en
Feedback
MANHAJ SALAFF

MANHAJ SALAFF

Open in Telegram

قال الإمام أحمد بن حنبل رحمه الله تعالى : لا تقلّدوني ولا تقلّدوا مالكا ولا الشّافعي ولا الثّوري وتعلّموا كما تعلّمنا

Show more
657
Subscribers
No data24 hours
No data7 days
-430 days
Posts Archive
::.. Ustadz Muflih Membalas status UAS terkait film berkonten tidak layak yang dibaluri dengan kata religi ..:: 🍂 UAS berkata, - Dulu Wali Songo berdakwah dengan Wayang. Sekarang dengan film. Semua itu hanya wasilah. - Pendapat yang membolehkan krn hal ini masalah khilafiyah yang mu'tabar, sebagaimana kaedah mengatakan: ليس كل جلاف جاء معتبرا إلا خلافا له حظ من النظر 2. Film adalah Salah satu sarana dakwah Bila tidak ada film religi, sulit melawan film hantu, LGBT, dst..hanya dengan ceramah. Maka berlaku kaidah: ما لا يتم الواجب إلا به فهو واجب ما لا (afwan ga terbaca tulisan lengkapnya, ada bayang tulisan lain-red). 🍃 Ustadz Muflih S menjawab, "Gua udah baca status seorang ustadz, ustadz Abdus Somad. Juga komentar² dari sebagian teman². (Lihat di bagian perkataan UAS bunyi statusnya-red). Kata para ulama الغاية لا تبرر الوسيلة (tujuan meskipun baik, tidak bisa membenarkan segala cara). Artinya, kalau ada tujuannya baik, tapi caranya salah maka dia tetap salah. - Kalau ada perempuan PSK dia mengatakan saya memang menjadi PSK untuk menafkahi anak² saya. Apakah jadi boleh? Ketika tujuannya baik, l lalu kemudian dia jadi PSK? - Kalau ada laki² mengatakan saya memang pacari dia bahkan saya h4mili itu perempuan karena dia kri5t3n. Supaya nanti, kalau kita nikah saya jadikan dia Islam. Apakah dalam rangka untuk menjadikan seorang perempuan n45r4n1 menjadi Islam, yerus mengh4mili dia jadi boleh? - Kalian pernah tau ga teman², ada pahlawan yang dikenal di zaman kecil dulu, namanya R0bin H00d. R0b1n H00d yang versi pemanah ya. Dimana dia merampok dirumah²nya orang kaya, tujuannya untuk bisa bersedekah. Bagi orang² miskin. Pertanyaan gua, apakah itu bener? Apakah tujuan yang baik ini kemudian memperbolehkan dia untuk maling dirumah orang? Seharusnya ustadz Abdus Somad memberikan rincian dong. Wasilah yang seperti apa dulu? Yang boleh buat dakwah itu yang wasilahnya memang mubah. Ditulisnya sebuah buku, biografi, dan lain². Kalau wasilahnya adalah film religi, yang disitu ada cipik4 cipik1, cip4k cip0k, pel4k pelvk, ada pegangan yang bukan mahram. Pertanyaannya, apakah bisa jadi halal gara² tujuannya adalah baik?! Sekali lagi. Tujuan yang baik, tidak bisa membenarkan, kalau memang medianya SALAH!. الغاية لا تبرر الوسيلة (tujuan meskipun baik, tidak bisa membenarkan segala cara). ✍️ Trascribe by @nhc "Saat petang berlalu. Dan malampun jatuh" 21/12/23 M Link : https://twitter.com/MuflihSafitra/status/1737732845710581801?t=q1ki5oQi6wzKYVyRXHOWvw&s=19

photo content

📌 Diantara Sebab Kerasnya Hati Malik bin Dinar rohimahullaah berkata, إذا رأيت قساوة في قلبك، ووهناً في بدنك، وحرمانا في رزقك، فاعلم أنك تكلمت فيما لا يعنيك. “Jika engkau merasakan kerasnya hatimu, lemahnya badanmu, dan sempitnya rezekimu, maka ketahuilah bahwa itu sebabnya karena engkau telah berbicara dengan hal-hal yang tidak bermanfaat bagimu.” — Faidhul Qadir

