Sajak Kata
Open in Telegram
puisi tanpa judul hanya untaian isi hati yang dikemas apik dalam sebuah tulisan anything? @sajakkatakita_bot mampir sini t.me/girldumpie
Show more928
Subscribers
No data24 hours
-47 days
-430 days
Data loading in progress...
Similar Channels
Tags Cloud
No data
Any problems? Please refresh the page or contact our support manager.
Incoming and Outgoing Mentions
---
---
---
---
---
---
Attracting Subscribers
September '24
September '240
in 0 channels
August '24
+6
in 0 channels
Get PRO
July '240
in 0 channels
Get PRO
June '24
+6
in 0 channels
Get PRO
May '24
+17
in 0 channels
Get PRO
April '24
+12
in 0 channels
Get PRO
March '24
+20
in 0 channels
Get PRO
February '24
+15
in 0 channels
Get PRO
January '24
+23
in 0 channels
Get PRO
December '23
+34
in 0 channels
Get PRO
November '23
+43
in 0 channels
Get PRO
October '23
+246
in 0 channels
Get PRO
September '23
+15
in 0 channels
Get PRO
August '23
+10
in 0 channels
Get PRO
July '23
+31
in 0 channels
Get PRO
June '23
+24
in 0 channels
Get PRO
May '23
+57
in 0 channels
Get PRO
April '23
+58
in 0 channels
Get PRO
March '23
+26
in 0 channels
Get PRO
February '23
+26
in 0 channels
Get PRO
January '23
+39
in 0 channels
Get PRO
December '22
+110
in 0 channels
Get PRO
November '22
+64
in 0 channels
Get PRO
October '22
+194
in 0 channels
Get PRO
September '22
+248
in 0 channels
Get PRO
August '22
+226
in 0 channels
Get PRO
July '22
+770
in 0 channels
| Date | Subscriber Growth | Mentions | Channels | |
| 20 September | 0 | |||
| 19 September | 0 | |||
| 18 September | 0 | |||
| 17 September | 0 | |||
| 16 September | 0 | |||
| 15 September | 0 | |||
| 14 September | 0 | |||
| 13 September | 0 | |||
| 12 September | 0 | |||
| 11 September | 0 | |||
| 10 September | 0 | |||
| 09 September | 0 | |||
| 08 September | 0 | |||
| 07 September | 0 | |||
| 06 September | 0 | |||
| 05 September | 0 | |||
| 04 September | 0 | |||
| 03 September | 0 | |||
| 02 September | 0 | |||
| 01 September | 0 |
Channel Posts
Tak lagi muda
Terseok-seok langkah kakinya
Keriput kian mencuat di kulitnya
Namun, senyum tulus masih terpatri di wajahnya
Umur tua dengan jiwa yang muda
Dengan semangat yang masih membara
Demi satu koin pelipur lara
Ia mengorbankan masa tuanya
Hujan keringat terus membasahi
Rasa sakit yang terus menggerogoti
Tak hilangkan rasa syukur dalam hati
Sungguh kejam dunia ini
bagi ia yang tak muda lagi
- Arsela
| 2 | Seruan Kecil
Dasar manusia tak punya hati
Hanya bisa mencaci-maki
Dasar manusia lupa diri
Demi kemenangan kau berani melukai
Sampai kapan tangis ini berlanjut
Sampai kapan keadilan terus mengerut
Kami hanya rakyat kecil yang tersudut
Dengan kebahagiaan yang kau renggut
Penguasa akan terus berkuasa
Yang hina merasakan sengsara
Akankah seperti ini seterusnya?
Hingga kami yang akan binasa
- Arsela | 299 |
| 3 | Kau dan aku kini menjadi kita
Yang terangkai menjadi kata yang penuh makna
Dan bila waktu menjadi saksi
Kau dan aku akan abadi
Menjelma menjadi ayat-ayat puisi
Yang tercipta karena jatuh hati
Aku ingin menceritakanmu kepada dunia
Atas nama cinta dan keindahannya
Aku terpana oleh magisnya rasa
Yang berkerja dengan canggihnya
Menyulap semua raguku menjadi bahagia
Dengan segala pernak-pernik romantis yang kau cipta
Kau menjelma menjadi tokoh utama
Yang membuatku terperdaya
Oleh segala sifat baikmu yang tak ku temukan di manusia lainnya
- Septania | 363 |
| 4 | Kau dan aku kini menjadi kita
Yang terangkai menjadi kata Yang penuh makna
dan bila waktu menjadi saksi
kau dan aku akan abadi
menjelma menjadi ayat-ayat puisi
yang tercipta karena jatuh hati
aku ingin menceritakanmu kepada dunia
atas nama cinta dan keindahannya
aku terpana oleh magisnya rasa yang berkerja dengan canggihnya menyulap semua raguku menjadi bahagia
dengan segala pernak-pernik romantis yang kau cipta
kau menjelma menjadi toko utama
yang membuatku terperdaya oleh se | 0 |
| 5 | ꒱📄𓈒 * 🚏
Perasaan apa ini?
