en
Feedback
MENEMBUS BATAS

MENEMBUS BATAS

Open in Telegram

📈 Analytical overview of Telegram channel MENEMBUS BATAS

Channel MENEMBUS BATAS (@senopatikelud) in the Indonesian language segment is an active participant. Currently, the community unites 13 479 subscribers, ranking 3 968 in the Politics category and 4 958 in the Indonesia region.

📊 Audience metrics and dynamics

Since its creation on невідомо, the project has demonstrated rapid growth, gathering an audience of 13 479 subscribers.

According to the latest data from 07 September, 2026, the channel demonstrates stable activity. Although there has been a change in the number of participants by -247 over the last 30 days and by -12 over the last 24 hours, overall reach remains high.

  • Verification status: Not verified
  • Engagement rate (ER): The average audience engagement rate is 9.08%. Within the first 24 hours after publication, content typically collects 5.58% reactions from the total number of subscribers.
  • Post reach: On average, each post receives 1 225 views. Within the first day, a publication typically gains 752 views.
  • Reactions and interaction: The audience actively supports content: the average number of reactions per post is 0.
  • Thematic interests: Content is focused on key topics such as iran, jokowi, mbg, kasus, racun.

📝 Description and content policy

Channel description not provided.

Thanks to the high frequency of updates (latest data received on 08 September, 2026), the channel maintains relevance and a high level of publication reach. Analytics show that the audience actively interacts with content, making it an important point of influence in the Politics category.

13 479
Subscribers
-1224 hours
-387 days
-24730 days
Posts Archive
Febiola Br Purba (16), seorang siswi SMK Swasta Bersama Berastagi di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami amnesia atau kehilangan ingatan hingga 70 persen setelah diduga mengalami keracunan dari menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).

PESAN DARI SEORG EMAK MILITAN GOODJOB 👍👍

TERIMA KASIH RAKYAT KU KARENA PAJAK KALIAN, KAMI BISA HIDUP MEWAH & KAYA RAYA 😂😂

MBG di India hanya Rp 42 juta ... Indonesia ?

𝘿𝙐𝙇𝙐... 𝙄𝙎𝙇𝘼𝙈 𝙉𝙐𝙎𝘼𝙉𝙏𝘼𝙍𝘼 = 𝙄𝙎𝙇𝘼𝙈 𝘼𝙇𝘼 𝙒𝙄𝙒𝙄... 𝙎𝙆𝙍𝙂... 𝙄𝙎𝙇𝘼𝙈 𝘼𝙇𝘼 𝙒𝙊𝙒𝙊... 𝙄𝙎𝙇𝘼𝙈 𝘿𝙄 𝘽𝙄𝙆𝙄𝙉 𝙆𝘼𝙔𝘼𝙆 𝙂𝘼𝘿𝙊"... 𝘽𝙐𝙆𝘼𝙉 𝙎𝙀𝙈𝙈𝙐𝘼 𝙔𝙂 𝙒𝘼𝙅𝙄𝘽 𝙄𝙆𝙐𝙏 𝘼𝙏𝙐𝙍𝘼𝙉 𝙄𝙎𝙇𝘼𝙈... 𝙏𝘼𝙋𝙄 𝙎𝙀𝘽𝘼𝙇𝙄𝙆𝙉𝙔𝘼.... 𝙄𝙎𝙇𝘼𝙈 𝘿𝙄 𝘽𝙐𝘼𝙏 𝘼𝙇𝘼 𝘼𝙇𝘼 𝘼𝙇𝘼.... 🤧🤮😭😭😭 𝙎𝙢𝙜 𝙠𝙞𝙩𝙖 𝙩𝙚𝙩𝙖𝙥 𝙄𝙎𝙏𝙄𝙌𝙊𝙈𝘼𝙃

PERNYATAAN SEORG WNI DI MALAYSIA BANDINGKAN DGN SI OMON OMON 🤷‍♂️

Arah Puri mall 8 org mati Mobil Listrik Error dijalanan.....nga bisa direm dan Mobil ngegas terus akhirnya nabrak Trotoar dan Tiang Listrik menimpa pengendara motor dan kestrum, akhirnya memakan Korban 8 orang Meninggal!? Katanya Mobil Listrik M6.....