📌 Diantara Tanda Kejujuran dalam Persahabatan Imam Muhammad bin Idris asy-Syafi'i rahimahullah berkata, من صَدَقَ فِي أخوة أخيه قَبل عِلَلَهُ، ‏وَسَدَّ خَلَلَهُ، ‏وَغفر زَللَـه. "Siapa yang jujur dalam menjalin ukhuwah dengan saudaranya, dia akan menerima kekurangannya, menutupi kelemahannya, dan memaafkan kesalahannya." — Tahdzibul Asma' wal Lughat

📌 Hukuman dan Kehinaan yang Sering Dianggap Sebagai Kemuliaan Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata, فسبحان الله كم من قلب منكوس وصاحبه لا يشعر، وقلب ممسوخ، وقلب مخسوف به، وكم من مفتون بثناء الناس عليه ومغرور بستر الله عليه ومستدرج بنعم الله عليه؛ وكل هذه عقوبات وإهانة ويظن الجاهل أنها كرامة. "Mahasuci Allaah, betapa banyak hati yang terbalik dalam keadaan pemiliknya tidak menyadari. Betapa banyak hati yang rusak, betapa banyak hati yang hancur tidak berbentuk lagi, betapa banyak orang yang terfitnah dengan pujian manusia. Mereka terpedaya karena Allaah menutupi dosa-dosanya. Mereka digiring pelan-pelan menuju kebinasaan tanpa sadar dengan diberi berbagai kenikmatan dari Allaah. Ini semua merupakan hukuman dan kehinaan yang ditimpakan kepadanya. Namun, orang yang bodoh menyangka bahwa itu merupakan karomah." — al Jawabul Kafy

Dan yang lebih parah dari itu semua ialah bioskop dengan segala sifat-sifatnya hari ini merupakan yayasan atau gerakan untuk menyebarkan kerusakan serta upaya terorganisir untuk menyesatkan banyak manusia dan tidak ada keraguan sama sekali akan keharaman pergi ke bioskop”. 【 Fatawa Islam no.14814 】 Wallahu a’lam.

