DANANG BASKORO OFFICIAL TELEGRAM
Open in Telegram
Danang Baskoro adalah seorang psikolog klinis berlisensi. Founder Brilian Psikologi, trainer, penulis dan aktif melakukan psikoterapi.
Show more2 164
Subscribers
No data24 hours
-67 days
-2330 days
Posts Archive
Proses terakhir dalam hipnoterapi ini, Mbak R membayangkan dirinya menghadiri pernikahan suaminya yang akan berlangsung 2 bulan kemudian, dengan wajah senyum dan hati yang iklas ia menyalami kedua pasangan mempelai. Mbak R juga membayangkan dirinya berada di masa depan menjadi ibu yang baik, wanita karir yang sukses dan menikah dengan laki-laki yang berpendidikan tinggi dan memiliki sikap yang baik.
Saat semua proses sudah dilakukan, saya membangunkan Mbak R secara bertahap, dan ia pun membuka mata dengan perlahan.
Dari pengamatan awal dan setelah hipnoterapi nampak sangat jauh bedanya. Wajahnya yang tadinya nampak cemas, kemudian menjadi tenang, dan senyumannya pun mengembang. Mbak R mengatakan bahwa ia sudah tahu apa yang terjadi didalam pikiran dan hatinya. Ia paham apa yang menimpa dirinya dan apa yang harus dilakukannya. Mbak R mengatakan hatinya sudah sangat lega.
Semenjak saat itu saya tidak pernah bertemu dengan Mbak R, hanya beberapa kali diawal Mbak R mengabari tentang kondisinya yang jauh lebih baik dan tertata melalui chat.
3 tahun kemudian, saya melihat media sosial Mbak R yang menikah dengan seorang dosen, yang nampaknya sepantaran dengannya.
***
Hipnoterapi jika digunakan oleh orang yang tepat dengan pemahaman psikologi dan skill yang mumpuni, akan banyak membantu untuk membantu berbagai permasalahan/gangguan psikis klien.
Namun kemampuan yang kompleks ini tidak bisa dipelajari tanpa program pelatihan yang tepat.
Anda seorang psikolog? Dokter? Konselor? Hipnoterapis? Atau awam yang ingin belajar Clinical Hypnosis?
Tunggu pengumuman selanjutnya yaa...
BAGAIMANA CARA MELAKUKAN HIPNOTERAPI PADA PEREMPUAN YANG SAKIT HATI KARENA DISELINGKUHI DAN DICERAIKAN PASANGAN?
(Bag 2)
Mbak R juga mengatakan bahwa dirinya merasa sangat malu, hina dan merasa bersalah karena rumah tangganya gagal. Padahal almarhum ayahnya selalu mengatakan bahwa nikah itu cukup satu kali saja. Perempuan harus bisa setia dan membahagiakan suaminya bagaimanapun keadaannya. Inilah yang membuat mbk R juga menyalahkan dirinya terus menerus.
Nah, perihal ini wejangan almarhum ayahnya ini juga belum dikatakan ketika ia berada dalam kondisi non hipnosis, dan baru terungkap ketika dalam kondisi trance. Dan kemungkinan besar hal ini juga turut andil mempengaruhi dinamika psikologis Mbak R sehingga ia makin merasa tersudut dengan kondisi yang ia hadapi.
Ketika saya sudah mendapatkan data yang cukup, maka saya memilih beberapa teknik yang kira-kira sesuai dengan kondisi Mbak R. Tahapan ini dinamakan Resolving the Problem.
Singkat cerita, saya membantu Mbak R untuk mengekspresikan emosinya terlebih dulu untuk mengurangi ketegangannya, dengan tujuan agar ia dapat lebih tenang serta mampu melakukan pemrosesan dengan lebih baik. Setelah melakukan ekspresi emosi, wajah Mbak R nampak lebih lega, ia lebih rileks dan kerutan di keningnya sudah menurun drastis.
Ketika sudah lebih tenang, dengan teknik tertentu saya meminta Mbak R untuk kembali ke ingatan yang menjadi sumber ia merasakan perasaan negatif terhadap mantan suaminya. Ia “landing” di ingatan ketika ia menyaksikan suaminya pergi membawa anaknya menemui wanita idaman lainnya di suatu tempat. Disaat itulah Mbak R dan mantan suaminya bertengkar hebat.
Ketika ingatan tersebut aktif, Mbak R mengalami luapan emosi kembali (abreaksi), dan disaat itulah saya mengijinkan Mbak R untuk sekali lagi mengekspresikan pikiran dan perasaannya, namun kali ini dengan objek yang menjadi penyebab secara langsung, yaitu suaminya.
Kebanyakan emosi terjebak karena tidak terekspresikan dengan tuntas, serta tidak ada koreksi atas memori tersebut melalui pemaknaan kembali atas situasi yang dialami. Karena ekspresi membutuhkan EKSPRESI, ketika emosi itu tidak menemukan jalan untuk diekspresikan, maka ia hanya bisa ditekan dan ditekan terus menerus, hingga pada akhirnya mencapai batasnya.
Akhirnya seseorang mengalami emosi negatif yang berkepanjangan. Dan ini bisa mengganggu sistem diri orang tersebut.
