SEPUTAR MAIYAH
Open in Telegram
▪ Informasi Seputar Maiyah ▪ Harap Diperhatikan Informasi Agar Tidak Terjadi Kesalahpahaman ▪ Informasi Dapat Berubah Sewaktu-waktu ▪ Hubungi Admin Melalui Diskusi / Grup SEDULUR MAIYAH ▪ Ibu Informasi Maiyah www.caknun.com
Show more791
Subscribers
-224 hours
-77 days
-2230 days
Posts Archive
Lesehan Nahdliyin: "En-U-Nesia"
bersama:
Mas Sabrang MDP, Gus Kautsar, Anis Sholeh Baasyin, KH Abdul Mu'nim Dz, Prof. Yon Mahmudi Ph.D, Dr Aguk Irawan.
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19.26 WIIB
di Pondok Pesantren Al Mimbar, Sambongdukuh, Jombang
#sabrangmdp #sabrangmowodamarpanuluh #caknun #Maiyah
Urip Markesotan | Majelis 'Ilmu Muhammad Ainun Nadjib | Senin, 17 Agustus 2026 | Moon Cafe Yogyakarta | 17.30 WIB
Bayangkan hidup ini seperti smartphone. Ketika mayoritas orang sibuk mengunduh aplikasi modernitas yang sering bikin stres, Mbah Nun justru memakai Operating System (OS) yang benar-benar beda. OS rahasia yang berdaulat ini punya satu nama sandi ikonik: Markesot.
Markesot jelas bukan tokoh fiksi atau nama antah-berantah. Ia adalah sebuah lensa, kacamata, atau "posisi pandang" super tajam untuk meretas arsitektur pemikiran Mbah Nun. Memahami Markesot berarti mengadopsi kacamata baru yang lebih jernih dalam membedah dunia.
Alih-alih mendikte apa yang harus kita pikirkan, Markesot justru mengajarkan bagaimana cara kita melihat kenyataan. Karakternya itu unik banget: Lugu tetapi tidak bodoh — ucapannya sederhana, isinya dalam. Mbeling, tak gampang tunduk pada yang sudah mapan. Kritis terhadap kekuasaan, tetapi bahasanya bahasa orang kecil, bukan bahasa kampus. Misterius: bisa dibaca sebagai fiksi, sebagai personifikasi manusia, sebagai cermin kita sendiri — atau jangan-jangan Mbah Nun sendiri.
Jauh sebelum Maiyah eksis, spirit Markesot sudah mewujud dalam bentuk tongkrongan malam yang asyik. Bayangkan sebuah lingkaran tanpa kasta; ada canda tawa, kopi, realitas jalanan, hingga obrolan semesta yang melebur jadi satu. Markesot bukanlah guru di majelis itu, melainkan wujud majelis itu sendiri. Bacalah sejak Markesot Bertutur (1993) hingga DAUR yang panjang di caknun.com sampai 2017-an.
Bahkan ketika Markesot absen nongkrong di DAUR, teman-temannya seperti Brakodin, dkk tetap bisa mengonstruksi jalan pikirannya. Kenapa? Karena transfer ilmu yang sejati itu bukan soal menghafal kesimpulan Mbah Sot, melainkan sukses meng-install OS cara berpikirnya ke dalam kepala kita.
Di balik keluguan dan humor khas tongkrongan itu, selalu ada pencarian ruhaniah yang mendalam tentang Allah, manusia, dan kebijaksanaan. Jika cara pandang yang berdaulat dan penuh makna ini kamu praktikkan sehari-hari, selamat, kamu sedang menjalani Urip Markesotan—seni merumuskan hidup yang asyik, luwes, dan siaga badai! Kamu tergabung sbg JM: Jamaah Markesotan
#caknun #mbahnun #maiyah
Sinau Bareng Mas Sabrang MDP
🗓 Hari/Tanggal: Jumat, 3 Juli 2026
🕢 Waktu: Pukul 19.30 WIB – selesai
📍 Tempat: Joglo Kahuripan, Sayangan, Bandung, Playen, Gunungkidul Yogyakarta
Tawashshulan dalam rangka 73 Tahun Mbah Nun
Rabu, 27 Mei 2026 pukul 19.30 WIB
di Moon Cafe Yogyakarta
