es
Feedback
Channel Diskusi Pajak

Channel Diskusi Pajak

Ir al canal en Telegram

Info perpajakan

Mostrar más

📈 Análisis del canal de Telegram Channel Diskusi Pajak

El canal Channel Diskusi Pajak (@tutorialpajak) en el segmento lingüístico de Indonesio es un actor destacado. Actualmente la comunidad reúne a 11 966 suscriptores, ocupando la posición 10 018 en la categoría Economía y Finanzas y el puesto 6 002 en la región Indonesia.

📊 Métricas de audiencia y dinámica

Desde su creación el невідомо, el proyecto ha mostrado un crecimiento acelerado, reuniendo a 11 966 suscriptores.

Según los últimos datos del 04 julio, 2026, el canal mantiene una actividad estable. En los últimos 30 días la variación de miembros fue de -63, y en las últimas 24 horas de -3, conservando un alto alcance.

  • Estado de verificación: No verificado
  • Tasa de interacción (ER): El promedio de interacción de la audiencia es 15.44%. Durante las primeras 24 horas tras publicar, el contenido suele obtener 6.01% de reacciones respecto al total de suscriptores.
  • Alcance de las publicaciones: Cada publicación recibe en promedio 1 848 visualizaciones. En el primer día suele acumular 719 visualizaciones.
  • Reacciones e interacción: La audiencia responde de forma activa: el promedio de reacciones por publicación es 2.

📝 Descripción y política de contenido

El autor describe el recurso como un espacio para expresar opiniones subjetivas:
Info perpajakan

Gracias a la alta frecuencia de actualizaciones (últimos datos recibidos el 05 julio, 2026), el canal mantiene la vigencia y un amplio alcance. La analítica demuestra que la audiencia interactúa activamente con el contenido, lo que lo convierte en un punto de referencia dentro de la categoría Economía y Finanzas.

11 966
Suscriptores
-324 horas
-257 días
-6330 días
Archivo de publicaciones
Kamis malam, waktunya belajar audit bareng Gogo ! sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

Halo teman teman! sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

51. Oke Sob, sekian pembahasan tentang #JoMA-ABC ini. Sampai bertemu di Kultweet slnjutnya minggu depan. Keep learning, Sharing, Inspiring ! sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

50. Tidak hanya bertumpu pada sedikit cost driver Sob seperti di metode tradisional. #JoMA-ABC sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

49. Hanya pendistribusiannya saja yang menjadi lebih akurat dengan menggunakan metode ABC karena berdasarkan basis yang lebih banyak (Cont) sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

48. Perusahaan menjadi untung, tidak demikian Sob, karena total biaya overhead yang dialokasikan ke seluruh produk tetaplah sama Sob, (Cont) sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

47. Misalkan pd suatu produk barang mnjdi terlalu tinggi dialokasian / terlalu rendah, sehingga bkn berarti pd ksus Understated Biaya,(Cont) sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

46. Ingat ya Sob, metode tradisional dan metode ABC hanya berbeda dalam besar kecil dalam pengalokasian biaya overhead ke msng-msing produk, sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

45. Dunia Akuntansi Biaya dan Akuntansi Manajemen sngt menarik ya Sob, dari perhitungan Biaya tersebut manajemen dpt mengmbil keputusan Sob. sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

44. Aktivitasnya, Produk Gelas tidak memakai sebegitu banyak aktivitas seperti yang dibebankan dalam metode tradisional Sob :D Menarik ya... sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

43. Oleh karena itu biaya yg dibebankan ke produk Gelas menjadi trllu bnyk seiring volumenya yg besar. Walaupun sebenarnya berdsrkn (Cont) sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

42. Aktivitas pemicu biayanya masing-masing. Berbeda dgn metode tradisional yg hnya mengalokasikannya berdsrkan jmlh unit produksinya (Cont) sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

41. Terjadinya selisih hrg dikarenakan pada metode ABC, pembebanan biaya overhead pd masing-masing tipe produk dibebankan berdasarkan (Cont) sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

40. Terlalu mahal dapat menyebabkan barang menjadi tidak laku di pasaran Sob. Sehingga juga tidak baik bagi perusahaan. :D #JoMA-ABC sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

39. Overstated pd produk Gelas plastik mnybabkn HPP gelas menjadi terlalu tinggi yg memicu hrg jual yg mhal di pasaran, harga jual yg (Cont) sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

38. Harga jual, apabila biaya yg dianggarkan trllu mrh, bsar kemungkinan bahwa harga jual jg mnjdi trllu rndh, shingga dpt mnybabkn rugi. sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

37. Understated biaya menyebabkan biaya mnjdi terlalu mrah, seperti yang kita ketahui bahwa biaya merupakan salah stu dasar penentuan (Cont) sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

36. Dari kedua data diatas, terdapat understated biaya bagi produk botol sbsar Rp. 942.506.718, & overstated biaya sebesar Rp. 903.929.466. sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

35. Scr bertrut-trut adalah, Rp. 6.394.645.902 dan 12.000.806.904, sdgkan menurut metode ABC yaitu, Rp. 7.337.152.621 & Rp. 11.096.876.728. sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi

34. Terdapat perbedaan yg cukup signifikan antara kedua metode diatas, yaitu HPP menurut Metode tradisional utk prodk Botol dan Gelas (Cont) sumber: https://twitter.com/JagoAkuntansi