Emosi yang negatif akan mendorong pikiran-pikiran yang negatif terus menerus muncul. Dan jika terjadi dalam waktu yang lama, pikiran dan emosi negatif ini akan membuat kesehatan mental dan fisiknya menurun. Oleh karenanya emosi yang negatif berkepanjangan ini perlu ditangani segera.
**
Setelah Mbak R mengekspresikan pikiran dan emosinya kepada suami, yang selama ini tidak mungkin ia lakukan di kehidupan nyata, selanjutnya ada beberapa teknik lanjutan untuk Mbak R benar-benar menuntaskan emosi negatif tersebut, hingga akhirnya Mbak R benar-benar merelakan dan mengiklaskan kenyataan yang terjadi tersebut.
Selanjutnya pemrosesan dilanjutkan dengan “introject” ayah. Dimana karena wejangan ayah Mbk R yang kemungkinan Mbak R maknai dengan kaku, maka ia mengartikan secara salah dalam konteks yang tidak tepat.
Saya membantu Mbak R untuk memanggil introject ayah untuk excute didalam dirinya dan benar-benar menguasai sistem diri Mbak R. Setelah memastikan sang Introject aktif, maka saya berbincang dengannya.
Diluar dugaan, ternyata introject ayah sangat sedih jika melihat Mbak R ini dihianati oleh mantan suaminya, sehingga jika Mbak R memilih untuk menyetujui ketika diceraikan suaminya, maka itu adalah jalan yang tepat (mengingat mbak R sudah mempertahankan agar tidak diceraikan berulang-ulang). Introject Ayah juga berpesan kepada Mbak R untuk lebih ikhlas, sabar dan optimis menghadapi situasinya saat ini.
Introject Ayah secara tidak langsung merevisi pemahaman mbak R tentang wejangan almarhum ayah di masa lalu.
Setelah permasalahan dengan introject ayah terselesaikan, wajah mbak R jauh lebih tenang dan tubuhnya juga lebih rileks.
Perlu di catat, kondisi ini bukan berarti klien tidak memiliki kontrol terhadap dirinya, ia tetap memiliki kontrol, akan tetapi biasanya ia akan lebih mudah menyampaikan dan mengekspresikan pikiran dan perasaan yang selama ini ia tekan dalam-dalam.
Dalam kondisi trance, klien juga akan lebih mudah terhubung dengan memori yang menyebabkan simtom atau gejala yang dirasakannya. Hal ini karena dalam kondisi hipnosis, beberapa bagian otak akan bekerja dengan alur yang berbeda sehingga klien akan lebih mudah menemukan akar permasalahannya sendiri, lebih mudah jujur kepada dirinya sendiri.
Kembali lagi ke cerita Mbak R ….
Dalam kondisi deep trance dengan teknik tertentu yang saya berikan, Mbak R mengatakan semua ketakutan dan kecemasannya mengenai masa depan anaknya, ia juga mengatakan bahwa ia kecewa, marah tapi juga masih sayang dengan mantan suaminya …. Di dalam kondisi non hipnosis, Mbak R tidak mengatakan bahwa ia masih sayang dengan mantan suaminya … inilah juga yang menyebabkan Mbak R tidak bisa melepaskan emosi-emosi yang lain dan merasa terjebak dalam kondisi perasaan tersebut ….
(bersambung bagian 2, akan diposting sore ini...)
BAGAIMANA CARA MELAKUKAN HIPNOTERAPI PADA PEREMPUAN YANG SAKIT HATI KARENA DISELINGKUHI DAN DICERAIKAN PASANGAN?
Namanya Mbak R. Ke ruang praktik saya dengan wajah yang cemas dan sikap yang tidak tenang. Sebelumnya Mbak R sudah banyak ngobrol di telepon menceritakan permasalahannya, bahwa ia baru saja bercerai dengan suaminya.
Ia menceritakan kembali di ruang praktik saya dengan berderai air mata, tentang mantan suaminya yang meninggalkannya karena perempuan lain, padahal sebelumnya rumah tangganya dapat dibilang baik-baik saja. Tanpa diduga suaminya ternyata telah lama berselingkuh dengan teman sekantornya.
Mbak R merasa sangat sakit hati karena selama ini telah berusaha memberikan yang terbaik untuk mantan suaminya. Ia telah melayani lahir dan batin secara penuh, akan tetapi ternyata usahanya tersebut berbalas sakit hati.
Mbak R juga merasa sedih karena anaknya mengetahui bahwa ayahnya meninggalkan ibunya demi menikahi perempuan lain. Mbak R takut jika itu kan menjadi luka batin yang berdampak pada masa depannya kelak.
Karena permasalahan yang dihadapinya Mbak R merasakan perasaan yang campur aduk selama beberapa hari itu. Ia merasakan cemas, takut, marah dan sedih. Bahkan Mbak R tidak bisa tidur nyenyak selama kurang lebih seminggu.
Tujuan Mbak R adalah untuk menghilangkan rasa sakit hatinya sehingga ia bisa fokus bekerja dan mengurus anak semata wayangnya yang masih berusia 4 tahun itu. Ia ingin diberikan Hipnoterapi untuk melupakan semua masalahnya.