#Ikut_share Laa haula wa laa quwwata illa billah Menanggapi kasus "Oki Setiana Dewi" hadahallah Promotor film "172 days" Hati-hati dari mempelopori satu kemaksiatan ! Jika engkau tidak memiliki amal jariyah setelah kematianmu, Maka pastikan bahwa engkau juga tidak memiliki dosa jariyah setelah kematianmu. Dari Jarir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, مَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً سَيِّئَةً، كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا وَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ، مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَيْء “Siapa yang mempelopori satu kebiasaan yang buruk dalam islam, maka dia mendapatkan dosa keburukan itu, dan dosa setiap orang yang melakukan keburukan itu karena ulahnya, tanpa dikurangi sedikitpun dosa mereka.” 【 HR. Muslim 】 Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَعَا إِلَى ضَلَالَةٍ، كَانَ عَلَيْهِ مِنَ الْإِثْمِ مِثْلُ آثَامِ مَنْ تَبِعَهُ، لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ آثَامِهِمْ شَيْئًا “Siapa yang mengajak kepada kesesatan, dia mendapatkan dosa, seperti dosa orang yang mengikutinya, tidak dikurangi sedikitpun.” 【 HR. Ahmad 9398, Muslim 6980, dan yang lainnya 】 Tidak setiap orang yang berbicara agama lantas layak di Ustadzahkan. ....... Insyaa Allah ana bukan yang termasuk "nimbrung" dalam hal-hal yang sedang viral. Namun setelah menimbang maslahat wa mudhorot, ana fikir ini sangat memprihatinkan dan layak untuk di angkat agar kita khususnya orang-orang awwam berhati-hati dari hal-hal yang seperti ini ... Dakwah belum tentu Allah terima, malah bikin dosa jariyah promosi film yang pemerannya laki perempuan bukan mahram beradegan haram. Apa semua pada merasa aman dari adzab Allah kalau sudah jadi pendakwah? Kalau ada yang bisa silakan sampaikan ke Ukhti Oki Setiana Dewi dan Ustadz Abdul Somad. Laki perempuan non mahram itu ada batasannya dalam berhubungan. Haram pegangan, pelukan, ciuman, bahkan tatap-tatapan. Meskipun niatnya buat dakwah lewat film religi dan meskipun promotornya seorang Ustadz atau Ustadzah. Monggo kalau ada yang mau sampaikan ke Ukhti Oki Setiana Dewi dan Ustadz Abdus Somad. 【 Ustadz Muflih Safitra حفظه الله 】 ------------------------------------------------ ﷽ HUKUM NONTON DI BIOSKOP Pertanyaan: Ustadz, ana mau bertanya, bagaimana hukum menonton di bioskop ? Jawaban : Menonton bioskop Haram hukumnya karena di dalamnya terkandung banyak sekali unsur-unsur yang dilarang oleh syariat islam seperti adanya ikhtilath (campur baur lelaki dan wanita di satu ruangan) dengan tanpa adanya hijab. Diperdengarkan musik, menyia-nyiakan waktu untuk hal-hal yang sia-sia dan tidak bermanfaat, aurat yang diumbar secara liar, penampakan wanita yang mengumbar aurat kemana-mana. Dan seringkali film-film yang ditayangkan menampilkan hal-hal yang buruk berupa ghibah, mengadu domba, pacaran dan seterusnya berupa kemungkaran dan keburukan akhlak. Disebutkan di dalam Fatawa Islam: هل السينما(دور عرض الأفلام) حرام و ماحكم الذهاب إليها؟ Pertanyaan ; Apakah bioskop (gedung untuk menayangkan film) itu haram? Dan bagaimana hukum pergi nonton ke bioskop ? الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أما بعد: فدور عرض الأفلام (السينما) في واقعنا المعاصر، قائمة على نشر الحرام والترويج له، من خلال الأفلام المليئة بالمنكرات من تفسخ وعري وتبرج واختلاط ومعازف، وما هو أعظم من ذلك، فهي في وصفها الحالي مؤسسة لنشر الفساد وإغواء العباد، ولا شك في تحريم الذهاب إليها، Jawab : Segala puji bagi Allah, shalawat salam atas Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam keluarga beserta para sahabat beliau amma ba’du. Gedung bioskop di zaman kita sekarang ini dibangun untuk menebarkan keharaman serta melariskannya melalui jalan film-film yang dipenuhi dengan kemungkaran berupa kerusakan, ketelanjangan, dandanan menor, ikhtilat, dan lantunan musik.

photo content
+1

📌 Penebus Dosa & Adzab Allaah al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rohimahullaah berkata, الصدقة تفدي العبد من عذاب الله، فإن ذنوبه وخطاياه تقتضي هلاكه، فتجيء الصدقة تفديه من العذاب وتفكه منـه. "Sedekah menebus seorang hamba dari azab Allaah, karena sesungguhnya dosa-dosa dan kesalahan-kesalahannya menuntut kebinasaannya, lalu sedekah datang menebusnya dari azab dan membebaskannya darinya." — Al-Wabilush Shayyib

📌 Diantara Tanda Keimanan Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaliy rahimahullah berkata, إذا كان الإنسان تسوؤه سيئته ويعمل لأجلها عملا صالحا، كان ذلك دليلا على إيمانه. "Jika seseorang merasa sedih karena dosanya dan dia beramal sholeh untuk menghapusnya, maka itu merupakan bukti atas keimanannya." — Fathul Bariy

📌 Meninggalkan Amar Ma'ruf dan Dampaknya Abu 'Abdirrahman 'Abdullah ibn 'Abdul 'Aziz al-’Umary rohimahullaah berkata, من ترك الأمر بالمعروف خوف المخلوقين، نزعت منه الهيبة، فلو أمر ولده لاستخف به. "Siapa saja yang meninggalkan amar ma’ruf (menyuruh perbuatan yang baik) karena takut terhadap makhluk, maka akan dicabut kewibawaan dari dirinya, sehingga seandainya dia menyuruh anaknya maka anaknya akan meremehkan perintahnya." — Siyar A’lamin Nubala'