+1
PARAH NIH

​🛑 JANGAN BAWA-BAWA NAMA KYAI KAMI TANPA IZIN! ​Kami sangat menyayangkan pencantuman nama KH. Abdurrahman Al Kautsar dalam b
​🛑 JANGAN BAWA-BAWA NAMA KYAI KAMI TANPA IZIN! ​Kami sangat menyayangkan pencantuman nama KH. Abdurrahman Al Kautsar dalam buku Islam Ala Prabowo (pada bagian dukungan pesantren) yang dilakukan tanpa sowan, pamit, dan persetujuan beliau. ​Hal ini sangat berpotensi mengecoh pembaca seolah-olah beliau ikut menulis atau mendukung isi buku tersebut. Nama Kyai kami bukanlah alat untuk mendongkrak legitimasi politis! ​Ada adab yang harus dijaga. Jika ingin mencantumkan nama, pendapat, atau tulisan beliau, datanglah dengan baik dan minta izin secara jelas. Jangan jadikan nama beliau komoditas tanpa sepengetahuan beliau. ​⚠️ Tuntutan Kami: Jika benar tidak ada izin, segera lakukan klarifikasi secara terbuka. Hormati marwah Kyai kami. Adab harus selalu berada di atas kepentingan!

FENOMENA ERUPSI GUNUNG YG BERSAMAAN PERTANDA APA INI 🤷‍♂️🤷‍♂️

PIHAK SPPG TDK BERTANGGUNG JAWAB. BANYAKNYA YG KERACUNAN DI RAWAT RS BUPATI KENA GETAHNYA YG MEMBAYAR BIAYA SEMUA DI RS

Gubernur Papua Barat Daya: Kami di Papua Cuma Numpang, Hutan ini punya orang Jakarta semua Gubernur Papua Barat Daya Elisa Ka
Gubernur Papua Barat Daya: Kami di Papua Cuma Numpang, Hutan ini punya orang Jakarta semua Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu mengungkap kondisi di Papua saat ini di mana masyarakat lokal tidak menikmati sumber daya yang ada yaitu hutan. Dia mengatakan hasil hutan di Papua saat ini dinikmati oleh segelintir tokoh hingga konglomerat dari Jakarta. Kambu pun mengakui bahwa Papua merupakan wilayah yang menjadi target untuk pengambilan hasil hutannya. "Yang berikut ini, Papua ini seksi. Kami tinggal di Papua, tapi hutan ini sudah habis. Habislah ini, orang-orang Jakarta yang punya hutan ini," katanya saat memberikan sambutan dalam acara Papua Action for Development, Economy, and Sustainable Nature (PAPEDA Summit) 2026 yang digelar di Gedung L Jitmau, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (4/9/2026). "Jenderal punya hutan, konglomerat punya hutan. Orang Papua nggak punya, kita cuma numpang ini," sambung Kambu. Adapun pernyataan Kambu ini disampaikan di depan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan

TRAUMA KERACUNAN SISWA TOLAK MAKAN MENU MBG

Semoga hujan ini menjadi awal meredanya kabut asap dan padamnya titik-titik api di Kalimantan. Semoga Allah melindungi masyarakat dan para relawan yang masih berjuang. 🤲🏻

Jadi gorengan🤣

Video dari Abah Parikesit https://www.merahputih.com/post/amp/danantara-suntik-dana-rp-2-triliun-ke-pt-vktr-milik-bakrie-group Danantara Suntik Dana Rp 2 Triliun ke PT VKTR Milik Bakrie Group fenomena apa lagi ini? 🤔🫩🥴