Sebelum saya melakukan penanganan, saya menjelaskan kepada Mbak R, bahwa Hipnoterapi bukan pil ajaib yang membuat orang lupa sama sekali dengan masalahnya. Hipnoterapi membantu seseorang untuk memproses pikiran-pikiran yang tidak memberdayakan serta membantunya untuk mengkoreksi emosinya sehingga emosi negatif tersebut tidak terjebak dan bersarang di hati terus menerus.
Hipnoterapi juga akan membantunya untuk menatap masa depan kembali sehingga ia dapat merencanakan hal-hal yang diperlukan untuk mencapai masa depan yang baik.
Mbak R mengatakan bahwa ia telah memahami apa yang saya jelaskan dan telah siap untuk dibantu pemrosesan psikologisnya dengan hipnoterapi.
Saya meminta ia duduk di kursi hipnoterapi dengan santai.
Proses hipnoterapi di awali dengan dilakukannya induksi, yaitu membawa klien kedalam kondisi rileks, dan dilanjutkan dengan proses deepening yaitu memperdalam kondisi rileks klien dengan menghitung sepuluh sampai satu atau membuatnya membayangkan menuruni anak tangga.
Tidak sulit untuk membuat Mbak R mengalami kondisi Deep Trance, selain saya menggunakan teknik yang sesuai dengan kecenderungan Mbak R, akan tetapi niat Mbak R juga tinggi untuk dibantu. Saya melakukan tes kedalaman trance sekali lagi dan akhirnya cukup yakin setelah ada jawaban dari pikiran bawah sadar Mbak R. Saya melanjutkan ke tahapan berikutnya …
Dalam proses awal, prosedur yang sangat penting yang perlu kita lakukan adalah menggali permasalahan yang sebenarnya menurut versi pikiran bawah sadar, bukan sekedar menurut versi pikiran sadar. Tahapan ini dinamakan Establishing the Problem.
Kenapa mencari tahu permasalahan menurut pikiran bawah sadar itu penting?
Ya karena apa yang dikatakan pikiran sadar itu tidak selalu menggambarkan dinamika batin yang sebenarnya. Ketika klien bercerita kepada terapis, bisa saja dia bingung hendak bercerita darimana, atau bisa saja ia malu, lupa bahkan memang sengaja membangun cerita sedimikian rupa agar seolah-olah cerita tersebut menjadi lebih nyaman untuknya. Ini yang disebut dengan mekanisme pertahanan ego (Ego Defense Mechanism).
Didalam kondisi rileks yang dalam, mekanisma pertahanan ego ini menjadi melemah. Luapan emosi dan pikiran-pikiran yang ditekan di bawah sadar oleh klien menjadi tidak terbendung lagi. Pada umumnya seseorang akan berkata jujur, apa adanya, tanpa batasan kuat, ketika ia berada dalam kondisi trance.
BAGAIMANA CARA MELAKUKAN HIPNOTERAPI PADA PEREMPUAN YANG SAKIT HATI KARENA DISELINGKUHI DAN DICERAIKAN PASANGAN?
Namanya Mbak R. Ke ruang praktik saya dengan wajah yang cemas dan sikap yang tidak tenang. Sebelumnya Mbak R sudah banyak ngobrol di telepon menceritakan permasalahannya, bahwa ia baru saja bercerai dengan suaminya.
Ia menceritakan kembali di ruang praktik saya dengan berderai air mata, tentang mantan suaminya yang meninggalkannya karena perempuan lain, padahal sebelumnya rumah tangganya dapat dibilang baik-baik saja. Tanpa diduga suaminya ternyata telah lama berselingkuh dengan teman sekantornya.
Mbak R merasa sangat sakit hati karena selama ini telah berusaha memberikan yang terbaik untuk mantan suaminya. Ia telah melayani lahir dan batin secara penuh, akan tetapi ternyata usahanya tersebut berbalas sakit hati.
Mbak R juga merasa sedih karena anaknya mengetahui bahwa ayahnya meninggalkan ibunya demi menikahi perempuan lain. Mbak R takut jika itu kan menjadi luka batin yang berdampak pada masa depannya kelak.
Karena permasalahan yang dihadapinya Mbak R merasakan perasaan yang campur aduk selama beberapa hari itu. Ia merasakan cemas, takut, marah dan sedih. Bahkan Mbak R tidak bisa tidur nyenyak selama kurang lebih seminggu.
Tujuan Mbak R adalah untuk menghilangkan rasa sakit hatinya sehingga ia bisa fokus bekerja dan mengurus anak semata wayangnya yang masih berusia 4 tahun itu. Ia ingin diberikan Hipnoterapi untuk melupakan semua masalahnya.
Sebelum saya melakukan penanganan, saya menjelaskan kepada Mbak R, bahwa Hipnoterapi bukan pil ajaib yang membuat orang lupa sama sekali dengan masalahnya. Hipnoterapi membantu seseorang untuk memproses pikiran-pikiran yang tidak memberdayakan serta membantunya untuk mengkoreksi emosinya sehingga emosi negatif tersebut tidak terjebak dan bersarang di hati terus menerus.
