en
Feedback
DANANG BASKORO OFFICIAL TELEGRAM

DANANG BASKORO OFFICIAL TELEGRAM

Open in Telegram

Danang Baskoro adalah seorang psikolog klinis berlisensi. Founder Brilian Psikologi, trainer, penulis dan aktif melakukan psikoterapi.

Show more
2 164
Subscribers
No data24 hours
-67 days
-2330 days
Posts Archive
Apakah Anda sering merasa sulit untuk menurunkan berat badan meskipun sudah mencoba berbagai metode diet? Mungkin sudah saatnya Anda mencoba pendekatan yang berbeda! Dengan mengikuti webinar "Tubuh Langsing dengan Mindful Eating", Anda akan mempelajari cara menikmati makanan dengan lebih sadar dan bijak, sehingga proses mencapai berat badan ideal menjadi lebih menyenangkan dan tidak menyiksa. Yuk, mulai perjalanan Anda menuju tubuh sehat dan bahagia bersama kami! ✨ Topik: "TUBUH LANGSING dengan MINDFUL EATING" πŸ—“οΈ Tanggal: Selasa, 9 Juli 2024 πŸ•– Waktu: Pukul 19.00 - Selesai 🌐 Platform: Zoom Pemateri: 🎀 C. Wijoyo Adinugroho, M.Psi., Psikolog (Praktisi dan Pelatih Mindfulness) Opening: 🎀 Danang Baskoro, M.Psi., Psikolog (Founder Akademi Psikoterapi Indonesia) Benefit yang akan Anda dapatkan: βœ… Praktik Mindful Eating βœ… Sertifikat Elektronik βœ… Materi dan Rekaman Webinar βœ… Tanya Jawab Interaktif πŸ’° Harga Investasi: Rp 50.000 Daftar sekarang juga! πŸ‘‡ πŸ“± Pendaftaran: 0822-3307-6800 🌐 softskillacademy.id/eating Ayo, jangan lewatkan kesempatan ini! Tempat terbatas, segera daftar dan ajak teman-teman Anda juga! 😊

Daftar kesini πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡ https://softskillacademy.id/lepasdaritrauma/

Seseorang yang masih memiliki luka batin tidak bisa menerima nasehat yang diberikan oleh orang lain, meskipun isinya baik. Sebenarnya bukannya mereka tidak mau. Akan tetapi ada ketidaksinkronan kinerja otak disana. Biasanya otak kiri tidak banyak aktif dan lebih banyak digerakan oleh sistem limbik. Mereka ini amigdalanya sangat aktif dan hipokampusnya penuh dengan ingatan yang buruk. Setiap waktu bagian otak yang bertugas menyimpan ingatan ini memproyeksikan ingatan-ingatan buruk sehingga membuat amigdala menyala dan membajak logika. Lama kelamaan pola ini membuat otak logika tidak bekerja dengan baik. Itulah mengapa meskipun orang ini pintar, tapi pengambilan keputusannya seperti anak TK. Itulah juga mengapa melakukan konseling kepada orang yang sedang seperti ini sangat melelahkan. Mereka kaku, semaunya sendiri, hanya ingin didengar dan tidak mau menerima perubahan. Jika luka batin ini tidak segera disembuhkan akan membuat orang ini semakin jauh dari kedamaian. Pikirannya akan menggiringnya pada kejadian yang serupa dengan penyebab luka batinnya, lagi dan lagi, terus begitu, hingga ia paham bahwa ia sedang diingatkan oleh hatinya untuk menyelesaikan permasalahan didalam dirinya hingga tuntas. Tapi jika ia terlambat paham, maka banyak orang yang sudah terlanjur benci dengannya, menjauh bahkan menghilang dari kehidupannya.Waktu dia sudah sembuh, eh .. sudah tidak ada siapa-siapa disampingnya ... Banyak kejadian seperti ini ... Yuk belajar Terapi Memaafkan, agar hati lapang dan pikiran tenang. Belajar dari ahlinya, psikolog yang setiap hari menangani klien di Rumah Sakit dan Klinik, bukan sekedar teori. Klik disini untuk mendaftar πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡ https://softskillacademy.id/lepasdaritrauma/ Danang Baskoro, M.Psi., Psikolog

