en
Feedback
𝐅𝐀𝐓𝐄 :πŸ©Έβ”€β”€β”€ εΈ…ε“₯

𝐅𝐀𝐓𝐄 :πŸ©Έβ”€β”€β”€ εΈ…ε“₯

Open in Telegram

β“˜Dangerous, bloodthirsty creatures @bookeph [ ζ²‘ζœ‰ζ„Ÿζƒ…γ€ζƒ…ζ„Ÿε’Œθ‰―ηŸ₯ηš„δΊΊ ] A place of comfort and tranquility, a place to gather stories and pleasure every day. Whatever I do here is for my own peace. ⋆⋆⋆

Show more
246
Subscribers
No data24 hours
-57 days
-630 days
Posts Archive
Channelnya gua tutup!! Yang mau unsub kirim id acc+ id channel ke @jotajay_bot biar gua bersihin

Sending love to you─────Even I am willing to give you 1000 loves from me β€œπŸŽ₯” Dear.       II, 1990’s   β€£ The time when we were still dating (&.) was very romantic, wasn’t that normal?        
      #United States, Los Angeles, signed love you ᝰ.ᐟ
     β€œINK, Dear Jota” ‒─────Est, dream for a relationship.   (πŸ“Ό.) .ᐟ If it’s hard I’ll build it anything for you my beloved.     is there a way to be together? I hope to come back.     In our extraordinary times.

Kedinginan di cuaca panas ini anjirlah

aku buruk dalam menunjukkan rasa cinta, aku bisa saja mengabaikanmu sepanjang hari, tapi aku tidak berbohong jika aku tidak memikirkanmu setiap waktu.

Dr semalem dengerin lagu galau ga kelar

Repost from gibran.
sebenarnya saat kita ngerasa pengen nyerah, pengen mati, itu tuh sekedar ngelampiasin kekesalan kita aja, kita ngga beneran pengen nyerah. kita cuma capek, capek sama masalah-masalah yang ada, dan kita ngga butuh apa-apa, kita cuma butuh di mengerti kalau kita lagi ngga baik-baik aja. jadi tolong berhenti untuk bilang kurang bersyukur, kurang iman, kurang doa, lebay, alay, dan baper. kita sama-sama manusia, jadi tolong untuk belajar memanusiakan manusia yang lainnya. terkadang sebuah omongan jauh lebih menyakitkan dibanding 10 pukulan. mungkin pukulan itu bisa diobati, tapi untuk omongan sampai kapanpun akan teringat dihatinya.

makan malem dlu, jangan sampe telat kamu punya aslam

Aku memeluk erat segala ketidakmungkinan tentang kamu, hingga pada akhirnya kenyataan menghujamku berkali-kali. Dan di sinilah aku berakhir, dipaksa melepas, dipaksa mengaku kalah.