VENTAN OFC
Open in Telegram
Since 2024 Bot ofc : @VentanOfc_Bot Bot Mpps : @MPPSTOKANOST_BOT Part of @TONAKOSTOFCC "Your happiness only lies in VenTan"
Show more7 492
Subscribers
No data24 hours
-1287 days
-2 78930 days
Posts Archive
7 492
Pendekatan individualisSetiap anak berkebutuhan khusus adalah individu yang unik. Oleh karena itu, pendekatan yang paling efektif adalah pendekatan individualis. Ini berarti mengenali dan memahami kebutuhan, minat, dan potensi setiap anak secara khusus. Dengan cara ini, perawatan dan pendidikan dapat disesuaikan secara spesifik untuk memenuhi kebutuhan masing-masing anak.
Komunikasi yang efektiKomunikasi yang efektif adalah kunci dalam merawat anak berkebutuhan khusus. Ini melibatkan pendekatan yang jelas, tegas, dan empatik. Orang dewasa yang merawat anak harus mengembangkan kemampuan mendengarkan yang baik untuk memahami bahasa anak dan meresponnya dengan cara yang sesuai.
7 492
Autisme merupakan gangguan kompleks pada saraf yang mempengaruhi kemampuan individu dalam berinteraksi, berkomunikasi, dan berperilaku.
Anak autistik membutuhkan peran keluarga untuk mengajaknya berinteraksi agar ia tidak hanyut dalam dunianya sendiri. Anak juga memerlukan intervensi yang melibatkan tenaga profesional
7 492
Tunawicara adalah kelainan dimana penyandangnya mengalami kesulitan dalam berbicara. Hal ini dapat disebabkan oleh kurang atau tidak berfungsinya alat berbicara, seperti rongga mulut, lidah, langit-langit mulut, dan pita suara. Kondisi ini juga dapat disebabkan oleh gangguan pada pendengaran, keterlambatan perkembangan bahasa, kelainan pada sistem saraf dan struktur otot, serta kurang mampunya individu dalam mengontrol gerak.
Anak tunawicara membutuhkan penanganan khusus untuk membantunya dalam mengembangkan keterampilan berkomunikasi. Anak dapat diajarkan menggunakan bahasa isyarat dan dibiasakan membaca gerakan mulut lawan bicaranya untuk memudahkan anak dalam berkomunikasi.
7 492
Tunadaksa juga diartikan sebagai gangguan motorik. Tunadaksa merupakan tipe Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang mengalami kelainan atau gangguan pada sistem tulang, otot, dan persendian. Individu yang mengalami kondisi ini terlihat dari adanya anggota tubuh yang tidak sempurna.
Tunadaksa dapat dibedakan menjadi 6, yaitu kelainan bawaan lahir atau keturunan (Seperti cretinism, polydactylism, dan herelip); kelainan saat kelahiran (Seperti erb’s palsy dan fragilitas osium); kelainan karena infeksi (Seperti poliomyelitis, tuberkulosis pada tulang dan lutut atau sendi lain); kelainan karena traumatik (Seperti amputasi, patah tulang, dan kecelakaan); kelainan karena tumor (Seperti exostosis dan osteosit fibrosa cystica); serta kelainan karena kondisi lainnya (Seperti flat feet, lordosis, dan rickets).
Anak tunadaksa membutuhkan perawatan khusus untuk mengembangkan dan melatih kemampuan motoriknya.
7 492
Tunarungu
Tunarungu merupakan hilangnya atau berkurangnya kemampuan individu dalam mendengar, baik bersifat sebagian atau keseluruhan. Biasanya, individu dengan kondisi ini memiliki kemampuan berbahasa dan berkomunikasi yang terhambat. Hal ini karena individu kurang mampu mendengar bahasa.
Anak tunarungu memiliki intelegensi yang sama dengan anak pada umumnya. Hal yang mengganggu kemampuan anak dalam berprestasi adalah kemampuannya dalam memahami pelajaran yang disampaikan secara verbal.
Anak tunarungu membutuhkan penanganan khusus dalam hal berkomunikasi dan lingkungan yang berbahasa intensif agar ia mampu memahami pelajaran dan berprestasi seperti anak pada umumnya.
7 492
Tunanetra adalah merupakan salah satu tipe ABK yang ditandai dengan adanya gangguan pada daya penglihatan, baik sebagian maupun mengalami kebutaan total. Penyandang kondisi ini mengalami masalah dalam penglihatan yaitu kesulitan dalam menggerakkan mata ke kiri dan kanan.
Tunanetra dibedakan menjadi tiga kategori, yaitu tunanetra berat (totally blind), tunanetra sedang (partially sighted), dan tunanetra ringan (low vision).
Kondisi ini berpengaruh terhadap perkembangan dan proses belajar penyandangnya. Individu tunanetra memerlukan metode pembelajaran yang berbeda. Anak perlu diberikan arahan mengenai bagaimana cara mengekspresikan diri dan perasaan serta menyampaikan pesan
7 492
Heward/disabilitas adalah anak dengan karakteristik khusus yang berbeda dengan anak pada umumnya tanpa selalu menunjukkan pada ketidakmampuan mental, emosi atau fisik. Yang termasuk kedalam ABK antara lain: tunanetra, tunarungu, tunagrahita, tunadaksa, tunalaras, kesulitan belajar, gangguan perilaku, anak berbakat, anak dengan gangguan kesehatan, dan kesulitan bersosialisasi. Istilah lain bagi anak berkebutuhan khusus adalah anak luar biasa dan anak cacat. Karena karakteristik dan hambatan yang dimilki, ABK memerlukan bentuk pelayanan pendidikan khusus yang disesuaikan dengan kemampuan dan potensi mereka
Untuk melihat kelainan didasarkan pada empat hal, yaitu 1) kelainan mumcul atau terjadi hanya pada individu yang mengalami kelainan perkembangan, 2) kelainan perkembangan harus dipandang dalam kaitannya dengan perkembangan yang normal 3) tanda-tanda awal dari perilaku berkelainan harus dipelajari secara serius, 4) perhatikan beragam patokan atau karakteristik perkembangan baik yang normal maupun berkelainan
7 492
Selamat malam warga VenTan, Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam sejahtera bagi kita semua, Syalom, Oom Swastiastu, Namo Buddhaya, Wei De Dong Tian, Salam kebajikan.
Terlebih dahulu dengan saya yang tampan ini akan perkenalkan diri nama saya Oziel Marinos selaku Owner baru di VenTan Squad, kalian dapat memanggil saya Ozi, iel senyaman kalian jika bertemu dengan saya.
Penasaran apa yang akan saya bahas malam ini?Pada kesempatan konten yang saya bawakan malam mengenai anak inclusi, apa itu Inclusi? Jenis inclusi
