Pemuda Indonesia Pecinta Qasem Soleimani
Open in Telegram
Chanel baru Pemuda Pecinta Qasem Soleimani Indonesai karena yang sebelumnya dibaned oleh telegram
Show more871
Subscribers
No data24 hours
-37 days
-830 days
Posts Archive
+1
Pemikir Rusia Alexander Dugin:
"Kematian mendadak Lindsey Graham bisa jadi merupakan 'peringatan hitam' yang ditujukan kepada Trump. Saya ragu jika Iran berada di balik peristiwa ini. Kemungkinan paling realistis adalah ini ulah Mossad untuk mendesak Trump agar memulai kembali perang skala penuh dengan Iran. Ini jelas merupakan pesan tersirat yang berarti 'kamu berikutnya'. Lindsey Graham adalah bayangan Trump—sisi gelap dari dirinya sendiri."
Kementerian Luar Negeri Iran:
“Sangat disayangkan kami telah mencapai suatu tahap di mana tidak hanya terdapat pangkalan-pangkalan militer AS di dalam negara-negara tetangga, tetapi kenyataannya beberapa negara telah sepenuhnya diubah menjadi pangkalan AS.”
Rudal ATACMS diluncurkan dari wilayah Kuwait menuju Iran.
♨️ Penurunan 90 Persen Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz
Setelah Iran mengumumkan kembali penutupan Selat Hormuz, lalu lintas perdagangan di wilayah tersebut mengalami penurunan drastis.
Berdasarkan data terbaru pelacakan lalu lintas perdagangan, hanya 11 kapal komersial (terdiri dari 8 kapal tanker minyak dan 3 kapal kargo) yang melintasi selat tersebut dalam 24 jam terakhir.
Angka ini menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan dengan angka kemarin (12 kapal) dan puncak lalu lintas pada tanggal 4 Juli (57 kapal), dan secara praktis mencapai sekitar 10 persen dari rata-rata lalu lintas pada bulan Desember dan Januari tahun lalu.
Profesor Universitas Oman:
♨️ Kematian Mendadak: Tanda Keadilan Ilahi Terhadap Para Tiran
🔰 Dr. Hamoud Al-Nufli, Profesor Universitas Sultan Qaboos:
● Pada pagi ini, kami mengucapkan selamat kepada anak-anak, wanita, dan rakyat Gaza, serta kepada semua orang bebas yang menentang Zionisme di dunia Arab yang tertindas, atas meninggalnya Senator Amerika Serikat, Lindsey Graham, seorang pendukung setia perang Gaza, yang juga menyerang Kerajaan Oman sebulan yang lalu.
● Kematian mendadak adalah tanda keadilan ilahi terhadap para tiran, dan mereka yang berada di sisinya juga akan mengalami nasib serupa.
🇮🇶 Perlawanan Islam di Irak Tolak Kunjungan Delegasi Pemerintah ke Washington
Perlawanan Islam di Irak menolak kunjungan delegasi pemerintah Irak ke Washington di tengah berlanjutnya agresi “mesin perang Zionis-Amerika” di Irak, Iran, Lebanon, Yaman, dan Palestina.
Perlawanan kembali menegaskan bahwa keberadaan pasukan Amerika Serikat di tanah Irak merupakan sebuah pendudukan dan menyerukan agar pendudukan tersebut diakhiri sepenuhnya sesuai dengan jadwal yang telah diumumkan.
Mereka juga menolak dominasi ekonomi Amerika Serikat atas Irak, memperingatkan bahaya menggantikan pendudukan militer dengan pendudukan ekonomi, dan menyatakan normalisasi dengan entitas Zionis sebagai sebuah “pengkhianatan besar.”
Perlawanan menegaskan bahwa kedaulatan Irak “bukanlah komoditas untuk dinegosiasikan” dan bahwa kehendak orang-orang merdeka “tidak dapat dibeli atau digadaikan.”
☑️ Kapal-kapal Amerika Serikat Menjadi Target di Laut Arab
Pelabuhan Duqm, yang menurut beberapa sumber menjadi target serangan Iran hari ini, terletak di pesisir Laut Arab, di luar Selat Hormuz. Amerika Serikat dapat menggunakan pelabuhan ini untuk melakukan operasi logistik, pengisian bahan bakar, dan dukungan bagi kapal-kapal mereka tanpa perlu melewati Selat Hormuz.
Pelabuhan ini dikenal sebagai salah satu titik strategis operasional bagi armada Amerika Serikat di luar Selat Hormuz, dan dapat memainkan peran penting dalam memberikan dukungan dan mengurangi kerentanan pasukan Amerika Serikat dalam situasi tegang atau serangan terhadap pangkalan-pangkalan Amerika Serikat di negara-negara di sekitar Teluk Persia. Hubungan dekat Oman dengan Iran adalah salah satu faktor yang, menurut beberapa analis, mengurangi kemungkinan pelabuhan ini menjadi target.