Hipnoterapi juga akan membantunya untuk menatap masa depan kembali sehingga ia dapat merencanakan hal-hal yang diperlukan untuk mencapai masa depan yang baik.
Mbak R mengatakan bahwa ia telah memahami apa yang saya jelaskan dan telah siap untuk dibantu pemrosesan psikologisnya dengan hipnoterapi.
Saya meminta ia duduk di kursi hipnoterapi dengan santai.
Proses hipnoterapi di awali dengan dilakukannya induksi, yaitu membawa klien kedalam kondisi rileks, dan dilanjutkan dengan proses deepening yaitu memperdalam kondisi rileks klien dengan menghitung sepuluh sampai satu atau membuatnya membayangkan menuruni anak tangga.
Tidak sulit untuk membuat Mbak R mengalami kondisi Deep Trance, selain saya menggunakan teknik yang sesuai dengan kecenderungan Mbak R, akan tetapi niat Mbak R juga tinggi untuk dibantu. Saya melakukan tes kedalaman trance sekali lagi dan akhirnya cukup yakin setelah ada jawaban dari pikiran bawah sadar Mbak R. Saya melanjutkan ke tahapan berikutnya …
Dalam proses awal, prosedur yang sangat penting yang perlu kita lakukan adalah menggali permasalahan yang sebenarnya menurut versi pikiran bawah sadar, bukan sekedar menurut versi pikiran sadar. Tahapan ini dinamakan Establishing the Problem.
Kenapa mencari tahu permasalahan menurut pikiran bawah sadar itu penting?
Ya karena apa yang dikatakan pikiran sadar itu tidak selalu menggambarkan dinamika batin yang sebenarnya. Ketika klien bercerita kepada terapis, bisa saja dia bingung hendak bercerita darimana, atau bisa saja ia malu, lupa bahkan memang sengaja membangun cerita sedimikian rupa agar seolah-olah cerita tersebut menjadi lebih nyaman untuknya. Ini yang disebut dengan mekanisme pertahanan ego (Ego Defense Mechanism).
Didalam kondisi rileks yang dalam, mekanisma pertahanan ego ini menjadi melemah. Luapan emosi dan pikiran-pikiran yang ditekan di bawah sadar oleh klien menjadi tidak terbendung lagi. Pada umumnya seseorang akan berkata jujur, apa adanya, tanpa batasan kuat, ketika ia berada dalam kondisi trance.
Perlu di catat, kondisi ini bukan berarti klien tidak memiliki kontrol terhadap dirinya, ia tetap memiliki kontrol, akan tetapi biasanya ia akan lebih mudah menyampaikan dan mengekspresikan pikiran dan perasaan yang selama ini ia tekan dalam-dalam.
Dalam kondisi trance, klien juga akan lebih mudah terhubung dengan memori yang menyebabkan simtom atau gejala yang dirasakannya. Hal ini karena dalam kondisi hipnosis, beberapa bagian otak akan bekerja dengan alur yang berbeda sehingga klien akan lebih mudah menemukan akar permasalahannya sendiri, lebih mudah jujur kepada dirinya sendiri.
Kembali lagi ke cerita Mbak R ….
Dalam kondisi deep trance dengan teknik tertentu yang saya berikan, Mbak R mengatakan semua ketakutan dan kecemasannya mengenai masa depan anaknya, ia juga mengatakan bahwa ia kecewa, marah tapi juga masih sayang dengan mantan suaminya …. Di dalam kondisi non hipnosis, Mbak R tidak mengatakan bahwa ia masih sayang dengan mantan suaminya … inilah juga yang menyebabkan Mbak R tidak bisa melepaskan emosi-emosi yang lain dan merasa terjebak dalam kondisi perasaan tersebut ….
(bersambung bagian 2, akan diposting sore ini...)
*BAGAIMANA CARA MELAKUKAN HIPNOTERAPI PADA PEREMPUAN YANG SAKIT HATI KARENA DISELINGKUHI DAN DICERAIKAN PASANGAN?*
Namanya Mbak R. Ke ruang praktik saya dengan wajah yang cemas dan sikap yang tidak tenang. Sebelumnya Mbak R sudah banyak ngobrol di telepon menceritakan permasalahannya, bahwa ia baru saja bercerai dengan suaminya.
Ia menceritakan kembali di ruang praktik saya dengan berderai air mata, tentang mantan suaminya yang meninggalkannya karena perempuan lain, padahal sebelumnya rumah tangganya dapat dibilang baik-baik saja. Tanpa diduga suaminya ternyata telah lama berselingkuh dengan teman sekantornya.
Mbak R merasa sangat sakit hati karena selama ini telah berusaha memberikan yang terbaik untuk mantan suaminya. Ia telah melayani lahir dan batin secara penuh, akan tetapi ternyata usahanya tersebut berbalas sakit hati.
Mbak R juga merasa sedih karena anaknya mengetahui bahwa ayahnya meninggalkan ibunya demi menikahi perempuan lain. Mbak R takut jika itu kan menjadi luka batin yang berdampak pada masa depannya kelak.
