yang mengajarkan “kurang terus,” qonaah membisikkan: “yang ada sudah cukup asal disyukuri.” Qonaah itu tak perlu membandingkan apa yang kita punya dan hadapi dalam hidup ini dengan apa yang dialami dan dimiliki orang lain. Yang tampak berlebih belum tentu bahagia. Yang terlihat kurang, belum tentu menderita. Dan mungkin pada akhirnya, yang membuat kita tenang bukanlah apa yang kita posting di medsos, tapi hati yang berkata: “Aku tak punya segalanya, tapi bagiku, hidupku ini cukup. Dan merasa cukup… adalah bentuk cinta terbaik pada diri sendiri.” Aku cukup bagimu. Kamu cakep banget untukku. Gitu gak sih konsepnya? Atau malah gini yah.. Bagiku, dirimu. Bagi dirimu, aku gak boleh dibagi-bagi 🩷🙏🏻 #INISIATIF
1 855
KUIS TEBAK SKOR (IG) TIMNAS INDONESIA VS CHINA 🇮🇩
klik di sini untuk ikutan
#INISIATIFdukungTimnas
1 855
GIVEAWAY WINNER 🇲🇨
Privilege tiap Weekend adalah Tidur Siang 💯Selamat kepada Sobat ATE yang beruntung dalam kegiatan ATE Edisi 415 Mulai Ngomik: Dari Coretan Menjadi Komik: 1. Pujo Setyajie @Puzo_Sicillia (Kabag RT CORPU, SDSU) 2. Andi Nazarullah @andinzrllh (Staf SDM dan Umum KC Kendari) 3. Nonie Erinda @nonierinda (RO KC Kupang) 4. Hidayatul Fitriyati @justnamuh (Staf Adm KPP KC Selong) Trims atas partisipasinya dan sampai bertemu pada kelas pembelajaran ATE selanjutnya 🙏 Fun and meaningful di ATE 🥰 #INISIATIF
1 855
😎 BPJS Kesehatan Video Profile
Yuk kita beri like dan comment serta jangan lupa share gaiss ke grup-grup lainnya 📱
https://youtu.be/fy_xajNp4ZA
1 855
GET READY!!!
Family 100 ATE Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan tahun 2025 🇲🇨Selasa, 3 Juni 2025 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts
(Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan) -->
Link Telegram
1 855
GET READY!!!
Family 100 ATE Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan tahun 2025 🇲🇨Senin, 2 Juni 2025 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts
(Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan) -->
Link Telegram
1 855
🎉 GET READY!! Semarak Lomba HUT ke-57 BPJS Kesehatan 🎉
Berikut rangkaian lomba fun and meaningful dari COMMIT ATE (Supported by: MSDM, KPM, MDI, AKUNTANSI, KOMSI) yang bakal turut meramaikan momen bahagia organisasi ini!
💯 Family 100 (480 peserta) 🎮 Virtual Games Telegram (186 peserta) 🏆 Ranking 1 (194 peserta) 🫠 Game Zuma (278 peserta)🗓 Rangkaian Kegiatan dimulai 2 Juni 2025 – Selesai Jangan lupa siapkan strategi masing-masing perwakilan unit kerjamu dan coba raihlah kemenangan! 🇮🇩
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts
(Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan) -->
Link Telegram#INISIATIF #HUT57BPJSKesehatan
1 855
🎉 GET READY!! Semarak Lomba HUT ke-57 BPJS Kesehatan 🎉
Berikut rangkaian lomba fun and meaningful dari COMMIT ATE (Supported by: MSDM, KPM, MDI, AKUNTANSI, KOMSI) yang bakal turut meramaikan momen bahagia organisasi ini!