"Pemeriksaan fakta" CENTCOM lainnya
Kali ini CENTCOM menyangkal kematian 3 prajurit AS dalam serangan Iran terhadap sistem HIMARS AS di Kuwait.
🚫 KLAIM: Propaganda Iran mengklaim hari ini bahwa tiga anggota militer Amerika tewas di Kuwait akibat serangan dari Iran. SALAH.
✅ KEBENARAN: Tidak ada laporan kematian atau cedera anggota militer AS di wilayah tersebut. Semua personel telah terdata.
Fakta Menarik alias "Pemeriksaan Fakta" CENTCOM:
Tidak ada media Iran yang mengklaim 3 tentara AS tewas - mereka hanya melaporkan media IS'TREALI yang melaporkan 3 tentara AS tewas.
🐻Sungguh gila bagaimana CENTCOM tidak pernah bisa tenang dengan "Pemeriksaan Fakta" mereka... Seolah-olah mereka bahkan tidak berusaha. Mungkin mereka harus tetap fokus pada pekerjaan mereka?
Sebenarnya apa tugas "Komando Pusat"? Apa pun itu, jelas bukan "pemeriksaan fakta". Mereka sangat buruk dalam hal itu.
Mayor Jenderal Mohsen Rezaei: Pembalasan adalah babak baru dari Perang Paksa Ketiga
Panglima Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada masa Perang Delapan Tahun menegaskan:
"Jangan pernah beranggapan bahwa dengan ditempuhnya jalur hukum atau berakhirnya konfrontasi militer, maka perkara pembalasan telah selesai. Pembalasan kini telah memasuki babak baru dalam Perang Paksa Ketiga."
Mengingat kepatuhan penguasa Anda dan penggunaan beberapa daerah pemukiman di negara-negara tersebut untuk meluncurkan rudal permukaan-ke-permukaan ke arah Iran, kami mendesak Anda untuk sangat berhati-hati.
Jika sistem rudal atau peluncur terdeteksi di sekitar daerah pemukiman Anda, harap evakuasi daerah tersebut secepat mungkin. Selain itu, jauhi pangkalan dan instalasi militer AS, dan jangan mendekati atau melewati daerah tersebut.
Semua warga negara dan penduduk harus segera mengevakuasi daerah-daerah ini dan pindah ke jarak aman tanpa penundaan, untuk melindungi nyawa dan keselamatan mereka.
Kami sebelumnya telah mengeluarkan peringatan yang jelas dan berulang kali kepada penguasa Anda tentang bahaya melakukan tindakan ini dan mempertaruhkan nasib rakyat mereka.
Namun, mereka memilih untuk terus menempuh jalan kepatuhan buta, membuat keputusan yang tidak mewakili kehendak rakyat mereka tetapi dipaksakan kepada mereka dari luar perbatasan mereka, tanpa adanya kedaulatan sejati.
Oleh karena itu, mereka memikul tanggung jawab penuh atas semua konsekuensi yang akan timbul dari tindakan ini.
🔻 IRGC:
Peringatan Mendesak
Kepada seluruh warga negara dan penduduk Kuwait, Bahrain, dan Uni Emirat Arab:
🔥Arab Saudi mengutuk serangan Iran terhadap Kuwait, Bahrain, Qatar, UEA, Oman, dan Yordania, serta menuduh Teheran melanggar hukum internasional.
Padahal Arab Saudi tidak pernah mengutuk serangan AS dan Israel terhadap Iran.
Arab Saudi telah melampaui segala batas kemunafikan.
Terdapat korban jiwa dari personel Angkatan Darat AS dalam serangan mendadak Iran di Kuwait.
Kementerian Pertahanan Kuwait mengumumkan bahwa sebuah drone tak dikenal menghantam anjungan minyak di dekat pelabuhan Al-Shuyukh, mengakibatkan satu orang terluka.
Selain itu, beberapa proyektil menghantam 3 lokasi perbatasan di bagian utara Kuwait, yang berbatasan dengan Irak.
Menurut Al Mayadeen, terdapat korban jiwa dari militer Amerika.
Sebuah jalan di “Little Palestine Way,” Illinois, telah dinamai untuk mengenang Wadea Al-Fayoume, bocah Palestina-Amerika berusia enam tahun yang tewas dalam kejahatan kebencian anti-Muslim pada Oktober 2023.
Wadea ditikam 26 kali oleh pemilik rumahnya. Ibunya, Hanaan Shahin, juga mengalami luka serius dalam serangan tersebut, namun berhasil selamat.
Ratusan orang berkumpul di Bridgeview, yang menjadi rumah bagi salah satu komunitas Palestina terbesar di Amerika Serikat, untuk meresmikan papan nama jalan baru sebagai penghormatan bagi Wadea.
