es
Feedback
Ask The Experts

Ask The Experts

Ir al canal en Telegram

Channel ini merupakan pengembangan dari Grup nasional ATE khusus Internal BPJS kesehatan yang membernya lebih dari 6.000 Orang Duta BPJS Kesehatan Selindo 🇲🇨 https://www.instagram.com/commit_asktheexperts?igsh=ZmpmN2xqbWFjZjBn

Mostrar más
1 811
Suscriptores
Sin datos24 horas
+77 días
+2230 días
Archivo de publicaciones
KUIS TEBAK SKOR (IG) TIMNAS INDONESIA VS CHINA 🇮🇩 klik di sini untuk ikutan #INISIATIFdukungTimnas
KUIS TEBAK SKOR (IG) TIMNAS INDONESIA VS CHINA 🇮🇩 klik di sini untuk ikutan #INISIATIFdukungTimnas

GIVEAWAY WINNER 🇲🇨 Privilege tiap Weekend adalah Tidur Siang 💯 Selamat kepada Sobat ATE yang beruntung dalam kegiatan ATE
GIVEAWAY WINNER 🇲🇨
Privilege tiap Weekend adalah Tidur Siang 💯
Selamat kepada Sobat ATE yang beruntung dalam kegiatan ATE Edisi 415 Mulai Ngomik: Dari Coretan Menjadi Komik: 1. Pujo Setyajie @Puzo_Sicillia (Kabag RT CORPU, SDSU) 2. Andi Nazarullah @andinzrllh (Staf SDM dan Umum KC Kendari) 3. Nonie Erinda @nonierinda (RO KC Kupang) 4. Hidayatul Fitriyati @justnamuh (Staf Adm KPP KC Selong) Trims atas partisipasinya dan sampai bertemu pada kelas pembelajaran ATE selanjutnya 🙏 Fun and meaningful di ATE 🥰 #INISIATIF

😎 BPJS Kesehatan Video Profile Yuk kita beri like dan comment serta jangan lupa share gaiss ke grup-grup lainnya 📱 https://youtu.be/fy_xajNp4ZA

GET READY!!! Family 100 ATE Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan tahun 2025 🇲🇨 Selasa, 3 Juni 2025 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Sel
GET READY!!!
Family 100 ATE Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan tahun 2025 🇲🇨
Selasa, 3 Juni 2025 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts
(Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan) -->
Link Telegram

GET READY!!! Family 100 ATE Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan tahun 2025 🇲🇨 Senin, 2 Juni 2025 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Sele
GET READY!!!
Family 100 ATE Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan tahun 2025 🇲🇨
Senin, 2 Juni 2025 (Mulai Pukul 16.00 WIB - Selesai)
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts
(Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan) -->
Link Telegram

🎉 GET READY!! Semarak Lomba HUT ke-57 BPJS Kesehatan 🎉 Berikut rangkaian lomba fun and meaningful dari COMMIT ATE (Supporte
🎉 GET READY!! Semarak Lomba HUT ke-57 BPJS Kesehatan 🎉 Berikut rangkaian lomba fun and meaningful dari COMMIT ATE (Supported by: MSDM, KPM, MDI, AKUNTANSI, KOMSI) yang bakal turut meramaikan momen bahagia organisasi ini!
💯 Family 100 (480 peserta) 🎮 Virtual Games Telegram (186 peserta) 🏆 Ranking 1 (194 peserta) 🫠 Game Zuma (278 peserta)
🗓 Rangkaian Kegiatan dimulai 2 Juni 2025 – Selesai Jangan lupa siapkan strategi masing-masing perwakilan unit kerjamu dan coba raihlah kemenangan! 🇮🇩
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts
(Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan) -->
Link Telegram
#INISIATIF #HUT57BPJSKesehatan

