497
Subscribers
-124 hours
No data7 days
+1030 days
Posts Archive
497
Kubah Perspektif FE (vs) Hasil Observasi Ilmuwan GE-osentris
1. AL-BATTÂNI
"Di kota ar-Raqqah, kami menemukan jarak terdekat matahari dari titik zenit pada saat kulminasi (TBU) sekitar 12,5°, dan jarak terjauh (TBS) sekitar 59,5°." (Zîj ash-Shâbiî)
NB:
12,5° & 59,5° = sudut inklinasi (kemiringan matahari dari titik zenit).
Sudut Inklinasi = sudut emanasi (sudut yang dihasilkan dari pancaran sinar matahari).
⬇️
KULMINASI TBU:
Inklinasi = 12,5°
Elevasi = 77,5° (90° - 12,5°)
KULMINASI TBS:
Inklinasi = 59,5°
Elevasi = 30,5° (90° - 59,5°)
LINTANG LOKASI:
12,5° + 23,5° = 36° LU
59,5° - 23,5° = 36° LU
2. AL-BIRÛNI
"Di Ghazna (Ghazni), saya mengamati elevasi tertinggi matahari pada saat kulminasi (TBU) dan hasilnya 80°. Saya juga mengamati elevasi terendah matahari pada saat kulminasi (TBS), dan hasilnya 33°." (al-Qânûn al-Mas'ûdî)
⬇️
KULMINASI TBU:
Inklinasi = 10°
Elevasi = 80° (90° - 10°)
KULMINASI TBS:
Inklinasi = 57°
Elevasi = 33° (90° - 57°)
LINTANG LOKASI:
10° + 23,5° = 33,5° LU
57° - 23,5° = 33,5° LU
497
GRAVITASI MENURUT ILMUWAN GE-OSENTRIS
1. IBNU KHURDAZBAH (820 - 912 M).
"Tatanan makhluk (benda) di bumi adalah udara menarik benda yang ringan, sedangkan bumi menarik benda yang berat. Hal itu karena bumi sama seperti batu magnet yang dapat menarik besi." (al-Masâlik wa al-Mamâlik).
2. AL-HAMDANI (893 - 945 M)
"Orang yang berdiri di bagian bawah bumi stabil posisinya sama seperti keadaan orang yang ada di bagian atas bumi. Tempat berpijak, posisi dan kestabilan kaki (orang di bawah) yang berpijak di permukaan bumi bagian bawah sama seperti tempat berpijak, posisi dan kestabilan kaki (orang di atas) yang berpijak di permukaan bumi bagian atas. Sebab, bumi seperti batu magnet di mana magnet itu memiliki gaya yang dapat menarik besi ke semua sisi. Adapun (udara) yang ada di atasnya dan sekelilingnya (orang tersebut), ia juga memiliki gaya tarik yang berlawanan dengan gaya tarik bumi, namun gaya tarik bumi lebih kuat." (Kitab al-Jauharatain al-'Atîqatain).
3. AL-MAQDISI (945 - 991 M)
"Tatanan makhluk di bumi adalah yang ringan ditarik oleh udara, sementara yang berat ditarik oleh bumi. Sebab, bumi seperti batu magnet yang dapat menarik besi."
(Ahsan at-Taqâsîm fî Ma'rifah al-Aqâlîm)
4. AL-IDRISI (1100 - 1165 M)
"Posisi bumi stabil di tengah-tengah orbit (bola langit) disebabkan oleh kecepatan gerak orbit, sementara seluruh makhluk berada di permukaannya. Udara menarik yang ringan, sedangkan bumi menarik yang berat. Bumi seperti batu magnet di mana magnet itu memiliki gaya yang dapat menarik besi."
(Nuzhah al-Musytâq fî Ikhtirâq al-Âfâq).
497
Kubah Lokal / Kubah Perspektif
Kubah Perspektif FE Mengakibatkan
Matahari Tampak Terbit & Terbenam
497
Cicak di Dinding vs Manusia di Bumi
Cicak bisa menempel di dinding
bukan karena dinding punya gaya tarik
tapi karena cicak memiliki spatulae.
Manusia bisa menempel di bumi
bukan karena manusia memiliki spatulae
tapi karena konon bumi punya gaya tarik.
497
Eksperimen Geodesik yang dilakukan antara 2 gedung yang berjarak 3.050 kilometer menyimpulkan lengkungan nol, yang membuktikan Bumi tidak berbentuk bola.
497
Simulasi Midnight Sun di Alaska
(Model GE & Model FE)
Terjadinya siang dan malam, matahari terbit dan terbenam bukan karena bumi berbentuk bulat, melainkan akibat "perspektif refraksi".
-------------------
Asumsi Dasar GE:
Karena benda² langit tampak berputar, maka langit dipersepsikan bulat. Karena langitnya bulat, maka bumi juga tentunya bulat.
👇
Teori GE menjadikan pergerakan benda² langit sebagai patokan, bentuk bumi yang disesuaikan...
👉Kuncinya: Gravitasi.
Asumsi Dasar FE:
Karena bumi terdiri dari 70% lautan (air), sementara "sifat alamiah air" adalah datar, maka bumi dipersepsikan datar.
👇
Teori FE menjadikan bentuk bumi sebagai patokan, pergerakan benda² langit yang disesuaikan...
👉Kuncinya: Perspektif Refraksi.
497
Refraksi Atmosfer (versi GE & FE)
Matahari yang terlihat (terbit & terbenam) adalah matahari semu akibat refraksi atmosfer, yaitu matahari yang beredar lebih dekat dengan pengamat.
Refraksi GE:
Objek terlihat lebih tinggi daripada posisi yang sebenarnya.
Refraksi FE:
Objek terlihat lebih rendah daripada posisi yang sebenarnya.
497
Analemma adalah diagram yang menunjukkan posisi Matahari di langit dilihat dari lokasi dan waktu yang sama di mana posisi matahari yang (setiap hari) bervariasi membentuk diagram menyerupai angka delapan (8).
Fenomena tersebut lebih logis dan realistis jika buminya diam dan mataharinya yang bergerak.
