𝐏𝐄𝐑𝐏𝐔𝐒𝐓𝐀𝐊𝐀𝐀𝐍 𝐀𝐔𝐑𝐄𝐅𝐋𝐀𝐌𝐄
Open in Telegram
This channel is the intellectual property of @Aureflameschool. All content, discussions, and materials shared here are managed under their direct supervision. Any unauthorized use, impersonation, or replication without permission is strictly discouraged.
Show moreThe country is not specifiedThe category is not specified
753
Subscribers
No data24 hours
-167 days
-2130 days
Posts Archive
📣 𝗢𝗙𝗙𝗜𝗖𝗜𝗔𝗟 𝗔𝗡𝗡𝗢𝗨𝗡𝗖𝗘𝗠𝗘𝗡𝗧
𝗙𝗥𝗢𝗠 𝗔𝗨𝗥𝗘𝗙𝗟𝗔𝗠𝗘 𝗟𝗜𝗕𝗥𝗔𝗥𝗬 📚
┉───────────────────────┉
• 𝘗𝘦𝘯𝘶𝘵𝘶𝘱𝘢𝘯 𝘗𝘦𝘯𝘨𝘶𝘮𝘱𝘶𝘭𝘢𝘯 𝘒𝘢𝘳𝘺𝘢 𝘓𝘰𝘮𝘣𝘢 𝘙𝘦𝘴𝘦𝘯𝘴𝘪 •
𝐆reetings, dear participant.
𝐊ami informasikan bahwa masa pengumpulan karya Lomba Resensi telah resmi ditutup pada:
🗓️ Tanggal: 16 Oktober 2025
⏰ Waktu: 19.00 WIB
𝐒eluruh karya yang telah masuk sebelum batas waktu akan diproses untuk tahap penilaian sesuai ketentuan lomba. Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi, dedikasi, dan antusiasme para peserta dalam menuangkan gagasan melalui resensi yang telah dikirimkan.
𝐏engumuman lebih lanjut mengenai kejuaraan dan hasil penilaian akan disampaikan melalui "𝗖𝗵𝗮𝗻𝗻𝗲𝗹 𝗥𝗲𝘀𝗺𝗶 𝗣𝗲𝗿𝗽𝘂𝘀𝘁𝗮𝗸𝗮𝗮𝗻". Demikian disampaikan, atas perhatian dan kerja sama yang baik kami ucapkan terima kasih.
\ .. (© 𝗔𝗨𝗥𝗘𝗙𝗟𝗔𝗠𝗘 𝗟𝗜𝗕𝗥𝗔𝗥𝗬 )
🐯. Engga harus cerpen nak, bisa disusun seperti ini (https://t.me/Libraure/29). Wajib memuat poin-poin yang dicontohkan ya
🐯. Betul, lumayan nih kalo menang dapet saldo. Dapet hadiah lainnya juga! Masa nggak join kan yaa
📝 tanya tanya soal lomba resensi Minggu terakhir
👤 Mau ngikut...tapi gak bisa bikin cerpen karena biasanya bisa ber part²
👤 mau ikut lagi min, lumayan menang dpt saldo 😁 ayo yg lain ikut jugaa
👥 2 people have voted so far.
📖 Anonymous Board
𖤩 📄 ˖˚ 𝐋𝐎𝐌𝐁𝐀 𝐑𝐄𝐒𝐄𝐍𝐒𝐈
⋆ 𝐀𝐔𝐑𝐄𝐅𝐋𝐀𝐌𝐄 𝐋𝐈𝐁𝐑𝐀𝐑𝐘 ⋆
▂▂▂▂▂▂▂▂▂▂▂▂▂▂▂▂▂▂▂▂▂▂
ׅ ︵⏜ 𝕮alling out all the
Bookworm! ★
《 𝗠𝗲𝗻𝘆𝗲𝗹𝗮𝗺𝗶 𝗞𝗮𝘁𝗮, 𝗠𝗲𝗻𝗲𝗺𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗠𝗮𝗸𝗻𝗮 》
ልpakah kamu mempunyai penglihatan dan pemikiran yang tajam dalam menganalisis desain? 🗯 Or maybe your 'words' can providing criticism and suggestions the page in a book review that makes readers feel every heartbeat of the story? 📚 Kalau iya, ini lah CHALLENGE yang cocok buat kamu! 🔥
𝐒ebelum itu, ayo cek terlebih dahulu sistematika yang sudah disiapkan di SINI dan literasi seluruh ASPEK PENILAIAN yang sudah ditentukan. Sudah? Kemudian isi FORMAT PENDAFTARAN dan kirimkan formatmu ke @PerpusAurebot. Jangan sampai salah data yaa! Pengumuman pemenang akan diinformasikan pada:
📅 | Hari, Tanggal: Jum'at, 17 Oktober 2025
🕒 | Waktu: 19.00 WIB
📍 | Lokasi: Aureflame Library.