Terapi Memaafkan: Pendekatan Mujarab Penyembuhan dan Pelepasan Emosi Terapi memaafkan adalah sebuah bentuk perawatan psikologis yang berfokus pada membantu individu untuk memaafkan mereka yang telah menyakiti, yang dapat membawa kepada penyembuhan emosional dan kesejahteraan secara menyeluruh. Pendekatan terapi ini mengakui rasa sakit emosional yang mendalam dan trauma yang disebabkan oleh berbagai hal, dan menyediakan jalur yang terstruktur untuk melepaskan dendam dan kemarahan. Memaafkan sering disalahpahami sebagai merestui atau memaafkan tindakan pelaku. Namun, dalam konteks terapi, memaafkan didefinisikan sebagai keputusan sadar dan disengaja untuk melepaskan perasaan dendam atau pembalasan terhadap seseorang atau kelompok yang telah menyakiti Anda. Ini tidak berarti melupakan, menyangkal, atau membenarkan tindakan yang menyakitkan, melainkan melepaskan emosi negatif. Penelitian telah menunjukkan bahwa memendam kemarahan dan dendam dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan mental, termasuk depresi, kecemasan, dan gangguan terkait stres. Terapi memaafkan bertujuan untuk mengurangi kondisi ini dengan mempromosikan pelepasan emosional dan mendorong perubahan psikologis yang positif. Manfaat dari memaafkan meliputi: 1. Mengurangi Stres dan Kecemasan 2. Meningkatkan Hubungan 3. Meningkatkan Kesehatan Mental 4. Kesehatan Fisik yang Lebih Baik Terapi memaafkan tidak tanpa tantangan. Beberapa individu mungkin merasa sulit untuk memaafkan karena beratnya kesalahan atau kemarahan, dan dendam yang mendalam. Penting bagi terapis untuk mendekati kasus-kasus ini dengan sensitivitas dan kesabaran, sehingga individu mampu memproses emosi mereka dengan kecepatan mereka sendiri. Apakah Anda tertarik mendalami forgiveness therapy ini secara mendalam? Segera daftar di LINK di bawah ini! https://softskillacademy.id/lepasdaritrauma/

Sore rekan-rekan. Silahkan simpan flyer ini untuk booking sesi Hipnoterapi. Jika jadwal sudah tersedia bagi Anda akan kami beritahu segera.

Kesempatan terakhir bagi Anda untuk belajar bagaimana menerapkan hukum tarik menarik (Law of Attraction) untuk membantu kehid
Kesempatan terakhir bagi Anda untuk belajar bagaimana menerapkan hukum tarik menarik (Law of Attraction) untuk membantu kehidupan klien menjadi lebih baik. Belajar bersama Mentor yang berpengalaman dan memiliki latar belakang yang kredibel, akan membuat Anda merasa aman karena belajar dari ahlinya. Silahkan mendaftar, karena pendaftaran di tutup sore ini pukul 16.00 WIB Kelas ini terbatas! Segera klik link berikut ini, karena kuota tinggal 7 orang lagi. Daftarkan diri Anda sekarang melalui link berikut: https://softskillacademy.id/kekuatanpikiran/

Bagi Anda yang membutuhkan Psikotes untuk Karyawan dan Konsultasi untuk Team Anda, silahkan klik website kami. www.brilianpsikologi.id

Law of Attraction! (menggunakan kekuatan pikiran untuk menarik keberlimpahan) Ada seorang perempuan bernama Bu Nani (bukan nama sebenarnya) yang patah hati karena dihianati oleh mantan suaminya. Ia datang untuk diterapi traumanya dengan hipnoterapi. Setelah selesai diatasi luka batinnya, Bu Nani membayangkan di masa depan memiliki kehidupan yang baik dan mendapat suami yang ideal. Beberapa tahun setelahnya Bu Nani benar-benar menikah dengan kriteria suami yang di bayangkannya tersebut. Ada seorang pria bernama Mas Rai yang mengalami depresi bertahun-tahun. Ketika ditanya tentang rencana masa depan ia mengatakan tidak ada pandangan sama sekali. Semuanya gelap dan tidak ada semangat untuk mencapai apapun. Mas Rai kemudian melakukan psikoterapi beberapa sesi dan ketika kondisinya sudah lebih baik saya minta ia untuk menyusun masa depan yang ia ingin capai. Ia mengatakan ia ingin melanjutkan kuliah yang sempat terputus dan membangun usaha. Satu tahun kemudian Mas Rai memulai bisnisnya dan melanjutkan kuliahnya. Bahkan ia mulai belajar membangun pertemanan dengan banyak orang. Kehidupan orang-orang diatas benar-benar berubah. Karena apa? Tentu saja karena ijin Allah. Akan tetapi jika kita memahami mekanismenya, memang semua dimulai dari mental. Jika Bu Nani tidak membangun mentalnya, maka mungkin meskipun ada orang ideal yang datang padanya, ia akan lewatkan begitu saja. Bahkan kemungkinan besar sikap-sikap Bu Nani bisa jadi tidak menarik bagi pasangan yang ideal tersebut. Jika Mas Rai tidak membangun mentalnya, maka mungkin ia tidak terpikir untuk melanjutkan kuliahnya dan memiliki kesempatan untuk mengasah skill sosialnya yang akhirnya mendapatkan banyak teman. Bahkan mungkin ia tidak akan pernah membangun bisnisnya sama sekali. **** Fenomena diatas dapat dikaji dari sudut pandang Law of Attraction atau Hukum Tarik-menarik. Apa yang ada dipikiran kita, akan menarik hal yang relevan untuk mewujudkannya. Nah, apakah hukum tarik-menarik bisa diterapkan didalam seting terapi? TENTU SAJA! Yuk kita belajar bagaimana menerapkan LoA dalam praktek psikoterapi agar klien dapat mencapai tujuannya dengan baik. Ini harus dipelajari bersama ahlinya, karena menggunakan LoA perlu teknik khusus, pengkondisian pikiran serta beberapa hal teknis yang tidak boleh dilakukan, karena akan menghambat. So, segera daftar di LINK dibawah ini https://softskillacademy.id/kekuatanpikiran/ Salam, Danang Baskoro, M.Psi., Psikolog