Pelaku pembunuhan kini menjalani hukuman penjara selama 53 tahun. Papan nama jalan tersebut memastikan bahwa nama dan kenangan tentang Wadea tidak akan pernah dilupakan.
Serangan Iran Lumpuhkan Kapal Kontainer yang Langgar Blokade Hormuz
‼️🇮🇷 Sebuah serangan Iran menyebabkan kerusakan serius pada kapal kontainer M/V GFS Galaxy setelah kapal tersebut dilaporkan melanggar blokade Iran di Selat Hormuz.
Menurut UK Maritime Trade Operations (UKMTO), kapal tersebut mengalami kerusakan pada bagian buritan dan kebakaran terjadi di atas kapal. Para awak kemudian terpaksa meninggalkan kapal dan dievakuasi menggunakan sekoci.
Insiden tersebut terjadi sekitar sembilan mil laut di sebelah timur pesisir Oman.
Sebelumnya hari ini, Iran mengumumkan bahwa pihaknya kembali menutup Selat Hormuz.
Iran menggunakan senjata-senjata baru dalam perang saat ini melawan Setan Besar Amerika.
Salah satu senjata baru yang digunakan adalah R 359.
Kegunaan senjata baru ini adalah untuk melawan dan menghancurkan pesawat militer yang terbang di ketinggian tinggi.
Rudal ini juga mampu melumpuhkan sistem peringatan dini dan pengendalian udara serta pesawat pengisian bahan bakar udara, dan merupakan lompatan kemajuan yang signifikan dalam bidang rudal bagi angkatan bersenjata.
Rudal 359, yang merupakan versi peningkatan dan penyempurnaan dari rudal 358, dapat menargetkan pesawat tanpa awak maupun pesawat yang beroperasi di ketinggian tinggi.
Secara nyata, cakupan penggunaan rudal ini telah meluas dibandingkan sebelumnya, sehingga kini mampu menargetkan pesawat yang lebih sensitif seperti pesawat AWACS, pesawat pengawasan, dan pesawat komando.
Ben-Gvir berduka atas kematian Lindsey Graham, menyebutnya sebagai “salah satu sahabat terbesar Israel.”
🔴 Video kontroversial Lindsey Graham dari empat bulan lalu telah menarik perhatian pengguna media sosial
💢 Senator Graham: "Israel dan Amerika Serikat, tunggu saja dan lihat apa yang akan terjadi dalam dua minggu ke depan."
📌 Pembawa Acara: "Apa maksudnya?"
📌 Senator Graham: "Kita akan menghancurkan sepenuhnya orang-orang ini (Iran).
Endingnya Dia yang terkubur dalam tanah 🪦🤣
➖ Faktanya, beberapa titik strategis di Oman menjadi sasaran hari ini, bukan hanya satu lokasi. Selain pangkalan militer Amerika di Pelabuhan Duqm—yang selama ini berfungsi sebagai pusat logistik dan pengisian bahan bakar bagi pasukan AS—muncul pula laporan mengenai kebakaran di sebuah kilang atau pabrik amonia, yang merupakan proyek patungan antara India dan Oman.
➖ Namun, titik ketiga yang menjadi sasaran sangatlah krusial. Area ini diserang secara presisi dan terencana, serta diprediksi akan membawa dampak besar bagi masa depan konfrontasi ini: serangan terhadap beberapa titik di Ras Musandam. Di permukaan, serangan ini mungkin tampak biasa saja, tetapi realitasnya jauh dari itu. Kemarin di Muscat, pihak Oman sempat menyampaikan kepada Iran bahwa mereka ingin memiliki koridor mandiri di sisi selatan selat tersebut.
➖ Sangat jelas bahwa Oman berada di bawah tekanan hebat dari Amerika Serikat untuk mengambil tindakan. Tampaknya rencana ini sudah dipersiapkan selama beberapa minggu terakhir. Mereka telah mengerahkan sejumlah besar sistem radar dan navigasi maritim di area tersebut untuk memfasilitasi lalu lintas kapal yang melewati Selat Hormuz. Kini, sama seperti saat Iran menargetkan area hutan dan sistem radar di Uni Emirat Arab, mereka juga menghancurkan sistem navigasi di ujung Musandam. Langkah ini memastikan pihak Oman tidak bisa mengizinkan kapal melintas tanpa lampu hijau dari Iran.
➖ Melalui aksi ini, Iran menegaskan kepada dunia bahwa satu-satunya pihak yang berwenang mengatur lalu lintas kapal di Selat Hormuz adalah sang pemilik selat itu sendiri, yaitu Iran. Tidak ada pihak lain yang memiliki hak tersebut. Jika Oman ingin meraih keuntungan finansial, mereka harus bermitra melalui jalur Iran. Jika tidak, bersiaplah kecewa—seperti kata pepatah, "pungguk merindukan bulan" (atau dalam kiasan aslinya: bagai unta yang hanya bisa bermimpi tentang biji kapas).