🎉 GET READY!! Semarak Lomba HUT ke-57 BPJS Kesehatan 🎉 Berikut rangkaian lomba fun and meaningful dari COMMIT ATE (Supporte
🎉 GET READY!! Semarak Lomba HUT ke-57 BPJS Kesehatan 🎉 Berikut rangkaian lomba fun and meaningful dari COMMIT ATE (Supported by: MSDM, KPM, MDI, AKUNTANSI, KOMSI) yang bakal turut meramaikan momen bahagia organisasi ini!
💯 Family 100 (480 peserta) 🎮 Virtual Games Telegram (186 peserta) 🏆 Ranking 1 (194 peserta) 🫠 Game Zuma (278 peserta)
🗓 Rangkaian Kegiatan dimulai 2 Juni 2025 – Selesai Jangan lupa siapkan strategi masing-masing perwakilan unit kerjamu dan coba raihlah kemenangan! 🇮🇩
Pastikan seluruh pemain dan pendukung telah join di grup COMMIT Ask the Experts
(Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan) -->
Link Telegram
#INISIATIF #HUT57BPJSKesehatan

Siap action dan Siap Memberikan yang terbaik! 🔥✨ Berikut kami sampaikan RILIS SQUAD LIST Panitia dari COMMIT Ask The Experts
Siap action dan Siap Memberikan yang terbaik! 🔥✨ Berikut kami sampaikan RILIS SQUAD LIST Panitia dari COMMIT Ask The Experts yang akan saling berkolaborasi dalam mengawal seluruh rangkaian kegiatan lomba COMMIT ATE Semarak HUT ke-57 BPJS Kesehatan. Bravo 🇮🇩⭐️ 1. Kk @mirdaherlinda (RO KC Sidoarjo) 2. Kk @papavesya (Staf Kerja Sama Faskes KC Jayapura) 3. Kk @aakarpohon (RO KC Palopo) 4. Kk @aliamahoroe (Kasir KC Ambon) 5. Kk @withhardshipwillbeease (Verifikator Klaim KC Baubau) 6. Kk @haiduladha (RO KC Pasuruan) 7. Kk @FarisFR (Staf Penagihan KC Bima) 8. Kk @Ilhamakbarw (Staf Adm dan Umum Sedewas) 9. Kk @MumuAmiruddin (Analis Komin Pratama Komsi) 10. Kk @Ikaisnawati89 (Petugas Pemeriksa KC Biak Numfor) 11. Kk @deyaaaq (PATT Adm Klaim KC Sidoarjo) 12. Kk @Sonia_Fransiska (PATT Penagihan KC Batam) 13. Kk @Rohbert0 (PATT Penagihan KC Parepare) 14. Kk @shintaaeyoung (PATT Frontliner KC Serang) 15. Kk @Andraa_Windraa (PATT Yanfaskes KC Solok) 16. Kk @Citraoktabangun (PATT EP3RS KC Makale) 17. Kk @noviaaia (PATT EP3RS KC Sidoarjo)
Organized by: COMMIT ATE Supported by: MSDM, KPM, MDI, AKUNTANSI, KOMSI
#INISIATIF #HUT57BPJSKesehatan

Yang Ngeluh Capek Kerja Mana Suaranya? yuk kita intip video berikut ini https://www.instagram.com/reel/DKJj8BszBou/?igsh=MThtZW9heGJtdW5pNg== #INISIATIF #LongWeekend

Ijin share #recording kegiatan ATE Edisi 415 Mulai Ngomik: Dari Coretan Menjadi Komik bersama Kakak Hidayatul Fitriyati 🇮🇩 https://youtu.be/n_3CF8L6HUI?si=wjkZLtp3wfbnPw8p

