Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang
Open in Telegram
5 030
Subscribers
-124 hours
-57 days
-3330 days
Posts Archive
Seni Beradab: Panduan Pergaulan Menurut Imam Al-Ghazali
Baca Selengkapnya...
https://www.ppalanwar.com/seni-beradab-panduan-pergaulan-menurut-imam-al-ghazali/
Seni Beradab: Panduan Pergaulan Menurut Imam Al-Ghazali
Baca Selengkapnya...
https://www.ppalanwar.com/seni-beradab-panduan-pergaulan-menurut-imam-al-ghazali/
Nasihat Imam Syafi‘i tentang Kemuliaan Diri
Imam Syafi’i rahimahullah berkata:
جَوْهَرُ الْمَرْءِ فِي خِلَالٍ ثَلَاثٍ: كِتْمَانُ الْفَقْرِ حَتَّى يَظُنَّ النَّاسُ مِنْ عِفَّتِكَ أَنَّكَ غَنِيٌّ، وَكِتْمَانُ الْغَضَبِ حَتَّى يَظُنَّ النَّاسُ أَنَّكَ رَاضٍ، وَكِتْمَانُ الشِّدَّةِ حَتَّى يَظُنَّ النَّاسُ أَنَّكَ مُتَنَعِّمٌ.
“Kemuliaan seseorang tercermin dalam tiga perkara: menyembunyikan kefakiran sehingga orang-orang mengira bahwa engkau berkecukupan karena menjaga kehormatan diri, menyembunyikan amarah sehingga orang-orang mengira bahwa engkau ridha, dan menyembunyikan kesusahan sehingga orang-orang mengira bahwa engkau hidup dalam kenikmatan.”
(Manaqib asy-Syafi'i karya Imam al-Hafizh al-Baihaqi: juz; 2, hlm; 188)
Menata TujuanMenuntut Ilmu
Al-Imam Al-HasanAl-Basri berkata :
مَنۡ طَلَبَ الْعِلْمَ يُرِيدُ بِهِ مَا عِنْدَاللَّهِ، كَانَ خَيْرًا لَهُ مِمَّا طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ
“Barang siapa menuntut ilmu dengan mengharap apa yang ada disisi Allah, maka hal itu lebih baik baginya daripada segala sesuatu yangdisinari matahari.” (
Syarḥ as-Sunnah lil-Baghawī juz:1 hal:279)
Mencari Ilmu Butuh Perjuangan
Syeikh Burhanuddin az-Zarnuji al-Hanafi Berkata
: وَطَلَبُالْعِلْمِ مِنْ أَعْلَى الْأُمُوْرِ وَأَصْعَبِهَا فَكَانَ الْمُشَاوَرَةُ فِيْهِاهَمَّ وَأَوْجَبَ.
"Mencari ilmu adalah perkara yang paling tinggi sekaligus paling sulit, karena itu musyawarah di dalamnya menjadi sangat penting dan wajib"
(Ta'limulMuta'allim: Hal:74, Maktabah Islami)
Ilusi Pengetahuan & Kedangkalan Informasi
Baca Selengkapnya....
https://www.ppalanwar.com/ilusi-pengetahuan-kedangkalan-informasi-ai-dan-wibawa-ulama/
Adab kepada Guru: Kunci Keberkahan Ilmu
Al-imam Abu Sahl As-Sho’luky Berkata:
عُقُوقُ الْوَالِدَيْنِ تَمْحُوهُ التَّوْبَةُ، وَعُقُوقُ الْأُسْتَاذِيْنَ لَا يَمْحُوهُ شَيْءٌ
"Kedurhakaan kepada kedua orang tua dapat dihapus dengan taubat. Adapun kedurhakaan kepada dua guru, tidak ada sesuatu pun yang dapat menghapusnya."
Kemuliaan Berawal dari Memilih Teman yang Tepat
Tidak ada manusia yang mampu membentuk dirinya sendirian. Cara berpikir, sikap, bahkan kehormatan seseorang sering kali dipengaruhi oleh lingkungan tempat ia bergaul. Oleh karena itu,
Sebagian ahli hikmah berkata:
مَنْ صَاحَبَ الْعُلَمَاءِ وُقِّرَ، وَمَنْ جَالَسَ السُّفَهَاءَ حُقِّرَ.
"Barang siapa bersahabat dengan para ulama, niscaya ia akan dihormati. Dan barang siapa bergaul dengan orang-orang bodoh, niscaya ia akan dipandang rendah.'"
(Al-Mawardi, Adab ad-Dunyā wa ad-Dīn, hlm. 43).