Bayangkan sejenak, apa yang terjadi jika kita menggantikan keinginan untuk meminta dengan keinginan untuk memberi melalui kekuatan pikiran kita? Memberikan cinta kasih, memberikan pemahaman, memberikan dukungan, bahkan memberikan doa, semua itu adalah bentuk-bentuk energi positif yang dapat kita ciptakan dan sebarkan. Berapa banyak dari kita yang sering kali merasa putus asa karena terlalu fokus pada apa yang tidak kita miliki atau apa yang salah dalam hidup kita? Pikiran kita sering kali dipenuhi oleh kritik terhadap diri sendiri, rasa takut, dan kecemasan akan masa depan. Kita jarang untuk memberi apresiasi kepada diri sendiri, untuk mengatakan hal-hal positif kepada diri sendiri, atau untuk merayakan pencapaian kita sendiri. Jika kita ingin hidup lebih baik, kita harus memberi dengan cara memfokuskan pikiran kita pada hal-hal positif yang kita inginkan dalam hidup. Kita harus memberi ruang bagi kebahagiaan, ketenangan, dan rasa syukur untuk berkembang dalam pikiran kita. The Law of Attraction mengajarkan bahwa apa yang kita fokuskan akan berkembang, jadi alih-alih meminta dan merasakan kekurangan, kita harus memberi pikiran kita kesempatan untuk menciptakan realitas yang kita inginkan. Tidak ada orang yang terus-menerus memikirkan kekurangan dan ketidakbahagiaan yang bisa benar-benar bahagia. Pikiran negatif hanya akan membawa lebih banyak masalah dan ketidakpuasan. Namun, ketika kita mulai memikirkan hal-hal yang positif, kita mulai menarik hal-hal yang baik ke dalam hidup kita. Ini juga berlaku bagi mereka yang merasa cemas atau depresi. Selama kita terus-menerus meminta dan merasa kekurangan, kita mungkin akan mengalami kepuasan sementara, tetapi tidak akan bertahan lama karena kita akan kembali merasa tidak puas dan mengeluh. Bagaimana menurut Anda? Sudahkah Anda memberi pikiran Anda ruang untuk menarik hal-hal positif dalam hidup? β€”--------------------- Workshop: Kekuatan Pikiran: Mengungkap Rahasia The Law of Attraction Sabtu, 15 Juni 2024 Pkl 09.00-11.00 WIB DAFTAR SEKARANG JUGA! https://softskillacademy.id/kekuatanpikiran/

Inilah mengapa orang mengeluh akan semakin meningkat tingkat keluhannya. Karena dia akan semakin menemukan hal-hal yang dikeluhkan lainnya. Hidupnya makin ruwet. Sedangkan orang yang bersyukur sebaliknya.

*H-1 MENUJU WEBINAR MENGATASI DEPRESI DAN KECEMASAN MELALUI MINDFULNESS* Bukan rasa sakit dari masa lalu atau kekhawatiran ak
*H-1 MENUJU WEBINAR MENGATASI DEPRESI DAN KECEMASAN MELALUI MINDFULNESS* Bukan rasa sakit dari masa lalu atau kekhawatiran akan masa depan yang menahan kita dalam depresi dan kecemasan, melainkan karena kita memilih untuk tetap terpaku pada pikiran-pikiran negatif tersebut. Dengan mindfulness, kita belajar melepaskan cengkraman tersebut dan menemukan kedamaian di dalam diri kita.Tidak hanya tahu apa yang harus dilakukan, tetapi juga mampu melakukannya dengan tepat. β€”--------------------- Workshop: Mengatasi Depresi dan Kecemasan Melalui Mindfulness Sabtu, 8 Juni 2024 Pkl 09.00-14.00 WIB *DAFTAR SEKARANG JUGA!* *https://softskillacademy.id/mindfull/*

Seseorang yang mengalami overthinking, seringkali tidak bisa menghentikan pikirannya secara sengaja. Pikirannya terlalu cepat berputar sehingga memikirkan banyak hal yang tidak perlu, bahkan membuat perasaan menjadi tidak baik. Saya sangat merekomendasikan webinar ini karena Anda akan belajar banyak tentang 1. Melatih pikiran untuk tenang sehingga dapat berpikir lebih jernih 2. Memahami esensi kehidupan sehingga lebih mampu berpikir secara bijaksana 3. Mengelola perasaan untuk tetap tenang dan bahagia Segera daftar karena webinar ini sangat bermanfaat. Klik disini πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡ https://softskillacademy.id/mindfull/