KOMEDI DI JALAN RAYA 🫣 oleh: Budiman Hakim Tadi siang ada kejadian lucu sekaligus miris. Sebuah motor disenggol mobil di per
KOMEDI DI JALAN RAYA 🫣 oleh: Budiman Hakim Tadi siang ada kejadian lucu sekaligus miris. Sebuah motor disenggol mobil di pertigaan Senopati. Nggak parah, sih. Motornya cuma jatuh pelan. Pengendaranya dengan sigap bangun sendiri. Tapi begitu berdiri, langsung membentak, "Heh! Bisa bawa mobil nggak? Goblok!" Si pengemudi mobil juga turun dan dengan nggak kalah sengit langsung memaki, "Lo yang bego, motong jalan sembarangan, nggak pakai sen pulak!" Suasana makin panas. Tadinya saya mengira akan terjadi baku hantam. Ternyata dugaan saya salah. Keduanya meraih senjata masing-masing dari kantongnya. Pistol? Bukan. Pisau? Salah! Senjata yang mereka gunakan adalah HP. Dengan HP itu mereka mulai saling rekam. Bukannya saling tolong, bukannya saling memaafkan, tapi saling bentak, saling rekam dan saling memviralkan. “Gue viralin lo. Biar tau rasa.” Si pengendara motor sambil mengarahkan kamera HPnya. “Lo juga gue viralin. Udah salah ngotot pulak! Tolol lo!” Keanehan semakin absurd, orang-orang di sekitar TKP, nggak ada yang berniat melerai. Mereka malahan beramai-ramai ngeluarin HP juga dan ikut ngerekam yang lagi berseteru. Buat saya ini komedi yang paling gak lucu. Udah gak jelas siapa korban, siapa kawan, siapa lawan dan siapa wartawan. Kadang saya mikir, kita hidup di zaman aneh. Kamera ada di mana-mana. Dulu buat mengabadikan kenangan, sekarang buat membenarkan pandangan. Yang dicari bukan kebenaran, tapi pembenaran. Yang penting bukan siapa yang salah, tapi siapa yang lebih dulu upload. Kamera di tangan kita menjanjikan satu hal: kuasa atas narasi. Sekali rekam, bisa framing. Sekali unggah, bisa jadi korban. Dan satu video bisa jadi pelindung dari rasa bersalah, bahkan ketika kita sebenarnya salah. Teknologi harusnya membantu kita melihat lebih jelas, tapi nyatanya justru bikin kita makin keruh oleh ego. Kamera yang dulu jadi mata ketiga, kini jadi tameng untuk tidak mau melihat diri sendiri. Zaman dulu orang ribut lalu berdamai. Sekarang orang ribut lalu rekam. Berdamai urusan nanti—yang penting masuk FYP dulu.
Kita pikir kamera itu jujur. Tapi kamera cuma menangkap apa yang kita arahkan. Dan tangan yang menggenggam kamera itu sering kali lebih sibuk membela ego, bukan mencari kebenaran.
Karena di era ini, yang terekam dianggap nyata, dan yang tidak terekam dianggap tak pernah ada. Kita semua mungkin sudah lupa bahwa dalam hidup, yang paling penting bukan siapa yang benar di depan kamera, tapi siapa yang berani minta maaf meski nggak ada yang nonton. 👏 #INISIATIF #MenujuLongWeekend

Salam INSIATIF ✅ Ask the Experts #Edisi415 Halo Bapak/Ibu Sobat ATE, yuk join di INISIATIF Class bersama Ask the Experts✨ "Da
Salam INSIATIF ✅ Ask the Experts #Edisi415 Halo Bapak/Ibu Sobat ATE, yuk join di INISIATIF Class bersama Ask the Experts✨
"Dari coretan iseng jadi cerita. Siapa sangka belajar jadi komikus ternyata seru banget?"
Yuk, ikuti INISIATIF Class bertajuk: “Mulai Ngomik: Dari Coretan Menjadi Komik” bersama kakak @justnamuh dan akan dipandu oleh kakak @withhardshipwillbeease dan @aakarpohon *Jangan lupa Lesson Learned untuk 2 JP **Tersedia 3 souvenir bagi peserta dgn pertanyaan/sharing trbaik saat sharing nanti loh 🥳 Dengan sharing, Bisa meng#INSPIRASI✨
Join COMMIT Ask the Experts
(Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan) -->
Link Telegram
#INISIATIF #GrowthMindset

Perkenalan singkat narsum ATE malam hari ini 🏆
Perkenalan singkat narsum ATE malam hari ini 🏆

Salam INSIATIF ✅ ✨🔥 COMING SOON 🔥✨ Ask the Experts #Edisi415 Halo Bapak/Ibu Sobat ATE, yuk join di INISIATIF Class bersama
Salam INSIATIF ✅ ✨🔥 COMING SOON 🔥✨ Ask the Experts #Edisi415 Halo Bapak/Ibu Sobat ATE, yuk join di INISIATIF Class bersama Ask the Experts✨ Belajar bikin komik dari nol? Yuk, ikuti INISIATIF Class bertajuk: “Mulai Ngomik: Dari Coretan Menjadi Komik” bersama kakak @justnamuh Hanya dengan coretan awal hingga jadi karya komik siap baca! Yuk kita belajar bareng di ATE Sharing #Edisi415 📝 ⏰ Jangan lupa ingat dan catat waktunya yaa Dengan sharing, Bisa meng#INSPIRASI✨
Join COMMIT Ask the Experts (Grup terbatas hanya untuk internal BPJS Kesehatan) --> Link Telegram
#INISIATIF #GrowthMindset

