en
Feedback
Kalam Islami

Kalam Islami

Open in Telegram

Kumpulan poster Kalam ilahi , Kalam sahabat ,salaf , hadist dan nasehat

Show more
514
Subscribers
No data24 hours
No data7 days
No data30 days

Data loading in progress...

Similar Channels
No data
Any problems? Please refresh the page or contact our support manager.
Tags Cloud
No data
Any problems? Please refresh the page or contact our support manager.
Incoming and Outgoing Mentions
---
---
---
---
---
---
Attracting Subscribers
February '24
February '24
+6
in 0 channels
January '24
+5
in 0 channels
Get PRO
December '23
+4
in 0 channels
Get PRO
November '23
+3
in 0 channels
Get PRO
October '23
+10
in 0 channels
Get PRO
September '23
+14
in 0 channels
Get PRO
August '23
+13
in 0 channels
Get PRO
July '23
+6
in 0 channels
Get PRO
June '23
+15
in 0 channels
Get PRO
May '23
+13
in 0 channels
Get PRO
April '23
+39
in 0 channels
Get PRO
March '23
+8
in 0 channels
Get PRO
February '23
+22
in 0 channels
Get PRO
January '23
+32
in 0 channels
Get PRO
December '22
+17
in 0 channels
Get PRO
November '22
+23
in 0 channels
Get PRO
October '22
+43
in 0 channels
Get PRO
September '22
+22
in 0 channels
Get PRO
August '22
+30
in 0 channels
Get PRO
July '22
+18
in 0 channels
Get PRO
June '22
+24
in 0 channels
Get PRO
May '22
+23
in 0 channels
Get PRO
April '22
+18
in 0 channels
Get PRO
March '22
+56
in 0 channels
Get PRO
February '22
+50
in 0 channels
Get PRO
January '22
+26
in 0 channels
Get PRO
December '21
+31
in 0 channels
Get PRO
November '21
+49
in 0 channels
Get PRO
October '21
+57
in 0 channels
Get PRO
September '21
+44
in 0 channels
Get PRO
August '21
+60
in 0 channels
Get PRO
July '21
+120
in 0 channels
Get PRO
June '21
+44
in 0 channels
Get PRO
May '21
+205
in 0 channels
Date
Subscriber Growth
Mentions
Channels
27 February0
26 February0
25 February0
24 February0
23 February0
22 February0
21 February0
20 February0
19 February+1
18 February0
17 February+1
16 February0
15 February+1
14 February0
13 February0
12 February0
11 February0
10 February0
09 February0
08 February+1
07 February+1
06 February0
05 February+1
04 February0
03 February0
02 February0
01 February0
Channel Posts
📝📝📝📝

2
Kalimat tauhid bukan sekedar ucapan Pernah ditanyakan Kepada Al-Imam Hasan al-Bashri rahimahullah, mengenai Makna Hadits yang berbunyi, من قال لا إله إلا الله دخل الجنة “Barangsiapa yang mengatakan Laa ilaaha illallah pasti masuk surga” Kemudian beliau berkata, من قال لا إله إلا الله فأدى حقها وفرضها دخل الجنة “Barangsiapa yang mengucapkan Laa ilaaha illallah, lalu menunaikan hak dan kewajibannya (konsekuensinya), pasti akan masuk surga”. Hal ini sebagaimana yang telah diijmakan (disepakati) oleh Ulama umat ini, Syaikh Sulaiman Ibnu ‘Abdillah Ibnu Muhammad Ibnu Abdil Wahhab rahimahullah berkata, إن النطق بها أي لا إله إلا الله من غير معرفة معناها ولا عمل بمقتضاها من التزام التوحيد وترك الشرك والكفر بالطاغوت فان ذلك غير نافع بالإجماع “Sekedar mengucapkan Laa ilaaha illallaah tanpa mengetahui maknanya dan tanpa mengamalkan konsekuensinya berupa komitmen dengan tauhid, meninggalkan segala bentuk syirik akbar dan kafir terhadap thaghut maka pengucapan(syahadat)nya tersebut tidak bermanfaat berdasarkan ijma para ulama”. Sungguh telah terpedaya orang-orang yang beranggapan bahwa laa ilaaha ilalallah cukup sekedar diucapkan tanpa memahami dan mengamalkan kandungannya Laa haula wala quwwata illa billah