SESUAI REALITA DI MASYARAKAT & MEDSOS KEPERCAYAAN PUBLIK PADA PEMERINTAHAN REZIM PRABOWO ANJLOK

Korban Dugaan Keracunan MBG 2026 : 08/01 di Semarang (75) 09/01 di Grobogan (803) 10/01 di Mojokerto (411) 12/01 di Majene (61) 12/01 di Wonogiri (206) 13/01 di Pekalongan (15) 13/01 di Siak, Riau (21) 17/01 di Lombok Tengah (38) 20/01 di Tulungagung (123) 20/01 di Kulon Progo (104) 21/01 di Magelang (80) 22/01 di Tulungagung (15) 23/01 di Aceh Timur (19) 23/01 di Tulungagung 23/01 di Gunungkidul (57) 26/01 di Tomohon (181) 27/01 di Cianjur (300) 27/01 di Tuban (14) 28/01 di Sukabumi (19) 28/01 di Buol (141) 28/01 di Kudus (600) 29/01 di Manggarai Barat (132) 29/01 di Pinrang (8) 30/01 di Grobogan (8) 30/01 di Muaro Jambi (150) 30/01 di Palembang (4) 02/02 di Surabaya (27) 04/02 di Dharmasraya (183) 05/02 di Jember (112) 05/02 di Ketapang (417) 05/02 di Palangka Raya (16) 05/02 di Singkawang (56) 06/02 di Wonosobo (26) 09/02 di Pati (22) 09/02 di Sidikalang (180) 09/02 di OKI (15) 10/02 di Tulungagung (24) 10/02 di Sidikalang (78) 11/02 di Penajam PU (25) 11/02 di Lombok Utara (30) 11/02 di Singkil (35) 11/02 di Manggarai (173) 11/02 di Malang (7) 13/02 di Bandar Lampung (247) 14/02 di Polewali (16) 14/02 di Ngawi (67) 23/02 di Tegal (3) 24/02 di Tulang Bawang (33) 24/02 di Nias Selatan (60) 25/02 di Cimahi (43) 26/02 di Bireuen (140) 27/02 di Pasie Raja (18) 27/02 di Sukadana (11) 01/03 di Banggai (12) 03/03 di Ngada 03/03 di Timor Tengah Utara (7) 05/03 di Jombang (31) 06/03 di Sukabumi (47) 11/03 di Nabire (7) 12/03 di Pemalang (1) 31/03 di Enrekang (17) 02/04 di Jakarta Timur (72) 04/04 di Bima (27) 07/04 di Kalikotes (81) 07/04 di Nganjuk (3) 08/04 di Bogor (106) 08/04 di Klaten Utara (70) 08/04 di Pundong (19) 08/04 di Tasikmalaya (114) 08/04 di Banten (100) 09/04 di Jambi (3 guru) 09/04 di Mojokerto (79) 09/04 di Pacitan (139) 10/04 di Praya Tengah (11) 13/04 di Jetis, Bantul (80) 15/04 di Anambas (162) 15/04 di Bojonegoro (17) 16/04 di Madiun (18) 16/04 di Cilegon (49) 16/04 di Karawang (46) 17/04 di Cianjur (134) 18/04 di Grobogan (34) 18/04 di Demak (187) 20/04 di Cilegon (9) 20/04 di Bangkalan 21/04 di Rembang (22) 22/04 di Sampang (19) 22/04 di Cilegon (11) 22/04 di Kediri (73) 22/04 di Lampung (172) 23/04 di Jeneponto (20) 23/04 di Bengkulu (8) 23/04 di Kubu Raya (6) 23/04 di Amuntai (61) 24/04 di Lombok Timur (51) 27/04 di Kediri (5) 27/04 di Bandar Lampung (112) 28/04 di Deli Serdang (12) 28/04 di Klaten (584) 29/04 di Cilacap (29) 29/04 di Tangerang (34) 29/04 di Timor Tengah Selatan (47) 30/04 di Sumba Tengah (100+) 01/05 di Cianjur (37) 04/05 di Belitung (54) 06/05 di Bantul (18) 07/05 di Wonogiri (242) 08/05 di Jakarta Timur (252) 09/05 di Kolaka (11) 11/05 di Surabaya (210) 13/05 di Kupang Barat (28) 18/05 di Temanggung (323) 19/05 di Garut (18) 20/05 di Jambi (8) 20/05 di Jember (22) 20/05 di Serang (71) 21/05 di Gorontalo (23) 21/05 di Sambas (15) 22/05 di Jakarta Barat (116) 29/05 di Majalengka (22) 04/06 di Bengkulu (16) 04/06 di Bangkalan (84) 13/07 di Deli Serdang (35) 14/07 di Jember (29) 20/07 di Blora (19) 21/07 di Wates (150) 21/07 di Malang (35) 22/07 di Tanggamus (8) 23/07 di Pandaan (14) 23/07 di Garut (63) 23/07 di Kediri (211) 24/07 di Pesawaran (33) 24/07 di Air Sugihan (38) 28/07 di Bojongkoneng (39) 28/07 di Kuala Pembuang (156) 28/07 di Tulungagung (103) 29/07 di Solo (105) 30/07 di Lombok Tengah (22) 31/07 di Semarang (707) 03/08 di Sebulu (70) 03/08 di Kulonprogo (178) 03/08 di Prambanan (25) 03/08 di Jepara (123) 04/08 di Dumai 04/08 di Rembang (299) 04/08 di Jayapura (543) 05/08 di Bontang (27) 06/08 di Bogor (29) 07/08 di Magelang (54) 10/08 di Bontang (56) 10/08 di Banyumas (165) 11/08 di Trenggalek (549) 13/08 di Dumai (45) 13/08 di Berastagi (353) 14/08 di Klaten (145) 15/08 di Sukabumi (134) 18/08 di Kampar (157) 20/08 di Banggai Kepulauan (52) 20/08 di Boyolali (122) 01/09 di Sidoarjo (566) 02/09 di Nganjuk (56) 03/09 di Toraja (35) 03/09 di Rembang (777) Pripun dulur ?? Kok gak dievaluasi dan action perbaikan....mosok negoro gak bisa menyiapkan program MBG yg baik dan benar...

*Lagi dan lagi. Kasian Rakyat KELEDAI , Uji coba Racun Genosida berhasil lewat Program Maling Berkedok Gizi ( MBG ) Presidennya tidak peduli, yg penting jalan trs🥹