💯 Family 100 (480 peserta) 🎮 Virtual Games Telegram (186 peserta) 🏆 Ranking 1 (194 peserta) 🫠 Game Zuma (278 peserta)🗓 Rangkaian Kegiatan dimulai 2 Juni 2025 – Selesai Jangan lupa siapkan strategi masing-masing perwakilan unit kerjamu dan coba raihlah kemenangan! 🇮🇩
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts
(Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan) -->
Link Telegram#INISIATIF #HUT57BPJSKesehatan
1 855
Siap action dan Siap Memberikan yang terbaik! 🔥✨
Berikut kami sampaikan RILIS SQUAD LIST Panitia dari COMMIT Ask The Experts yang akan saling berkolaborasi dalam mengawal seluruh rangkaian kegiatan lomba COMMIT ATE Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan. Bravo 🇮🇩⭐️
1. Kk @mirdaherlinda (RO KC Sidoarjo)
2. Kk @papavesya (Staf Kerja Sama Faskes KC Jayapura)
3. Kk @aakarpohon (RO KC Palopo)
4. Kk @aliamahoroe (Kasir KC Ambon)
5. Kk @withhardshipwillbeease (Verifikator Klaim KC Baubau)
6. Kk @haiduladha (RO KC Pasuruan)
7. Kk @FarisFR (Staf Penagihan KC Bima)
8. Kk @Ilhamakbarw (Staf Adm dan Umum Sedewas)
9. Kk @MumuAmiruddin (Analis Komin Pratama Komsi)
10. Kk @Ikaisnawati89 (Petugas Pemeriksa KC Biak Numfor)
11. Kk @deyaaaq (PATT Adm Klaim KC Sidoarjo)
12. Kk @Sonia_Fransiska (PATT Penagihan KC Batam)
13. Kk @Rohbert0 (PATT Penagihan KC Parepare)
14. Kk @shintaaeyoung (PATT Frontliner KC Serang)
15. Kk @Andraa_Windraa (PATT Yanfaskes KC Solok)
16. Kk @Citraoktabangun (PATT EP3RS KC Makale)
17. Kk @noviaaia (PATT EP3RS KC Sidoarjo)
Organized by: COMMIT ATE Supported by: MSDM, KPM, MDI, AKUNTANSI, KOMSI#INISIATIF #HUT57BPJSKesehatan
1 855
Yang Ngeluh Capek Kerja Mana Suaranya? yuk kita intip video berikut ini
https://www.instagram.com/reel/DKJj8BszBou/?igsh=MThtZW9heGJtdW5pNg==
#INISIATIF #LongWeekend
1 855
Ijin share #recording kegiatan ATE Edisi 415 Mulai Ngomik: Dari Coretan Menjadi Komik bersama Kakak Hidayatul Fitriyati 🇮🇩
https://youtu.be/n_3CF8L6HUI?si=wjkZLtp3wfbnPw8p
1 855
KOMEDI DI JALAN RAYA 🫣
oleh: Budiman Hakim
Tadi siang ada kejadian lucu sekaligus miris. Sebuah motor disenggol mobil di pertigaan Senopati. Nggak parah, sih. Motornya cuma jatuh pelan. Pengendaranya dengan sigap bangun sendiri. Tapi begitu berdiri, langsung membentak, "Heh! Bisa bawa mobil nggak? Goblok!"
Si pengemudi mobil juga turun dan dengan nggak kalah sengit langsung memaki, "Lo yang bego, motong jalan sembarangan, nggak pakai sen pulak!"
Suasana makin panas. Tadinya saya mengira akan terjadi baku hantam. Ternyata dugaan saya salah. Keduanya meraih senjata masing-masing dari kantongnya. Pistol? Bukan. Pisau? Salah! Senjata yang mereka gunakan adalah HP. Dengan HP itu mereka mulai saling rekam. Bukannya saling tolong, bukannya saling memaafkan, tapi saling bentak, saling rekam dan saling memviralkan.
“Gue viralin lo. Biar tau rasa.” Si pengendara motor sambil mengarahkan kamera HPnya.
“Lo juga gue viralin. Udah salah ngotot pulak! Tolol lo!”
Keanehan semakin absurd, orang-orang di sekitar TKP, nggak ada yang berniat melerai. Mereka malahan beramai-ramai ngeluarin HP juga dan ikut ngerekam yang lagi berseteru. Buat saya ini komedi yang paling gak lucu. Udah gak jelas siapa korban, siapa kawan, siapa lawan dan siapa wartawan.
Kadang saya mikir, kita hidup di zaman aneh. Kamera ada di mana-mana. Dulu buat mengabadikan kenangan, sekarang buat membenarkan pandangan. Yang dicari bukan kebenaran, tapi pembenaran. Yang penting bukan siapa yang salah, tapi siapa yang lebih dulu upload.
Kamera di tangan kita menjanjikan satu hal: kuasa atas narasi. Sekali rekam, bisa framing. Sekali unggah, bisa jadi korban. Dan satu video bisa jadi pelindung dari rasa bersalah, bahkan ketika kita sebenarnya salah.
