en
Feedback
DANANG BASKORO OFFICIAL TELEGRAM

DANANG BASKORO OFFICIAL TELEGRAM

Open in Telegram

Danang Baskoro adalah seorang psikolog klinis berlisensi. Founder Brilian Psikologi, trainer, penulis dan aktif melakukan psikoterapi.

Show more
2 164
Subscribers
No data24 hours
-67 days
-2330 days
Posts Archive
Perjalanan Menuju Kesadaran Penuh Mari kita ambil contoh dari Mbak Sari, seorang teman saya yang tinggal di Jakarta. Mbak Sari mengalami depresi yang membuatnya merasa putus asa dan kehilangan semangat hidup. Walaupun ia tahu apa yang harus dilakukan untuk merasa lebih baik, seperti berolahraga, makan dengan baik, dan berinteraksi dengan orang lain, perasaan tidak nyaman yang mendalam membuatnya sulit untuk memulai langkah-langkah tersebut. Ketika Mbak Sari datang untuk sesi terapi, saya memulai dengan mengajarkannya teknik dasar mindfulness. Saya memintanya untuk duduk dengan nyaman, menutup mata, dan fokus pada napasnya. Saya membimbingnya untuk merasakan setiap tarikan dan hembusan napas, serta menyadari perasaan yang muncul tanpa menghakiminya. Setelah beberapa sesi, Mbak Sari mulai bisa menyadari pola pikir negatif yang sering menguasai dirinya. Misalnya, ketika ia merasa tidak berharga, ia bisa melihat bahwa ini hanyalah sebuah pikiran, bukan kenyataan. Dengan latihan terus-menerus, ia mulai merasa lebih tenang dan bisa menghadapi perasaan tidak nyaman tanpa terjebak dalam pola negatif. Melalui mindfulness, Mbak Sari belajar untuk menghadapi perasaan tidak nyaman dan tetap berada di luar zona nyaman. Dengan kesadaran penuh, ia bisa melihat perasaan dan pikiran apa adanya, tanpa harus bereaksi berlebihan. Setelah beberapa bulan berlatih mindfulness secara konsisten, Mbak Sari mulai merasakan perubahan signifikan. Ia menjadi lebih mampu mengendalikan perasaannya, merasa lebih bahagia, dan lebih produktif dalam kehidupan sehari-harinya. Bagaimana menurut Anda? —------------------ Workshop: Mengatasi Depresi dan Kecemasan Melalui Mindfulness Sabtu, 8 Juni 2024 Pkl 09.00-14.00 WIB *DAFTAR SEKARANG JUGA!* *https://softskillacademy.id/mindfull/*

📌SAVE THE DATE Sabtu - Ahad , 8 - 9 Juni 2024 pk 08.30 - 16.30 WIB Tempat : Sukaluyu, jl Pecah kopi no 22 Bandung 🗣️Penyaji : Danang Baskoro M.Psi., Psikolog (Kandidat Doktor Psikologi UGM) 💰Investasi 1.35 M Harga spesial 1.2 M sebelum tgl 4 Juni 2024 - 📑Fasilitas : Materi, Sertifikat Biro, 1 x makan siang 2 X coffe break 🏧Rek BNI 0271847037 a/n Mariyuana ☎️Contact Person : Ana 081809252450