𝐖e’re searching for the most captivating, insightful, and visually stunning participant. Whether it’s your take on a gripping e-book or our design choices that turns heads. Show us how your opinion works! Jangan lewatkan kesempatan ini! Kejuaraan akan datang pada sosok yang bersungguh-sungguh dalam mengikuti challenge ini. Kumpulkan hasil analisis terbaikmu! 👊🏻
\ .. (© AUREFLAME LIBRARY ) #MAINCAMPS ࣪ ׅ୧ 𝐈𝐍𝐅𝐎𝐑𝐌𝐀𝐒𝐈 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐀𝐌𝐁𝐈𝐋𝐀𝐍 𝐇𝐀𝐃𝐈𝐀𝐇 ୨⸼
┉───────────────────────┉
𖥔 𓂃 𓈒 𝕭agi pemenang yang sudah tercantum pada list kejuaraan dan mendapatkan sertifikat pemenang, silakan menghubungi narahubung Aureflame Libraby dengan format di bawah ini:
₍🗒₎ ★ 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐀𝐌𝐁𝐈𝐋𝐀𝐍 𝐇𝐀𝐃𝐈𝐀𝐇
— www.perpusaure.com —
⊂⊃ Hello, Ignor/Ignora! Saya datang menghubungi bot ini untuk mengambil hadiah dengan spesifik di bawah ini:
ㅤ⁺ . ⤿ Nama:
ㅤ⁺ . ⤿ Username:
ㅤ⁺ . ⤿ Juara:
⊂⊃ Aku tunggu respon baiknya! Aku juga akan menantikan hadiah yang diberikan. Semoga hari Anda menyenangkan!
\ .. ( ©AUREFLAME LIBRARY )
Kirim ke bot @PerpusAurebot.
𖥔 𓂃 𓈒 𝕹antikan Lomba Resensi Mingguan pada minggu selanjutnya! Kami tunggu pengambilan hadiahnya ya. Bila dalam kurun waktu 4 hari pasca pengumuman belum ada pengambilan hadiah, maka hadiah akan disumbangkan oleh Kejuaraan pada minggu berikutnya. Salam literasi, sampai jumpa di hari senin berikutnya! 🧡
\ .. ( ©AUREFLAME LIBRARY )▷˚﹢ 𝐅𝐎𝐑𝐌𝐀𝐓 𝐏𝐄𝐍𝐈𝐋𝐀𝐈𝐀𝐍 𝐉𝐔𝐑𝐈 📃
— ★ Nama Juri: Miles Roderick
— ★ Nama Peserta: Ravendra Grandex
— ★ Username Peserta: @ravgrandex
O1. Kelengkapan Unsur Resensi (identitas buku/design, ringkasan isi, analisis, kelebihan-kekurangan, simpulan, rekomendasi)
: 20
[🏷] Peserta sudah mampu menyusun karya resensi dengan lengkap sesuai dengan unsurnya: identitas buku/design, ringkasan isi, analisis, kelebihan-kekurangan, simpulan, rekomendasi. Tidak ada yang terlewat sedikitpun. Setiap poin juga memiliki penjelasannya masing-masing.
O2. Kedalaman Analisis Penulis (kemampuan membedah isi buku/design secara kritis, logis, dan argumentatif)
: 20
[🏷] Isi analisis (resensi) penulis sudah memenuhi standar kritis, logis, dan argumentatif. Peserta mampu memberikan pendapat dan pandangannya terkait objek yang diresensikan.
O3. Orisinalitas & Kreativitas (gaya penyampaian unik, tidak plagiat)
: 18
[🏷] Peserta sudah menggunakan gaya penyampaian yang unik (wording) dan penyusunan yang mudah untuk dipahami. Kreatifitas dalam menyusun kata serta kalimat, menjadi poin plus dalam karya peserta.
