Social Media Marketing by Izan Sadida
Open in Telegram
Sharing ilmu social media marketing untuk ngumpulin 10K followers pertama kamu dan mengejar potensi cuan. Info kelas online, e-book, dan endorsement: lynk.id/izansadida
Show more1 825
Subscribers
-124 hours
-97 days
-2930 days
Posts Archive
Ini yang bikin views konten affiliate kalian stuck gitu-gitu aja š
Bagi sosmed specialist yg mau dimentori oleh saya atau brand yg sosmednya mau diaudit, bisa WA 0856 4366 3569 š¤
Topik pembahasan adalah gimana membaca data iklan, mana yg perlu dibenerin dan gimana bikin konten iklan yg menarik.
Selain itu juga membahas teknik optimasi profil IG yang menarik followers dan strategi ngonten tinggi engagement untuk datengin prospek
Profile IG rapi dan estetik tapi iklan boncos & interaksinya sepi. Kok bisa?
Hari ini baru aja selesai mentoring client asal Jakarta, seorang social media specialist dari salah satu studio arsitek & build.
Nyari orang yang beneran āseriusā menghargai skill kita itu gampang2 susah
Beda platform, beda audience nya, dan beda juga behaviornya
Ada yg minta diskon tapi nuntutnya banyak
Ada juga yang āmembeliā jasa kita karena paham value & impact nya, dan berani bayar harga tinggi
Padahal, akun baru bisa tetep langsung rame. Asalkan..
1. Dari awal udah tau tujuan akunnya mau dibawa kemana
2. Tentuin USP akun dan terapin teknik storytelling
3. Kalo kontennya rame, ulangi terus pake pola yg sama.
Kedua, ada faktor lain juga yang ngerusak algoritma akun kita:
- Keseringan giveaway. Orang jadi "terpaksa" buat follow akun kita, bukan karena emang suka sama brand kita & produknya. Tapi karena pengen GRATISAN. Jadi yang dateng juga orang2 yg bermental gratisan. Yaa sebenernya sih gapapa sesekali bikin giveaway, tapi tetap fokus utama kita adalah audiens yg loyal aja.
- Nge-ads konten yang sepi. Mendingan fokus bagusin konten organik dulu. Kalo yang organik aja belum bagus, percuma di ads. Yang ada malah BONCOS.
Pertama, beli followers itu ngerusak algoritma. Alasannya..
- Insight nya gak valid. Kita ga tau mana orang yang beneran audience dan mana yang fake.
- Merusak learnings. Karena ga tau insight yang rill, jadi bingung dan gak jelas strategi apa yg harus diambil ke depannya.
Jangan pernah beli followers! Ada banyak cara biar kontenmu tetep GACOR di tahun 2026
Mending bikin akun baru dari 0 dan terapin cara2 ini ā¬ļø
Jadi gampangnya begini:
- Reach buat lihat seberapa luas konten menjangkau orang
- Impresi buat lihat seberapa sering konten muncul
- Engagement buat lihat seberapa menarik konten sampai orang mau berinteraksi
Reach itu jumlah orang atau akun yang melihat konten kita. Sedangkan Impresi itu jumlah berapa kali konten kita tampil.
Jadi kalau 1 orang liat konten yang sama 3 kali, maka reach-nya tetap 1, tapi impresinya 3.
Nah, engagement itu beda lagi. Engagement itu interaksi yang terjadi di kontennya sendiri. Yaitu like, komen, share, save, reply, klik, atau tindakan lain dari audiens.
Peringatan buat Social Media Specialist
Tiga metrik ini sering dilihat, tapi banyak yg ga tau bedanya ā¬ļø
Salah satu klien saya ini unik. Konten organik jalan, ngiklan juga jalan. Tapi menariknya, yang winning justru konten organik dan hasilin omzet yang jauh di atas budget iklannya.
Produknya adalah webinar & workshop di salah satu bidang karir. Akunnya sudah 30rb followors. Sekarang baru mulai jalan iklan Meta.
Alhamdulillah, beberapa poin evaluasi sudah selesai kita bahas tuntas dan saatnya mengeksekusi strategi selanjutnya.
šBagi yang akun sosmednya mau di-audit atau mau dimentorin dari nol untuk mengembangkan followers, bisa WA 085643663569 untuk jadwalkan mentoring 1:1 bareng saya.
Buat yang akun sosmednya mau di-audit atau mau dimentorin dari nol untuk mengembangkan followers, bisa DM untuk jadwalkan mentoring 1:1 bareng saya š¤