Karena permasalahan yang dihadapinya Mbak R merasakan perasaan yang campur aduk selama beberapa hari itu. Ia merasakan cemas, takut, marah dan sedih. Bahkan Mbak R tidak bisa tidur nyenyak selama kurang lebih seminggu.
Tujuan Mbak R adalah untuk menghilangkan rasa sakit hatinya sehingga ia bisa fokus bekerja dan mengurus anak semata wayangnya yang masih berusia 4 tahun itu. Ia ingin diberikan Hipnoterapi untuk melupakan semua masalahnya.
Sebelum saya melakukan penanganan, saya menjelaskan kepada Mbak R, bahwa Hipnoterapi bukan pil ajaib yang membuat orang lupa sama sekali dengan masalahnya. Hipnoterapi membantu seseorang untuk memproses pikiran-pikiran yang tidak memberdayakan serta membantunya untuk mengkoreksi emosinya sehingga emosi negatif tersebut tidak terjebak dan bersarang di hati terus menerus.
Hipnoterapi juga akan membantunya untuk menatap masa depan kembali sehingga ia dapat merencanakan hal-hal yang diperlukan untuk mencapai masa depan yang baik.
Mbak R mengatakan bahwa ia telah memahami apa yang saya jelaskan dan telah siap untuk dibantu pemrosesan psikologisnya dengan hipnoterapi.
Saya meminta ia duduk di kursi hipnoterapi dengan santai.
Proses hipnoterapi di awali dengan dilakukannya induksi, yaitu membawa klien kedalam kondisi rileks, dan dilanjutkan dengan proses deepening yaitu memperdalam kondisi rileks klien dengan menghitung sepuluh sampai satu atau membuatnya membayangkan menuruni anak tangga.
Tidak sulit untuk membuat Mbak R mengalami kondisi Deep Trance, selain saya menggunakan teknik yang sesuai dengan kecenderungan Mbak R, akan tetapi niat Mbak R juga tinggi untuk dibantu. Saya melakukan tes kedalaman trance sekali lagi dan akhirnya cukup yakin setelah ada jawaban dari pikiran bawah sadar Mbak R. Saya melanjutkan ke tahapan berikutnya …
Dalam proses awal, prosedur yang sangat penting yang perlu kita lakukan adalah menggali permasalahan yang sebenarnya menurut versi pikiran bawah sadar, bukan sekedar menurut versi pikiran sadar. Tahapan ini dinamakan Establishing the Problem.
Kenapa mencari tahu permasalahan menurut pikiran bawah sadar itu penting?
Ya karena apa yang dikatakan pikiran sadar itu tidak selalu menggambarkan dinamika batin yang sebenarnya. Ketika klien bercerita kepada terapis, bisa saja dia bingung hendak bercerita darimana, atau bisa saja ia malu, lupa bahkan memang sengaja membangun cerita sedimikian rupa agar seolah-olah cerita tersebut menjadi lebih nyaman untuknya. Ini yang disebut dengan mekanisme pertahanan ego (Ego Defense Mechanism).
Didalam kondisi rileks yang dalam, mekanisma pertahanan ego ini menjadi melemah. Luapan emosi dan pikiran-pikiran yang ditekan di bawah sadar oleh klien menjadi tidak terbendung lagi. Pada umumnya seseorang akan berkata jujur, apa adanya, tanpa batasan kuat, ketika ia berada dalam kondisi trance.
*NLP UNTUK MENGATASI TIDAK PERCAYA DIRI SAAT BICARA DENGAN BANYAK ORANG*
Rudi mengatakan bahwa ia merasa tidak percaya diri ketika harus berbicara di depan umum. Tubuhnya gemetaran, begitu juga dengan suaranya. Keluar keringat dingin dan bicaranya menjadi tercekat. Kondisi ini membuatnya sering mengalami kendala saat harus tampil untuk berbicara di hadapan banyak orang.
Karena ia adalah seorang eksekutif di salah satu perusahaan swasta, maka kemampuan bebricara di depan umum menjadi sangat penting.
Sebenarnya Rudi mampu berbicara dengan runtut dan baik. Akan tetapi jika berbicara di depan umum, semua yang sudah di persiapkan tiba-tiba hilang.
Saya pun bertanya, “Apa yang ada di pikiran Anda saat merasa tegang seperti itu?”
Ia menjawab bahwa di dalam pikirannya ia takut di tertawai oleh orang-orang yang melihatnya.
Ketakutan itu yang membuatnya tegang, lalu kemudian bicaranya tercekat. Saat bicaranya tercekat, ia semakin tegang dan cemas, sehingga ia semakin tidak bisa bicara. Semua jadi blank.
Kemudian saya memintanya untuk membayangkan bahwa ia berbicara di depan umum, dan ada orang yang sedang menertawakannya. Setelah beberapa waktu, saya minta ia untuk berbicara memperagakan berbicara didepan umum.
Dan ternyata ia bicara dengan terbata-bata. Saya tanya “berapa angka kecemasan Anda dari 0 sampai 10?” ia mengatakan kecemasannya di angka 9.
Kemudian saya tanya kepada Rudi siapa sosok yang ia kagumi dalam hal bicara didepan umum, dan Rudi menjawab “Soekarno” presiden pertama RI.