Teknologi harusnya membantu kita melihat lebih jelas, tapi nyatanya justru bikin kita makin keruh oleh ego. Kamera yang dulu jadi mata ketiga, kini jadi tameng untuk tidak mau melihat diri sendiri.
Zaman dulu orang ribut lalu berdamai. Sekarang orang ribut lalu rekam. Berdamai urusan nanti—yang penting masuk FYP dulu.
Kita pikir kamera itu jujur. Tapi kamera cuma menangkap apa yang kita arahkan. Dan tangan yang menggenggam kamera itu sering kali lebih sibuk membela ego, bukan mencari kebenaran.Karena di era ini, yang terekam dianggap nyata, dan yang tidak terekam dianggap tak pernah ada. Kita semua mungkin sudah lupa bahwa dalam hidup, yang paling penting bukan siapa yang benar di depan kamera, tapi siapa yang berani minta maaf meski nggak ada yang nonton. 👏 #INISIATIF #MenujuLongWeekend
1 855
Salam INSIATIF ✅
Ask the Experts #Edisi415
Halo Bapak/Ibu Sobat ATE, yuk join di INISIATIF Class bersama Ask the Experts✨
"Dari coretan iseng jadi cerita. Siapa sangka belajar jadi komikus ternyata seru banget?"Yuk, ikuti INISIATIF Class bertajuk: “Mulai Ngomik: Dari Coretan Menjadi Komik” bersama kakak @justnamuh dan akan dipandu oleh kakak @withhardshipwillbeease dan @aakarpohon *Jangan lupa Lesson Learned untuk 2 JP **Tersedia 3 souvenir bagi peserta dgn pertanyaan/sharing trbaik saat sharing nanti loh 🥳 Dengan sharing, Bisa meng#INSPIRASI✨
Join COMMIT Ask the Experts
(Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan) -->
Link Telegram#INISIATIF #GrowthMindset
1 855
Salam INSIATIF ✅
✨🔥 COMING SOON 🔥✨
Ask the Experts #Edisi415
Halo Bapak/Ibu Sobat ATE, yuk join di INISIATIF Class bersama Ask the Experts✨
Belajar bikin komik dari nol?
Yuk, ikuti INISIATIF Class bertajuk:
“Mulai Ngomik: Dari Coretan Menjadi Komik” bersama kakak @justnamuh
Hanya dengan coretan awal hingga jadi karya komik siap baca! Yuk kita belajar bareng di ATE Sharing #Edisi415 📝
⏰ Jangan lupa ingat dan catat waktunya yaa
Dengan sharing, Bisa meng#INSPIRASI✨
Join COMMIT Ask the Experts (Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan) --> Link Telegram#INISIATIF #GrowthMindset
1 855
Part 2
JANGAN PERNAH PERCAYA PADA IDE
Begitu ide muncul, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah: tangkap. Catat. Tulis. Gores. Rekam. Coret. Karena ide itu seperti kupu-kupu liar—datangnya tiba-tiba, warnanya indah, tapi sebentar lagi pasti akan terbang menjauh. Jangan pernah percaya pada kalimat: "Nanti juga gue inget lagi." Percaya deh, kalian enggak akan inget. Karena otak punya ribuan pintu, dan ide yang tidak dicatat itu kayak tamu yang numpang lewat, pergi tanpa pamit, tanpa meninggalkan jejak.Kadang ide itu cuma satu kalimat. Kadang cuma gambaran samar. Kadang cuma perasaan aneh yang nggak bisa dijelasin. Tapi semua itu bisa jadi awal dari cerita besar, kalau kamu kasih tempat untuk tumbuh. Makanya penulis, pemikir, seniman— mereka semua punya kebiasaan yang sama: bawa catatan. Mereka tau: yang paling berharga dari proses kreatif bukan otak yang cemerlang, tapi kesadaran untuk menangkap momen. Menulis itu bukan soal bakat. Tapi soal kesiapan. Dan ide adalah tamu penting yang tidak pernah membuat janji. Jadi kalau kamu tiba-tiba kepikiran sesuatu di tengah jalan, di toilet, atau lagi di atap ngangkat jemuran kering, jangan ragu untuk berhenti sebentar dan nulis. Karena bisa jadi... itulah kalimat pertama dari buku yang akan mengubah hidupmu. #INISIATIF