151
3
💻 Tidak Sempurna Iman Seseorang yang Melakukan Dosa Besar عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَزْنِي الزَّانِي حِينَ يَزْنِي وَهُوَ مُؤْمِنٌ وَلَا يَسْرِقُ حِينَ يَسْرِقُ وَهُوَ مُؤْمِنٌ وَلَا يَشْرَبُ الْخَمْرَ حِينَ يَشْرَبُهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ Abu Hurairoh berkata bahwa Rasululloh shollallohu alaihi wasallam bersabda : "Tidaklah berzina seorang pezina ketika dia berzina dalam keadaan beriman, tidaklah mencuri seorang pencuri ketika dia mencuri dalam keadaan beriman, dan tidaklah meminum khomer seorang peminum ketika dia meminumnya dalam keadaan beriman". *(HR Muslim)*. *Pelajaran yang terdapat di dalam hadist:* 1- Hadits ini termasuk hadits yang diperselisihkan oleh para ulama tentang maknanya, maka pendapat yang shohih adalah pendapat yang dikatakan oleh para ahli tahqiq bahwa maknanya adalah : tidaklah seseorang melakukan maksiyat-maksiyat ini dalam keadaan sempurna keimanannya, ini termasuk lafadz-lafadz yang dimutlakkan atas peniadaan sesuatu dan yang dimaksud adalah peniadaan kesempurnaannya dan terpilihnya, sebagaimana dikatakan : " tiada ilmu kecuali yg bermanfa'at, tiada harta kecuali onta, tiada kehidupan kecuali kehidupan akhirat". 2- Ijma'nya ahlil haq bahwa pezina, pencuri, pembunuh dan selain mereka dari orang-orang yang melakukan dosa besar selain syirik tidak menjadikan mereka kufur sebab hal itu, tetapi mereka masih dianggap beriman yang keimanannya berkurang. Jika mereka bertaubat maka hukumannya gugur, jika meninggal masih dalam keadaan belum taubat dari dosanya maka mereka dalam kehendak Allah, jika Allah ta'ala berkehendak mengampuni mereka maka Allah mesukkan ke syurga atau tidak, dan jika berkehendak maka Allah menyiksanya kemudian memasukkannya ke dalam syurga. Wallohu a'lam *Tema hadist yang berkaitan dengan Al qur'an* : - Bahwa pezina, pencuri, pembunuh dan selain mereka dari orang-orang yang melakukan dosa besar selain syirik tidak menjadikan mereka kufur sebab hal itu, tetapi mereka masih dianggap beriman yang keimanannya berkurang. Jika mereka bertaubat maka hukumannya gugur, jika meninggal masih dalam keadaan belum taubat dari dosanya maka mereka dalam kehendak Allah, jika Allah ta'ala berkehendak mengampuni mereka maka Allah masukkan ke syurga atau tidak, dan jika berkehendak maka Allah menyiksanya kemudian memasukkannya ke dalam syurga.  إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni' dosa yang selain dari syirik itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya *[An nisa':16]. http://T.me/baitul_quran
121
4
sticker.webp
148
5
_*Perintah Kepada Anak-anak Untuk Mendirikan Shalat*_ عن عبد الله بن عمر رضي الله عنه قال، قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: مُرُوْا أَوْلَادَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِيْنَ ، وَاضْرِبُوْهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرِ سِنِيْنَ ، وَفَرِّقُوْا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ Dari ‘Abdullah bin ‘Amr Radhiyallahu anhu , ia berkata, “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Suruhlah anak kalian shalat ketika berumur tujuh tahun! Dan pukullah mereka ketika berusia sepuluh tahun (jika mereka meninggalkan shalat)! Dan pisahkanlah tempat tidur mereka (antara anak laki-laki dan anak perempuan)! *[Hadits ini hasan. Diriwayatkan oleh Abu Dawud, no. 495; Ahmad, II/180, 187; Al-Hakim, I/197]* *Pelajaran yang terdapat di dalam hadits:* 1- Setiap kepala rumah tangga bertanggung jawab atas orang-orang yang ada didalam rumah tangganya. 