Rudi mengagumi Pak Soekarno karena gaya pidatonya yang berapi-api dan semangat.
Kemudian saya minta ia membayangkan lebih jelas bagaimana gaya Pak Soekarno pidato. Saya minta ia membayangkan dengan detil.
Saya bertanya kembali. “Jika Pak Soekarno di posisi Anda saat ini. Dia pidato, lalu ada beberapa orang yang menertawakannya. Kira-kira apa yang ia pikirkan dan lakukan?”
“Yaa dia cuek saja, dan fokus pada hal yang di sampaikannya” jawab Rudi.
“Kenapa dia fokus dengan apa yang disampaikannya?” balas saya.
“Ya, karena apa yang disampaikannya itu lebih penting daripada tertawa’an orang-orang”
Saya meminta ia untuk membayangkan dirinya berada di posisi Pak Soekarno, yang bicara dengan semangat. Saat ada beberapa orang yang menertawakannya ia mengabaikannya dan berfokus pada apa yang disampaikannya. Karena yang disampaikannya lebih penting.
Setelah membayangkan dan menghayati sepenuh hati. Saya minta Rudi untuk mempraktekan bicara. Dan ternyata Rudi bisa berbicara sangat lancar dengan wajah yang semangat. Ketika saya tanya berapa angka kecemasannya? Ia mengatakan 2.
Rudi mengalami kecemasan karena ia membayangkan hal yang negative dan tidak memberdayakan. Namun proses pembayangan ini memang tidak selalu di sadari.
Ketika Rudi menyadari apa yang sedang ia bayangkan dan mampu untuk mengelola pikirannya, ternyata emosi dan perilakunya juga berubah.
***
*Ikuti Webinar NLP For CHANGE*
11, 12, 13 Juli 2023
Pkl 19.00 - 21.00 WIB
*Pemateri :*
*Danang Baskoro, M.Psi., Psikolog*
Psikolog Klinis
Trainer NLP
Penulis Buku NLP for CHANGE
*Investasi :*
Rp 900.000
Rp 350.000 (per-orang, jika daftar sebelum tgl 4 Juli)
Rp 500.000 (jika daftar berdua, jika daftar sebelum tgl 4 Juli)
📝 Daftar Sekarang!
1. Isi form berikut ini https://forms.gle/jkHYiKzyZFaCr3er9
2. Konfirmasikan ke nomor berikut ini 0822-3062-6147 atau langsung saja klik link WhatsApp berikut ini :
https://wasap.at/ezUS6J
🌟 Ubah hidup Anda dengan NLP! 🌟
Salam,
*Danang Baskoro, M.Psi., Psikolog*
SEORANG IBU DAN KARPET MERAHNYA…
Ini adalah sebuah kisah nyata. Tentang seorang ibu, suaminya dan keempat anak lelakinya. Wanita ini adalah ibu yang sangat tanggap dan cekatan. Ia mampu mengatasi berbagai pekerjaan rumah tangga, termasuk belanja, memasak, mencuci, hingga menjaga kebersihan rumah.
Namun ibu yang sangat senang akan kebersihan ini, paling tak suka bila karpet di rumahnya kotor. Padahal ia memiliki 5 orang laki-laki yang mana hanya satu di antaranya yang mungkin bisa memahami peraturan bahwa istri dan ibunya tak suka karpet kotor. Tentu saja hal ini cukup membebaninya, keinginan akan sebuah karpet yang selalu bersih.
Untuk mengatasi permasalahannya ini, keluarga wanita tersebut menyarankan agar dirinya bertemu dengan psikolog bernama Virginia Satir. Psikolog ini mendengarkan cerita wanita tersebut dengan seksama. Kemudian sambil tersenyum, Virginia berkata, "Ibu harap tutup mata ibu dan bayangkan apa yang akan saya katakan".
Wanita itu kemudian menutup kedua matanya. Ia mendengarkan instruksi dari sang psikolog, "Bayangkan rumah ibu yang rapih dan karpet ibu yang bersih mengembang, tak ternoda, tanpa kotoran, tanpa jejak sepatu, bagaimana perasaan ibu?"
Sambil tetap menutup mata, senyum ibu itu merekah, mukanya yang murung berubah cerah. Ia tampak senang dengan bayangan yang dilihatnya.
Virginia Satir melanjutkan "Itu artinya tidak ada seorangpun di sisi ibu. Tak ada suami, tak ada anak-anak, tak terdengar gurau canda dan tawa ceria mereka.”
“Rumah ibu sepi dan kosong tanpa orang-orang yang ibu kasihi."
Mendengar apa yang dikatakan oleh Virginia, seketika wajah sang ibu berubah keruh. Senyumnya seketika menghilang, nafasnya terburu seolah terisak. Ada guncangan dalam perasaannya, serta langsung merasa gelisah memikirkan suami dan anaknya di rumah.
"Sekarang lihat kembali karpet itu, ibu melihat jejak sepatu & kotoran di sana, artinya suami dan anak-anak ibu ada di rumah, orang-orang yang ibu cintai ada bersama ibu dan kehadiran mereka menghangatkan hati ibu," ujar Virginia.