Part 2 JANGAN PERNAH PERCAYA PADA IDE
Begitu ide muncul, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah: tangkap. Catat. Tulis. Gores. Rekam. Coret. Karena ide itu seperti kupu-kupu liar—datangnya tiba-tiba, warnanya indah, tapi sebentar lagi pasti akan terbang menjauh. Jangan pernah percaya pada kalimat: "Nanti juga gue inget lagi." Percaya deh, kalian enggak akan inget. Karena otak punya ribuan pintu, dan ide yang tidak dicatat itu kayak tamu yang numpang lewat, pergi tanpa pamit, tanpa meninggalkan jejak.
Kadang ide itu cuma satu kalimat. Kadang cuma gambaran samar. Kadang cuma perasaan aneh yang nggak bisa dijelasin. Tapi semua itu bisa jadi awal dari cerita besar, kalau kamu kasih tempat untuk tumbuh. Makanya penulis, pemikir, seniman— mereka semua punya kebiasaan yang sama: bawa catatan. Mereka tau: yang paling berharga dari proses kreatif bukan otak yang cemerlang, tapi kesadaran untuk menangkap momen. Menulis itu bukan soal bakat. Tapi soal kesiapan. Dan ide adalah tamu penting yang tidak pernah membuat janji. Jadi kalau kamu tiba-tiba kepikiran sesuatu di tengah jalan, di toilet, atau lagi di atap ngangkat jemuran kering, jangan ragu untuk berhenti sebentar dan nulis. Karena bisa jadi... itulah kalimat pertama dari buku yang akan mengubah hidupmu. #INISIATIF