*PERJUANGAN MENGATASI DEPRESI DENGAN MINDFULNESS* “Mas, aku ingin ikut terapi supaya aku bisa merasa tenang dan tidak sedih lagi.” “Memangnya kenapa, Mbak?” “Aku sering merasa sedih tanpa alasan, dan ini membuatku susah fokus di pekerjaan.” Mbak Rina merupakan salah satu teman saya yang mengalami depresi. Sebenarnya, keinginannya untuk sembuh sangat tinggi, namun rasa sedih sering datang tiba-tiba membuatnya sulit untuk berkonsentrasi dan menikmati hidup. Ketika ia merasa sedih, produktivitasnya menurun drastis, bahkan untuk aktivitas yang sederhana sekalipun. Dalam keadaan seperti itu, Mbak Rina merasa sangat frustasi jika ada orang yang mencoba menghiburnya dengan kata-kata positif. Ia tidak tahu mengapa emosi sedih itu tiba-tiba muncul, namun yang jelas hal tersebut sangat mengganggu kehidupannya. Saya memulai sesi terapi dengan meminta Mbak Rina untuk mengevaluasi perasaan sedihnya, ia menilai perasaan tersebut berada di angka 9 dari skala 10, yang menunjukkan tingkat ketidaknyamanan yang sangat tinggi. Ia sangat berharap bisa mengendalikan perasaan ini. Saya tidak bisa menjanjikan hasil yang pasti, namun saya berjanji akan membantu sebisa mungkin. Saya meminta Mbak Rina untuk menutup mata, menarik napas dalam-dalam, dan menghembuskannya perlahan. Kemudian, saya memandu dia melalui sesi mindfulness dengan membayangkan dirinya berada di tempat yang membuatnya merasa damai. Saya memasang jangkar relaksasi yang bisa digunakan jika sewaktu-waktu ia mengalami emosi yang kuat. Setelah jangkar terpasang, saya meminta Mbak Rina untuk fokus pada perasaannya yang paling dominan saat merasa sedih. Saya memintanya untuk mengikuti aliran perasaan tersebut hingga menemukan akar masalahnya. Beberapa detik kemudian, respon yang cukup emosional muncul, ia mulai menangis dan terisak. Saya pun bertanya, apa yang Anda rasakan. Ia menjawab: “Sejak kecil, aku selalu merasa tidak cukup baik. Aku sering merasa sendiri dan tidak ada yang mendukungku.” Ternyata, Mbak Rina mengalami kilas balik ke masa kecilnya, dimana ia sering merasa tidak mendapatkan dukungan dari keluarganya. Ia sering dibanding-bandingkan dengan saudaranya yang lain, dianggap kurang pandai, dan kurang berprestasi. Perasaan tidak cukup baik ini tertanam kuat dalam dirinya, membuatnya menjadi sangat sensitif terhadap kegagalan dan penilaian negatif. Perasaan rendah diri inilah yang menyebabkan Mbak Rina mengalami depresi saat dewasa. Sebenarnya, ia memiliki banyak potensi, namun rasa tidak cukup baik dan kurangnya dukungan emosional membuatnya sering merasa sedih dan kehilangan motivasi. Setelah menemukan akar masalahnya, saya membantu Mbak Rina untuk melakukan "PELEPASAN" emosi yang telah lama ia pendam. Proses ini cukup intens, hingga akhirnya perasaan sedih dan rendah diri tersebut berhasil dilepaskan Beberapa minggu kemudian, saya menerima pesan dari Mbak Rina, bahwa ia sudah mulai merasa lebih tenang dan dapat mengendalikan perasaan sedihnya dengan lebih baik. Ia juga mulai menunjukkan progress yang positif di tempat kerjanya. Apakah semudah itu melakukan terapi dengan mindfulness? Bagaimana menurut Anda? —------------------ Workshop: Mengatasi Depresi dan Kecemasan Melalui Mindfulness Sabtu, 8 Juni 2024 Pkl 09.00-14.00 WIB *DAFTAR SEKARANG JUGA! KHUSUS HARI INI INVESTASI HANYA Rp325.000* *https://softskillacademy.id/mindfull/*

Untuk informasi lebih detil Pelatihan Hypnotherapy Mastery di Bandung silahkan masuk di grup ini https://chat.whatsapp.com/JVdA77CQdXXACnmv2UkKFv

PENDAFTARAN TERAKHIR HARI INI PUKUL 15.00 Memadamkan api selagi kecil lebih mudah daripada menunggu api membesar dan berpoten
PENDAFTARAN TERAKHIR HARI INI PUKUL 15.00 Memadamkan api selagi kecil lebih mudah daripada menunggu api membesar dan berpotensi membakar sehingga mengakibatkan banyak kerusakan. Webinar : Sembuh dari Depresi dan Kecemasan Kamis, 30 Mei 2024 Pkl 19.00 WIB DAFTAR SEKARANG JUGA! https://softskillacademy.id/sembuhdepresi/

