es
Feedback
Channel Diskusi Pajak

Channel Diskusi Pajak

Ir al canal en Telegram

Info perpajakan

Mostrar más

📈 Análisis del canal de Telegram Channel Diskusi Pajak

El canal Channel Diskusi Pajak (@tutorialpajak) en el segmento lingüístico de Indonesio es un actor destacado. Actualmente la comunidad reúne a 11 998 suscriptores, ocupando la posición 10 122 en la categoría Economía y Finanzas y el puesto 6 081 en la región Indonesia.

📊 Métricas de audiencia y dinámica

Desde su creación el невідомо, el proyecto ha mostrado un crecimiento acelerado, reuniendo a 11 998 suscriptores.

Según los últimos datos del 23 junio, 2026, el canal mantiene una actividad estable. En los últimos 30 días la variación de miembros fue de -46, y en las últimas 24 horas de -2, conservando un alto alcance.

  • Estado de verificación: No verificado
  • Tasa de interacción (ER): El promedio de interacción de la audiencia es 17.03%. Durante las primeras 24 horas tras publicar, el contenido suele obtener 3.71% de reacciones respecto al total de suscriptores.
  • Alcance de las publicaciones: Cada publicación recibe en promedio 2 044 visualizaciones. En el primer día suele acumular 445 visualizaciones.
  • Reacciones e interacción: La audiencia responde de forma activa: el promedio de reacciones por publicación es 0.

📝 Descripción y política de contenido

El autor describe el recurso como un espacio para expresar opiniones subjetivas:
Info perpajakan

Gracias a la alta frecuencia de actualizaciones (últimos datos recibidos el 24 junio, 2026), el canal mantiene la vigencia y un amplio alcance. La analítica demuestra que la audiencia interactúa activamente con el contenido, lo que lo convierte en un punto de referencia dentro de la categoría Economía y Finanzas.

11 998
Suscriptores
-224 horas
-117 días
-4630 días
Archivo de publicaciones
Gambaran Umum permintaan Penjelasan atas data dan/atau keterangan
Gambaran Umum permintaan Penjelasan atas data dan/atau keterangan

1 hari kemudian, update realtime
1 hari kemudian, update realtime

Silakan via intranetpajak
Silakan via intranetpajak

Bukunya sudah bisa di download via intranetpajak
+1
Bukunya sudah bisa di download via intranetpajak

⭐️ Kendala ebupot unifikasi yang tidak muncul akibat update KLU DJP Online sudah selesai ditangani oleh tim IT DJP. Silakan bagi WP yang mengalami kendala tersebut untuk mengupdate ulang KLU di DJP Online agar eBupot Unifikasi dapat dipakai kembali Terima kasih..

teman-teman bisa dapatkan informasi aturan terbaru yang diupload djp secara realtime disini silakan DM email office.com ke ak
teman-teman bisa dapatkan informasi aturan terbaru yang diupload djp secara realtime disini silakan DM email office.com ke akun @lesssummer untuk mendapatkan hak akses (free)

Selamat pagi, temen2 semua jika ada yang mau konfirmasi terkait email di atas, **maka itu betul email resmi DJP.** Kalau gak
Selamat pagi, temen2 semua jika ada yang mau konfirmasi terkait email di atas, **maka itu betul email resmi DJP.** Kalau gak puas ma ARnya silakan komplain disitu juga, Pagi lapor, siang sudah diproses.

insentif 2022
insentif 2022

Apakah yang memiliki NIK tidak dipotong pph lebih tinggi semoga menjawab seluruh pertanyaan https://wqoza.sharepoint.com/site
Apakah yang memiliki NIK tidak dipotong pph lebih tinggi semoga menjawab seluruh pertanyaan https://wqoza.sharepoint.com/sites/lookbook/SitePages/NIK-sama-dengan-NPWP-hanya-dalam-tanda-pengenal.aspx

Selamat Pagi , Pemberitahuan kepada teman-teman Wajib Pajak disarankan untuk menunda update data profil KLU di DJP Online, karena baru saja kami mendapat info bahwa di beberapa KPP di Jakarta update data profil KLU menyebabkan hilangnya menu Ebupot Unifikasi di laman DJP Online, proses perbaikan sedang dilakukan oleh teman2 IT KPDJP, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih

Prosedur update profil DJP online sehubungan perubahan NPWP Silakan cek intranetpajak

Cek intranetpajak Roadmap SIN NIK = NPWP
Cek intranetpajak Roadmap SIN NIK = NPWP

NIK = NPWP Pemerintah telah menerbitkan PMK 112/PMK.03/2022 untuk implementasi penggunaan NIK Nomor Induk Kependudukan sebaga
+1
NIK = NPWP Pemerintah telah menerbitkan PMK 112/PMK.03/2022 untuk implementasi penggunaan NIK Nomor Induk Kependudukan sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak sesuai amanat UU HPP. Simak infografis berikut untuk mengetahui poin-poin ketentuan yang berlaku dalam peraturan ini.

Pkp
+3
Pkp

PMK NPWP

NPWP sekarang 16 digit. Tambahkan angka 0 nol didepan

Panduan dan template pembukuan sederhana dengan excel untuk bisnis kecil » https://wqoza.sharepoint.com/:f:/s/TaxKnowledgeBas
+1
Panduan dan template pembukuan sederhana dengan excel untuk bisnis kecil » https://wqoza.sharepoint.com/:f:/s/TaxKnowledgeBase/Ej5Om92-MAxKqB5x6q3b_RYBi5iKnGFqh0cTDeyBxV5lRQ?e=EmzbVe

konsep perubahan NPWP
konsep perubahan NPWP