KENAPA IDE SERING MUNCUL DI TOILET 🧐 oleh: Budiman Hakim Tau gak? Saya punya pemahaman bahwa manusia itu ditakdirkan untuk b
KENAPA IDE SERING MUNCUL DI TOILET 🧐 oleh: Budiman Hakim Tau gak? Saya punya pemahaman bahwa manusia itu ditakdirkan untuk berkarya. Berkarya itu penting untuk melanjutkan peradaban. Dan hebatnya, Tuhan tidak cuma nyuruh-nyuruh doang, Dia membekali kita perangkat untuk berkarya. Apa itu? Ada dua, 1. Pancaindra dan 2. Otak. Pancaindra tugasnya sederhana: mendeteksi data. Dia seperti satpam di gerbang, melaporkan semua tamu yang keluar masuk—apa yang kita lihat, dengar, cium, kecap, dan rasakan. Mata menangkap cahaya dan bentuk. Telinga menangkap getaran suara. Hidung mencium aroma. Lidah mengecap rasa. Kulit merasakan tekanan dan suhu. Namun harus diingat: Semua itu cuma “data mentah.” Data yang ditangkap pancaindra masuk ke otak seperti file ZIP—belum bisa dibaca sebelum diekstrak. Nah, di sinilah tugas otak dimulai: Otak adalah pusat pemrosesan. Ia membuka file ZIP itu satu per satu, menghubungkan antara satu data dengan data lain, mencocokkannya dengan memori masa lalu, dan menyusunnya menjadi makna. Saat kita melihat awan mendung, pancaindra melaporkan: "Langit gelap, angin dingin, suara gemuruh." Otak segera menyimpulkan: “Oh, mau hujan. Ambil jas hujan.” Tapi… ada fenomena yang sangat menarik. Ketika pancaindra dalam keadaan idle, tidak sedang sibuk menangkap data, justru otak menjadi lebih leluasa bekerja. Dia mulai menyusun ulang potongan ingatan, menghubungkan hal-hal yang sebelumnya tampak tak berkaitan, memunculkan ide-ide baru, bahkan kadang melahirkan ilham. Itu sebabnya ide sering muncul di tempat-tempat tak terduga. Misalnya yang paling sering dikatakan orang adalah ide suka nongol di toilet. Bener banget. Bukan karena toiletnya sakti, tapi karena saat itu pancaindra sedang diam. Dan saat pancaindra diam, otak berpesta. Selain di toilet, otak paling sering menemukan ide waktu mandi, waktu bengong tunggu MRT, waktu nyetir atau waktu jalan sore sendirian tanpa earphone. Itu semua momen ketika pancaindra off duty. Dan justru saat itulah otak bisa leluasa bersuara. Dia mulai mengurai ingatan, menyusun ulang potongan peristiwa, dan tiba-tiba… “Eh, gue kayaknya bisa bikin cerita dari kejadian itu ya…” Atau: “Oh! Ide buku gue dapet sekarang!” Maka jangan heran kalau orang zaman dulu suka bertapa. Mereka menonaktifkan semua pancaindra—tidak melihat, tidak bicara, tidak mendengar dunia luar—agar bisa menyelam ke dalam samudra pikiran. Karena di sanalah ide, makna, dan kadang jawaban hidup, muncul perlahan. RUANG HENING ITU TEMPAT IDE BERTUMBUHAN Setelah pancaindra dimatikan sementara, otak mulai bekerja. Satu hal penting yang harus kita siapkan adalah: ruang hening. Tempat di mana tidak ada gangguan dari luar. Bukan sekadar tempat fisik—tapi juga ruang batin. Ruang hening itu bukan berarti harus pergi ke gunung atau ke gua di tepi pantai. Kadang cukup dengan tidak membuka HP selama sejam. Atau jalan kaki sore hari tanpa musik, hanya ditemani derap langkah dan suara angin. Di ruang hening itu, memori kita mulai muncul satu-satu. Bukan yang besar-besar, tapi yang kecil-kecil. Kayak tawa teman masa kecil, suara pintu rumah yang berderit, wajah orang asing yang kita lihat lima detik di angkot. Semuanya bisa jadi bahan. Di situlah otak mulai memainkan perannya yang paling hebat: mengolah. Menggabungkan hal-hal yang tidak berhubungan jadi sesuatu yang utuh. Yang satu dari ingatan, yang satu dari imajinasi, yang satu dari keinginan paling dalam.
Itulah asal mula ide. Ide itu tidak turun dari langit, Guys. Dia muncul dari hutan kecil di dalam kepala kita, dan hanya akan muncul kalau kita berani menenangkan suara luar. Jadi kadang, kalo kamu bilang,"Gue buntu nulis, gak ada ide." Coba cek: Mungkin bukan karena kamu nggak punya ide.Tapi karena kamu nggak kasih waktu untuk mendengarnya. Besok-besok kalau kamu ke toilet, jangan anggap itu momen sepele. Bisa jadi itu satu-satunya ruang hening dalam hidupmu hari itu. Dan siapa tahu, ide besar justru keluar dari kloset kecil.
Lanjut part 2 👇

