Scriibles Things.
Open in Telegram
` πi pertemukan di dunia maya dan mencintai nya sangat dalam tanpa ada nya pertemuan secara nyata. β β πonnect : @tentanglukaini @cutiiemessage @textsongsid 40% me && 60% sosmed πince ππ πugust ππ ββββββββββββββββ
Show moreThe country is not specifiedMusic38 824
1 735
Subscribers
-424 hours
-137 days
-5330 days
Posts Archive
1 735
kamu tau hal apa yang paling menyakitkan ?
π²ΰ£ͺβ ketika aku berpura - pura mengikhlaskan mu tapi pada kenyataannya, hati inii masih bersikukuh menginginkan mu. karena kamu tau ? melepaskan mu adalah kelemahan ku.
1 735
kagumi saja dia,jangan pernah berfikir untuk memiliki,karena bukan kamu orang yang dia inginkan.
1 735
terkadang tuhan mendatangkan seseorang dalam hidup ini sebagai pengalaman hidup , bukan untuk teman hidup .
1 735
π²ΰ£ͺβ tuhan, aku titipkan lelaki ituu padamu, dia lelaki baik yang kukenal secara tiba - tiba, dia menjelma pelangi setelah hujan deras datang menghantam pada saat ituu. kini setiap lembar pada perjalanan kami selalu berisikan perbedaan didalamnya, rasanya jika dilanjutkan akan semakin menyakitkan, kini tidak ada lagi kisah - kisah lainya, cukup sudah untuk tawa yang pernah ada dan kini berakhir luka. terimakasih pernah hadir, terimakasih pernah mengukir, walau takdir tidak menyatukan setidaknya kita pernah saling membahagiakan.
1 735
π²ΰ£ͺβ kita adalah pernah, bukan punah, bukan menyerah, hanya saja sudah. terimakasih karena pernah mengizinkanku menjadi bagian dari ceritamu. terimakasih karena pernah menjadi semestaku. sekarang waktunya untuk aku pergi menjauh, hilang, dan selamat tinggal dari aku anak manusia yang hampir kehilangan dirinya sendiri setelah kepergianmu.
1 735
π²ΰ£ͺβ sepertinya cukup sampai disini perasaanku untukmu. sekarang, saatnya aku coba untuk meyakinkan diriku, bahwa semua tentang kita memang sudah tidak ada lagi. maaf karena belakangan ini aku sering merindukan hadirmu. sebab bagaimanapun, tidak ada hati yang akan baik - baik saja saat menghadapi perpisahan. kini aku akan kembali belajar mengatur langkah, terus berjalan dengan senyum bahagia. hingga suatu saat nanti, saat aku menolehkan pandanganku ke belakang, hari yang suram dan kelabu ituu sudah jauh tertinggal di belakang.