Santri Perlu FOMO, Namun Tidak Semua FOMO Diperlukan Santri
Baca Selengkapnya....
https://www.ppalanwar.com/santri-perlu-fomo-namun-tidak-semua-fomo-diperlukan-santri/2/
Puncak Ilmu Bermanfaat Ketika Semakin Dekat Dengan Tahlil | Syaikhina KH. Ahmad Wafi Maimoen
Selengkapnya di youtube ppalanwar:
https://youtu.be/3FNZJcsaXoY
Investasi Terbaik Seorang Muslim
Mush'ab bin az-Zubair berkata:
وَقَالَ مُصْعَبُ بْنُ الزُّبَيْرِ: تَعَلَّمِ الْعِلْمَ، فَإِنْ يَكُنْ لَكَ مَالٌ كَانَ لَكَ جَمَالًا، وَإِنْ لَمْ يَكُنْ لَكَ مَالٌ كَانَ لَكَ مَالًا.
"Tuntutlah ilmu. Jika engkau memiliki harta, maka ilmu akan menjadi perhiasan bagimu. Namun jika engkau tidak memiliki harta, maka ilmu itu sendiri akan menjadi hartamu."
(Adab ad-Dunyā wa ad-Dīn karya al-Māwardī, hlm. 36)
Berpikirlah Sebelum Berbicara:
Al-Imam Abi Zakariya Yahya binSyarof An-Nawawi berkata:
وَيَنْبَغِي لِمَنْ أَرَادَ النُّطْقَ بِكَلِمَةٍ أَوْ كَلَامٍ أَنْيَتَدَبَّرَهُ فِي نَفْسِهِ قَبْلَ نُطْقِهِ، فَإِنْ ظَهَرَتْ مَصْلَحَتُهُتَكَلَّمَ، وَإِلَّا أَمْسَكَ
Artinya :"Seyogianya bagi orang yang hendak mengucapkan suatukata atau pembicaraan untuk terlebih dahulu memikirkannya dalam dirinya sebelummengucapkannya. Jika tampak adanya kemaslahatan, maka hendaklah ia berbicara;jika tidak, maka hendaklah ia diam."
(Syarah Shohih Muslim Juz;17 Hal;78)
Meluruskan Fakta Sejarah Pondok Pesantren | Syaikhina KH. Muhammad Najih Maimoen
https://youtu.be/vII58CWooBo
Media Sosial Membuat Kita Sulit Bersyukur || Ngaji Kang
https://youtube.com/shorts/4JBLf5J0av0
Semoga Bermanfaat.
Rahasia Menyempurnakan Iman
Sayyid Ali al-Khawwāṣ berkata:
مَنْ أَرَادَأَنْ يُكْمِلَ إِيمَانَهُ وَأَنْ يُحْسِنَ ظَنَّهُ فَلْيُصَاحِبِ الْأَخْيَارَ
"Barang siapa ingin menyempurnakan imannya danmemperbaiki prasangkanya, maka hendaklah ia bersahabat dengan orang-orang yangsaleh"
(al-Anwār fī Ādāb aṣ-Ṣuḥbah 'inda al-Akhyār)
Rahasia Menyempurnakan Iman
Sayyid Ali al-Khawwāṣ berkata:
مَنْ أَرَادَأَنْ يُكْمِلَ إِيمَانَهُ وَأَنْ يُحْسِنَ ظَنَّهُ فَلْيُصَاحِبِ الْأَخْيَارَ
"Barang siapa ingin menyempurnakan imannya danmemperbaiki prasangkanya, maka hendaklah ia bersahabat dengan orang-orang yangsaleh"(al
-Anwār fī Ādāb aṣ-Ṣuḥbah 'inda al-Akhyār)
📖 Mudzakarah: Kunci Menjaga dan Menambah Ilmu
Sebagian ulama berkata:
وَقَالَ بَعْضُ الْعُلَمَاءِ: مَنْ أَكْثَرَ الْمُذَاكَرَةَ بِالْعِلْمِ لَمْ يَنْسَ مَا عَلِمَ وَاسْتَفَادَ مَا لَمْ يَعْلَمْ
" Barang siapa banyak melakukan mudzakarah (mengulang, mendiskusikan, dan saling mengkaji) ilmu, maka ia tidak akan melupakan ilmu yang telah diketahuinya, dan akan memperoleh ilmu yang sebelumnya belum diketahuinya.'"
(Adab ad-Dunyā wa ad-Dīn, karya Imam al-Māwardī, hlm. 52)
Jangan Ladeni Musuhmu
Al-Imam Asy-Syafi’I Berkata:
مِنْ إِذْلَالِ الْعِلْمِ أَنْ تُنَاظِرَ كُلَّ مَنْ نَاظَرَكَ، وَتُقَاوِلَ كُلَّ مَنْ قَاوَلَكَ
“ Termasuk bentuk merendahkan ilmu adalah dengan engkau mendebat setiap orang yang mengajakmu berdebat, dan meladeni sanggahan dari setiap orang yang mengajakmu berdebat/berbual”
(Manaqib Asy-Syafi’i, Karya Al-Baihaqi Juz;2, Hal;151)