Mari bergabung dalam webinar *”Sembuh dari Depresi dan Kecemasan”*. Kita akan membahas mengenai bagaimana kita dapat sembuh d
Mari bergabung dalam webinar *”Sembuh dari Depresi dan Kecemasan”*. Kita akan membahas mengenai bagaimana kita dapat sembuh dari depresi dan kecemasan. Webinar ini akan dibawakan oleh *Bapak Danang Baskoro, M.Psi., Psikolog*, yang merupakan seorang psikolog klinis, praktisi, dan trainer Clinical Hypnotherapy. Webinar ini gratis dengan kuota terbatas. Jadi, jangan tunda lagi! Daftar sekarang juga! —------------------ Kamis, 30 Mei 2024 Pkl 19.00 WIB https://softskillacademy.id/sembuhdepresi/

*WAKTU TIDAK AKAN PERNAH MENYEMBUHKAN* Beberapa bulan yang lalu saya pulang ke kampung halaman, kota Jember dengan menggunakan kereta Api Logawa kelas ekonomi. Karena kebetulan saya pergi sendiri jadi ya enak-enak saja meskipun tempat duduknya diisi tiga orang dalam satu bangku dan itupun berhadap-hadapan. Sebelah kanan saya ada seorang ibu-ibu berambut pendek, kami berkenalan dengan sedikit basa-basi. Tidak seberapa lama kami ngobrol dan kemudian sang ibu ini menceritakan beberapa pengalaman hidupnya. Ia bercerita bahwa dirinya hidup seorang diri di Surabaya. Sehari-hari ia bekerja menjual barang bekas di daerah tanjung perak. Kemudian ia menceritakan tentang kisahnya yang memilukan, tentang suaminya yang menghianatinya dan meninggalkannya berdua dengan anaknya. Semenjak itu ia bekerja keras membanting tulang demi menghidupi anaknya. Ketika ibu tersebut bercerita saya menangkap ekspresi marah yang cukup hebat tertahan, sesekali ia membasuh air mata dan suara yang tercekat, lalu melanjutkan ceritanya. Berkali-kali ia mengatakan bahwa ia tidak mungkin memaafkan suaminya, karena telah membuatnya menderita puluhan tahun. Saat ini ibu tersebut menderita diabetes dan hipertensi. Jutaan ia keluarkan untuk membeli obat setiap bulan. Di sela-sela ia bercerita, saya menanyakan keberadaan suaminya. Saya cukup terkejut, ternyata suaminya sudah lebih dari 4 tahun meninggal! "Bagaimanapun saya masih ingat mas perlakuan mantan suami saya. Tidak akan saya maafkan sampai kapanpun.." Mendengar kalimat tersebut di ucapkan lagi, saya semakin terbengong-bengong, "demi apa ibu ini mempertahankan sakit hatinya hingga saat ini?". Beliau mempertahankan luka batinnya ini tetap menganga sehinga mengorbankan kebahagiaannya sendiri. Di masa tuanya tidak ada yang menemaninya bekerja keras dengan kondisi fisik yang sakit-sakitan, masih dengan perasaan marah dan dendam dalam hidupnya. Kemungkinan sakit-sakit yang ia derita juga berhubungan dengan kondisi psikisnya selama ini. Yah, ternyata luka batin tidak bisa sembuh dengan sendirinya. Meskipun ada banyak orang yang berpendapat bahwa "obat mujarab untuk semua luka adalah waktu". Kenyataannya itu tidak benar. Anda bisa mencoba melakukan eksperimen. Datangilah panti jompo di kota anda. Lalu mengobrolah dengan opa oma yang ada di sana. Mungkin anda akan terkejut, karena faktanya sudah usia lanjut begitu, sudah mulai pikun begitu masih saja ada yang menceritakan kisah getir yang terjadi berpuluh-puluh tahun lamanya dengan air mata yang mengembang dan suara yang tercekat. Jika memang waktu adalah penyembuh yang mujarab, secara logika para lansia sudah merasa tentram semuanya. Faktanya tidak. Jika kulit di tubuh kita sebenarnya adalah kulit yang baru dibandingkan dengan 1 minggu yang lalu, rambut kita, tulang kita, semua organ terdapat sel yang selalu memperbaiki diri, maka kenapa luka batin itu tidak pernah sembuh? itu semua karena ketidakrelaan kita terhadap apa yang sudah terjadi, masih tertahan hingga saat ini. Kita tidak mau melepas karena solah melepas semuanya berarti tak sebanding dengan penderitaan yang telah kita rasakan selama ini.. Jika waktu tidak bisa menyembuhkan, lalu apa yang bisa menyembuhkan? Regard, Danang Baskoro, M.Psi., Psikolog —------------------ Dapatkan informasi menarik dan info webinar setiap hari dengan bergabung di grup WA Akademi Psikoterapi Indonesia https://chat.whatsapp.com/KsFuQCAvhxM8CP28LIDgAq