Mengapa setiap kali aku melihatnya, aku selalu jatuh berkali-kali kedalam sebuah perasaan yang aku pun tak tahu dari mana asalnya. Tatapannya yang teduh amat terlekat diingatanku suaranya membuat jantungku berdebar setiap kali aku mendengarnya. Tak apa jika harus melihatnya dari jauh, karena cinta tidak selalu harus memiliki, bukan? | 333 |
| 6 | Sejujurnya tak ada yang benar-benar aku pahami tentang cinta
Termasuk kenapa harus ada temu, jika akhirnya kehilangan nya di lain waktu
Tapi orang lain berkata
Cinta itu semacam permen dan kita adalah anak anak kecil yang tergoda
Lalu terkunci di dalamnya
Aku menemukan mu dengan ketidaksengajaan yang di sebut takdir
Lalu nantinya takdir akan mengajar kan kita tentang kehilangan pula
Kenangan dengan mu itu harta, jika perpisahan itu tiba, aku tidak ingin menjadi orang miskin yang melupakannya, sampai waktu sendirilah yang menghapus nya
- Daisey | 332 |
| 7 | Duniaku Masih berputar tak henti bergemuruh
Aku diam, karena semua yang ku utarakan akhirnya terbantahkan
Aku tidak punya banyak ruang untuk aku menjadi aku
Manusia ini bertahan, namun sudah lumpuh dan lebam lebam, aku sakit hanya saja tidak berdarah, tidak ada luka yang berarti di tubuhku, aku tidak tau luka yang mana, namun aku selalu merasa sakit setiap saat
Toh air mata juga tidak ada artinya
Aku ingin pekak di antara tangis dan teriakan murka, aku ingin terlahir kembali dengan dunia yang ku mengerti, sebab aku terlalu lelah memaklumi hal yang sama berkali kali
- Daisey | 310 |
| 8 | Jujur saja tuan renjana ini sungguh menyiksaku
Aku merindukan bagaskaraku yang hangat
Setidaknya, bisakah kau menyapa atma ini?
Agar aku bisa merasakan kembali Harsa itu setidaknya walaupun sesaat aku tak mengapa
Aku merindukan kurva indah yang melengkung diwajahmu
Merindukan Aksa penenangmu
Merindukan bagaimana kau menyikapi kegilaanku
Kuharap tuan baik baik saja disana
:Gadis penyuka angkasa:
(Bekasi, 7 Maret 2024) | 316 |
| 9 | BANJARMASIN
Ini tentangmu, tentang seorang pria yang berhasil membuatku jatuh sedalam-dalamnya pada dirinya, tanpa tau cara untuk bangkit. Tentang pria yang datang secara tiba-tiba bahkan membuat ku menyukainya.
Entah sejak kapan aku membiarkan diriku tenggelam akan dirinya, melupakan fakta bahwa diri ini tidak tau caranya berenang.
Ia mempunyai pribadi yang kuat dan menarik, salah satu alasan yang membuatku semakin jatuh lebih dalam padanya. Dirinya pula menjadi alasan ku untuk berhenti mencari. Ia menjadi pemenang akan diriku, juga mendapatkan hal yang aku punya.
Kau memang hebat, tapi tunggu, aku tidak sedang bercanda atau membuat sebuah lelucon. Ini hanya caraku menjelaskan kepada dunia seberapa jauh aku tenggelam akan dirimu. Dan seberapa hati ini menginginkan mu, rindu ku yang terus menggebu-gebu.
Bahkan jikalau kau butuh berapa puluh tahun kehidupanku untuk membayar setiap kebahagiaanmu itu, maka akan ku berikan kepadamu tanpa perlu bersusah payah.
~Skyy | 352 |
| 10 | 120419
Jum'at memang tak pernah salah memberikan khitmat
Di sebuah teras rumah
Dengan gitar dan secangkir kopi sebagai saksinya
Seseorang datang kedalam hidupku
Dengan mata yang teduh
Dengan senyuman yang membuatku tak mampu mengalihkan pandangan
Dengan gugup ia genggam erat tanganku
Ia belai mesra rambutku
Lalu ia memberiku sebuah pena
Menawarkan sebuah kisah indah
Dengan kita berdua sebagai tokoh utamanya
Sungguh aku tak tahu harus berbuat apa saat itu
Ragu memenuhi isi kepalaku
Namun entah mengapa aku tak bisa menolaknya
- Septania | 358 |
| 11 | halo | 328 |
| 12 | Binar tatap ini ku tujukan hanya untuk engkau....