Ibu itu mulai tersenyum kembali, ia bisa membayangkan hal di rumahnya kembali membaik.
"Sekarang bukalah mata ibu," kata Virginia. Ibu itu membuka matanya. "Bagaimana, apakah karpet kotor masih menjadi masalah buat ibu?" Ibu itu tersenyum dan menggelengkan kepalanya,"Aku tahu maksud Anda," ujar sang ibu. "Jika kita melihat dengan sudut yang tepat, maka hal yang tampak negatif dapat dilihat secara positif."
Sejak saat itu, sang ibu tak pernah lagi mengeluh soal karpetnya yang kotor, karena setiap melihat jejak sepatu di sana, ia tahu, keluarga yang dikasihinya ada di rumah.
Kisah di atas adalah kisah nyata. Virginia Satir adalah seorang psikolog terkenal yang mengilhami Richard Binder & John Adler untuk menciptakan NLP (Neurolinguistic Programming) . Dan teknik yang dipakainya di atas disebut Reframing, yaitu bagaimana kita 'membingkai ulang' sudut pandang kita sehingga sesuatu yang tadinya negatif dapat menjadi positif, salah satu caranya dengan mengubah sudut pandangnya.
***
Rekan-rekan semua …
Banyak orang bertengkar, hanya karena tidak memahami apa yang sebenarnya mereka katakan …
Banyak orang yang berselisih, hanya karena mereka salah mengartikan apa yang mereka dengar dari lawan bicara …
Dan begitu juga, banyak orang yang mengalami permasalahan emosi karena mereka tidak menyadari apa yang mereka pikirkan dan dengungkan dalam pikiran mereka adalah sesuatu yang sudah tidak utuh lagi, sudah tidak lengkap lagi, sudah terdistorsi maknanya…
Ikuti Webinar NLP For CHANGE
11, 12, 13 Juli 2023
Pkl 19.00 - 21.00 WIB
Pemateri :
Danang Baskoro, M.Psi., Psikolog
Psikolog Klinis
Trainer NLP
Penulis Buku NLP for CHANGE
Investasi :
Rp 900.000
Rp 350.000 (per-orang, jika daftar sebelum tgl 4 Juli)
Rp 500.000 (jika daftar berdua, jika daftar sebelum tgl 4 Juli)
📝 Daftar Sekarang!
1. Isi form berikut ini https://forms.gle/jkHYiKzyZFaCr3er9
2. Konfirmasikan ke nomor berikut ini 0822-3062-6147 atau langsung saja klik link WhatsApp berikut ini :
https://wasap.at/ezUS6J
🌟 Ubah hidup Anda dengan NLP! 🌟
Teman-teman, kenapa saya sangat merekomendasikan untuk belajar Neuro-linguistic Programming?
Karena secara pribadi saya sangat merasakan manfaat NLP dalam kehidupan saya.
Saya pernah mengalami gangguan mood yang cukup parah, sehingga mengharuskan saya untuk berobat ke psikiater, dan dari sana saya tertarik untuk masuk kuliah Psikologi.
Sembari menjalani pengobatan, selama saya kuliah S1, saya tidak terlalu bersungguh-sungguh untuk belajar psikologi karena tidak tahu manfaatnya untuk saya. Pun tidak ada sosok yang bisa memberi saya arahan bagaimana mengelola mood dengan baik. Hingga suatu ketika saya melihat tayangan yang berjudul “THE SECRET” di internet, dan waktu itu saya merasakan perubahan (sementara) yang luar biasa.
Tayangan THE SECRET ini mengajarkan bagaimana kita perlu menjaga pikirn kita untuk tetap positif, berpegharapan positif dan memelihara keyakinan-keyakinan positif. Tidak itu saja, dalam video tersebut mengajarkan pentingnya menjaga perasaan untuk tetap positif.
Itulah awal mula saya mengenal tentang positif thinking dan positif feeling.
Dari VIDEO THE SECRET saya melanjutkan menonton video motivasi lainnya, seperti Mario Teguh dan lainnya. Itulah awal mula perbaikan gejala yang saya rasakan. Dalam waktu 1 bulan, setelah 4 tahunan mengkonsumsi obat untuk memperbaiki mood, psikiater mengurangi obat dan benar-benar lepas dalam 2 bulan kemudian.
Ajaib kan?! Tidak juga… Hehehe … karena memang mungkin selama ini saya saja yang tidak tahu caranya …
Setelah saya melanjutkan S2 saya mengenal NLP, dan ternyata kedua ilmu tersebut sangat membantu saya untuk memahami bagaimana cara berpikir yang positif namun realistis …. dan lebih mengejutkannya saya mendapati sebagian besar para motivator, penceramah pengembangan diri ternyata menggunakan pendekatan NLP.
Dan mungkin Anda sekarang bertanya-tanya, apa sih NLP itu?
Lengkapnya silahkan tonton tayangan berikut ini…
https://www.youtube.com/watch?v=_-yTdIpL4Wg
Semua orang sudah tahu, bahwa kesuksesan diawali dari mindset yang KUAT.
Semua orang sudah tahu, kebahagiaan dimulai dari pikiran yang jernih tanpa bias.