O4. Keterpaduan & Koherensi (alur ringkasan resensi runtut, berhubungan antar paragraf)
: 19
[🏷] Struktur penyusunan resensi peserta sangat runtut dan terhubung antarbagiannya. Setiap bagian dari ringkasan isi hingga rekomendasi mengalir logis tanpa loncatan ide. Transisi antarparagraf juga halus, menunjukkan kemampuan penulis dalam menjaga kesinambungan alur berpikir dan keterkaitan argumen.
O5. Kebahasaan (tata bahasa, ejaan, pilihan kata)
: 15
[🏷] Penggunaan bahasa sudah baik dan komunikatif. Tata bahasa serta ejaan mengikuti kaidah EYD meskipun masih ditemukan sedikit kesalahan minor. Pilihan kata bervariasi dan efektif dalam menggambarkan nuansa absurd, satir, dan tragis karya yang diresensikan. Diksi yang digunakan memperkuat kesan dan tetap mudah dipahami pembaca.
ㅤㅤㅤ⠾ TOTAL SKOR: 92 poin.
Repost from N/a
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
· · ─────·⋆🤍 𝗥𝗔𝗩𝗘𝗡𝗗𝗥𝗔 𝗚𝗥𝗔𝗡𝗗𝗘𝗫
안녕하세요 🤍🤍
𝗡𝗘𝗫𝗢𝗥𝗔 𝗖𝗟𝗔𝗦𝗦 •
𝗔𝗦𝗧𝗥𝗢𝗡𝗢𝗠𝗬
𝗘𝗣𝗜𝗟𝗢𝗚
ㅤ 🪙⋆·───── · ·
⚔️🤍🖋📎elebihan ₊˚‧.
⭐️ Ide orisinal dan absurd, sarat akan makna.
⭐️ Kritik sosial yang tajam dan cerdas dibungkus dengan absurditas.
⭐️ Gaya bahasa hiperbolis dan repetitif yang ikonik.
⭐️ Akhir cerita yang tragis dan menarik.
⚔️🤍🖋📎ekurangan ₊˚‧.
🟤 Makna simbolis yang bisa sulit dipahami pembaca umum. Butuh pemahaman lebih untuk menangkap pesan dibalik humor absurdnya.
🟤 Narasi Panjang dan deskripsi tentang orang pingsan terjadi berkali-kali membuat pembaca merasa jenuh dan monoton.
🟤 Akhir cerita yang terlalu tragis. Adegan menyayat wajahnya terasa berlebihan menyebabkan ketidaknyamanan.
🟤 Terjadi pengulangan kata serta kalimat, Typo, walaupun sebagian besar sudah sesuai EYD namun ada beberapa penyimpangan ejaan kata.
⚔️🤍🖋📎esimpulan ₊˚‧.
Penulis berhasil menggabungkan humor, kritik sosial, dan tragedi dalam satu cerita yang absurd tapi sarat pesan. Dengan karyanya, ia menampar realitas masyarakat yang terlalu mudah terpana oleh penampilan luar—hingga lupa bahwa di balik wajah cantik pun ada manusia yang bisa menderita.
⚔️🤍🖋📎ekomendasi ₊˚‧.
🦋📋 Menambahkan sisi tokoh utama yang lebih dalam. Pada penulisan, tidak banyak diungkap sisi batinnya. Penulis bisa menambahkan perasaan antara keputusasaan, kesepian, dan rasa bersalah. 🦋📋 Memperpendek deskripsi di tengah cerita atau menyisipkan variasi kata. Pengulangan “Gubrak!”membuat pembaca kehilangan esensi terhadap pesan utama. Penulis bisa mengimbangi dengan variasi bunyi atau deskripsi yang berbeda agar pembaca tidak jenuh. 🦋📋 Menambahkan konteks respon sosial. Penulis bisa menambahkan detail kecil seperti, percakapan wartawan dengan masyarakat atau komentar masyarakat terhadap tokoh utama agar pesan sosialnya lebih ditonjolkan. 🦋📋 Penutupan cerita yang lebih halus. Adegan penyayatan wajah terasa ”berlebihan”. Penulis bisa mempertimbangkan kalimat tersebut menjadi, tokoh menutupi wajahnya atau memecahkan cermin. 🦋📋 Menambah sudut pandang orang lain. Cerita ini berfokus pada perempuan cantik dan reaksi masyarakat terhadap dirinya. Penulis bisa menambahkan karakter seseorang yang kontras melihatnya tanpa pingsan karena menilai kecantikan dari hati bukan dari mata saja.⊱━━━━━━-〰️
Repost from N/a
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
· · ─────·⋆🤍 𝗥𝗔𝗩𝗘𝗡𝗗𝗥𝗔 𝗚𝗥𝗔𝗡𝗗𝗘𝗫
안녕하세요 🤍🤍
𝗡𝗘𝗫𝗢𝗥𝗔 𝗖𝗟𝗔𝗦𝗦 •
𝗔𝗦𝗧𝗥𝗢𝗡𝗢𝗠𝗬
𝗔𝗡𝗔𝗟𝗜𝗦𝗜𝗦
ㅤ 🪙⋆·───── · ·
⚔️🤍🔡📎ema ₊˚‧.