Tiap hembusan nafasnya hanya ku persembahkan akan engkau....
Lembutnya uluran tangan ini siap sedia ku berikan untuk memberikan kasih kepadamu....
Dekap yang tak begitu hangat dariku akan senantiasa menantimu selepas perjalananmu yang melelahkan itu....
Jadi.... janganlah ragu....karena aku tercipta untuk melengkapi apa-apa yang mungkin kurang akan engkau, tuanku....
-Z | 372 |
| 13 | Saat lembutnya tangan mu tak lagi kuat menggenggam sebuah pena
Kemari lah biar tangan ku yang menuntunnya
Saat dirimu kalut dengan pikiran bahwa hidup ini hanya dipenuhi siksa
Lihatlah aku, peluk jika kau perlu, agar setidaknya pikiran itu perlahan sirna
Jangan bersedih....
Apalagi merintih...
Matamu terlalu indah untuk mengalirkan air mata pedih....
Bibir mu terlalu indah pula jika harus berucap lirih untuk setiap rasa pedih, sedih...
-A/Z/R | 445 |
| 14 | Kutuliskan mengenai kehidupan
Terkapar namun tak mendapat pertolongan
Terseok-seok melangkah
Dengan kaki yang berdarah-darah
Semangat kalimat sampah
Sorai kehancuran sudah biasa
Nyaman ruang nestapa
Didominan duka
Tewas sedari lama
Namun nyawa masih ada
- Septania | 488 |
| 15 | Ku tau apa yang terjadi
Mengisi penuh hari hari
Tak ada alasan tuk berhenti
Rintihan hujan pun bernyanyi
Temani malam malam yang sepi
Akankah indah seperti penanti
Yang terus menanti tanpa henti, walau dalam keadaan sunyi
Siang silih berganti
Malam menghadirkan sunyi
Mengingat pujaan hati
Yang telah pamit lalu pergi
- Muksal | 505 |
| 16 | Di dewasakan oleh keadaan keluarga
Lalu sekarang di buat kesepian oleh mereka, mereka yang berperan sebagai sandaran, tapi pada akhirnya membuat ku merasa sendirian.
- Daisey
[cr on tiktok: coretan lan] | 519 |
| 17 | Rupanya begini ajaibnya rindu
Datang tiba tiba dan membekas di dada
Rindu itu ajaib
Ramai diketika sepi, sepi diketika ramai
Bahkan luka-luka yang pernah bersemayam akan kalah sakitnya bila itu rindu
Percayalah, sedetik tanpa dirimu beriringan dengan rindu, rasanya berabad abad lamanya sudah tak bersudut temu
Aku rindu,
- Muksal | 501 |
| 18 | Ku ungkap kisah
Tentang cantiknya kita
Dunia saksinya
Kau beriku bahagia
Kau tau amanku palsu
Kau dekap erat abuku
Kau peluk raga kecilku
Kau rayu hancurku
Biar kacau hidupku
Kau tuntun aku
Biar gagal mimpiku
Di tanganmu aku tumbuh
Denganmu ku diutamakan
Semua aku kau rayakan
Kau beriku tenang
Sampai ku merasa menang
- Septania | 186 |
| 19 | "Sesaat dikala hujan gemercik airnya perlahan membasuh harapan, membasahi kenangan. Hembusan angin membelai angan,mimpi terasa namun tak nyata."
~ Nuraeni_asis | 208 |
| 20 | SUDUT SEGITIGA
Ini tentang tiga gadis
Yang saat itu duduk bersila
Dan mengungkapkan keluh kesah
Di mata orang mereka adalah gadis tanpa luka
Nyatanya hidup mereka dipenuhi peristiwa trauma
Di mata orang mereka definisi kata sempurna
Nyatanya banyak cacat yang tertutup oleh tawa
Ibaratnya tiga sudut segitiga
Yang memiliki sisi sama panjang
Mereka hanya tiga gadis biasa
Yang sama-sama menggenggam
Berusaha untuk menenangkan
Saling mengulurkan tangan
Memeluk untuk kehangatan
Padahal
Masing-masing mereka
Telah runtuh dan tak lagi utuh
Dengan kepala yang riuh
Serta hati yang rapuh
Mereka memilih menjadi satu
- Arsela | 237 |