2- Setiap orang tua wajib menjaga diri dan keluarganya dari api neraka. 3- Setiap orang tua wajib mendidik istri dan anak-anaknya di atas agama Islam yang benar. 4- Pertama kali yang wajib diajarkan kepada istri dan anak-anak adalah tentang tauhid, mengikhlaskan ibadah hanya kepada Allâh saja. 5- Wajib bagi orang tua mengajarkan keluarga dan anak-anaknya tentang wudhu dan shalat. 6- Orang tua wajib menganjurkan anak-anaknya shalat ketika mereka berumur tujuh tahun. 7- Pentingnya masalah tauhid dan shalat. 8- Boleh memukul anak bila ia tidak mau shalat, tetapi dengan pukulan yang mendidik dan tidak melukai. 9- Umur tamyîz (mulai berpikir dan bisa membedakan antara baik dan buruk) adalah umur tujuh tahun, sedangkan pubertas (mulai beranjak baligh) dimulai umur sepuluh tahun. 10- Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam membedakan antara umur tujuh tahun dan sepuluh tahun, agar para pendidik memperhatikan fase-fase pendidikan anak. 11- Orang tua wajib melindungi anak-anak mereka dari hal-hal yang menimbulkan fitnah dalam rumah tangga. 12- Orang tua wajib memisahkan tempat tidur anak laki-laki dan perempuan. *Tema hadist yang berkaitan dengan Al Qur'an:* 1- Perintahkanlah istri, anak-anak, dan anggota keluarga yang ada di rumah kita untuk mengerjakan shalat wajib yang lima waktu sehari semalam dan bersabarlah dalam menyuruh mereka melakukannya. وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلَاةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا ۖ لَا نَسْأَلُكَ رِزْقًا ۖ نَحْنُ نَرْزُقُكَ ۗ وَالْعَاقِبَةُ لِلتَّقْوَىٰ Dan perintahkanlah kepada keluargamu mengerjakan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberikan rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik di akhirat) adalah bagi orang-orang yang bertakwa.” *[Thâhâ/20:132]* 2- Allâh Azza wa Jalla telah mengingatkan tentang generasi mendatang sepeninggal orang-orang yang taat dalam firman-Nya: فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ ۖ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا Maka datanglah sesudah mereka pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan. *[Maryam/19:59]* http://T.me/baitul_quran
123
6
No text...
98
7
sticker.webp
101
8
🪵🍂 JANGAN BERTINDAK ZALIM وعَنْ أبِي ذَرٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ ﷺ فِيما يَرْوِي عَنْ رَبِّهِ قالَ: «يا عِبادِي! إنِّي حَرَّمْتُ الظُّلْمَ عَلى نَفْسِي، وجَعَلْتُهُ بَيْنَكُمْ مُحَرَّمًا، فَلا تَظّالَمُوا». أخْرَجَهُ مُسْلِمٌ. Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Muhammad ﷺ, beliau meriwayatkan dari Rabb-nya, Allah berfirman, “Wahai hamba-hambaku, sesungguhnya Aku mengharamkan kezaliman bagi Diri-Ku dan Aku jadikan perbuatan zalim haram dilakukan di antara kalian, maka janganlah saling menzalimi.” H.R. Muslim [2577]. ———————————————————————— 📖 Petikan Pelajaran dari Hadits 1. Perbuatan zalim ialah salah satu akhlak yang terburuk dan termasuk kategori dosa besar. [Syarah Kitab al-Jamiʼ karya Ibnu Baaz, hlm. 125] Kezaliman ada tiga jenis: - Zalim terkait hak Allah: yaitu perbuatan syirik. - Zalim terkait hak sesama: yaitu merampas harta, menyakiti atau menumpahkan darahnya, dan menjatuhkan kehormatannya. - Zalim kepada diri sendiri: yaitu dengan melakukan maksiat. [Ithaful Kiram, hlm. 172] 2. Segala jenis kezaliman antar sesama manusia hukumnya adalah haram. Tidak pandang siapa menzalimi siapa, kezaliman tetap kezaliman. “Aku jadikan perbuatan zalim haram dilakukan di antara kalian.” Suami menzalimi istri; ibu menzalimi anak; guru menzalimi murid; dan seterusnya. Seluruh hukumnya haram. [Syarah Kitab al-Jamiʼ li Abdil Muhsin al-Qasim, hlm. 112] 3. Allah memanggil dengan panggilan kasih sayang kepada kita agar tidak melakukan maksiat, “Wahai hamba-hamba-Ku”. Padahal Allah tidak memerlukan kita sedikit pun. [Syarah Kitab al-Jamiʼ li Abdil Muhsin al-Qasim, hlm. 112] 4. Kezaliman rentan terjadi saat seseorang merasa disakiti atau mungkin juga dizalimi. Sah-sah saja jika ingin membalas sama. Tetapi dalam keadaan marah, bisa saja tidak terkontrol dan akhirnya terjadi balasan berkali-kali lipat. Apalagi kondisinya mampu berbuat. Harus benar-benar hati-hati. Syaikh Abdul Aziz bin Baaz rahimahullah berkata, “Tidak pantas bagi seorang mukmin untuk bersikap zalim, sebaliknya, harus waspada dari kezaliman. Terutama jika memiliki mampu melakukannya, harus berhati-hati dan membiasakan diri untuk memaafkan, lapang dada, berbuat baik, dermawan, dan murah hati.” [Syarah Kitab al-Jamiʼ karya Ibnu Baaz, hlm. 126] ‎✍copas ----
164
9
sticker.webp
139
10
_RUJUKLAH KEPADA KEBENARAN_ Al Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata, ‌سئل عبد الله بن الحسن عن مسألة فأخطأ في الجواب، فقال له قائل: الحكم فيها كذا وكذا.. فأطرق ساعة،ثم قال:-إذاً أرجع وأنا صاغر؛ لأن أكون ذنباً في الحق أحب إلىَّ من أن أكون رأساً في الباطل. "Abdullah bin Al Hasan Rahimahullahu ditanya tentang sebuah masalah dan beliau salah dalam menjawab. Seseorang lalu menyampaikan kepada beliau bahwa yang benar hukum dalam masalah ini adalah demikian dan demikian. Maka beliau pun terdiam sejenak lalu berkata: "Jika memang demikian maka aku akan RUJUK dan aku akan TUNDUK kepada KEBENARAN. AKU (SEKEDAR) MENJADI EKOR KEBENARAN LEBIH AKU SUKAI DARIPADA AKU MENJADI KEPALA KEBATHILAN." [Al Bidayah wa an Nihayah 10/217]
228
11
sticker.webp
182
12
*ISTIGHFAR PEMBUKA KESULITAN* Oleh : Ahmad Syahrin Thoriq Istighfar adalah kunci pembuka dari sekian banyak pintu-pintu kebaikan yang tertutup. Allah subhanahu wata'ala berfirman : فقلت استغفروا ربكم انه كان غفارا “Maka aku katakan kepada mereka:Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun.” (QS. Nuh : 15) 🌼🌿🌼🌿🌼🌿🌼🌿 Salah satu sebab ketenangan hati dan pikiran adalah beristighfar kepada Dzat yang memiliki keagungan dan ampunan. Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Jika masalah yang saya hadapi mengalami kebuntuan, maka saya akan beristighfar kepada Allah sebanyak seribu kali atau kurang lebihnya sebanyak angka itu niscaya Allah akan membukakan jalan keluar.” •┈┈•••○○❁༺αѕт༻❁○○•••┈┈•
236
13
sticker.webp
208
14
No text...