Kebijaksanaan (Wisdom) = Personal Values + EQ 😇 oleh: Emil Bachtiar Apa itu kebijaksanaan? Banyak orang mengira bahwa kebijaksanaan bisa muncul seiring bertambahnya usia atau banyaknya buku yang dibaca. Padahal, kebijaksanaan lebih erat kaitannya dengan seberapa dalam seseorang memahami personal values dan menjalani hidup berdasarkan nilai-nilai itu. Tapi menjadi bijaksana bukan soal seberapa banyak yang kita tahu, melainkan bagaimana kita menjalani hidup berdasarkan apa yang kita pahami. Kebijaksanaan adalah kemampuan untuk hidup selaras dengan nilai-nilai yang penting, dengan mempertimbangkan kebaikan, konteks, dan akibat. Orang yang bijaksana bukan hanya tahu apa yang benar, tapi juga tahu kapan, bagaimana, dan sejauh mana bertindak. Ia tidak hanya berprinsip, tapi juga peka terhadap perasaan dan situasi orang lain.
Kebijaksanaan bukan semata soal logika. Ia lahir dari pertemuan dua hal penting: personal values (nilai-nilai pribadi yang diyakini) dan emotional intelligence (kepekaan emosi terhadap diri sendiri dan orang lain). Personal values memberi arah hidup. EQ memberi kepekaan dalam menjalaninya. Tanpa personal values, seseorang bisa cerdas secara emosi tapi manipulatif. Tanpa EQ, seseorang bisa hidup berprinsip tapi menghakimi dan menyakiti.
Orang yang bijaksana tidak mudah reaktif. Ia tidak tergesa menilai, tidak merasa paling benar. Ia mendengarkan, merenung, dan bertindak dengan tenang. Ia tidak hanya tahu apa yang penting, tapi juga menjalaninya secara konsisten. Kehadirannya membawa ketenangan. Di tengah dunia yang penuh kebisingan dan tuntutan instan, kebijaksanaan menjadi langka. Tapi justru karena itu, ia menjadi semakin penting. Bukan hanya untuk menjadi pemimpin yang baik, tapi untuk menjadi manusia yang utuh. Tanpa kebijaksanaan, nilai kehilangan makna, dan kecerdasan emosi kehilangan arah. Contoh kebijaksanaan dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari: 1. Seorang guru yang menegur muridnya dengan tenang dan penuh empati, bukan dengan kemarahan, karena tahu anak itu sedang menghadapi masalah di rumah. ✅ 2. Seorang teman yang memilih diam dan mendengarkan ketika sahabatnya curhat, walau sebenarnya tidak setuju, karena tahu bahwa yang dibutuhkan saat itu adalah pendampingan, bukan perdebatan. ✅ 3. Seorang pemimpin yang menunda keputusan penting agar bisa mempertimbangkan semua sudut pandang, meskipun ada tekanan untuk segera bertindak. ✅ 4. Seorang anak yang memaafkan orang tuanya yang pernah menyakitinya. Bukan karena melupakan, tapi karena ingin hidup tanpa membawa beban dendam. ✅ Kebijaksanaan tidak selalu terlihat dalam keputusan besar. Ia justru sering hadir dalam pilihan-pilihan kecil yang diambil dengan pertimbangan dan kesadaran. Dalam dunia yang bergerak cepat, pilihan seperti itu adalah bentuk keteguhan. Menjadi bijaksana bukan hasil dari usia, gelar, atau pengalaman semata. Ia tumbuh dari hidup yang dijalani dengan kesadaran—merenung, merasa, memilih, dan menyesuaikan diri. Ia bukan kesempurnaan, melainkan proses yang terus berjalan untuk tetap jernih dan manusiawi—menjaga agar kita tidak kehilangan arah, tidak kehilangan empati, dan tidak kehilangan diri sebagai manusia di tengah kehidupan yang serba cepat dan penuh tekanan.
Apakah Sobat ATE pernah melihat/mengamati orang yang "bijaksana" sesuai penjelasan di atas?
🫡
#INISIATIF

Akankah Timnas Garuda dapat memanfaatkan skuad lapis kedua Jepang ini? atau Jepang tetaplah Jepang, tidak peduli siapa yang berada di lapangan akan tetap kena bantai? 👀 🏆 #AsianQualifiers 𝐑𝐨𝐮𝐧𝐝 𝟑 ⚽️ Matchday 𝟗 and 𝟏𝟎 🆚 China — 𝟓/𝟎𝟔/𝟐𝟎𝟐𝟓 🆚 Japan — 𝟏𝟎/𝟎𝟔/𝟐𝟎𝟐𝟓 #INISIATIFdukungTimnas #GarudaMendunia

🚫 Deretan Pemain andalan Jepang yang gak dipanggil seperti Kaoru Mitoma, Junya Ito, Hidemasa Morita, Ayase Ueda, Hiroki Ito,
🚫 Deretan Pemain andalan Jepang yang gak dipanggil seperti Kaoru Mitoma, Junya Ito, Hidemasa Morita, Ayase Ueda, Hiroki Ito, Ko Itakura, Ritsu Doan, Takehiro Tomiyasu (cedera), Daizen Maeda, Reo Hatate, Ao Tanaka, Takumi Minamino, Koki Ogawa (cedera), Yuki Sugawara, Seiya Maikuma, dan masih banyak lagi.

Hanya 4 pemain reguler dalam skuad Jepang yang beranggotakan 27 orang: Zion Suzuki (Parma), Wataru Endo (Liverpool), dan Take
Hanya 4 pemain reguler dalam skuad Jepang yang beranggotakan 27 orang: Zion Suzuki (Parma), Wataru Endo (Liverpool), dan Takefusa Kubo (Real Sociedad), Daichi Kamada (Crystal Palace). Sisanya? mayoritas Pemain cadangan dan beberapa adalah wajah baru Timnas!