Tapi tidak semua orang tahu bagaimana caranya.
.
.
Bagaimana cara berpikir positif tanpa bias.
Bagaimana memiliki MINDSET yang KUAT, sehingga kita tidak mudah goyah oleh pengaruh lingkungan.
.
Jadilah versi terbaik dari diri Anda melalui pendekatan Neuro-linguistic Programming (NLP)
.
NLP adalah suatu pendekatan yang diciptakan dari upaya me-model (mempelajari dan meniru) cara-cara orang yang excelence, orang-orang yang hebat di bidangnya.
Ketika Anda mempelajari pendekatan NLP, Anda menjadi tahu dan bisa menerapkan :
1. Berpikir positif tanpa bias
2. Mengelola perasaan dengan lebih baik
3. Tahu cara menghilangkan mental block yang selama menghambat kesuksesan dan kebahagiaan Anda
.
.
Kami sangat merekomendasikan bagi Anda yang :
1. Mengalami depresi dan kecemasan
2. Ingin lebih merasakan perasaan positif dan damai
3. Ingin lebih berhasil dalam mencapai goal tanpa mental block
Ikuti Webinar NLP For CHANGE
11, 12, 13 Juli 2023
Pkl 19.00 - 21.00 WIB
Pemateri :
Danang Baskoro, M.Psi., Psikolog
Psikolog Klinis
Trainer NLP
Penulis Buku NLP for CHANGE
Investasi :
Rp 900.000 (normal)
Rp 350.000 (per-orang, sebelum tanggal 4 juli 2023)
Rp 500.000 (jika daftar berdua, sebelum tanggal 4 juli 2023)
📝 Daftar Sekarang!
1. Isi form berikut ini https://forms.gle/jkHYiKzyZFaCr3er9
2. Konfirmasikan ke nomor berikut ini 0822-3062-6147 atau langsung saja klik link WhatsApp berikut ini :
https://wasap.at/ezUS6J
🌟 Ubah hidup Anda dengan NLP! 🌟
Salam,
Danang Baskoro, M.Psi., Psikolog
Kenapa jaman sekarang banyak orang yang mudah memutuskan untuk bercerai?
Ini salah satu penyebabnya....
(hanya salah satu lho yaa...dan anda boleh tidak setuju kok..)
🌐 *NLP for CHANGE* 🌐
Hai rekan-rekan!
Apakah Anda ingin mengubah hidup Anda menjadi yang lebih baik?
Maukah Anda memiliki keterampilan untuk berpikir lebih jernih, mengelola perasaan dengan lebih baik, dan membangun mindset yang mendorong kebahagiaan dan kesejahteraan?
Jika ya, maka Webinar "NLP for CHANGE" kami adalah acara yang tepat untuk Anda!
NLP (Neuro-Linguistic Programming) adalah kunci untuk mewujudkan perubahan yang positif dalam hidup Anda.
🔍 Apa itu NLP? NLP adalah sebuah metode yang kuat untuk memahami bagaimana pikiran dan bahasa kita mempengaruhi tindakan kita. Ini adalah kombinasi ilmu pengetahuan dan strategi praktis yang akan memungkinkan Anda untuk mengatasi bias, berpikir lebih jernih, mengelola emosi dengan bijaksana, dan membangun mindset yang kuat.
🎯 Tujuan Utama Webinar "NLP for CHANGE":
1️⃣ Berpikir lebih jernih tanpa bias dengan pendekatan NLP
2️⃣ Mengelola perasaan dengan lebih baik melalui pendekatan NLP
3️⃣ Membangun mindset sebagai pribadi yang pantas untuk bahagia dan sejahtera
🗓️ Tanggal: 11, 12, 13 Juli 2023
⏰ Waktu: 19.00-21.00 WIB
📍 Tempat: Webinar Online (Link Zoom akan diberikan setelah pendaftaran)
💡 Apa yang akan Anda pelajari di Webinar kami?
✅ Teknik NLP untuk mengatasi bias dan berpikir lebih objektif.
✅ Strategi NLP untuk mengelola emosi dengan bijaksana.
✅ Cara membangun mindset positif untuk mencapai kebahagiaan dan kesejahteraan yang langgeng.
Jangan sia-siakan kesempatan ini untuk memperbaiki hidup Anda! Jadilah bagian dari Webinar "NLP for CHANGE" dan mulailah perjalanan menuju perubahan yang positif dan transformasi pribadi.
📝 Daftar Sekarang!
1. Isi form berikut ini https://forms.gle/jkHYiKzyZFaCr3er9
2. Konfirmasikan ke nomor berikut ini 0822-3062-6147 atau langsung saja klik link WhatsApp berikut ini :
https://wasap.at/ezUS6J
🌟 Ubah hidup Anda, ubah dunia dengan NLP! 🌟
Salam,
Danang Baskoro, M.Psi., Psikolog
Brilian Psikologi melakukan Assessment Center untuk pejabat Eselon diingkungan Kabupaten Pegunungan Arfak Papua Barat.
Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar.
Untuk mendapatkan layanan terbaik Assessment Center dan Psikotes silahkan menghubungi Brilian Psikologi
www.brilianpsikologi.id
❤️❤️❤️