SAKIT FISIK atau PIKIRAN? Saya sering menjumpai beberapa orang yang mengalami keluhan fisik, tapi ternyata tidak ada sakit fisik secara nyata. Orang-orang ini merasa sakit di lambungnya, merasa jantungnya bermasalah atau kepalanya sakit. Tapi setelah di periksa di laboratorium ternyata semuanya normal. Lucunya, orang-orang ini biasanya tidak puas dengan hasil lab dan diagnosa dokter. Mereka bersikukuh berpendapat bahwa mereka sakit, sehingga saat dokter mengatakan baik-baik saja, mereka tidak percaya dan biasanya mencari dokter yang lain untuk membuktikan bahwa mereka memang benar-benar sakit. Apa yang sebenarnya terjadi dengan orang-orang ini? Ternyata, stres dan masalah psikologis dapat berdampak besar pada tubuh kita! Artikel ini mengulas tuntas tentang psikosomatis dan bagaimana cara mengatasinya. Jangan sampai melewatkan informasi penting ini untuk kesehatan mental dan fisik Anda! —----------------- Baca selengkapnya di https://akademipsikoterapi.com/artikel/sakit-pikiran-yang-lama-kelamaan-bisa-menyerang-fisik

Bisakah Kita Bangkit dari Depresi? Orang dengan depresi sering terlibat dalam pembicaraan diri yang negatif, menyalahkan diri sendiri, dan memikirkan kekurangan diri. Hal ini dapat membuat mereka merasa lebih buruk dan menghambat kemajuan mereka. Terdapat pendekatan yang dapat kita lakukan untuk membantu mengatasi hal tersebut, yaitu teknik pertahanan diri. Ketika Anda mendengar diri Anda berbicara negatif, tantanglah pikiran-pikiran itu. Tanyakan pada diri sendiri apakah itu sepenuhnya benar dan apakah ada faktor lain yang berperan. Pikiran kita bisa seperti jaksa penuntut, tanpa henti menuduh kita. Tapi kita juga memiliki pengacara pembela dalam diri kita sendiri. Kita perlu belajar untuk membela diri dari pikiran-pikiran negatif ini. Ini tidak berarti menyangkal kesalahan kita. Kita harus mengakui kekurangan kita tetapi juga fokus pada solusi dan cara untuk meningkatkan diri. Jangan biarkan pembicaraan diri sendiri yang negatif menang. Tantanglah pikiran-pikiran itu dan fokuslah untuk maju dengan cara yang positif. —------------------ Tonton videonya di sini: https://www.youtube.com/watch?v=nT2m9ofFNvY dan pelajari bagaimana Anda dapat menggunakan teknik pertahanan diri untuk mengatasi depresi dan membangun masa depan yang lebih positif.

