en
Feedback
dimas

dimas

Open in Telegram
1 828
Subscribers
-224 hours
-77 days
-2330 days
Posts Archive
dimas
1 828
kadang kangen kesini interaksi ama kalian, tapi kayaknya udah banyak yg leaving

dimas
1 828
sadar diri, sadar posisi, sadar kalo dia ngga bisa lu miliki

dimas
1 828
setiap orang bisa berdamai dengan lukanya, tapi tidak semua orang bisa sembuh dari traumanya.

dimas
1 828
sticker.webp0.10 KB

dimas
1 828
Ayo join, sebelum close memb

dimas
1 828
ㅤㅤ We're seekers of justice and truth, we're like lanterns that illuminate the darkness, we're also the pursuit of the true meaning of perfection in this world. We're GARUDA, join us if you have the same and great vision and mission. Open member with a trainee system (selection), of course a different sensation. If you're interested, you can see the rules below.

dimas
1 828
sticker.webp0.14 KB

dimas
1 828
izin yaa

dimas
1 828
boleh tolong kirim ucapan selamat ulang tahun? buat seseorang, kirim ke @satrdewbot nanti di sampein ke orangnyaa

dimas
1 828
I love You So - Bumii

dimas
1 828
bumi ft

dimas
1 828
terbiasa sendiri, menutupi sepi dalam komedi hingga kesunyian menghampiri dan mengajarkanku kedamaian sejati.

dimas
1 828
In My Life - Bumii

dimas
1 828
Sudah - Bumii

dimas
1 828
'tapi aku tidak ingin kehilangan dia' ucap manusia yang selalu bertahan padahal sudah tau kehadirannya tidak pernah diinginkan

dimas
1 828
26 nokos 42k. payment dana, ovo, gopay, vipul indosat @lagiopenbo

dimas
1 828
bagaimana jadinya jika yang bersedia duduk berdua malah asik bercumbu dan mendua. sosok yang di dekat nyatanya mampu terpikat dengan yang tak terlihat

dimas
1 828
dipenghujung duka, dia berlaku santun seraya mengobati luka, mengkudeta perhatianku hingga percaya, lalu membunuhku berkedokan tiada lagi rasa.

dimas
1 828
pada akhirnya aku tersadar, aku tertipu oleh fatamorgana. Kau tak pernah nyata, aku yang menulismu dalam Aksara sebagai pemeran utama. dan kini, hanya ada aku yang bertautan dengan akaramu. dan kita hanyalah si insan yang anitya.

dimas
1 828
hati ini terlalu paradoks ketika anganku ternyata hanya bunga tidur. kamu hasrat tak terdefinisikan, terlukis dalam lintas delusi yang tampak nyata.