Ironi kecantikan – karena kecantikan yang terlalu sempurna menyebabkan malapetaka.
⚔️🤍🔡📎okoh ₊˚‧.
🫙 Perempuan cantik : Tokoh utama yang menjadi korban dari persepsi ”kesempurnaan” yang berlebihan terhadap penampilan hingga membuat kekacauan. 🫙 Masyarakat : Tokoh tambahan yang bereaksi terhadap tokoh utama. 🫙 Polisi-Komandan : Tokoh yang berusaha menangkap tokoh utama, namun gagal. 🫙 Wartawan : Tokoh yang berusaha meliput kejadian perkara.⚔️🤍🔡📎lur ₊˚‧. Alur progresif (maju) digambarkan dengan intensitas meningkat yaitu dari kekaguman→ kepingsanan → kekacauan → kehancuran → tragis. ⚔️🤍🔡📎atar ₊˚‧. 🫙 Tempat : Ibukota yang macet, kantor, jalan raya, gorong-gorong. 🫙 Waktu : Masa modern, pagi dan siang hari. 🫙 Suasana : Ironis, absurd, satir, dan tragis. ⚔️🤍🔡 📎udut 📎andang ₊˚‧. Sudut pandang yang digunakan adalah Orang ketiga. ⚔️🤍🔡📎manat ₊˚‧. Kecantikan atau kekaguman berlebihan bisa menjadi bencana bagi masyarakat, serta kritik media dan aparat seringkali memperburuk keadaan dengan tindakan berlebihan. ⚔️🤍🔡📎nsur 📎kstrinsik ₊˚‧. Menyinggung perilaku masyarakat yang berlebihan dan mudah terobsesi oleh citra fisik. Kemudian pentingnya kesadaran diri, jangan mengukur nilai manusia hanya dari rupa fisik. Dan eksploitasi media massa dalam menayangkan sensasi tanpa pertimbangan hal buruk yang terjadi. ⚔️🤍🔡📎aya 📎ahasa₊˚‧. Penggunaan hiperbola (melebih-lebihkan suatu hal), repetisi dari kata gubrak, dan ironi saat tokoh utama menyayat diri sendiri. ⊱━━━━━━-〰️
Repost from N/a
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
· · ─────·⋆🤍 𝗥𝗔𝗩𝗘𝗡𝗗𝗥𝗔 𝗚𝗥𝗔𝗡𝗗𝗘𝗫
안녕하세요 🤍🤍
𝗡𝗘𝗫𝗢𝗥𝗔 𝗖𝗟𝗔𝗦𝗦 •
𝗔𝗦𝗧𝗥𝗢𝗡𝗢𝗠𝗬
𝗥𝗜𝗡𝗚𝗞𝗔𝗦𝗔𝗡 𝗜𝗦𝗜
ㅤ 🪙⋆·───── · ·
📎erpen "Gubrak! " karya Seno Gumira Ajidarma menyuguhkan sebuah cerita yang absurd namun sarat akan makna. Dimana seorang wanita dengan kecantikan tiada tara yang secara harfiah mampu membuat siapa pun yang melihat wajahnya, bahkan hanya sekilas, jatuh pingsan. Awalnya hanya keterpesonaan, namun lama-lama kecantikannya menimbulkan bencana nasional.
📎ihak berwenang mengerahkan polisi, helikopter, hingga rudal demi menangkap “pemilik wajah cantik namun mematikan” itu. Namun, semua itu sia-sia karena begitu melihatnya akan pingsan. Situasi berubah menjadi kekacauan, penjarahan, dan kebakaran besar yang meluluhlantakkan ibu kota. Akhir cerita, sang perempuan bersembunyi digorong-gorong, menatap wajahnya sendiri di cermin, lalu menyayat wajahnya dengan pisau — tindakan tragis untuk mengakhiri bencana yang bersumber dari kecantikannya sendiri.
⊱━━━━━━-〰️