210
15
🇫‌🇦‌🇪‌🇩‌🇦‌🇭‌ 🇵‌🇦‌🇬‌🇮‌ *SEPERTI HEWAN TERNAK* 📖 Allaah Ta'ala berfirman, وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيْرًا مِّنَ الْجِنِّ وَالْاِنْسِۖ لَهُمْ قُلُوْبٌ لَّا يَفْقَهُوْنَ بِهَاۖ وَلَهُمْ اَعْيُنٌ لَّا يُبْصِرُوْنَ بِهَاۖ وَلَهُمْ اٰذَانٌ لَّا يَسْمَعُوْنَ بِهَاۗ اُولٰۤىِٕكَ كَالْاَنْعَامِ بَلْ هُمْ اَضَلُّۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْغٰفِلُوْنَ ۝١٧٩ *"Dan sungguh, telah Kami ciptakan isi neraka Jahannam banyak dari kalangan jin dan manusia.* *- mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allaah), dan* *- mereka memiliki mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allaah), dan* *- mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah).* mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lengah.." (📚 Qs Al 'Araf/7 : 179) ------------ Demikianlah faedah yang ringkas ini semoga bermanfaat bagi kita semua. Semoga apa2 yg kita lakukan bisa bernilai ibadah di sisi Allaah ﷻ بَارَكَ اللهُ فِيْكُم   •┈◎❅❀❦ *🔘* ❦❀❅◎┈•
261
16
MEMBACA AL-QUR'AN DENGAN SUARA LIRIH LEBIH UTAMA🌹🍃 Dari Uqbah bin 'Amir radhiallahu'anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: الجاهِرُ بالقرآنِ كالجاهرِ بالصَّدقةِ والمُسرُّ بالقرآنِ كالمسرِّ بالصَّدقةِ “Orang yang membaca Al Qur’an dengan suara keras, seperti orang bersedekah terang-terangan. Orang yang membaca Al Qur’an dengan lirih, seperti orang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi” (HR. At Tirmidzi no.2919, Abu Daud no.1333, Al Baihaqi, 3/13. Dishahihkan oleh Al Albani di Shahih Sunan At Tirmidzi).
196
17
sticker.webp
1
18
sticker.webp
155
19
_Seorang Muslim Adalah Saudara Bagi Muslim Lainnya_ Dari Abdullah bin 'Umar -Radhiyallahu'anhu- bahwa Nabi -Shallallahu'alaihi wa Sallam- bersabda: (Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, dia tidak menzaliminya dan tidak membiarkannya disakiti. Barang siapa yang membantu kebutuhan saudaranya maka Allah akan membantu kebutuhannya. Barang siapa yang menghilangkan satu kesusahan seorang muslim, maka Allah menghilangkan satu kesusahan baginya dari kesusahan-kesusahan hari kiamat. Barang siapa yang menutupi (aib) seorang muslim maka Allah akan menutupi (aibnya) pada hari kiamat.) [Muttafaq 'alaih] 1. Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya Islam merupakan ikatan persaudaraan yang menyatukan kaum muslimin di seluruh penjuru bumi, bukan ikatan yang berdasarkan kesukuan, batas negara maupun bangsa, dan ikatan keimanan ini wajib memberikan loyalitas, pertolongan, dan bantuan. 2. Dia tidak menzaliminya dan tidak membiarkannya disakiti Seorang muslim tidak boleh mendzalimi saudaranya dengan mengambil haknya atau menganiayanya, juga tidak menyerahkannya kepada orang yang mendzalimi dan menganiayanya. Sebaliknya, ia harus berusaha dengan segala cara yang syar'i untuk membantunya menghilangkan kedzaliman yang menimpanya. 3. Barang siapa yang membantu kebutuhan saudaranya maka Allah akan membantu kebutuhannya Kaum muslimin itu satu tangan, yang kuat menolong yang lemah, yang kaya membantu yang faqir. Barangsiapa di antara kaum muslimin membantu saudaranya dalam memenuhi kebutuhannya, niscaya Allah Ta'ala akan membalasnya dengan dimudahkan urusannya sebagai balasannya, pahalanya adalah sesuai amal. 4. Barang siapa yang menghilangkan satu kesusahan seorang muslim, maka Allah menghilangkan satu kesusahan baginya dari kesusahan-kesusahan hari kiamat Ini ditekankan pada saat-saat sulit dan bencana umum, seperti perang, musibah, dan sejenisnya. Maka hendaknya ia mengulurkan tangan membantu saudaranya yang muslim dan menolong mereka dengan harta, berperang, senjata, tempat berlindung, do'a, dan apa saja yang ia mampu. 5. Barang siapa yang menutupi (aib) seorang muslim maka Allah akan menutupi (aibnya) pada hari kiamat Artinya barangsiapa melihat aib atau kekurangan pada diri seorang muslim, hendaknya ia menutupinya dan tidak membeberkannya, semoga dengan demikian Allah membalasnya dengan menutupi maksiat dan dosa-dosanya sejak diciptakan pada hari kiamat sebagai imbalannya, barangsiapa yang berusaha menguntit aurat kaum muslimin, Allah Ta'ala akan menyingkap rahasia yang disembunyikannya. Infografis An-Naba'
195
20
No text...
129