πππππππππ πππππππ ππππππππππ πππππ
Open in Telegram
ββββββββββββββββββββββββ π ππππ πππππππ β° @OFCROLEPLAYERCOURT π© πππππππππ β° @cshakciptarpc_bot β° @ASSISTANTROLEPLAYER_BOT π πππππππππ ππππππ β° every weekend ββββββββββββββββββββββββ
Show more1 029
Subscribers
-124 hours
-67 days
-330 days
Posts Archive
Ada kenangan yang tetap tinggal meski waktunya telah lama berlalu. Ada pula kenangan yang perlahan berubah tanpa pernah kita sadari.
Dan mungkin, bagian paling menarik dari ingatan bukanlah tentang seberapa sempurna ia menyimpan masa lalu, melainkan bagaimana otak kita terus menyusun ulang cerita di dalamnya.
So, before you leave, take a moment to wonderβ
Bagaimana jika salah satu kenangan yang paling kalian yakini ternyata tidak pernah terjadi?
/Melirik kamera ; tersenyum lembut/π :: π :: Sekian dari saya, Rakael. Terima kasih sudah mendengarkan sampai akhir, sampai jumpa di waktu berikutnya π
/melepaskan earphone ; berdiri pelan ; melambaikan tangan ; off kamera ; berjalan pergi keluar ruangan/
10 β YANG TERSISA DARI SEBUAH KENANGAN
Pada akhirnya, mungkin kita tidak perlu takut bahwa ingatan kita akan selalu salah.
Justru dari sini kita bisa memahami bahwa otak manusia jauh lebih rumit daripada sekadar tempat menyimpan masa lalu.
Sebuah kenangan bisa berubah. Detailnya bisa bergeser. Bahkan sesuatu yang tidak pernah terjadi bisa terasa begitu nyata.
Namun mungkin, di situlah menariknya manusia.
Kita bukan hanya mengingat apa yang pernah terjadi.
Kita juga terus membangun kembali cerita tentang apa yang pernah kita alami.
So next time you say,
βAku yakin banget pernah ngalamin itu,β
mungkin tidak ada salahnya berhenti sebentar dan bertanya:
βBenarkah aku mengingatnya, atau otakku hanya membuatnya terasa familiar?β09 β JADI, HARUSKAH KITA MERAGUKAN SEMUA INGATAN?
Tidak juga.
Ingatan tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan kita. Kita menggunakannya untuk belajar, mengenali orang, memahami pengalaman, dan menjalani kehidupan sehari-hari.
Yang perlu kita pahami adalah bahwa mengingat bukan sekadar membuka kembali sebuah file lama.
Ingatan dapat dipengaruhi oleh waktu, perhatian, emosi, informasi baru, bahkan cara kita menceritakan kembali pengalaman tersebut.
Karena itu, ketika dua orang memiliki ingatan yang berbeda tentang sebuah kejadian, bukan berarti salah satunya pasti berbohong.
Bisa jadi, otak mereka memang membangun kembali kejadian tersebut dengan cara yang berbeda.08 β LALU, APA HUBUNGANNYA DENGAN DΓJΓ VU?
Ada satu pengalaman yang mungkin terasa cukup familiar bagi banyak orang: dΓ©jΓ vu.
Kita sedang berada di suatu tempat atau melakukan sesuatu untuk pertama kalinya, tetapi tiba-tiba muncul perasaan bahwa kita pernah mengalami momen tersebut.
Rasanya seperti, βWaitβ¦ aku pernah mengalami ini sebelumnya.β
DΓ©jΓ vu berkaitan dengan bagaimana otak memproses rasa familiar dan informasi yang sedang kita terima.
Meskipun fenomena ini masih terus dipelajari, dΓ©jΓ vu tidak otomatis berarti kita benar-benar pernah mengalami kejadian yang sama sebelumnya.
Terkadang, otak hanya memberikan sensasi familiar terhadap sesuatu yang sebenarnya baru.
06 β EMOSI JUGA PUNYA PERAN
Ada alasan mengapa beberapa kenangan terasa jauh lebih kuat dibandingkan yang lainnya.
Peristiwa yang membuat kita sangat bahagia, terkejut, takut, atau malu biasanya meninggalkan kesan emosional yang kuat.
Namun kuatnya sebuah emosi tidak menjamin setiap detail dalam ingatan akan tetap sama.
Waktu dapat berlalu, detail dapat memudar, dan beberapa bagian dapat berubah ketika kita berkali-kali mengingat atau menceritakan kembali sebuah kejadian.