📌 Keutamaan Menuntut Ilmu Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, «اللذة التي تبقى بعد الموت وتنفع في الأخرة هي لذة العلم بالله والعمل له» [مجموع الفتاوى ١٦٢/١٤] "Kenikmatan yang abadi setelah kematian, dan bermanfaat kelak di hari akhirat adalah kelezatan ilmu tentang Allaah dan amalan yang dikerjakan ikhlas untuk-Nya". — Majmu' al-Fatawa

Senyuman manis 3 jasad Bombers terpidana mati, Sabtu 9 November 2008
Senyuman manis 3 jasad Bombers terpidana mati, Sabtu 9 November 2008

Senyuman Manis yang diklaim oleh pemerintah Nusantara dengan klaim “eksekusi terorisme bom bali 1 & 2”, namun mati dengan senyuman dan darah yang berbau wangi seperti minyak kasturi. Bisa disimak di reels YouTube nya kak @virhantyrhamgani9919

📌 Celalah Diri Kalian Sendiri Wahai Orang yang Berakal ! Al-Fudhail bin 'Iyadh rohimahullaah mencela dirinya sendiri, يا مسكين! أنت مسيء، وترى أنك محسن Wahai orang yang pantas dikasihani! Engkau telah berbuat jelek, namun menyangka bahwa dirimu telah berbuat baik وأنت جاهل، وترى أنك عالم Engkau tidak tahu, tetapi menyangka bahwa dirimu berilmu وتبخل، وترى أنك كريم Engkau bakhil, tetapi menganggap dirimu dermawan وأحمق، وترى أنك عاقل Engkau dungu, tetapi menganggap dirimu bijaksana أجلك قصير، وأملك طويل. Ajalmu dekat, tetapi angan-anganmu panjang. — Siyar A’lamin Nubala'

📌 Sebab-Sebab Diperolehnya Kehidupan Hati Imam Ibnu Qayyim rohimahullaah berkata, "Kehidupan hati diperoleh dengan sebab, terus-menerus berdzikir kepada Allaah, bersegera menuju ridha Allaah dan selalu kembali kepada-Nya, serta meninggalkan dosa-dosa" — Madarijus Salikin

📌 Kebutuhan Manusia pada Hidayah Melebihi Kebutuhan pada Makan dan Minum Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rohimahullaah berkata, "Dosa-dosa merupakan kebiasaan hawa nafsu manusia. Maka ia membutuhkan hidayah setiap saat. Kebutuhan manusia kepada hidayah melebihi kebutuhannya kepada makan dan minum." — Majmu Fatawa

📌 Obat Segala Kekurangan dan Kegundahan Hati Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rohimahullaah ta'ala berkata, "Barangsiapa yang merasakan kekurangan pada ucapannya, perbuatannya, keadaannya, rizkinya atau kegundahan hatinya, maka wajib baginya untuk berpegang teguh kepada tauhid dan selalu beristighfar, karena keduanya adalah obat penyembuh (bagi itu semua)." — al Fatawa

📌 Dua Tipe Manusia yang Harus Diwaspadai Ibnul-Qoyyim rohimahullaah berkata, احْذَرُوْا مِنَ النَّاسِ صِنْفَيْنِ: صَاحِبُ هَوَى قَدْ فَتَنَهُ هَوَاهُ وَصَاحِبُ دُنْيَا أَعْمَتْهُ دُنْيَاهُ. (إغاثة اللهفان، لابن القيم الجوزية، 2/586) "Waspadalah kalian terhadap dua tipe manusia, pengikut hawa nafsu yang diperbudak oleh hawa nafsunya dan pemburu dunia yang telah dibutakan (hatinya) lantaran dunia (yang telah dicapainya)." — Ighotsatul Lahfaan, Ibnul Qoyyim al Jauziyyah

📌 Akhirat atau Dunia? Imam al-Hasan al-Bashri rohimahullaah berkata, يا إبن آدم بعْ دنياك بآخرتك تربحهما جميعًا, ولا تبيعن آخرتك بدنياك فتخسرهما جميعًا. “Wahai Bani Adam, jual-lah duniamu demi akhiratmu, (niscaya) engkau akan mendapatkan semuanya, dan janganlah menjual akhiratmu demi duniamu hingga kerugian (akan menimpa pada) semuanya.” — Shifatush Shofwah