*KEBANYAKAN ORANG DEPRESI KARENA KEHILANGAN TUJUAN HIDUP* Satu hal kesamaan orang yang mengalami depresi. Yaitu mereka kehilangan tujuan hidup. Mereka merasa diri mereka tidak ada gunanya dan tidak memiliki makna dalam kehidupan. Awalnya perasaan sedih dan tidak berarti ini masih dalam ukuran “sedang”, akan tetapi ketika mereka memilih untuk menarik diri dan mengurung diri di kamar, perasaan itu semakin menguat. Pikiran mereka mengembara tanpa arah dan tujuan. Melamun tanpa kendali dan membiarkan pikiran-pikiran negatif menari liar di kepala. Dan yang seperti kita tahu bahwa pikiran akan mempengaruhi perasaan. Pada akhirnya perasaan mereka tidak karuwan. Karena terlalu lama menarik diri dan terlalu banyak melamun, pikirannya menjadi kosong. Ia mulai merasa hari-harinya tidak nyata dan sulit fokus. Perasaan sedih semakin menguat dan tidak ada gairah. Hal yang perlu dilakukan untuk lepas dari depresi adalah mencoba untuk kembali menjalani kehidupan secara normal sesegera mungkin. Ini penting karena jika terlalu terlambat maka akan semakin banyak kerusakan yang dialami. Hal yang mungkin perlu dilakukan adalah : - Berinteraksi dengan orang lain - Tidak terlarut dengan kesedihan - Melakukan aktifitas fisik - Berfokus pada hal yang posiitif - Membuat hidup yang dijalani bermakna Untuk memulihkan depresi memang perlu waktu, akan tetapi yang saya tahu, orang-orang yang benar-benar sembuh dari depresi biasanya memiliki tujuan hidup yang sangat kuat dan jelas. Mereka merangkai makna secara aktif atas hidup yang mereka jalani atau peristiwa yang mereka hadapi. Bagaimana menurut Anda? Danang Baskoro, M.Psi., Psikolog * Ikuti webinar *"SEMBUH DARI DEPRESI DAN KECEMASAN"* Saya akan share pengalaman pribadi bagaimana bangkit dari depresi selama bertahun-tahun. Klik link dibawah ini untuk mendaftar 👇👇👇 https://softskillacademy.id/sembuhdepresi/

FAKTA YANG HARUS ANDA TAHU TENTANG HIPNOTERAPI Pada dasarnya semua teknik terapi bertujuan untuk memberikan perubahan di tingkat bawah sadar Theodore Baber, seorang Psikolog, mengatakan bahwa setiap bentuk terapi akan secara langsung melibatkan Hipnosis, hanya memang dalam pelaksanaan masing-masing ahli mempunyai nama istilahnya sendiri-sendiri. Terapi behavior misalnya menggunakan penjadwalan yang konsisten untuk membentuk perilaku agar menetap. Pemberian reward dan punishment untuk menciptakan emotional intens memudahkan terjadinya perilaku tertentu secara konsisten. Terapi kognitif juga sama, Melakukan dialog antar pikiran, mengenali dampak pikiran terhadap emosi, melatih pikiran yang memberdayakan terus-menerus hingga akhirnya seseorang terbiasa berpikir secara baik. Bapak Psikologi Kognitif, Beck dalam terapinya memang mengatakan ia tidak pernah melakukan hipnoterapi dalam praktiknya, namun tidak menyangkal jika ia memandu kliennya untuk menutup mata, merilekskan diri dan membayangkan dirinya berhasil melakukan perilaku baru. Teknik ini ia namakan Success Imagery, dalam Hipnoterapi bernama Future Pace. Begitu pula kalangan Rogerian Person-Centered Therapy, proses dimana klien mengeksplorasi ideal selfnya dengan memasuki kesadaran dalam dirinya yang lebih dalam agar sumberdaya yang dimilikinya dapat diajak komunikasi. Dalam Psikoanalisa, dikenal dengan Free Association, menyebut beberapa kata atau kalimat yang terlintas dipikiran klien secara bebas. Mengangkat pikiran-pikiran yang di tekan dibawah sadar, sehingga klien dapat memahami di ranah pikiran sadarnya. Apakah anda mendapatkan kesamaan satu dengan yang lain? Yah, kondisi relaks dan atensi yang terarah, hal ini akan membuat keadaan pikiran TRANCE meskipun pemakaian induksi adalah non formal. Trance sendiri adalah istilah dalam hipnoterapi yang menggambarkan pergeseran kesadaran yang dipengaruhi gelombang beta aktif kepada kesadaran yang dipengaruhi kesadaran alpha aktif bahkan tetha aktif. Level kedalaman trance ini dimulai dengan level Hypnoidal, Level Medium, Full Somnambulism, dan Level Profound Somnambulism. Semakin dalam kesadaran, maka semakin mudah pula mengakses pikiran terdalam dan emosi yang mempengaruhi sebuah simtom. Saya pribadi berpendapat bahwa Hipnosis itu sendiri bukanlah sebuah terapi, namun lebih kepada suatu keadaan mental yang memungkinkan terjadinya perubahan secara lebih mudah, karena kita berbicara berdasarkan trance logic logika bawah sadar bukan logika pikiran sadar yang terkadang dipenuhi ego defence mechanism. Oleh karena Hipnosis hanyalah sebuah keadaan, maka yang lebih penting dari semua ini adalah orang yang menjalankannya. Apakah menguasai ilmu psikologi dengan benar atau kurang?! Jika beberapa bahkan banyak orang yang tidak memiliki latar belakang psikologi saja bisa menjalankan hipnoterapi dengan sangat baik untuk kliennya, apalagi yang memiliki pendidikan professional psikologi. Tentu saja beberapa kasus pastinya kita perlu melakukan konseling untuk menemani pertumbuhan pribadi klien kita. Saya memahami kenapa banyak orang mengalamI miskonsepsi terhadap hipnoterapi. Hal ini karena banyaknya media yang menggambarkan hipnoterapi secara salah, yang hanya dengan jentikan jari tiba-tiba seseorang bisa sembuh. Hipnoterapi bukan segalanya, tapi akan sangat membantu kita mengatasi kasus-kasus sulit, Begitulah yang terjadi. ----- Online Workshop 👇👇👇 Tanggal : 16 & 17 Mei 2024 Waktu : 19:00 - 20:30 WIB Tempat : Zoom Live ----- Pendaftaran silahkan klik link ini 👇👇👇 https://softskillacademy.id/hipnoterapi/ -----