07 β FALSE MEMORY BISA TERJADI DI HAL-HAL SEDERHANA
Fenomena ini sebenarnya tidak selalu muncul dalam situasi yang besar atau serius.
Kita mungkin pernah:
β yakin pernah menaruh barang di suatu tempat, padahal ternyata tidak
β merasa pernah melihat sebuah adegan dalam film, padahal adegan tersebut tidak ada
β salah mengingat siapa yang mengatakan sesuatu
Kesalahan kecil seperti ini merupakan salah satu contoh bahwa ingatan manusia memiliki keterbatasan. Hanya saja, memori manusia memang tidak selalu sempurna.
04 β SATU INFORMASI KECIL BISA MENGUBAH CERITA
Ingatan bisa dipengaruhi oleh informasi yang kita terima setelah suatu kejadian. Misalnya, seseorang menceritakan kembali sebuah peristiwa dengan detail tambahan. Tanpa sadar, detail tersebut bisa terasa seperti bagian dari pengalaman kita sendiri.
Fenomena ini disebut misinformation effect, yaitu ketika informasi setelah kejadian memengaruhi ingatan kita.
05 β KENAPA KITA BISA SANGAT YAKIN?
Yang menarik, ingatan yang salah tetap bisa terasa sangat meyakinkan. Keyakinan tidak selalu berarti ingatan kita akurat.
Perasaan familiar, emosi, dan detail tertentu dapat membuat sebuah ingatan terasa semakin nyata.
Sometimes, it simply feels right.
Itulah mengapa false memory sering sulit dikenali.
03 β OTAK TIDAK MENYIMPAN KENANGAN SEPERTI VIDEO
Bayangkan kalian sedang menonton sebuah film.
Kalian bisa kembali ke menit sebelumnya dan melihat kejadian yang sama persis seperti sebelumnya.
Ingatan manusia tidak bekerja seperti itu.
Saat mengingat sesuatu, otak melakukan proses yang disebut rekonstruksi memori. Berbagai potongan informasi yang tersimpan akan disatukan kembali agar membentuk sebuah cerita yang masuk akal.
Masalahnya, tidak semua potongan tersebut selalu lengkap.
Ketika ada bagian yang terlupakan, otak dapat mengisinya berdasarkan pengetahuan, pengalaman, atau perkiraan yang kita miliki.
Tanpa kita sadari, versi yang muncul di pikiran bisa sedikit berbeda dari kejadian aslinya.
02 β KETIKA INGATAN TIDAK SEPENUHNYA BENAR
False memory atau ingatan semu adalah keadaan ketika seseorang mengingat suatu kejadian dengan detail yang keliru, atau bahkan merasa mengingat sesuatu yang sebenarnya tidak pernah terjadi.
Yang membuatnya menarik adalah orang tersebut biasanya tidak sedang berpura-pura.
Ia benar-benar merasa pernah mengalami atau mengingat hal tersebut.
Sebuah ingatan yang keliru pun bisa terasa sangat meyakinkan karena otak tidak selalu memberikan tanda bahwa bagian tertentu dari ingatan kita telah berubah.
Jadi, sebuah pertanyaan sederhana muncul:
Kalau sebuah ingatan terasa begitu nyata, apakah itu berarti ingatan tersebut pasti benar?Jawabannya ternyata tidak sesederhana itu.
γ
€THE MEMORY THAT NEVER HAPPENED
γ
€ γ
€ Ketika ingatan terasa nyata, tetapi kenyataannya berbeda.
ββββββββββββββββββββ
01 β SEBUAH INGATAN YANG TERASA NYATA
Pernahkah kalian menceritakan kembali sebuah kejadian yang kalian ingat dengan sangat jelas, lalu seseorang yang mengalaminya bersama kalian justru berkata, βBukannya bukan begitu kejadiannya?β
Kalian mungkin langsung merasa bingung.
Bagaimana mungkin sesuatu yang terasa begitu nyata di kepala ternyata memiliki detail yang berbeda?
Kita sering menganggap ingatan sebagai tempat untuk menyimpan kejadian masa lalu. Namun ternyata, otak manusia tidak bekerja seperti kamera yang merekam setiap kejadian secara sempurna.
Ada kalanya, otak justru menyusun kembali sebuah kejadian berdasarkan potongan informasi yang kita miliki.
Dan dari sinilah kita mengenal sesuatu yang disebut false memory.