Selamat sore Bapak Ibu, kami telah membuat grup WhatsApp yang didalammnya akan ada 1. Edukasi psikologi dan konseling 2. Informasi Jadwal Webinar dari Akademi Psikoterapi Indonesia Silahkan klik link dibawah ini untuk bergabung https://chat.whatsapp.com/KsFuQCAvhxM8CP28LIDgAq

Selamat sore Bapak Ibu, kami telah membuat grup WhatsApp yang didalammnya akan ada 1. Edukasi psikologi dan konseling 2. *Informasi Jadwal Webinar* dari Akademi Psikoterapi Indonesia Silahkan klik link dibawah ini untuk bergabung https://chat.whatsapp.com/KsFuQCAvhxM8CP28LIDgAq

TERAPI BERBASIS PIKIRAN BAWAH SADAR Pikiran bawah sadar memberikan 90% memberikan dorongan lebih kuat daripada pikiran sadar. Ketika pikiran bawah sadar menginginkan sesuatu, maka pikiran sadar akan kesulitan menghalaunya. Apa contohnya? 1. Orang yang ingin langsing, tapi tak kuasa menahan dorongan ingin makan 2. Orang yang ingin berhemat, tapi tak kuasa menahan dorongan ingin membeli barang 3. Orang yang ingin sembuh dari depresi, tapi tak kuasa menahan untuk tidak berpikir negatif 4. Orang yang ingin damai hatinya, tapi tak kuasa untuk tidak membayangkan dendam masa lalu 5. Dan masih banyak lagi Mereka bukannya tidak ingin berubah, mereka sangat ingin berubah. Mereka bukan tidak tahu caranya, bahkan sangat tau caranya. Mereka cuma tak kuasa saja menahan dorongan hati yang selalu mengajak untuk berperilaku yang bertentangan dengan keinginan pikiran sadar. Hal ini karena pikiran bawah sadar mereka berisi program yang tidak sejalan dengan keinginan pikiran sadar. Lalu bagaimana membantu klien untuk berubah dalam waktu yang lebih singkat dan signifikan? Bantu mereka untuk memprogram pikiran bawah sadarnya. Bagaimana caranya? Ini ilmu mahal! Tapi saya akan share GRATIS untuk Anda dengan syarat : 1. Follow akun instagram AKADEMI PSIKOTERAPI 2. Follow chanel Youtube Danang Baskoro Psikolog 3. Ajak 5 orang lainnya untuk mendaftar 4. Upload syarat diatas di link pendaftaran Silahkan klik link di bawah ini untuk melakukan pendaftaran https://softskillacademy.id/terapipsikologi/ CATATAN : KENAPA HARUS SEGERA MENDAFTAR? 1. PENDAFTARAN TERAKHIR HARI INI 2. KUOTA HANYA 100 ORANG, DAN PESAN INI SUDAH DI SHARE KE 3000 ORANG LAINNYA